Implementasikan Program Presiden Prabowo, Polres Bima Tanam 20 Pohon di Mako Polsek Sanggar

jpn

Bimantika.net -Dalam rangka mengimplementasikan Program Gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan oleh Presiden RI Polres Bima Polda NTB dan Perintah dari Bapak Kapolda NTB melaksanakan penanaman pohon serentak di seluruh Polsek jajaran.

Kali ini kegiatan yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Iwan Sugianto itu berlangsung di Mapolsek Sanggar Kamis 8 Oktober 2026 sekira pukul 10.30. Wita hingga selesai.

Tidak kurang dari 20 pohon berbagai jenis ditanam di samping mapolsek Sanggar dan kegiatan itu juga dihadiri oleh unsur Forkopimcam Sanggar.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan serta memberikan edukasi kepada masyarakat penting nya menanam pohon demi generasi penerus bangsa kedepannya.

Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

“Kegiatan akan terus kami lakukan”. Kata Kapolres mengutip Adib

Lanjutnya, kegiatan tersebut melibatkan seluruh personel Polsek Sanggar hingga masyarakat sekitar.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman”. Kata Adib. (***)

Kota Bima dan Ichinoseki Jepang Siapkan Kerja Sama Untuk Kebaikan Rakyat Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Kunjungan Wali Kota Ichinoseki, Jepang, Yoshihito Sato, ke Kota Bima resmi berakhir. Namun, pertemuan dua daerah tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kunjungan diplomatik, melainkan berlanjut pada kerja sama yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E. bersama Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima Drs. H. Supratman, M.AP., serta Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bima mengantar langsung Wali Kota Ichinoseki beserta rombongan hingga Bandar Udara Sultan Muhammad Salahudin Bima. Rabu, 07 Oktober 2026.

Suasana hangat mewarnai prosesi pelepasan tersebut. Pertemuan selama kunjungan delegasi Ichinoseki di Kota Bima menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membangun komunikasi antarpemerintah yang lebih erat.

Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wali Kota Yoshihito Sato bersama delegasi Ichinoseki. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi pijakan penting untuk membuka peluang hubungan kerja sama yang lebih luas antara Kota Bima dan Ichinoseki.

Sejumlah sektor menjadi ruang potensial untuk dikembangkan bersama, mulai dari ketenagakerjaan, ekonomi, kebudayaan hingga pengembangan sumber daya manusia.

Khusus di bidang ketenagakerjaan dan peningkatan kapasitas SDM, hubungan dengan Ichinoseki diharapkan dapat membuka peluang baru bagi masyarakat Kota Bima, termasuk melalui pengembangan kompetensi dan kerja sama yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.

Di sisi lain, pertukaran pengalaman di bidang ekonomi dan kebudayaan juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan kedua kota. Potensi lokal Kota Bima diharapkan dapat semakin dikenal, sementara pengalaman Ichinoseki dapat menjadi referensi dalam pengembangan berbagai sektor di daerah.

Dengan berakhirnya kunjungan ini, Pemerintah Kota Bima berharap komunikasi yang telah terbangun tidak terputus. Hubungan persahabatan antarkedua daerah tersebut diharapkan berkembang menjadi kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Bagi Kota Bima, kunjungan delegasi Ichinoseki bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi pintu masuk untuk membangun kemitraan antarkota yang ke depan diharapkan dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. (****//Kominfo)

Mahdalena : Biaya Haji Turun, Pelayanan Meningkat Dari Paket D Ke Paket C Untuk Jamaah Haji Indonesia 2027

jpn

Bimantika.net -Anggota DPR RI, Hj. Mahdalena, SS, MM yang diwawancara media online Bimantika (8/10) menyampaikan sejumlah informasi yang menggembirakan bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Indonesia Tahun 2027.

Umi Lena sapaan akrab Hj. Mahdalena menyampaikan bahwa Penyelenggaraan ibadah haji 2027 meningkatkan standar layanan Masyair di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dari Paket D menjadi Paket C.

Menurut Umi Lena yang juga Sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bima ini bahwa Jamaah Haji Indonesia akan diberikan ruang tenda dan kapasitas yang lebih luas serta longgar bagi setiap jemaah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Fasilitas pendingin udara atau AC di Arafah dan Mina dipastikan berfungsi dengan jauh lebih baik dan optimal untuk menghadapi cuaca yang sangat ektrim panas” ujar Umi Lena.

Lanjutnya Seluruh komponen akomodasi tenda, transportasi pergerakan, hingga layanan konsumsi di Armuzna dikelola secara profesional melalui syarikah (perusahaan penyedia layanan haji).

Peningkatan kelas layanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman, keleluasaan, serta kenyamanan fisik yang lebih baik bagi seluruh jemaah haji Indonesia selama menjalani fase puncak ibadah haji.

Selaku Anggota Komisi VIII DPR RI Umi Lena menyoroti pentingnya terobosan besar dalam pengelolaan haji untuk memastikan jemaah tahun 2027 terlayani dengan optimal.

“Kami akan terus pantau penyelenggaraan ibadah Haji Tahun 2027 melalui fungsi kontrol selaku lembaga legislatif” tegas Umi Lena.

Sementara itu Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah sudah menentukan besaran biaya haji tahun 2027.

Anggota DPR RI Komisi Vlll, Hj. Mahdalena, S.S, MM pada Media Bimantika Rabu malam (7/10) menyampaikan kabar gembira untuk Calon Jamaah Haji (CJH) Tahun 2027.

Melalui saluran WhatsApp nya Mahdalena merincikan bajwa biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 disepakati sebesar Rp 98.466.351,35.

“Panja Komisi VIII DPR RI dan Panja Pemerintah mengenai BPIH sepakat bahwa BPIH tahun 1448 Hijriah 2027, per jemaah rata-rata sebesar Rp 98.466.351,35,” demikian Ujar Mahdalena Duta Partai PKB Dapil Pulau Sumbawa.

Mahdalena menjelaskan bahwasannya biaya yang ditanggung dan dibayar per jemaah sebesar Rp 54 juta atau 55%. Sedangkan dari nilai manfaat sebesar Rp 43 juta atau 44,5 persen.

“Pihak pemerintah juga akan subsidi Biaya Haji 3 Juta rupiah per jamaah haji” ungkap Mahdalena.

Menurut Mahdalena bahwa salah satu faktor turunnya BPIH adalah Kenaikan Avtur tidak dibebankan pada CJH.

Salah satu CJH Asal Kota Bima merasa berterima kasih pada perjuangan DPR RI dan Pemerintah yang menurunkan Biaya Haji Tahun 2027.

“Terimakasih pada Umi Mahdalena yang ikut berjuang di Komisinya menurunkan BPIH” ujarnya. (****)

Pesan Kapolri Tagline Polisi Bersama Masyarakat Menggema di Polres Bima dan Polsek Jajaran

jpn

Bimantika.net -Pesan “Polisi Bersama Masyarakat” mulai menghiasi seluruh halaman Polsek jajaran Polres Bima Kabupaten Polda NTB

Polres Bima bersama Polsek jajaran memasang spanduk bertagline tersebut sebagai penegasan kedekatan polisi dengan masyarakat.

Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” merupakan pesan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Salah satunya oleh Polsek Madapangga yang memasang bener bertuliskan Polisi Bersama Masyarakat di halaman Kantor Mapolsek Madapangga Selasa 6 Oktober 2026 pagi.

Pemasangan spanduk tersebut menjadi pengingat harian bagi setiap personel kepolisian resor Bima Kabupaten dan Polsek jajaran bahwa tugas menjaga keamanan tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga hadir tanpa jarak dengan rakyat.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib menjelaskan kegiatan tersebut untuk membangun kemitraan yang kuat antara Polri dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

“Polri membuka ruang bagi kritik, masukan, dan laporan warga agar pelayanan kepolisian semakin responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat”. Ujarnya.

Adib meneruskan pemasangan spanduk “POLISI BERSAMA MASYARAKAT”. ini akan dipasang seluruh Polsek jajaran hingga tempat keramaian masyarakat.

Diharapkan keberadaan spanduk tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk senantiasa mengedepankan pelayanan, komunikasi, dan kerja sama dengan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (****)

Mahdalena : Biaya Haji 2027 Turun, CJH Asal Kota Bima Sampaikan Terimakasih Atas Perjuangan Anggota DPR RI

jpn

Bimaantika.net -Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah sudah menentukan besaran biaya haji tahun 2027.

Anggota DPR RI Komisi Vlll, Hj. Mahdalena, S.S, MM pada Media Bimantika Rabu malam (7/10) menyampaikan kabar gembira untuk Calon Jamaah Haji (CJH) Tahun 2027.

Melalui saluran WhatsApp nya Mahdalena merincikan bajwa biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 disepakati sebesar Rp 98.466.351,35.

“Panja Komisi VIII DPR RI dan Panja Pemerintah mengenai BPIH sepakat bahwa BPIH tahun 1448 Hijriah 2027, per jemaah rata-rata sebesar Rp 98.466.351,35,” demikian Ujar Mahdalena Duta Partai PKB Dapil Pulau Sumbawa.

Mahdalena menjelaskan bahwasannya biaya yang ditanggung dan dibayar per jemaah sebesar Rp 54 juta atau 55%. Sedangkan dari nilai manfaat sebesar Rp 43 juta atau 44,5 persen.

Menurut Mahdalena bahwa salah satu faktor turunnya BPIH adalah Kenaikan Avtur tidak dibebankan pada CJH.

Salah satu CJH Asal Kota Bima Suhartati Muhammad Umar merasa berterima kasih pada perjuangan DPR RI dan Pemerintah yang menurunkan Biaya Haji Tahun 2027.

“Terimakasih pada Umi Mahdalena yang ikut berjuang di Komisinya menurunkan BPIH” ujarnya singkat. (****)

Selasa Menyapa di Woha, Bupati Ady Mahyudi Hadirkan Pemerintah Lebih Dekat dengan Rakyat

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kabupaten Bima kembali menghadirkan program Selasa Menyapa sebagai ruang perjumpaan langsung antara pemerintah dan masyarakat. Kali ini, Kecamatan Woha menjadi sasaran kegiatan dengan fokus pelayanan di Desa Dadibou dan Desa Penapali.

Rangkaian kegiatan diawali melalui Ngopi Bareng Selasa Menyapa pada Selasa malam (7/10/2026) yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bima. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, memperlihatkan pola komunikasi pemerintah daerah yang tidak hanya berlangsung di ruang-ruang formal pemerintahan.

Bupati Bima Ady Mahyudi hadir bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti dan Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy. Turut hadir jajaran kepala perangkat daerah, Kepala BNN Kabupaten Bima, Camat Woha Irfan H.M. Nor, S.Sos beserta unsur Muspika, Ketua BAZNAS Kabupaten Bima Drs. A. Zubair HAR, para kepala desa, serta masyarakat setempat.

Dalam suasana penuh keakraban tersebut, pemerintah daerah menyerahkan sejumlah bantuan strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan tersebut mencakup alat pengolahan pangan Dapur B2SA, peralatan pengolahan pangan lokal komoditas unggulan, Paket Makanan Tambahan (PMT) untuk penanganan gizi kurang dan stunting, serta paket bantuan pangan bagi masyarakat rawan pangan di Desa Dadibou dan Desa Penapali.

Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan agar seluruh bantuan yang diberikan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk memberikan manfaat dan perubahan nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat gotong royong serta membangun komunikasi yang terbuka antara masyarakat dengan pemerintah desa maupun perangkat daerah.

Menurutnya, persoalan yang dihadapi masyarakat akan lebih cepat ditangani apabila disampaikan secara langsung melalui komunikasi yang baik dan konstruktif.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy menekankan bahwa kehadiran pemerintah melalui program Selasa Menyapa merupakan bentuk komitmen untuk mendengarkan kondisi masyarakat secara langsung.

Pemerintah tidak hanya hadir ketika menyampaikan program, tetapi juga perlu memahami kebutuhan dan persoalan warga dari dekat.

Wabup mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan berbagai program pembangunan daerah, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, ketahanan pangan, penanganan stunting, dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Bagi Ady Mahyudi, Selasa Menyapa bukan sekadar agenda rutin pemerintah daerah. Program tersebut menjadi ruang untuk membangun kedekatan, membuka komunikasi dan memastikan denyut persoalan masyarakat dapat didengar langsung oleh pemimpin daerah.

Di tengah kesibukan pemerintahan, Bupati memilih hadir di tengah masyarakat, duduk bersama, berbicara dan mendengarkan berbagai aspirasi dari bawah.
Kehadiran pemerintah secara langsung juga memberikan pesan bahwa pembangunan Kabupaten Bima tidak boleh hanya dilihat dari angka-angka dan laporan administrasi.

Di balik setiap program, terdapat kebutuhan masyarakat yang harus dijawab dengan kerja nyata. Bantuan pangan, kesehatan dan penguatan ekonomi keluarga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pemerintah yang benar-benar dirasakan manfaatnya.

Dari Woha, semangat itu kembali ditegaskan: pemerintah dan rakyat harus berjalan bersama. Ady Mahyudi ingin membangun pemerintahan yang tidak berjarak dengan masyarakat—pemerintahan yang hadir ketika rakyat membutuhkan, mau mendengar ketika masyarakat berbicara, dan bekerja untuk memastikan setiap kebijakan memberi manfaat bagi kehidupan warga.

Selasa Menyapa pun menjadi salah satu wajah pemerintahan Ady Mahyudi: datang untuk mendengar, hadir untuk melayani, dan bekerja untuk rakyat.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Walikota Bima Aji Man Apresiasi GP Ansor Kota Bima Yang Siap Bersinergi Dukung Visi Misi Kota Bima “BISA”

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kota Bima mengapresiasi langkah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bima yang menyiapkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk membantu masyarakat rentan dan kurang mampu memperoleh pendampingan hukum.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Aji Man Sapaan Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE saat menerima jajaran Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Bima dalam agenda audiensi di ruang kerja Wali Kota, Selasa (6/10/).

Ketua GP Ansor Kota Bima, Muhammad Erwinsyah, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan penguatan LBH Ansor, termasuk melalui pelatihan Paralegal. Layanan tersebut nantinya diarahkan untuk memberikan pendampingan hukum secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Fokus utama kami saat ini adalah peningkatan kapasitas dan kualitas SDM pemuda di Kota Bima agar siap berkontribusi nyata bagi daerah,” ujar Erwin.

Selain program bantuan hukum, GP Ansor juga terus memperkuat kaderisasi. Dalam dua bulan terakhir, organisasi tersebut telah melaksanakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) sebanyak dua kali. GP Ansor juga menyiapkan Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) serta sejumlah kegiatan sosial dan keagamaan.

Wali Kota Bima menyambut positif berbagai program tersebut dan menegaskan kesiapan Pemkot Bima membuka ruang kolaborasi dengan GP Ansor.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada GP Ansor Kota Bima yang siap bersinergi mendukung visi misi Kota Bima BISA,” tegasnya.

Menurut Wali Kota, sinergi dapat diperkuat melalui Majelis Rijalul Ansor dalam kegiatan keagamaan, LBH Ansor dalam pendampingan hukum masyarakat, serta BANSER dalam mendukung keamanan dan kondusivitas daerah.

Kolaborasi pemerintah dan GP Ansor diharapkan semakin memperkuat peran pemuda dalam pembangunan sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat Kota Bima. (****//Kominfo)

Bupati Bima Ady Mahyudi Buka MTQ ke-35 Sape, Tekankan Al-Qur’an Sebagai Fondasi Moral Generasi Muda

jpn

Bimantika.net -Bupati Bima Ady Mahyudi secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-35 Tingkat Kecamatan Sape, Senin malam (5/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Arena Utama MTQ, Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Sape, berlangsung semarak dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Kehadiran Bupati Ady Mahyudi disambut hangat warga yang memadati lokasi kegiatan. Rangkaian pembukaan diawali Pawai Taaruf yang diikuti seluruh kontingen dari desa dan sekolah se-Kecamatan Sape, menjadi momentum yang tidak hanya memperlihatkan semangat syiar Islam, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat.

Turut hadir Anggota DPRD Dapil V, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima Fatahullah, S.Pd., pimpinan OPD, Plt. Camat Sape dan unsur Muspika, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan kafilah dan warga yang ikut menyemarakkan pelaksanaan MTQ.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ady Mahyudi menyerahkan paket kitab suci Al-Qur’an dari Pemerintah Kabupaten Bima dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima kepada Camat Sape dan Ketua Panitia. Selain dukungan pemerintah, Bupati juga memberikan sumbangan pribadi sebesar Rp 5 juta sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan Pemerintah Kecamatan Sape yang telah mempersiapkan pelaksanaan MTQ dengan baik.

Menurutnya, MTQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi harus menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang beriman, berilmu dan berakhlak.

“Kita harus mengajarkan anak-anak pentingnya ilmu dan adab, membentengi putra-putri kita agar menjunjung tinggi nilai kesopanan, rasa hormat serta kasih sayang, baik dalam lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat,” ujar Ady.

Pesan tersebut menegaskan perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan manusia yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga kekuatan moral.

Bagi Ady, kemajuan daerah akan memiliki makna apabila tumbuh bersamaan dengan generasi yang memiliki karakter, menghormati orang tua, mencintai sesama dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-35 Kecamatan Sape, Ustadz Idham, menyampaikan bahwa MTQ berlangsung pada 5–12 Oktober 2026. Sebanyak 14 cabang lomba akan dipertandingkan dengan melibatkan 527 peserta yang berasal dari 18 desa se-Kecamatan Sape.

Bagi masyarakat Sape, kehadiran Bupati Ady Mahyudi dalam momentum keagamaan tersebut menjadi ruang kebersamaan yang terasa dekat. Pemerintah hadir bukan hanya melalui program dan kebijakan, tetapi juga melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat, mendengarkan, menyapa dan memberikan dukungan terhadap kegiatan yang tumbuh dari semangat warga.

MTQ ke-35 Kecamatan Sape pun diharapkan tidak berhenti pada lahirnya para juara. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi Mbojo yang mencintai Al-Qur’an, kuat dalam ilmu, santun dalam perilaku dan kokoh dalam menjaga persaudaraan.

Dari Sape, semangat membangun Bima yang beriman, berkarakter dan bermartabat terus digaungkan.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Kapolres Bima Tegaskan Tidak Ada Kompromi Bagi Personel Yang Melanggar, Pimpin Langsung Upacara Tiga Personil Yang Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

jpn

Bimantika.net Sebagai wujud ketegasan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menegakkan disiplin, kode etik, serta menjaga marwah organisasi Polres Bima Kabupaten Polda NTB menggelar Upacara pemberhentian tidak tidak Hormat (PTDH).

Upacara PTDH bagi tiga anggota personel itu dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H. pada Selasa 6 Oktober 2026 sekira pukul 07.30.Witq di lapangan apel Mapolres Bima Kabupaten.

Adapun tiga personel yang di PTDH masing-masing berinisial MR, HF dan NA, ketiganya dinilai melakukan pelanggaran berat berupa kode etik profesi Polri/ inabsensia.

Dalam amanatnya, Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K, M.H., mengatakan seluruh personel yang berdiri hari ini adalah pribadi-pribadi yang diberikan kehormatan oleh Negara mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat

Lanjutnya tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini.oleh karena itu seragam yang kita kenakan sejatinya adalah simbol kepercayaan dan kehormatan yang berikan bangsa dan negara.

Namun pada hari ini kita dihadapkan pada kenyataan yang kita tidak inginkan bersama yaitu upacara pemberhentian dengan tidak Hormat.

“”Namun demi kepastian dan menjaga citra dan wibawa Polri maka keputusan PTDH harus diberikan dan dilaksanakan”. Tegasnya.

Kapolres kembali menegaskan bawah keputusan ini tidak diambil secara serta Merta melainkan melalui proses panjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Setiap tindakan memiliki konsekuensi dan setiap pilihan yang diambil oleh setiap individu akan menentukan masa depannya sendiri”. Kata Kapolres.

Untuk itu orang nomor satu di jajaran Polres Bima Kabupaten ini menekankan agar setiap personel menghindari segala bentuk pelanggaran dalam bentuk apapun.

“Saya tegaskan tidak ada kompromi bagi personel Polres Bima Kabupaten yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam peredaran gelap narkoba, saya pastikan akan mendapatkan tindakan tegas tanpa Kompromi”. Kembali Kapolres menegaskan.

Selain itu Kapolres juga mengingatkan dan berpesan agar setiap personel Polres Bima melaksanakan tugas yang percayakan oleh negara dengan sebaik-baiknya.

“Hadirlah ditengah masyarakat sebagai penyejuk dan bukan untuk menakut-nakuti masyarakat”. Terangnya.

Lanjutnya, dengan adanya kejadian ini kita jadikan pelajaran pahit yang tidak harus kita contoh

Diakhir amanatnya Kapolres kembali menegaskan, hindari segala bentuk pelanggaran yang mencoreng nama Institusi Polri yang kita banggakan dan jadilah insan Bhayangkara yang dekat dan dicintai oleh masyarakat. (****)

Kapolres Bima Sampaikan Urgensi Penguatan Sinergi Baznas Kabupaten Bima dan Polres Bima

jpn

Bimantika.net -Kepala Kepolisian Resor Bima Kabupaten Polda NTB AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., diwakili oleh Kapolsek Woha Iptu Ruslan menghadiri acara pelantikan Pengurus Baznas tingkat Kabupaten Bima.

Pelantikan Pengurus Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bima periode 2026-2031 itu berlangsung pada Senin 5 Oktober 2026 di Aula Kantor Bupati Bima sekira pukul 14.15.Wita.

Kehadiran Kapolsek Woha Iptu Ruslan Agus itu sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan umat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi NTB, Bupati Bima, Wakil Bupati Bima, Kapolres Bima dan Kapolres Bima Kota serta instansi terkait lainnya.

Kegiatan Pelantikan di lakukan oleh Bupati Bíma kepada Kepala Baznas Kabupaten Bima dan wakil ketua setelah menjalani seleksi secara ketat dan sesuai prosedur oleh Pemda Kab Bima melalui Baznas Provinsi NTB.

Terpisah Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H, melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan pentingnya penguatan sinergi yang selama ini sudah terjalin antara Baznas dan Polres Bima Kabupaten.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar program-program sosial bisa berjalan efektif dan tepat sasaran.

Untuk di Ketahui publik bahwa Pengumuman Panitia Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Pansel Capim BAZNAS) Kabupaten Bima melalui surat nomor: 010/Pansel-BAZNAS/X/2026 tanggal 4 Oktober 2026.

Berdasarkan surat Baznas Republik Indonesia dengan dasar pertimbangan Penilaian Baznas RI Nomor: R/475/DPW2-KETUA/KD.02.05/X/2026.

Ketua Tim Seleksi Pimpinan Baznas Kabupaten Bima yang dibentuk dengan Keputusan Bupati Bima Nomor : 188.45/341/03.2 Tahun 2025 tentang Pembentukan Tim Seleksi Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Bima Periode 2026 – 2031 telah melakukan seluruh tahapan seleksi calon Pimpinan Baznas Kabupaten Bima periode 2026 – 2031 hingga Pertimbangan Akhir 5 besar lolos Capim Baznas Kabupaten Bima oleh Tim Seleksi Baznas RI

Sekretaris Daerah kabupaten Bima Adel Linggi Ardi, SE. selaku Ketua Tim Pansel Capim BAZNAS mengumumkan ke-5 nama selaku Capim Baznas Kabupaten Bima masa bhakti 2026-2031 Sebagai Berikut :

Ahmadin, SH,LLM. Asal Desa Raba Kodo Woha, Drs. H.Fahrir. Asal Desa Nata Palibelo. Drs.A.Zubaer HAR Asal Desa Kore Sanggar.
Wahidin, SHI Asal Desa Nata Palibelo. H. Hamid, SH Asal Desa Talabiu Woha. (****)