
Bimantika.net _Obsesi besar Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Bima di follow up dengan baik oleh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima dibawah Kendali Kepala Dinas, Drs. H. Supratman, M. Ap dan seluruh jajarannya.
Dikbud Kota Bima kini sedang berbenah dalam melakukan segala bentuk kegiatan yang tentunya memproduk sebuah kualitas intelektual sehingga dengan sendirinya gerak maju pun perlahan dirasakan.
Balai Guru Penggerak Propinsi NTB beberapa waktu lalu, telah mengumumkan Pemenang Lomba Praktik Baik dan aksi Nyata implementasi Kurikulum Merdeka jenjang TK, SD, SMP dan Pengawas Sekolah selasa 6 Desember 2022 yang di Hotel Merumata Senggigi Lombok Barat.
Dalam kegiatan itu di lakukan penyerahan Hadiah kepada pemenang Lomba tersebut oleh kepala BGP NTB, Kasuba TU BGP NTB, Kepala BPMP NTB, kepala Dinas Dikbud Propinsi NTB.
Dan di rangkaian dengan kegiatan Upgrade komunitas Belajar bagi satuan pendidikan yang melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka.
“Alhamdulilah Kota Bima pada kesempatan ini mendapatkan juara di 2 Kategori yaitu juara 1 kepala sekolah, Juara 2 dan 3 pengawas pendidkan kategori Praktik Baik dan Aksi Nyata IKM” ujar Kepala Bidang Dikdas Dikbud Kota Bima, Muhammad Humaidin, S. Pd, M. Pd.
Humaidin membeberkan Berikut nama pemenang yang berasal dari Kota Bima;
- Erni Juhaenah S.P Kepala sekolah SD Insan kamil Kota Bima, merupakan kepala Sekolah penggerak Angkatan 1 kota Bima
- Vivi sumanti, S.Pd Pengawas Pendidikan Kota Bima, yang merupakan mantan kepala SDN 45 Pane Kota Bima dan SDN 37 kendo Kota Bima
- Gunawan S.Pd Pengawas Pendidikan Kota Bima, yang merupakan pengajar praktik program Guru penggerak Angkatan 3 dan 6 Kota Bima
Adapun tujuan dari lomba ini bagaimana kepala sekolah dan pengawas Pendidikan mengimplementasikan praktik Baiknya yang telah dilakukan pada satuan pendidikan..
“Sehingga memberikan dampak Positif bagi peningkatan Mutu pendidikan” ungkap Drs Suka M.Pd kepala BGP NTB.
Selain itu juga kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahunya untuk menerapkan Kurikulum Merdeka.
“Sehinga berdampak pada Penguatan Profil pelajar Pancasila demi mewujudkan Merdeka Belajar” demikian ujarnya. (MH//Dikpora//***)










