Panitia Umumkan Hasil Seleksi JPT Pratama Pemkab Bima

Bimantika.net _Sehubungan telah dilaksanakannya tahapan seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat menyampaikan pengumuman hasil seleksi tersebut Rabu (21/12).

Dalam pengumuman yang ditujukan kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Bima tersebut dijelaskan bahwa sesuai pengumuman panitia seleksi terbuka pengisian JPT Pratama bernomor: 800/21-PANSEL/07.2/2022 tentang hasil seleksi terbuka pengisian JPT Pratama, peserta seleksi yang dinyatakan memenuhi syarat dan lulus seleksi dan akan disampaikan sebagai calon pejabat pimpinan tinggi Pratama kepada Bupati selaku pejabat Pembina kepegawaian.

Untuk Formasi Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) kabupaten Bima terdapat tiga nama yaitu Ruslan S.Sos (instansi asal: Bappenda), Nurul Wahyuti, SE, ME (Inspektorat) dan Andi Haris Nasution, S.Ip, MAP (BPKAD).

Sementara pada formasi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, tiga nama yang diusulkan yaitu A. Rifai, ST (Dinas Damkar), Arief Junaedi, ST., MT (Disnakertrans) dan Rizal Mukhlis, SE (Kantor Camat Belo).

Pada formasi Kasat PolPP, tiga nama yang diusulkan yaitu Armin Farid, S.Sos (Inspektorat), Muhammad Taufan Aga, S.STP., MPA (Inspektorat), Syamsul Bahrain, S.IP, M.Si (Bagian Organisasi Setda).

Terakhir, formasi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) tiga nama yang diusulkan yaitu Nurdin, S.Sos (DP3AP2KB), Agus Salim, S.IP, M.Si (Inspektorat) dan Dewi Yuliati, S.STP (Dinas Sosial). ((***)

Kepergok Usai Curi 3 Ekor Ayam, Pria ini di Gelandang ke Mapolsek Kilo

Bimantika.net _Respon cepat Personil Polsek Kilo tindak lanjuti laporan warga hingga berhasil menciduk seorang pria inisial RR (25) asal Dusun Kambu, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Selasa (20/12/2022) sekira pukul 01.00 Wita.

Pria tersebut dipergoki, ditangkap kemudian digelandang ke Mapolsek Kilo, diduga usai melakukan aksi pencurian dengan barang bukti, sebilah senjata tajam, satu unit motor dan tiga ekor ayam.

Terkait hal itu, Kapolsek Kilo, Ipda Eka Farman, SH., saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan pria yang berstatus residivis kasus pencurian dan pembongkaran rumah tersebut.

“Terduga dipergoki warga saat hendak mengerek motor masuk ke semak-semak pinggir Pantai Nanga To’i, Kilo,” ungkap Kapolsek.

Awalnya, kata Kapolsek, datang salah seorang warga (tak ingin disebutkan namanya) mengaku melihat ada pengendara motor masuk ke semak-semak di pinggir pantai. Usai melapor, ia bersama anggota piket jaga langsung turun ke TKP untuk memastikan laporan itu.

“Benar saja! Saat di TKP anggota mendapati terduga pelaku tengah duduk rileks di atas motor,” lanjut Kapolsek.

Dari hasil penggeledahan, anggota menemukan sebilah senjata tajam diduga digunakan saat beraksi dan tiga ekor ayam diduga hasil kejahatan.

“Setelah diintrogasi, terduga akhirnya mengaku bahkan terduga juga merupakan residivis kasus pencurian dan pembongkaran rumah,” jelas Kapolsek.

Kini, tutup Kapolsek, terduga bersama barang bukti telah diamankan ke Mapolsek Kilo untuk diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku. (***)

Ketua RT Mande : “Jasa Walikota HML Sulit Kami Bayar Kecuali Lanjutkan Ikhtiar HML 2 Periode”

Bimantika.net _Atas realisasinya Pekerjaan normalisasi saluran tersier di Wilayah Mande 2 Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima, Warga Setempat mengucapkan terimakasih yang amat sangat dalam pada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Realisasi pekerjaan drainase tengah kampung warga tersebut mulai dikerjakan setelah usulan masyarakat.

Pemerintah Kota Bima, atas masukan dan usulan warga tersebut, melalui Dinas PUPR Kota Bima langsung mengerahkan alat berat untuk mengerjakannya.

Ketua RT 06 Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima Syahril merasa bersyukur proyek normalisasi tersier ini terlaksana dengan ceoat.

“Jasa pak Walikota HM Lutfi sulit kami bayar kecuali dengan melanjutkan ikhtiar bersama Walikota HML 2 Periode” ujarnya.

Syahril menyampaikan, bahwa realisasinya proyek normalisasi ini adalah bentuk sinergitas antara warga Mande 2 khususnya, Pemerintah Kelurahan dan Pemerintah Kota Bima sehingga dapat terlaksana dengan cepat.

Masih menurutnya bahwa pengerjaan proyek normalisasi saluran tersier tersebut dimulai ujung hingga ke ujung.

“Adanya respon cepat pemkot bima untuk normalisasi Irigasi ini adalah langkah yang tepat pelancaran perairan pertanian, disamping itu mencegah agar luapan air pada saluran irigasi tidak meluap ke halaman rumah warga” ujar Iron Mande sapaan akrabnya.

Menurut Iron bahwa Saat hujan besar dipastikan saluran irigasi tersebut tidak mampu menampung air dalam jumlah banyak sehingga berdampak pada luapan di areal warga setempat.

Namun dengan adanya normalisasi ini tentu menurut Iron akan mengurangi dampak luapan air dari saluran irigasi pertanian tersebut.

Selaku Ketua RT dan seluruh warga di Mande 2 menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Bima karena usulan warga direspon cepat sehingga apa yang menjdi keluh kesah warga dapat teratasi.

Lurah Mande Marwan Hadi, S.Sos saat diwawancara media Bimantika menyebutkan bahwa pemerintah Kelurahan Mande akan terus berupaya bersinergi dengan Pemkot Bima dalam soal mengatasi berbagai keluh kesah warga.

.
“Sudah menjadi tanggung jawab pihak pemerintah kelurahan dalam menjawab keluhan warga dan tentunya kami terus bersinergi dengan OPD dan Pemkot Bima” ujarnya. (***)

Dua Warga Hu’u Palak Pengguna Jalan di Cabang Cakre, Ditahan di Mapolsek Woja

Bimantika.net _Dua orang pria masing-masing US alias Lahi (35) dan IH (21) diciduk Timsus Elang Polsek Woja, diduga melakukan pungutan liar (palak) pengguna jalan yang melintas di Perempatan Cakre, Kandai Dua – Monta Baru, Kecamatan Woja, Selasa (20/12/2022) sekira pukul 23.30 Wita.

Kedua pria yang berasal dari Desa Jala, Kecamatan Hu’u itu nekat melancarkan aksinya dalam keadaan mabuk, memaksa untuk digelandang ke Mapolsek Woja bersama barang bukti sebilah belati.

Kejadian itu dibenarkan Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin, S.Sos., yang dalam keterangannya menyebutkan bahwa sebelumnya, ia mendapati laporan terkait kejadian dari warga setempat.

“Kedua oknum dalam keadaan mabuk, memalak dengan cara menghadang kendaraan yang melintas,” ungkap Kapolsek.

Dijelaskannya, pihaknya mendapat informasi bahwa di depan gudang Cakre Lingkungan Bali Bunga Kelurahan Kandai Dua, ada dua orang pemuda yang tidak di ketahui identitasnya dalam keadaan mabuk (terpengaruh alkohol).

“Keduanya mengancam pengendara dengan sebilah belati bahkan nekad menggedor pintu warga di sekitar,” jelas Kapolsek.

Merespon informasi tersebut, Kapolsek langsung memerintahkan Timsus Elang dan Ka SPKT Woja segera ke TKP untuk mengamankan kedua terduga pelaku.

“Bersama oknum terduga, anggota menyita sebilah belati dan satu unit Sepeda Motor, Yamaha Jupiter Mx 125 dengan No.pol EA 4743 PA, milik terduga pelaku,” lanjutnya.

Kini, tutup Kapolsek, keduanya harus bersimpuh di sel tahanan Mapolsek untuk menjalani proses hukum serta pemeriksaan lebih lanjut. (***)

Pemkab Bima Tanggapi Putusan Pengadilan atas Kasus PDAM

Bimantika.net _Sehubungan dengan adanya permohonan eksekusi dari para mantan karyawan/karyawati PDAM Kabupaten Bima atas Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Nomor : 3/PDT.Sus.PHI/2022/PN.MTR Jo. Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 1107/PDT.Sus/PHI/2022, dan pihak PDAM Kabupaten Bima sebagai termohon eksekusi.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima, Suryadin, SS, M. Si ungkapkan Pada prinsipnya pemerintah daerah sangat memahami bahwa putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap.

Harus dilaksanakan baik secara sukarela atau dilaksanakan secara eksekusi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan oleh pihak yang kalah.

Tetapi keinginan ini terkendala oleh kondisi keuangan BUMD tersebut yang selama 8 tahun terakhir sejak tahun 2015 hingga saat ini masih terus mengalami kerugian, dan tidak memiliki cukup dana dan aset untuk dapat memenuhi kewajiban hukum sebagaimana yang telah ditetapkan dalam putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) tersebut untuk membayar komponen gaji karyawan 29 bulan, THR selama 3 tahun, pesangon dan tunjangan kerja.

Dalam upaya penyelesaian masalah yang dihadapi, Pemerintah kabupaten Bima masih menelaah secara seksama formula yang dapat ditempuh untuk membantu PDAM kabupaten Bima agar dapat melaksanakan Putusan PHI tersebut, terutama karena adanya kendala yuridis dalam ketentuan pasal 21 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD. Pasal tersebut mengatur ruang lingkup penggunaan Dana Penyertaan Modal Daerah hanya untuk kepentingan Pendirian BUMD, penambahan Modal BUMD dan Pembelian saham pada perusahaan perseroan daerah lainnya.

Demikian halnya Pasal 31 PP Nomor 54 Tahun 2017 tentan yang mengatur tentang pembatasan tanggungjawab Kepala Daerah atas kerugian yang diderita oleh BUMD yang menegaskan bahwa kepala Daerah sebagai wakil Pemerintah Daerah dalam kepemilikan kekayaan daerah yang dipisahkan pada BUMD tidak bertanggungjawab atas kerugian yang diderita oleh BUMD.

Terkait hal tersebut pemerintah daerah akan melakukan konsultasi dengan pemerintah atasan dalam hal ini Kementerian Keuangan untuk merumuskan langkah-langkah penyelesaian yang mencerminkan amanat amar keputusan PHI (***)

Bakar Rumahnya Sendiri, Remaja di Desa Nowa Diringkus Timsus Elang Polsek Woja

Bimantika.net _Entah apa yang ada di benak remaja inisial EW (16), sampai kalap mata membakar rumahnya sendiri hingga akhirnya diamankan Timsus Elang Polsek Woja pada Selasa malam, (20/12/2022) sekira pukul 21.30 Wita.

Diduga, aksi nekat remaja tersebut lantaran tak terima dinasehati ayah tirinya MM yang mengingatkan untuk menyusahkan ibu kandungnya.

Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin, S.Sos., saat dimintai keterangan menyebutkan, sebelum membakar, terduga sempat mengamuk dengan cara melempar rumahnya yang berlokasi di Dusun Sigi, Desa Nowa, Kecamatan Woja, Dompu.

“Diduga disulut emosi lantaran ditegur karena tidak dipenuhi keinginannya, ia (EW, red) membakar rumahnya di bagian dapur,” ujar Kapolsek.

Menjelaskan terkait kronologis, Kapolsek menuturkan, berawal dari terduga pelaku di tegur oleh MA (Bapak tiri) terkait dengan perilaku dan perbuatan terduga yang sering menyusahkan ibu kandungnya.

“Namun teguran tersebut disalahartikan oleh terduga pelaku, kemudian pelaku melempar rumah menggunakan batu,” ujar Kapolsek.

Lanjutnya, terduga pelaku sempat pergi dari rumah kemudian datang kembali dengan membawa satu botol bensin kemudian menyiram dinding dapur yang terbuat dari Bedeg lalu membakarnya.

“Di saat yang sama, ibu kandung terduga yang berada di dalam rumah sontak kaget melihat api yang sudah menyala di bagian dapur, kemudian berteriak meminta tolong dan warga yg di sekitar mendengar dan membantu memadamkan api dengan alat seadanya,” jelas Kapolsek.

Mendapat laporan terkait kejadian Timsus Elang Polsek Woja mendapat perintah untuk turun memeriksa dan mengamankan terduga pelaku.

“Untung saja tidak ada korban jiwa, namun terduga saat ini telah diamankan ke Mapolsek untuk diproses lebih lanjut,” pungkas Kapolsek. (***)

Walikota HML Terima 27 Dokumen Sertifikat Aset Tahap II dari BPN Kota Bima

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menerima sebanyak 27 Dokumen berupa sertifikat aset tahap kedua dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bima, setelah sebelumnya pada tahap pertama telah diterima sebanyak 38 dokumen berupa sertifikat aset dari total lebih kurang 80 obyek. Bertempat di Kelurahan Rabadompu Barat. Selasa, 20 Desember 2022.

Program KPK yaitu capaian indikator MCP salah satunya tentang manajemen aset, dalam hal ini Pemerintah Kota Bima telah menjalin kerjasama dengan menggandeng Badan Pertanahan Nasional Kota Bima berkenaan dengan penertiban aset-aset daerah yang belum memiliki kekuatan hukum sesuai aturan yang berlaku.

Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Bima, Drs. Adisan menyampaikan, ini adalah salah satu program KPK yaitu indikator capaian MCP, salah satunya tentang manajemen aset, dalam hal itu pemerintah Kota Bima telah melakukan kerjasama yang lebih kongkrit dengan BPN tentang penertiban aset-aset daerah yang ada diwilayah Kota Bima.

Pemerintah kota Bima akan terus melakukan upaya penertiban aset dengan mengsertifikasi aset-aset pemerintah, sehingga mempunyai bukti kepemilikan hak yang sah secara aturan. Imbuhnya.

“Alhamdulillah, BPN sekarang juga memiliki sikap yang sama sebagai institusi yang menerbitkan sertifikat, selama ini sejak kepemimpinan Pak Supriyadi sudah banyak sertifikat aset pemerintah Kota Bima yang diterbitkan,” ujarnya.

Kata dia, selanjutnya nanti akan berproses pada aset yang belum memiliki alas hak, sehingga target capaian MCP Kota Bima akan lebih meningkat lagi. Tutupnya.

Sementara itu, Kepala BPN Kota Bima Supriyadi, S.SiT, M.AP mengatakan, hari ini merupakan tahap kedua penyerahan berupa dokumen sertifikat aset Kota Bima sebanyak 27 sertifikat.

Selain itu juga kata dia, selain menyerahkan 27 dokumen sertifikat aset, juga dalam rangka menyampaikan tentang sistem Pengamanan aset dengan sistem informasi geografis, dan penyelesaian secara menyeluruh aset Kota Bima pada tahun 2023.

“Penyerahan sertifikat tahap II hari ini sebanyak 27, sehingga total penyerahan 65 sertifikat tanah aset Pemkot, artinya sudah 85 % dalam kurun waktu satu bulan,” ungkap Supriyadi.

Ia menambahkan, selain sertifikat tanah, juga disiapkan aplikasi untuk memantau dan mengamankan aset berbasis webGIS, sehingga mudah di akses dan dipantau tiap saat melalui Aplikasi PASTI KOBI.

“Semua ini dalam rangka peningkatan indexs capaian MCP Kota Bima, maka pada tahun depan akan ada 300 bidang lebih yang akan dilaksanakan percepatan sertifikasi aset milik Pemkot Bima,” tutupnya. (***)

Walikota HML “Tidak Ada Kata Lelah Majukan Dunia Pendidikan”

Bimantika.net _Walikota Bima, HM Lutfi, SE, (HML) benar-benar fokus memajukan dunia Pendidikan di Kota Bima.

Titik fokus HML memajukan dunia pendidikan karena kemajuan pendidikan akan sangat berpengaruh pada kemajuan sebuah negara ataupun daerah.

“Majunya sebuah daerah tergantung dari indikator majunya dunia pendidikan” ujar Walikota HML

Ungkapan itu di ungkapkan oleh walikota HML saat berbicara di Konferensi kerja 2 PGRI Kota Bima Rabu 21 Desember 2022 di aula SMAN 1 Kota Bima.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan anggota dan pengurus PGRI Kota Bima dan sejumlah pengurus PGRI di Kabupaten lain di Provinsi NTB.

Di momentum itu, Walikota HML membeberkan bahwa peranan PGRI dalam memajukan dunia pendidikan sudah teruji sejak organisasi itu lahir puluhan tahun silam sejak Indonesia merdeka.

Menurut mantan Anggota DPR RI Dua Periode ini bahwa Faktor pendidikan berperan penting dalam kemajuan sebuah negara dan Bangsa.

“Apabila di sebuah wilayah dibelahan dunia ini Sumber Daya Manusianya Bagus maka lompatan kemajuan Negara dan Bangsa akan semakin cepat,” ujarnya.

Walikota HML menekankan juga peranan Guru dalam soal membangun Sumber Daya Manusia dan membentuk identitas para generasi penerus.

“Saya berharap pendidikan karakter perlu diterapkan terutama berkaitan dengan karakter lokal menyangkut nilai kearifan lokal” ungkap Walikota HML.

Walikota HML memberikan motivasi sekaligus warning kepada Guru semata-mata karena dinilai sosok Guru adalah Sebagai faktor utama dalam mencetak generasi handal yang beradab.

“Selain mencetak generasi handal, diharapkan juga guru mampu membimbing siswa soal penguasaan tekhnologi informatika, karena ini penting di era digitalisasi” ujar Walikota HML.

Walikota HML pun mereview sejarah Peranan guru untuk kemajuan sebuah bangsa dan negara.

Dalam sejarahnya saat perang jepang melawan sekutu, saat Jepang dibom sekutu, yang mengakibatkan banyak tentara jepang serta warganya yang meninggal, pemimpin saat itu tidak menanyakan berapa tentara yang tewas akan tetapi hal pertama yang ditanyakan adalah berapa banyak guru yang selamat dari peperangan itu ?

“Inilah mengapa pemimpin saat itu sangat memerhatikan keberadaan guru, Jepang maju tidak terlepas dari majunya pendidikan saat itu,” bebernya.

Di Momentum itu pula Walikota HML menyampaikan dua tujuan pendidikan yang urgen yang harus dimiliki oleh figur seorang guru.

Dua hal yang urgen itu menurut HML yang juga Ketua Umum KONI Kota Bima ini adalah melahirkan generasi yang baik yang mampu beradab berhubungan baik dengan sang Pencipta, dan berhubungan baik dengan manusia lainnya.

“Dua hal penting ini adalah yang perlu dan menjadi perhatian bagi para pengajar agar benar benar melahirkan generasi Handal yang memahami eksistensi adab dan Sang Pencipta” ujar Walikota HML.

Diujung akhir pembicaraannya, Walikota HML sampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima tidak pernah lelah untuk memperjuangkan kemajuan dunia pendidikan di Kota Bima.

Bahkan menurutnya alokasi anggaran untuk itu cukup luar biasa, dimana sejak dirinya memimpin kota Bima, lebih dari 23 persen alokasi untuk Dunia pendidikan dari total APBD kota Bima.

“Kita di Kota Bima anggarkan APBD untuk dunia pendidikan lebih dari 23 porsen total APBD sedangkan amanat undang-undang hanya 20 persen termasuk APBN hanya mengalokasikan 20 persen” ungkap Walikota HML.

Atas kesadaran membangun Dunia Pendidikan itu, Lanjut Walikota HML bahwa Kota Bima Sudah dua kali mendapatkan penghargaan untuk pelayanan publik, kesehatan dan penataan ruang. (***)

Momentum Hari Ibu, Umi Elly Tabur Bunga di TMP Bima

Bimantika.net _Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima Hj. Elly Alwaini menghadiri upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Palibelo Kabupaten Bima, dalam rangka memperingati Hari Ibu Ke-94 Tingkat Kota Bima Tahun 2022. Selasa, 20 Desember 2022.

Peringatan Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022 juga dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ke-23 Tingkat Kota Bima Tahun 2022.

Pada Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Palibelo sore tadi, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, Pengurus TP PKK Kota Bima, dan Pengurus DWP Kota Bima yang berlangsung dengan hikmat.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Ellya H. M. Lutfi mengawali kegiatan Peringatan Hari Ibu Ke-94 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, bertempat di Gedung Graha Bhakti Praja, pada Senin, 19 Desember 2022, yang diikuti oleh seluruh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se NTB, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Kemudian, untuk Puncak Peringatan Hari Ibu Ke-94 Tingkat Kota Bima Tahun 2022, yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ke-23 Tingkat Kota Bima Tahun 2022 pada Kamis, 22 Desember 2022, bertempat di Gedung Convention Hall Paruga Na’e Kota Bima.

Usai menggelar upacara, Hj. Ellya H. M. Lutfi beserta rombongan PKK dan rombongan Pengurus DWP Kota Bima melanjutkan dengan prosesi tabur bunga makam para pahlawan, sebagai tanda penghormatan kepada para pahlawan yang berjasa, dan telah mendedikasikan dirinya bagi kemajuan bangsa dan daerah. (***)

Bupati IDP Serahkan Bantuan Sektor Perikanan

Bimantika.net _“Pastikan bahwa masyarakat penerima barang/hibah bisa menjaga dengan baik dan memanfaatkan bantuan dengan sebaik mungkin. Juga berharap semoga setiap tahunnya masyarakat yang bermata pencaharian di daerah pesisir bisa dibantu melalui program dari Dinas Kelautan dan Perikanan.Demikian ungkap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE saat menyampaikan arahan dalam acara Serah terima barang/hibah senilai Rp 1,6 miliar secara simbolis kepada 10 kelompok masyarakat pesisir yang ada di Kabupaten Bima, Selasa (20/12), di Aula Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima. Bupati Bima yang turut didampingi Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Ir. Indra Jaya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. Rendra Farid, dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Ir. Hj. Nurma, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan yang bersumber dari dana DAK tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang bermata pencaharian di daerah pesisir.

Di hadapan para penerima bantuan yang berasal dari sejumlah kecamatan pesisir tersebut, Bupati menekankan pentingnya peran orang tua khususnya para nelayan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anak anaknya sebagai bekal dalam mencari nafkah.

“Kepada orang tua diharapkan sejak sekarang bisa memberikan pelatihan dan pembelajaran kepada anak-anaknya juga bagaimana cara membudidaya, mengelola, serta memasarkan hasil usahanya supaya setiap tahun bisa berkembang.” Terang Bupati. Bupati juga memberikan arahan kepada para pejabat di jajaran dinas Kelautan dan Perikanan dengan menghimbau kepada OPD yang dalam programnya terdapat pemberian barang/hibah bantuan kepada masyarakat agar memiliki Buku Pintar sebagai panduan dan memiliki data yang valid terkait komponen bantuan dan memastikan pemerataan penyebaran bantuan. Sementara itu sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir. Rendra Farid dalam laporannya menyampaikan ada 4 kategori penerima bantuan Bantuan barang/hibah, yaitu Nelayan, Pembudidaya, Pengolah dan Pemasar, serta Petambak Garam dengan total 28 penerima.

Penyerahan secara simbolis bantuan tersebut kepada dari Kecamatan Langgudu, Bolo, Sape, Lambu, Donggo, Monta, Woha, dan Soromandi.

Peralatan yang diserahkan berupa 15 unit trammel net, 19 unit warring, 14 unit pelampung, 12 unit coolbox berkapasitas 100 liter, 3 unit coolbox marina, 120 kg tali rumput laut, 120 kg pakan ikan, 1 unit tabung oksigen, 2 unit chest freezer, 1 unit panci presto, 2 wajan, 1 unit blender dan masing-masing 1 unit Gudang Garam berkapasitas 100 ton yang berada di Sanolo-Bolo dan Donggo Bola-Woha. (***)