Korban Terseret Gelombang di Pantai Lere Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia

jpn

Bimantika.net -Personel Polsek Parado Polres Bima Polda NTB dan Tim SAR berhasil menemukan korban yang terseret Gelombang di pantai Lere Desa Lere Kecamatan Parado Kabupaten Bima.

Korban yang bernama Aminusyah L/19 warga Desa Parado Wane yang menghilang sejak Minggu (5/3/23) Sekira Pukul 13.00 akibat Terseret Gelombang saat mandi di pantai Lere.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.I.K dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan Setelah melakukan pencarian sejak Hari Senin Personel Polsek Parado dan Tim SAR yang dibantu Warga sekitar Akhir nya Korban ditemukan dan sudah dalam keadaan meninggal Dunia Selasa (7/3/23) Sekira Pukul 15.00.Wita Sore Kemarin.

“Korban ditemukan dengan jarak atau radius 12 mil dari lokasi korban tenggelam” ujar Kapolres.

Setelah itu Jasad Korban dievakuasi dari pantai Lere menuju Rumah Duka di Desa Parado Wane Kecamatan Parado untuk dimakamkan.

“Kesepakatan pihak keluarga Almarhum, Bahwa almarhum akan dimakamkan pada Selasa Sekira Pukul 21.00 Wita Kemarin” Pungkas Adib. (***)

Reses di Bedi, Dae Pawan Bantu Bola Sepak dan Volly Memasyarakatkan Olahraga

jpn

Bimantika.net -Masa Reses Sidang 2 Tahun 2023, Ketua DPRD Kabupaten Bima Alfian Indra Wirawan, S. Adm serap aspirasi warga Lingkungan Bedi Kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda, Selasa (7/3) sekitar pukul 16.00 wita.

Dalam kegiatan reses tersebut, Dae Pawan Sapaan akrab Ketua DPRD Kota Bima tersebut disambut penuh familiar oleh ratusan warga Kelurahan Bedi

Hadir sejumlah tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, kaum ibu-ibu serta Ketua RT/RW Lingkungan Bedi Kelurahan Manggemaci.

Salah seorang warga Lingkungan Bedi menyampaikan, bahwa beberapa kali mengajukan aspirasi, baik saat musrenbang maupun pada saat reses DPRD Kota Bima pada tahun sebelumnya. Namun tidak ada hasil yang memuaskan. Bahkan cenderung diabaikan.

Menurut Warga tersebut bahwa ditempatnya perlu perbaikan gang Nasi Kacio di RT 09 dan RT 10 sekitar 100 meter.

“Itu harapkan seluruh warga disini agar gang tersebut diprioritaskan, karena kondisi gang tersebut sudah rusak parah dan mengakibatkan air tergenang saat musim hujan” ungkapnya.

Warga lainnya, Nurfajrin mewakili ibu-ibu meminta Ketua DPRD Kota Bima bisa menyediakan air bersih dengan cara melakukan Bor Canada.

“Kami disini setiap musim kemarau kami kesulitan air bersih, kami minta bisa di bantu bor air untuk mendapatkan air bersih” harapnya.

Ibu-ibu juga meminta bantuan kompor gas, untuk kebutuhan masak saat ada kegiatan nikah dan doa warga di Lingkungan Bedi

Nursanif perwakilan pemuda menanyakan beasiswa bagi atlet yang peraih medali saat Porprov kemarin.

Kemudian ia juga menyampaikan kondisi jalan di RT 08 sudah rusak dan diminta untuk diperbaiki.

Menanggapi aspirasi warga Bedi Tersebut, Dae Pawan mengaku sudah melihat kondisi jalan yang rusak tersebut,

ia akan memperjuangkan perbaikan jalan lingkungan itu akan diperbaiki saat anggaran perubahan bulan November nanti.

Untuk Bor Canada akan dilaksanakan pada tahun 2024 nanti, yang penting ada lokasi yang disediakan oleh warga.

“Saya akan perjuangkan pengaspalan jalan lingkungan dan drainase serta Bor air bersih di Lingkungan Bedi,” Ungkapnya

Mengenai permintaan beasiswa untuk atlet kata Dae Pawan, belum disepakati anggarannya oleh pemerintah, namun mereka sudah pasti diberikan bonus oleh pemerintah.

Selain itu duta Partai Golkar tersebut juga akan membantu memberikan bantuan Kompor gas seribu sumbu untuk kebutuhan kegiatan sosial masyarakat.

Anggaran untuk mendapatkan kompor itu sudah disediakan di Dinas Sosial, tinggal mengajukan proposal.

“Anggaran sudah ada, saya tunggu proposal saja sekarang,” Katanya

Dimomentum Reses, Dae Pawan menyerahkan bantuan berupa bola sepak untuk pemuda setempat. Ia juga memberikan membantu net dan bola voli untuk ibu-ibu.

“Tujuan dari memberikan bantuan bola sepak dan bola volley itu kita memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat” ujar Dae Pawan. (***)

Bupati Cantik dan Santun IDP Minta Warga Siaga Hadapi Bencana

jpn

Bimantika.net _”Semua daerah sedang menghadapi siklus hujan yang tidak menentu. Oleh karena itu organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bersama seluruh elemen masyarakat diminta untuk mengantisipasi ancaman terjadinya bencana hidrometrologi seperti banjir dan tanah longsor yang mungkin akan terjadi”.

Demikian Ungkap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) saat melakukan tatap muka dengan para korban banjir dan warga Desa Pesa Kecamatan Wawo Selasa (7/3) di kantor desa tersebut.

Dalam dialog yang ditujukan untuk secara langsung mendengarkan aspirasi masyarakat dalam penanganan bencana tersebut Bupati berharap dalam setiap bencana perlu kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapinya.

“Bencana tidak hanya membutuhkan penanganan instansi terkait, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kebersamaan seluruh komponen harus bergerak. Oleh karena itu pahami dengan baik arti kesiapsiagaan dan berperan aktif ketika terjadi bencana” ujar Bupati IDP.

Menutup arahannya, Bupati Bima yang hadir bersama Kadis Sosial Tajudin SH. M.Si, Kadis Damkar dan Penyelamatan Rifai ST, Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, Para Kabid BPBD dan Dinas Koperasi dan UKM tersebut kembali menegaskan pentingnya penanganan bencana hidrometeorologi.

Ancaman banjir dan tanah longsor harus diantisipasi. Untuk ini saya minta kepada para kepala desa untuk melakukan koordinasi intensif dengan BPBD, Dinas Perkim dan Dinas PU PR serta instansi terkait lainnya dalam dalam melakukan penanganan dana konstruksi pasca bencana”. Imbuhnya.

Kesempatan penyerahan bantuan bagi korban terdampak bencana banjir di Desa Pesa tersebut juga dimanfaatkan oleh Bupati Bima untuk menjaring aspirasi masyarakat berkaitan dengan penanganan bencana di wilayah tersebut. (***)

Bupati IDP : “Hindari Pembangunan Rumah Di Bantaran Sungai”

jpn

Bimantika.net -Musibah banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di Desa Pesa dan desa lain di Kecamatan Wawo mengingatkan kita akan pentingnya langkah-langkah sosialisasi secara terus menerus dimana wilayah dengan kemiringan tinggi dan bantaran sungai seharusnya tidak dibangun rumah.

Berkurangnya pohon sebagai penyangga hutan yang ada di sekitar pemukiman di wilayah hulu berpotensi terjadi banjir yang juga tidak hanya akan berdampak pada keluarga yang berada di lokasi banjir tetapi juga warga Kota Bima yang berada di wilayah hilir.

Demikian ungkap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) saat memberikan arahan pada tatap muka dengan para korban banjir Desa Pesa Kecamatan Wawo yang berlangsung Selasa (7/3) di kantor desa setempat.

Bupati Bima yang didampingi Kadis Sosial Tajudin SH. M.Si, Kadis Damkar dan Penyelamatan Rifai ST, Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, Para Kabid BPBD dan Dinas Koperasi UKM, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Wawo dan Kades Pesa Taufik kembali mengajak masyarakat untuk memperhatikan lingkungan.

“Mari kita cintai lingkungan dan alam, bukan hanya untuk diri kita tetapi juga untuk masyarakat lain dan generasi muda. Kita harus memikirkan juga bagaimana nasib masyarakat yang berada di dataran rendah”. Imbuh Bupati.

Pada pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada para korban juga bantuan berupa 1 set peralatan tata boga, 1 unit mesin jahit dan obras dan 1 unit mesin giling tepung/kelapa dari Dinas Koperasi UKM. Bantuan di selatan secara simbolis kepada Kades Pesa Taufik dan istri Ferawati, S.Pd. (***)

Pasca Banjir, Tagana Kota Bima Gerak Cepat Lakukan Pembersihan di Sejumlah Kelurahan

jpn

Bimantika.net -Pasca Banjir Kiriman dari Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, yang Terjadi Dua hari Lalu, menyebabkan sejumlah Kelurahan Di Kota Bima Terdampak Banjir

Dengan Kondisi Demikian Tagana Kota Bima, sejak Malam Pasva Kejadian Banjir, Tetap Siaga untuk melakukan Pengecekan serta Asesmen di sejumlah Kelurahan yg terdampak Banjir.

Selain Melakukan Pendataan Tagana Kota Bima, Juga Berusaha Semaksimal Mungkin, Untuk Membantu Warga yg Terdampak Banjir.

Seperti Membantu untuk melakukan penyelamatan Terhadap barang Barang Berharga Milik Warga.

Juga memberikan Himbauan agar masyarakat tidak panik Dalam menghadapi Musibah Banjir, mengingat banjir yang datang nya pada malam Hari

Kordinator Tagana Kota Bima Ery Irawadin, S. Pd Menjelaskan, Pada Saat Debit Air Mulai Naik di wilayah Bagian Timur Kota Bima yakni kelurahan Lampe dan Kodo. Tagana kota Bima, sudah Mulai Melakukan Antisipasi,

Antisipasi Tagana menurut Eryk Sapaan nya dengan Cara menginformasikan pada Masyarakat Kota Bima, di wilayah Bagian Barat,

Demikian juga hal nya, Masyarakat Kelurahan Rontu, Panggi, Mangge Maci dan Paruga, Kalau Akan Terjadi Musibah Banjir Kiriman Dari Kecamatan Wawo

Selain Itu juga anggota Tagana Kota Bima, mulai Membagi Personil Dalam Beberapa Tim, agar menyebar pada Sejumlah Kelurahan.

“Tujuannya untuk membantu masyarakat dalam hal mengamankan barang barang masyarakat, ketempat yg lebih aman” ujarnya.

Pada Keesokan Hari nya senin 5 Maret 2023 Tagana Kota Bima, melakukan Gotong Royong untuk pembersihan Rumah Warga Dan Ruas jalan yan ada Di Kota Bima.

Diantaranya, Di wilayah Kelurahan Rontu dan Oi Mbo.

“Hal itu dilakukan Sesuai Dengan Tugas dan Kewajiban Kami Sebagai Relawan Kemanusian.
Dan Tentunya Kami dari Tagana Tetap Akan Siaga Selama 24 Jam, untuk melayani dan Membantu masyarakat Kota Bima, yang terdampak Bencana Alam maupun bencana Sosial” demikian ujar Eryk (***)

Tegakkan Disiplin Anggota, Wakapolres Dompu Gelar Sidak

jpn

Bimantika.net – Dalam rangka penegakan disiplin anggota, Wakapolres Domph, Kompol Abdi Mauludin, S.Sos., melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Dompu, Selasa (7/3/2023) pagi sekira pukul 08.15 Wita.

Inspeksi yang dinamai Opsgaktiblin ini didampingi Kasi Propam Polres Dompu IPTU Fathorrahman dan Anggota Sie Propam Polres Dompu dengan memeriksa administrasi (identitas), pemeriksaan fisik dari rambut hingga janggut anggota.

Wakapolres melalui Kasi Propam Polres dalam keterangannya menyebutkan bahwa operasi ini sebagai bentuk perhatian terkait kedisiplinan hingga kerapian anggota.

“Yang diperiksa antara lain Surat Nyata Diri dan Sikap tampang Personel Polres Dompu,” kata Kasi Propam.

Namun, rupanya tak hanya sikap tampang yang diperiksa, dari Jenggot dan rambut yang panjang juga tak luput dari pemeriksaan.

“Ada beberapa anggota Polres Dompu yang masih melakukan pelanggaran, seperti data diri, KTP hingga KTA yang sudah ekpired,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Kasi, terhadap pelanggar diberikan tindakan disiplin berupa Push Up, serta terhadap pelanggar yg sikap tampang tidak rapi dilakukan peneguran untuk memangkas jenggot dan rambut.

“Tindakan lainnya, diingatkan kembali agar melengkapi kekurangan yg menjadi pelanggaran dari pelanggar,” jelas Kaspropam.

Giat Opsgaktibplin berjalan lancar, situasi aman dan kondusif, dengan harapan anggota dapat menyadari untuk membenahi diri dan melengkapi administrasi sebagai penunjang dalam bertugas. (***)

Panwaslu Kecamatan Maluk Larang Keras ASN Masuk Dunia Politik Praktis

jpn

Bimantika.net -Jajaran Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat Propinsi NTB benar-benar laksanakan pengawasan secara dini terkait soal Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilu 2024 mendatang.

Senin 6 Maret 2023 Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat beserta staf dan PKD Desa Benete melakukan koordinasi.

Muhammad Iqra, S.Pd atau biasa disapa Dae Hulla Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Maluk
Menyebutkan koordinasi itu dengan Kepala Desa Benete, Kepala SDN 1 Benete, Wakil Kepala SMKN 1 Maluk serta Kepala SMPN 1 Maluk.

Menurut Dae Hulla Kegiatan tersebut guna untuk membangun koordinasi yang kuat agar Pihak-pihak yang dilarang dalam berpolitik praktis sebagaimana diatur dalam UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa, UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, PP No 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Kepala Desa serta Staf Desa .

Sehingga menurut Putra Asli Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima ini pihak-pihak tersebut di ingatkan agar tidak terjebak pada ajakan dalam berpolitik praktis

“Karena saat ini tahapan penyelenggaraan pemilu yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang telah berjalan” ungkapnya.

Menurut Dae Hulla bahwa Kegiatan ini sebagai bentuk program “Panwaslu Menyapa” , selain itu pihak-pihak tersebut juga diberikan surat himbauan serta buku pedoman netralitas ASN yang kami susun berdasarkan hukum yang memuat tentang larangan sebagai bentuk pencegahan awal agar terjaganya kemurnian demokrasi.

“Sehingga nilai-nilai asas penyelenggaraan pemilu seperti langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dapat dirasakan oleh masyarakat” kata Dae Hulla.

Mantan Pengurus Cabang HMI Cabang Bima ini bahwa kegiatan serupa akan tetap berlangsung,

Sebab menurutnya instansi pemerintah baik kecamatan maupun di datangi dengan tujuan yang sama yaitu melakukan progam Panwaslu Kecamatan “Menyapa” dengan membagikan surat himbauan dan penyerahan buku pedoman netralitas ASN.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Panwaslu Kecamatan Maluk, bahwa penting nya sosialisasi agar semua pihak pahami tupoksi dalam soal Pemilu 2024.

“Program yang kami lakukan ini untuk menjalin silaturahmi, saling mengingatkan dan kiranya dapat menjadi referensi bagi pihak-pihak terkait yang dilarang oleh undang-undang ataupun peraturan terkait lainnya” cetus Ketua Panwaslu Kecamatan Maluk Muldin AS.

ia mengajak semua pihak niatkan dan Bismillah untuk sama sama mengawal demokrasi dengan baik sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar. (***)

Curi Motor Untuk Berfoya-foya, Nawi di Tangkap Unit Reskrim Polsek Woha

jpn jpn

Bimantika.net -Unit Reskrim Polsek Woha Polres Bima Polda NTB berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berinisial AN alias Nawi (L/36),

AN aliad Nawi warga Dusun Kananga Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, di tangkap Senin (06/03/23) sekitar Pukul 09.00 Wita kemarin.

Menurut Kapolres Bima, AKBP Hariyanto, SH, S.I.K, lewat Kapolsek Woha, AKP Syaiful Anhar, S.Sos, terduga diamankan berdasarkan : Laporan Polisi Nomor LP/B/09/SPKT/Polsek Woha/Res. Bima/Polda NTB, tanggal 06 Maret 2023, Surat Perintah Penyidikan Nomor : SP.Dik/09/III/2023/Sek.Woha tanggal 06 Maret 2023, dan Surat Perintah Penangkapan : SP.Kap/10/III/2023/Sek.Woha tanggal 06 Maret 2023.

Kapolsek membeberkan Kasus Curanmor ini sendiri berlangsung Jum’at (03/03/23) sekitar pukul 04.00 Wita bertempat di dalam Rumah korban, Sarjan, di Dusun Suka maju, Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

“Modusnya, terduga pelaku masuk kedalam rumah Korban dengan cara memanjat dinding bagian belakang rumah untuk naik ke Lantai dua Rumah tersebut” ujarnya.

Lanjutnya, Setelah berada dilantai dua, kemudian Pelaku turun kelantai satu melalui tangga untuk menuju ruang Tamu tempat Penyimpanan Sepeda Motor.” Tutur AKP Syaiful.

Setelah menemukan kunci kontaknya, pelaku menggeret SPM curiannya lewat pintu ruang tamu yang dibukanya dengan menggunakan kunci yang sudah tergantung di Pintu.

Sepeda Motor Merk Honda Jenis Scoopy ini lantas dilarikan pelaku yang kemudian menggadaikannya di salah satu warga Lingkungan Sarae Kota Bima

Ironisnya, menurut AKP Syaiful, hasil gadai sepeda motor curiannya dipakai pelaku berfoya-foya.

“Setelah menjual gadai sepeda Motor tersebut kemudian, dari hasil menjual gadai Sepeda Motor itu Pelaku menggunakan uang tersebut untuk Berfoya-foya ,” ungkapnya.

Adapun kronologis penangkapan menurut Kapolsek, Menindaklanjuti Laporan Pengaduan oleh pihak korban, Penyidik Unit Reskrim Woha melakukan Penyelidikan dan penyidikan terhadap dugaan Tindak Pidana tersebut.

Dari hasil Penyidikan, AKP Syaiful menyebut, ditemukan dua alat Bukti. Bahwa pelakunya adalah AN Alias NAWI.

Sementara itu berdasarkan informasi yang berhasil diendus polisi, Pelaku tengah berada di salah satu rumah warga di Dusun Anggrek Desa Tente.

Piket SPKT Polsek Woha dipimpin Kanit Reskrim Polsek Woha, Aipda Nanang Qosim, S.H dibawah kendali Kapolsek Woha IPTU Saiful Anhar langsung mendatangi tempat persembunyian Pelaku.

Dan menemukan pelaku di dalam salah satu Kamar sehingga membawa pelaku ke Polsek Woha untuk diproses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga berhasil menyita Barang Bukti berupa satu unit Sepeda motor jenis Scoopy.(***)

Ketua DPRD Kota Bima Bantu Jack Hammer dan Terop, Rakyat Berterimakasih

jpn

Bimantika.net -Reses Masa Sidang 2 Tahun Dinas 2023, ketua DPRD Kota Bima Alfian Indra Wirawan, S. Adm turun menemui konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil) nya.

Dae Pawan sapaan akrab Ketua DPRD Kota Bima yang santun dan Humanis ini menyerap aspirasi di Kelurahan Monggonao Kecamatan Mpunda, Senin (6/3) sekitar pukul 14.30 wita.

Selain mendengarkan aspirasi masyarakat, Dae Pawan sapaan akrabnya juga menyerahkan bantuan Jack Hammer dan terop untuk kebutuhan warga setempat.
.
“Jack Hammer ini untuk kebutuhan warga saat menggali kuburan, karena wilayah kuburan banyak bebatuan, begitu juga dengan terop untuk kepentingan umum warga” Ujarnya

Dae Pawan yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ll Partai Golkar Kota Bima ini berharap bantuan yang diserahkannya bermanfaat bagi masyarakat secara luas.

“Semoga bermanfaat dan bisa digunakan dengan baik, untuk kebutuhan bersama warga” Katanya.

Atas bantuan itu, warga merasakan betapa hadirnya seorang wakil rakyat yang selalu memikirkan rakyatnya.

“Alhamdulillah, bahwa hari ini Dae Pawan memberikan kami bantuan yang bisa kami manfaatkan untuk kepentingan bersama” ujar salah satu warga. (***)

Ketua DPRD Kota Bima : Bonus Cabor Pasti Diberikan, Jangan Jadikan Polemik

jpn

Bimantika.net Adanya kisruh salah satu Cabang Olahraga (Cabor) yang mendesak Pemkot Bima segera berikan Bonus Atlit Yang mendapat medali Emas, Perak dan Perunggu di Ajang Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Xl NTB membuat Ketua DPRD Kota Bima Angkat Bicara.

Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indra Wirawan, S. Adm pada sejumlah media selasa 7 Maret 2023 menyampaikan pesan yang sangat menyejukkan bagi seluruh atlit Peraih Medali Emas, Perak dan Perunggu.

Sebagai ketua Cabor Bola Kota Bima, Dae Pawan Sapaan Alfian Indra Wirawan akan memberikan penjelasan pada pelatih dan pemain bola, untuk bersabar. Karena bonus tersebut pasti diberikan.

“Pelatih bola desak bonus itu atas permintaan pemain, nanti saya akan memberikan penjelasan pada para pemain dan pelatih,” Ujar Dae Pawan

Sebagai Ketua Dewan Pembina Koni Kota Bima, Dae Pawan meminta pada semua pengurus Cabor se Kota Bima untuk tetap bersabar juga, terkait pembagian bonus untuk para atlet yang meraih medali di ajang Porprov Xl NTB.

Menurut Dae Pawan Bonus tersebut pasti diberikan dan dicairkan saat anggaran perubahan, hanya butuh kesabaran saja.

Dae Pawan menghimbau agar jangan terpengaruh dengan daerah lain yang mungkin sudah memberikan bonus pada atletnya.

“Mari kita semua berbesar hati, jangan terprovokasi dan jangan sampai masalah bonus ini menjadi polemik buat kita semua,” demikian ujar Dae Pawan.

Pemerintah Kota Bima secara umum menurut Dae Pawan tidak mungkin mengabaikan para Atlit dari seluruh Cabor se Kota Bima karena seluruh elemen ini sudah memberikan yang terbaik buat untuk Kota Bima.

“Kita pastikan Pemerintahan Kota Bima tidak akan mengabaikan apa yang sudah ditentukan secara bersama, oleh karena itu kesabaran adalah kata kunci yang bisa kita kedepankan” ungkap Dae Pawan mengakhiri. (***)