Mengenal Lebih Dekat Kiyai NU, Gus Muwafiq

jpn

Bimantika.net -K.H. Ahmad Muwafiq, S.Ag atau lebih dikenal dengan Kyai Muwafiq atau Gus Muwafiq adalah salah satu ulama Nahdlatul Ulama’ yang mencerminkan pola pikir PBNU saat ini, dan kini tinggal di Sleman Yogyakarta.

Gus Muwafiq adalah Ulama NU yang selalu menyampaikan ceramahnya yang menggunakan bahasa yang bisa dipahami semua kalangan, beliau kelahiran: 2 Maret 1974

Gus Muwafiq berguru kepada KH. Agus Maksum Jauhari Lirboyo alias Gus Maksum dan pada KH. Hasyim Wahid (Gus Im), Jombang, Cucu Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy’ari.

Gus Muwafiq adalah pengasuh salah satu pondok pesantren di daerah Sleman, Yogyakarta.

Gus Muwafiq memulai pendidikannya dengan belajar sekolah dasar di kampungnya, daerah Lamongan. Setelah selesai sekolah dasar, beliau melanjutkan pendidikannya dengan sekolah menengahnya di Pesantren Bungah Gresik.

Kemudian melanjutkannya lagi ke tingkat Aliyah, dengan belajar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang, Semasa belajar di Jombang, Gus Muwafiq sudah dikenal kritis dan pandai berorasi.

Selama di Bahrul Ulum, beliau pernah menjadi ketua kelas selama satu periode di Bahrul Ulum. Prestasi itu ditambah kedudukannya sebagai putra kiai-thariqoh di Pantura, tidak membuatnya angkuh, sombong dan dumeh, tetapi pembawaannya tetap kalem dan santun.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Bahrul Ulum 1992, Gus Muwafiq sempat melanjutkan ke Pesantren Tebuireng Jombang, lalu pindah ke Pondok Pesantren Paiton Probolinggo, kemudian lanjut lagi belajar ke Pesantren Lirboyo Kediri.

Pada tahun 1994, beliau melanjutkan pendidikannya kembali dengan belajar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Kalijaga, jurusan Dakwah Islamiyah. Di Kampus putih, beliau menjadi aktivis, terutama di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Puncaknya, beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Mahasiswa Islam se-Asia Tenggara.

Sambil menjadi aktivis kampus ini, Gus Muwafiq menjadi santri kelana, dengan sowan dari kiai ke kiai. Termasuk beliau juga mendalami ilmu kanuragan (beladiri) dan sejarah Kebudayaan Nusantara.(***)

Bupati IDP Sumbang Pribadi 50 Juta Pembangunan Gedung PD Muhammadiyah

jpn

Bimantika.net -Pembukaan Musyawarah Daerah (MUSYDA) Muhammadiyah ke – 14 dan Aisyiyah ke – 11 Sabtu (27/5) di Gelanggang Olah Raga (GOR) Panda Kecamatan Palibelo.

Selain memberikan arahan terkait kepengurusan juga dimanfaatkan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) untuk menyampaikan komitmen mendukung pembangunan gedung Muhammadiyah Kabupaten Bima.

Sebagai Wujud dukungan tersebut Bupati menyerahkan sumbangan pribadi senilai Rp. 50 juta

Terkait penyelenggaraan MUSYDA, Bupati Bima yang didampingi Sekda Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan, sebagai kepala daerah perempuan menyampaikan rasa hormat atas keberadaan Aisyiyah sebagai organisasi yang sudah cukup lama hadir memberikan kiprah nyata bagi keberlangsungan berbagai program yang dilaksanakan, baik oleh pemerintah maupun oleh Muhammadiyah itu sendiri” Ungkap Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati IDP mengajak seluruh keluarga besar Muhammadiyah agar menjadikan Musyda sebagai langkah evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan.

Karena sejatinya tujuan Musyda adalah menyatukan visi bersama agar tujuan dan cita-cita Muhammadiyah dapat terlaksana dan ditunaikan”.

Saya meyakini bahwa hari ini dan ke depan Muhammadiyah akan terus bersama-sama pemerintah daerah untuk memajukan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membentuk pribadi muslim yang Taqwa. Pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPW Muhammadiyah Provinsi NTB Dr Falahudin, M.Pd dalam sambutannya kembali menekankan agar perserikatan Muhammadiyah Unggul dan Berkemajuan”.

Unggul berarti lebih tinggi. Artinya organisasi amal usaha, sekolah dan rumah sakit harus lebih tinggi dari yang lain. Kalau amal usahanya tidak unggul maka akan dievaluasi”.
Demikian halnya “Berkemajuan”, merupakan refleksi dari keberadaan Muhammadiyah organisasi yang bergerak aktif.
Karena itu, semua pengurus dan siapapun yang kedepannya memimpin harus menjaga marwah Muhammadiyah dan Aisyiyah”. Tutupnya.

Musyda Muhammadiyah Kabupaten Bima yang berlangsung di GOR Panda tersebut mengangkat tema, “Memajukan Kabupaten Bima, Mencerahkan NTB’ tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB Dr. Falahudin M.Pd, Ketua DPW Aisyiyah NTB, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima Drs. H Taudikurrahman, M.Ag, Ketua Aisyiyah Kab Bima Dra.Hj. Nurfarhati M.Si.
Tampak hadir pula Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bima Drs. H. Ihwan P. Syamsudin, sesepuh dan para Pengurus Cabang dan Ranting Muhammadiyah se- Kabupaten Bima. (***)

Hasil Survey Prabowo Subianto Unggul Presiden RI 2024

jpn

Bimantika.net -Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Republik Indonesia di agendakan berlangsung 14 Pebruari 2024.

Sejumlah Calon Presiden (Capres) sudah mulai nampak dan mengerucut diantaranya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan.

Hasil Survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengungguli Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Tingkat keterpilihan Prabowo sebesar 24,5 persen pada Mei 2023. Posisi kedua ditempati Ganjar dengan 22,8 persen. Lalu, Anies berada di posisi ketiga dengan 13,6 persen.

“Suara untuk Prabowo meningkat signifikan, yaitu 6,4 persen, dari sebelumnya 18,1 persen pada Januari 2023 dan menjadikan elektabilitasnya berada di posisi teratas. Posisi ini sempat diraihnya, tetapi sejak Oktober 2022 hingga Januari 2023 direbut oleh Ganjar,” demikian dikutip dari Kompas.id, Rabu (24/5).

Lonjakan suara ini tak terlepas dari dukungan pemilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pemilu 2024. Dalam survei tersebut, pemilih Jokowi yang memilih Prabowo naik. Dari 21 persen pada Januari 2023, meningkat menjadi 26,2 persen pada survei bulan ini.

Sementara pada Ganjar, dari yang awalnya 61 persen pada survei Januari 2023, turun menjadi 56,3 persen pada survei Litbang Kompas per Mei 2023.

“Aliran suara dari pemilih Jokowi yang makin besar kepada Prabowo dapat menjadi ancaman cukup serius bagi posisi Ganjar pada hari-hari mendatang,” demikian dikutip dari Kompas.id.

Namun, dalam simulasi tiga nama, Ganjar unggul dengan 40 persen; disusul Prabowo 36,8 persen; dan Anies 23,2 persen.

Prabowo Dipilih Gen Z
Di sisi lain, Prabowo paling banyak dipilih generasi Gen Z (17-26 tahun) dengan 32,7 persen suara. Kemudian Ganjar mendapat 24,5 persen suara dan Anies yang hanya memperoleh 10 persen.

“Dukungan dari Gen Z tersebut menguntungkan bagi Prabowo yang cenderung belum cukup menarik simpati dari generasi lainnya, khususnya baby boomers,” demikian dikutip dari Kompas.id.

Dalam survei itu, Litbang Kompas mengategorikan empat generasi pemilih pada Pemilu 2024.

Tak hanya Gen Z, Prabowo juga meraih suara tertinggi dari Gen Y (27-41 tahun) sebanyak 23,9 persen. Beda tipis dengan Ganjar yang memperoleh 23,1 persen, dan Anies 5,1 persen.

Kemudian, pada Gen X (42-55 tahun) Prabowo kalah dari Ganjar. Prabowo mendapatkan 20,5 persen suara; Anies 15,6 persen suara; sementara Ganjar unggul di 22,5 persen suara.

Ganjar juga unggul di kalangan baby boomers (56-76 tahun) dengan raihan 18,4 persen suara. Disusul Prabowo 16,3 persen suara; dan Anies 12,8 persen suara.

Masih ada sekitar separuh suara dari empat generasi yang tersebar belum menentukan pilihan dan berpotensi untuk diperebutkan siapa saja.

Survei tersebut dilakukan terhadap 1.200 responden dari 38 provinsi Indonesia selama periode 29 April-10 Mei 2023. Survei nasional ini menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Margin of error dari survei ini kurang lebih 2,83 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana sehingga kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi. (Dikutip dari CNN//)

Perjuangkan Aspirasi Rakyat Pulau Sumbawa, Umi Elly Menuju DPR RI

jpn

Bimantika.net -Hj. Ellya Alwaini Istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) di tahun 2024 dipastikan maju menjadi Bakal Calon Anggota DPR RI melalui Partai Golkar di Daerah Pemilihan (Dapil) NTB 1 atau Pulau Sumbawa yang meliputi Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Jalur Politik yang di tapaki oleh Umi Elly Sapaan akrab Hj. Ellya Alwaini adalah kembali menapaki jejak sang Suami HML yang pernah menjadi Anggota DPR RI Dua Periode melalui Partai Golkar.

HML adalah Politisi Partai Golkar yang pernah duduk Senayan selama dua Periode, dan bahkan sampai saat inipun walau statusnya sebagai Walikota Bima tetap tercatat sebagai Politisi Handal Partai Golkar.

Majunya Umi Elly dikancah politik tentu dengan pertimbangan ingin memperjuangkan aspirasi rakyat Pulau Sumbawa.

“Mohon do’a dan dukungan masyarakat Pulau Sumbawa, insya Allah ikhtiar ini semata-mata sebuah pengabdian untuk rakyat, bangsa dan negara” ungkap Umi Elly pada Media Bimantika Sabtu 27 Mei 2023.

Dirinya maju melalui Partai Golkar semata-mata memperkuat Partai Golkar yang pada saat Pemilu 2019 lalu Partai Golkar di Dapil NTB 1 tidak mendapatkan kursi Parlemen.

Investigasi Media Online Bimantika sebelum Partai Golkar mendaftarkan nama-nama Bacalaeg semua tingkatan bahwa DPP Partai Golkar Mengusulkan Bacaleg DPR RI Dapil Pulau Sumbawa tercatat Nama Istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang juga Mantan Anggota DPR RI Dua Periode Fraksi Partai Golkar yakni Hj. Ellya Alwaini.

Selanjutnya Kakak Ipar Ketua DPD ll Partai Golkar Kabupaten Bima yang juga Bupati Bima 2 Periode, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) yakni Hj. Ferra Amelia, SE, MM.

Dan DPP Golkar Pun memasang Bacaleg lainnya yakni Ketua Umum PGRI Pusat Drs. H. Ali Rahim.

Informasi dan investigasi media Online dibenarkan oleh Sekretaris DPD ll Partai Golkar Kota Bima Tiswan Suryaningrat, SH.

“Benar mas, bahwa tiga nama itu insya Allah akan bertarung di Dapil NTB 1, dan semua berkas mereka sudah lengkap semua” ujar Tiswan saat di hubungi Media Online Bimantika Selasa 16 Mei 2023 dua hari pasca pendaftaran Bacaleg Partai Golkar seluruh tingkatan.

Ditanya soal nomor Urut ke 3 Bacaleg tersebut, Tiswan menjawab bahwa di Partai untuk pendaftaran nya berdasarkan Abjad sesuai Sprint DPP Partai Golkar Nomor 153/DPP-Golkar/lV/2023.

Tiswan ungkapkan juga bahwa Fisik boleh wanita tapi soal spirit fighting nya gak perlu di ragukan lagi,bisa kalah laki-laki.

Menurutnya Umi Eliya dan Umi Fera akan bersatu padu berjuang bersama dan merebut suara sebanyak-banyaknya menuju senayan DPR RI dari Partai Golkar.

“Walaupun dalam posisi rivalitas Insya Allah Dapil NTB 1 kedua wanita hebat ini akan beradu ide dan gagasan dalam meraih simpati masyarakat Pulau Sumbawa sehingga kita memiliki wakil rakyat yg aspiratif dan mumpuni.

“Mohon doa dan dukungan Masyarakat Pulau Sumbawa uuntuk Umi Eliya dan Umi Fera serta Bang H. Ali Rahim yang akan bertarung di Dapil NTB 1,Pulau Sumbawa” ujar Tiswan. (***)

Gus Baha : “Beragama Harus Riang Gembira”

jpn

Bimantika.net -KH Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha belakangan cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Joke-joke nya dalam berdakwah di kanal youtube selalu ditunggu-tunggu kelompok milenial Muslim dan selalu menggunakan kalimat-kalimat yang bisa dipahami semua segmen.

Setiap tayangan video yang diunggah salah satu akun jamaah pengajiannya pun mengundang ribuan dan netizen menikmatinya.

Gus Baha adalah Santri KH Maimoen Zubair selalu membanggakan Guru nya tersebut dalam setiap dakwah dan ceramahnya.

Gus Baha merupakan pendakwah yang menampilkan citra Islam yang rileks, mudah dipahami dan riang gembira.

Orang-orang yang menyimak pengajian Gus Baha cenderung riang gembira, para netizen dan pendengar menjadi lebih paham bahwa Islam yang kita anut ini sebagai agama yang mudah, agama yang tidak mempersulit hamba-Nya.

Bahkan dalam Kanal berbagai Youtube Gus Baha kerap menyebut bahwa beragama itu harus dilalui dengan rasa bahagia.

Gus Baha justru menganggap aneh jika orang yang punya Tuhan tetapi hidupnya penuh dengan emosi, sering kecewa dan terlalu serius.

Itulah sebabnya dalam setiap pengajian Gus Baha selalu terdengar dan tergelak tawa bahagia dari para jamaahnya.

Gus Baha merupakan fenomena baru dalam konteks dakwah di dunia virtual di Era Millenial ini.

Ceramah Gus Baha mampu masuk ke berbagai tingkatan dan kelas sosial sehingga sangat mudah di cerna oleh siapapun dengan latar belakang pendidikan apapun.

Tidak hanya itu, Gus Baha dan ceramah-ceramahnya mampu melampaui batas-batas ideologi dan sekat-sekat antropologis di tengah terkotak-kotaknya medan dakwah di dunia virtual.

Gus Baha di era industri Teknologi Informatika yang sangat maju ini menjadi role model seorang kiai yang bisa diterima semua pihak dengan literasi Keislaman yang sangat kuat.

Gus Baha pun bisa disebut sebagai tokoh agama, dan ulama yang memiliki literasi komplit soal Ketauhidan serta soal sosial kemasyarakatan.

Gus Baha di kanal-kanal Youtube dalam ceramahnya dengan materi-materi yang cenderung menggunakan logika Al-Qur’an dan Hadist.

Belum lagi materi cara menjadi wali dan substansial ibadah menjadi tema yang tak pernah dilepaskan oleh seorang Gus Baha dalam menyampaikan pesan pesan Ke-Agama-anya.

Mungkin bagi sebagian masyarakat awam, materi-materi dakwah Gus Baha ‘bikin mumet’. Tetapi dengan cara Gus Baha yang menjelaskan dengan gaya yang mudah ditangkap, tema-tema kelas tinggi tersebut mampu membumi dan melunak dalam pemahaman jamaah dan para pendengar setianya.

Gus Baha merupakan ulama Nahdlatul Ulama (NU) asal Nurukan, Krangan, Jawa Tengah.

Gus Baha adalah ahli tafsir yang memiliki pengetahuan yang mendalam seputar Al-Qur’an.

Gus Baha menjadi dambaan masyarakat Muslim Indonesia di tengah hiruk pikuk masalah keagamaan yang menyelimuti bangsa Indonesia.

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini seolah tidak pernah reaktif terhadap setiap dinamika yang terjadi di Indonesia.

Namun, melalui pengajian-pengajiannya di Masjid atau Mushola, Gus Baha selalu mengungkap hal-hal yang seyogyaganya menjadi solusi bagi masyarakat era sekarang dalam menghadapi fenomana hidup.

Gambaran di atas menjadi bagian terkecil yang dungkap buku ‘Islam Santuy ala Gus Baha’ yang disunting oleh M Khoirul Huda dan diedit oleh Hilmy Firdausy.

Buku ini sangat relevan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini agar tidak salah kaprah memaknai Islam. (***//Berbagai Sumber)

Bupati IDP Apresiasi Kiprah Guru Penggerak

jpn

Bimantika.net -Saat ini terdapat 168 orang guru Penggerak baik yang PNS dan non PNS yang mengabdi pada sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Bima.

“Tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia sangat besar dan kami berterima kasih atas kehadiran dan kiprah para guru yang bernaung dalam Program Guru Penggerak untuk menjawab ketertinggalan di bidang pendidikan, meningkatkan kualitas dan akses pendidikan “.

Ungkap Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) Kamis (25/5) saat memberikan sambutan pada kegiatan bertajuk “Gebyar Mei 2023” di halaman kantor Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima Godo-Woha.

Bupati Bima yang didampingi Wakil Bupati H.Dahlan M.Noer, Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek RI Putra Asga Eleveri, S.Si, M.Si, Sekretaris Daerah Drs.H.M. Taufik HAK, M.Si dan para pejabat teras Pemkab Bima menyampaikan pesan kepada para guru penggerak.

Guru penggerak lah yang menggerakkan para kepala sekolah dan mendapatkan amanah untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh.
Kehadiran guru penggerak diharapkan berdampak positif pada peningkatan secara mendasar kualitas pendidikan dan hasil pendidikan siswa didik yang ada”. Urai Bupati.

Dijelaskan Bupati, bukti nyata yang dirasakan sampai saat ini dalam rangka mengembangkan Kurikulum Merdeka adalah setelah para guru mengikuti

Program Pendidikan Guru Penggerak, Program Sekolah Penggerak, dan Implementasi Kurikulum Merdeka melalui berbagai praktik baik yang dilakukan di kabupaten bima,

Pemkab Bima telah mengangkat banyak guru penggerak sebagai pemimpin pembelajaran maupun kepala sekolah yang dapat memberikan nuansa pendidikan berdasarkan pada profil pelajar Pancasila.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah mengucapkan terimakasih kepada Balai Guru Penggerak NTB sebagai perwakilan pemerintah pusat yang selalu berkomitmen berjuang dalam membina Pemerintah Kabupaten Bima untuk melaksanakan program-program unggulan pemerintah pusat.

Bupati juga berkomitmen untuk selalu mendukung dan bekerjasama untuk mensukseskan program-program unggulan pemerintah pusat terutama Kemendikbud Ristek”. Pungkasnya. (***)

Polres Dompu Sukses Backup Eksekusi Lahan BLBI di Hu,u

jpn

Bimantika.net -Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., menyatakan apresiasi atas keberhasilan personilnya dalam memback-up proses penyitaan (baca: eksekusi) aset negara, yang berlokasi di Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu.

Proses jalannya penyitaan itu sendiri dipimpin Kapolsek Hu’u, Ipda Sumaharto, berdasarkan Sprin/265/V/PAM.3.3./2023, dengan dihadirkannya Satgas yang dibentuk oleh Menkopolhukam terkait Hak Tagih Negara atas Dana BLBI dengan dasar Keputusan Presiden RI Nomor 16 Tahun 2021 tanggal 6 Oktober 2021.

Hadir saat kegiatan antara lain Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, SIK., bersama Dandim 1614 Dompu Letkol Taufik S.Sos., Kejaksaan negeri Dompu, Tim Satgas BLBI Bareskrim Polri, Anggota Pokja Tim A Satgas BLBI, Tim KPKNL jakarta II, Tim KPKNL Bima.
8 serta para pemangku kepentingan lainnya.

“Apresiasi bagi seluruh personil pengaman, bersama Tim Satgas, berhasil menyita aset tanpa hambatan sesuai target yang ditentukan,” ungkap Kapolres usai kegiatan, Kamis (25/5/2023) sekira pukul 10.30 Wita.

Terkait kegiatan, dikonfirmasi melalui Kapolsek Hu’u menyebutkan bahwa pengamanan dilakukan berdasarkan Sprin/265/V/PAM.3.3./2023 Res Dompu, untuk mem-backup proses eksekusi aset negara, yang berlokasi di Desa Hu’u.

Pada prosesnya, Anggota dari berbagai satuan yang sebelumnya disiagakan lengkap pakaian dinas dikondisikan untuk melakukan pengamanan dengan catatan juga perlu mengutamakan keselamatan tim satgas BLBI.

Sementara saat pengamanan dimulai, sekira Pukul 09.30 wita anggota gabungan pengamanan tiba di lokasi Jalan Lintas Lakey-Dompu, Desa Hu’u dan langsung melakukan apel persiapan pelaksanaan penyitaan barang jaminan atau harta kekayaan lain obligor an. Santoso Sumali.

“Kapolres sempat menyampaikan harapan besarnya agar masyarakat Hu’u taat akan aturan sekaligus sama – sama menjaga aset negara ini,” sebut Sumaharto.

Lanjutnya, penyampaian dari satgas Gakkum Bareskrim AKBP Agus Waluyo, SIK, juga merupakan dasar atas dilakukannya penyitaan aset negara sebagaimana dimaksud.

“Satgas ini dibentuk oleh Menkopolhukam terkait Hak Tagih Negara atas Dana BLBI dengan dasar Keputusan Presiden RI Nomor 16 Tahun 2021 tanggal 6 Oktober 2021 tentang Perubahan atas Keputusan Presiden RI Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia, di mana Kapolri ditunjuk sebagai Dewan Pengawas,” papar Kapolsek mengutip penyampaian Agus, dari Satgas Gakkum.

Lebih lanjut, papar Kapolsek, berdasarkan data Ketua Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI terdapat aset negara/aset properti eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional yang berasal dari jaminan penyelesaian piutang negara debitur a.n. SANTOSO SUMALI yang terletak di Desa Huu, Kec. Huu, Kab. Dompu yang berada di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Barat.

Hal terkait juga disampaikan melalui perwakilan Satgas BLBI Swastiko Purnomo, bahwa debitur a.n. Santoso Sumali dari PT. Atlantik sudah 22 tahun debitur berhutang dan belum dibayarkan.

“Kami hadir atas kepentingan negara dalam hal mengembalikan aset milik negara, Sesuai dokumen luas bidang tanah yang di sita 100.000 m² dan akan di pasang plang,” kata Swastiko memaparkan misi kedatangannya di Desa Hu’u, Dompu.

Seluruh proses penyitaan aset jaminan oleh tim Satgas BLBI seluas 100.000 m² di Jalan Lintas Lakey-Dompu, Desa Hu’u kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu dengan titik koordinat sekitar -8.78979, 118.38253, SHGB No. 2 desa hu’u, usai dilaksanakan.

“Bahwa aset yang telah di sita akan di titipkan kepada desa setempat,” pungkas Kapolsek.(***)

Bupati IDP Serahkan Bantuan Bencana Alam Untuk 78 KK

jpn

Bimantika.net Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) Kamis (25/5) melakukan penyerahan bantuan yang bersumber dari Anggaran Tak Terduga Tahun Anggaran 2023 senilai Rp.398,5 juta. kepada para korban bencana alam.

Para penerima bantuan tersebut adalah korban bencana kebakaran angin puting beliung dan banjir yang menyebabkan kerusakan tempat tinggal dengan mengacu pada tiga kriteria tingkat kerusakan yaitu rusak berat, sedang dan rusak ringan.

Sekretaris Daerah Drs.H.M. Taufik HAK, M.Si dan Kepala Bagian Kesra Setda H. Jubair,S.Ag turut mendampingi Bupati Bima yang menyerahkan bantuan kepada 78 KK yang berdomisili di 22 Desa pada 12 Kecamatan setelah melalui serangkaian kapan verifikasi dan pengecekan proposal bantuan yang diusulkan pemerintah kecamatan dan desa.

Bupati Bima dalam sambutannya di hadapan warga penerima bantuan mengungkapkan bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa bencana.

“Bantuan disalurkan langsung ke masing-masing rekening 78 Kepala Keluarga (KK) dan tidak ada sepeserpun pemotongan bantuan para korban kebakaran.
Gunakan bantuan tersebut untuk membangun kembali fasilitas yang mengalami kerusakan dan meskipun belum sepenuhnya mampu mengganti kerugian, tapi inilah bentuk perhatian pemerintah”. Ungkap Bupati.

Menutup arahannya Bupati kembali mengingatkan warga agar terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan agar bencana yang sama tidak kembali terulang dan menyebabkan kerugian harta benda dan jiwa. (***)

Tim Puma ll Polres Bima Kota Tanggap Pelaku Curanmor, Setelah Lama Kabur ke NTT

jpn

Bimantika.net -Tim Puma ll Polres Bima Kota yang di pimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH telah Berhasil melakukan Pengungkapan dan penangkapan terhadap Pelaku Tindak pidana Pencurian Kendaraan bermotor (CURANMOR) Kamis (25/5)

Penangkapan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ B/12/VIII/2022/SPKT/NTB/Polsek Sape/ Res Bima Kota/Polda NTB Kamis 3 Agustus 2022.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU Punguan Hutahaean, S.Tr.K, S.I.K, membenarkan adanya proses pengungkapan tersebut.

Menurut Kasat Reskrim Korban atau pelapor Saiful (28 tahun) Dusun Due Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

“Sedangkan pelaku adalah FTR Laki-Laki (,24 tahun) asal Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima” ujar Kasat Reskrim.

Lanjutnya bahwa dalam proses penangkapan tersebut polisi amankan Barang Bukti (BB) Satu Unit Sepeda Motor Merk CBR  Warna Hitam Nopol: EA 2481 Y Nomor rangka MH1KCA113JK002337
Nomor mesin : KCA1E-1002198

Kasat Reskrim ungkapkan kronologis Sebelumnya Tim Puma ll telah mengamankan Satu unit Sepeda Motor Merk CBR Warna Hitam yang diduga merupakan hasil pencurian (curanmor).

Berdasarkan Laporan Polisi Polsek Sape,selanjutnya TIM melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.

Dari hasil penyelidikan TIM berhasil mendapatkan informasi terkait indentitas pelaku.

akan tetapi pengakuan pelaku bahwa dirinya mengetahui diburu oleh Tim Puma ll pelaku sempat melarikan diri ke NTT.
   

Setelah itu Tim Puma ll menerima informasi keberadaan pelaku,

Dengan adanya informasi tersebut Tim Puma ll Polres Bima Kota langsung menuju lokasi keberadaan pelaku di Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Setibanya di lokasi TIM langsung melakukan penangkapan/mengamankan pelaku FTR.

Selanjutnya TIM melakukan interogasi terhadap pelaku, dari hasil interogasi pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian (curanmor) dengan cara mencongkel Kontak Sepeda motor menggunakan obeng bersama satu orang rekanya yaitu S Alias Perkosa yang saat ini masih dalam pengejaran oleh Tim Puma ll.
   
Selanjutnya TIM menyerahkan pelaku beserta Barang Bukti kepada personel unit Reskrim Resort Bima Kota untuk ditindaklanjuti secara hukum. (***)

Gus Baha : “Salah Satu Ibadah Terbaik Adalah Bekerja”

jpn

Bimantika.net -Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha menjelaskan Rasulullah SAW dalam sabdanya menerangkan bahwa sebaik-baiknya ibadah adalah bekerja.

“Ibadah terbaik adalah bekerja, kata Nabi. Orang biar tetap kerja sesuai dengan kemampuan masing-masing dan itu ibadah yang paling utama,” ungkap Gus Baha dikutip dari YouTube Santri Gayeng, Kamis 4 Mei 2023.

Perihal bekerja ini, Gus Baha lantas mengisahkan pengalamannya ketika pergi ke pasar bersama anak-anaknya pada tanggal 2 Syawal atau sehari setelah lebaran.

“Di tanggal 2 Syawal itu sudah ada penjual ayam. Saya menangis, ya Allah tanggal 2 Syawal sudah cari uang,” kata Gus Baha.

Gus Baha kemudian bercerita, ia spontan langsung beli dagangan orang tersebut. Penjual di pasar itu ternyata mengenal dirinya. Sang penjual lalu bertanya, ”Beli berapa ayam Gus?” – “Beli dua ratus ribu,” jawab Gus Baha

Jumlah pembelian tersebut lantas membuat sang penjual terkejut dan heran, buat apa beli ayam sebanyak itu?

“Ya… dipakai untuk pelajaran,” kelakar Gus Baha.

Pengasuh Ponpes Tahfidzul Qur’an LP3IA itu menambahkan perayaan hari raya sebaiknya tidak berlangsung lama-lama karena banyak menghambat siklus perekonomian pasar. Oleh karena itu, tradisi hari raya di kediaman Gus Baha hanya pada hari pertama dan malam hari ke dua Syawal.

Gus Baha mengaku pengamalan ‘sebaik-sebaiknya ibadah’ tersebut diperolehnya dari KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen. Mbah Maimoen dengan besar kekuasaan dan pengaruhnya, ia tetap menyambung kehidupan dengan hasil kerja yakni berniaga.

Ketika makan di rumahnya, yang ia makan adalah uang hasil jualannya,” kata dia.

Gus Baha sendiri menyebut bahwa ia sering menemani Mbah Maimoen makan. Mbah Moen, lanjutnya, biasa makan lauk pecel.

“Pecel yang dijual pada santri-santrinya itu,” ucapnya.

Pengalaman ini juga ia teladani dari sang Ayah yakni KH Nursalim. Meskipun begitu besarnya ketokohan Kiai Nursalim, ketika di rumah makan sebagaimana orang biasa.

“Bapak saya juga begitu. Betapa besarnya bapak, sekalinya di rumah biasa,” tutupnya. (Sumber NuOnline)