Bupati IDP Sukses Antar Inovasi Desa Unggul, Kabupaten Bima Lolos 99 Top Inovasi Nasional

jpn

Bimantika.net -Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui Deputi Bidang Pelayanan Publik selaku Ketua Tim Sekretariat Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD tahun 2023 melalui surat nomor B 308/PP.00.05/2023 mengumumkan Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023.

Inovasi Desa Unggul (Pertanian Sensitif Gizi) Kabupaten Bima berhasil masuk nominasi setelah Tim Panel Independen (TPI) melakukan sidang pleno penentuan finalis Top Inovasi berdasarkan nominasi yang dilakukan tanggal 15 Juni 2023.

99 inovasi tersebut terdiri dari 9 inovasi Kementerian, 7 inovasi lembaga dan 1 inovasi BUMN. Di samping itu, pada kelompok umum ini terdapat 8 inovasi provinsi, 53 inovasi kabupaten dan 21 inovasi kota yang akan mengikuti tahapan berikutnya.

Keberhasilan sejumlah finalis ini setelah Tim evaluasi melakukan penilaian terhadap 2.135 proposal inovasi yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Selanjutnya penilaian tim evaluasi menghasilkan sebanyak 228 proposal nominasi finalis yang terbagi dalam dua kelompok yaitu 198 proposal kelompok umum dan 30 proposal kelompok khusus.

Inovator Desa Unggul Safriatna Ach , S.PT, MM yang juga Kabid Pemerintahan Desa pada DPMD Kabupaten Bima ini saat memaparkan perjalanan inovasi tersebut melaju hingga TOP 99 mengungkapkan, Inovasi Desa Unggul (Pertanian Rensponsif Gizi) bertujuan untuk melahirkan semua desa itu memiliki keunggulan masing masing sesuai dengan karakteristik wilayah desa.

“Tidak sulit menjadi Desa Unggul, tinggal bagaimana memoles potensi yang ada menjadi lebih baik. Inovasi ini menjadi contoh bagaimana konsep desa unggul yang akan dikembangkan oleh Pemda Bima.

Contoh yang diambil adalah bagaimana pengelolaan pertanian yang ramah lingkungan dengan pola sistem sederhana, pertanian dengan sistim pengairan tetes hemat air dan mengangkat air dari sumber air mengunakan energi melalui solar cell, petani menanam jenis tanaman yang dibutuhkan oleh masyarakat sehari hari sehingga berdampak pada penyelesaian masalah stunting yang ada di desa.

Harapan lain, dengan munculnya desa unggul, akan berdampak pada berkembangnya BUMDES, meningkatnya pendapatan asli desa (PAD) hingga berkurangnya kemiskinan”. Imbuh Safriatna.

Inovasi Desa Unggul sebelumnya masuk menjadi nominasi Top 99 bersama 3 Inovasi kabupaten Bima lainnya Gemar Literasi (Bappeda_Dikbudpora), Soba Asi (Dikbupora) dan JangkarMas (PKM Langgudu Timur), semoga Inovasi Desa Unggul maju hingga Top Terpuji 45.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M. IP (IDP) yang dikonfirmasi media Bimantika menyebutkan bahwa dampak dari Inovasi itu adalah sehat dan berkembangnya Bumdes se Kabupaten Bima. (***)

Habib Rizieq : Islam Mudah Dipahami, Allah Menghendaki Kemudahan dan Tidak Menghendaki Kesulitan

jpn

Bimantika.net -Agama Islam itu pada intinya adalah agama yang mudah, kalimat tersebut diungkap oleh Habib Rizieq dalam satu kajian sebagaimana yang dikutip oleh Media Online Bimantika.

Dalam Uraiannya, Habib Rizieq mengemukakannya sesuai dengan salah satu hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dan juga sesuai dengan firman Allah SWT yang tertulis dalam QS Al-Baqarah ayat 185.

Yang artinya Allah menghendaki kalian kemudahan dan tidak menghendaki kesulitan.

“Agama Islam itu Sangat Mudah dipahami, sangat mudah dicerna, sangat mudah diterima, dan sangat mudah untuk diamalkan, tidak memberatkan Umatnta,” jelas Habib Riziek di hadapan para jamaah.

Habib Rizieq pun menyampaikan kemudahan tersebut itulah yang kemudian dibawa oleh Baginda Rasulullah SAW untuk segenap umatnya.

Habib Rizieq memberikan contoh bahwa Sholat 5 waktu sudah mudah dilaksanakan.

“coba kalau diberikan 50 kali sebagaimana pertama kali diperintahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW?” kata Habib

Menurut Habib Rizieq bahwa Perintah untuk melakukan ibadah puasa juga hal yang mudah dilaksanakan oleh Umat Nabi Muhammad SAW.

“Ibadah Puasa itu sangat mudah dilaksanakan sebab diawali dengan bersantap sahur dan disunnahkan untuk segera berbuka saat waktunya tiba” ungkap Habib Rizieq.

Habib Rizieq dalam dakwahnya di Kanal Youtube tersebut membandingkan dengan Umat terdahulu.

“Jika dibandingkan umat terdahulu, kemudahan Islam yang dibawa oleh Baginda Rasulullah SAW juga terlihat dalam pemberlakuan syariat” demikian ujarnya.

Habib Rizieq memberi contoh dengan syariat yang diberlakukan kepada umat terdahulu, jika pakaian terkena najis maka harus dipotong atau dibuang.

“Sementara umat Nabi Muhammad SAW, najis besar sekalipun tetap bisa dibersihkan dan diberikan caranya,” terang Habib.

Contoh lain tentang syariat yang memudahkan bagi umat Nabi Muhammad SAW adalah bagaimana melakukan pertaubatan.

“Umat terdahulu, kalau punya dosa besar taubatnya itu bunuh diri, perintah Allah untuk membunuh dirinya sebagai tanda bertaubat,” terang Habib.

Sementara bagi umat Baginda Rasulullah SAW, pertobatan dilakukan dengan cara beristiqfar, menyesali perbuatan dan bertekad tidak mengulangi.

“Tapi umat nabi Muhammad SAW, sebesar apapun dosa yang dibuat, bunuh diri bukan jalan keluar,” tambahnya. (//***//Sumber: Youtube Qolbu Aswaja)

Dirintelkam Polda NTB Silaturrahin Ke Ponpes Jamaatul Ilmi, Beri Bantuan Sembako dan Sajadah

jpn

Bimantika.net -Dengan berpenampilan sederhana, Polda NTB, melalui Kanit IV Subdit V Dit Intelkam Polda NTB AKP I Nyoman Agus Sugiarta W., S.H., M.H., bertandang ke Pondok Pesantren (Ponpes) Jama’atul Ilmi Dusun Muhajirin Desa Nusa Jaya Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Senin (19/6/2023) sekira pukul 10.20 Wita.

Kedatangan AKP Agus di Ponpes tersebut di samping agenda silaturrahmi, juga sekaligus menyerahkan bantuan berupa sejumlah Paket Sembako, Karpet serta Sajadah dan diterima baik oleh pengurus ponpes yang bersangkutan.

Pada pelaksanaannya, AKP Agus menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dari Pendiri Yayasan Jamaatul Ilmi M. Kaharudin dan Pimpinan Ponpes Ustadz Juswadi Iskandar, S.Pd., serta para Pengajar.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin kami dalam rangka membangun silaturahmi dan berbagi sembako dengan Ponpes Ponpes yang ada di wilayah NTB,” ungkap Agus disela acara.

Di samping itu, Kanit juga menitipkan pesan melalui Pimpinan Pondok dan Pengajar yang ada di Ponpes Jamaatul Ilmi untuk disampaikan kepada Santri dan masyarakat sekitar agar bersama membina dan menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat walaupun sedikit dan Insha ALLAH kegiatan seperti ini akan tetap berlanjut secara bergiliran di Ponpes lainnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Pendiri Ponpes Jamaatul Ilmi tak lupa mengungkapkan rasa terima kasih kepada Polda NTB dalam kesempatan ini yang hadir dari pihak Direktorat Intelkam Polda NTB atas perhatian dan bantuannya terhadap Pondok Pesantren Jama’atul Ilmi.

“Harapan kami semoga kedepannya kegiatan seperti ini tetap terlaksana sehingga Ponpes yang ada di Dompu khususnya di Manggelewa, ada sentuhan dan perhatian dari Pemerintah,” harapnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Pendiri Ponpes, Pimpinan Ponpes Jamaatul Ilmi juga menyampaikan ungkapan terima kasih atas waktu dan kesempatan dari pihak Polda NTB dalam hal ini perwakilannya dari Direktorat Intelkam yang telah datang jauh jauh dari Mataram hanya untuk menyambung silturahmi sekaligus memberikan bantuan kepada Ponpes.

“Tidak banyak orang yang memiliki waktu dan kesempatan untuk hadir berkunjung ke Ponpes kami karena memang lokasinya dan akses jalan masuk yang belum memadai seperti lokasi Ponpes lainnya,” tandasnya.

Ia berharap, semoga niat baik yang dilakukan oleh pihak Polda NTB akan dibalas oleh ALLAH SWT dengan berjuta kebaikan.

Usai menunaikan serangkaian kegiatan pemberian Bansos berupa Sembako dan Karpet Sajadah di Pondok Pesantren Jamaatul Ilmi, Kanit Intel bersama rombongan bertolak ke Mapolres sekira pukul pukul 12.00 wita. (***)

Diperiksa Kejati NTB, Bupati IDP Sangat Kooperatif

jpn

Bimantika.net -Menyusul pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung Senin (19/6), Bupati Bima Hj.Indah. Dhamayanti Putri, SE, M. IP (IDP) memenuhi panggilan institusi penegak hukum tersebut untuk memberikan keterangan.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Bima, Suryadin, S.S, M. Si menyampaikan informasi terkait dengan proses pemeriksaan tersebut.

Menurutnya Bupati Bima menjalani pemeriksaan terkait adanya laporan dugaan penyalahgunaan Penyertaan Modal kepada BUMD 2015-2022 di Ruangan Tindak Pidana Khusus Lantai III Kantor Kejati NTB.

Tim Penyidik melakukan pemeriksaan yang berlangsung dari jam 09.30 WITA sampai dengan 16.20 WITA dimana materi pemeriksaan berkaitan dengan kebijakan yang diambil dalam periode tersebut

“Bupati sangat kooperatif menjawab beberapa pertanyaan dalam BAP dari Tim Kejaksaan Tinggi NTB”. Demikian ujarnya.

Yan sapaan akrab Suryadin menyampaikan Sebagaimana informasi yang ada bahwa Bupati Bima diperiksa terkait kasus dugaan korupsi penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bima. (***)

Era Walikota HML Pelaku UMKM Kota Bima di Bantu dan Diberdayakan

jpn

Bimantika.net -Walikota bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menghadiri sekaligus membuka acara Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kota Bima Tahun 2023 yang bertempat di halaman Kantor Walikota, Senin 19 Juni 2023.

Pada Lomba Cipta Menu B2SA 2023 tersebut, Wali Kota Bima didampingi Staf Ahli Wali Kota, Asisten, Seluruh Kepala-kepala OPD, ketua tim penggerak PKK, Kabag, Camat dan Lurah se-Kota Bima, Kepala Puskesmas se-Kota Bima.

Walikota HML dalam arahannya menyampaikan bahwa beliau selaku pimpinan daerah menyampaikan rasa syukur dapat hadir dan membuka acara lomba tersebut.

Walikota HML sampaikan rasa terimakasih kepada Universitas Nggusuwaru dan Dinas Ketahanan Pangan yang telah melakukan kerjasama dalam penyelenggaraan acara Lomba Cipta Menu B2SA.

Walikota HML menjelaskan bahwa acara tersebut berlangsung dengan dukungan anggaran sejumlah 25 juta rupiah yang diberikan untuk 41 kelurahan.

“Lomba yang diselenggarakan ini menyajikan menu-menu luar biasa yang menandakan bahwa masyarakat Kota Bima kreatif dan inovatif dalam menciptakan menu-menu makanan baru sebagai alternatif pilihan kuliner di masa sekarang dan akan datang. Dan saya sangat bangga kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam acara ini.” ucapnya

Partisipasi kelurahan-kelurahan dalam ajang seperti ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi kalangan pengusaha kuliner dalam berkreasi dan inovasi menciptakan menu.

“Oleh karena itu pemerintah daerah harus berani merespon dan menyikapi sehingga Usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Kota Bima dapat tumbuh berkembang. Apalagi Kota Bima merupakan kota jasa, kota pendidikan, dan kota yang berkolaborasi dengan pariwisata.” Ujarnya

HML berharap agar intensitas kolaborasi antara OPD-OPD terkait dengan tim penggerak PKK yang ada di tingkat kelurahan dapat terus ditingkatkan agar acara seperti B2SA dapat di adakan lagi sehingga masyarakat Kota Bima memiliki banyak alternatif menu makanan yang sehat dan bergizi baik.

HML menambahkan bahwa Kota Bima mulai dikenal publik secara luas karena Kota Bima merupakan kota yang inovatif dan kreatif menuju kota moderen dan transformatif”.

Di akhir sambutannya HM. Lutfi membeberkan bahwa UMKM yang ada di Kota Bima telah mendapatkan bantuan dari pemerintah sekitar 1,3 miliar dan akan ditingkatkan sehingga dapat menekan laju inflasi yang ada di Kota Bima. Dengan harapan keberadaan

“UMKM tersebut juga dapat menyerap tenaga kerja guna menekan angka pengangguran di Kota Bima” demikian ujar Walikota HML. (***)

Sholat Penyelamat Manusia di Akhirat

jpn

Bimantika.net -Keutamaan sholat sangatlah banyak yang menunjukan akan agungnya ibadah sholat.

Seseorang hendaknya mengenali keutamaan-keutamaan tersebut agar lebih semangat dalam menegakan ibadah sholat.

Diantara keutaman-keutamaan tersebut adalah :

Sholat merupakan cahaya dan penyelamat di hari kiamat. Barang siapa yang menjaga sholat, maka akan menjadi cahaya dan penyelamat baginya di hari kiamat. Dan barang siapa yang tidak menjaga sholat maka tidak ada baginya cahaya dan penyelamat baginya di hari kiamat.

عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَأُ الْمِيزَانَ، وَسُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَآَنِ – أَوْ تَمْلَأُ – مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، وَالصَّلَاةُ نُورٌ، وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ

Dari Abu Malik Al-Harits bin ‘Ashim Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, bersuci merupakan bagian dari iman, Alhamdulillah (segala puji milik Allah) memenuhi timbangan, Subhanallah (Maha suci Allah) dan Alhamdulillah (Segala puji milik Allah) keduanya memenuhi antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah petunjuk, sabar adalah sinar.”

عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عَمْرٍو بْنِ العَاص رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: ذَكَرَ النَّبِّي ﷺ الصَّلَاةَ يَوْمًا بَيْنَ أَصْحَابِهِ فَقَالَ: مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا، كَانَتْ لَهُ نُورًا، وَبُرْهَانًا، وَنَجَاةً مِنَ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا، لَمْ يَكُنْ لَهُ نُورُ، وَلَا بُرْهَانُ، وَلَا نَجَاةُ، وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ قَارُونَ، وَفِرْعَوْنَ، وَهَامَانَ، وأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ.

Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma berkata: Suatu hari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersama para sahabat menyebutkan tentang shalat seraya berkata: “Barang siapa yang menjaga shalat lima waktu, maka shalat itu akan menjadi cahaya, bukti dan keselamatan bainya pada hari kiamat. Dan barang siapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak mendapatkan cahaya, bukti dan juga tidak mendapatkan keselamatan. Dan pada hari kiamat, orang yang tidak menjaga shalatnya itu akan bersama Qarun, Fir’aun, Haman dan Ubay bin Khalaf.”

Demikian juga Nabi bersabda :

بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظُّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di kegelapan (misalnya untuk sholat isya dan subuh berjamaáh-pen) menuju masjid-masjid bahwa mereka mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat” (//**//berbagai Sumber)

Bolehkah Berdoa Saat Sujud Dalam Sholat ? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

jpn

Bimantika.net -Banyak yang meyakini bahwa Berdoa saat sujud saat mengerjakan Sholat sangatlah khusu’, sehingga banyak yang mempraktekannya.

Doa Pada saat sujud terakhir dalam shalat merupakan waktu mustajab atau makbulnya doa.

Saat sujud terakhir umat Islam dianjurkan memanjat doa Kepada Allah SWT.

Lantas apakah boleh berdoa pakai Bahasa Indonesia saat sujud terakhir dalam shalat dan apa hukumnya?

Sedangkan selama ini, Nabi Muhammad hanya mencontohkan dengan Bahasa Arab atau Bahasa Al Quran.

Banyak yang bertanya apakah doanya diterima atau tidak oleh Allah bahkan pertanyaan lanjutannya batalkah Sholat apabila Berdoa dengan selain bahasa arab saat sujud terakhir.

Ustadz Abdul Somad atau lebih dikenal UAS memberi penjelasan terkait dengan pertanyaan banyak kalangan tersebut

Sebagaimana diketahui, seluruh lafaz bacaan dalam shalat menggunakan Bahasa Arab.

Selain Al-fatihah dan surah-surah pendek, beberapa di antara bacaan shalat ada yang terdapat dalam ayat-ayat suci Alquran.

Hal ini mungkin menimbulkan pertanyaan dan keraguan dalam hati, apakah boleh jika doa yang dipanjatkan saat sujud dalam shalat menggunakan bahasa lain?

Berikut ini telah kami rangkum penjelasan Ustadz Abdul Somad, yang dikutip dari unggahan video YouTube Ngaji From Home berjudul ‘Bolehkah berdoa pakai bahasa indonesia ketika sujud sholat’.

Dalam video berdurasi 2 menit 30 detik yang diunggah oleh kanal YouTube Ngaji From Home, UAS menyampaikan sebuah hadist terkait berdoa saat sujud.

Hadist tersebut berbunyi:

( أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ (رواه مسلم

Artinya: Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa (Hadis Riwayat Muslim, no. 482)

UAS mengatakan, pada dasarnya tidak ada ikhtilaf atau perbedaan pendapat para ulama tentang syari’at doa dalam sujud.

Akan tetapi, ikhtilaf para ulama soal doa dalam sujud terletak pada tiga hal, yang berkaitan dengan bahasanya.

“Berdoa di waktu sujud tak ada ikhtilaf ulama disyariatkan. Dimana letak ikhtilafnya? Ada tiga,” kata UAS.

“Pertama doa berbahasa Arab, yang kedua doa yang ma’tsur. Ma’tsur itu artinya ada dalam Alquran ada dalam sunnah. Yang ketiga doa Berbahasa Indonesia,” lanjutnya.

Dan yang terakhir doa menggunakan bahasa selain Bahasa Arab, para ulama sepakat mengatakan tidak boleh.

Bahkan para ulama sepakat mengatakan, jika menggunakan bahasa selain Bahasa Arab saat berdoa dalam sujud dapat membatalkan shalat.

Itu artinya, termasuk menggunakan Bahasa Indonesia.

“Yang Berbahasa Indonesia, berbahasa asing non Arab sepakat batal. Yang berbahasa Arab ikhtilaf sebagian mengatakan batal sebagian tidak,”

Dalam video yang sama, UAS juga berbagi solusi bagi yang tidak mampu mengingat doa-doa seperti terdapat dalam Alquran, maupun yang tidak bisa berbahasa Arab.

Disampaikan UAS, bahwa boleh membaca doa saat sujud dengan menggunakan bahasa yang kita pahami.

Akan tetapi tidak diucapkan atau dilafalkan secara langsung dengan lidah.

Melainkan hanya dibacakan dalam hati saja.

“Wana’lamu maa tuwaswisu bihi nafsuh. Kami tau apa yang berbisik-bisik dalam hatimu,” terang UAS menjelaskan potongan ayat QS. Qaaf ayat 50. (***)

Sholat Merupakan Peraga Ketundukan Hamba Kepada Allah

jpn

Bimantika.net -“Di hari kiamat itu yang paling pertama dilihat adalah laporan mengenai sholat,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Dar Alquran, Prof KH Ahsin Sakho Muhammad, sebagaimana dikutip dari Harian Republika.

Kiai Ahsin mengutip hadits riwayat Abu Hurairah yang dinukilkan sejumlah imam pengarang kitab Sunan.

عن أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ : انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ”Amalan hamba yang pertama kali dihisab hari kiamat adalah sholat, jika sholat itu bagus, dia beruntung dan berhasil, jika cacat dia menyesal dan merugi. Bila sholat wajibnya tidak sempurna, Allah SWT berkata, ”Lihatlah apakah hamba-Ku punya amalan sunnah sehingga bisa menutupi amalan wajibnya, dengan demikian tertutup segala amalnya.”

Menurut Kiai Ahsin, sholat adalah tiang yang membentuk bangunan Islam bersama dengan rukun Islam lainnya. Jika satu pilarnya roboh maka bangunan tersebut juga akan turut hancur. Sholat dalam Islam memiliki kedudukan yang mulia dibandingkan dengan amal-amal lainnya.

Umat Islam tidak boleh menyepelekan amalan sholat, terutama sholat lima waktu. Sholat adalah hubungan internal antara hamba dengan Allah SWT.

“Sholat merupakan peraga yang bisa memperlihatkan ketundukan seorang hamba kepada yang menciptakannya,” ujarnya.

Kedudukan sholat lebih tinggi dari amalan lain karena terus dikerjakan setiap hari. Terlebih, jika melihat waktu-waktu sholat dirasa berat untuk mengerjakannya. Misalnya, waktu sholat Subuh saat orang-orang masih tertidur, waktu Zhuhur saat seharusnya digunakan untuk istirahat. Saat Ashar adalah waktu pulang kerja, sholat Maghrib sulit dikerjakan karena masih di perjalanan. “Memasuki waktu Isya badan sudah lelah setelah pulang bekerja,” ungkapnya.

Akhsin menegaskan, barang siapa yang bertekad melaksanakan sholat tepat waktu maka ia akan meraih keutamaan yang luar biasa. “Allah akan menganugerahkan kemampuan mengatur waktu agar tidak menunda sholat.”

Ibadah sholat merupakan ibadah yang sudah pasti bisa dikerjakan setiap Muslimin. Berbeda dengan ibadah seperti haji dan zakat yang keduanya bisa dikerjakan bila seseorang Muslim itu sudah mampu. “Maka tidak ada alasan umat Islam meninggalkan sholat,” kata mantan rektor Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) Jakarta ini.

Sholat merupakan cara umat Islam mengingat Allah SWT. Siapa saja yang mengingat Allah maka hatinya akan menjadi tenang. Selain itu, sholat juga bisa memperkuat keyakinan kepada Allah SWT. Sehingga, sholat itu sangat menentukan kedekatan hambanya dengan Allah SWT.

Orang Islam yang suka mengerjakan sholat akan berdampak kepada kehidupannya sehari-hari. “Kalau laporan sholatnya bagus maka amal-amalan lain juga akan mengikuti,” katanya.

Ahsin menjelaskan, sholat yang diinginkan oleh Allah SWT adalah sholat yang jika dikerjakan umat Islam bisa mencegah perbuatan yang keji dan mungkar. “Yang diinginkan oleh Allah itu sholat yang bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar, bukan sekadar melaksanakan sholat,” katanya. (***)

Event Teka Tambora 2023, Bupati IDP Himbau Menjaga dan Merawat Alam

jpn

Bimantika.net -Event tahunan “Teka Tambora” tahun 2023 menampilkan 19 atraksi seni dan budaya.

Seni Budaya yang ditampilkan itu berupa tarian tradisional, tarian kontemporer, drama kolosal hingga Pawai Budaya yang digelar 16 – 18 Juni 2023 yang dipentaskan sore hingga malam hari di Lapangan Desa Labuhan Kananga.

Teka Tambora tahun 2023 menampilkan beragam atraksi seni, budaya, edukasi dan jelajah alam Tambora.

Jelajah Alam Tambora yakni Pendakian Gunung Tambora yang diikuti oleh sekitar 100 orang termasuk dari peserta luar daerah (Karawang, Sumatera Barat, Bandung, Pontianak, dan Jakarta) Basarnas dan TNI-POLRI).

peserta ada dari
Pawai Budaya yang diikuti oleh 4 Paguyuban Sasak, Samawa, Bali, Flores dan Jawa.

Pameran produk UMKM, Workshop, Educamp (diikuti dari berbagai sekolah di Sanggar, Tambora, dan Dompu)

Jelajah alam bertajuk Field Trip dengan rute Labuan Kananga – Kebun Kopi – Pabrik Kopi yang dibangun Swedia Tahun 1932 – Eks perkantoran Pengelola Kopi (Uma Na’e) – Pura Umat Hindu juga menjadi agenda yang disuguhkan kepada para pengunjung.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat alam, agar Tambora mampu bersaing dengan destinasi wisata lain dengan sumber daya yang dimilikinya serta mampu untuk membawa kemajuan”. Harap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP (IDP) Sabtu Malam (17/6) saat memberikan sambutan pada puncak acara Teka Tambora di Desa Labuan Kananga.(***)

Bupati IDP Hadiri Puncak Kegiatan Teka Tambora 2023

jpn

Bimantika.net -Event tahunan “Teka Tambora” yang tahun ini mengusung tema “Akulturasi Budaya Nusantara Lingkar Tambora yang Mendunia” yang berlangsung tanggal 14 sampai dengan 18 Juni 2023 di Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP, para Asisten Kepala OPD, Kabag Lingkup Setda dan para camat.

Puncak acara diawali Pentas Lagu Kapenta Wadu dan Tarian Wura Bongi Monca dan Gantao dari Siswa-Siswi SDN Sori Panihi.

Bupati Bima dalam sambutannya dihadapan Camat Tambora Fadillah S.S, Muspika, para Kades dan masyarakat setempat memberikan apresiasi atas Suguhan event oleh Panitia Pesona Bima.

“Panggung yang berhadapan langsung dengan Pulau Satonda membawa kesan tersendiri bagi para pengunjung.

“Sukses bukan hanya soal banyaknya yang hadir, tetapi juga bagaimana konsistensi penyelenggaraan event. Salam Perdamaian Tambora Untuk Seluruh Masyarakat Dunia”. Paparnya.

Tugas bersama hari ini, tidak hanya bagaimana kejayaan Tambora di masa lalu dikenal, tetapi bisa memastikan akses untuk hadir dan melihat langsung ke kawasan Tambora

Akan banyak kemudahan yang bisa diberikan kepada masyarakat Tambora jika mampu mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik bagi siapapun yang berkunjung untuk melihat keindahan dan kemegahan Tambora”.

Terus sampaikan hal baik tentang Tambora agar orang dapat terus hadir menikmatinya”. Imbuh Bupati. (***)