IPMDN Sosialisasi Bahaya Narkotika, Pematerinya Ketua BNK dan Kasat Narkoba

jpn

Bimantika.net -Ikatan Pemuda Mahasiswa Desa Nowa (IPMDN) mengadakan sosialisasi bahaya Narkotika di Dusun Nowa, Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Pada kegiatan yang mengusung tema “Revilitalisasi Peran Pemerintah Dan Penegak Hukum Terhadap Tindak Pidana Pengguna Narkoba” ini, tampak Ketua BNK H. Syahrul Parsan dan Kasatresnarkoba Polres Dompu, Iptu Muh. Sofyan Hidayat selaku pemateri.

BAHKAN, acara yang diketuai oleh Ardiansyah, SH., ini diikuti oleh peserta yang tak kurang sekitar 50 orang, termasuk Pihak DP3A ibu. Endang PA, SH, Sabtu (2/12/2023) siang kemarin sekira pukul 14.30 Wita.

Pada pelaksanaannya, setelah Pembukaan, Pembacaan ayat suci al-qur’an, dan Sambutan ketua panitia, acara pertama yakni Penyampaian materi oleh Ketua BNK Kab. Dompu H. Syahrul Parsan, ST. MT.

Ketua BNK sekaligus Wakil Bupati Dompu ini, pada kesempatannya menyampaikan bahwa Tugas utama daripada BNK ini adalah melakukan sosialisasi terhadap pencegahan penyalah gunaan narkoba khusus kepada anak-anak.

“Ucapan terimakasih kepada panitia pelaksana telah mengadakan acara sosialisasi seperti ini, karena memang telah banyak anak-anak dari tingkat SD, SMP dan SMA dikarenakan sekali mencoba pasti akan ketagihan,” sebutnya.

Pemerintah Dompu telah mengeluarkan perda terkait dengan penyalahgunaan narkoba dan dapat melakukan cek medis di RSUD apabila tidak mampu di tanggani maka pemerintah daerah akan berkomunikasi dan mediasi dengan tempat rehabilitasi narkoba di lido biaya ditanggung oleh pihak keluarga.

“Apabila ada perubahan sikap dan prilaku anak dengan ciri-ciri berdiam diri dan suka melamun maka patut kita sebagai orang tua wajib menanyakan hal tersebut agar cepat keluar dari lingkaran terabut, kemudian memberikan kesibukan positif seperti mengaji, mencari pekerjaan rutin yang positif,” paparnya.

Sementara giliran materi oleh Kasat Narkoba Polres Dompu Iptu Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos., juga menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiatifnya mengadakan kegiatan yang sangat positif ini.

“Tentunya dalam rangka juga membantu kami tugas kami dari BNK juga kepolisian sebagai penegak hukum kegiatan ini akan dilaksanakan secara periodik bukan hanya di desa Nowa saja namun seluruh desa-desa di kabupaten Dompu,” jelasnya.

Penyalahgunaan narkoba adalah tugas kita bersama Kenapa mata bilang nggak tugas kita bersama karena yang paling besar peran dalam penyalahgunaan narkotika ini adalah orang tua.

“Kami baru 2 minggu bertugas sebagai Kasat Narkoba Polres Dompu dan alhamdulillah sudah beberapa kali melakukan pengungkapan,” jelas Kasat.

Ia juga jelaskan, bahwa Narkoba adalah zat-zat alami maupun kimiawi yang apabila di masukan kedalam tubuh baik secara oral (minum, hirup, hisap dan sedot) maupun secara injeksi /suntikan dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan dan perilaku seseorang, jenis-jenis narkoba.

“Yaitu Ganja, yang menyebabkan pengunaanya ingin makan terus serta membuat perasaan tenang,” ungkapnya.

Sementara jenis lainnya, Sabu, menyebabkan penggunaanya kuat dan merasa kenyang ditambah Ecstasy, jenis ini sering digunakan di tempat hiburan malam, Tembakau Cap Gorilla, membuat penggunanya berhalusinasi, Flakka, membuat pengguna jadi seperti zombie, serta Jamur tahi sapi.

Kegiatan berakhir pukul 17.50 wita berjalan aman dan lancar. (***)

Panah Liar Berujung Blokir Jalan, Pelaku Ditangkap Tim Jatanras Polres Dompu

jpn

Bimantika.net -SEORANG Mahasiswi diketahui bernama Horiyatun Khogiza (18) asal Lingk. II, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, jadi korban aksi brutal seorang remaja inisial (MA) alias Cabul (17) asal Lingkungan 4, Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Dompu

Akibatnya, tak hanya luka panah dialami korban, aksi “Kurang Ajar” remaja ini memicu reaksi keras pihak keluarga korban sehingga melakukan aksi pemblokiran jalan.

Untungnya, gerak cepat Tim Jatanras Polres Dompu, dipimpin Kasat Reskrim Polres, Iptu Ramli, SH., berhasil meringkus terduga dan langsung digelandang ke Mapolres Dompu.

Terkait kejadian, dikonfirmasi melalui Kapolsek Dompu, Ipda Arif Syarifuddin, SH., menyebutkan bahwa insiden berawal ketika korban menggunakan Sepeda motor jenis Vario warna hitam, hendak pulang menuju rumahnya di Dorotangga.

“Tepat pertigaan Jalan Beringin Korban sempat berhenti sejenak karena banyak kendaraan segerombolan anak-anak muda yang menggunakan Sepeda motor Vixion bergoncengan dua orang, Sepeda motor NMAX bergoncengan dua Orang dan menggunakan Sepeda motor Honda Vario yang berpapasan dengan Korban,” ujar Kapolsek.

Sesaat setelah itu tiba-tiba Pelaku melepas panah membabi buta sehingga mengenai Korban tepat  pada leher bagian tonggorokan dan tidak lama Korban terjatuh dan teriak minta tolong pada warga sekitar dan sesat setelah itu para pelaku langsung melarikan diri.

“Sedang Korban langsung di bawa ke RSUD Dompu untuk dilakukan penanganan medis,” sambung Kapolsek.

Tak berhenti di situ, atas kejadian itupun pihak keluarga korban, bereaksi dan langsung melakukan aksi pemblokiran jalan menuntut agar pelaku panah liar segera ditangkap.

Atas informasi tersebut, Polsek Dompu turun melakukan penggalangan dengan keluarga korban agar menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti aksi pemanahan tersebut.

“Sekitar pukul 23.30 wita atas penyampaian Kapolsek Dompu dapat diterima oleh keluarga korban dan massa aksi membuka jalan kemudian membubarkan diri,” ungkap Kapolsek.

Lebih lanjut, pada Minggu (3/12/2023) sekitar Pukul 03.30 Wita Team Jatanras Polres Dompu mengamankan pelaku Pemanahan di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Dompu.

Dengan mengantongi Laporan Polisi Nomor : LP/B/210/XII/2023/SPKT/Res Dompu/POLDA-NTB, Tim Jatanras memburu pelaku sekaligus mengamankan 1 (satu) buah Ketapel Panah terbuat dari besi.

Penangkapan terduga pelaku, dibenarkan Kasatreskrim, Iptu Ramli, SH., yang menyebutkan bahwa erdasarkan Laporan kejadian tersebut, Tim Jatanras Polres Dompu langsung melakukan penyelidikan terkait pelaku, barang bukti, dan memeriksa saksi-saksi disekitar tempat kejadian.

“maupun bukti-bukti petunjuk lainnya untuk membuat terang peristiwa atau kejadian tersebut dan dari hasil penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi tersebut tim mendapatkan petunjuk dan informasi bahwa terduga pelaku yakni MA Als Cabul,” beber Kasat.

Mendapat keterangan terkait terduga, tim mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku sedang berada di rumah temannya di Kelurahan Monta Baru.

“Tidak menunggu lama tim langsung bergerak menuju ke Kelurahan Monta Baru guna menangkap terduga MA alias Cabul ini,” terang Kasat.

Saat diintrogasi pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan Pemanahan di depan Hotel Adiyaksa tersebut, baru kemudian terduga digelandang di bawa ke Mako Polres Dompu untuk di proses hukum lebih lanjut. (***)

LSM Kipang NTB : Kontraktor Jembatan Sondosia “Buta Huruf” Soal Konstruksi

jpn

Bimantika.net -Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kipang NTB, Budiman, SH menilai kontraktor pekerja jembatan Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima “buta huruf soal Konstruksi”.

“Karena tidak mengertinya konstruksi pekerjaan jembatan sehingga proses finishing nya lamban dikerjakan” ujar Dalbo Sapaan akrabnya

Menurut Dalbo Pekerjaan paket proyek jembatan sondosia menyisakan cerita pilu yang membuat wargA masyarakat Bima aktivitasnya lumpuh total.

Akibat pekerjaan Jembatan yang sampai Awal Desember 2023 ini belum rampung hingga membuat arus lalulintas lumpuh total.

Jembatan penghubung jalur Negara Lintas Sumbawa inipun adalah jembatan Utama penghubung utama dari Bima menuju Kota Mataram NTB.

“Bukan saja arus lalulintas yang lumpuh total, tapi efek dari semua iti Lumpuh total semua aktivitas perekonomian dan juga aktivitas sosial kemasyarakatan” ungkap Dalbo pada Media Online Bimantika Minggu (3/12/2023).

Mestinya Jembatan itu selesai tepat di Akhir November 2023 sebelum memasuki puncak musim hujan dengan anggaran yang cukup fantastis.

“Ini adalah proyek terburuk sepanjang sejarah yang merusak dimensi sosial ekonomi warga Kabupaten Bima dan berimbas pula ke warga Kota Bima” ungkapnya.

Masih menurut Dalbo Pekerjaaan Jembatan Sondosia yang berlokasi di Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima menjadi sorotan publik secara meluas.

Pekerjaan yang menelan anggaran ratusan milyar itu menyisakan berbagai persolan karena pekerjaan tersebut hingga awal Desember 2023 belum sampai 50% dikerjakan oleh pihak kontraktor.

Pihak kontraktor dalam action nya dinilai lamban mengerjakan paket proyek tersebut.

Lebih jauh Dalbo menjelaskan bahwa pihak kontraktor enggan membuat jalan alternatif yang representatif untuk dilewati oleh pengguna jalan.

“Jalur Jembatan Sondosia itu jalur negara, maka seharusnya kontraktor pelaksana dalam mengerjakan proyek itu harus membuat jalan alternatif yang memadai” ungkapnya.

Menurutnya jalan alternatif yang dibuat oleh pihak kontraktor di samping jembatan yang sedang diperbaiki itu sangat tidak layak di lalui oleh pengendara karena rawan tergelincir masuk sungai.

“Model jalan alternatif hanya dengan cara timbun dengan lebar empat meter lalu di lubangi dibawahnya untuk alur air sungai sangat berbahaya bagi para pengendara, apalagi di musim hujan saat ini” ujarnya.

Terbukti hari ini Sabtu 2 Desember 2023 salah satu Kendaraan Fuso yang melintasi jalan alternatif samping jembatan Sondosia itu tergelincir.

“Ini kondisi yang sama sekali tidak dihitung oleh kontraktor pelaksana, mestinya ada persiapan jalan alternatif yang memadai yang tidak membahayakan para pengguna jalan” ungkapnya.

Ia berharap pekerja jembatan Sondosia memikirkan keselamatan jiwa pengendara yang melintasi jalan alternatif yang tidak memadai itu.

“Jalan alternatif sangat tidak memadai, ini kontraktor nya tidak mampu memikirkan jiwa pengguna jalan, hanya memikirkan keuntungan saja” urainya.

Tergelincirnya Fuso di Jalan alternatif Jembatan Sondosia tidak menelan Korban jiwa.

Diakhir Wawancara, DPW LSM Kipang NTB Budiman ,SH meminta kepada Penjabat (Pj) Gubernur NTB dan Sekda NTB jangan hanya menilai kinerja kontraktor di ruangan saja.

“Tapi harus melihat kondisi riil di lapangan dan turun kebawah turun cek kondisi jembatan itu” Desaknya. (***)

Kapolres Bima Tegaskan Polisi Harus Jaga Netralitas dan Tidak Boleh Terlibat Politik Praktis

jpn

Bimantika.net -Karendal OPS mantap Brata Rinjani 2023-2024 Polres Bima Polda NTB AKP Iwan Sugianto pimpin apel persiapan personel dalam rangka pengamanan pemilu 2024.

Apel tersebut dilaksanakan di lapangan apel Mapolres Bima Sabtu (2/11/23) sekira pukul 08.00. WITA Kemarin.

Karendal OPS mantap Brata AKP Iwan Sugianto yang juga menjabat sebagai Kabag OPS Polres Bima melalui Kastgas humas Iptu Adib Widayaka menyampaikan pemahaman akan aturan dalam pesta demokrasi dalam tahapan pemilu personel diharapkan dasar hukum yang mengatur pengamanan tahapan pemilu.

Untuk itu Ia mengatakan, Pentingnya menjalin sinergitas dengan penyelenggara Pemilu seperti. KPU, Bawaslu serta stakeholder terkait lainnya.

Ditekankannya, seluruh personel polres Bima agar menjaga netralitas menjadi hal yang utama dalam menjalankan tugas.

Sementara itu Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, SIK., melalui Kasatgas humas Iptu Adib Widayaka yang terpenting seluruh personel polres Bima harus menjaga Netralitas dan tidak boleh terlibat dalam bentuk apapun terkait pemilu.

“Tugas kita sudah jelas yakni menjaga keamanan sehingga Kondusifitas wilayah kabupaten Bima tetap terjaga selama penyelenggaraan pemilu mendatang” Tegas Kapolres mengutip Adib. (***)

HM Rum : Program “Jum’at Salam” Ikhtiar Mendalami Keluhan Rakyat

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT mengikuti acara Program “Jumpai Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan Masyarakat”.

Program ini dikenal dengan atau biasa dikenal denhan “Jum’at Salam” yang digaungkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi.

Lalu Gita dan HM Rum menemui warga masyarakat di Kantor Kelurahan Matakando Kota Bima (2/12/2023).

Program Jum’at Salam yang dicanangkan oleh Penjabat Gubernur NTB ini dilaksanakan di seluruh Kabupaten dan Kota se Propinsi Nusa Tenggara Barat.

HM. Rum mengucapkan terima kasih kepada Penjabat Gubernur NTB yang memilih Kota Bima sebagai lokasi program Jum’at Salam.

H. Rum mengatakan program ini luar biasa sekali manfaatnya bisa bertatap muka dan bersilaturrahim secara langsung dengan warga masyarakat.

“Dengan Program ini kita dapat mengetahui lebih detail keluhan dan persoalan serta kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat secara langsung” ungkap HM Rum.

HM Rum berharap kegiatan ini berdampak positif untuk pertumbuhan ekonomi di Kota Bima.

“Dan semoga ekonomi arus bawah meningkat, geliat ekonomi bisa tumbuh dan bangkit hingga pada akhirnya inflasi pun dapat ditekan” harap HM Rum.

Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi menyampaikan Program Jum’at salam merupakan program pemerintah provinsi NTB.

Ia berharap dengan program Jum’at Salam ini dapat menyelesaikan persoalan ditengah masyarakat serta memberi solusi bagi warga masyarakat itu sendiri.

Lalu Gita menyampaikan bahwa jelang Pemilu Legislatif dan Pilpres 2024 yang digelar Bulan Pebruari 2024 dimaknai dengan Pesta Demokrasi Damai.

“Mari tetap jaga tali persaudaraan, berbeda pilihan adalah demokrasi” ajak Lalu Gita.

Menurutnya bahwa semua kita adalah saudara yang tidak perlu persoalkan beda pilihan dalam Pemilu 2024.

“Saya ajak kita semua walau pilihan berbeda-beda, kita semua adalah saudara, perbedaan adalah persatuan,” demikian ujar Lalu Gita.

Program Jum’at Salam dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Sosial kerjasama Dinas Sosial Propinsi NTB dengan Dinas Sosial Kota Bima.

Bantuan sosial itu berupa kursi roda anak 4 buah, alat bantu dengar bagi lansia serta 50 paket sembako.(***)

Warga Ntobo Minta Waduk, HM Rum Tindak Lanjuti 2024

jpn

Bimantika.net -Hari Sabtu 2 Desember 2023 Penjabat (Pj) Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dan Penjabat (Pj) Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT Menyapa warga masyarakat Kota Bima.

Setelah menyapa masyarakat di Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda Kota Bima, Lalu Gita sapaan akrab Pj Gubernur NTB dan HM Rum Sempatkan diri menyapa masyarakat di Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba Kota Bima.

Kelurahan Ntobo adalah salah satu Kelurahan Sentra Tenun yang masyarakatnya 95% mayoritas bertenun.

Selebihnya warga setempat berprofesi bercocok tanam dan berkebun.

Beragam corak dan model produk Tembe Nggoli Ntobo telah berhasil masuk pasar regional bahkan pasar nasional, dan ini menjadi sebuah home industri bagi warga Ntobo.

Terbukti, pada acara Kenari Fashion Show dan Kenari Fashion Street yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi NTB di Mataram pekan lalu,

Salah satu Sentra Tenun Yuyun UKM Dina Kelurahan Ntobo berhasil mendapat perhatian dari masyarakat,

Sebanyak 500 tenun laku terjual. Sebagian besar yang laku terjual adalah bahan baju Galendo dan Tembe Nggoli.

Walaupun demikian, para pelaku tenun di Kota Bima masih membutuhkan peran dan upaya dari pemerintah agar membuka peluang pasar seluas-luasnya bagi pengrajin tenun.

Atensi pemerintah diperlukan sehingga dapat mewujudkan kemandirian masyarakat dalam meningkatkan pendapatan ekonomi.

HM Rum mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB yang telah banyak berkontribusi bagi pengembangan Sentra Tenun di Kota Bima.

Ia mengaku bahwa Ntobo memang salah satu sentra tenun yang ada di Kota Bima yang produknya bisa dikirim keluar daerah.

Sementara untuk bantuan permodalan pihaknya sudah membangun kerjasama dengan pihak Bank di Bima melalui program KUR.

“Perajin tenun cukup menyediakan proposalnya untuk mendapatkan modal di Bank, jaminannya cukup dari Pemkot Bima, tidak perlu lagi masyarakat jaminkan sertifikat tanah atau agunan berbentuk lain,” tutupnya.

Masyarakat yang hadir di kegiatan Jumat Salam terlihat antusias dan menyambut dengan hangat orang nomor satu di NTB tersebut.

Hadirnya Lalu Gita dan HM Rum tidak menjdikan warga Masyarakat menyampaikan aspirasinya.

Dan pada Petinggi Kota Bima dan Petinggi NTB itu rakyat mengusulkan perbaikan 2 waduk sebagai sarana irigasi pertanian yang saat ini kondisinya perlu diperbaiki.

Atas aspirasi yang disampaikan oleh warga masyarakat itu, HM Rum Pada Media Bimantika menyampaikan akan menindaklanjutinya.

“InsyaAllah akan kami Tindak Lanjut Tahun 2024 Satu waduk sepertinya” ujar HM Rum. (***)

Universitas Terbuka Gelar Sosialisasi Prodi Ilmu Pemerintahan Bagi Perangkat Desa

jpn

Bimantika.net -Untuk mendorong peningkatan kapasitas aparatur Pemerintahan di tingkat desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bima bekerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) Mataram Sabtu (2/12) menghelat Sosialisasi bagi Calon Mahasiswa Baru Program Ilmu Pemerintahan bagi Perangkat Desa Se-Kabupaten Bima.

Kegiatan berlangsung lancar dan sukses di Aula DPMD Kabupaten Bima.

Kegiatan itu dihadiri oleh Bupati Bima yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Fatahullah, S.Pd.

Dalam arahannya mengungkapkan, Sosialisasi ini sangat penting dalam membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh perangkat desa, baik Kepala Desa, aparatur dan juga bagi Ketua BPD dan seluruh anggotanya untuk bisa Kuliah di Universitas Terbuka ( UT ) Mataram dan bisa meraih gelar sarjana.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat langka, dimana Aparatur Desa dan BPD, bisa meraih gelar sarjana dengan berkuliah di Universitas Terbuka, tanpa meninggalkan tugas sehari-hari sebagai aparatur desa“. Ungkap Fatahullah.

Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Bima, ia menyampaikan terima kasih kepada Universitas Terbuka Mataram yang telah mengadakan acara sosialisasi ini.

Karena sebagimana kita ketahui bahwa perguruan tinggi ini memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam meningkatkan sumber daya manusia perangkat desa.

Pasalnya, perangkat desa saat ini dituntut untuk meningkatkan kapasitas SDM yang unggul.

“Pemerintah daerah mendukung penuh peningkatan kualitas aparatur desa dengan memberikan kesempatan kuliah di UT Mataram dan memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa yang berprofesi sebagai perangkat desa.” Terangnya dihadapan Direktur UT Mataram, Heriyanto, S.IP., M.M dan Kepala Bidang Pemerintahan Desa Safriatna.

Sementara itu, Direktur Universitas Terbuka Mataram, Heriyanto, S.IP., M.M, mengatakan, pemilihan Universitas Terbuka (UT) menjadi tempat para perangkat desa ini untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang dalam program beasiswa itu,

Dikarenakan proses perkuliahan yang bisa dilakukan jarak jauh sehingga mahasiswa tidak perlu meninggalkan tugasnya sebagai Kepala Desa dan Perangkat Desa.

UT Mataram sendiri telah bekerjasama dengan Kementerian Desa dan Kementerian Dalam Negeri, dalam mensosialisasikan program ini,

Dengan tujuan memberikan kesempatan kepada perangkat desa, seperti kepala desa, perangkat desa, ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa, pengelola BUM Desa, pendamping desa, dan pegiat desa lainnya untuk mengejar pendidikan formal hingga tingkat sarjana, S2, dan S3.
Kepala desa yang mengambil studi S1 ilmu pemerintahan di UT Mataram akan dibebaskan 17 mata kuliah atau sekitar 45 Sistem Kredit Semester (SKS).

Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding mahasiswa S1 pada umumnya yang harus menempuh 149 sks.

“Karena seorang kepala desa secara keilmuan mereka sudah memahami, karena ilmu tersebut sudah dipraktekkan, maka sudah sepantasnya ada pembebasan mata kuliah,” terang Heri.

Acara di akhiri dengan penyerahan cinderamata dari Direktur UT Mataram, Heriyanto, S.IP., M.M, kepada Asisten 1 Setda Kabupaten Bima, Fatahullah, S.Pd. (***)

Fuso Tergelincir di Jalan Alternatif Jembatan Sondosia, Kontraktor Disorot

jpn

Bimantika.net -Pekerjaaan Jembatan Sondosia yang berlokasi di Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima menjadi sorotan publik.

Pekerjaan yang menelan anggaran ratusan milyar itu menyisakan berbagai persolan karena pekerjaan tersebut hingga awal Desember 2023 belum sampai 50% dikerjakan oleh pihak kontraktor.

Pihak kontraktor dalam action nya dinilai lamban mengerjakan paket proyek tersebut.

Sumber media Bimantika menilai bahwa pihak kontraktor enggan membuat jalan alternatif yang representatif untuk dilewati oleh pengguna jalan.

“Jalur Jembatan Sondosia itu jalur negara, maka seharusnya kontraktor pelaksana dalam mengerjakan proyek itu harus membuat jalan alternatif yang memadai” ungkapnya.

Menurutnya jalan alternatif yang dibuat oleh pihak kontraktor di samping jembatan yang sedang diperbaiki itu sangat tidak layak di lalui oleh pengendara karena rawan tergelincir masuk sungai.

“Model jalan alternatif hanya dengan cara timbun dengan lebar empat meter lalu di lubangi dibawahnya untuk alur air sungai sangat berbahaya bagi para pengendara, apalagi di musim hujan saat ini” ujarnya.

Terbukti hari ini Sabtu 2 Desember 2023 salah satu Kendaraan Fuso yang melintasi jalan alternatif samping jembatan Sondosia itu tergelincir.

“Ini kondisi yang sama sekali tidak dihitung oleh kontraktor pelaksana, mestinya ada persiapan jalan alternatif yang memadai yang tidak membahayakan para pengguna jalan” ungkapnya.

Ia berharap pekerja jembatan Sondosia memikirkan keselamatan jiwa pengendara yang melintasi jalan alternatif yang tidak memadai itu.

“Jalan alternatif sangat tidak memadai, ini kontraktor nya tidak mampu memikirkan jiwa pengguna jalan, hanya memikirkan keuntungan saja” urainya.

Tergelincirnya Fuso di Jalan alternatif Jembatan Sondosia tidak menelan Korban jiwa. (***)

Polres Bima Gencar Pengamanan Obvit Jelang Pemilu 2024

jpn

Bimantika.net -Unit Pengamanan Obyek Vital ( Pam Obvit ) Sat Sabhara Polres Bima melaksanakan Patroli rutin ke Obyek -obyek Vital Nasional yang berada di Wilayah Hukum Polres Bima Polda NTB.

Jum,at (01/12/23) Sekira Pukul 08.00.Wita Pagi kemarin unit pengamanan obyek vital Sabhara Polres Bima menggelar Patroli PAM Obvit di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

“pengertian Pam Obvit adalah, segala usaha, pekerjaan dan kegiatan dalam rangka pencegahan penangkalan dan penanggulangan serta penegakan hukum terhadap setiap ancaman dan gangguan keamanan yang ditujukan kepada Obyek Vital Nasional / Obyek Vital lainnya”Ungkap Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, SIK Sebagaimana diulas kasi humas Iptu Adib Widayaka.

Tujuannya adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jasa penerbangan di Bandara SMS Bima serta mencegah terjadinya berbagai gangguan Kamtibmas di Area Bandara di Bulan Ramadhan Imbuhnya.

Kegiatan ini juga untuk memastikan keamanan di bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima menjelang penyelenggaraan pemilu serentak 2024 yang sudah memasuki tahapan.

Dalam kegiatan tersebut , Tim PAM Obvit mengecek tempat pemeriksaan Internal maupun eksternal di Bandara Muhammad Salahuddin Bima.

“Inti dari patroli yang dilakukan oleh Unit PAM Obvit Sat Sabhara Polres Bima adalah Terciptanya rasa aman dan tertib para pengguna Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin dan Terciptanya keamanan dalam lingkungan Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.Kata Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, SIK., sebagaimana diulas kasi humas Iptu Adib Widayaka.

Kegiatan tersebut dikendalikan langsung oleh kasat Sabhara polres Bima Iptu Muhtar.,(***)

8 Ekor Kambing Mati Disambar Petir, Penggembala Warga Sanolo Dievakuasi Polisi

jpn

Bimantika.net -Personel Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB bantu evakuasi korban yang tersambar petir Jum,at (01/12/23) sekira pukul 14.00. siang kemarin.

Kejadian yang menimpa SB (L/15) Warga Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima itu berawal dirinya menggembala kambing di so watasan gunung Sanolo.

Kronologi Awalnya SB setelah sholat jum,at berangkat untuk menggembala kambing yang berjumlah 10 ekor di gunung Sanolo dan terjadi hujan deras disertai petir.

Karena hujan deras yang disertai dengan petir SB berteduh dibawah pohon guna menghindari hujan.

Namun nahas saat berteduh SB tangan kanannya terkena Sambaran petir dan kedelapan kambing miliknya tewas ditempat.

Personel Polsek Bolo yang mendapatkan informasi itu langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP),

dan mengevakuasi korban ke RS Sondosia untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.IK melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka membenarkan adanya kejadian tersebut.

Sebagai informasi kata Adib, Nyawa korban terselamatkan dan saat ini di rawat di RS Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.(***)