Satu Lagi Terduga Pelaku Asusila Asal Kalampa Serahkan diri Ke Mapolsek Woha

jpn

Bimantika.net -Ketiga terduga pelaku asusila asal Desa Kalampa Kecamatan Woha Kabupaten Bima akhirnya diamankan Oleh personel Polsek Woha Polres Bima Polda NTB.

Sebelumnya terduga pelaku bejat IM dan MF ini diserahkan oleh Pihak keluarganya ke Mapolsek Woha.

Dan tidak lama kemudian pada Rabu malam (12/06/24) sekira pukul 22.00. terduga pelaku yang ke-tiga berinisial YA (L/24) yang juga warga desa Kalampa ini kembali diserahkan oleh Pihak keluarganya ke Mapolsek Woha.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Abdul Malik SH pada Kamis (13/06/24).

“Benar ketiganya sudah kami amankan dan saat ini menjalani pemeriksaan oleh penyidik PPA” Katanya.

IM,MF dan YA diringkus karena diduga kuat melakukan perbuatan asusila dan ke-tiga diamankan di Mapolres Bima untuk diproses hukum lebih lanjut. (***)

Dua Dari Tiga Pelaku Asusila Asal Kalampa Ditangkap Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Woha

jpn

Bimantika.net -Dua dari tiga terduga pelaku asusila berhasil diamankan oleh personel Polsek Woha Polres Bima Polda NTB.

Terduga pelaku bejat itu masing-masing berinisial MF (L/18), YR (L/18) dan IM (L/18/ ke-tiga nya merupakan warga Desa Kalampa Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Ketiganya pelaku bejat ini diduga melakukan Asusila terhadap bunga nama samaran pada Selasa (11/06/24) sekira pukul 23.50. WITA.

Nasib nahas yang menimpa bunga/ samaran itu berawal korban bersama ketiga terduga pelaku menkonsumsi minuman keras di salah satu halaman rumah/kediaman terduga pelaku YR.

Akibat menenggak minuman keras tersebut korbanpun mabuk,dalam keadaan mabuk,korban di bawa oleh para pelaku naik keatas rumah panggung dan ketiga terduga pelaku yang tidak bermoral ini secara bergiliran melakukan perbuatan bejat itu.

Keesokan harinya pada Korban dan pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Woha.

Menindaklanjuti laporan itu Kapolsek Woha memerintahkan Unit Intelkam dan Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan dan segera meringkus para terduga pelaku bejat itu.

Tidak lama kemudian salah satu terduga pelaku MF dan IM berhasil diringkus dan diserahkan ke Penyidik PPA Mapolres Bima.

Sebagai informasi Korban dan para pelaku merupakan teman dan saat ini MF menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik PPA Mapolres Bima.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kapolsek Woha AKP Sudirman SH.

“Dua terduga pelaku sudah kami amankan sedakan rekannya sampai saat ini masih kami buru”. Tegasnya.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar ikut membantu pihak kepolisian agar para terduga pelaku secepatnya di ringkus.

“Informasi kan kepada kami dan kami akan tindak lanjut namun masyarakat tidak dibenarkan untuk main hakim sendiri”. Tutupnya.(***)

j

Pj Walikota HM Rum ; Kita Ciptakan Proses Belajar Yang Inspiratif dan Menyenangkan

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum hadir dalam acara Festival Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan di SDN 61 Karara, Kota Bima.

HM Rum Didampingi oleh Kadis Dikpora, Inspektur Kota Bima,Kesbangpol Kota Bima , Babinsa, OPD yang mendapat Undangan, dan lurah.

Acara ini juga dirangkaikan dengan penamatan siswa kelas VI, yang menandai kelulusan mereka dari jenjang sekolah dasar. Rabu,12 Juni 2024.

Dalam sambutannya, Ir. H. Mohammad Rum , MT menegaskan pentingnya menjaga dan mengawasi anak agar terhindar dari hal-hal yang berbahaya bagi pertumbuhannya ,

Menurut HM Rum bahwa peran orang tua sangat vital dalam menjaga dan mengawasi pertumbuhan anak dan begitupun dengan dilingkungan sekolah.

Dengan terealisasinya kurikulum merdeka yang di adakan oleh SDN 61 karara ini bisa menuntun para muridnya untuk lebih berkreatif, inovatif belajar sambil menuangkan ide dan gagasannya.

“saya merasa bangga kepada para murid yang memiliki kelembutan hati, menjaga nilai ketaqwaan sebab letak kebahagiaan orang tua terletak pada anak yang bisa berbakti kepada kedua orang tua” ujar HM Rum.

Festival Kurikulum Merdeka di SDN 61 Karara menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, seperti pameran karya siswa, pertunjukan seni, dan lomba-lomba yang bertujuan untuk mengembangkan bakat dan potensi siswa.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga guru dan orang tua, yang berperan aktif dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.

Selain itu, penamatan siswa kelas VI menjadi momen yang sangat emosional bagi para siswa dan orang tua.

Para siswa menerima sertifikat kelulusan dan penghargaan atas prestasi yang telah mereka raih selama belajar di SDN 61 Karara.

Beberapa siswa juga menampilkan bakat mereka melalui pertunjukan seni, yang menambah kemeriahan acara tersebut.

PJ Walikota Bima berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di sekolah-sekolah lain di Kota Bima.

“Melalui festival dan kegiatan edukatif seperti ini, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan inspiratif bagi anak-anak kita. Semoga para lulusan SDN 61 Karara dapat melanjutkan pendidikan mereka dengan semangat dan tekad yang kuat,” tambahnya.

Acara ini diakhiri dengan foto bersama antara PJ Walikota, para siswa, guru, dan orang tua, yang menandai kebersamaan dan komitmen bersama dalam mendukung pendidikan yang lebih baik di Kota Bima. (****)

Pj Walikota HM Rum : Kita Cetak Generasi Qur’ani Menuju Masyarakat Madani

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. Mohammad Rum.,MT menghadiri acara wisuda Tahfidz Akbar yang diadakan oleh Pondok Pesantren Ash- Shiddiqyah Kota Bima dengan dihadiri oleh sejumlah Tokoh masyarakat, Para santri serta Pimpinan dan Pengurus Pondok pesantren Ash- Shiddiqyah Kota Bima.

Pondok Pesantren Ash- Shiddiqyah Kota Bima telah dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan agama yang konsisten dalam mencetak generasi penghafal Al-Quran.

Dalam sambutannya, HM Rum menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi para santri yang berhasil menghafal Al-Quran. Beliau Ingin para wisudawan dapat terus menjaga dan mengamalkan ilmu yang telah mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari.

“Insya Allah ke depannya kami akan fasilitasi generasi penghafal alquran 30 Juz dengan memberikan Bantuan Beasiswa gratis, Kita ingin mencetak generasi di Kota Bima ini menjadi Generasi emas dengan mengamalkan Al-Qur’an menuju masyarakat yang madani”. Ujarnya

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Bima mengajak seluruh masyarakat Kota Bima untuk mendaftarkan anak-anaknya ke Pondok Pesantren sehingga ke depannya Kota Bima banyak mencetak Generasi Hafidz Al-Quran.

Selain memberikan sambutan, Pj Wali Kota juga berkesempatan untuk menyerahkan penghargaan kepada para wisudawan terbaik.

“Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi para santri lainnya untuk terus berprestasi dalam menghafal dan memahami Al-Quran” ujarnya. (***)

Pj Walikota HM Rum : Eksistensi MPP Pertanda Kota Bima Yang Maju dengan Layanan Prima

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, ir. H. Mohammad Rum, MT benar-benar tulus dan profesional mengelola pemerintah Kota Bima menuju Kota Maju yang Religius.

HM Rum menyampaikan bahwa Mal Pelayanan Publik (MPP) yang saat ini dimiliki Kota Bima bila dibandingkan dengan sarana dan prasarana MPP di Kota Mataram dan MPP di Praya tidak kalah jauh dengan MPP Kota Bima.

“Ini adalah sebuah kemajuan signifikan dan tentunya ini akan mempercepat proses layanan perijinan di Kota Bima” ungkap HM Rum saat meninjau progres kesiapan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bima sebelum dilaunching.

Kehadiran Pj Walikota HM Rum didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, bertempat di Eks Kantor PLUT Kota Bima, Rabu (12/6/2024).

HM Rum mengaku, Kota Bima membutuhkan banyak usaha dan investasi sehingga membutuhkan sistim pelayanan yang prima dan profesional.

Menurut HM Rum nvestasi akan jalan ketika dimudahkan perijinannya, murah dan prosesnya cepat.

“Ini merupakan salah satu metode untuk mendapatkan pelayanan perijinan yang gratis dan cepat dengan cara mendukung Mal Pelayanan Publik Kota Bima” ujar HM Rum.

“Malahan ada layanan yang sudah berjalan, ini luar biasa. Sehingga sudah tidak ada lagi banyak kantor dan banyak meja, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh dan berpindah-pindah tempat, cukup di satu tempat semua layanan ada di satu tempat,” ujarnya.

“Sekali lagi, ini salah satu metode saya memudahkan layanan perijinan investasi di Kota Bima menuju Kota Bima Yang Baru dan Maju,” tegas HM Rum.

Mal Pelayanan Publik Kota Bima terisi sejumlah organisasi perangkat daerah dan badan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Seperti BPJS Ketenagakerjaan, DPMPTSP, dinas Koperindag, Badan POM, Dukcapil, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, BPKAD, dinas Pertanian, dinas Pariwisata, Pajak, Badan Pertanahan Nasional dan BPJS Kesehatan.

“Inilah Kota Bima Baru yamg Maju Kotanya, Semua layanan masyarakat ada pada satu tempat” demikian Ungkap HM Rum. (****)

Pemkot Bima Sidak Pasar Amahami, Pantau Harga Bahan Kebutuhan Pokok

jpn

Bimantika.net -Rabu 12 Juni 2024, Pemerintah Kota Bima melalui Kepala Bidang Industri dan Perdagangan (Kabid Indag) Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kota Bima dan Kepala bulog cabang Bima memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke pasar modern Amahami Kota Bima.

Sidak ini bertujuan untuk memantau harga bahan kebutuhan pokok dan memastikan stabilitas harga di pasar.

Dalam briefing sebelum sidak, Kabid Indag menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk mengantisipasi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat dan Sidak ini juga sebagai upaya untuk mencegah praktik-praktik yang merugikan konsumen,” ujarnya.

Berikut rincian harga kebutuhan pokok yang ditemukan selama sidak, Beras premium: Rp 15.000/kg, Beras ketan: Rp 23.000/kg, Tomat: Rp 10.000/kg, Cabe rawit: Rp 40.000/kg, Cabe keriting: Rp 40.000/kg, Bawang merah: Rp 30.000/kg, Bawang putih: Rp 40.000/kg, Telur (1 krat, Bali): Rp 62.000, Ayam ras: Rp 40.000/kg, Daging sapi: Rp 120.000/kg

Kabid Indag juga mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar dan memastikan stok barang tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kita akan terus memantau perkembangan harga dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar,” tambahnya.

Sidak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kota Bima dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok.

Kabid Indag berharap, dengan adanya pengawasan rutin, kondisi pasar dapat tetap kondusif dan harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Turut hadir dalam sidak ini, Perwakilan Kejaksaan Negeri Bima, Satpol PP Kota Bima, Bagian Ekonomi Setda Kota Bima, Inspektorat Kota Bima dan Kepala OPD terkait. (****)

Berkekuatan Hukum Tetap, Lahan Milik Eks Bupati Lobar Dieksekusi PN Mataram

jpn

Bimantika.net -Lahan berstatus Hak Milik atas nama eks Bupati Lombok Barat Periode 2008-2009, H. M Izzul Islam yang berada di Desa Lingsar Kecamatan Lingsar Lombok Barat seluas 2,6 hektare akhirnya dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Mataram, Rabu (12/6/2024).

H. M Izzul Islam digugat oleh pemilik lahan yang sebenarnya yakni I Gusti Ayu Mas Candrawati pada tahun 2017 yang lalu.

I Gusti Ayu mempunyai alas hak yang jelas dari perolehan yang diperoleh dari Bibiknya dibuktikan dengan Pipil. Serta SK pengembalian lahan dari Pemda Lombok Barat pada 2021 yang lalu.

Proses eksekusi lahan tersebut berjalan alot dan dikawal oleh puluhan anggota Polres Kota Mataram.

Salah satu bangunan yang ada di lahan tersebut pun dirobohkan atas perintah PN Mataram karena sudah berkekuatan hukum tetap.

Pengacara penggugat, Kurniadi SH MH, menjelaskan, persoalan tersebut digugat tahun 2017, lahan tersebut sudah disertifikasi dengan nomor 3002 bersatu SHM atas nama HM Izzul Islam pada sekitar tahun 2006.

“Atas dasar tersebut berdasarkan bukti yang kuat yang dimiliki klien kami berita acara pengembalian tanah dari Pemda Lombok Barat, sehingga kami menggugat nya,” kata nya.

Sebelumnya, lahan milik I Gusti Ayu ini adalah tanah pecatu yang dipinjam oleh Pemda Lombok Barat. Namun sekitar tahun 2021 ada SK pengembalian dari Pemda Lombok Barat yang keseluruhan nya sekitar 11 hektare, namun yang menjadi objek sengketa yang dieksekusi saat ini baru 2,6 hektare.

Namun entah bagaimana, lahan milik I Gusti Ayu tersebut disertifikat diam-diam tanpa sepengetahuan dari pemilik nya.

“Kami menggugat SHM atas nama Izzul Islam, sejak 2017 sampai dengan tingkat PK, putusan positif gugatan kami dikabulkan,” katanya.

Kurniadi menjelaskan, bukan hanya Izzul Islam saja yang dihadapi, namun ada 94 orang yang ternyata sudah membeli lahan tersebut kepada Izzul Islam.

“Ada 94 pecahan sertifikat dan sumber perolehannya dari sertifikat induk yang terbit atas nama Izzul Islam dan sudah kami kalahkan hingga tingkat PK,” jelasnya.

Jika 94 orang yang telah memiliki sertifikat itu meminta pertanggungjawaban, maka letak pertanggungjawaban hukumnya yakni ada pada siapa yang menjual lahan tersebut.

Kurniadi juga mengungkapkan bahwa dasar perolehan klien nya atas lahan tersebut yakni atas pemberian dari Bibiknya yang dibuktikan dengan Pipil atas nama Nengah Tirta dan I Made Oka.

“Klien kami juga memperjuangkan agar tanah yang dipinjam oleh Pemda ini dikembalikan dan telah terbit SK pengembaliannya sejak tahun 2021,” Katanya.

Saat ditanya, apakah proses pidana akan dilakukan, Kurniadi mengatakan, masih memikirkan terlebih dahulu. Namun yang terpenting, kata Kurniadi, adalah semua proses dari persidangan dan telah inkrah serta sudah dieksekusi oleh PN Mataram.

Kurniadi berharap, kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat untuk lebih hati-hati kemudian menerbitkan, memproses serta harus dilakukan croscek terlebih dahulu sehingga tidak menjadi polemik di masyarakat.

Salah satu anak dari penggugat, yakni I Gusti Agung Bagus Udayana, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak termasuk kepada Aparat Kepolisan dari Polres Mataram dan PN Mataram yang telah membantu hingga proses eksekusi ini berjalan lancar.

Ia juga berharap kepada BPN agar lebih berhati-hati menerbitkan sertifikat sehingga tidak menjadi seperti saat ini. (***//sp)

Pj Walikota HM Rum Ajak Perbaiki Kualitas Iman Melalui Upaya Memakmurkan Masjid

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kota Bima menggelar pengajian umum di Masjid Agung Al Muwahiddin Kota Bima pada hari Selasa 11 Juni 2024.

Acara ini dihadiri Oleh Pejabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kota Bima beserta jajarannya, camat, lurah se-Kota Bima, serta masyarakat jamaah Masjid Agung Al Muwahiddin.

Pj Walikota HM Rum menegaskan pentingnya memperbaiki kualitas iman masyarakat melalui upaya intens untuk memakmurkan masjid.

“Masjid bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan pendidikan bagi umat. Dengan memakmurkan masjid, kita dapat meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujar HM Rum.

HM Rum menekankan bahwa upaya memakmurkan masjid harus dilakukan secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Kita perlu bergandengan tangan untuk memastikan masjid kita hidup dengan kegiatan keagamaan yang berkesinambungan, termasuk pengajian, diskusi agama, dan kegiatan sosial lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut HM Rum menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini

HM Rum Memberi Ketegasan bahwa Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bertujuan memakmurkan masjid.

“Kami akan memastikan bahwa fasilitas dan dukungan yang dibutuhkan oleh masjid-masjid di Kota Bima tersedia dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” tegasnya.

Pengajian umum ini juga diisi dengan ceramah agama yang mengangkat tema pentingnya iman dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana memakmurkan masjid dapat menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas hidup beragama.

Ceramah ini disampaikan oleh seorang ulama terkemuka dari Kota Malang yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Ad Dakwah Kota Malang, yang mengajak jamaah untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan masjid dan menjadikannya sebagai pusat pembinaan iman dan syariat Islam.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat jamaah Masjid Agung Al Muwahiddin.

Salah seorang jamaah, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya agar kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan.

“Pengajian seperti ini sangat bermanfaat bagi kami” ujarnya.

Selain menambah ilmu, juga mempererat tali silaturahmi antar warga dalam bingkai ukhuwah Islamiah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan frekuensinya,” ungkap jamaah Masjid Al Muwahiddin Kota Bima.

Dengan diadakannya pengajian umum ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memakmurkan masjid semakin kuat, sehingga dapat bersama-sama membangun Kota Bima yang religius dan harmonis. (***)

Pj Walikota Bima HM Rum : Ilmu Dibarengi Akhlak Membawa Rahmat

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT menghadiri Festival Kurikulum Merdeka 2024 yang diselenggarakan oleh SMP IT Insan Kamil Kota Bima.

Acara yang digelar di Paruga Nae Convention Hall ini mengusung tema “Bersama Ciptakan Pembelajaran Berkualitas Melalui Kurikulum Merdeka”.

Pj Walikota HM Rum memberikan apresiasi yang tinggi terhadap prestasi para siswa serta dedikasi para guru dan pengajar dalam mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di SMPIT Insan Kamil.

HM Rum menekankan pentingnya peran guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Festival Kurikulum Merdeka ini bukan hanya menjadi ajang untuk menunjukkan hasil karya dan prestasi siswa, tetapi juga sebagai bukti nyata dedikasi para guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang efektif. Saya sangat mengapresiasi usaha keras seluruh pihak yang terlibat,” ujar HM Rum.

Lebih lanjut HM Rum menyampaikan bahwa beliau sangat mendukung eksistensi SMP IT Kota Bima dalam mengawal terwujudnya generasi Kota Bima yang berilmu dan berakhlak baik.

“Ilmu yang dibarengi dengan akhlak yang baik akan membawa Rahmat dan keberkahan bagi setiap sendi kehidupan masyarakat Kota Bima dan hal ini juga sangat dibutuhkan dalam menciptakan generasi Emas Indonesia 2045,” tegas H. Mohammad Rum.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak termasuk siswa, orang tua, serta pengajar dari SMPIT Insan Kamil. Berbagai kegiatan ditampilkan, mulai dari pameran hasil karya siswa, pentas seni, serta atraksi ketangkasan yang diperankan para siswa SMPIT Insan Kamil. Festival ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kota Bima untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran.

Dengan terselenggaranya Festival Kurikulum Merdeka 2024 ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kota Bima dapat terus meningkat dan mampu menghasilkan generasi yang berkompeten dan siap menghadapi tantangan global terutama dalam menyongsong era Indonesian Emas 2045.

Lulusan SMP IT Insan Kamil Tahun Pelajaran 2023/ 2024 merupakan lulusan ke III dan berjumlah 42 orang lulusan.

Sementara pengajar di SMP IT Insan Kamil sebagian besar berasal dari Kota Bima dan bergelar Magister di bidangnya masing-masing. (***)

Cita-cita Mulia Pj Walikota HM Rum Lahirnya Generasi Pencinta Al-Qur’an di Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Penjabat (PJ) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum MT, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kelurahan di Kelurahan Kolo, Yang Kemudian di lanjutkan dengan Penutupan MTQ di tingkat kelurahan Jatibaru, pada hari Senin, 10 Juni 2024.

Dalam sambutannya, H. Mohammad Rum menyampaikan beberapa hal penting terkait upaya Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di Kota Bima.

“Kita sangat bangga dan berbahagia melihat banyaknya para hafiz Al-Qur’an yang muncul dari berbagai kalangan usia. Untuk itu, kita ingin para hafiz Al-Qur’an ini kita berikan beasiswa. Kalau kita memberi kemuliaan kepada hafiz Al-Qur’an ini, insya Allah akan ada keberkahan di daerah kita, Pendidikan yang baik untuk para hafiz adalah investasi berharga bagi masa depan kita, karena mereka adalah penjaga kemuliaan Al-Qur’an,” ungkapnya

Selain itu, HM Rum mengungkapkan guru ngaji juga harus menjadi perhatian penting, karena guru ngaji adalah pilar penting dalam pendidikan agama, mereka adalah para pembimbing yang membentuk karakter generasi penerus.

“Saya ingin menekankan pentingnya perhatian kita terhadap para guru ngaji, kita ingin guru ngaji diberikan insentif bulanan. Kalau tidak ada guru ngaji saya yakin dan percaya semua kegiatan MTQ tidak akan ada, oleh karena itu, kita akan kolaborasi untuk memikirkan bagaimana nasib guru ngaji kita di Kota Bima ini,” tandas HM Rum

Rangkaian acara pembukaan MTQ di Kelurahan Kolo diwarnai dengan berbagai penampilan seni Islam, seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari setempat dan lantunan shalawat yang diiringi dengan rebana.

Setelah pembukaan di Kelurahan Kolo, PJ Wali Kota Bima juga menghadiri acara penutupan MTQ di Kelurahan Jati Baru. Acara penutupan ini ditandai dengan pengumuman pemenang di berbagai kategori, serta penyerahan piala dan hadiah kepada para juara.

Dalam pidatonya saat penutupan, HM Rum mengucapkan selamat kepada para pemenang dan mengapresiasi semangat semua peserta yang telah berpartisipasi.

“Saya berharap agar MTQ ini dapat terus memotivasi kita semua untuk mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Acara penutupan di Kelurahan Jati Baru juga dihadiri oleh para pejabat Pemerintah Kota, tokoh masyarakat, dan sejumlah undangan lainnya. Selain pengumuman pemenang, penutupan MTQ ini dimeriahkan oleh penampilan kelompok marawis dan penyerahan hadiah doorprize kepada hadirin.

Kegiatan MTQ di kedua kelurahan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di kalangan masyarakat dan mempererat tali persaudaraan antar warga.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bima dalam menggalakkan syiar Islam dan mencetak generasi yang cinta Al-Qur’an. (“””””)