Pj Walikota Bima HM Rum Konsisten Ikhtiar Penuhi Air Bersih, Sarana Air Bersih di Panggi di Perbaiki

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT konsisten memperhatikan kebutuhan dasar warga masyarakat Kota Bima terkait dengan penyediaan air bersih.

“Kita terus berikhtiar dan berkhidmat untuk urusan kebutuhan dasar rakyat kota Bima, tentu dengan step by step” ujar HM Rum.

Konsistensi itu ditandai dengan adanya Respon cepat atas laporan warga Kelurahan Panggi mengenai kerusakan pompa air.

Atas keluhan tersebut UPTD Air Bersih Bidang Cipta Karya PUPR Kota Bima langsung bergegas perbaiki kerusakan tersebut, Rabu (19/6).

Kepala UPTD Air Bersih Syarifudin menyampaikan, sekitar dua pekan yang lalu, warga menginformasikan bahwa pompa air di Kelurahan Panggi sudah tidak berfungsi, sehingga air tidak bisa mengalir dengan maksimal.

Menindaklanjuti laporan itu, pihaknyapun merespon dengan baik dan turun memperbaiki pompa air tersebut.

Didalam sumur terdapat dua komponen yang penting untuk dirawat dan dijaga dengan baik, komponen itu adalah pompa dan mesin. Dalam hal ini, mesinnya yang rusak dan sudah diperbaiki.

“Mesinnya yang rusak dan alhamdulillah sudah diperbaiki. Airnya pun sudah mengalir dengan baik dan sudah bisa dinikmati oleh warga” Ungkapnya

Sementara itu Kabid Cipta Karya Muhammad Sahwan menegaskan bahwa UPTD Air Bersih akan selalu siap siaga untuk merespon setiap laporan kerusakan sumur bor di tiap titik. Sehingga masyarakat tidak kesulitan air dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami akan selalu merespon cepat jika ada laporan kerusakan pompa atau mesin dalam sumur bor,” Tegasnya. (***)

Polsek Bolo Imbau Warga Jaga Kamtibmas Jelang Tahapan Pilkada

jpn

Bimantika.net -Menjelang pelaksanaan Pemilukada Polsek Bolo Kabupaten Bima gencar melaksanakan patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) dengan cara memberikan himbauan Kamtibmas dan menyisir Wilayah Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kapolsek Bolo Iptu Nurdin mengatakan, kegiatan ini bertujuan menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif saat menjelang dihelatnya Pemilihan Kepala Daerah dan menghimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dengan selalu memperhatikan keamanan dan keselamatan diri sendiri dan keluarga.

“Selain melaksanakan patroli ke tempat-tempat rawan dan ramai juga diberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak mudah termakan berita hoaks dan berita negatif dengan adanya perbedaan pilihan saat masa kampanye Pilkada saat Nantinya”, ujar Kapolres.

Dijelaskannya patroli Polsek menyisir ke beberapa titik keramaian antara lain di Pasar Malam Desa Timu dan SPBU Desa Timu.

Patroli yang diawaki oleh empat personel dan dikendalikan oleh Kapolseknya Iptu Nurdin tersebut dilakukan secara mobile pada (18/06/24) sekira pukul 20.00. WITA

Kegiatan tersebut kedepannya akan tetap dilaksanakan demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang tahapan Pilkada.

Tujuannya agar pada pelaksanaan pilkada nantinya berjalan dengan lancar dan damai Tutupnya. (***)

Satlantas Polres Bima Patroli Pengamanan Malam Hari, Antisipasi Tindak Kejahatan

jpn

Bimantika.net -Demi terciptanya Kamseltibcar lantas di di wilayah hukumnya personel Satlantas Polres Bima Polda NTB  melaksanakan pengamanan rawan malam.

Kegiatan itu berlangsung pada Selasa malam (18/06/24) sekira pukul 19.00. WITA dikendalikan oleh Kasatnya Iptu Rizal Penghutan Sipayung S Tr.K.,

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K., melalui Kasat Lantas Iptu Rizal Penghutan Sipayung S. Tr. K., mengatakan Pam rawan malam adalah kegiatan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas di beberapa titik rawan kemacetan dan kecelakaan saat malam hari.

Sebagai wujud pelayanan Prima anggota Satlantas Polres Bima melaksanakan pengaturan dan pemantauan lalu lintas serta membantu penyeberangan. masyarakat saat melintas. Anggota

“secara bergilir sesuai dengan jadwal dan piket yang telah ditentukan wajib melaksanakan pelayanan pam rawan malam”. Kata Kapolres.

Selain untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sebagai pengguna jalan di wilayah Kota Kabupaten Bima kehadiran anggota Kepolisian di jalan raya pada malam hari juga bertujuan untuk mencegah niat dan kesempatan pelaku tindak pidana Tutupnya. (***)

Langkah Antisipatif, Polsek Madapangga Gelar Patroli Pengamanan Wisata

jpn

Bimantika.net -Pemandian alam terbuka yang berlokasi Desa Ndano di Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima merupakan salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi pengunjung.

Dihari ke-dua libur Idul Adha Wisata alam terbuka Madapangga dipadati pengunjung wisatawan lokal.

Untuk itu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung personel Polsek Madapangga Polres Bima Polda NTB diterjunkan ke lokasi wisata tersebut.

Sejumlah personel Polsek Madapangga yang dikendalikan oleh Kapolseknya Ipda Kader itu melakukan patroli pengamanan Pada Selasa (18/06/24) sekira pukul 13.00. WITA.

Kegiatan itu bertujuan untuk meminimalisir dan mencegah terjadinya kasus 3C, Premanisme dan lainnya yang mengganggu kenyamanan masyarakat yang menikmati liburan.

Ditempat terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preemtif Kepolisian Resor Bima dan Polsek jajaran dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menikmati liburan.

Dalam pelaksanaannya tim patroli juga menghimbau kepada para pengunjung agar menjaga kebersihan serta melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindakan kriminal.(***)

Menuju Kota Baru Bersama Pj Walikota Bima

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT memiliki Tagline KOTA BARU Menuju Kota Bima Bersih, Aman, Religius dan Unggul.

Tagline ini tentu lahir dari Pj Walikota Sang Engineering sejati sesuai dengan latar pendidikan yang di tempuhnya.

Tingkat Pendidikan berlatar belakang D3 di ITS Surabaya dan dilanjutkan S1 Teknik Sipil Muhammadiyah Mataram serta Magister (S2) Teknik Sipil Unissula Semarang menjadikan Aji Rum Sapaan Akrabnya memiliki planning jadikan Kota Bima “Kota Baru”.

Media Online Bimantika Selasa 18 Juni 2024 berbincang Khusus dengan Aji Rum soal landasan dan tatanan Kota Baru.

Menurutnya Sifat dan ciri dasar sebuah kota dikatakan maju apabila Bersih lingkungannya.

“Agama pun mengajari untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan” ungkap Aji Rum

Dalam bincang santai itu, Aji Rum menjelaskan bahwa Dalam ajaran sunnah dan hadis, Nabi Muhammad SAW sering menekankan pentingnya kebersihan.

“Rasulullah menyatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, dan bahwa Allah SWT mencintai orang-orang yang bersih dan rapi” bebernya.

Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan dalam setiap aspek kehidupan kita.

Menjaga kebersihan juga merupakan bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain.

Dalam Islam, setiap individu memiliki martabat yang tinggi, dan menjaga kebersihan adalah salah satu cara untuk memelihara martabat tersebut.

Dengan menjaga kebersihan, kita menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menghargai diri kita sendiri dan lingkungan sekitar.

Sebagai khalifah di bumi, umat Islam memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam semesta yang diciptakan oleh Allah SWT.

Salah satu cara untuk melaksanakan tanggung jawab ini adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan alam sekitar kita. Dengan tidak membuang sampah sembarangan dan merawat lingkungan, kita dapat menjaga keindahan dan kelestarian bumi yang menjadi amanah dari Allah SWT.

Ciri kedua sebuah kota itu maju adalah Aman. Aman untuk ditempati oleh warga masyarakat dan siapapun yang datang berkunjung ke Kota Bima.

“Investor tidak akan pernah ragu berinvestasi pada daerah yang Aman dalam pengertian yang lebih luas” ujar Aji Rum.

Lanjutnya bahwa sebuah daerah maju di tandai dengan Religiusitas ditengah pluralitas berbangsa dan bernegara.

“Religius secara luas adalah saling hormat satu sama lainnya dalam berkeyakinan serta toleransi antar satu sama lainnya baik yang berkeyakinan sama maupun beda keyakinan” ujar Aji Rum.

Yang terakhir adalah ikhtiar dalam menciptakan generasi Unggul di segala dimensi hidup dan kehidupan.

HM menyebutkan bahwa dalam membangun generasi unggul merupakan tugas semua pihak secara utuh dan menyeluruh.

“Membangun generasi unggul ini harus terlibat semua pihak untuk berkolaborasi dan tentunya disesuaikan dengan kondisi zaman sesuai dengan pesan Rasulallah dalam petunjuknya” ujar Aji Rum.

Aji Rum membeberkan menyebut setidaknya ada tiga cara dalam membangun generasi unggul.

Pertama sejak dini menciptakan generasi unggul itu harus unggul dalam moral dan spiritualnya.

“Moralitas dan akhlak menjadi suatu hal yang harus diperlukan dalam membangun generasi unggul” ujarnya.

Kedua, menurut Aji Rum bahwa generasi unggul harus menguasai ilmu pengetahuan.

“Sangat jelas dala Al-Quran, bahwa yang akan diangkat derajatnya yakni orang yang beriman dan memiliki ilmu pengetahuan” ungkap Aji Rum.

Lanjutnya bahwa Orang Islam harus menguasai ilmu yang dibutuhkan untuk kehidupan baik di dunia lebih-lebih di akhirat kelak.

“Kalau kita tertarik di bidang IT, kuasai dan buat ilmu itu bermanfaat untuk orang banyak dalam persoalan IT, itu salah satu contoh kongkritnya,” beber Aji Rum.

Terkahir menurut Aji Rum bahwa generasi unggul harus memiliki peran sosial kemasyarakatan yang signifikan di lingkungannya.

“Dengan peran aktif yang signifikan itulah makna terdalam dari manusia yang bermanfaat bagi masyarakat luas di sekitarnya” kata Aji Rum.

Aji Rum berkesimpulan bahwa generasi unggul adalah generasi solutif.

“Solutif itu adalah Kita bagian dari solusi kehidupan, bukan bagian dari problematika hidup dan kehidupan,” Demikian ujar Aji Rum menjelaskan. (***)

Pj Walikota Bima Bantu 500 Juta Pacuan Kuda, “Kedepan Ditambah 1 Milyar”

jpn

Bimantika.net -Persatuan. Olahraga Berkuda (PORDASI) Kota Bima sedang mempersiapkan secara matang pelaksanaan pacuan kuda tradisional Walikota Bima Cup 2024 .

Perbaikan lintasan atau arena perlombaan sudah mencapai 95 persen, baik lintasan maupun kebutuhan umum sebut saja kotak start, pagar lintasan dalam dan luar, perataan lintasan, data Juki, dan kesiapan pemilik kuda sendiri termasuk pengurusan ijin Polda NTB.

Rekomendasi dari berbagai unsur telah dipegang mulai dari rekomendasi lurah sambinae, camat, mpunda, Polsek Rasanae Barat, pernyataan orang tua Juki, pordasi kota bima dan rekomendasikan dari Pak Kapolres Kota Bima semua sudah terpenuhi.

“Insya Allah dalam waktu dekat ijin resmi dari Polda NTB akan keluar” ungkap ketua panitia pelaksana Ihwansyah, SE.

Lanjutnya Panitia pelaksana Pacuan Kuda Kota Bima sedang melaksanakan pendaftaran dan pengukuran kuda yang sudah dimulai pada tanggal 12 Juni tgl 17 dan 18 Juni 2024.

“Rabu 19 Juni dilanjutkan kamis sebagai penutupan pendaftaran dan pengukuran kuda” ujarnya.

Sampai saat ini sekitar 450 ekor kuda Sudah melakukan pendaftaran dan pengukuran yang tersebar di 15 kelas.

“Ada 15 kelas yang kami pertandingkan yaitu kelas TK, OA, OB, THA, THB, TUNAS A, TUNAS B, TUNAS C, DEWASA A,B,C,D,E,F, dan Dewasa G” Ungkap OGO sapaan akrab ketua panitia.

Sementara itu ketua Pordasi kota bima. Sudirman DJ, SH menambahkan Kejuaraan berkuda tradisional ini memperebutkan Piala Tetap Bapak Walikota Bima.

Dengan hadiah yang cukup fantastis untuk tahun 2024 ini sebesar 500 JT rupiah.

“Insya Allah perwakilan Pordasi NTT akan ikut ambil bagian pada pelaksanaan pacuan kali ini” ujar DJ Sapaan akrabnya.

Ketua Pordasi Kota Bima yang akhir-akhir ini dikabarkan akan meramaikan kontestan Pilkada Kota Bima berpasangan dengan petahana HM.Rum walikota Bima saat ini optimis pacuan kuda kota bima akan berjalan lancar sesuai dalam rencana.

Penjabat (Pj) Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT peduli pada pelestarian budaya Pacuan Kuda Kota Bima.

Bentuk kepedulian HM Rum adalah membantu pelaksanaan pacuan kuda dengan anggaran 500 juta rupiah.

“Saat ini saya selaku Pj Walikota Bima hibahkan 500 juta untuk pelaksanaan pacuan kuda, ke depan kita naikkan satu Milyar” ujar HM Rum pada media Bimantika Selasa 18 Juni 2024.

HM Rum menyebut bahwa pacuan kuda adalah warisan leluhur orang Bima yang harus menjadi atensi dan tentu nya di lestarikan.

“Kita bangga dengan warisan leluhur kita oleh karena itu generasi kita dan generasi yang akan datang tentu tugasnya untuk melestarikan warisan budaya ini” ujar HM Rum.

Lanjut HM Rum bahwa disisi lainnya, keberadaan Pacuan Kuda akan menggeliatkan ekonomi arus bawah.

“Dengan Adanya Event Pacuan Kuda di Kota Bima tentu Efek nya adalah adanya geliat ekonomi arus bawah para pelaku UMKM akan mengambil tempat tersendiri dalam arena pacuan kuda” ujarnya.

Secara historis bahwa Pacuan Kuda atau Pacoa jara alias pacoa jara mbojo bukan merupakan hal yang baru bagi masyarakat pribumi pulau Sumbawa, tradisi ini telah dilakukan sejak berabad-abad lalu khususnya oleh masyarakat beretnis Bima dan Sumbawa.

Pacoa jara mengalami revitalisasi masif utamanya sejak tahun 1800-1900an. Bermula dari komandan kavaleri Kesultanan Bima yang bergelar Bumi Jara Nggampo menyeleksi kuda untuk Kesultanan sebagai kuda perang.

Cara yang dilakukan adalah kuda-kuda diadu kekuatan dan kecepatannya di pinggir pantai.

Sejak saat itu, tradisi pacoa jara mulai dikenal dan hidup di tengah-tengah Masyarakat Bima sebagai suatu olahraga pacuan kuda tradisional yang rutin diadakan setiap tahun.

Masyarakat Suku Mbojo di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), secara historis gemar berkuda. Pada massa kesultanan, kuda dimanfaatkan sebagai alat transportasi untuk mengangkut hasil bumi, bahkan menjadi kendaraan perang pasukan berkuda di Istana Bima.

Sejak Abad XII Masehi, kuda asal Bima sudah tersohor di Nusantara. Saat itu, para pedagang dari berbagai penjuru datang membeli kuda Bima, kemudian dijual di negeri asalnya untuk dijadikan tunggangan para raja, bangsawan, dan panglima perang.

Raja-raja dan panglima perang Kerajaan Kediri, Singasari dan Majapahit, dalam buku Negarakertagama karangan Mpu Prapanca, juga selalu memilih kuda Bima untuk memperkuat armada kavalerinya. (***)

Polsek Donggo Bagikan Daging Qurban Secara Door to Door

jpn

Bimantika.net -Polsek Donggo Jajaran Polres Bima Polda NTB pada Hari Raya Idul Adha  melaksanakan pemotongan hewan qurban di halaman Mako Polsek Donggo Senin (17/06/24) sekitar pukul 11.00. WITA

Pemotongan hewan qurban berupa 1 ekor sapi jantan tersebut dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M dan menyambut Hari Bhayangkara ke 78 Tahun 2024.

​Usai dilakukan penyembelihan dibantu warga setempat, daging qurban tersebut langsung dibagi bagikan oleh Kapolsek Donggo Iptu Nazaruddin bersama Anggota kepada masyarakat Desa Doridungga, O,o Mpili dan Desa Mbawa Kecamatan Donggo Kabupaten Bima.

Ditempat terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas iptu adib Widayaka mengatakan daging qurban dibagikan kepada warga kurang mampu ,dan pembagian daging korban itu  dibagi secara merata bagi yang betul- betul  berhak menerimanya.

“Pemotongan sapi qurban dan pembagian daging  adalah wujud kepedulian Polri kepada warga masyarakat untuk bersama-sama merayakan Hari Raya Idul Adha tahun ini, khususnya warga kurang mampu,” tambahnya.

Untuk memastikan pembagian daging kurban tepat sasaran dilakukan secara door to door

“Dan semoga apa yang kita lakukan bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi Nilai ibadah dihadapan Allah SWT” Tutupnya. (****)

Bupati IDP Shalat Idul Adha di GOR Semangka Sape

jpn

Bimantika.net -Pada perayaan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1445 Hijriyah yang bertepatan dengan 17 Juni 2024, jajaran Pemerintah Kabupaten Bima melaksanakan shalat Id di dua tempat yaitu di GOR Mini Semangka Kecamatan Sape yang dihadiri oleh Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE.M.IP (IDP) dan GOR Mini Talabiu Kecamatan Woha yang dihadiri Wakil Bupati H.Dahlan M.Noer.

Bupati Bima yang hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi S.IP, M.IP, anggota DPRD Dapil Sape-Lambu, Unsur Forkopimda, para Staf Ahli, Kepala OPD, pejabat struktural dan fungsional unit kerja di lingkungan pemerintah pada shalat Ied yang dipandu Imam Ustadz Muhaymin Quraisin dan Khatib Ustadz Subhan H. Ismail, S.Pd. menyampaikan beberapa amanat.

Di hadapan Camat Sape Muhammad Akbar SP,M.Si, unsur Muspika, para kepala desa, alim ulama dan seluruh elemen di Kecamatan Sape,

Bupati menghimbau para jamaah shalat Id agar menjiwai semangat berkurban sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim As dan Putranya Nabi Ismail As, sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT.

Menutup sambutannya Bupati IDP mengajak umat Islam mendoakan para Jemaah Haji Kabupaten Bima,

“Mari kita berdoa semoga keluarga dan kerabat yang saat ini tengah berada di Tanah Suci Makkah, senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan dalam melaksanakan seluruh Rukun Haji dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat wal afiat dan menyandang predikat haji mabrur”. Harapnya.

Berdasarkan laporan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Sape, Pada Idul Adha 1445 H, total hewan qurban mencapai 251 ekor yang terdiri dari 145 ekor sapi, 104 ekor kambing dan 2 ekor domba.

Pada Idul Adha tahun ini Pemkab Bima dan Keluarga Hj.Indah Dhamayanti Putri SE.M.IP menyerahkan masing-masing 1 ekor sapi kurban kepada Camat Sape. (***)

Sembelih Hewan Qurban, Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo Bagikan Ratusan Kilogram Daging Kepada Masyarakat

jpn

Bimantika.net -Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1445 M tahun 2024 M. Polres Bima Polda NTB melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban di Mako Mapolres Bima pada Senin (17/6/2024).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., didampingi oleh Wakapolres Bima Kompol Saogi Sujana Angsar, Kabag OPS AKP Iwan Sugianto,Kasat Intelkam Iptu Sukardin SH, Kasat Reskrim Iptu Abdul Malik SH, dan Kasat Resnarkoba Iptu Fardiansyah SH.

Pemotongan hewan qurban itu dilakukan usai pelaksanaan sholat Idul Adha dilapangan Mapolres pada

Sebanyak 5 ekor Sapi dan dua ekor Kambing kurban disembelih pada kegiatan ini, terdiri Daging kurban tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya, termasuk anak yatim piatu, fakir miskin, dan duafa.

Dalam keterangan tertulisnya Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas iptu adib Widayaka mengatakan bahwa kegiatan penyembelihan hewan kurban ini merupakan wujud kepedulian Polres Bima terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Polres Bima atas kepeduliannya terhadap masyarakat.

Hewan yang disembelih dalam rangka menyambut hari raya idul Adha tersebut sudah melalui pemeriksaan oleh dinas peternakan kabupaten Bima.

Ratusan Kilo gram daging hewan qurban itu dibagikan secara langsung ke masyarakat yang berhak menerimanya.

Pemotongan hewan qurban dalam rangka Idul Adha ini juga dilaksanakan oleh seluruh Polsek Jajaran Polres Bima. (***)

Pj Wali Kota Bima Realisasikan Tangani Air Bersih Terwujud Step By Step

jpn

Bimantika.net -Step By Step, Perlahan Tapi Pasti, Langkah nyata Penjabat (Pj) Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT realisasikan janjinya untuk fokus pada penyediaan air bersih untuk rakyat Kota Bima.

Pj. Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum bersama dengan tim dari Dinas PUPR Kota Bima, melakukan tinjauan langsung terhadap pemanfaatan sarana air bersih di Kelurahan Jatibaru Timur pada hari Selasa 14 Mei 2024 lalu adalah bukti kerja nyata HM Rum untuk Tangani persoalan air bersih.

Kunjungan saat itu Menurut HM Rum Senin (17/6/2024) bertujuan untuk memastikan ketersediaan air bersih yang memadai bagi masyarakat setempat yang selama ini menjadi masalah di tengah-tengah krisis air bersih.

Dalam kunjungannya saat itu, Pj. Wali Kota meninjau kondisi sumur-sumur bor, instalasi pengolahan air, dan distribusi air ke rumah-rumah warga.

HM Rum juga berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk mendengar langsung masukan dan keluhan terkait pelayanan air bersih.

Pada Media Bimantika HM Rum menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang layak dan aman.

Langkah-langkah perbaikan dan pengembangan infrastruktur air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kelurahan Jatibaru Timur.

HM. Rum menghimbau agar pengelolaan dan pemanfaatan sarana air bersih dapat dilakukan secara optimal dan bijak. Diharapkan agar masyarakat memelihara sarana dan prasarana penunjang pengelolaan air bersih yang disediakan oleh Pemerintah Kota Bima agar pemanfaatannya dapat terus dinikmati dalam jangka waktu yang panjang dan berkelanjutan.

Tidak cukup sampai di situ,
Rabu 10 Januari 2024 HM Rum meninjau langsung Sumur Dalam Terlindungi sebagai wujud upaya nyata Pemerintah Kota Bima dalam rangka mengentaskan ketersediaan air bersih di Kota Bima.

HM Rum kala itu menyampaikan, penyediaan air bersih melalui program sumur dalam terlindungi ini merupakan langkah serius pemerintah Kota Bima guna menciptakan keadilan yang merata terhadap kebutuhan air bersih.

Ia mengaku program ini bersumber dari anggaran perubahan APBD Kota Bima tahun 2023 senilai 1,2 Miliar, mencakup bor sumur dalam, penyambungan pipa air minum di tiap-tiap kepala keluarga penerima manfaat serta penyediaan aliran listrik tenaga surya yang dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat.

Selain itu juga sambungnya, pada tahun 2024 ini pemerintah Kota Bima telah membentuk UPTD Air Bersih selama kurun waktu 3 bulan ia menjabat selaku Penjabat Wali Kota dengan mengalokasikan anggaran senilai 13 miliar dengan cakupan 16 kelurahan yang terdampak kekeringan saat musim kemarau.

“Penyediaan air bersih ini salah satu fokus saya sebagai penjabat Wali Kota. Dengan terbentuknya UPTD Air Bersih ini sebagai upaya nyata penyediaan air bersih bagi warga” ujar HM Rum.

“Selain itu juga diharapkan dapat menjadi solusi terbaik. Insya Allah pada 2024 ini layanan air bersih di Kota Bima teratasi,” tambah HM Rum saat meninjau pembangunan sumur dalam terlindungi di Lingkungan Wenggo kelurahan Penanae.

H. Mohammad Rum juga berharap kepada masyarakat penerima manfaat sebanyak 200 KK agar dapat merawat dan mengelola apa yang diberikan oleh pemerintah.

“Insya Allah kita pastikan untuk penyediaan air bersih di Kota Bima pada tahun 2024 tuntas melalui pembentukan UPTD Air Bersih,” pungkasnya.

Ditempat lainnya, 12 Pebruari 2024 Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad. Rum, MT dengan sejumlah pejabat teras Pemkot Bima meninjau lokasi kesiapan Instalasi Pengelolaan Air Minum (IPAM).

IPAM direncanakan pembangunannya di Kelurahan Dodu, Kecamatan Rasanae Timur.

HM Rum turun langsung lokasi untuk memastikan bahwa IPAM Dodu siap melayani kebutuhan air bersih bagi warga Dodu dan sekitarnya.

HM Rum menekankan pentingnya menjaga kelestarian sumber air utama IPAM Dodu, yaitu daerah aliran sungai Dodu, agar ketersediaan air dapat terus dioptimalkan.

“Hal ini merupakan langkah strategis dalam memastikan kelangsungan pasokan air bersih bagi masyarakat” ungkap HM Rum. (***)