Ketua Majelis Adat Sara Dana Mbojo Dae Ferra Beri Hadiah Turnamen Sepakbola Tingkat Anak-anak

Bimantika.net,_Ketua Majelis Adat Sara Dana Mbojo Kabupaten Bima, Hj. Ferra Amelia Putri, SE, MM atau yang biasa disapa Dae Ferra berkesempatan membuka turmamen sepak bola tingkat anak-anak di Desa Sandue Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima pada hari Rabu (30/9/2020).

Pada kesempatan itu, Dae Ferra menyerahkan hadiah untuk turnamen tingkat anak anak dan warga setempat berterimaksih pada Dae Ferra yang sudah meluangkan waktunya untuk memperhatikan masyarakat arus bawah.

“Terimakasih yang mendalam pada Dae Ferra dan Dae Ade yang sudah datang memberikan hadiah untuk turnamen sepak bola tingkat anak-anak di Desa kami Desa Sandue Kecamatan Sanggar” ungkap salah seorang bapak-bapak yang mendampingi anaknya yang juga ikut dalam turnamen tersebut.

Dae Ferra dalam pidato singkatnya mengharapkan bahwa turnamen seperti ini perlu dilestarikan untuk mengembangkan potensi dan bakat anak-anak sehingga kedepannya akan lebih positif lagi menjalani aktivitas kesehariannya. (BNN_01)

Ketua IPSI Kota Bima Khalid Bin Walid, Resmi Di Lantik IPSI Propinsi NTB

Bimantika.net,_Khalid Bin Walid Ketua terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Kota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bima periode 2020-2024 resmi dilantik oleh IPSI NTB.

Khalid Bin Walid yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bima tersebut resmi dilantik oleh Ketua IPSI NTB, H. Agus Hidayatullah, ST, MT. Moment pelantikan Khalid Bin Walid ParuganaE Convention Hall Kota Bima pada Kamis (17/9/2020) itu juga dihadiri oleh Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE dan Instansi terkait lainya.

Saat Anggota DPRD Kota Bima Dua Periode tesebut di Lantik, kisruhpun terjadi di intenal para pencinta Pencak Silat.

Peristiwa tersebut adalah penolakan Walid sebagai Ketua IPSI Kota Bima oleh beberapa oknum pengurus Pencak Silat Kota Bima.

Walau ada kisruh ditengah acara pelantikan tersebut, tidak menggagalkan prosesi pelantikan.

Ketua IPSI NTB, H. Agus Hidayatullah, ST, MT menegaskan bahwa Walid dilantik secara resmi sebagai Ketua IPSI Kota Bima sesuai dengan AD/ART Organisasi IPSI.

“Khalid Bin Walid dan Seluruh Pengurus IPSI Kota periode 2020-2025 telah sesuai dengan AD/ART IPSI. Jauh sebelum dilantik, mereka sudah menerima SK sebagai Pengurus IPSI Kota Bima,” ungkap Agus kepada sejumlah media, Jum’at (17/9/2020).

“Tidak ada kisruh, yang terjadi saat itu, hanya saja yang terjadi adalah kekisruhan yang sengaja dibuat-buat oleh oknum tertentu. Yang namanya kisruh, maka teman yang dibicarakan harus dibawa ke ranah perdebatan. Sementara yang terjadi saat itu, sama sekali tidak ada perdebatan. Sekali lagi, sesungguhnya ketegangan yang terjadi dalam kaitan itu adalah sengaja dibuat-buat oleh oknum tertentu,” timpal mantan Ketua Harian IPSI NTB ini.

Yang terpenting menurut Agus adalah adanya SK kepengurusan IPSI bagi Khalid Bin Walid beserta para pengurusnya clear tidak ada masalah

“Jangan menganggap bahwa menggagalkan pelantikan IPSI itu berdampak pada keabsahan Kepengurusan IPSI dibawah kendali Khalid Bin Walid” tegasnya.

Agus menegaskan bahwa tidak ada dualisme IPSI Kota Bima, dan yang diakui hanya kepengurusan Khalid Bin Walid. (BNN_01)

I Wayan Sukadana : Perseden Bali Akan Tetap Lakukan Laga Tandang Vs Persebi Bima

Bimantika.net

penundaan pertandingan liga 3 leg 1 Perseden Bali Vs Persebi Bima membuat banyak pihak berspekulasi dan berpendapat yang menyalahkan pihak Askab Bima yang kurang koordinasi. Semestiny pertandingan itu dilaksankan hari ini Kamis (28/11/2019) ditunda besok hari Jum’at (29/11/2019). Adanya penundaan ini pula banyak pihak yang berspekulasi bahwa besok Perseden akan pulang tanpa bermain. Untuk menelusuri semua itu Bimantika.net lakukan wawancara langsung dengan Coach Perseden.

Pelatih Perseden Denpasar Bali, I Wayan Sukadana yang di konfirmasi Bimantika.net Kamis malam, menyebutkan bahwa Klubnya Perseden Bali akan tetap menjalani laga tanding dengan Persebi Kabupaten Bima besok hari Jum’at (29/11/2019), karena kalau tidak menjalani laga itu akan dianggap WO. Wayan saat ditanya wartawan Bimantika.net terkait urusan keamanan menyatakan bahwa dirinya memang memiliki rasa khawatir yang sangat luar biasa terkait tempat pertandingan yang hanya dipagari kayu seadanya. Rasa khawatir itupun. Dirinya langsung mengajukan ke medcom PSSI serta panitia pelaksana. “Saya sudah sampaikan kekhawatiran saya ke medcom pssi dan panitia pelaksana” ujarnya.
Atas kekhawatirannya tersebut medcom PSSI dan Panitia pelaksana memberikan jaminan keamanan pada pihak perseden.
“Medcom dan Panitia pelaksana merespon kekhawatiran kami dengan memberikan jaminan keamanan” demikian tandasnya. (BNN-01)

Benarkah Laga Persebi dan Bali Lantaran Tidak Ada Bupati ??Ratu Tisha Pun Bersurat pada Kedua Klub

Bimantika.net

Pencinta sepakbola di Bima rupanya kecewa berat dengn di tundanya Pertandingan Persebi Bima VS Perseden Denpasar Bali di Lapangan Bou Lanta (GBL) Lambu yang dijadwalkan hari ini Kamis (28/11/2019). Ada issu yang beredar luas di masyarkat bahwa penundaan tersebut karena tidak adanya Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE di Bima. Namun informasi itu terbantahkan karena menurut Askab PSSI Kabupaten Bima, Wahyuddin, S. Ag penundaan tersebut karena semata mat urusan tekhnis. Bahkan Wahyu dalam akun Facebook pribadinya mengklarifiksi persoalan tertundanya laga tersebut.
“Di Pastikan Penundaan Liga 3 Indonesia Final Leg 1
Persebi Bima NTB Vs Perseden Bali Besok Tanggal 29 Nop 2019
Kick Of Jam 15.30 Wita
Lap. GELORA BOU LANTA.
Kec Lambu Kabupaten Bima”Demikian Klarifiksi Wahyu.
Wahyu menshare langsung surat dari PSSI bernomor 5252/AGB/1626/XI-2019 tertanggal 28 November 2019 yang ditujukan pada manager Klub Perseden Denpasar dan Persebi Bima yang berisikan penundaan pertandingan karena perangkat pertandingan berupa Wasit karena adanya penundaan penerbangan dan tak tersedianya tiket mengakibatkan perangkat pertandingan tidak bisa hadir sehari sebelum kickoff. Surat tersebut ditandatangi langsung oleh sekjen PSSI Ratu Tisha.
Pada Bimantika.net salah seorang Pencinta Bola menyatakn bahwa dirinya sangat kecewa dengan tidak becus nya Askab PSSI Kabupaten Bima daam melakukan management sehingga pertandingan tersebut di tunda. “Saya sangat kecewa pada Askab PSSI Bima yang tidak menghargai kami selaku penggemar sepak bola, setelah kami ada di lapangan baru ada informasi penundaan” ujar nya.
Masih menurutnya bahwa semestinya Askab PSSI Kabupaten Bima lakukan koordinsi yang mantap sebelum menentukan Kick off. “Harusnya Askab dan seluruh jajarannya lakukan koordinasi yang mantap sebelum penetapan kickoff sehingga msyarakat pencinta bola tidak merasakan kekecewaan” demikian ungkanya. (BBN-01)

Benarkah Gagalnya Pertandingan Persebi dan Bali Lantaran Yidak Ada Bupati ?

Bimantika.net

Pencinta sepakbola di Bima rupanya kecewa berat dengn di tundanya Pertandingan Persebi Bima VS Perseden Denpasar Bali di Lapangan Bou Lanta (GBL) Lambu yang dijadwalkan hari ini Kamis (28/11/2019). Ada issu yang beredar luas di masyarkat bahwa penundaan tersebut karena tidak adanya Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE di Bima. Namun informasi itu terbantahkan karena menurut Askab PSSI Kabupaten Bima, Wahyuddin, S. Ag penundaan tersebut karena semata mat urusan tekhnis. Bahkan Wahyu dalam akun Facebook pribadinya mengklarifiksi persoalan tertundanya laga tersebut.
“Di Pastikan Penundaan Liga 3 Indonesia Final Leg 1
Persebi Bima NTB Vs Perseden Bali Besok Tanggal 29 Nop 2019
Kick Of Jam 15.30 Wita
Lap. GELORA BOU LANTA.
Kec Lambu Kabupaten Bima”Demikian Klarifiksi Wahyu.
Pada Bimantika.net salah seorang Pencinta Bola menyatakn bahwa dirinya sangat kecewa dengan tidak becus nya Askab PSSI Kabupaten Bima daam melakukan management sehingga pertandingan tersebut di tunda. “Saya sangat kecewa pada Askab PSSI Bima yang tidak menghargai kami selaku penggemar sepak bola, setelah kami ada di lapangan baru ada informasi penundaan” ujar nya.
Masih menurutnya bahwa semestinya Askab PSSI Kabupaten Bima lakukan koordinsi yang mantap sebelum menentukan Kick off. “Harusnya Askab dan seluruh jajarannya lakukan koordinasi yang mantap sebelum penetapan kickoff sehingga msyarakat pencinta bola tidak merasakan kekecewaan” demikian ungkanya. (BBN-01)

Final Liga 3 di Lapangan Dena, Ketua Persebi Bima Apresiasi pada Herman Effendy

Bimantika.net

Final Liga 3 Rayon NTB akan di Gelar di Lapangan Dena Madapangga Kabupaten Bima pada Tanggal 22 September 2019 dan sebelumnya dilakukan final leg l di Pulau Lombok pada tanggal 15 September 2019, Demikian Ungkap Wahyuddin, S. Ag
Selaku Plt. Ketua Askab PSSI Kabupaten Bima dan juga ketua Persebi. Saar diwawancarai khusus oleh Bimantika.net pada hari sabtu (8/9/2019). Ditanya soal kenapa Lapangan Dena menjadi Tempat Pilihan Persebi untuk menjamu lawan finalnya ? Wahyuddin menyebut bahwa Di Madapangga khusus desa Dena adalah sejarah lahirnya para pe sepak bola handal di tambah lagi ada sosok figur yang selama ini dharmabaktikan dirinya untuk urusan Bola yakni saudara Herman Effendy, S. Sos yang sudah mempermak lapangan bola desa dena secara pribadi sehingga lapangan terseburt layak dijadikan ajang pertandingan.


“Di desa Dena itu Adalah sejarah lahirnya banyak pemain persebi, Apalagi panggung yang paling paten di pasang oleh Saudara Kita Herman Effendy saat beliau adakan Herman Effendy Cup beberapa waktu lalu tentu kita sangat berterimakasih kontribusi riil dari sosok herman yang juga sebagai putra asli Desa Dena Kecamatan madapangga” Demikian ujar mantan Anggota DPRD Kabupaten Bima ini.
Masih menurut Wahyu bahwasannya yang lebih utama adalah kesiapan kawan kawan panitia khususnya desa dena tentu menjadikan pertimbangan utama dalam hal menyelenggarakan event bergengsi tersebut. “Kesiapan kawan kawan panitia juga menjadi faktor paling utama dalam penentuan tempat laga” ujar Wahyu.
Lanjutnya, Terkait tempat pertandingan di dena tentu itu Spirit juga bagi kecamatan lain utuk merawat dan menjaga lapangan sepak bola sehingga kedepan seluruh lapangan se kabupaten bima dalam kondisi layak untuk laga dalam setiap kompetisi.
Wahyupun mengharapkan doa dan dukungan pada seluruh lapisan masyarakat Bima agar senantiasa menjaga kondusifitas jelang laga.
“Bola adalah Pemersatu dunia, mari kita dukung dengan kondusifitas dalam rangka final liga 3 Persebi di Lapangan Dena 22 September nanti” demikian ajar Wahyu. (//arif)

Diterpa Issu Fitnah, Herman Effendy Tetap Berkarya di dunia Sepakbola

Bimantika.net

Herman Effendy, S. Sos adalah putra Asli Kelahiran Desa Dena Kecamatan Madapangga. Yang kini hidup dan besarkan perusahaannya di Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Bendera Perusahaan PT. Bukit Berlian Sambava (BBS) membuatnya harus berdomisili di KSB. Namun tidak lupa pada tempat dimana dirinya lahir dan dibesarkan. Sangkin jiwanya pada urusan Bola hingga putra Asli Madapangga Bima inipun menjadi Manager Club Bola Kabupaten Sumbawa Barat yakni Club PSKT KSB.
Kepribadiannya yang santun dan bersahabat sama siapapun menjadikan dirinya pribadi yang luwes dengan siapapun, sehingga prinsipnya memiliki ribuan teman masih sedikit dan punya musuh satu orang terlalu banyak benar benar menjadikan dirinya luwes dalam segala bentuk pergaulan hidupnya.

Lapangan Bola Desa Dena yang dipermak oleh Herman Effendy dengan Dana Pribadinya


Walau terlalu banyak issue miring yang dirinya terima atas apa yang di lakukan dalam dunia olah raga sepak bola, namun dirinya tetap menjadi sosok yang menikmati jiwa bolanya. Dirinya memberkan bahwa ada penilaian miring Mulai dari turnamen herman effendy cup, final liga 3 sampai Gubernub Cup yg akan semua nya di laksanakan di lapangan desa dena.
“Issue yang cenderung ke fitnah buat aku, Bahwa aku memanfaatkan demi keuntungan pribadi. Aku menangis dan sedih” ujarnya pada Bimantika.net bahkan dirinya bersumpah DEMI ALLAH, JANGANKAN KEUNTUNGAN, SEPERAKPUN saya TIDAK mendapatkan APAPUN ATAS KEGIATAN TERSEBUT.
“Kecintaan ku pada Desa Dena dan sepakbola lah yang membuat aku rela meluangkan segala nya. Karna peduli ku pada desa dena,mungkin dengan kegiatan yang aku gagas ini membawa multiplayer efek buat kehidupan ekonomi masyarakat desa dena tempat diriku lahir dan dibesarkan” ungkapnya.
Namun dirinya Haqqul Yakin bahwa Tuhan Yang Maha Esa tidak pernahbuta dan tuli atas keikhlasannya tersebut.
“Tuhan Tidak Buta dan Tidak Tuli, semua ini biarkanlah Fitnah jalan terus, saya berkarya terus demi Jiwaku” ungkapnya. (//arif)

Final liga 3 Zona Pulau Sumbawa di Lapangan Dena Madapangga, Herman Effendy Bercita-cita Jadikan Lapangan Dena Gor Mini

Bimantika.net
Sebelumnya Lapangan sepakbola Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima hanya dimanfaatkan oleh warga setempat untuk ikat ternak mereka seperti Kambing dan sapi, sesekali digunakan untuk menjemur Padi bahkan nyaris tidak termanfaatkan dengan baik layaknya sebagai lapangan Bola. Hal ini tentu menggugah hati seorang Warga Dena Yang juga pengamat Olahraga Bola, Herman Effendy, S. Sos untuk mengubah semua itu menjadi sarana dan prasarana yang layak dipakai pertandingan dan kompetisi liga l.
“Ini adalah prestasi yang diukir oleh bang Herman Effendy dengan tinta emas” ungkap warga.
Bahkan salah seorang Wara dalam Akun Facebook pribadinya memosting lapangan sepak bola dengan narasi yang sungguh sangat luar biasa memberi apresiasi pada Herman Effendy.
“Lapangan Sepak Bola Dena, Layak Jadi Tempat Kompetisi, Kami masyarakat Kabupaten Bima Khususnya Kecamatan Madapangga bangga padamu abangku Herman Effendy, berkat perjuangan abang yang mampu memoles Lapangan Desa Dena sehingga lapangan tersebut dianggap layak dijadikan sebagai lokasi digelarnya Laga Final Leg Ke II FINAL LIGA 3 antara PERSEBI DAN PSKT Sumbawa.

Dan ini juga akan menjadi Laga syarat emosional karena disatu sisi abang sebagai Manager di PSKT dan disisi lain abang sebagai salah satu putra terbaik Kabupaten Bima saat ini.

Pun ini akan menjadi pertarungan gengsi antara abang dengan sang Keponakan yang menjadi EL CAPITANO DI PERSEBI Kabupaten Bima adinda Chairul.

Ayok anak muda,,
Ayok PERSEBI,,
Raih kemenangan di Leg I atau minimal hasil imbang karena di Leg ke II kita diuntungkan sebagai tuan rumah. Demikia ungkap salah satu warga dalam Akun Facebooknya.
Herman Effendy, S. Sos yang dimintai komentarnya mengaku bahwa dirinya insya Allah akan terus “korbankan” waktu dan materi untuk urusan sepakbola. Sebagai Manager PSKT Sumbawa Barat, Putra Asli Madapanga ini katakan bahwa PSKT Sumbawa Barat sudah sangat siap hadapi Persebi Bima. “PSKT KSB sudah Sangat Siap layani permainan Persebi Bima” ungkapnya.
Ditanya soal Langkah kedepan sebagai Putra Asli Bima dalam hal Olahraga Bola dengan tegas Herman Effendy katakan bahwa dirinya akan terus berbuat dan berkarya untuk urusan sepak bola sehingga sejak dulu dirinya lakukan upaya permak Lapangan Bola Dena tersebut. “Saya akan terus berkarya dan terus permak lapangan sepakbola Dena hingga dijadikan lapangan percontohan sebuah contoh Gor mini di Kabupaten Bima”demikian cita cita Herman. (//arif)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom