Festival Pacuan Kuda (Pacoa Jara, bahasa Bima) dalam rangka merebut Piala Bupati CUP 2023 diselenggarakan di arena pacuan kuda tradisional Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima
Festival Pacuan Kuda menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Bima secara luas dan secara resmi dibuka pada hari Sabtu (16/12/2023).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima A. Salam Gani membuka secara resmi acara tersebut mewakili Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M. IP.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pordasi Kabupaten Bima, Irfan, H. M. Noor, S. Sos dalam laporannya menyebutkan bahwa festival Pacuan Kuda yang diselenggarakan oleh Pihak Pordasi Kabupaten Bima adalan dalam rangka memeriahkan HUT NTB dan memperebutkan piala Bupati Bima tahun 2023.
Irfan menyampaikan bahwa Pacuan kuda di akhir tahun 2023 ini adalah kado terindah dari Bupati Bima.
“Kami bangga pada Bupati Bima karena sudah mendukung dan membantu anggaran pribadi 200 juta untuk pelaksanaan festival pacuan kuda ini,” kata Irfan.
Irfan juga sampaikan bajwa selain bantuan pribadi, Bupati IDP juga membantu melalui APBD Kabupaten sebanyak 100 juta.
Irfan beharap pada semua elemen terutama legislatif dapat bersinergi dengan baik, sehingga tahun 2024 nanti akan mampu meningkatkan anggaran pacuan kuda sebagai salah satu kegiatan melestarikan budaya leluhur negeri.
Dalam laporannya Irfan menyampaikan secara tehnis bahwa sebanyak 616 ekor kuda pacu yang ikut memeriahkan event memeriahkan HUT NTB dan memperebutkan piala Bupati Bima 2023.
Dan ia merincikan bahwa jumlah itu terdiri dari 15 kelas dilombakan sembari menyebutkan secara rinci kelas-kelas kuda tersebut.
Irfan menyampaikan banyak terima kasih kepada Bupati Bima yang telah menggelontorkan dana pribadi sebesar 200 juta untuk mendukung tetap terjaganya pacoa jara sebagai warisan budaya leluhur masyarakat Bima.
Ditempat terpisah Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M. IP (IDP) yang dikonfirmasi media online Bimantika Senin 18 Desember 2023 menyampaikan pesan bahwa dirinya akan selalu support segala bentuk kegiatan yang bermanfaat.
“Pacuan Kuda ini adalah kegiatan yang perlu kita bantu dan perlu kita lestarikan karna budaya warisan leluhur kita” ujar Bupati IDP. (***)

