Agustus, Gubernur NTB Cup Di Gelar


18 Juli 2019 Bimantika,- News

bagi pencinta olah raga di Nusa Tenggara Barat sepertinya Gembira mendengar kabar ini, bahwa di Bulan Agustus 2019 ini Gubernur NTB, DR. Zoelkiflimansyah, M. Sc merekomendasikan Herman Effendy, S. Sos untuk menjadi Ketua Panitia Pelaksana dalam penyelenggaraan even regional tersebut.
Herman Effendy, S. Sos yang dimintai komentarnya kamis malam (18/7) membenarkan akan adanya turnamen sepak bola tersebut dalam rangka memperebutkan Piala Gubernur NTB. “Betul sekali dek, Insya Allah Agustus kita akan memulai pertandingan dalam rangka Perebutan Piala Gubernur NTB” Ungkanya.
Lanjut Herman Effendy, bahwa dirinya menyampaikan Salam OlahRaga kepada seluruh lapisan Masyatakat NTB serta berterimakasih atas kepercayaan Gubernur NTB Bapak Dr. Zulkieflimansyah, Msc atas Restu nya dalam pelaksanaan TURNAMEN GUBERNUR NTB CUP di Lapangan Desa Dena Bulan Agustus 2019.
“Kami mengundang para Manager, Coach Club bola yg ada di NTB agar mempersiapkan diri dan turut berpartisipasi dalam Piala yg bergengsi yang diselenggarakn di Lapangan Dena Madapangga Kabupaten Bima” ajaknya.
Masih menurut Herman Effendy, dirinya berkali-kali mengucapkan rasa terimakasihnya yang mendalam pada Gubernur NTB yang memberikan tugas dan tanggung jawab untuk penyelenggaraan even regional tersebut.
“Sekali lagi terimakasih atas kepercayaan nya kepada kami,dan innsha Allah akan kami laksanakan sebaik mungkin amanahnya Pak Gubernur” ujarnya sembari memberikan pengumuman. (//arif)
Dan Pendaftaran Sektariat

  1. Ahyar S.Pd 085338693429
  2. Yayan Suryadin MM 085333004047.

Politisi Nasdem sarankan Agar Bupati Taati SE Mendagri

18 Juli 2019 Bimantika,-News
Komisi ll Anggota DPRD Kabupaten Bima, Edy Muhlis, S. Sos menyarankan pada Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE agar senantiasa mentaati Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo. Menurut Edy Muhlis bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terjerat kasus hukum khususnya kasus Korupsi segera di Pecat dan dihentikan proses pembayaran gajinya. “Itu adalah Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, yang sampai saat sekarang Bupati Bima sama sekali belum mengindahkannya alias mengabaikannya” Demikian ujar Edy Muhlis di Kantor Redaksi Tabloid Bimantika Net kamis (18/7).
Masih menurut Edy Muhlis, bahwa surat Edaran Menteri Dalam negeri tersebut adalah semata mata dalam rangka menciptakan pemerintahan yang good governanve. “Gimana mau menciptkan pemerintahan good governance sementara political will dari Bupati Bima memecat ASN tersandung Kasus Korupsi di abaikan” ujarnya.
Edy Muhlis pun mencontohkan bahwa kepala Dinas Sosial Drs. As saat ini belum ada tindakan riil dari Bupati Bima menjalankan amanat dari Surat Edaran Mendagri tersebut. “Mestinya sejak ada surat edaran Mendagri Bupati Bima tanpa ragu ragu lagi langsung pecat AS agar terwujud cita-cita pemerintahan yang Bersih dari tindakan ASN yang koruptif” Demikian Tegas politisi Nasdem ini. (//arif)

Edy Muhlis Desak Bupati Definitifkan PLT SKPD

18 Juli 2019 Bimantika,- News
Komisi ll Anggota DPRD Kabupaten Bima, Edy Muhlis, S. Sos saat di wawancarai Tabloid Bimantika saat bertandan di Kantor Redaksi Tabloid Bimantika Kamis pagi (18/7) mendesak Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE agar sesegara mungkin mendefinitifkan beberapa Kepala SKPD yang ada di pemerintahan Kabupaten Bima. “Segera Bupati Bima lakukan itu” ujar Edy.
Lanjut Politisi Partai Nasdem ini bahwa kenapa harus didesak untuk segera di definitifkan ?? Dengan tegas Edy menyatakan karna pejabat PLT atau PLH apabila dipanggil oleh pihak Dewan untuk berkonsultasi dalam segala hal akan ada kendala yang sangat besae yakni plt atau plh tidak punya kewenangan dalam hal-hal tertentu. “Ini akan menjadikan roda pemerintahan tidak bisa berjalan secara maksimal” ujarnya.
Oleh karena itu, Esy Muhlis mencontohkan mendesak Bupati Bima agar segera definitifkan kepala dinas Perkim. “Kalau sewaktu-waktu dinas kita panggil mereka kesulitan presentasikan segala yang kita butuhkan hanya karna dengan satu alasan mereka adalah plt, dan ini tentu akan menghambat proses akselarasi segala bentuk pembangunan di Bima ini” Demikian ujar Edy Muhlis. (//arif

Putra ke 2 IDP Masuk SD, Langsung Ketua Kelas

17 Juli 2019 Bimantika,-
putra kedua Pasangan mendiang Mantan Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST dan Bupati Bima 2015-2020 Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang bernama Putra Pratama masuk SDN 02 Kota Bima. Pertama masuk, Dae Tama biasa dipanggil, diantar sendiri oleh Ibunya yang juga Bupati Bima yang Siap bertarung untuk periode ke dua kalinya.
IDP yang dikonformasi saat mengantar anaknya menyebutkan bahwa dirinya menyempatkan dirinya mengantar anak ke dua nya semata-mata rasa cinta yang mendalam pada putranya untuk membimbing langsung menjadi generasi handal yang berguna bagi Nusa dan Bangsa. “Insya Allah Om Arif, ini salah satu bentuk rasa kecintaan pada titipan Allah semoga Dae Tama menjadi Pribadi yang bermanfaat untuk Bangsa dan Negara” Ungkap IDP dihalaman SDN 02 Kota Bima yang berlokasi di Suntu Kota Bima.
Hasil pantauan langsung Tabloid Bimantika bahwa Putra ke dua Bupati IDP tersebut langsung menjadi Ketua Kelas di SDN 02 Kota Bima. Bahkan tadi siang (17/7) dae tama di antar sama neneknya Hj. Lola memimpin langsung Karnaval di SDN 02 Kota Bima. (Ma’ruf)

PDIP Siap Menentukan Calon Bupati Bima

Bima Bimantika,-
PDI Perjuangan Kabupaten Bima siap menentukan Calon Bupati Bima Periode 2020-2025. Hal itu diungkapkan oleh kader Militansi PDIP yang kini lolos menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bima Periode 2019-2024, Firdaus, SH saat di wawancarai khusus Tabloid Bimantika beberapa waktu yang lalu.

Daus sapaan Kader Militansi PDIP ini mengungkapkan bahwa dengan hanya bermodalkan dua kursi Parlemen tentu PDIP akan siap mencari dan menemukan koalisi nya yang seirimg dan seirama. “koalisi Pilpres kemarin adalah Koalisi yang patut kita contohi di tingkat Kabupaten Bima, maka dengan sendirinya PDIP siap mengantarkan Calon Bupati Bima” Demkian Ujar Daus.

Masih menurut Daus, bahwa anggota Dewan terpilih dari PDIP Kabupaten Bima adalah mantan aktivis mahasiswa yang memahami dinamika perubahan di Kabupaten Bima, sehingga dirinya sangat yakin Partai Politik lain akan menuju arah perhatiannya di PDIP. “Sebagai mantan aktivis mahasiswa dan LSM pergerakan tentu kami tidak tinggal diam menentukan arah koalisi dukungan pada Calon Bupati Bima yang dihelat pada Tahun 2020 nanti” Demikian Tegas Daus.

Pendiri LSM LSIP bidang pergerakan massa inipun menyampaikan bahwa dirinya setelah dilantik nanti akan lebih melakukan loby-loby politik pada semua Parpol Koalisi Nasional untuk menciptakan harmonisasi sampai arus bawah. “Insya Allah tentu kita akan lakukan loby politik dalam menyusun strategi koalisi”. Demikian ujar Daus. (//ATB)

Nasdem Fraksi Utuh, Siap Berkoalisi Menuju Perubahan

Bima Bimantika,-
Perkembangan Partai Nasdem sungguh sangat signifikan. Dulu di Pemilu Legislatif 2014, DPC Partai Nasdem Kabupaten Bima hanya mampu antarkan kadernya di parlemen dua orang saja. Sementara di Pemilu Legislatif 2019 meningkat menjadi 4 orang kadernya masuk ke Parlemen.
Edy Muhlis, S. Sos yang dimintai komentarnya menyebutkan bahwa dirinya terpilib kembali dalam periode ini tidak terlepas dari upaya bersama DPC Nasdem Kabupaten Bima dalam membangun sinergitas antar kader partai sehingga terwujud kerja sama yang naik diseluruh tingkatan Kepengurusan Partai Nasdem.

Ditanya sikap Partai Nasdem dalam Pilkada 2020 ?, Edy Muchlis menhungkapkan, bahwa Partai Nasdem Di Pilkada 2020 akan mengambil tema sentral Menyonsong Perubahan Untuk masyarakat Bima yang lebih baik lagi.
“Artinya kalau temanya menyongsong perubahan maka besar kemungkinan besar tidak akan pernah mendukung Incumbent Indah Dhamayanti Putri yang saat ini sedang menjadi Bupati Bima” Demikian Ujar Edy Muchlis. (//rif)

Walau dua Kursi, PDIP Akan Jadi Penentu Arah Koalisi

Bima Bimantika,-

Pemilu Legislatif 2019 beberapa Bulan lalu PDIP Kabupaten Bima hanya mampu meraih dua kursi dari 6 Dapil sementara PKB juga mendapatkan 2 kursi dari 6 Dapil. PDIP Mendapatkan Kursi hanya di Dapil 1 dan Dapil 4 sementara PKB hanya di Dapil 1 dan Dapil 5.

Firdaus, SH salah seoranh kader PDIP Yang lolos di parlemen dari Dapil 1, menyampaikan bahwa PDIP Insha Allah akan menggabungkan Fraksinya dengan PKB dengan alasan karna hampir sama platform perjuangannya. “Insya Allah PKB adalah mitra kita yang akan dijadikan se Fraksi di DPRD Kabupaten Bima nanti” Demikian Ujar Daus sapaan akrab pendiri LSM Lsip ini.

Lanjutnya, Walau demikian, PDIP dan PKB Insya Allah akan menjadi penentu Koalisi di Pilkada 2020 kelak karna dengan 4 kursi tersebut Fraksi PDIP-PKB akan melakukan sebuah upaya sebagai Kingmaker dalam Pilkada Kabupaten Bima.
“Kami Yakin PDIP akan menjadi Penentu arah Koalisi kedepannya” ungkap Daus. (Tim)

Meretas Jalan Kesejahteraan

Oleh : Darussalam

Bima Bimantika
Menuntaskan persoalan pengangguran dan kesejahteraan merupakan hal fundamental yang ingin dicapai oleh pemerintahan manapun. Berbagai model program dan kebijakan dilakukan demi mewujudkan gagasan besar tersebut.

Demikian halnya dengan pemerintahan Kota Bima yang memiliki orientasi membuka 10.000 lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan warga telah mengambil satu terobosan baru yang sangat relevan dan sesuai dengan basis sosiologis masyarakat Kota Bima serta kondisi geografis Kota Bima yang notabene 70% nya merupakan pegunungan.

Optimalisasi wilayah dataran tinggi sebagai ruang penguatan ekonomi dengan berbagai program yang terintegrasi menjadi solusi yang telah dirindukan selama ini. Orientasi tersebut sangat logis mengingat dataran rendah Kota Bima kian hari kian sumpek oleh tumbuhnya pemukiman baru akibat pertumbuhan populasi penduduk.

Bidikan pemanfaatan wilayah pegunungan sebagai basis penguatan ekonomi untuk menjawab tantangan membuka lapangan kerja berbasis agraris merupakan langkah brilian dengan melakukan program integrasi peternakan, perkebunan dan pertanian.

Upaya tersebut juga merupakan jawaban kongkrit atas petuah leluhur yang sempat terabaikan dalam kurun waktu yang begitu lama, pengabaian terhadap petua leluhur untuk pemanfaatan wilayah pegunungan telah berdampak serius pada kerusakan alam serta kesenjangan itu sendiri.

Wilayah pegunungan pada zaman lampau ladang uang besar karena pada zaman tersebut ratusan ribu ternak terutama sapi dan kerbau memenuhi pegunungan seputaran Kota Bima. Melimpahnya ternak yang hidup di pegunungan berhubungan erat dengan rindang dan rimbunnya pegunungan Kota Bima pada masa itu.

Tak ayal hasil dari penjualan ternak telah mampu menghantarkan banyak sekali generasi Bima yang mampu untuk sekolah tinggi dan berhaji. Seiring perubahan zaman dan rendahnya perhatian terhadap peternakan diwilayah pegunungan berimplikasi pada hilangnya peternakan di pegunungan dan implikasi karena tidak ada lagi mahluk hidup yang hidup dipegunungan, gunungpun kemudian dibabat sedemikian rupa dan lahan tersebut kemudian dialih fungsikan sebagai lahan pertanian sepertu jagung dll.

Terobosan untuk mengembalikan fungsi pegunungan sebagai kawasan peternakan yang terintegrasikan dengan sektor perkebunan dan pertanian paling tidak akan berdampak positif dalam beberapa hal, pertama, pengembangakan kawasan ternak baik peternakan semi gembala maupun penggemukan ataupun peternakan unggas yang diimbangi dengan pengrmbangan perkebunan argo foristri serta pertanian holti pada lahan lahan yang telah ditetapkan sebagai lahan pengintegrasian tiga sektor tersebut akan menyerap banyak sekali lapangan kerja karena memang peternakan terlebih peternakan sapi dengan kapasitas kandang yang besar membutuhkan banyak pekerja yang mengurus hewan ternak.

Kedua, agro forestipun dapat diwujudkan dengan skema 50% – 50% lahan untuk peternakan dan pekebunan serta pertanian pada satu lahan yang di daerah pegunungan per lahan rata rata satu hektar.

Ketiga, berkembangnya industri peternakan juga akan mendorong perkembangan industri daging serta industri lain seperti indutri organik. Industri kulit hingga industri industri pengolahan daging lainnya yang kemudian bisa dipasarkan baik dalam skala lokal maupun nasional

Keempat, program yang teringrasi seperti tersebut diatas akan berdampak positif pada pelestarian alam dan penghijauan pegununan. Kenapa demikian selain karena argo foresti juga mengembalikan kehidupan di pegunungan khususnya kehidupan ternak. Semakin banyak ternak yang hidup di kawasan pegunungan maka dipastikan alam semakin lestari, ujungnya adalah Kota Bima benar benar menjadi Kota yang mampu meminimalisir bencana.

Jelas sudah bagaimana manfaat bagi warga Kota ketika pemerintah hadir dan mengoptimalkan warisan adiluhung serta sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem dalam mewujudkan kesejahteraan warga Kota Bima. (Bagian 2)

Jajaran Koramil 1608/02 Bolo Jadi Inspektur Upacara Di SMA/SMP Muhammadiyah Dena

Bima, BimaNtika-
Pada hari Senin15 Juli 2019 tiga orang Jajaran Koramil 1608/02 Bolo melakukan kegiatan dalam rangka upacara bersama di SMA/SMP Muhammadiyah Dena Kecamatan Madapangga kabupaten Bima, Kegiatan upacara bersama tersebut berlangsung pukul 07.00 WITA, bertempat di lapangan upacara SMA/SMP Muhammadiyah Dena.

Pada kegiatan upacara bersama tersebut diikuti oleh kepala sekolah SMA/SMP Muhammadiyah Dena,seluruh dewan guru, Tiga orang jajaran Koramil 1608/02 Bolo dan seluruh siswa.

Jajaran Koramil 1608/02 Bolo Serma Ahmad Abduh yang bertugas sebagai Babinsa Desa Dena yang bertindak sebagai Inspektur Upacara tersebut dikatakannya pada media Tabloid BimaNtika ini bahwa giat berjalan dengan tertib dan aman serta berpartisipasi untuk memberikan tentang kedisiplinan wawasan kebangsaan terhadap siswa,”Katanya.

Serma Ahmad Abduh saat berlangsungnya Giat upacara menyampaikan beberapa harapan terhadap seluruh siswa yang hadir mengikuti upacara tersebut agar siswa menghindari dan menjauhi Narkoba,menghindari Tawuran antar sekolah serta terhadap siswa yang bersekolah pada pendidikan SMA maupun SMP Muhammadiyah Dena taat ibu guru,”Harapnya.

“Upacara tersebut tampaknya selesai dengan aman dan tertib, ” tuturnya. (Wahyudin)

PKB Apresiasi Kinerja Walikota Bima

Wakil Sekretaris Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bima, M. Ardyansyah mengapresiasi kinerja Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dan Wakil Walikota Bima Ferry Sofyan, SH. Menurutnya Ardyan, Tak terasa 10 bulan sudah perjalanan lutfi ferri memimpin pemerintahan kota bima, banyak sudah program visi misinya yg dianggarkan dalam APBD kota bim 2019, diantaranya untuk BPJS kesehatan dan masjid raya al-muwahidin, disamping anggaran lain dlm bentuk bansos dan pembangunan yg pelaksanaannya dlm proses.

Masih menurut Ardyan Patut kita syukuri bahwa apa yg dilakukan oleh pemkot adalah merupakan manivestasi dari keinginan untuk mensejahterakan masyarakatnya, “tentu semua itu tidak ada yg sempurna dan memuaskan semua pihak” Demikian ujar Ardyan.
Dirinyapum tidak anti pada kritikan berbagai pihak manapun pada pemkot Bima. makanya kritik dan saran dari elemen masyarakat tetap diperlukan untuk menunjang kinerja yg lbh baik kedepannya.
“Dalam masa 10 bulan ini memang belum terlihat secara kasat mata apa yg sedang dan akan dilaksanakan karena semua itu butuh proses, disamping penataan struktural dan program yg butuh konsolidasi sehingga sinergi dengan apa yg menjadi visi misi kota bima 5 tahun ini” ujar Ardyansyah.

Diakhir Komentarnya Ardyan berharap Semoga apa yg dilakukan oleh pemerintah kota menjadi barokah bagi umat dan bangsa menuju kota bima bangkit. (arif)