H. Syafru Mantan Bupati Punya Karya Nyata

Bimantika.net

Bakal Calon Bupati Bima Periode 2020-2025 Drs H. Syafruddin H. M. Nur, M. Pd adalah salah satu figur yang mendaftarkan dirinya di beberapa partai politik sebagai Calon Bupati Bima. "Beliau jelas jelas mendaftarkan dirinya sebagai Calon Bupati, Kalupun ada yang opinikan sebagai Calon Walil Bupati itu tentunya adalah oknum yang menjatuhkan elektabilitas H. Syafru saja" demikian ujar salah seorang loyalis sejati H. Syafru, Herdi S. Sos. Dirinya menyebutkan bahwa ada opini saat ini yang berkembang dan sengaja dikembangkan hanya untuk merusak elektabilitas Aji Safru semata. Menurutnya selaku loyalis sejati dirinya tidak ingin polemikkan semua itu dan yang terpenting adalah bagaimana dirinya dan loyalis sejati lainnya fokus untuk memenangkan H. Syafru di Pilkada 2020 nanti. "Kita tentu fokus pada tujuan kita yakni bagaimana memenangkan H. Syafru sebagai Bupati Bima, silakan black kampanye kami tidak akan tanggapi hal yang tidak urgen" demikian ujar Snopy sapaan akrab Warga Asli Desa Rato Kecamatan Bolo ini.
Lanjut Snopy, bahwa dirinya kembali mendukung H. Syafru semata mata melihat kinerja H. Syafru yang memimpin Bima 1 tahun 8 Bulan yang mampu mempersembahkan karya nyatanya dalam membangun Kabupaten Bima.
Snopy menyebutkan bahwa selama kurang dari dua tahun memimpin Kabupaten Bima H. Syafru dengan tulus bangun Kantor Bupati Bima di Wilayah Godo dan Jalur dua perbatasan Kota Bima Menuju Bandara yang sampai saat ini tentu dinikmati langsung oleh masyarakat kabupaten Bima.
"Jalur dua kini menjadi obyek wisata itu adalah karya nyata H. Syarfu saat menjadi Bupati Bima' ungkapnya.
Masih menurut Snopy bahwa dirinya sangat Yakin apabila H. Syafru terpilih menjadi Bupati Bima Periode 2020-2025 tentu karya nyata yang fundamental akan kembali dilakukannya karena dirinya menilai H. Syafru membangun Bima dengan nuraninya. Terbangunnya Kantor Bupati Bima di Wilayah Kecamatan Woha yang sebelumnya Kantor Bupati ada di Wilayah Kota Bima adalah buah tangan dan torehan sejarah penting yang dicetuskan oleh H. Syafru. Ini semua tentu akan menjadi pertimbangan masyarakat kabupaten bima. "Rakyat sudah cerdas, rakyat tau siapa figur yang berbuat tulus ikhlas dalam membangun" ujar snopy mengakhiri pembicaraannya. (BNN-01)

Dae Yandi : JAB 2 Bergengsi, Hadiah Besar

Bimantika.net

Panitia Penyelenggara Event Bergengsi Jelajah Alam Bima series 2 yang di adakan oleh Pemerintah Kab bima lewat Dinas pariwisata kab bima Dan Taman Nasional Tambora dalam rangka memperkenalkan wisata alam Gunung Tambora Bagian utara wilayah kab bima dengan sekaligus memperingati hari jadi NTB yang ke 61 dan di dukung oleh semua club trail adventure sekota dan kab bima ,Dalam rapat evaluasi dan pemantapan persiapan event ketua Panitia JAB 2 di sekretariat, malam ini senin 25 Nov 2019, Muhammad Putra Feriyandi S.Ip Menyatakan Event ini adalah Event Bergensi yang beda dengan event event sebelum nya karena kita menyediakan Hadiah yang sangat menarik yaitu berupa satu unit Mobil dan Dua unit sepeda motor serta berbagai macam hadiah hiburan lain nya dan insya allah event JAB 2 ini akan banyak di minati oleh para pecinta taril adventure yg ada di pulau sumbawa ,lombok ,bali dan Jawa serta para trabaser yg ada di wilayah timur yaitu manggarai barat dan sekitar nya, masih Dae Yandi sapaan akrab nya meminta kepada anggota panitia agar masing masing pos nya seperti tim jalur , konsumsi dan yg lain dapat memberikan pelayanan yg terbaik kepada para peserta event trabas , di tempat yang sama Humas Taman Nasional Tambora Dedy Aminudin S.Hut sangat mendungkung sekali apa yg di lakukan oleh Pemerintah Kab Bima dalam rangka mempromosikan Wisata Alam di sekitar Gunung Tambora kami akan memberikan kontribusi buat para trabaser yg mengikuti event JAB 2 yaitu dukungan sofenir dalam rangka mendukung program pemerintah NTB yaitu ZeroWaise ( pengurangan sampah )dan memperkenalkan kawasan konservasi Taman Nasional Tambora. (bnn_007)

Kalau Jadi, Pasangan Syafru-Ady Bakal Tumbangkan Petahana

Bimantika.net

Pilkada Kabupaten Bima akam di helat 2020. Tidak banyak yang mendaftar sebagai Calon Bupati, hanya yang mengerucut di beberapa partai politik saat mendaftar hanya Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Syafruddin H M. Nur, M. Pd yang mendaftarkan dirinya sebagai Calon Bupati Bima periode 2020-2025. "Tidak banyak yang mendaftar sebagai Calon Bupati di Pilkada tahun 2020 ini, justru yang banyak mendaftar sebagai calon Wakil Bupati" ujar salah seorang petinggi Partai
Fenoma ini tentu akan memperkecil para petarung di Pilkada Kabupaten Bima untuk menumbangkan petahana.
Semakin sedikit yang mendaftar sebagai calon bupati maka semakin sedikit pula para penantang petahana dan bahkan bisa diprediksi
"kami prediksi bahwa akan terjadi head to head antar petahana dan penantang di Pilkada Kabupaten Bima" ungkapnya.
Kurangnya minat yang daftar sebagai calon bupati bima dikarenakan masih berpikirnya para kontestasi melawan petahana yang dianggap sangat kuat dan merakyat.
Ketua OKK partai Hanura Kabupaten Bima, Abd. Heris, SH menyebutkan bahwa kekuatan Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri agak sulit ditandingi sehingga untuk bertarung di Pilkada Kabupaten Bima 2020 kemungkinan dua pasangan calon. "Dengan sedikitnya para penantang petahana kemungkinan besar hanya dua pasangan calon saja di Pilkada 2020 ini" ungkap Heris. (bnn_01)

Syafru_Ady, Akankah Bisa Terwujud ?

Bimantika.net

Salah seorang Pegiat Politik PAN, Taufik pada Bimantika.net beberapa waktu yang lalu saat bertandan di kantor Redaksi Bimantika.net menyebutkan bahwa diirnya selaku kader lapangan Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima turun ke masyarakat akar rumput bahwa rakyat Kabupaten Bima menginginkan adanya perubahan menuju ke arah yang lebih baik lagi. Harapan rakyat ini terkadang tidak mampu dimaknai oleh sejumlah elite politisi maupun elite partai. Taufik sangat berharap agar Pilkada Kabupaten Bima 2020 nanti ada suatu perubahan mendasar di Kabupaten Bima. Namun untuk melakukan perubahan itu tentu secara konstitusional adalah ikut dalam Kontestasi pilkada. "Disinilah perlu kepekaan para penantang Petahana memaksimalkan dan menyambut keinginan rakyat arus bawah terutama dalam hal pasangan calon bupati dan wakil bupati" ujarnya.
Saat ini calon pasangan penantng yang beredar belum mampu mewujudkan harapan rakyat sepanjang elite politik tidak peka dalam memasang calon Bupati dan Wakil Bupati selaku penantang Petahanan.
Ditanya soal siapa yang layak membawa perubahan di Kabupaten Bima ? Tanpa ragu Taufik menyebutkan insya Allah pasangan Mantan Bupati Bima H. Syafruddin dan Mantan Ketua DPRD Kabupaten Bima Murni Suciyanti akan bisa memenangkan pertarungan melawan Petahana di 2020. "Haji Syafru adalah sosok yang sangat berpengaruh di Bima ini lalu kalau dipasangkan dengan Ibu Murni Mantan Ketua Dewan maka itu akan menjadi pasangan yang bisa memperebutkan suara perempuan di bima ini"ujarnya penuh harap.
Sosok Ibu Murni adalah sosok yang sudah terbukti sebagai figur yang mampu pimpin lembaga DPRD Kabupaten Bima Periode 2014-2019. "Tidak ada masalah yang signifikan yang terjadi saat beliau menjadi Ketua Dewan" tegasnya. (BNN_01)

“Semua Penantang Petahana Tidak Ada Yang Pantas”

Bimantika.net

Pilkada Kabupaten Bima yang digelar 2020 tidak ada yang terlalu menarik untuk di kaji lebih mendalam karena calon Penantang Petahana tidak ada yang pantas, kepantasan dan kepatutan seorang penantang petahana bisa kita lihat dari gestur politik yang sedang dimainkan oleh sejumlah penantang Petahana. Hal itu disampaikan oleh wakil ketua OKK DPC Partai Hanura Kabupaten Bima Abd. Heris, SH pada Bimantika.net
Saat ditanya kenapa tidak ada yang pantas ? Dengan Tegas Heris Ompu Kapa'a menyebutkan bahwa penantang petahana kecendrunganya mengusung Perubahan dengan modus menyampaikan kegagalan petahana dalam memimpin Kabupaten Bima selama lebih kurang empat tahun ini, tanpa disertai dengan kegagalan yang macam apa dan bagaimana model kegagalannya.
"Mestinya penantang menyertakan apa yang sesungguhnya petahana gagal membangun bima, dan dimana letak kegagalan itu, sementara geliat pembangunan jalan terus selama ini, lihat itu taman panda, lihat itu drainse dam dan irigasi serta pembangunan lainnya selama ini' tutur ompu kapa'a.
Masih menurut Heris Ompu Kapa'a bahwa sesungguhnya penantang tidak punya alasan kuat untuk mengusung perubahan sebagaimana taglinenya. Justru para penantang perlihatkan kelemahannya yakni ingin berpasangan jadi wakil dari petahana.
"Ini para penantang juga lebih mengharapkan petahana mengambilnya dan mengakomodirnya sebagi wakil sehingga saya katakan bahwa itu tidak pantas" tegasnya.
Masih menurut Ompu Kapa'a bahwa petahana selama ini justru banyak diapresiasi oleh pemerintah pusat terkait managemen dan pengelolaan pemerintah. "Buktinya ke istana diundang oleh Wapres untuk terima beberapa piagam penghargaan termasuk dengan diperolehnya Pemkab Bima WTP dalam hal kelola keuangan daerah" ujarnya (BNN_03)

Elektabilitas IDP Makin Meningkat

Bimantika.net

Calon Bupati Petahana Kabupaten Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE ditengah masyarakat masih menjadi idola. Sosialisasi dirinya selama menjadi Bupati sejak 2015 menjadikannya modal utama sehingga rakyat mencintainya.
"Kami masih mencintai IDP karena IDP selalu hadir disaat kami membutuhkan" ujar salah seorang warga asal Kecamatan Madapangga.
Ada beberapa hal Dimata masyarakat kabupaten Bima yang menilai bahwa selama IDP memimpin Bima sudah mampu memperlihatkan kinerja yang baik untuk pembangunan Kabupaten Bima.
"Kami sangat apresiasi IDP yang telah banyak berbuat untuk kabupaten Bima" ujar Warga (BNN_01)

Gerakan Ganti Bupati Tak Berujung, Figur Penantang Ambigu

Bimantika.net

Salah seorang Politisi, Zulkifli D Kala, SE melakukan analisa terkait dengan Pilkada serentak 2020 yang diikuti oleh Kabupaten Bima.
Calon Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE sepertinya yang sangat tegas menyatakan siap Maju sebagai Calon Bupati Bima periode 2020_2025. Sementara para penantang IDP hasil pantauan Bimantika.net saat mendaftar mereka menyatakan siap mencalonkan diri jadi Bupati dan atau Wakil Bupati.

Sementara Pilkada tinggal 10 bulan, Menurut Zul perdebatan siapa penantang IDP petahana masih dalam penantian bagi kelompok yg mengusung Agenda 2020 GANTI BUPATI. Sementara loyalis dan pendukung IDP masih memiliki kepercayaan diri tingkat tinggi karena hampir semua yang mendaftarkan diri sebagai cabub/cawabup di semua Parpol mengharap menjadi wakil dari petahana.
Menurut Zul Menarik diamati adalah diskursus tentang IDP 2 PERIODE dg 2020 GANTI BUPATI yg mewarnai jagad maya ( medsos).
Kelompok IDP 2 PERIODE mengkaim kepemimpinan IDP DAHLAN dengan visi Bima Ramah telah behasil membawah perubahan dengan begitu banyaknya raihan penghargaan dari pemerintah pusat yg diterima langsung bupati Bima.

Sementara kelompok 2020 GANTI BUPATI menilai kenerja dan capaian IDP DAHLAN melalui visi Bima Ramah tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan menunjuk buruknya pembangunan infra struktur jalan dan jembatan dibeberapa tempat dan kegaduhan masalah bibit jagung setiap tahun yang tidak sesuai permintaan masyarakat.

Terlepas dari saling klaim dua pihak di atas, yg menjadi point penting adalah pertanyaan sejumlah pihak terhadap kelompok 2020 GANTI BUPATI adalah siapa figur yg menjadu ICON dari gerakan ini yg menjadi PENANTANG PETAHANA?
Pertanyaan ini penting untuk dijawab karena sebuah gerakan Perubahan kepemimpinan politik harus pula ada F mengetengahkan FIGURITAS yg memiliki ide, konsep dan Gagasan yg memberikan harapan dan keyakinan bagi publik agar tidak terkesan hanya ganti botol tapi isi tetap sama.
Ada banyak figur yg memiliki keberanian utk mendaftar sebagai cabup akan tetapi mereka bersikap AMBIGU dlm politik pada saat yg bersamaan juga mengatakan sikap siap mendampingi IDP setidak - tidaknya juga mendaftar sbg cawabup.
Pd perspektif ini Gerakan "2020 GANTI BUPATI" menjadi kurang memiliki gaya penantang, sebaliknya IDP 2 periode dan para pendukungnya memiliki keyakinan akan memenangi kontestasi pilkada 2020.
Ke depan tentu dinamika politik akan mengalami perubahan seiring dengn konsolidasi, manufer serta komunikasi politik yg dilakukan oleh para kandidat. (BNN_01)