Dae Moa Papua Dipercaya Warga Pimpin Desa Sanolo Kecamatan Bolo

Bimantika.net

Usman atau biasa yang disapa dengan Dae Papua berpuluhan tahun mengabdikn diri untuk bangsa dan negara di Papua. Sekembalinya di tanah kelahirannya Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, beliau ikut serta dalam Kontestasi Pilkades Serentak dan alhamdulillah Hasilnya cukup memuskan yakni menjadi Pemenang dalam Kontestasi Pilkdes Desa Sanolo Kecamatan Bolo. Niatnya tulus dan Murni membangun Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima-NTB, akhirnya terwujud. Kemenangannya dalam kontestasi Pilkades Desa setempat yang berlangsung, pada Senin (16/12/19) mengantarkan Usman untuk mewujudkan Visi dan Misi yang sudah ditawarkan dari awal.

Dae Moa alias Dae Papua sapaan akrabnya, telah berjanji melalui orasi Politiknya beberapa waktu lalu, bahwa Ia akan menyumbangkan gajinya kepada seluruh Warga Sanolo selama empat tahun empat bulan, baik secara tunai maupun berbentuk pengadaan.

Tidak hanya itu, Dae Puapua juga memiliki progaram andalan yakni Saptam Pesona yang akan dijalankan diantaranya:

  • menyelenggarakan pemerintah yang bersih, transparan serta akun tabel mengutamakan pelayanan prima dan berasaskan musyawarah dan mufakat dan terwujudnya kesadaran kebersihan lingkungan dengan menyiapkan sarana dan prasarana dan melaksanakan kerja Bhakti.

Selain itu, dirinya juga akan memasang lampu jalan sampai ke lorong gang, serta mewujudkan Kamtibmas dilingkungan sampai tingkat dusun.

Kemudian, mewujudkan ekonomi kerakyatan dengan memberdayakan BUMDES sebagai pilar utama dan usaha kecil lainnya. Bahkan revitalisasi dan membangun saluran irigasi, jalan ekonomi, pemagaran lahan pertanian akan diperioritaskan.

Dan yang terakhir, meningkatkan kesejahteraan TPQ/Guru ngaji, takbir masjid dan lembaga kemasyarakatan desa. (BNN_01)

“Komoditas Unik Dalam kopi”

Oleh: Muh. Fiqriawansyah

Bimantika.net
Secara historis kopi adalah komoditas yang memang unik. Pada awalnya kopi hanyalah minuman etnis lokal di Afrika, tapi kemudian bisa menyebar dan menjadi sajian global, dimulai dari Yaman, Turki hingga berkembang ke Eropa, Amerika dan negara_negara Asia.

Bahkan ada suatu masa ketika di negara_negara tertentu kopi dikonotasikan sebagai minuman anti kemapanan, memicu perlawanan, menjauhkan orang dari Tuhan dan lain sebagainya.

Hingga tidak heran kalau pada masa_masa itu kalangan elit sibuk membuat batasan_batasan siapa saja yang diperbolehkan mengonsumsi kopi.

Di Indonesia sendiri kisah sosial, ekonomi, politik dan budaya yang menyertai produksi kopi dari massa colonial hingga sekarang tidak kalah unik dan kaya. Di beberapa daerah kopi bahkan tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi.

Masyarakat lokal, akan tetapi juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari tradisi dan religi. Tidak heran kalau di Gayo misalnya, bisa kita jumpai sebuah Do’a yang oleh para petani kopi selalu di lafalkan ketika mereka akan memulai musim tanam.

Di mata mereka, kopi adalah tanaman yang disakralkan, karena menjadi penopang hampir seluruh sendi kehidupan sosial, ekonomi dan budaya orang_orang Gayo.

Kita juga bisa menelusuri bagaimana tradisi minum kopi di negeri ini sesungguhnya berada di bayang_bayang eksploitasi kolonialisme dan kapitalisme.

Akibatnya selama berabad_abad kita hanya meraba_raba bagaimana rasa kopi, kita hanya bisa beranggapan tentang nikmatnya kopi, kita hanya bisa membangun sebuah ilusi tentang kopi, melalui buih, aroma gurih dan lain sebagainya. (BNN_01)

Herman Effendy Sebut Gabungkan Tiga Suara “Lawan Politik”, Aba Ko’o (Ban 4) Tetap Unggul Telak

Bimantika.net

Desa Dena Kecamatan Madapangga dalam Pilkades serentak Kabupaten Bima 16 Desember 2019 memberikan gambaran sejarah akan pertarungan sengit yang pada akhirnya sang Pemenang Pilkades Abdul Haris H. M. Sadakah memenangkannya dengn Suara yang sungguh tak sanggup dilawan oleh keempat calon kades lainnya, Demikian Ungkap Herman Effendy, S. Sos, M. Ap sang Mentor Kades Terpilih Desa Dena Kecamatan Madapangga.
Lanjut Herman bahwa dirinya merasa berterima kasih yang mendalam pada seluruh lapisan masyarakat Desa Dena tanpa kecuali yang telah memberikan hak suaranya pada Pilkades Dena. Karena suara rakyat yang berdaulat atas segalanya.
Oleh karena itu Herman Effendy meminta dengan sangat hormat kepada Kakak Kandungnya Kades Dena terpilih, Abdul Haris H. M. Sadakah untuk tetap berbuat dan berbakti kepada seluruh lapisan Masyarakat dou laba dana Desa Dena.
“Satu kalimat buat mu abang ku, jalankan amanat Rakyat dengan penuh amanah,
Selmt ya Bang, kami selalu ada di belakang mu membangun dana labo rasa Dena,
jadikanlah Dena sebagai salah satu desa yang MANDIRI ke depan dengan pelayan yang baik serta meningkatkan ekonomi masyarakat Dena. Kami selalu menegur mu apabila ada yang Abang Haris jalankan di luar keselakatan bersama” Demikian Pesan Moral Herman Effendy pada Kakak Kandungnya Kades Dena Terpilih.
Masih menurut Herman Effendy sang “pengGila Bola” bahwa sejarah Desa Dena Mencatat
“Dari lima para calon kades, kalau di bandingkan suara nomor 4 maka ke empat calon lainnya kalau digabing suaranya belum mampu kalahkan Abdul Haris H. M. Sadakah. Dirinya Terharu dan rasa senang mendalam kapada Kakaknya Abdul H.M.Sadakah dgn no.urut 4 yang biasa di sapa dengan Aba Ko”‘o dengan perolehan suara terbanyak di Desa Dena Kecamatan.Madapangga Kabupaten Bima dengan perolehan suara secara keseluruhan dari para Calon Kades Dena :
1.Muhlis Ama Pd : 660
2.Nasaruddin BA. : 98
3.Sumarni.SPd : 536
4.A.Haris H.M.Sadakah : 1.266

  1. Ahmad. : 33
    “Atas semua ini kita bersyukur pada Allah SWT dan berterima kasih pada seluruh partisipasi rakyat Dena” ungkapnya mengakhiri pembicaraan. (BNN-01)

Pilkades Dena Nomor 4 Menang Telak, Keluarga Midoen Kembali Bangkit Untuk Mengabdi

Bimantika.net

Pilkades serentak Kabupaten Bima yang diselenggarakan pada hari Senin (16/12/2019) telah memberikan gambaran siapa dari masing masing desa yang ikut pilkades serentak yang memenangkan pertarungan. Tidak ketinggalan Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, diikuti oleh lima orang Calon Kepala Desa. Urutan Pertama atas nama Muhlis, Urutan Kedua atas nama Nasaruddin, Urutan Ketiga ats nama Sumarni, Urutan Ke Empat atas nama Abdul Haris H.M. Sadakah dan urutan ke lima ats nama Ahmad.
Pilkades Desa Dena dimenangkan secara telak oleh Abdul Haris H. M. Sadakah dengan suara yang sungguh sangat signifikan. Adik kandung Abdul Haris H. M. Sadakah yang juga mentor handalnya Nomor Urut 4, Herman Effendy, S. Sos, M. Ap pada Media Bimantika.net saat di wawancarai selasa subuh (17/12/2019) pukul 04:18 Wita menyatakan bahwa kemenngn Abdul Haris adalah kemenangan seluruh rakyat Desa Dena,
“Yang pasti ini adalah kemenangan bersama rakyat Dena sekaligus bangkitnya Midun untuk mengabdikan diri demi dou labo dana Dena” ungkap Herman.
Lanjut Herman, ini menandakan bahwa Sesungguhnya keluarga Midun yang pernah menjadi Kepala Desa Dena era 80 an akan kembali mengabdikan dirinya untuk Desa Dena Periode 2020-2026. Herman pun saat di Wawancarai tidak mampu menyembunyikan rasa suka cita dan haru nya hingga meneteskan air mata karena memang tampilnya seorang Abdul Haris H. M. Sadakah banyak yang menilai miring bahkan Abdul Haris di black kampagn tidak punya apa-apa, tidak punya modal untuk bertarung dan segala macam bentuk kampanye negatif lainnya.
Masih menurut Herman bahwa sesungguhnya Pilkades Desa menyisakan banyak kenangan, tawa, canda, bahagia, sedih, derita dan berlinang air mata. “Itu semua kita rasakan, namun setelah menang ini Insya Allah keluarga kami siap mengabdikan dirinya untuk Dou Labo Dana Dena” demikian ungkap Herman. Diakhir wawancara, bang Herman mengajak crew Bimantika.net sejenak menundukkan kepala mengirimkan Alfatihah buat kakek Almarhum H. Moersalin Midoen yang juga pernah menjadi kades Dena di era 80-an.(BNN_01)

Komite Mahasiswa dan Pemuda Bima Jakarta Dampingi AL Ke LPSK

Bimantika.net

Kehilangan saudara AL diduga kuat ada kaitannya dengan keterlibatan saudara AL dalam menangani beberapa paket proyek milik keluarga walikota bima. Dalam hal ini saudara AL yang dijadikan sebagai Kepala Cabang perusahaan yang digunakan uuntuk mengerjakan beberapa proyek milik saudara MM alias D demikian Ujar salah seorang aktivis Bima Jakarta Johan Jauharin pada hari senin (16/12/2019)

Menurut Johan Jauharin Dari sumber informasi yang mereka peroleh, saudara AL mendapat ancaman dan tekanan dari berbagai kroni yg terlibat dalam pekerjaan beberapa proyek milik saudari MM Alias D. Sehingga saudara AL merasa tidak aman dan khawatir atas pelaksanaan beberapa pekerjaan yang diduga berpotensi gagal akibat waktu yang tidak cukup.

“Tindakan saudara MM alias D ini sungguh sangat menyalahi aturan hukum. Selain itu juga mengorbankan orang lain demi keuntungan pribadi. Saudara AL berpotensi akan dikorbankan jika beberapa proyek tersebut bermasalah” ungkap Johan.

Oleh sebab itu Johan dan beserta Komite Mahasiswa dan Pemuda NTB Jakarta akan mendampingi
saudara AL sebagai saksi kunci untuk mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Kami juga akan menindak lanjuti laporan ini ke pihak penegak hukum (KPK,KEJAKSAAN dan KEPOLISIAN) untuk memproses dugaan keterlibatan saudara MM alias D sebagai “pemilik dan pengatur” beberapa proyek di kota bima” Demikian tegas Johan. (BNN_01)

Dihadapan Gubernur, Bupati IDP Komitmen Kembalikan Kondisi Hutan

Bimantika.net

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, menegaskan komitmennya, untuk tetap mengembalikan kondisi hutan yang hampir kritis di wilayah Kabupaten Bima. Tahun ini, melalui APBD Pemkab Bima, telah dianggarkan untuk penanaman kembali pohon kemiri di hutan Parado. Yang disusul kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kab Bima.
‘’ Tahun ini melalui APBD kami telah menganggarkan. Pada intinya, Gubernur, hari ini bukan lagi kita berbicara siapa yang salah dengan kondisi hutan kita. Tapi bagaimana langkah yang tepat, agar bisa memulai penanaman di sejumlah lahan yang telah kita miliki,’’ungkap Umi Dinda, dihadapan Gubernur NTB, saat pertemuan dengan sejumlah pejabat dari Propinsi NTB dan Pemkab Bima, Jumat (13/12), di Ruangan VIP Bandar Udara Sulthan Muhammad Salahudin Bima.
Menghadapi kondisi yang demikian, Bupati, kata Kabag Humas Setda Bima M Chandra Kusuma, AP berharap dukungan Pemprov, agar bisa bersinergi, sehingga lahan yang kritis bisa ditanami kembali. Karena kesempatan hanya pada saat musim hujan sampai Februari.
Menjelang musim hujan diprediksi BMKG, intensitas hujan yang akan turun cukup deras. Karena jaraknya cukup lama bahkan sampai Desember ini hujan masih belum merata. Oleh karena itu, kesiapan dan kewaspadaan dalam menghadapi musim hujan ini, langkah apa yang akan kita lakukan bersama. Karena itu, akan sulit bagi kita untuk melakukan penanaman.
‘’Kami percaya Pak Gubernur melalui Dinas Kehutanan siap berkomitmen dan mendukung untuk memberikan perhatian khusus, pada kami di Kabupaten Bima.
Mendengar permintaan Bupati Bima, Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, langsung memerintahkan Kepala Dinas Kehutanan Propinsi NTB, Ir. Madani Mukarom, M.Si, untuk segera menindaklanjutinya. Bahkan Bang Zul menyarankan agar segera membentuk tim penanganan hutan.
‘’Saya kira kalau untuk hutan bikin tim bersama saja. Persoalan hutan, bukan hanya di Pulau Sumbawa, di Pulau Lombok juga bermasalah. Rata-rata memang karena kepentingan ekonomi,’’ungkap Bang Zul.
Sementara Kepala Kehutanan Pemprov NTB, Ir. Madani Mukarom, M.Si, mengaku sering melakukan patroli bersama untuk menjaga hutan dari serangan pembabat. Walaupun sudah ada kerjasama dengan Pemkab Bima, namun tim tetap merasa kesulitan untuk memberi sangsi. Hal tersebut selalu menjadi problem. Akibatnya, perambahan terus terjadi, karena belum ada sangsi hukum yang bisa diberikan. Ia mengaku, perambahan lebih kejam dari ilegal loging karena kayu yang kecil-kecil pun dibabat dan dibakar. Dinas Kehutanan Pemprov sering melakukan rakor dengan TNI/POLRI untuk mencari jalan tengahnya.
‘’Tetapi kami tetap melakukan upaya. Yang sudah kami lakukan akan direview kemudian bersurat ke Kementerian. Ini sebagai bahan kami untuk evaluasi,’’aku Mardani di ruangan VIP Bandar Udara Sulthan Muhammad Salahudin Bima, Jumat (13/12). (HMS/BNN_01)

Fiqri Desak Dewan Tangani Bibit Jagung Premium 919

Bimantika.net

Mantan Aktivis STIH Bima, Muh. Fiqriawansyah mendesak Pihak DPRD Kabupaten Bima untuk segera menuntaskan dugaan kasus
Pengadaan bibit jagung premium 919 oleh Dinas Pertanian lebih khususnya Kadis Pertanian Bpk “Ir. Indra Jaya” dan Kabid Tanaman Pangan Bpk “Mansyur” menggunakan APBN dan APBD senilai 17,4 Milyar,

“saya pribadi menolak karena bibit tersebut tidak sesuai dengan permintaan serta pengajuan masyarakat lebih khususnya para petani Se-Kabupaten Bima” ujarnya.

lanjut Fiqri, Berbagai riak dan resah yang di alami oleh petani Se-Kabupaten Bima (NTB) karena adanya pengadaan bibit jagung yang tidak berkualitas, justru di tahun 2019 ini petani mengusulkan 3 bibit saja antara lain bibit jagung NK 7325, Bisi 18 atau Pioner.

Di tahun 2018 Petani Se-Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima pernah menanam bibit tersebut dengan hasil yang sangat tidak baik, di satu sisi menghabiskan pupuk, belum lagi bicara soal harga pupuk Rp: 150 ribu per sak. Ya tentunya rugi!

Hal ini perlu di intervensi khusus oleh DPRD kabupaten Bima karena ini adalah bagian dari tugas DPRD selain menyambung lidah rakyat akan tetapi DPRD juga harus sikapi dan menyelesaikan persoalan yang membara di Kabupaten Bima.

“Saya menegaskan kepada tuan-tuan DPRD Kabupaten Bima sikapi dan selesaikan persoalan ini agar tidak berujung pada kegaduhan yang terjadi di sekitaran Kabupaten Bima. Karena 1 (Satu) Bulan yang lalu para Aktivis organisator sempat mengadakan audensi di ruang sidang DPRD kabupaten Bima dan jangan sampai hal itu terulang kembali” demikian Pesannya.
Diakhir pernyataannya, Fiqri memberikan pesan
Pesan Moral agar Tuan-tuan DPRD Kabupaten Bima, lihatlah petanimu menjerit sampai menangis, karena sejahteranya kita dan tuan-tuan berkat jeri payah para petani. (BNN-01)

Putra Asli Ngali Bima Dari Kementrian Perdagangan, Muhlis Turun Langsung Beri Bantuan

Bimantika.net

Geliat Kementrian Perdagangan Republik Indonesia di Era Presiden RI Ir. H. Joko Widodo ini sungguh sangat menyentuh langsung keperluan masyarakat arus bawah. Sebut saja salah seorang yang datang dari Kementrian Perdagangan,
Mukhlis yang memiliki Jabatan Bendahara Pengeluaran di Direktorat Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, beserta rombongan datang langsung menyerahkan sejumlah bantuan untuk warga Kota Bima.
Mukhlis yang juga Putra Asli Desa Ngali Kecamatan Belo kabupaten Bima yang sudah puluhan tahun mengabdi di Kementrian Perindustrian datang langsung di Kota Bima. Saat Crew Bimantika.net mewawancarainya disebuah warung Makan jalan Gatot Subroto Kota Bima pada Hari Sabtu (14/12), Muhlis menyatakan bahwa dirinya hadir di Kota Bima membawa beberapa bantuan kepada masyarakat Kota Bima berupa beberapa Unit Kompiter, 50 unit Tenda dan Mesin Bandeng Presto. Dirinya berharap agar Dinas Koperindag Kota dan Kabupaten Bima sering seringlah untuk berkoordinasi dengan Kementrian Perindustrian karena biar bagimanapun lewat komunikasi dan koordinasi yang intens tentu akan membawa hasil yang lebih maksimal untuk kepentingan rakyat Kota dan Kabupaten Bima. “Insya Allah kami dari kementrian akan selalu membantu untuk kemaslahatan masyarakat karena kita hidup dan besar di Bima” ujarnya.
Muhlis pun mengaku bahwa kedatangannya bukan sekedar memberi bantuan akan tetapi lebih pada melihat langsung geliat perekonomian warga Kota dan Kabupaten Bima. Dirinya mencontohkan geliat para pedangan pinggir jalan sepanjang Pantai di Jalur Baru Panda itu adalah potensi yang harus disentuh minimal box ikan yang paten dan steril.
Muhlis juga menyebutkan bahwa ditahun 2020 ini pihaknya akan merealisasikan Bedah Warung. Tujuannya adalah semata mata untuk menggerakkan geliat ekonomi kecil dan menengah.
Muhlis merincikan bahwa Bedah Warung itu berkisar 10-12 juta Per Warung lengkap dengan perlengkapan dan etalasenya.
Sementara itu, salah seorang Warga Kabupaten Bima Amirullah alias Ruma Rengge menyesalkan pihak Koperindag Kabupaten Bima yang sama sekali tidak greget melakukan upaya pendekatan pada pihak kementrian. “Apalagi Pak Muhlis itu Sohib kita saat SMA tentu koordinasinya sangat Gampang, tinggal kemauan dan kerja keras saj dari Pihak Koperindag Kabupaten Bima sehingga segala kebutuhan untuk menggerakkan ekonomi kecil menengah dapat diatasi”ujarnya. (BNN-01)

Sekjend API NTB Minta Walikota Bima Copot Kadis Sosial

Bimantika.net

Sekretaris Jendral Aliansi Pejuang Integritas (API) NTB Iwan pada Bimantika.net menyebutkan bahwa Dinas Sosial adalah biang dari gaduhnya urusan gagalnya beberapa item program Walikota Bima terhambat. Dirinya menyebutkan salah satunya adalah gagalnya Dinas Sosial merapikan administrasi urusan Masjid Raya dan Penyerahan Dana Hibah untuk masyarakat Kota Bima. “Biang dari kegagalan itu adalah tidak sigapnya Kadis Sosial dalam urusan tehnis” ujar Iwan.
Masih Menurut Iwan bahwa dirinya mengharapkan pada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE agar seleksi dengan ketat para Pejabat Eselon ll yang tentunya seiring dan sejalan dengan Visi Besar Walikota Bima. Harapan ini tentunya menjadi harapan bersama warga Kota Bima dalam bingkai Bangkit menuju perubahan.
“Ini juga akan menjadi harapan bersama seluruh warga Kota Bima menuju Perubahan yang menjadi sebuah Visi dan Misi” tegas Iwan.
Iwan pun menyampaikan bahwa Kadis Sosial sama sekali tidak mampu menterjemahkan visi misi besarnya Walikota Bima sehingga lamban dalam segala hal. Akibatnya adalah tidak nampaknya kinerja yang membuat ada sebuah perubahan yang signifikan untuk masyarakat Kota Bima.
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dalam waktu dekat harus mengambil sebuah langkah nyata untuk membenahi semua ini sehingga apa yang menjadi cita cita bersama dapat terwujud.. (BNN-01)

Bupati IDP : Pendidikan Agama Sangat Penting

Bimantika.net

Pelaksanaan Do’a dan Dzikir Bersama Tingkat Kabupaten Bima untuk suksesnya Pilkades serentak yang di rangkaikan dengan Khataman Massal Al-quran, digelar di Halaman Kantor Bupati Bima, Jumat (13/12). Kegiatan rutin Pemkab Bima itu menghadirkan 1.500 santri-santriwati TPQ se Kab Bima .
Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangganya terhadap pada para guru TPQ. Penghargaan apa pun diberikan tidak pernah menyurutkan niat bapak-ibu membimbing dan menumbuh kembangkan anak-anak.
‘’Saya mengajak pada kita semua, agar di sela-sela mereka menempuh pendidikan formal, pendidikan agama sangat penting,’’ujar Umi Dinda, melalui Kabag Humas Setda Bima M Chandra Ap, Jumat (13/12).
Bupati juga mengingatkan bahaya narkoba, yang hari-hari ini tidak mengenal anak orang kaya atau anak orang kurang beruntung. Bahkan berasal dari anak yang memiliki pendidikan yang cukup atau tidak. Oleh sebab itu menjadi kewajiban bersama untuk membentengi setiap generasi. Agar tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang tangguh dan mampu menghadapi tantangan zaman dimasa yang akan datang. ‘’Semoga kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan memacu anak-anak yang tersebar di 18 Kecamatan, 191 Desa untuk mau belajar, mau menghafal dan menghatam Al-quran,’’imbuh Bupati.
Sehingga, kata Ketua DPD II Golkar Kab Bima ini, kehadiran bersama pada hari ini, akan terus tertanam dalam sanubari mereka. Pada akhirnya akan tercatat dalam hatinya dan akhirnya mau membaca dan menghafal Al-quran.
Bupati, juga berterima kasih, pada alim ulama dan guru-guru agama, yang tersebar diseluruh Kabupaten Bima, tidak henti-hentinya membangun sumber daya manusia. Ikut membangun generasi islami yang kelak menjadi kebanggaan bersama. ‘’Semoga apa yang kita laksanakan ini dapat bernilai ibadah,’’katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati Bima menyerahkan bantuan pada 43 TPQ. Dan kepada jajaran TNI AD menyampaikan Selamat Hari Juang TNI. Semoga tetap eksis mendampingi Pemerintah dalam mempertahankan NKRI. (Humas Pemkab Bima)