Bimantika.net
Ratusan pasang mata Warga Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Jum’at malam (31/1/2020) datang dengan niat silaturrahim dengan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE. Kehadiran mereka semata mata memberikan dukungan moril terhadap IDP yang menjadi Bakal Calon Bupati Petahana Periode 2020_2025. Kehadiran tokoh masyarakat, Tokoh Muda , dan Kaum Perempuan semalam diakui oleh Sarif salah satu Pemuda adalah bentuk silaturrahim warga Desa Tambe dengan Umi Dinda. “Umi Dinda punya rekam jejak yang sulit dilupakan oleh masyarakat Desa Tambe, oleh karena itu malam ini mereka hadir dalam rangka silaturrahim menjalin keakraban” ungkapnya.
Sementara warga Lainnya Dae Dody menyatakan bahwa dirinya hadir atas inisiatifnya mengikuti rombongan karena rasa cinta nya yang mendalam terhadap pribadi IDP.
Dirinyapun menyatakan bahwa sosok IDP adalah sosok yang sangat di rindukan oleh warga desa Tambe sehingga mereka datang sekaligus meminta IDP dengan harapan agar fasilitas lapangan Bola Desa Tambe di permak hingga layak pakai setiap even baik lokal maupun regional. Sementara itu Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE saat silaturrahim itu merasa bangga atas kebersamaan warga Desa Tambe Kecamatan Bolo. “Terimakasih yang sangat mendalam atas kehadiran bapak dan ibu serta saudara saudariku, kami bangga dan terharu atas kedatangan ita doho kaso warga Desa Tambe karena memang Almarhum Dae Ferry dulu memiliki banyak kenangan dengan warga Desa Tambe, oleh karena itu insya Allah kami akan koordinasikan urusan Lapangan sepakbola itu termasuk jalan tani dan drainase” demikian Ungkap IDP. (BNN_03)
Ribuan Warga Ntonggu Tumpah Ruah Sambut IDP-Dahlan
Bimantika.net
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) dan Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Nor, M. Pd dalam agendanya jum’at khusu’ di desa Ntonggu kecamatan Palibelo Pada Hari Jumat (31/1-20), disambut hangat ribuan warga setempat.
Dengan Antusias warga yang begitu tinggi, IDP_Dahlan masih mendapat tempat istimewa di hati rakyat. Buktinya, ribuan warga turun memadati jalan raya menyambut kehadiran mereka.
Warga setempt memaknai kehadiran IDP_Dahlan sebagai calon pasangan IDP Dahlan untuk periode berikutnya. Hal itulah membedakan bentuk sambutan masyarakat hari ini.
“Kami menyambut kehadiran IDP Dahlan hari ini memberikan dukungan sebagai bakal pasangan calon untuk Pilkada 2020, sekalipun kehadiran beliau berdua dalam rangka agenda pemerintah daerah,” ungkap salah satu warga Desa Ntonggu Muhammd Ito Saputra dengan penuh optimis.
Lanjut Ito, warga yang hadir hari ini masih menginginkan pasangan Dilan untuk melanjutkan memimpin kabupaten Bima. “Sebab, selama 4 tahun lebih, mereka tentunya telah memahami situasi dan kondisi kami sehingga untuk selanjutnya akan mudah menentukan program untuk rakyat,” imbuhnya.
“Kami rakyat juga percaya bahwa pemikiran yang sama juga telah ada dalam hati beliau berdua untuk Bima RAMAH,” ungkap Ito optimis.
Kegiatan kemudian dilanjutkan di aula kantor desa Ntonggu, sejumlah bantuan untuk Dusun dan RT diberikan langaung oleh Bupati dan Wabub.
IDP pada kesempatan itu tidak terlalu banyak memberikan pidato melainkan memberi pesan penting pada seluruh warga Desa Ntonggu untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan lestari. “Hindari ngoho,” pesannya (BNN_02)
KAMPANYE HITAM TIM SYAFAAD (Tumpulnya Ide Cerdas Dalam Metode Kampanye)
Oleh : Dae Ichal
Bimantika.net Agenda silaturahmi SYAFAAD beserta tim di madapangga tepat pada tgl 29 Januari 2020 dalam rangka mensosialisasikan diri sebagai calon bupati & wabub dinilai melewati batas normatif dimana kuat dugaan ikut melakukan kampanye hitam dengan mengajak masyarakat untuk melakukan penyobekan mandat dan di rekam kemudian di posting dalam media sosial facebook. Tentunya hal ini di nilai sangat provokatif lantaran mandat yg di sobek tersebut tdk ada kaitannya sama sekali dengan kepemimpinan dinda dahlan karna yg disobek tersebut adalah mandat saat periode kepemimpinan Almarhum H.Ferry Zulkarnain, ST (Dae Ferry)
Kegiatan sosialisasi seharusnya mencerminkan dan menunjukkan kepada publik atas program dan rencana pembangunan yg akan di bawa oleh tim tersebut, bukannya hadir di tengah-tengah masyarakat dengan mengajak, memprovokasi dan menunjukkan cara-cara yg tidak beradab, tentu sangat disesali mengingat Tagline kampanya SYAFAAT beserta timnya adalah “PERUBAHAN”
Pertanyaannya perubahan seperti apa yg di maksud jika cara-cara keji dan tidak beradap tersebut di pertontonkan depan khalayak publik, apakah SYAFAAT beserta tim hanya gerombolan barisan sakit hati yg tidak terpenuhi hasrat dan keinginannya lantas dengan cara membabi buta turun ke tengah-tengah masyarakat dgn tidak memiliki konsep yg relefan dengan taglain yg di bawa ?
Sungguh cara-cara seperti ini hanya akan merusak tatanan berdemokrasi kita, melibatkan masyarakat kemudian menjadi kambing hitam (korban) dari kekejian politik SYAFAAD Beserta para Anteknya.
Ironisnya seolah tak tau malu atau memang urat malunya sudah putus, terlihat jelas mandat yg di sobek tersebut adalah mandat tugas relawaan di saat almarhum dae Ferry mencalonkan diri sebagai bupati dan di saat itu yg menjadi Wakilnya adalah H.Syafru. Dalam Video penyobekan mandat tugas oleh ibu” atas nama (ibu bau) dengan manisnya H.Syafru duduk dibelakang bak pengantin di atas pelaminan dan tanpa sadar secara tidak langsung telah menampar dan meludahi wajahnya sendiri depan kerumunan masyarakat karna keluh kesah rakyat atas utang politik di masa H.Syafru menjabat PLT bupati Bima selama 2 tahun setelah kepergian almarhum Dae ferry.
Apakah H.Syafru sudah tdk punya rasa malu ? di berikan tugas PLT selama 2 tahun belum bisa mengobati keinginan masyarakat sampai di depan matanya sendiri mandat tugas di obrak abrik ?
Kami melihat cara-cara seperti ini tidak ada bedanya dengan cara kerja politik adu domba yg menggiring dan menghasut publik hanya untuk memenuhi kepuasan libido politik mereka.
Sebelum hal ini menjadi pemicu konflik sosial di tengah masyarakat, harus di catat baik-baik yg di lakukan oleh tim SYAFAAD adalah mengajak masyarakat untuk merobek mandat yg didalamnya tertera foto almarhum H.Ferry Zulkairnain, ST yg nota benenya beliau adalah Seorang Sultan dari kerajaan bima.
Kami sebagai loyalis almarhum dae ferry mengajak dou mbozo untuk mengutuk keras tindakan keji yang di lakukan oleh tim SYAFAAD saat melakukan sosialisasi sehingga terjadi insiden penyobekan mandat yang di dalamnya terpampang Foto Almarhum Sultan Bima (Dae Ferry), kuat dugaan ini disebabkan oleh dendam lama yang masih basah di benak H.Syafru sepeninggalan almarhum karna di anggap tidak dapat menjalan fungsinya dengan baik menjadi PLT bupati bima di periode ke 2 dae Ferry yang lalu
Bisa kita lihat seksama SYAFAAD beserta timnya hanya gencar menyentuh hal-hal yg sifatnya pribadi bahkan tdk relevan jika di kaitkan dengan konteks pilkada 2020 ini, separah itukah dendam politik yang di bangun oleh H.Syahru hingga Foto Almarhum dae Ferry yg sdh lama meninggal duniapun di sobek depan khalayak publik ?
Atau memang sengaja ingin mengingkari kepemimpinan dae fery sehingga beliau ingin cuci tangan lantas melakukan pecitraan bahwa karena beliaulah dana mbozo lebih baik sepeninggalan dae ferry ?
Tentunya seluruh mata yg melihat dan mengetehui insiden penyobekan Mandat yg di dalamnya terpampang foto sultan bima (dae ferry) adalah sebuah penghinaan keji yg di lakukan oleh SYAFAAT beserta timnya, kami dan seluruh masyarakat bima yg merindukan kepemimpinan almarhum Dae Ferry mengutuk tindakan tersebut
Chandra : “Gak Benar Koni Kabupaten Bima Telantarkan Atlit”
Bimantika.net
Menjawab pemberitaan yang menginformasikan bahwa 30 atlit asal bima terlantar usai mengikuti kejuaraan di Bali , Kabag Prokotol dan komunikasi pimpinan Setda Cabupaten Bima, M. Chandra Kusuma AP membantah dan menyatakan bahwa tidak benar ada atlet asal kabupaten bima yang terlantar “ setahu kami bahwa perguruan silat yang mengikuti kejuaraan Internasional silat open turnamen di bali itu perguruan silat bintang timur dengan kekuatan 52 atlet yang dilepas oleh pemkab bima melalui dinas dikpora pada tanggal 22 januari yang lalu di bandara sultan muhammad shalahuddin bima dan telah meraih prestasi yang sangat membanggakan”.
Jadi Berita terkait dengan terlantarnya Atlit Kabupaten Bima adalah Berita yang sesat dan menyesatkan alis Berita Hoax yang belum mengecek kebenarannya.
Sementara menurut agus Supriadi selaku Guru Besar PSBT menyampaikan bahwa Hasil dari mengikuti kejuaraan tersebut PSBT meraih juara umum kedua . selepas dari mengikuti kejuaraan seluruh atlit PSBT pulang kembali ke bima secara bersama sama. Tidak ada yang tertinggal karena sudah di koordinasikan dan direncanakan dengan baik oleh perguruan.
Selanjutnya Agus menjelaskan bahwa kejuaraan ini sifatnya terbuka dan tidak masuk dalam kalender KONI “ kami ikut mewakili nama perguruan masing masing yang otomatis menjadi tanggungan Perguruan terkait pembiayaan dan sebagainya, namun alhamdulillah karena koordinasi kami maka ada dukungan dari orang tua atlit, sekolah dan dari para pembina sehingga kami dapat mengikuti kejuaraan ini tanpa ada kendala dan bisa meraih prestasi”.
Sementara menanggapi isu ada atlit dari bima yang terlantar agus menjawab tidak tahu karena kalau dari kabupaten bima yang dilepas oleh dikpora kabupaten bima semuanya dari PSBT. Kemungkinan dari perguruan lain yang berada di kota bima sambung agus .
Dari hasil sumber lain di dapatkan informasi bahwa perguruan silat yang terdiri 30 orang atlet tersebut bukanlah bagian dari tim yang dilepas oleh dikpora kabupaten bima namun berangkat sendiri tanpa koordinasi sebelumnya. Mereka terdiri dari sebagian besar warga kota bima dan hanya 4 dari kabupaten bima. (BNN_01)
Lutfi_Feri Hadiri Peluncuran Calendar Of Event Kobi
Bimantika.net
Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE dan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH menghadiri acara Peluncuran Calendar Of Event Kota Bima tahun 2020 yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kota Bima bertempat di Gedung Seni dan Budaya Kota Bima, Rabu malam (29/01/2020).
Hadir juga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Bima, Pimpinan bersama anggota DPRD Kota Bima, Kapolres Bima Kota, Dandim 1608/Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima, Staf Ahli dan Asisten Setda Kota Bima, Ketua TP PKK Kota Bima, Ketua Iswara Kota Bima, Pimpinan Perangkat Daerah serta pejabat lingkup pemerintah Kota Bima, Camat, Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan beserta anggota organisasi masyarakat/pemuda/wanita, BUMN/BUMD, Instansi Vertikal.
Peluncuran Calendar Of Event Kota Bima 2020 di awali dengan tarian khas daerah Bima Tari Buja Kadanda dan Tari Wura Bongi Monca Serta Persembahan Lagu Khas Bima melalui seni Ndiri Biola yang disertai Patu Mbojo.
Melalui laporannya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima Sunarti S.Sos MM menjelaskan, bahwa peluncuran calendar of event telah diawali dengan penetapan dari semua dinas yang memiliki event, sehingga Kota Bima memiliki sekitar 44 item event yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2020.
“Tujuan dari peluncuran calendar of event yaitu untuk meningkatkan daya tarik daerah, nasional bahkan dunia yang akan berdampak pada ekonomi lokal secara langsung, selain itu juga untuk melestarikan dan menggali kembali budaya-budaya yang memang dirasakan sudah hampir punah,” papar Kadispar.
Walikota Bima melalui sambutan mengungkapkan, bahwa pariwisata turut menjadi salah satu tolak ukur yang mampu menggerakkan sektor ekonomi. Tarian-tarian dan makanan khas daerah harus mampu untuk tetap dilestarikan.
Dihimbau kepada seluruh Perangkat Daerah agar dalam penyajian makanan pada setiap event menggunakan makanan khas Bima.
“Hari ini kita menginginkan komitmen bersama, bukan hanya pemerintah namun juga masyarakat, Swasta, BUMN/BUMD hingga stakeholder untuk terus mendorong pariwisata, mendongkrak ekonomi masyarakat. Tanpa dukungan dari sektor swasta, BUMN/BUMD, Penggiat pariwisata dan POKDARWIS, tidak mungkin pariwisata bisa maju,” tutup Walikota.
Peluncuran Calendar of Event ditandai dengan penyerahan secara simbolis Calendar of Event Kota Bima tahun 2020 oleh Walikota Bima kepada 5 pimpinan BUMN/BUMD serta pemukulan gendang secara bersama oleh Walikota Bima, Wakil Walikota Bima beserta seluruh FKPD Kota Bima.(BNN_04)
Generasi Muda Pro IDP Madapangga Siap Lanjutkan Dua Periode
Bimantika.net
Generasi Millenial Madapangga Siap Memenangkan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE Sebagai Bupati Bima Periode 2020_2025. Hal ini di nyatakan oleh Aktivis Muda, Syahru Ramadhan Ramli, SH pada Bimantika.net (29/1/2020). Dirinya memberikan contoh antusias warga Desa Campa Kecamatan Madapangga sungguh sangat luar biasa sehingga setiap momentum kehadiran IDP di desa tersebut dipastikan disambut penuh kekeluargaan. Hal senada di sampaikan Ketua Brigade Muda IDP Kabupaten Bima, Muhsin, SH pada Bimantika.net menyebutkan bahwa Brigade Muda IDP Desa Campa Kecamatan Madapangga siap menangkan IDP 2 Periode. “Insya Allah Brigade Muda IDP Desa Campa Madapangga siap mememenangkan IDP 2 Periode dan kebersamaan warga tentu menjadikan IDP makin kuat” demikian ujar Rigen panggilan akrab Muhsin, SH.
Masih menurut Rigen bahwa Kecamatan Madapangga adalah Lumbung Suara IDP karena IDP dimata masyarakat setempat telah banyak menorehkan karya nyata bukan janji janji. “IDP sudah banyak berbuat untuk Warga Campa khususnya dan Madapangga umumnya sehingga kami sulit melupakan jasa yang sudah ditanamkan oleh umi Dinda” Demikian ujar Warga Desa Campa Saat memasang Baliho IDP. (BNN_03)
ProDi Sebut Logika Sesat Mansyur, Justru IDP Kunker Jalankan Tugas Bupati
Bimantika.net
Ketua Pro Dinda (Prodi) Kabupaten Bima, Gufran Hanuar menuding Mansyur Asal bunyi (Asbun) terkait Hj Indah Dhamanyati Putri (IDP) yang mengabaikan tugas sebagai Bupati Bima saat melakukan Kunjungan kerja. “Justru terbalik car berpikirnya, yang salah itu kalau IDP tidak melakukan Kunker” ungkapnya.
Gufran berpendapat argumentasi dan narasi Mansyur disalah satu media online lokal Bima, sebagai upaya untuk menyerang sebuah kegiatan resmi dari aktivitas IDP sebagai Bupati Bima.
“Mansyur hanya Asbun, IDP melakukan kunjungan kerja (Kunker) menjalankan tugasnya sebagai Bupati,” ucapnya.
Gufran memandang argumentasi yang disampaikan Mansyur, sebagai kesesatan logika. Sebab argumentasinya tidak berdasarkan pada validitas dan obyektivitas aktivitas IDP saat menemui masyarakat.
“Beargumentasi itu harus memiliki landasan yang valid. Kunker kok dianggap abaikan tugas. Kunker juga bagian kinerja Bupati untuk menyerap aspirasi masyarakat,” katanya.
Menurut Gufran apa yang dilihat dan yang dibaca oleh Mansyur atas aktivitas Kunker IDP, akhir-akhir ini adalah murni antusias masyarakat dalam menyambut Bupati Bima.
“Aktivitas Kunker IDP sebagai Bupati Bima, bukansebagai Bakal Calon Bupati Bima,” tegasnya.
Kemudian sorotan Mansyur tentang kelangkaan pupuk, Pemerintah Daerah lewat Dinas Pertanian dan Perkebunan sudah mengajukan RDKK ke Pupuk Kaltim dan tentunya didistribusikan berdasarkan pengajuan.
“Kemudian hal lain dari pernyataan Mansyur itu adalah tentang gagal panen karena tidak turunya hujan, ini argumentasi liar. Masa tidak turunnya hujan salahkan Bupati Bima, salahkan saja Tuhan sekalian,” tegas Gufran (BNN_01)
Jalan Panjang Nimran Abdurrahman Menuju Gelanggang Pilkada Bima
Bimantika.net
Sekelumit perjalanan Nimran Abdurrahman, SH, MH dalam proses politik pilkada Bima 2020. Dirinya kemukakan pada seluruh lapisan masyaakat Bima secara luas. Menurutnya Proses ini bermula dari lahirnya keresahan dari sebagian besar kalangan masyrakat asal Bima yg ada di Jabodetabek atas kondisi kehidupan daerah dan masyarakat di tanah air tempat kita berasal yg dirasakan kemunduran dan ketertinggalan dlm segala aspek dibandingkan dgn daerah lain. Smp suatu wkt pd sekitar bulan september – oktober 2019 keresahan tsb mengkristal dgn digagasnya suatu gerakan politik menggunakan tagar #2020GantiBupati oleh beberapa tokoh muda Bima Jabodetabek lintas wilayah yaitu al :
- Akbp Ruslan Idris
- Nimran Abdurahman
- Mujahid A. Latief
- Dr. Hermawan Saputra
- Firdaus Djuwaid
- Yusri Al Bima
- Dr. H. Ghazaly Ama La Nora
- Bunyamin Israil
- Irwansyah A. Kariem
- Razikin Juraid
- Al Faris Thalib
- Ilham A. Rasul
Dlm perkembangannya tim kecil tersebut dinamai tim The Master menyusun suatu agenda kerja pokok sbb :
- Menjaring dukungan para tokoh dgn melakukan kunjungan kerumah para tokoh masy asal Bima Jabodetabek
- Menyerap aspirasi masy secara luas dr berbagai sumber utamanya di medsos
- Menjaring nama atau figur2 yg pandang layak utk ditampilkan sbg calon pemimpin yg akan disosialisasikan kpd masy maupun melakukan pendekatan2 ke partai2 politik yg ada di Kab. Bima
Terhadap agenda kerja tsb tim tlh melakukan serangkaian road show kebeberapa tokoh sprti Bpk Irjend. Pol. (Purn.) Kamil Razak, Bpk H. Zainul Arifin (Anggota DPR RI) maupun tokoh2 lintas profesi lainnya.
Melalui kunjungan dan pertemuan-pertemuan internal tim yg cukup intensif maka dicapai suatu kesepahaman bersama perlunya dikonsolidasikannya segenap kekuatan berbagai elemen masyarakat yang pro perubahan sebagai jawaban atau jalan keluar dari kondisi yang berkembang di daerah Bima yg kemudian sampai pada direkomendasikan beberapa nama atau figur al yaitu :
- Mujahid A. Latief
- Dr. Hermawan
- Akbp Ruslan Idris
- Dr. Ghazaly Ama La Nora
- Nimran Abdurahman
- Kol. Tni (Purn.) H. Muhidin HT
- Herman Alfa Edison
Ketujuh nama tersebut kemudian dipersilahkan maupun melalui tim melakukan upaya sosialisasi atau memperkenalkan diri melalui medsos agar diketahui secara luas dan harapannya mendapatkan sambutan yg baik dari “publik” dijagat medsos.
Sekitar bulan Oktober 2019, ditengah perjalanan, tim kembali melakukan kunjungan ke beberapa tokoh senior khususnya dlm hal ini yg dikunjungi adlh Bpk H. Zaenul Arifin serta penyampaian informasi ketokoh lainnya mengenai perkembangan dan hasil kerja tim hingga lahirnya 7 nama atau figur dimaksud.
Proses lbh lanjut pd perkembangannya persis ditanggal 6 November 2019 bertempat di Tebet, dirumah salah seorang pengusaha muda asal Bima kembali dilakukan pertemuan tim yang menghasilkan keputusan antara lain yaitu, mengerucutnya nama atau figur2 tsb menjadi tinggal 4 nama sbb :
- Mujahid A. Latief
- Dr. Hermawan Saputra
- Dr. Ghazaly Ama La Nora
- Nimran Abdurahman
Sedangkan ketiga nama lainnya dgn pertimbangan2 dan alasan2 tertentu yg dpt diterima tdk melanjutkan proses.
Terhadap keempat nama atau figur yg direkomendasikan tsb tim mempersilahkan utk mempersiapkan diri dan melakukan langkah2 pendaftaran di parpol dan smp pd tgl 15November 2019 hari terakhir masa pendaftaran di Partai Gerindra mk yg mendaftarkan diri adalah 3 nama atau figur yaitu : - Nimran Abdurahman
- Dr. Hermawan Saputra
- Dr. H. Ghazaly Ama La Nora
Kami sendiri, semenjak melakukan pendaftaran di 4 parpol yaitu, Gerindra, PAN, PPP dan PDIP intensif melakukan kegiatan sosialisasi baik melalui medsos maupun dgn menghadiri undangan acara nika ra nako kluarga Bima di Jaboetabek sprti yg kami lakukan pd acara malam kapanca dan pemberian soji pd khitanan keluarga Ncera Jabodetabek di Rawa Lumbu Kota Bekasi Jabar, menghadiri undangan diskusi Pilkada 2020 dan Masa depan Bima yg diselenggarakan oleh Kesatuan Mahasiswa Bima Jakarta (KMBJ), menghadiri diskusi ttg tema perubahan sosial dan ancaman dinasty politik oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Bima Ciputat Raya, menghadiri diskusi awal tahun bertemakan upaya peningkatan SDM dlm pengelolaan SDA Bima oleh Republik Mahasiswa Ngali (Raman) Malang serta menghadiri undangan diskusi awal thn ttg membangun toleransi sesama anak bangsa upaya mencegah radikalisme oleh Himpunan Mahasiswa Bima Tangerang (HMBT). Maupun serangkaian kegiatan pertemuan2 dan penggalangan tim pemenangan yg kami namai #Doundai yg hingga kini terus kami lakukan.
Lalu bagaimana dengan 2 nama atau figur lainnya? Utk Dr. Hermawan Saputra pd pertemuan yang di gelar tgl 21 Desember 2019, secara lugas Bung Hermawan menyampaikan tidak melanjutkan proses pencalonan dan bersedia memperkuat pencalonan kami. Alhamdulillah. Lalu bagaimana dgn Dr. H. Ghazaly Ama La Nora sendiri? Perkembangan terakhir komunikasi kami dapatkan bhw beliau trus berikhtiar namun pd wkt uji kelayakan dan kepatutan serta pemaparan visi misi di Partai Gerindra dr ketiga nama atau figur tsb hanyalah diri pribadi kami, #doundai yg menghadiri acara tsb. Smp disini publik bs menyimpulkan sendiri tentunya krn proses pilkada ini msh panjang dimana masa pendaftaran pasangan cabup/cawabup baru akan dilakukan pd tgl 16-18 Juni 2020, segala kemungkinan msh bisa terjadi.
Terakhir, perlu kami sampaikan bhw selama kurang lbh 4bulan terakhir ini, #doundai telah melakukan serangkaian kegiatan dan berikhtiar sungguh2 baik mengenai pembentukan jaringan tim #doundai, alhamdulillah tlh terbentuk group wa dou ndai di 35 Desa yg tersebar di 9 Kecamatan dari total 191 Desa yg menyebar di 18 Kec se Kab. Bima. Dan kegiatan ini akan trus berlanjut paling tidak hingga tiba wktnya kami turun sosialisasi mudah2an jaringan dou ndai tlh terbentuk di 50 Desa. Insya Allah. Aamiin.
Hal ini jg menjadi bagian penting dari strategi pemenangan dou ndai di Pilkada, dimana setelah dou ndai turun sosialisasi di 35 smp 50 desa maka akan diikuti oleh kegiatan turunnya tim survei dari lembaga survei yg telah ditunjuk oleh kami. Dan hal ini sangat terkait secara langsung pula dengan upaya yang tengah kami lakukan utk menjajaki koalisi dan pasangan cabup/cawabup dou ndai yg insya Allah kelak akan didaftarkan pd KPUD Bima yaitu, koalisi Partai Gerindra dan PAN utk pasangan cabup/cawabup yg diusung yaitu, Nimran Abdurahman dengan Maman Aminurlah. Aamiin (BNN_01)
Walikota HML Tunaikan Janji Politik di Kelurahan Sadia
Bimantika.net
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Menunaikan sejumlah janji politik kepada masyarakat di 41 Kelurahan se Kota Bima, pada hari selasa (28/1/2020).
HML Salurkan Bantuan pribadi yakni 500 kursi plastik di Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda Kota Bima.
Kegiatan penyaluran bantuan kursi digelar di halaman Kantor Lurah Sadia, hadir pula Ketua PKK Kota Bima Hj. Ellya Alwaini HM. Lutfi, Camat Mpunda, Lurah Sadia, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, dan Tokoh Ibu-Ibu muda
HML dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan kursi ini untuk menunaikan janji politik dirimya, yakni 500 kursi dan akan disimpan di kantor lurah.
“Silahkan dimanfaatkan untuk kegiatan hajatan masyarakat” ujarnya.
Sembari memberi pesan “damai’ bahwa kursi ini dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, jangan ada Kotak-kotak, siapapun boleh memanfaatkannya.
Pada kesempatan itu juga Walikota HML menyampaikan bahwa Pemerintah menjamin kesehatan bagi warga Kota Bima yang kurang mampu, dengan membantu biaya BPJS. Ini bertujuan agar masyarakat terus disejahterahkan, dibidang ekonomi maupun kesehatan.
selain Penyerahan kursi oleh Walikota Bima, juga diserahkan bantuan sarana posyandu, sarana majelis taklim dan TPQ oleh Ketua TP. PKK Kota Bima. (BNN_01)
IDW Harapkan Pemkab Bima Jadikan Pertanian sebagai Pondasi Pembangunan
Bimantika.net
Salah Seorang Pemerhati Lingkungan, Syaifullah AR atau biasa dengn nama krennya Ipoel Duta Waskita (IDW) menyebutkan bahwasannya Kabupaten Bima merupakan Kabupaten Agraris, 40% menjadikan gunung sebagai sumber kehidupanya.
“Jika demikian kondisinya maka sektor Pertanian dalam artian luas harus di jadikan pondasi dan spirit untuk mewujudkan Visi BIMA kedepan” Demikian ungkap IDW.
Lanjutny bahwa itu adalah Pengejewantahanya hanya akan terlaksana dan berhasil jika kebijakan PemKab di perioritaskan untuk membangun sektor tersebut.
Masih menurut Ipoel bahwa Secara umum. Kab Bima dapat di klasifikasi menjadi 4 wilayah besar dengan menetapkan kebijakan yg menjadi sektor unggulanya.
- KAWASAN MINAPOLITAN. ( SAPE – LAMBU – LANGGUDU )
- KAWASAN AGROHOLTI (BELO, PALIBELO, WOHA, MONTA DALAM, LAMBU, WERA & SOROMANDI)
- KAWASAN PALAWIJA ( MONTA. AMBALAWI. BOLO & MADAPANGGA)
- KAWASAN EKONOMI TERPADU ( SANGGAR & TAMBORA)
Untuk WILAYAH LAMBITU, WAWO, PARADO & DONGGO MENJADI WILAYAH KEBIJAKAN KHUSUS DGN KONSEP PENGEMBANGAN SOSIAL FORESTRE & AGRO FORESTRE.
Sementara untuk mendukung geliat ekonomi dan tataniaga, penetapan Tente (woha) kananga – rato ( Bolo ) dan rasabaou (Sape) sebagai pusat NIAGA RAKYAT harus dilakukan dengan melaksanakan revitalisasi pasar yang ada.
“Selain itu. dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, Pemkab Bima harus memiliki Pusat Komunitas Kreatif (Puskomkref). Fasilitas ini dibangun untuk mensosialisasikan potensi dan sumber daya yang ada di Kabupaten Bima” ungkap Ipul.(bnn_02)
