Teknologi Microculture : RAMAH-kan Bima, GEMILANG-kan NTB

Oleh ‘ Khairuddin Juraid *)

Bimantika.net Izzul Islam, anak muda kelahiran Bima yang kini mendapat kepercayaan sebagai Dekan Fakultas Teknobiologi Universitas Teknologi Sumbawa. Menamatkan Pendidikan S1 di Universitas Brawijaya, kemudian mengambil Magister Biotechnology di Univeritas Tokyo Jepang.

Ikut menemani Izzul yaitu seorang Magister alumni Warsaw University Polandia, kajian Environmental Protection, namanya Win Ariga Mansour Malonga, S.PI, M.Sc.

Juga bergabung Dr. Ali Budhi Kusuma, S.Si., M.Sc., ALS. Yang kerap dipanggil Alidi. Menyelesaikan Studi Magister di Birmingham University dan Doktoral di Newcastle University, United Kingdom, pada jurusan Extremophilic Microbiology and Biotechnology.

Mereka ini generasi milenial, para punggawa Sumbawa Techno Park (STP) sekaligus pendidik dan peneliti di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), milik DR. Zulkieflimansyah.

Dari ketiga anak muda inilah gagasan dan konsep teknologi microculture bermula. Dengan penuh semangat—-berdasarkan ilmu pengetahuan dan pengalaman lapangan—-mereka memaparkan bahwa Bima bisa menjadi daerah yang maju melalui pengelolaan dan pengolahan garam.

Saatnya kami membayar hutang pada tanah tempat kami dilahirkan dan dibesarkan, ungkapnya kala matahari tersenyum menyapa hadirnya malam.

Bahkan, hasil observasi ketiga ilmuan muda ini, tambak garam Bima, berpotensi menyimpan mikroba ekstremofilik jenis lain yang kelak juga bisa dikembangkan untuk berbagai aplikasi bioindustri lain, tidak hanya garam.

Untuk mendapatkan garam yang berkualitas diperlukan teknologi yang tepat guna. Salah satunya dengan microculture. Teknologi ini mampu memproduksi garam dalam kuantitas yang banyak dan kualitas yang baik, serta dapat memperkaya mineral-mineral lain, agar dapat memenuhi standar garam berkualitas tinggi,sesuai kebutuhan industri.

Secara teknis, microculture adalah metode kultivasi strains bakteri halofilik lokal yang dibudidayakan dalam skala laboratorium. Bakteri ini kemudian dikontrol pertumbuhannya dan menjadi pemicu proses biomineralisasi pada kolam kristalisasi air tua, sehingga membuat kolam kristalisasi menjadi kolam hypersaline.

Teknologi ini akan fokus pada proses hulu agar kualitas dan mineral garam bisa ditingkatkan. Hasil produksi garam microculture dalam 1 ha sekitar 5 kali lipat atau >550 ton garam setiap tahun. Kelebihan lainnya dapat berproduksi sepanjang musim tanpa terkendala iklim dan cuaca.

Secara kualitas produk yang dihasilkan sangat baik dengan kadar NaCl >95% . Menariknya, masa produksinya relatif singkat dibandingkan pola tradisional seperti sekarang ini.

Selain itu, penerapan teknologi ini juga akan meningkatkan efisiensi lahan sehingga dapat menekan kerusakan wilayah peisisir akibat pembukaan dan penggunaan lahan karena laju pertumbuhan penduduk.

Metode ini akan mengoptimalkan ekosistem mangrove yang menjadi biofilter alami untuk mendukung proses produksi. Juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam membangun ekosistem pesisir yang sehat guna terciptanya pembangunan berkelanjutan.

Jangka panjang, kawasan areal tambak ini bisa dikembangkan menjadi ekonomi kreatif dengan konsep EcoEduTourims berbasis Science, sehingga garam tidak hanya sebatas Komoditas.

Mengandalkan kemurahan alam saja tidak cukup dan bukan pilihan bijak untuk menjadikan Bima sebagai Lumbung Garam Nasional. Buktinya, negara-negara Mikronesia yang memiliki laut 95 persen dari total keseluruhan teritorinya bukanlah produsen garam.

Disinilah pentingnya intervensi teknologi dan inovasi dalam mewujudkan kemajuan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Sebab kunci dari swasembada garam adalah produksi massal dengan penggunaan teknologi.

Ayn Rand, seorang Filsuf dan Novelis kelahiran Rusia berkebangsaan Amerika Serikat, berujar “Bahkan jika kabut asap merupakan resiko bagi kehidupan manusia, kita harus ingat bahwa kehidupan di alam ini tanpa teknologi adalah kematian yang besar”,

Izzul, Win dan Alidi memilih jalan sunyi untuk berbakti. Cukup sudah memaki kegelapan dan mengutuk masa lalu, sebab bayangmu pun tak nampak. Saatnya kita menyalakan lilin, berKARYA menjemput masa depan yang lebih INDAH penuh keRAMAHan nan GEMILANG. Demikian !!!

*) Khairuddin Juraid
Korwil Bapilu NTB 1 DPP PARTAI GOLKAR

Indahnya Berbagi, Bupati IDP Bantu Uang Pribadi Korban Kebakaran Tambora

Bimantika.net Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, (IDP) menyerahkan bantuan pribadi pada Jaharudin, warga SP 6, Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, yang rumah kediamannya hangus dilalap di jago merah, beberapa waktu lalu.

Uang jutaan rupiah untuk korban kebakaran itu diserahkan langsung Bupati IDP (15/6). Di dampingi Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, Camat Tambora Drs. isyra dan Asisten III Setda Bima Drs. H Arifuddin HMY.

Selain mendapatkan bantuan pribadi dari Bupati Umi Dinda, Jaharudin, yang juga sebagai anggota BPD Desa Labuan Kananga, menerima bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bima, uang senilai dua juta rupiah dan beras 5 kilo gram.

Dari Pemkab Bima, Jaharudin, juga telah menerima bantuan bencana alam dan tanggap darurat. Yang diserahkan Camat Tambora beberapa hari pasca kebakaran tejadi.

Pada Jaharudin beserta keluarga, Bupati Bima dua periode ini meminta bisa bersabar menghadapi ujian. Karena semua ujian dan cobaan tidak ada yang bisa menduga.

Dijelaskan Bupati, bantuan yang diberikan tidak seberapa. Namun setidaknya, kami hadir dengan bantuan ala kadarnya ini bisa meringankan beban keluarga yang sedang ditimpa musibah.

“Tetap waspada dan berhati-hati. Jangan sampai kejadian yang sama terulang lat,”ujar Bupati Umi Dinda.

Sebelum menyerahkan bantuan pada Jaharudin, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan uang duka pada salah seorang warga Desa Labuan Kananga yang meninggal. (***)

Warga Oi Mbo dan Ntobo Deklarasi Dukung HML 2 Periode

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dicintai oleh Warganya, Terbukti Selasa malam (15/6/2021) Seluruh Ketua RT Mulai Dari RT 01 sampai RT 11, Ketua RW 01 sampai RW 04, Ketua Rumah Aspirasi, Ketua LPM dan Ketua Karang Taruna Kelurahan Oi Mbo bersilaturrahim kediamannya dengan tujuan memberikan support dan dukungan penuh pada pemerintahan yang sedang dikendalikannya.

Luar biasanya bahwa dalam pertemuan silaturrahim yang tetap mentaati protokol kesehatan tersebut disertai dengan dukungan dan Pernyataan Sikap dari Seluruh Tokoh Masyarakat dan para Ketua-ketua RT dan Ketua-ketua RW se-Kelurahan Oi Mbo.

Salah seorang warga yang membacakan pernyataan sikap dihadapan Walikota HML menyampaikan beberapa point pernyataan sikap yang ikut ditandatangi oleh lembaga penting di kelurahan Oi Mbo.

Diantara yang ikut serta dalam penandatanganan itu adalah Ketua Rumah Aspirasi, ketua LPM, Ketua Karang Taruna, Ketua RW 01, 02, 03 dan O4, Ketua RT 01 sampai RT 11.

Ada empat Point penting Dalam Pernyataan Sikapnya diataranya adalah siap mengamankan roda pemerintahan Kota Bima di bawah kendali Walikota HML.

Dan Point penting lainnya adalah Kami Warga Kelurahan Oi Mbo Akan Lakukan perlawanan terhadap oknum dan kelompok tertentu yang dengan sengaja menyebarkan berita-berita ujaran kebencian ditengah-tengan masyatakat.

Point Ke Empat dalam pernyataan sikap tersbut adalah Kami Warga Oi Mbo sepakat dan membulatkan tekad mendukung Pemerintahan H. Muhammad Lutfi, SE sekaligus Membulatkan Tekad Mendukung H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Dua Periode

Inisiator Silaturrahim, Ruslan H. Usman menyebutkan bahwa hadirnya seluruh Ketua RT 01 sampai Ketua RT 11 se Oi Mbo, Ketua RW 01 sampai RW 04, Ketua Rumah Aspirasi, Ketua LPM Oi Mbo, Ketua Karang Taruna adalah bentuk kecintaan yang mendalam pada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi.

“Jelas ini adalah kecintaan warga yang tentunya saya inisiasi saja karna seluruh komponen penting mulai dari seluruh Ketua RT dan RW hingga Ketua LPM dan lembaga lainnya se Oi Mbo masih mencintai HML” ujar Ruslan..

Dimalam yang bersamaan juga hadir seluruh tokoh masyarakat dari Kelurahan Ntobo. Para Tokoh Kelurahan Ntobo semalam mendatangi kediaman HML semata-mata karena rasa cinta mereka yang amat sangat dalam pada pemimpinnya.

Hadirnya sejumlah tokoh kelurahan Ntobo menghadap silaturrahim dengan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE untuk kepentingan masyarakat umum. Ini merupakan bentuk dukungan dan legacy dari lapisan masyarakat di kota bima untuk kepemimpinan Walikota HML. (Dae)

Dampak Positif Hadirnya Menparekraf Sandiaga Uno di Bima NTB

Oleh : Feriyadin, M.M.,*)

Bimantika.net Kehadiran Menparekraf RI di Bima, apakah memberikan dampak bagi daerah yang dikunjungi?

Bagi pandangan saya pribadi, merujuk dari ungkapan seorang guru bahwa “tak ada sesuatu yang terputus/terpisah” – peristiwa masa kini tak lepas dari tindakan masa lampau, begitupun dengan harapan masa depan tak lepas dari tindakan saat ini. Semua saling berhubungan.

Ungkapan di atas, sangat terkait dengan keberadaan pak menteri di tanah Mbojo (Suku Bima). Bahwa hadirnya pak menteri telah jauh-jauh hari direncanakan untuk datang ke Bima.

Upaya lobi yang dilakukan oleh Pemda setempat agar pak Menparekraf mengenal dan ikut berkontribusi dalam memasarkan dan mempromosikan setiap pariwisata daerah yang ada di Pulau Sumbawa.

Tepat pada tanggal 13 Juni 2021, Menparekraf melakukan Kunker ke Bima dan melihat beberapa destinasi dan daya tarik wisata yang dimiliki pulau Sumbawa, khususnya Bima kota dan Kabupaten.

Pada hari yang sama pula, semua perencanaan, kegiatan serta pengenalan potensi pariwisata daerah dipaparkan oleh masing-masing pimpinan daerah seperti: Wali Kota Bima, Bupati Bima, Bupati Dompu, dan Bupati Sumbawa serta Kadispar NTB di hadapan pak Menparekraf (DR. H. Sadiaga Salahudin Uno, M.BA).

Dari ragam penjabaran para pemimpin daerah serta kepala dinas pariwisata NTB, lebih mengarah pada pengangkatan potensi serta prospek Pariwisata yang dimiliki daerah.

yang nantinya perlu dukungan utuh dari kemenparekraf RI dalam urusan kerjasama lintas daerah maupun pusat (dilakukan secara terintegrasi), dukungan dalam pengembangan pemasaran dan promosi,

serta peningkatan kapasitas (SDM) Pelaku usaha Pariwisata dan ekonomi kreatif di era digital.

Mengacu pada informasi ini, saya melihat ada spirit/optimisme daerah dalam memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan pariwisata daerah melalui pembenahan destinasi,

Penguatan karakteristik lokal dan penyiapan SDM terampil dalam pengelolaan pariwisata daerah. Maka optimisme untuk menjadikan pulau Sumbawa, khususnya Bima sebagai destinasi baru bagi para pelancong Nusantara dan Mancanegara dapat direalisasikan.

Dalam hal ini, saya ingin menekankan bahwa, Semua pembangunan dari 3A (Amenity, Accessibility, dan Accomodation) tak ada artinya bila tidak ada A (Awareness).

Karena ketiga komponen diatas merupakan sumber daya yang dikelola oleh pelaku/masyarakat, sedangkan satu komponen A ini merupakan penggerak utama dalam mengelola sumber daya yang dimaksud.

Artinya, core dari kemajuan sebuah industri pariwisata adalah awareness (kesadaran). Oleh karena itu, Kita butuh elemen ini, karena ini merupakan lokomotif yang mampu menggerakkan ke 3-A tersebut.

*) Feriyadin, M.M.
(Dosen STIPAR Soromandi Bima)

PBB Kota Bima Rapat Persiapan Verifikasi Parpol

Bimantika.net Hari ini Selasa (15/6/2021) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bima menggelar rapat penting terkait persiapan Verifikasi Partai Politik secara Nasional yang berlangsung 2022.

“Rapat persuapan Verifikasi ini sebagai bentuk Kesiapan kami selaku DPC PBB Kota Bima untuk menghadapi Pemilu 2024” Ujar Syamsuddin, S. Sos Ketua DPC PBB Kota Bima.

Syam sapaan akrab Ketua DPC PBB Kota Bima menyebutkan bahwa
DPC PBB Kota Bima sudah sangat siap menghadapi verifikasi.

“Dengan kesiapan itu tentu PBB Kota Bima siap menghadapi Pemilu 2024, DPC. PBB kota Bima sudah siap, sesuai dg UU pemilu dan aturan KPU,. Mulai dari DPC sampai ke ranting” ujar Syam.

Hadir dalam rapat persiapan verifikasi tersebut Ketua MPC, ketua BKC, 5 ketua-ketua PAC Kecamatan sekota Bima dan pengurus DPC PBB kota bima.

Rapat persiapan verifikasi Parpol tersebut berlangsung Markas DPC. PBB Kota Bima di Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima. (***)

Teamwork Kampus IAIN Bima Meeting Zoom Selesaikan Pekerjaan Akademik

Bimantika.net Hari ini Selasa (15/6/2021), Teamwork Pendirian Kampus IAIN Bima dibawah Komando Ketua Komite Pendirian Kampus IAIN Bima Prof. DR. H. Muhammad, M. Pd., M.S.

Prof Muhammad Yang dikonfirmasi media Cetak dan Online Bimantika pada Selasa (15/6/2021) menyebutkan bahwa Zoom meeting pertama dgn Asesor BAN-PT tentang asesmen lapangan pendirian IAIN Bima.

Saat Meeting Zoom yang Pertama menurut Prof Muhammad, dihadiri tim lengkap komite pendirian IAIN Bima dan para pejabat terkait dari pemkot Bima.

“Kegiatan tersebut dalam rangka untuk mendapatkan akreditasi minimum institusi IAIN Bima* ujarnya.

Pada Meeting Zoom kedua Prof Muhammad menjelaskan juga bahwa
Zoom Meeting kedua pembahasan tentang naskah akademik perizinan IAIN Bima, dihadiri oleh Komite pendirian IAIN Bima, para pejabat Diktis Kemenag RI dan beberapa Biro terkait dari kemenag RI.

“Alhamdulillah pada Zoom meeting kedua pembahasan tentang naskah akademik perizinan IAIN Bima, dihadiri oleh Komite pendirian IAIN Bima, para pejabat Diktis Kemenag RI dan beberapa Biro terkait dari kemenag RI, Zoom Meeting berlangsung dengan lancar” ungkap Prof Muhammad. (Dae)

.

“Menteri Sandiaga Uno Jatuh Cinta” Nonton Bareng Pacuan Kuda Ditemani Bupati Cantik IDP

Tahun 2021 ini, Kemenkeraf menunjuk ‘Uma Lengge’ di Desa Maria sebagai ‘Desa Wisata’. Dan dilakukan Menteri Sandi Uno, dalam rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) beserta rombongan di Kabupaten dan Kota Bima, selama dua hari.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Dr. H Sandiaga Salahuddin Uno, B.BA, M.BA, melaksanakan Sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, (13/6) langsung kagum pada panorama alam Kabupaten Bima sekaligus Cinta pada Suasana Kabupaten Bima dibawah kendali Bupati Bima 2 Periode Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP)

Sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 adalah program Kemenkeraf dengan mengusung tema ‘Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional’. Ikut dimeriahkan Youtuber Nasional, Atta Halilintar beserta istri Aurel Hermansyah dan Rigen Rakelna.

Menteri Sandi Uno, beserta rombongan tiba di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima sekitar pukul 11:15 pagi. Ikut pula dalam rombongan Menperkeraf adalah anggota DPR RI dari Fraksi PAN Dapil NTB, H Muhammad Syafrudin, ST,MM.

Menperkeraf RI, disambut Gubernur NTB Dr Zulkifliemansyah, Bupati Bima H Indah Dhamayanti Putri S.E, Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan HM Noer, Sekda Kabupaten Bima Drs H Taufik HAR, M.Si.

Hadir pula Bupati Dompu Abdul Kader Jaelani, Wali Kota Bima HM Lutfi SE, Kapolres Bima, Dandim 1608 dan sejumlah pejabat Kabupaten dan Kota Bima.

Gubernur Bang Zul, tiba lebih awal di Bandara Sultan Muhammad Salahudin, sekitar pukul 8:30 pagi, menggunakan pesawat latih, dari Bandar Udara Sumbawa. Sedangkan Youtuber Atta beserta istri, Aurel, tiba sekitar pukul 9.19 pagi, lebih awal dari rombongan Menperkeraf.

Tiba di Bandara SMS Menteri Sandi Uno, langsung dikenakan songkok dengan selendang khas Bima oleh Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri. Kemudian istrahat sejenak di ruangan VIP Bandara.

Nonton Pacuan Kuda di Panda

Sebelum menuju Desa Maria, Kecamatan Wawo, Menperkeraf beserta rombongan terlebih dahulu menyaksikan pacuan kuda di Desa Panda, sekitar pukul 11:45 pagi.

Kepada Menteri Sandi Uno, Bupati Bima menyampaikan bahwa olah raga Pacuan Kuda sangat di cintai masyarakat Kabupaten Bima, Dana Mbojo. Demikian pula, lapangan yang digunakan telah ada sejak zaman dahulu.

Kedatangan Menteri, Youtuber Atta Halilintar beserta istri, Aurel Hermansyah suatu kebanggaan bagi kami dan masyarakat Bima.

Dijelaskan Bupati, Kuda Bima cukup terkenal dan memiliki ciri khas tersendiri. Bahkan Bima juga dikenal dengan produksi susu kuda liarnya.

‘’Terima kasih telah berkunjung di pulau Sumbawa NTB dan dukungan Kementerian Pariwisata,’’ujar Bupati.

Sementar itu, untuk mendukung Pariwisata di Bima, Menteri Sandi berjanji akan mengalokasikan anggaran. Untuk pembangunan secara permanen arena pacuan kuda di Desa Panda. Kata Menteri Sandi Uno, Pariwisata di Bima harus maju dan setara dengan daerah-daerah lain.

Resmikan Desa Wisata Budaya

Menteri Sandi Uno, tiba di Uma Lengge, Desa Maria, sekitar pukul 14.00 wita, usai menunaikan Ishoma di Pasanggrahan Wawo. Masyarakat tumpah ruah memakai rimpu dari tenun khas Bima, disepanjang jalan menuju kompleks Uma Lengge.

Memasuki Kompleks Uma Lengge, Menteri Sandiaga Uno disambut tarian ‘Wura Bongi Monca’. Dan pengalungan selendang tenun khas Bima oleh Ma Ka Tua Ra Humpa. Juga disambut dengan atraksi tari ‘Ntumbu Tuta’ dari Sanggar Seni dan Budaya ‘Diha Timbo’.

Sebelum menandatangani Prasasti Desa Wisata, Menteri meninjau stand ekonomi kreatif yang ada dalam Kompleks Uma Lengge dan ikut bersama ibu-ibu memainkan alat musik tradisional Bima ’Kareku Kandei’.

Bupati Umi Dinda berharap hadirnya Menteri Sandi Uno bisa membangkitkan Pariwisata di Bima. Karena, kata Bupati, tidak lama lagi akan digelar event internasional MotoGP di Mandalika, Lombok.

‘’Semoga bisa menumbuhkan Pariwisata di daerah kita; Dana Mbojo,’’ujar Bupati.

Selain itu, Kabupaten Bima, juga berbatasan langsung dengan Labuhan Bajo di sebelah timur.

Kita berharap, wisatawan sebelum menuju Labuhan Bajo bisa mampir dan menikmati destinasi wisata di Bima.

Adanya perhatian dari Pemerintah Pusat, melalui Menperkeraf untuk memajukan dan mengembangkan Pariwisata dan Ekonomi kreatif yang potensial, sangat diharapkan.

Dijelaskan Bupati Umi Dinda, Indonesia masih dilanda pandemi Covid- 19. Tentu berdampak terhambatnya pergerakan Ekonomi masyarakat. Sentuhan Pemerintah pusat dapat memulihkan ekonomi di daerah.

Sementara itu Menteri Sandi mengatakan, Pariwisata NTB terus berbenah agar tidak ketinggalan dari daerah lain. Demikian pula Kabupaten Bima, akan bersaing dengan daerah tujuan wisata lainya di Indonesia.

Menurut Sandi Uno, Uma Lengge merupakan bangunan tradisional suku Mbojo masuk wilayah Kecamatan Wawo. Berbentuk kerucut di bagian atap. Dulu digunakan sebagai tempat tinggal, sebagian juga digunakan sebagai lumbung padi.

‘’Kami akan melakukan pendampingan agar obyek wisata ini tumbuh dan menjadi destinasi wisata baru di Indonesia,’’ujar Menteri.

Menurut Sandi Uno, daya tarik wisata budaya Uma Lengge sangat langka. Bernilai sejarah tinggi karena menjadi situs warisan budaya para leluhur suku Mbojo. Memiliki keunikan tinggi dalam industri pariwisata.

Pendampingan, kata Sandi Uno, akan dilakukan seluruh aspek yang diperlukan oleh desa wisata. Dengan penyusunan rencana pembangunan desa wisata. Dilanjutkan dengan pembangunan Sumber Daya Manusia.

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Wisata. Kemudian pendampingan institusi desa wisata serta pembangunan fisik atau infrastruktur dengan melibatkan Kementerian dan lembaga-lembaga terkait.

Kembangkitan pariwisata, Kata Menparekraf, dimulai dari desa wisata. Nantinya menjadi tonggak kebangkitan ekonomi.

‘’Kita ingin desa wisata hadir membuka peluang ekonomi, lapangan kertja dan lapangan usaha seluas-luasnya, untuk meningkatkan ekonomi rakyat,’’tambahnya.

Menteri Sandi mengaku, banyak hal yang belum disentuh oleh program Nasional. Dan program Desa Wisata ini merupakan program yang berkeadilan dan tepat sasaran.

Diharapkan, program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini wisatawan yang berkunjung di Uma Lengge, Desa Maria, Wawo, dapat meningkat dan mampu tumbuh dengan baik. Seperti Desa Wisata di daerah lain.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif RI, pada kesempatan tersebut juga meresmikan Lapak Ekonomi Kreatif yang dikelola oleh Bumdes Maria Maju. (***)

“Mentri Sandiaga Uno Kagumi Bupati IDP”

Bimantika.net Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) memaparkan pengelolaan potensi Pariwisata yang ada di Wilayah Kabupaten Bima, dihadapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI,. Dr. H Sandiaga Salahuddin Uno, B.BA, M.BA, (Sandiaga Uno)

Sejumlah potensi unggulan Pariwisata tersebut untuk kemajuan Daerah. Dijelaskan Bupati Bima dua periode ini, pada acara Kolaboraksi Bupati/Walikota Sumbawa-Bima Raya, Nusa Tenggara Barat, di Pantai Lawata, Kota Bima, Minggu, 13 Juni 2021, malam.

Dijelaskan Bupati Umi Dinda, Kabupaten Bima, memiliki kawasan destinasi wisata yang masuk dalam program percepatan Pariwisata Kabupaten.

Yaitu kawasan Samota( Satonda, Moyo dan Tambora) Kawasan Madompa, dan Metro Lewa Mori (lapangan pacuan kuda, Pantai Kalaki dan Sambori).

Sambori adalah salah satu desa yang berada di puncak Lambitu, dengan komoditi unggulan bawang putih. Memiliki ciri khas tersendiri, termasuk bahasa yang berbeda dengan bahasa Bima pada umumnya. Sampai sekarang masih terpelihara dengan baik.

‘’Untuk pelestarian keberadaan Rumah Lengge dan Jompa yang terpadu dalam satu kawasan di Desa Sambori tersebut, kami telah menganggarkan melalui dana DAK,’’ujar Bupati.

Kemudian di teluk Wawo Rada, yang berada di wilayah selatan Kabupaten Bima. Juga memiliki keunikan. Keindahan pasir, gelombang untuk survingnya dan selalu muncul ikan lumba-lumba.
Di garis pantai bagian Selatan Desa Woro, Kecamatan Madapangga. Bupati mengaku, tiga tahun terakhir dikelola investor dari Amerika dan sudah mulai berkembang.

Di sisi sebelah utara wilayah Kabupaten Bima. Terdapat Gunung Sangiang Api. Disekitarnya juga terdapat pulau ular.

Di sekitar Gunung Sangiang, terdapat kawasan yang untuk Diving. Berdasarkan laporan para wisatawan, keindahan dibawah lautnya, bisa mengalahkan taman bawah laut Bunaken.

Kemudian di bagian wilayah timur. Ada Gilibanta yang berdekatan dengan Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Ada Pantai Pink, Toro Mbala, Toro Mariam tebing yang tersusun rapi seperti meriam.

Dihadapan Menparekraf, Bupati mengaku masih ada beberapa potensi Pariwisata tersebut yang belum mendapatkan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat atau pelaku pariwisata. Dari Bali menuju Labuhan Bajo atau dari mana pun melalui paket-paket wisata.

Bupati berharap adanya dukungan Kementerian Pariwisata. Karena menurut Umi Dinda, beberapa obyek wisata di bagian Timur belum bisa dikelola, seperti obyek wisata ‘Toro Mbala’ dan sekitarnya. Menurut Bupati itu masuk kawasan penyanggah habitat Komodo.

‘’Kami berharap keunggulan yang dimiliki Manggarai Barat dengan percepatan pembangunan yang dijelaskan Peraturan Presiden (Perpres), bisa dirasakan daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan kawasan Manggarai Barat. Kami juga memiliki kawasan Sakosa (yang meliputi pulau Kelapa dan Uma Lengge),’’ujar Bupati.

Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Dr. H Sandiaga Salahuddin Uno, B.BA, M.BA, mengatakan tiga hal untuk mengembangkan potensi wisata di Sumbawa-Bima Raya.

Yaitu peningkatan Sumber Daya Manusia (DSM), mendorong program unggulan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Serta pemulihan sektor ekonomi dan pariwisata melalui digitalisasi.

Dijelaskan Sandi Uno, Kemenparekraf tetap mendorong adanya program unggulan agar tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu. Kemudian melakukan pendampingan beberapa event daerah dan program revitalisasi sarana dan prasarana. Untuk membangkitkan dan memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19.

“Event daerah akan kita dampingi agar bisa berkembang dan ditingkatkan menjadi event regional dan nasional,’’ujar Menteri Sandi.

Menteri Sandi berharap, setiap kepala daerah dapat membuat narasi yang positif dan menunjukkan nilai-nilai optimisme bahwa sektor pariwisata akan bangkit kembali.

Selain itu, peningkatan SDM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui peningkatan skill (up-skilling dan reskilling). Adalah salah satu solusi untuk mengarahkan sekaligus memberikan pendampingan keterampilan dimasa pandemi.

Kemudian memulihkan sektor ekonomi dan pariwisata sesuai dengan tren yang terbaru, fokus pada wisatawan nusantara.

Hadirnya youtuber Atta Halilintar bersama Aurel, mudah-mudahan memberi dampak yang luar biasa. Karena ada puluhan juta mata yang melihat melalui digitalisasi.

“Luar biasa sekali, saya sempat berada di Desa Wisata Maria. Terpukau bukan hanya alamnya, tapi juga budayanya,’’aku Menteri Sandi sembari menyebutkan kagum pada presentasi Kepariwisataan oleh Bupati IDP.(***)

Bupati IDP : Kehadiran Mentri Sandiaga Berkah Buat Kota dan Kabupaten Bima

Bimantika.net Saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) dua hari di Bima, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Dr. H Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A, menyempatkan diri memberikan Kuliah Umum, di kampus STKIP Taman Siswa (Tamsis) Kabupaten Bima, atas undangan pihak Kampus.

Kuliah Umum diberikan Menteri Sandi, sekitar pukul 17:15 wita, usai meninjau industri tenun di Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Kota Bima, Minggu, 13 Juni 2021.

Menteri yang biasa di sapa Papa online ini mengangkat tema ‘Kewirausahaan untuk membangun ekonomi kreatif’.

Ikut hadir mendampingi Menteri Sandi, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, Bupati Dompu Abdul Kader Jaelani, Ketua Yayasan Taman Siswa Bima dan anggota DPR RI Fraksi PAN
H Muhammad Safrudin, ST, MM.

Dihadapan sejumlah mahasiswa, Menparekraf mengatakan ekonomi dibangun dengan pilar Inovasi. Yaitu berani mengambil resiko. Jika langkah itu diambil, maka kesuksesan akan menghampiri. Apalagi terhadap orang-orang yang berusaha.

Menurut Menteri Sandi, saat Pandemi seperti ini, semua mengalami hambatan. Oleh karena itu kita dituntut bermitra dan berkolaborasi dalam membangun kewirausahaan.

‘’Kita harus bisa bertahan di tengah Pandemi ini. Covid-19 memaksa kita untuk semakin kreatif. Ketika kita bisa mengambil peluang. Maka kita akan bisa membuka lapangan kerja,’’ujar Menteri.

Seperti Pemerintah Desa Maria. Kata Sandi Uno, mereka bisa menciptakan destinasi wisata yaitu Uma Lengge. Menteri Sandi berharap, program Desa Wisata yang dicangkan Kemenparekraf, bisa membantu program yang ada di masing-masing daerah.

Dijelaskan Sandi, Kabupaten Bima, bersebelahan dengan Labuan Bajo, NTT. Semoga tahun ini membawa perubahan untuk bangkit dan menang melawan Covid-19.

Pemerintah Daerah harus siap menghadapi banyaknya wisatawan yang akan berkunjung. Dan tentu potensi kerajinan khas seperti tenun harus disiapkan. Anak-anak muda yang berpotensi dapat dilibatkan dan menjadi yang terdepan.

Sementara itu, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, mengatakan, yang disampaikan Menteri Sandi Uno dapat menginspirasi generasi muda Kampus STKIP Taman Siswa. Untuk bergerak maju dan tidak mengenal lelah untuk meraih sukses

Banyak harapan dan keinginan yang akan di sampaikan. Namun Menteri Sandi, justru baru melihat satu destinasi budaya yang kita ajukan sebagai nominator Desa Wisata tahun 2021. Tentunya kita berharap, akan muncul Sandiaga Uno-Sandiaga Uno yang lain.

Dijelaskan Bupati Umi Dinda, hadirnya Menteri Sandiaga, menjadi oleh-oleh yang berharga bagi kita di Kabupaten dan Kota Bima.

Pemkab Bima menyampaikan apresiasi kepada STKIP Taman Siswa. Hadirnya Menteri Sandiaga Insya Allah akan menambah kesuksesan mahasiswa ke depan. Mengikuti jejak Menteri Sandi yang rendah hati dan mengedepankan perhatian kepada seluruh masyarakat, lebih khusu generasi muda. (ProKom)

Walikota HML : PKKM Tanggung Jawab Kita Semua

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Gelar Rapat Koordinasi (Rakor) menindaklanjuti instruksi dari Menteri Dalam Negeri terkait dengan Pembatasan Pergerakan kegiatan Masyarakat (PKKM) secara mikro yang dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota Bima, Selasa (15/6/2021).

PPKM dimulai hari ini tanggal 15 Juni 2021 hingga 28 juni 2021. Rakor dihadiri oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah yang dipimpin langsung Walikota HML.

Walikota HML menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu instruksi dari menteri dalam negeri mengingat daerah kita ditetapkan sebagai zona merah, diharapkan instruksi ini terlaksana dengan baik dan tidak fiktif.

sebelumnya Walikota HML sudaj mengeluarkan Perwali tentang Penanganan Pembatasan Berbasis Kelurahan di tahun 2021.

“Program ini dikoordinasikan dengan lurah-lurah minggu lalu, dan sudah dijalankan apa belum, saya ingin pelaporannya segera,” Demikian Tegas Walikota HML.

Walikota HML warning Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkot Bima untuk terbitkan instruksi walikota mengenai Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat.

Diakhir arahannya, Walikota HML menghimbau agar PPKM di Kota Bima menjadi tanggungjawab bersama seluruh perangkat kepala daerah dari setiap OPD, Camat dan Lurah untuk mengedukasi masyarakat untuk menggunakan masker, dengan catatan khusus untuk penjual diberlakukan sampai jam 22:00.

“Untuk dana kelurahan untuk penanganan Covid-19 agar dapat direalisasikan selama 2 minggu ini, Karena salah satu yang menyebabkan zona merah ini yaitu dengan tidak diserapnya anggaran Covid-19 yang sudah disiapkan,” tutupnya.(efen/***)