Urusan Pariwisata, Bima Tidak Lagi Jadi “Transit Point”, Lebih Pada “Travel Pattern”

Oleh : Anisa, S.S., M. Par *)

Bimantika.net Sejak Malam itu, seusai bertemu dan berbicara banyak tentang Pariwisata Pulau Sumbawa saya ingin sekali menulis, namun apalah daya saya hanya Ibu Muda yang baru belajar mengasuh anak ini masih belum bisa memanage waktu dengan Baik.

Ini bukan sekedar Kiasan, tapi ini adalah sebuah pikiran yang saya coba tuangkan melalui sebuah tulisan.

Tentang Besar Harapan saya setelah Bapak Mentri RI mengangkat pijakan terakhirnya sebelum naik ke pesawat untuk kembali ke Ibu Kota.

Sebelum Bapak Mentri Sandiaga menjabat sebagai MENTRI PARIWISATA, saya sebetulnya sudah terlebih dahulu mengidolakan beliau. Sosok Pebisnis Muda di Negeri ini,

Kebetulan sejak dini saya sudah sangat menyukai Dunia Entrepreneur, apalagi sejak duduk di bangku kuliah, Alhamdulillah mulai dari membangun usaha Kuliner, Konveksi, property hingga berkecimpung di dunia kecantikan (SKINCARE) sudah saya jalani.

Jika berbicara singkat tentang sosok beliau , dimata saya Beliau adalah Sosok Pebisnis yang Kaya, tidak hanya tentang materi melainkan kaya hati, wawasan, pikiran dan kaya dalam melihat masa depan, bagaimana melihat dan mempersiapkan segala sesuatu untuk 5-10 tahun kedepan, Papi Uno aku padamu

Si Pemurah senyum yang bikin para barisan emak~emak online meleleh hatinya itu membuat saya semakin berfikir luas, bahwa hal-hal sepele bagi kita itu akan menjadi hal besar bagi banyak orang, tentu sesuatu akan bernilai jika kita mampu menghargainya walau hanya dengan sentuhan Kecil ataupun dengan sebuah senyuman.

Berbicara tentang Bima dan Pariwisatanya, tentu di dalam benak saya langsung bermunculan ragam teluk~teluk indah yang mengelilingi setiap hamparan pantai.

Kali ini BIMA pertama kalinya mendapatkan kehormatan menjadi Venue dari KolaborAksi on the road tentu ini adalah hal yang membanggakan untuk saya pribadi sebagai Putri daerah BIMA.

Terlepas dari pada itu, kedatangan Bapak Mentri Pariwisata juga akan lebih memaksimalkan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk membangkitkan, memulihkan, membuka lapangan kerja, dan memastikan program yang tepat sasaran, tepat manfaat, tepat waktu untuk masyarakat yang betul~betul membutuhkan. Seperti yang kita ketahui,

Secara Geografis Bima ini sangat dekat dengan Labuan Bajo yaitu satu dari 5 destinasi superprioritas, tentu akan banyak penyelarasan kebijakan dan beberapa langkah~langkah strategis agar BIMA juga bisa menjadi bagian dari “TRAVEL PATTERN” dari destinasi Superprioritas dan menyambut “World Superbike November” dan juga “MotoGP Mandalika” tahun depan.

Tentu saya sebagai akademisi punya banyak tugas, yaitu bagaimana mempersiapkan BIMA ini sebagai destinasi yang betul”akan mendapatkan limpahan dari peningkatan kunjungan ke Wilayah Labuan Bajo dan Mandalika,

Terutama bagaimana BIMA dapat mempersiapkan dan melahirkan SDM yang berkualitas dan juga berkompeten dengan diberikan pelatihan~pelatihan oleh para Expertnya . Bismillah,

Saya yakin dengan potensi yang dimiliki kota teluk ini, BIMA tidak lagi hanya menjadi sebuah daerah yang hanya sekedar sebagai “Transit point” saja tetapi bisa menjadi “TRAVEL PATTERN” kedepannya.

Karena Bima tidak melulu tentang keindahan alam yang menawan melainkan banyak situs dan sejarah yang perlu juga untuk diperhatikan, begitu juga dengan keanekaragaman makanan.

Sekarang, Pariwisata itu tidak lagi bersandar dengan Peningkatan angka wisatawan yang terus melonjak tetapi bagaimana kita bisa membangun fasilitas dan amenitas yang lengkap begitupun Aksesibilitas yang memadai, juga menghadirkan tempat wisata baik Alam maupun desa wisatanya yang tentu harus tetap menghadirkan nilai estetika disetiap sudut tempat maupun desa wisatanya.

Sebelumnya saya ucapkan juga Terimakasih kepada Bapak Walikota BIMA H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang sudah berkenan memberikan kami ruang untuk mengikuti serangkaian kegiatan KolaborAksi langsung dengan Bapak Mentri Pariwisata RI dan seluruh Kepala Daerah se-Pulau Sumbawa.

Harapan saya untuk BIMA, semoga dengan KolaborAksi ini BIMA tidak melulu berbicara tentang Visi~Misi tapi bagaimana satu persatu harus terEksekusi dengan Aksi.

*) Anisa, S. S., M. Par
Dosen STIPAR SOROMANDI BIMA

Siapapun Masuk Areal Polres Bima Pasti Cek Suhu Badan

Bimantika.net Guna mengantisipasi penularan serta penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19, Kepolisan Resor Bima Polda NTB memberlakukan pengecekan suhu tubuh kepada seluruh anggota sebelum masuk ke mapolres.

“Ini juga dilakukan oleh seluruh jajaran polres Bima tanpa kecuali termasuk anggota Polisi yang juga bertugas di Polres Bima”

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K mengatakan pengecekan suhu tubuh itu dikarenakan institusi Polri selaku pelayan yang setiap harinya berhadapan langsung dengan masyarakat tentunya sangat rentan tertular Covid-19.

Selain itu anggota diwajibkan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, memakai masker dan menjaga jarak saat beraktivitas.

“Tidak hanya anggota, hidup sehat ini juga kami terapkan kepada masyarakat baik yang datang ke Kantor meminta pelayanan Polri,” ujar Kapolres, Kamis, 17/6/21 pagi

Seluruh anggota Polres Bima juga diwajibkan melaksanakan kegiatan olahraga ringan berupa senam dan pelemasan otot.

Ia juga memerintahkan anggotanya untuk membiasakan hidup bersih baik di lingkungan tempat tinggal maupun di Kantor.

“Kami sampaikan kepada anggota, jika merasa tidak enak badan atau sakit, jangan malu malu untuk melapor kepada pimpinan agar segera diambil tindakan dengan memberikan ijin untuk istirahat sehingga penyebaran Covid-19 dapat ditekan,” tandas Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K. (***)

Saksikan !!! Final Match Turnamen Futsal PGRI Cup 2021 di GOR Panda Sore Nanti

Bimantika
Turnamen Futsal PGRI CUP 2021 akan memasuki babak puncak pada Kamis sore ini (17/6/2021).

Final macth yang sedianya dilaksanakan di arena futsal Kharisma Kota Bima, terpaksa dipindahkan ke GOR Panda milik Pemkab Bima.

Ketua PGRI Kota Bima Suhardin, M. Si menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk ketaatan PGRI terhadap instruksi Walikota Bima yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara mikro untuk mengendalikan penyebaran covid-19 mulai tanggal 16 Juni kemarin.

“Menyikapi instruksi Walikota Bima yang menerpakan PPKM mikro mulai 16 Juni, panitia pelaksana menggelar meeting terbatas guna membahas rencana pelaksanaan babak final.

Beberapa opsi Panitia coba diskusikan, namun setelah mempertimbangkan satu dan lain hal, maka pilihan jatuh pada keputusan memindahkan tempat, dan memilih GOR Panda sebagai tempat pelaksanaan babak final.

“Karena jika ditunda sampai tanggal 29 Juni, maka atmosfirnya akan berbeda.” Jelas Bang Arjuna, sapaan akrab mantan wartawan ini.

Arjuna Yang Mantan Wakil Ketua DPD ll KNPI Kota Bima era 2003-2008 ini menyebutkan juga Dalam final match nanti dipastikan akan berlangsung sengit dan seru.

Karena akan berlaga tim-tim handal yang telah membuktikan keperkasaannya pada babak-babak sebelumnya. Di partai puncak

“kita semua akan disuguhkan dengan performa apik tim futsal PGRI Kota Bima yang agresif dan berobsesi membungkam PS Futsal SETDA Kabupaten Bima” ujarnya.

Sementara tim futsal SMAN 1 Belo vs Setda Kota Bima masing-masing berambisi untuk menempati posisi ketiga dalam pertandingan sebelum partai puncak (final).

“Mari kita saksikan dahsyatnya Final Match Turnamen Futsal PGRI CUP Kota Bima 2021, dengan tetap menjunjung tinggi sportifias.” tutup Kepala Sekolah Penggerak (KSP) ini. (Dae)

JPU Nilai Eksepsi Terdakwa Ferry Sofyan Kabur, Al Imran Sebut Tunggu Putusan Sela

Bimantika.net Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan kembali dihadapkan dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (16/06/2021).

Sidang tersebut terkait perkara pembangunan dermaga atau jetty tanpa izin di kawasan perairan laut Bonto, Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Sidang ketiga ini beragenda tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi terdakwa melalui kuasa hukumnya, lantaran dakwaan JPU pada persidangan sebelumnya dinilai kabur dan tak jelas.

Terdakwa Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan memakai kemeja putih saat menghadiri persidangan tanggapan eksepsi oleh JPU

JPU dalam tanggapannya atas nota keberatan penasehat hukum terdakwa terhadap surat dakwaan bernomor registrasi perkara 46/R.Bima/eku.2/05/2020 dengan Perkara Pidana No.187/pid-sus/2021/PN.R.bi, dengan tegas menjawab terdakwa Wakil Wali Kota Bima bersama kuasa hukumnya tidak mengerti surat dakwaan.

Hal itu disampaikan salah seorang JPU Ibrahim Khalil yang juga Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bima di hadapan tiga majelis hakim. Dalam tanggapan eksepsi tersebut dijelaskan pula, surat dakwaan JPU dibuat dalam bentuk alternatif bukan berbentuk kumulatif. Dakwaan alternatif yaitu, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 109 Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Pengacara Ferry Sofyan, Al Imran, SH menyebutkan bahwa Sekarang agendanya tinggal menanti putusan sela dari majelis hakim yang akan di bacakan pada hari rabu minggu depan.

“Soal Eksepsi kabur itu haknya JPU untuk menanggapi, begitu juga dakwaan JPU dinilai kabur oleh kuasa hukum terdakwa itu haknya kuasa hukum terdakwa untuk menilai, semua itu tergantung majelis hakim untuk menilainya” ungkap Al Imran.

Dan akan di simpulkan oleh majelis hakim hari rabu minggu depan melalui putusan sela.

“Pada prinsipnya kami tetap ikuti proses hukum yang lagi berjalan saat ini” demikian ungkap Al Imran. (***)

Bupati IDP Lantik Pengurus PABPDSI dan Bantu Sepuluh Juta Rupiah

Bimantika.net Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, (IDP) melantik 40 Pengurus Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Bima, periode 2021-2027, Rabu 16 Juni 2021 pagi, di Aula Rapat Utama, Kantor Bupati Bima. PABPDSI ini pertama terbentuk di Kabupaten Bima dengan empat divisi.

Ikut hadir pada acara pelantikan tersebut yakni Ketua Umum Nasional, Feri Radiansyah, ST, MM, Ketua Provinsi A Jubaer, S.Pd, M.Sn, Ketua Persatuan Anggota BPD Kabupaten Bima M. Kasim, SH. Pimpinan DPRD Kabupaten Bima, Kadis Depemdes Kabupaten, Dandim 1608 Bima dan sejumlah pengurus dan anggota yang dilantik.

Bupati menyampaikan ucapan selamat, atas dilantiknya PABPDSI dan menyumbang Rp 10 juta, sebagai kas awal organisasi. Banyaknya pandangan dan pendapat miring hadirnya PABPDSI, menurut Bupati adalah hal yang wajar.

“Itu sesuatu yang wajar dalam sebuah dinamika. Karena belajar itu bukan saja dari sisi regulasi yang kita tahu, melainkan dari adanya beda pendapat,’’ujar Bupati.

Dijelaskan Umi Dinda, kita tidak hanya meyakini kebenaran dari apa yang kita pelajari. Akan tetapi, juga bagaimana kita menghadapi situasi yang sedikit berbeda dari biasanya.

Pemerintah Daerah, melalui leading sector tidak pernah merasa menyepelekan apa yang sedang dihadapi oleh segenap anggota Pengurus. Itu semua adalah proses pendewasaan dalam menjalankan tugas dan pengambilan keputusan terhadap masyarakat.

Pengurus harus siap memberikan sumbangsih tenaga dan pikiran untuk kemajuan bangsa dan daerah.

‘’Hadirnya Ketua Umum di tengah-tengah kita semoga menjadi inspirasi bagi kita. Untuk terus belajar. Dan menggali berbagai potensi yang ada,’’kata Bupati.

Sinergitas seluruh pekerja di masing-masing Desa dan Kecamatan akan mampu menyelesaikan, membenahi dan menghadapi setiap persoalan yang ada. Kepada pimpinan DPRD Kabupaten Bima, Bupati meminta agar dapat memperhatikan PABPDSI melalui anggaran.

Bupati Bima mengapresiasi yang telah dilakukan pengurus PABPDSI Kabupaten Bima. Lewat forum yang baru dibentuk ini kitga niatkan membangun Dou Ma Labo Dana Mbojo. (***)

PS. Futsal Setda Bima Melaju ke Babak Final

Bimantika.net Meskipun pada babak awal sempat tertahan dengan skor 2 – 8 pada pertandingan pertandingan pertama melawan Tim PGRI Rasanae Barat, namun secara perlahan-lahan Tim Futsal Sekretariat Daerah Kabupaten Bima yang dipimpin manajer M. Rusdy ini mampu melibas lawan-lawannya dan melaju ke babak final turnamen futsal piala PGRI Kota Bima.

Perjalanan Tim Setda berlanjut pada pertandingan ke dua vs Tim SMA 5 kota Bima dan meraih kemenangan 3 – 2 yang dicetak Yudiansyah dan Syamsuddin.

Demikian halnya pada pertandingan ke tiga kontra Tim Kemenag Kota Bima, tim dibawah asuhan coach Firdaus Muhazirin ini memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 4 – 2 melalui gol yang dicetak Syamsuddin, Riono dan Yudiansyah.

Pada pertandingan ke empat Babak Knock Out versus STKIP Bima, PS Futsal Setda meraih skor telak 7-2. Keperkasaan Tim masih berlanjut pada pertandingan ke lima dengan meraih kemenangan 4 – 2 atas Tim Pegadaian.

Pada pertandingan penentuan di Babak Semifinal, PS Setda mengkandaskan Tim Setda Kota Bima dengan skor 6 – 4, sekaligus mengantar PS Setda Kabupaten Bima berlaga di partai puncak berhadapan dengan PGRI Kota Bima Kamis (17/6).

M. Rusdy ST, sebagai Manajer Tim berharap PS. Setda Kabupaten Bima meraih Juara I pada Turnamen PGRI Cup tahun ini, menurutnya adalah sebuah kebanggaan Tim ini dapat meraih juara sebagai kado Ulang Tahun Ke – 381 Bima. (***)

Walikota HML Pejuang Kemanusiaan, Bagikan Kursi Roda Untuk Penyandang Cacat

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Rabu, (16/6/2021) membuktikan dirinya sebagai pejuang Kemanusiaan dengan membagi Kursi roda untuk warga Kota Bima penyandang cacat.

Walikota HML kerjasama dengan lembaga kemanusiaan Endri’s Foundation (EF) menyerahkan kursi roda kepada penyandang Cacat adalah bukti riil dan nyata sebagai bentuk kepedulian HML untuk sebuah Kemanusiaan.

Pembagian Kursi Roda di helat oleh Pemkot Bima di Halaman Kantor Walikota Bima juga disaksikan oleh sejumlah pejabat teras Pemkot Bima.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima Hj. Ellya Alwaini HML, SE ikut mendampingi suaminya Walikota HML dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

Umi Elly sapaan akrab Ketua Tim Penggerak PKK sangat mengapresiasi kegiatan suaminya dalam memperhatikan warga Kota Bima yang semestinya di perhatikan seutuhnya.

Umi Elly yakin bahwa segala apa yang kita perbuat untuk kemaslahatan warga pasti akan membuahkan hasil,” ungkap Umi Elly.

Sementara Walikota HML mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Endri Foundation, sebuah organisasi kemanusiaan yang sudah sangat membantu urusan warga penyandang cacat.

Dan Walikota HML berkeyakinan pula dibawah kepemimpinan dalam organisasi Kemanusiaan ini Endri cukup luar biasa memberikan kontribusi positifnya untuk anak-anak negeri.

Sebagai Walikota, HML selalu siaga untuk urusan kemanusiaan sehingga dirinya selalu membuka diri untuk bekerja sama dengan pihak manapun yang peduli pada urusan-urusan Kemanusiaan di Kota Bima.

Presiden Yayasan Endri’s Foundation, H. Endry Susanto dihadapan Walikota HML menyebutkan bahwa kursi roda tersebut merupakan hibah dari salah satu yayasan di Australia Barat yaitu Wheelchairs For Kids Inc.

Dan Permintaan kursi roda hingga sampai di Kota Bima tentu melalui proses yang cukup panjang dan harus melalui empat kementrian

“Melalui empat kementerian yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan,”

Dirinyapun menobatkan Walikota HML sebagai Pejuang Kemanusiaan, karena sosok Walikota HML dengan dedikasi semangat nya dalam urusan kemanusiaan. (***)

DPC PBB Silaturahmi Dengan MUI dan DMI Kota Bima

Foto Bersama DPC PBB Kota Bima, MUI Kota Bima dan DMI Kota Bima

Bimantika.net Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC PBB) Kota Bima gelar silaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bima

Menurut Ketua DPC PBB Kota Bima, Syamsuddin, S. Sos bahwa DPC PBB Kota Bima Dengan MUI sinergi dengan program MUI dalam rangka meminimalisir permasalahan seperti Narkoba,dan permasalahan sosial lainnya dan sesuai visi misi PBB.

Lanjutnya bahwa PBB juga bersinergitas dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bima dalam Program memakmurkan Masjid di Kota Bima.

“dari DMI yang hadir Ketua, Sekertaris dan jajaran pengurus DMI kota bima dengan pembahasan utama memakmurkan Masjid di Kota Bima dan membangun Generasi Muda yang Islami” ujar Syam sapaan akrab Ketua DPC PBB Kota Bima

Dan dalam dialog yang berjlan lancar itu, MUI Kota Bima berharap agar DPC PBB melalui faksi PBB agar memperjuangan perda Syariah Islam

“masalah Narkoba dan penyakit sosial lainnya adalah salah satu contoh Peraturan Daerah yang akan diperjuangkan oleh Fraksi Partai Bulan Bintang di lembaga DPRD Kota Bima ungkap Syam.

Atas apa yang menjadi cita-cita luhur PBB tersebut MUI kota Bima siap mendukung program DPC PBB Kota Bima dalam urusan Penegakan Syariat Islam.

Dialog dilakukan pada Hari Rabu (16/6/2021) di sekretariat MUI Kota Bima dan MUI sambut dengan gembira rencana PBB.

Masih menurut Ketua DP PBB Kota Bima bahwa partai yang sedang di ketuainya saat ini dengan segala konsekuensinya PBB menjadi garda terdepan uuntuk memperjuangkan syariat Islam.

“Itu yg sedang kita perjuangkan saat ini sehingga generasi muda kota bima bisa terselamatkan dari serbuan penyakit sosial di era saat ini” demikin ungkap Syam.(dae)

Bupati IDP Warning ASN Tingkatkan Skill

Bimantika.net Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut harus mau belajar dan terus menggali kemampuan diri untuk meningkatkan prestasi. Jangan jumlah sekolah saja yang diperbanyak, namun prestasi dan skill (keahlian, kemampuan, red) juga menjadi sangat penting untuk ditingkatkan.

‘’Proses belajar mengajar, tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Dan penanganannya butuh bersinergi, ASN, TNI, Polri dan masyarakat,’’ujar Bupati Bima, saat melakukan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), Lingkup Dinas Dikbudpora Kecamatan Langgudu, Rabu 16 Juni 2021, pagi.

Selain dihadiri Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP), pembinaan dilakukan sehari itu, ikut dihadiri pula Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer, Camat Langgudu, Kadis Dikbudpora Kabupaten Bima dan seluruh jajaran Dinas Dikbudpora Kecamatan Langgudu.

Dijelaskan Bupati Umi Dinda, ASN harus bisa tampil sederhana, low profil dan pandai membina hubungan. Jujur dalam bekerja dan bergaul. ASN harus mampu bergaul dan menghadirkan rasa nyaman bagi orang disekitar.

‘’ASN harus murah senyum agar orang sekitar dapat merasakan kehadiran kita dalam pergaulan,’’ungkap Bupati.

Bagi Bupati Bima dua periode ini, Kecamatan Langgudu memiliki keistimewaan dan begitu berkesan, sejak mendiang suami tercinta menjabat sebagai Bupati Bima.

Data yang diterima, hingga kini Kecamatan Langgudu memiliki 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 34 Sekolah Dasar (SD). Kata Bupati, masyarakat Langgudu harus merasa bangga karena mampu mengantarkan putra terbaiknya menjadi Wakil Bupati

Bupati mengajak para peserta yang hadir untuk meningkatkan komitmen membangun Kabupaten Bima, dengan bekerja keras dan bekerja cerdas demi Dou Malabo Dana Mbojo tercinta. (***)

STIPAR Soromandi Bima Siapkan SDM Pariwisata Handal dan Terampil

Oleh : Feriyadin, M.M *)

Bimantika.net Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima atau bisa disingkat STIPAR Soromandi Bima berdiri sejak tanggal 17 Juli 2018 melalui Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dengan Nomor 576/KPT/I/2018. STIPAR Soromandi Bima berada dibawah naungan Yayasan Al-Afif Bima.

Berdasarkan Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam lingkup disiplin ilmu bidang ilmu pariwisata dengan membuka Program studi S1-Pariwisata.

Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima memiliki penamaan diri yang bersifat nasional dan internasional dengan tetap menjaga kearifan lokal. Soromandi sebagai nama perguruan tinggi memiliki nilai sejarah di masa lalu serta sesuai dengan tempat dimana perguruan tinggi ini didirikan.

Visi utama STIPAR Soromandi Bima yakni Menjadi pusat pendidikan unggulan terpercaya untuk pengembangan Sumber Daya Manusia dan Ilmu pengetahuan teknologi dalam wawasan pariwisata yang mampu bersaing di dunia internasional dengan tetap mengusung nilai-nilai kearifan lokal sebagai aset utama bangsa Indonesia.

Keberadaan kampus Pariwisata di Bima, merupakan salah satu ikhtiar untuk menyiapkan insan cita pariwisata yang peduli terhadap pengembangan industri pariwisata di daerah.

Langkah-langkah konkrit dalam persiapan SDM Pariwisata yang baik dan terampil, pihak kampus melakukan beberapa hal, seperti:

  1. Pelatihan vokasi berbasis kerjasama dengan pihak industri pariwisata. Misalnya dengan membuka kesempatan mahasiswa STIPAR Soromandi Bima magang di industri yang mempunyai kompentensi terbaik seperti: internship di Edu-Resort Lembah Indah Malang, serta praktik perhotelan di wilayah Lombok;
  2. Pengembangan dan pembinaan SDM desa wisata dengan pihak STIPAR Soromandi Bima. Misalnya dengan melakukan pendampingan untuk pelaku wisata di kawasan desa wisata dengan menggandeng perguruan tinggi pariwisata;
  3. Membangun kerja sama dengan pihak industri kreatif di berbagai destinasi wisata. Misalnya dengan melakukan kolaborasi seperti membuat cindera mata (souvenir), sebagai produk lokal yang dapat ditawarkan kepada wisatawan. Hal ini dilakukan untuk pengembangan start up di sektor industri kreatif di dunia pariwisata;
  4. Merancang English Speaking Program (ESP) sebagai sasana untuk meningkatkan penguasaan bahasa Inggris bagi mahasiswa pariwisata;
  5. Memperkuat kolabor-aksi dengan semua unsur yang mendorong pengembangan pariwisata daerah (dengan cara: ikut memperkuat Pentahelix Pariwisata).
  6. Penguatan Karakter mahasiswa melalui Program Pelatihan Kepemimpinan

Semua ikhtiar di atas merupakan cara STIPAR Soromandi Bima, ikut berkontribusi dalam menyiapkan SDM Pariwisata yang dapat mengisi ruang-ruang pembangunan kepariwisataan di daerah.

Maka dari itu, melalui ilmu dan kapasitas insan pariwisata serta adanya rasa memiliki pada daerah sendiri merupakan elemen terpenting dalam mensukseskan percepatan pembangunan pariwisata daerah, khususnya di Pulau Sumbawa.

Kehadiran STIPAR Soromandi Bima merupakan jawaban untuk menyiapkan insan Pariwisata yang benar-benar konsen mempelajari dunia Pariwisata. Walaupun termasuk kampus baru, namun secara eksistensi telah diakui dan terdaftar di Menristekdikti.

Maka dari itu, Kampus ini menjadi wadah yang tepat bagi generasi di pulau Sumbawa dalam mempelajari ilmu kepariwisataan, yang nantinya mampu memberikan sumbangsih ide/gagasan serta tindakan nyata dalam membangunan pariwisata daerah, serta menyiapkan SDM Pariwisata yang berkompetensi dan berdaya saing tinggi tanpa mengabaikan nilai-nilai kearifan lokal.

*) Feriyadin, M.M.
(Dosen STIPAR Soromandi Bima)