7 Tahun Jalan Warga Penato’i Diabaikan, di Era HML di Kerjakan

Foto : Tangkapan Layar

Bimantika.net Kota Bima Lahir sejak Tahun 2003, sebagai daerah otonom baru, tentu masih ada hal-hal yang sama sekali belum tersentuh oleh pembangunan dan kesejahteraan.

Sebut saja di RT 08 Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpunda Kota Bima, beberapa waktu lalu warga tanam pohon pisang di tengah jalan karena protes ingin diaspal jalannya.

Bahkan dalam akun facebook atas nama Darus yang juga sebagai Ketua RT nampak salah satu Dinas dan Bhabinkamtibmas sibuk merapikan kembali jalan yang ditanami pohon pisang oleh warga.

Atas aksi sebagian warga yang tanam pohon pisang di tengah jalan yang sejak 7 tahun silam tidak pernah diperhatikan oleh Pemerintah Kota Bima akhirnya Pemerintah Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpunda beserta staff dan Bhabinkamtibmas Penato’i mencabut kembali pohon pisang yang ditanam warga tersebut.

“Proses pencabutan pohon pisang yang ditanam oleh warga ditengah jalan lingkar doro toi Penatoi, setelah mendapatkan jawaban pasti dari Dinas terkait bahwa pengaspalan akan dilakukan tahun ini” demikian narasi yang disampaikan oleh Darus salah seorang Ketua RT di Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) melalui Kepala Dinas PUPR Kota Bima Muhammad Amin memastikan bahwa Pekerjaan Jalan Doroto’i kelurahan Penato’i yang ditanami pohon pisang oleh warga itu itu sudah masuk dalam APBD 2022 yang tentunya di kerjakan di Tahun 2022 ini.

“Insya Allah Akan dikerjakan di tahun 2022 ini karena sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bima” demikian Ungkapnya saat d konfirmasi Media Online Bimantika Selasa 22 Pebruari 2022. (***)

Kota Bima Laksanakan Vaksinasi Massal Dirangkai Gowes Fun Bike Bersama Gubernur NTB

Bimantika.net Pemerintah Kota Bima laksanakan Rapat Koordinasi terkait persiapan dan pemantapan kegiatan pelaksanaan Vaksinasi Massal dan Gowes bersama Gubernur NTB, berturut pengundian doorprize bagi peserta vaksinasi dan fun bike.

Hadir Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH sekaligus memimpin jalannya rapat koordinasi, Asisten I, dan Kadis Kesehatan beserta seluruh Kepala OPD dan Kepala Bagian, Camat dan Lurah se-Kota Bima. Rapat berlangsung di Aula Rapat Pemerintah Kota Bima, Senin 21 Februari 2022.

Dalam arahannya Drs. H. Mukhtar MH mengajak seluruh Lurah dan Camat untuk melakukan validasi data masyarakat yang sudah dan belum melaksanakan vaksinasi kepada Dinas Kesehatan, termasuk pelajar dan anak-anak sehingga ada kecocokan dan kesamaan data antara Kelurahan dan Dinas Kesehatan. Begitupun pula dengan data ASN dan tenaga Non ASN yang sudah maupun belum melaksanakan vaksinasi yang menjadi tanggungjawab Dinas masing-masing.

Ditambahkan agar segera melakukan persiapan data karena dalam kurun waktu kedepan akan dilaksanakan vaksinasi massal bertempat di Pantai Lawata dirangkai dengan pelaksanaan gowes dan fun bike bersama Gubernur.

Dikatakan bahwa dalam perhelatan acara tersebut bagi para peserta vaksinasi yang melakukan vaksinasi sejak hari ini (senin, 21/2) sampai dengan pelaksanaan acara, akan diberikan doorprize khusus. Juga doorprize diberikan kepada peserta Gowes Fun Bike.

Diutarakan hadiah utama yang dapat diraih dalam kegiatan vaksinasi massal tersebut adalah 1 unit sepeda motor ditambah dengan hadiah menarik lainnya. Oleh karenanya diminta kepada seluruh OPD berserta jajaran untuk dapat mempersiapkan segala sesuatunya.

Wakil Gubernur NTB akan hadir dalam pelaksanaan event Vaksinasi dan Gowes Fun Bike. Rencana kunjungan Wagub ke Kota Bima mulai terjadwal pada Jum’at tanggal 25 Maret 2022. (***)

Polres Bima Kota Kawal Vaksinasi Hingga Malam

Bimantika.net Hari ini Senin 21 Pebruari 2021 Jajaran Polres Bima Kota dibawah kendali Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S..I.K., MH gencar melakukan pemantauan secara langsung proses percepatan Vaksinasi.

Melalui Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S,Sos dan di dampingi kapolsek Sape Kompol Muslih masih semangat melaksanakan pengecekan Vaksinasi yang bertempat di desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima hingga malam hari.

Pantauan dan Liputan langsung media online Bimantika, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin, S.Sos mendampingi langsung Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Imam Thobroni dan Kabid Keu Polda NTB Kombes Pol Taharudin, SE, MM yg hadir dalam rangka monitoring kegiatan percepatan Vaksinasi masal di SMA N 1 SAPE yang di lakukan oleh tim Vaksinator dari RSUP NTB, Bidokes Polda NTB dan di bantu oleh tim Vaksinator Puskesmas Sape.

Capaian kegiatan vaksinasi PKM Wilayah hukum Polsek Lambu hari Senin 21 Februari 2022.

  1. SMKN 1 LAMBU.
    • Dosis 1 = 37.
    • Dosis 2 = 137.
    • Dosis 3 = –
  2. SDN 2 SUMI.
    • Dosis 1 = 33.
    • Dosis 2 =
  3. AULA KANTOR DESA LANTA
    • Dosis 1 = 11
    • Dosis 2 = 36

4, DESA SORO

  • Dosis 1 = 3
  • Dosis 2 = 12
  • Dosis 3 = 5

Total capaian Vaksinasi Kecamatan Lambu = 274

Kegiatan berakhir pada pukul 18.00 Wita

Adapun Vaksinasi di wilayah hukum Polsek Sape Senin 21 Pebruari 2022 sampai dengn pukul 18.00 Wita :

Sampai berita ini dinaikkan bahwa Pelayanan Vaksinasi Puskesmas Sape hari Sabtu tgl 21 Februari 2022

Total diregistrasi : 1577 orang
Total divaksin : 1564 org
Yang di tunda : 13 org

Perincian :
Dosis 1 : 347 orang
Dosis 2 : 1209 orang
Dosis 3 : 8 orang

Guru :
Dosis 1 : 0 orang
Dosis 2 : 0 orang
Dosis 3 : 0 orang

Masyarakat :
Dosis 1 : 165 orang
Dosis 2 : 1055 orang
Dosis 3 : 8 orang

SDM Kesehatan:
Dosis 1 : 0 orang
Dosis 2 : 0 orang
Dosis 3 : 0 orang

Publik :
Dosis 1 : 0 org
Dosis 2 : 0 org

Lansia :
Dosis 1 : 0 org
Dosis 2 : 0 org

Remaja :
Dosis 1 : 182 org
Dosis 2 : 154 org

Bumil:
Dosis 1 : 0 org
Dosis 2 : 0 org

Anak
D0sis 1 : 0 orang
Dosis 2 : 0 orang

Walikota HML : “Waspada Aksi Tipu Penjahat Mengatasnamakan Walikota”

Bimantika.net Ada banyak cara dan modus operandi dari pelaku tindakan kejahatan dan kriminalitas dalam memuluskan niat jahatnya.

Salah satunya adalah membuat Akun Facebook dengan menggunakan Foto Patroli Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan istrinya Hj. Elly Alwaini.

Merasa Geram dan Murka atas modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya dan foto keluarga nya Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pun mengklarifikasi dengan tegas.

“Ini ada modus penipuan yang mengatasnamakan walikota Bima” tegas Walikota HML saat di hubungi media online Bimantika dan beberapa media lainnya senin Petang 21 Pebruari 2022.

Oleh karena adanya modus penipuan itu, Walikota HML menghimbau kepada Aparat Sipil Negara (ASN) Kota Bima dan seluruh lapisan masyarakat Kota Bima untuk tidak mempercayainya dan harus mewaspadainya.

“Perlu kewaspadaan karena saya tidak punya akun Facebook sampai saat ini, jangan sampai ASN Kota dan masyarakat kota ditipu oleh penjahat yang memakai nama walikota” ujar Walikota HML dengn nada Marah. (***)

Dir PamObvit Polda NTB Pantau Langsung Vaksinasi di Donggo

Bimantika.net Direktur Obyek Vital Polda Nusa Tenggara Barat Kombespol Turmudi S.I.K., selaku Pamatwil melakukan pengecekan persiapan Personil Polsek Donggo dan Tim Vaksinator Puskesmas Donggo Guna Menggenjot Vaksinasi di Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, Senin (21/02/22). sekira Pukul 11.20. Wita.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, Melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan, Setibanya di kecamatan Donggo Pamen Polri Bermelati Tiga itu langsung menuju Desa Desa Mpili guna memantau langsung pelaksanaan Vaksinasi terhadap Masyarakat Umum, Pelajar, pelayanan publik, Guru, Lansia, ibu hamil dan Anak-anak.

Setelah itu PJU Lingkup Polda NTB itu menuju Dusun Tolonggeru yang di sambut Kapolsek Donggo Iptu Nasrudin beserta anggota dalam rangka menyaksikan langsung pelaksanaan vaksinasi ujar Adib.

Turmudi mengatakan, kehadirannya untuk menggenjot masyarakat agar masyarakat dapat melakukan vaksinasi sesuai capaian 75 persen yang ditargetkan.

“Kami terus menggenjot vaksinasi sesuai tugas diterima dari Pak Kapolda,” kata Turmudi”dikutip Adib.

Dikatakannya, untuk hal tersebut, tidak hanya dilakukan tim Obvit saja, tetapi juga tim lainnya dan secara masif.

“kami turun menggenjot warga di Bima karena animo warga masih kurang atas program vaksinasi,” jelasnya

Dia berharap, kepada warga agar senantiasa sadar akan pentingnya vaksinasi untuk menambah kekebalan kelompok tubuh (herd immunity), supaya kita semua tidak terpapar Virus Covid-19 Varian Omicron

Selainnya, diharapkan juga seluruh elemen dan komponen masyarakat untuk terus bersinergi dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 tutup Adib.(***)

Bersama Mantan Napiter dan Mahasiswa, Cangkir Opini Sebarkan Paham Moderasi Agama di Jember

Bimantika.net Jember,- Ditengah maraknya gerakan radikalisme dan ekstrimisme agama di Indonesia, Cangkir Opini menggelar dua kegiatan yang bertajuk “Islam Moderat untuk Membangun Toleransi” di Hotel Sulawesi Jember dan Kedai Nong, Minggu (20/02/2022).

Di Hotel Sulawesi, Cangkir Opini menggelar kegiatan Dialog Intelektual Progresif (DIPRO) dan di Kedai Nong, Kegiatannya bernama Sarasehan Bareng (SABAR) Di Hotel Sulawesi, kegiatan yang dilakukan oleh Cangkir Opini mengundang tokoh Muhammadiyah bernama Dr. Kasman Rahim dan Tokoh NU bermana Dr. KH. Abdullah Syamsul Arifin. Keduanya bersepakat bahwa kegiatan yang bertemakan Moderasi Beragama harus selalu disuarakan supaya paham-paham ekstremisme berbasis agama bisa dicegah dengan cepat.

Dalam materinya, Kasman Rahim, Mantan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jember mengungkapkan bahwa Islam yang dipahami oleh Muhammadiyah adalah Islam yang wasatiyah (tengahan). Islam Wasatiyah di dalam al-qur’an disebutkan sebanyak lima kali. Secara umum, makna wasatiyah (moderasi) dalam konteks keagamaan adalah adil, tidak ekstrem ke kanan maupun ke kiri namun memiliki pondasi yang kuat untuk mempertahankan prinsip tengahan yang dimilikinya.

“Muhammadiyah memiliki paham Islam Wasatiyah, yang berarti ditengah atau bisa disebut moderasi,” ungkap kasman.

Lebih lanjut, KH. Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab menyampaikan bahwa moderasi agama itu adalah paham keagamaan yang diturunkan oleh Allah agar menjadi rahmat bagi semesta alam. Dalam implementasinya, Islam moderat yang salah satu tujuannya adalah membangun sikap toleransi antar umat beragama, dan menghormati setiap klaim kebenaran (ajaran) yang dimiliki oleh setiap agama.

Sikap toleransi yang dikemukakan oleh Gus Aab adalah memberikan ruang bagi pemeluk agama lain untuk menjalankan ajaran agama atau klaim kebenaran yang diyakininya.

“Kita sebagai umat beragama, kita tidak perlu mengganggu mereka untuk menjalankan perintah agama mereka, cukup kita berikan ruang untuk mereka,” kata Gus Aab.

Di Kegiatan Sarasehan Bareng (SABAR), Kedai Nong, Cangkir Opini juga mengundang Dhian Wahana Putra, Rosnida Sari dan Irfan Suhardianto.

Dhian Wahana Putra selaku Kepala Pusat Studi Peradaban Islam UM Jember menerangkan bahwa untuk memahami konsep Islam Moderat, maka kita harus mengerti tentang konsep ta’budi dan ta’kuli. Ta’abudi adalah konsep ibadah yang tidak boleh dipertentangkan seperti ibadah mahdoh. Sedangkan ta’akuli adalah konsep ibadah yang membuka ruang bagi manusia untuk beribadah dengan kreatfitas mereka, contoh menutup aurat.

“Menutup aurat itu wajib, tapi urusan menutup aurat dengan apa itu sebebas yang bersangkutan,” terang Dhian.

Dalam kajian perspektif kebudayaan, sebagaimana yang dikatakan oleh Rosnida Sari yang merupakan Tokoh The Center of Human Right, Multiculturalism, and Migration bahwa faktor utama munculnya gerakan radikalisme berbasis agama adalah munculnya kebencian-kebencian yang terawat di tengah umat beragama.

Faktor inilah yang menyebabkan Islam menjadi agama yang dibenci karena banyaknya penganut Islam yang dicap negatif oleh penganut agama lain.
Apalagi banyak kesan yang muncul di media bahwa umat Islam itu adalah penganut agama yang suka marah-marah, kejam dan tidak manusiawi.

“Padahal umat Islam tidak seperti itu, bahkan salah satu keutamaan ajaran Islam adalah menghormati orang lain tanpa melihat latar belakang budaya dan agama orang tersebut,” lanjut Rosnida.

Menurutnya, media memiliki peranan penting dalam membangun citra Islam di mata masyarakat, baik buruknya Islam tergantung bagaimana media mencitrakan Islam.

Faktor yang lain yang juga ikut mempengaruhi munculnya gerakan radikalisme adalah faktor ekonomi. Ekonomi yang lemah membuat seseorang sangat mudah untuk terpengaruh dengan paham radikal yang menjanjikan materi. Disisi lain, sikap tidak kritis terhadap berbagai macam informasi juga memiliki peluang untuk membuat kita terjerumus ke dalam gerakan radikalisme.

“Faktor ketiga adalah haus akan ajaran agama, sehingga setiap informasi yang keagamaan yang didapat diterima tanpa pemikiran yang kritis,” tutup ros panggilan akrabnya.

Tentang Islam Moderat, Irfan Suhardianto seorang eks napiter yang berasal dari Probolinggo menceritakan pengalamannya saat menjadi seorang yang pernah bergelut bersama kelompok Ansarud Daulah bahwa dirinya dulu adalah orang biasa yang suka ikut-ikut kajian karena semangat mencari hidayah. Baginya, sebagai umat Islam mencari hidayah adalah kewajiban umat Islam karena berkenaan dengan ajaran agama Islam.

“Salah satu doktrin yang paling teringat di dalam kepala Irfan adalah doktrin tentang fikih jihad, dimana salah satu kelompok memahami bahwa Islam hanya bisa ditegakkan melalu gerakan Jihad. Pemahaman tentang Jihad inilah, yang dikuatkan dengan ayat tengan barang siapa yang memutuskan sebuah perkara tanpa hukum Allah maka dia kafir,” lanjut Irfan.

Selain itu, doktrin ini mencoba untuk memusuhi pemerintah yang membuat hukum, dan para pendukung pemerintah yang melegitimasi semua hukum-hukum yang diciptakan oleh pemerintah dan antek-anteknya.

“Salah satu organisasi yang disasar oleh Irfan dan kelompoknya adalah kepolisian karena menjadi salah satu pasak pemerintah yang memiliki kekuatan dalam menjalankan kepentingan pemerintah,” ungkapnya.

Sebagai mantan napiter, Irfan menginginkan bahwa karena pengalamannya yang pernah menjadi terorisme, maka Islam yang harus kita pahami adalah islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam, manusia, dan makhluk Tuhan. Tauhid yang kita pahami jangan sampai pemahaman yang kita anut adalah pemahaman tauhid yang mengkafir-kafirkan orang lain yang berbeda dengan kita.

“Intinya adalah, Islam tidak mengajarkan kepada kita untuk mengkafirkan orang lain. Justru Islam mengajarkan kita untuk mengajak manusia untuk terus berbuat yang baik. bahkan kalau ada orang yang melakukan kesalahan, maka kita sebagai umat islam yang paham agama tidak perlu mengkafirkan mereka, karena itu bukan tugas kita,” tegas Irfan.

Untuk mencegah apa yang dilakukan dulu ketika masih aktif sebagai teroris, dia mengajak semua peserta untuk mengkaji semua keilmuan yang berkenaan dengan agama, yang terpenting adalah bagaimana kita belajar dengan orang-orang yang memiliki sanad yang jelas dalam mengkaji agama agar tidak tersesat di jalan yang tidak diinginkan (radikal, ekstremis, dan terorisme). (**K

Kapolres Bima Hadiri Rakor Persiapan Pelaksanaan Percepatan Vaksinasi Covid-19

Bimantika.net Kepala kepolisian Resor Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K hadiri rapat koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan percepatan Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bima Minggu (20/2/22) bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Rapat yang dipimpin Bupati Bima hj.indah Damayanti Putri, SE (IDP) itu dihadiri oleh,Walikota Bima diwakili Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa,Karo Ops Polda NTB Kombespol Imam Tabroni, S.I.K,Waka Satgas Polda NTB Kombespol Awan Haryono, S.I.K,Kepala Dikes Provinsi NTB Dr. H. Lalu Hamzi Fikkri, MM, Mars,Kapolres Bima Kota AKBP Hendri Novika Chandra, S.I.K, SH,Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K,Dandim 1608/Bima diwakili Pasi Ops Kodim 1608/Bima Kapten Inf. I Gusti Ngurah Rai Karangasem,Sekda Kab. Bima Drs. H. Taufik Hak, M. SI,Kadis Kesehatan Kab. Bima Fahrurahman, SE, M.SI,Kadis Dikpora Kab. Bima Drs. Zunaidin, SE, MM,Kepala BPBD M. Chandra Kusuma, AP,Direktur RSUD Bima Dr. Ihsan, M.PH,Kadis Dukcapil Kab. Bima Drs. Salahuddin, SH, M.SI, Camat Se-kabupaten Bima, Danramil Se-Kabupaten Bima, Kapolsek Se-kabupaten Bima,

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, dalam keterangan persnya dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan Rakor yang dipimpin Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri SE ini, bertujuan membahas persiapan pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota dan Kabupaten Bima.

Senada dengan itu Karo Ops Polda NTB Kombes Imam Tabroni SIK, Berharap kepada seluruh pihak terkait untuk menjalin sinergis dalam untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan Vaksinasi baik Vaksinasi dosis 1, dosis 2 maupun yang sudah melaksanakan Vaksin ke 2 agar melaksanakan Vaksin ke 3 jenis Boster

Pejabat utama Polda NTB ini Juga berharap kepada pihak Nakes agar tetap selalu berkordinasi dengan pihak Babinsa, Bhabinkamtibmas Maupun perangkat Desa agar pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Diwilayah Kabupaten Bima dapat berjalan sesuai dengan harapan.

“Saat ini capaian Vaksinasi Provinsi NTB Untuk Dosis I, Sudah diatas 80 % (Kecuali Kabupaten Bima) dosis II 63,03 (Kabupaten Bima 26,04 %)Adapun Pencampain Vaksinasi khususnya di wilayah Kabupaten Bima adalah Dosis I sebanyak 72,87%, Dosis II 26,04% dan Dosis III 0,54%.Ungkap Pria Bermelati Tiga itu”dikutip Adib.

Semetara itu Waka satgas Polda NTB Kombespol Awan Haryono, S.I.K,Juga berharap semua pihak agar mendukung pelaksanaan kegiatan Vaksinasi khususnya diwilayah Kabupaten Bima,Karena saat ini khusus di wilayah Kabupaten Bima pencapaian Vaksinasi tersebut masih dibawah standar ujarnya.

Lanjut Adib Pihak Dukcapil Kabupaten Bima siap untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Vaksinasi dengan membagi anggota di tiap-tiap lokasi Vaksin guna mendukung data yang kurang terbaca oleh sistem.tutup Adib.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan Berakhir Pukul 17.30 Wita. (***)

Kejar Target Vaksin, Bupati IDP Pimpin Rakor dengan Tim Satgas NTB

Bimantika.net Untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Dosis 2 dan Dosis lanjutan (booster) yang saat ini masih berada pada kisaran 30% secara signifikan di Kabupaten Bima, Minggu (20/2) berlangsung Rapat Koordinasi Tim SATGAS Laju Percepatan Vaksinasi Provinsi NTB dengan unsur FORKOPIMDA, OPD terkait, para Camat, Danramil dan Kapolsek serta Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Bima di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Rakor yang langsung dipimpin Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) tersebut dihadiri Kapolres Bima AKBP. Heru Sasongko S.IK, Kapolres Bima Kota AKBP. Henry Novika Chandra, Sekda Kabupaten Bima Drs,H.M. Taufik HAK M.Si, Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH, Kepala SATGAS Covid-19 NTB dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM. MARS, Kepala Dikes Provinsi NTB dan enam orang Pejabat Utama (PJU POLDA NTB) yaitu Karo Ops POLDA NTB Kombes Pol. Imam Tabroni, S.I.K, Karo SDM Kombes Pol. Boro Windu Danandito, Karo Logistik Kombes.Pol Benny Basyir Warmansyah, Direktur PAM Obvit Kombes Pol Turmudji, SIK, Kabid Propam Kombes Pol. Awan Hariono dan Kabid Dokkes Kombes Pol. dr. Komang Nurada Mahardana, Sp THT-KL.

Bupati Bima yang memimpin Rakor tersebut mengungkapkan, “mengacu pada data terkini, saat ini tengah dilakukan perawatan 23 pasien COVID-19 dan 220 warga tengah melakukan isolasi yang rata-rata tidak memiliki gejala yang terlalu berat dan untuk mencegah peningkatan kasus maka upaya percepatan vaksinasi Dosis 2 dan dosis lanjutan amat penting bagi imunitas masyarakat kita.

Untuk itu, para Camat, Danramil dan Kapolsek di seluruh wilayah kecamatan dapat terus bersinergi dan mendukung upaya untuk mencapai target vaksinasi Kabupaten Bima.

Untuk tercapainya vaksinasi minimal 50% dosis 2 ini mulai Senin (21/2) tim Satgas COVID NTB akan menyebar pada semua kecamatan sesuai dengan pembagian tugas dan mengacu pada SK kecamatan Binaan bagi Perangkat daerah dengan target minimal 500 hingga 1.000 peserta per hari.

“Saya tidak ingin para Pejabat Utama (PJU) POLDA NTB yang telah ditugaskan pulang dengan kecewa karena tidak tercapai target vaksinasi”. Harap Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB yang diwakili KARO OPS Kombespol Imam Tabroni, S,IK menyampaikan bahwa saat ini capaian vaksinasi covid-19 belum sesuai terget, sehingga kita harus melakukan bersama-sama dan berkolaborasi untuk meningkatkan capaian hingga 80%.

Mudah-mudahan dalam waktu singkat sebelum event MotoGP nanti capaian vaksinasi Covid-19 bisa kita tingkatkan dan mohon bantuan terutama para Tenaga Kesehatan, Camat, Danramil, Kapolsek, Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mempercepat vaksinasi ini sebagai garda terdepan untuk mengajak masyarakat berbondong-bondong melakukan vaksinasi dengan beragam cara.

“Untuk menunjang cakupan vaksinasi ini POLDA NTB sudah menyiapkan dapur Brimob untuk masyarakat yang bisa memasak 1.000 bungkus nasi setiap harinya untuk membantu masyarakat yang akan melakukan Vaksinasi Covid-19”. Jelas Imam. (***)

Langkah Cepat BPBD Kota Bima Bantu Warga Jatibaru Barat

Bimantika.net Perlu di apresiasi kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima yang begitu cepat dan tanggap membantu warga masyarakat yang di timpa musibah.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam setiap arahannya pada BPBD bahwa agar Jangan Menunda Besok Jika Hari Ini Bisa Di Lakukan Karena Setiap Menunda Pekerjaan Dan Pelayanan Sama Halnya Kita Mempersulit Pelayanan Masyarakat.

Demikian Arahan Walikota HML Sesaat Mendapatkan Informasi Adanya Rumah Masyarakat Yang Terdampak Akibat Terjadinya Hujan Deras Di Sertai Angin Puting Beliung Yang Terjadi Pada Minggu 20 Pebruari 2022.

Hari ini Langkah Cepat Di Lakukan Oleh BPBD Kota Bima Melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Langsung Turun Ke Lapangan Menyambangi Korban Ruslin RT 08/03 Kelurahan Jatibaru Barat Kecamatan Asakota.

BPBD Memberikan Bantuan Tanggap Darurat Berupa Beras,Terpal, Selimut, Sarung, Makanan Ringan,Mie Instant Dan Paket Bantuan Lainya.

Kabid Darlog BPBD Kota Bima Nazamuddin, S. Sos menyebutkan bahwa Kecepatan Dan Sinergi Sangat Menunjang Akselerasi Pelayanan Publik.

“Kami Menerima Info Dari TSBK,RT/RW Setempat Serta Lurah Inilah Yang Mempermudah Kami Dalam Respon Cepat Atas Masyarakat Yang Terdampak Bencana Dan Langsung Mendroping Bantuan Tanggap Darurat” ujarnya. (***)

Walikota HML : “Bank Mini Syariah Inovasi Yang di Banggakan”

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Resmikan Bank Mini Syariah SMKN 1 Kota Bima sekaligus Tutup Event Lomba Basket Ball dan Senam Pelajar Indonesia

Usai menghadiri Syukuran Hari Jadi Ke-14 Paguyuban Jawa Timuran di Pantai Lawata Kota Bima, Walikota HML menuju SMKN 1 Kota Bima dalam rangka peresmian Bank Mini Syariah SMKN 1 Kota Bima sekaligus menutup Event lomba Basket Ball dan Senam Pelajar Indonesia yang diselenggarakan oleh SMKN 1 Kota Bima, pada Minggu 20 Februari 2022 di SMKN 1 Kota Bima.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Dandim 1608/Bima, Kepala Bank NTB Syariah Cabang Bima, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesos Setda Kota Bima berlangsung meriah dan penuh suka cita.

Kegiatan peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Bima didampingi Dandim 1608/Bima dan Kepala Bank NTB Syariah Cabang Bima.

Walikota HML kemudian langsung menjadi nasabah pertama yang dilayani oleh CS yang merupakan pelajar dari SMKN 1 Kota Bima kompetensi keahlian perbankan syariah.

Tujuan utama dari Mini Bank Syariah ini adalah sebagai media praktek pembelajaran bagi siswa-siswi perbankan di SMKN 1 Kota Bima.

Jadi, bank ini memberi daya dukung dalam proses pembelajaran siswa. Teori-teori perbankan langsung dipraktekkan di mini bank ini,” jelas Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Bima disela-sela peresmian mini banknya.

Walikota HML dalam arahannya memberikan apresiasi atas kehadiran mini bank syariah ini.

“Ini karya inovatif yang patut dibanggakan. Untuk itu saya ucapkan terima kasih atas kehadiran mini bank ini,” katanya saat memberi sambutan.

Walikota HML berharap, mini Bank ini dimanfaatkan secara maksimal, khususnya dalam praktek pembelajaran perbankan.

Setelah peresmian Wali Kota Bima meninjau mini market SMKN 1 Kota Bima dan menyaksikan pertandingan final basket ball pelajar antara MAN 2 Kota Bima melawan SMAN 4 Kota Bima yang akhirnya di menangkan oleh MAN 2 Kota Bima.

Saat menutup gelaran event lomba Basket Ball dan senam pelajar Indonesia, Wali Kota Bima kembali mengajak seluruh siswa/siswi dan juga para guru untuk melakukan vaksinasi karena dengan vaksinasi kita bisa membangun herd immunity di Kota Bima sehingga kita semua dapat mencegah penyebaran covid-19 di Kota Bima. (***)