PD Muhammadiyah Pasuruan Gelar Vaksinasi Massal Kerjasama Amerika US Aid

Bimantika.net Jawa Timur _Vaksinasi Massal Muhammadiyah untuk semua masih terus digalakkan untuk mempercepat target herd immunity.

Salah satu distrik pelaksana vaksinasi massal Muhammadiyah untuk semua adalah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.
Sebelumnya,

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan menjadi salah satu distrik pelaksana vaksinasi massal yang ditunjuk oleh Majelis Pembina Kesehatan Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah atau lebih dikenal dengan MPKU PP Muhammadiyah sebagai salah satu daerah pelaksana program MPKU PP Muhammadiyah ini yang bekerjasama dengan Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau USAID di tahap pertama pada tanggal 18 – 24 Desember 2021.

Melanjutkan di tahap kedua, PDM Kabupaten Pasuruan melaksanakan Kembali Vaksinasi Massal Muhammadiyah untuk Semua pada tanggal 19 – 23 Maret 2022 di lima titik pelaksanaan di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Saat ini animo masyarakat Kab. Pasuruan tentang vaksin covid-19 sudah mulai dapat diterima dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan jumlah masyarakat yang mulai sadar mengikuti vaksin covid-19. Dan hal tersebut sangat mudah di dapat oleh masyarakat Kab. Pasuruan saat ini, salah satunya dengan adanya Program Mentari Covid-19 Vaccine yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kab. Pasuruan.

Pada program vaksinasi massal tahap 2 di Kab. Pasuruan ini didukung penuh oleh Angkatan Muda Muhammadiyah kab. Pasuruan. Terbukti banyaknya kader yang selalu siap dan mengawal terlaksananya Vaksinasi Massal Muhammadiyah untuk Semua ini. Ada pun sasaran penerima vaksin terdiri dari masyarakat umum dan anak-anak sekolah SMP-SMA serta anak kuliahan.

Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Pasuruan Raya Abdul Aziz Pranata yang saat ini menjadi Distrik Admin mendampingi Ketua Lazismu Daerah Kab. Pasuruan Titik Sariyatun Ulfah selalu berkoordinasi untuk menyukseskan acara tersebut. Keduanya selalu mengawal dan membagi tugas pada para kader untuk melaksanakan tugas mereka secara baik dan bertanggungjawab.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan Muhammad Aufin, M. M. serta Pimpinan Daerah Aisyiyah Ivani, S. Pd. mempercayakan kegiatan ini kepada para kader AMM dan selalu mendukung penuh program ini. Muhammad Aufin berpesan agar selalu mendukung dan Bersama-sama menyukseskan program-program Muhammadiyah, karena Muhammadiyah adalah wadah kita dalam berdakwah. (***//Bimantika Biro Jawa Timur)

Haris Dinata : ‘Tindaklanjuti Soal Aset, Rapat dengan BPN Kota Bima”

Bimantika.net _Menindaklanjuti penyerahan aset dari kabupaten Bima ke Kota Bima, Pemerintahan Kota Bima melalui DPKP dan Kabid aset DPKP Kota Bima melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Bima.

Kabid Aset DPKP Kota Bima A. Haris Dinata, SE, M. Si ungkapkan bahwa rapat koordinasi itu dalam rangka percepatan sertifikat aset Kota Bima.

Lanjut Haris Dinata bahwa Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE telah memerintahkan agar semua aset-aset yang diserahkan ke kota untuk bisa diselesaikan sertifikat nya paling lambat 2023.

“Perintah Pak Walikota Insya Allah kami menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak BPN yang paling berkompeten” ujar Haris Dinata.

Ia membeberkan juga problematika yang selama ini menjadi sebuah kendala
Soal sertifikat tersebut.

“Disadari bahwa banyak daftar aset kota Bima Selama ini terganjal sertifikasi Karena kurang lengkap nya alas hak” ujarnya.

Karena hal mendasar itulah sehingga hari Jum’at ini kita gelar rapat koordinasi dan untuk itu telah sepakati langkah-langkah dan solusi konkretnya.

“Alhamdulilah kami sudah sepakat untuk beberapa alternatif untuk mengurai kendala selama ini terutama kurangnya alas hak selama ini yang menjadi kendala” demikian ungkap Haris Dinata menutup Wawancaranya. (***)

Dibawah Kendali HML, Pemkot Bima Finalis Top Inovasi dengan Aplikasi Sifoker

Bimantika.net Pemerintah Kota Bima di bawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) terus mengukir prestasi gemilang.

Kali ini melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima mengukir prestasi melalui
Kaki Intens yaitu Inovasi Kasama weki dan Aplikasi SIFOKER dalam integrasi penanganan stunting.

“Kota Bima Telah masuk sebagai finalis top inovasi dari Menpan Reformasi Birokrasi menuju top 99 inovasi, ini berkat bimbingan pak Walikota HM Lutfi” ujar Kepala Dinas DPPKB Kota Bima Hj. Nurjannah, S. Sos.

Kaka Jana Sapaan Akrab Kepala Dinas DPPKB Kota Bima mengungkapkan bahwa Tingginya angka stunting kota bima tahun 2019 sebesar 33,75% memerlukan intervensi terpadu yaitu kolaborasi dan kemitraan berbagai pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat.
Yang harus di atasi dari hulu yaitu pada remaja itu sendiri sebagai calon pengantin agar tidak melahirkan anak yang stunting.

oleh karena hal tersebut maka dalam aplikasi SI-FOKER di buatlah menu yang terkait dalam penuntasan permasalahan tersebut yang di harapkan dapat membantu orang tua dalam memahami remaja,dan cara berkomunikasi dengan remaja.

Melalui SI-FOKER setiap keluarga yang memiliki remaja dapat saling bertukar informasi dan berdiskusi bersama tentang hal-hal yang berkaitan dengan remaja dengan cara masuk atau membuka beberapa menu tampilan dalam aplikasi SI-FOKER dan bagi remaja juga dapat men share dan melihat beberapa info tentang video kreativitas remaja dengan tetap memperkenalkan budaya kota bima dan beberapa animasi game terkait dengan kesehatan reproduksi yang bersifat mendidik dan sesuai perkembangan jaman.

Tujuan inovasi KAKI SI INTENS (kasama weki dan aplikasi Sifoker dalam integrasi penanganan stunting) adalah pola kolaborasi penanganan stunting melalui integrasi komitmen (kasabua ade), integrasi pelaksanaan (karawi sama), integrasi perbaikan ( kataho sama karawi), serta penerapan aplikasi sifoker sebagai media KIE.

Adapun 2 menu tampilan dalam SI-FOKER yaitu :

  1. Menu Bilik Konsultasi
    Menampilkan ruang konseling atau tempat curhat konsumen, terhadap permasalahan yang sedang di hadapi. Dimana konsultasi tersebut dapat berupa masalah kesehatan reproduksi dan gizi remaja mulai dari pola makan dan pemenuhan nutrisi yang tepat dan sesuai denga selera remaja. Konsultasi permasalahan tersebut akan langsung masuk pada nomor chat whatsApp konselor sehingga dapat dibalas langsung kepada klien.
  2. Menu GenRe Menonton
    Menampilkan berbagai macam vidio pendek seputar kretivitas remaja yang bersumber dari seputar informasi pembinaan program GenRe (Genersi Berencana), serta vidio tetang promosi kesehatan, pencegahan stunting dan anemia zat besi pada remaja akibat dari pola makan dan penyerapan gizi yang tidak seimbang dengan pertumbuhan, masalah pernikahan usia anak, sex bebas, NAPZA serta semua permasalahan yang dihadapi oleh remaja.

“Kakisi intens dari tahun 2020 telah berhasil menurunkan angka stunting dari 33% ke 17% sehingga pada tahun berkelanjutan kelak dengan hadirnya Sifoker di harapkan mampu menurunkan angka stunting di 14% pada tahun 2024 .sebagai media konsultasi di menu bilik konseling dan media KIE di GenRe menonton pada aplikasi Sifoker” demikian ujar Kaka Jana saat di wawancara media online Bimantika Jum’at Sore 10 Juni 2022.

Adapun langkah-langkah yang di lakukan oleh DPPKB Kota Bima selaku Sekretaris Percepatan penurunan stunting Kota Bima antara lain

  1. Pembentukan TPK (TIM PENDAMPING KELUARGA) sebanyak 360 kader yang tersebar di seluruh kelurahan kota bima dimana tugas dari TPK adalah mencegah stunting mulai dari hulu yaitu pada remaja dan calon pengantin,serta pada ibu hamil,pasca salin dan menyusui
  2. Pembentukan Tim percepatan penurunan stunting atau TPPS mulai dari tingkat Kelurahan, Kcamatan, Satgas dan TK Kota
  3. Pemberian Vitamkn makanan tambahan
  4. Sanitasi dan MCK
  5. Pelayan KB gratis
    Dan beberapa program unggulan lain nya.

‘ini tidak terlepas dari adanya kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Bima dan DPPKB Kota Bima dalam Inovasi kaki si intes aplikasi Sifoker” demikian tutupnya. (***)

Humas Polda NTB Gelar Asistensi Kehumasan di Polres Bima

Bimantika.net _Bidang Humas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat melaksanakan asistensi dalam rangka peningkatan kehumasan Polri di Polres Bima

Kegiatan itu dipimpin oleh Kasubdit PID Bid Humas Polda NTB Kompol R.Sudjoko A, S, Sos diterima oleh Kapolres Bima AKPB Heru Sasongko S.I.K, yang diwakili Wakapolres Bima Kompol Yusuf di Aula Mapolres Bima (9/6/2022).

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, lewat Wakapolres Kompol Yusuf mengemukakan kunjungan Kasubdit PID bidang Kehumasan Polda NTB dalam rangka asistensi ini sangat baik karena dapat meningkatkan kemampuan kehumasan.

“Bidang Humas dalam Kubu Insitusi Polri bukan lagi fungsi pendukung tetapi sudah menjadi fungsi utama dan memiliki peran penting dalam meningkatkan citra Kepolisian di tengah-tengah Masyarakat,” ujar Pria bermelati satu.

Sambungnya, bahwa Bidang Humas, kata Yusuf sangat penting bagi tugas pokok Kepolisian, karena bisa dikatakan sia-sia jika bekerja sudah maksimal namun tidak diberitakan kepada publik lewat Humas.

Dengan diadakan asistensi Kehumasan oleh Polda NTB ini dapat meningkatkan kinerja anggota Polres Bima untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat ujar Yusuf.

Senada dengan itu, Kasubdit PID bidang Humas Polda NTB Kompol R.sudjoko A,S.sos mengatakan peran Humas dalam tugas pokok kepolisian sangatlah penting karena untuk mengangkat kinerja dan tugas kepolisian di media sosial yang bertujuan agar masyarakat mengetahui Kinerja Kepolisian sebagai Pelayan, pengayom dan pelindung Masyarakat.

Dikatakannya,Humas Saat ini bertugas untuk mengangkat institusi Polri kedepannya, bahkan kinerja Humas Polri sudah diakui oleh media maupun humas-humas instansi lainnya.

“Saat melaksanakan tugas penindakan hukum maupun pelayanan lainya dengan humanis nantinya akan dipublikasikan oleh humas untuk dikonsumsi oleh Masyarakat di media sosial,” Ucap Kasubdit PID bidang Humas Mapolda NTB itu.

Humas Kepolisian Negara Republik Indonesia membangun sistem pelayanan informasi publik terkait Kepolisian dan mewujudkan manajemen media yang moderen, akuntabel dan terpercaya.

Selain membangun citra positif Polri ditengah masyarakat dalam menjaga Harkamtibmas, Polri juga menerapkan manajemen media yang terintegrasi dan terpercaya.

“Optimalkan peran Humas Polres dengan melibatkan PPID Satker dan viralisasi berita, meme dan video melalui media online dan media lainnya,” Kata Komisaris Polisi itu.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK,yang diwakili Wakapolres Kompol Yusuf, Ketua Tim Dua Kasubdit PID Bidang Humas Polda NTB Kompol R. Sudjoko A.S.sos beserta rombongan dan Kasi Humas polres Bima Iptu Adib Widayaka beserta jajarannya. (***)

Jumat Bersih, Wakapolres Bima Pimpin Personil Gotong Royong

Bimantika.net _Wujud kebersamaan untuk menciptakan lingkungan kantor yang bersih, seusai pelaksanaan Apel pagi selesai, seluruh personel Polres Bima Yang di pimpin oleh Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K yang diwakili Oleh Wakapolres Bima Kompol Yusuf melaksanakan kegiatan gotong royong (Kurve), Jumat (10/6/2022) pagi.

Meski disisi lain anggota polri memiliki tanggung jawab yang sangat besar di dalam pekerjaannya, hal ini tidak membuat anggota Polres Bima melupakan kebersihan lingkungan, yang mana kebersihan itu adalah sebagian dari pada iman.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K melalui Wakapolres Bima Kompol Yusuf mengatakan Jumat bersih bisa berkembang menjadi Jumat Sehat, karena perilaku hidup bersih sangat menentukan pola hidup sehat di lingkungan tempat kerja masing-masing.

“Lingkungan tempat kerja yang sehat akan mendukung sikap kerja personil yang sehat dan ini bisa menjadi contoh baik untuk masyarakat sekitar”, katanya

“Kantor ini adalah rumah kedua buat kita, jadi harus tetap dijaga kebersihannya,” ujar Yusuf

Dalam pelaksanaannya, terpantau seluruh personil antusias dengan saling bekerja sama dan bergotong royong untuk membersihkan lingkungan Polres dari rumput-rumput, Sampah dan sebagainya.(***)

Kabag Ops Polres Bima Hadiri Deklarasi Damai Untuk Pilkades Serentak

Bimantika.net _Sebanyak 57 Desa di Kabupaten Bima akan menggelar Pilkades serentak pada Bulan Juli 2022 mendatang.

Guna menghindari potensi terjadinya konflik akibat kontestasi 5 tahunan tingkat desa ini, dilakukan Deklarasi Pilkades Damai, Netral dan Lancar terhadap Panitia Penyelenggara Pilkades, Kamis (9/6/22) Pukul 14.00 Wita.

Dalam deklarasi yang bertempat di Aula Kantor DPMDes Kabupaten Bima dihadiri oleh Kadis DPMDes Kabupaten Bima, H. Pitarman, SE, Kabag Ops Polres Bima Kota, Kompol Nusra Nugraha SH, Kabag Ops Polres Bima Kompol Herman, SH, Kasi Intel Kejari Bima, Andi Sudirman, Kapala Kesbangpol Linmas Kabupaten Bima, Drs. Syahrul, Camat, Kapolsek, Danramil, dan Ketua Panitia Pilkades se-Kabupaten Bima, beserta Ketua BPD dari Desa yang melaksanakan Pilkades serentak.

Kabag Ops Polres Bima, Kompol Herman, SH ewat Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, menyampaikan, Deklarasi Damai tersebut bertujuan agar Panitia Pilkades mampu menjaga netralitasnya selama penyelenggaraan Pilkades Serentak tahun 2022 di Kabupaten Bima, sehingga dapat berjalan lancar, netral, Damai, kondusif dan demokratis.

“Hari ini merupakan deklarasi untuk panitia Pilkades, Sedangkan untuk para calon kepala desa sudah lebih dulu melakukan deklarasi Pilkades Damai, Netral dan Lancar,” kata Herman di awal penyampaiannya.

Disyukurinya, karena permasalahan yang terjadi dalam setiap proses tahapan Pilkades saat ini telah diselesaikan dengan baik, dan hal tersebut merupakan ciri dari negara demokrasi.

Namun dia mengingatkan, agar panitia Pilkades melaksanakan tugas penyelenggaraan Pilkades sesuai dengan juklat dan juknis yang ada.

“Saya yakin pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan Damai, Netral dan Lancar,” tandas pria kelahiran Donggo ini.

Sementara itu, Kepala DPMDes Kabupaten Bima, H. Pitarman, dalam sambutannya, memaparkan, bahwa dalam aturan Perbup tersebut, nilai Demokrasi dapat berimplikasi sampai ke tingkat desa.

“Itu salah satu prestasi di Kabupaten Bima,” ucapnya.

Dengan adanya momen Pilkades ini, lanjut H. Pitarman, agar jangan sampai bertengkar dengan tetangga dan saudara sendiri gara-gara beda pilihan dan beda dukungan. Pada dasarnya seluruh pemilihan itu ada yang menang dan ada yang kalah, semuanya harus siap menang dan siap kalah.

“Perlu diperhatikan, tujuan Deklarasi Damai ini agar penyelenggaraan Pilkades Serentak tahun 2022 di Kabupaten Bima dapat berjalan lancar, aman, Damai, kondusif dan demokratis,” tandasnya.

Selanjutnya Kabag Ops Polres Bima Kota, kembali mengikngatkan bahwa deklarasi merupakan suatu pernyataan yang harus siap dipertanggungjawabkan, baik dari penyelenggara, para calon maupun masyarakat sehingga pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan Damai, Netral dan Lancar.

Pilkades Serentak tahun ini, lanjutnya akan dilaksanakan di 57 Desa, dengan rincian 26 Desa dalam wilayah hukum Polres Bima Kota dan 31 Desa dalam wilayah hukum Polres Bima.

Sedangkan Dandim 1608 Bima yang diwakili oleh Danramil Woha, menyapaikan, bahwa peran panitia dalam pelaksanaan Pilkades sangat penting sehingga diharapkan panitia dapat mengemban tugas dengan baik hingga tercipta Pilkades Damai, Netral dan Lancar sesuai dengan tema deklarasi Pilkades saat ini.

“Jadi mari kita bersama sama mensukseskan Pilkades saat ini sehingga wilayah kita akan menjadi contoh bagi wilayah lain yang melaksanakan Pilkades,” ajaknya.

Di Penghujung Kegiatan Deklarasi damai ini kemudian dilanjutkan dengn Pembacaan Ikrar Deklarasi sekaligus Penanda tanganan ikrar Deklarasi Pilkades Damai, Netral dan Lancar.(****)

Walikota HML Dukung Perbanyak Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Bima & Siap Bangun Kampus IAIN

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman soal Pembangunan Kampus IAIN Bima.

Penandatanganan MoU tersebut bersama Puslitbang Lektur Kemenag RI, UIN Mataram dan Validasi Terjemah Al-Quran Bahasa Bima.

Walikota HML bersama Perwakilan Bupati Bima, Kepala Puslitbang Lektur Kemanag Pusat, dan Perwakilan Rektor UIN Mataram pada momentum yang bersejarah itu sekaligus meresmikan proses Validasi dari Al-Quran Terjemahan Bahasa Bima yang digagas oleh Kementerian Agama.

Perwakilan Rektor UIN Mataram menyebutkan bahwa kehadiran IAIN Bima merupakan salah satu terobosan terbaik dalam upaya membangun peradaban Keilmuan dan intelektualitas.

“Ini adalah salah satu ikhtiar membangun peradaban di era Millenial dan bentuk pengabdian pada masyarakat. Agar bisa mencerdaskan bangsa” ujarnya.

Kepala Puslitbang Lektur Kemenag Pusat Prof. DR. H. Muhammad Arskal Salim mengaku bahwa proses penerjemahan Al-Quran berbahasa Bima telah dilakukan sejak tahun 2021 dan telah sampai pada tahap validasi secara teliti seksama

“Sejak tahun 2021 telah kami lakukan penerjemahan Al-Quran berbahasa Bima dan alhamdulillah sudah siap tinggal di validasi secara cermat dan penuh ketelitian ” demikian ujarnya.

Prof Arskal mengaku bahwa kegiatan penerjemahan Al-Quran berbahasa daerah telah dilakukan sejak tahun 2011 dan menghasilkan sebanyak 24 Al-Quran berbahasa daerah.

“Tujuannya untuk membumikan Al-Quran untuk seluruh lapisan warga masyarakat Islam lebih-lebih dalam terjemahan bahasa daerah tentu akan jauh lebih dipahami secara mendalam” ujarnya.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyatakan kesiapan dan kesanggupan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima untuk mewujudkan impian masyarakat Bima.

“Kami selaku pemerintah siap untuk menganggarkan apabila kedepannya Al-Quran tersebut akan di perbanyak dan Al-Quran ini tentunya bagus bagi masyarakat agar dapat menyeimbangi nilai budaya dan Religi” demikian ujar Walikota HML.

Walikota HML juga mengungkapkan pada pemerintahannya telah menerapkan kurikulum belajar yang berlandaskan pada nilai luhur Bima “Maja Labo Dahu” sebagai budaya warisan para leluhur.

“Dengan kurikulum belajar berlandaskan Maja Labo Dahu yang merupakan nilai atau value Culture bagi masyarakat Bima, maka di masa akan datang mampu tercetak generasi yang memiliki adab yang di junjung tinggi” demikian ujar Walikota HML.

Terkait Pembangunan Kampus IAIN Bima, Walikota HML mengungkapkan bahwa kesiapan dari pembangunan Kampus IAIN Bima telah didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia soal lahan.

Menurut Walikota HML bahwa kesiapan pembangunan Kampus IAIN Bima telah didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebesar 120 Hektar.

“Disamping itu, anggaran yang dipersiapkan oleh Pemerintah Kota Bima untuk pembiayaan operasional sebesar 10 Miliar” demikian Ujar Walikota HML. (“**)

Soal Penyerahan Aset IDP-HML Cukup Bijak, Wakil Ketua Dewan : “Tidak Ada Salah Paham”

Bimantika.net _Soal Penyerahan Asset Pemkab Bima ke Pemkot Bima dua Pemerintah Kota dibawah kendali Walikota H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Kabupaten Bima dibawah kendali Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) cukup Bijak dalam menyelesaikannya sesuai dengan tata aturan yang berlaku.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Edy Muhammad Aminurlah, SE atau biasa disapa Maman menyebutkan tidak ada kendala yang esensial, hanya saja dirinya selaku Wakil Rakyat mengingatkan sesuai amanat UU 13 tahun 2002 tentang pembentukan Kota Bima.

Maman menyampaikan bahwa kedua Pemerintahan ini sudah melewati beberapa tahapan yang semestinya dalam soal penyerahan asset, tinggal duduk bersama Pemerintahan saja.

“Saya berteman baik dengan Ketua DPRD Kota Bima, Berteman Baik dengan Walikota HM Lutfi dan Bupati IDP, sebagai Pemerintahan maka sewajarnya dalam soal penyerahan asset harus mendapat persetujuan Dewan sebagaimana amanah dari UU itu” ungkap Maman saat di wawancara media online Bimantika Kamis Siang 9 Juni 2022.

Masih menurut Maman, Tidak ada selisih paham yang signifikan antara Bupati IDP dan Walikota HML dan saya selaku Anggota DPRD Kabupaten Bima menilainya berjalan cukup elegan sesuai tata aturan yang berlaku.

“Tinggal saat ini adalah saya selaku Wakil rakyat mengawal sebagai tupoksi Legislatif untuk mendapat persetujuan dewan, karena Persetujuan Dewan ini adalah regulasi yang harus ditaati” ungkapnya.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima Suryadin, S.S., M. Si ungkapkan Mengacu pada ketentuan pasal 17 UU tersebut, ketentuan lebih lanjut yang diperlukan sebagai pelaksanaan UU ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/daerah dan Permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Secara normatif, dalam pasal 1 angka 43 Permendagri nomor 19 tahun 2016 tersebut menyebutkan bahwa “hibah adalah pengalihan kepemilikan barang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, antar pemerintah daerah atau dari pemerintah daerah kepada pihak lain tanpa memperoleh penggantian”, dimana kriteria dan mekanisme pelaksanaannya mengacu pada pasal 329 dan Pasal 331 Permendagri tersebut.

Sejalan dengan kesepahaman yang ditandatangani Bupati Bima menindaklanjuti kesepakatan tersebut dengan melakukan pembentukan Tim Inventarisasi dan pendataan barang milik daerah dan melakukan pemetaan terhadap aset yang berada di wilayah Kota Bima.

Langkah lain yang dilakukan adalah melakukan verifikasi dan validasi jenis aset sesuai dengan neraca Pemkab Bima, melakukan klasifikasi aset yang akan diserahkan dan penelusuran kembali sejumlah aset baik bangunan kantor, tanah bangunan lainnya maupun tanah usaha tanah kosong serta rumah dinas yang ada.

Tahapan selanjutnya adalah melakukan rekonsiliasi data BMD Kabupaten Bima yang berada di wilayah kota Bima dengan pihak Pemerintah Kota Bima. Mengingat tahapan dalam mekanisme penyerahan barang milik daerah perlu dilakukan inventarisasi bersama baik administrasi maupun fisik aset secara menyeluruh sesuai ketentuan perundangan yang ada. Pada prinsipnya tetap mengacu pada hasil kesepakatan antara kedua belah pihak yang difasilitasi oleh pemerintah Provinsi NTB.

Bupati juga sudah melakukan pertemuan dengan unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Bima Rabu (8/6) jam 10.00 Wita untuk untuk menjelaskan kebijakan yang ditempuh dalam penyelesaian BMD.

Pandangan unsur pimpinan DPRD selaras dengan Pemerintah daerah yang menyepakati penyelesaian BMD tersebut diatur melalui satu mekanisme.

Usai tatap muka dengan unsur Pimpinan DPRD, Bupati juga melakukan silaturahmi dengan Walikota Bima H Muhammad Lutfi, SE di Ruang kerja Bupati Bima untuk melakukan pembahasan awal penyelesaian BMD kedua pemerintah daerah. (***)

Suryadin : Pemkab Bima Konsisten Tuntaskan Penyelesaian Aset

Bimantika.net _Penyerahan Barang Milik Daerah (BMD) pemerintah Kabupaten Bima kepada Pemerintah kota Bima dilaksanakan sesuai amanat Undang-undang nomor 13 tahun 2002 tentang Pembentukan Kota Bima dan proses tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun 2003

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima Suryadin, S.S., M. Si ungkapkan Mengacu pada ketentuan pasal 17 UU tersebut, ketentuan lebih lanjut yang diperlukan sebagai pelaksanaan UU ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/daerah dan Permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Secara normatif, dalam pasal 1 angka 43 Permendagri nomor 19 tahun 2016 tersebut menyebutkan bahwa “hibah adalah pengalihan kepemilikan barang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, antar pemerintah daerah atau dari pemerintah daerah kepada pihak lain tanpa memperoleh penggantian”, dimana kriteria dan mekanisme pelaksanaannya mengacu pada pasal 329 dan Pasal 331 Permendagri tersebut.

Sejalan dengan kesepahaman yang ditandatangani Bupati Bima menindaklanjuti kesepakatan tersebut dengan melakukan pembentukan Tim Inventarisasi dan pendataan barang milik daerah dan melakukan pemetaan terhadap aset yang berada di wilayah Kota Bima.

Langkah lain yang dilakukan adalah melakukan verifikasi dan validasi jenis aset sesuai dengan neraca Pemkab Bima, melakukan klasifikasi aset yang akan diserahkan dan penelusuran kembali sejumlah aset baik bangunan kantor, tanah bangunan lainnya maupun tanah usaha tanah kosong serta rumah dinas yang ada.

Tahapan selanjutnya adalah melakukan rekonsiliasi data BMD Kabupaten Bima yang berada di wilayah kota Bima dengan pihak Pemerintah Kota Bima. Mengingat tahapan dalam mekanisme penyerahan barang milik daerah perlu dilakukan inventarisasi bersama baik administrasi maupun fisik aset secara menyeluruh sesuai ketentuan perundangan yang ada. Pada prinsipnya tetap mengacu pada hasil kesepakatan antara kedua belah pihak yang difasilitasi oleh pemerintah Provinsi NTB.

Bupati juga sudah melakukan pertemuan dengan unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Bima Rabu (8/6) jam 10.00 Wita untuk untuk menjelaskan kebijakan yang ditempuh dalam penyelesaian BMD.

Pandangan unsur pimpinan DPRD selaras dengan Pemerintah daerah yang menyepakati penyelesaian BMD tersebut diatur melalui satu mekanisme.

Usai tatap muka dengan unsur Pimpinan DPRD, Bupati juga melakukan silaturahmi dengan Walikota Bima H Muhammad Lutfi, SE di Ruang kerja Bupati Bima untuk melakukan pembahasan awal penyelesaian BMD kedua pemerintah daerah. (***)

SSB Persid Dena Sang Juara U-16, Camat Woha Apresiasi Adanya Sekolah Bola di Desa Dena

Bimantika.net _Turnamen Sepakbola Piala SSB Persid Dena Usia 16 Tahun (U-16) berakhir Rabu sore tadi 8 Juni 2022 dengan ribuan penonton dan “penggila bola”

Ketua Panitia Pelaksana, Herman Effendy,, S. Sos, M. Ap saat di wawancara Media online Bimantika Rabu Sore 8 Juni 2022 di Lapangan Sepakbola Desa Dena menyebutkan bahwa Piala SSB PERSID DENA adalah Turnamen Kelompok Umur 16 Tahun (U16) tahun.

Menurutnya Turnamen ini di ikuti oleh 28 Team se Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

“Tujuan nya adalah untuk melihat bakat dan pembinaan yang di lakukan oleh setiap Club dan sebagai wadah untuk mengeksplor skill dan mengukur latihan setiap SSB selama ini” ujar Herman yang juga sebagai Ketua Umum Persid Dena.

Lanjutnya bahwa Antusias para Manager Club,Pelatih dan orang tua asuh melihat perkembangan positif putra-putra nya dalam mengelola si kulit bundar di lapangan hijau menjadikan Turnamen kelompok umur 16 SSB PERSID DENA membawa dampak yang sangat positif.

Pada Turnamen U16 Piala SSB PERSID Dena kali ini menjadi Finalis adalah SSB PERSID DENA vs SSB WOHA FC dan berakhir di menangkan oleh SSB PERSID DENA dengan skor 4.2.

Herman membeberkan juga bahwa Juara tiga bersama yakni IREBA kota Bima dan Nggaro Lembo sape.

The Winner Persid Dena

Sedangkan ToP skor di raih oleh Ferdian (ssb persid dena) Best Player

  1. Firman SSB Persid Dena
  2. Muh Fikri SSB Persid Dena
  3. Capt Team ssb Woha FC
  4. Gelandang ssb Woha FC

Herman Effendy juga menutup secara resmi turnamen tersebut selaku Ketua Umum Persid Dena dan Ketua Panitia Penyelenggara

Herman ucapan terimakasih kepada seluruh Club yang telah berpartisipasi dan sponsor Turnamen SSB PERSID DENA.

  1. Kolam renang Farzadit
  2. Ady Setyawan Rans Cilegon
  3. Rangga Muslim Dewa United
  4. Alfamart Dena
  5. PT.Pokphan Indonesia(cpi)
  6. Pemdes Desa Dena

“Dan semua pihak yang tidak dapat kami sampaikan pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih” tutup Herman Effendy

Camat Woha, M. Irfan H. M. Nur, S. Sos dalam sambutannya menyebutkan
sangat mengapresiasi atas terselenggaranya turnamen sepak bola U16 Piala SSB Persid Dena yang di selenggarakan oleh SSB Persid .

Menurut Irfan turnamen semacam ini sangatlah penting dalam membina dan mencetak para pemain dari berbagai level usia baik usia dini maupun remaja.

“Dengan turnamen tersebut akan melahirkan para pemain terbaik yang akan mampu bersaing dengan para pemain yang ada di level regional maupun nasional kedepannya” ujarnya.

Putra Asli Desa Talabiu Kecamatan Woha ini melanjutkan terbukti dengan beberapa turnamen U12 yang kita lakukan tahun 2021 kemarin yang di selenggarakan oleh PS Woha di lapangan garuda Nisa mampu mencetak para pemain yang terlahir dari turnamen tersebut sampai ke level nasional mewakili kabupaten bima

“Saya rasa begitu juga pada turnamen U16 ini sudah barang tentu akan mencetak para pemain muda kita yang akan berkiprah pada level regional maupun nasional
Hal lain yang saya apresiasi dengan adanya sekolah bola yang ada desa dena/SSB Persid ini sangat positif sekali di samping akan melahirkan dan mencetak para pemain terbaik” ujar Camat Woha yang juga Hobi Bola ini.

Terus dari aspek sosial sekolah bola ini menurut Camat Woha akan mampu meredam dan membendung arus globalisasi di era digital dan smartphone yang begitu kuat untuk mempengaruhi karakteristik anak pada usia dini dan remaja ke hal-hal yang negatif.

“Dengan adanya sekolah bola ini sebagai tameng dari hal-hal yang akan mengarah pada tindakan yg negatif” ungkapnya.

Camat Woha berharap untuk PS yang lainpun yang ada di kabupaten maupun kota bima untuk rutin mengadakan turnamen di berbagai level usia agar kedepan kabupaten maupun kota bima di kenal sebagai pencetak para pemain terbaik di negeri ini. (***)