Warga Wera dan Ambalawi Terimakasih Pada Bupati Ady Mahyudi Atas Bangunan 15 unit Rumah Hunian Akibat Bencana Alam

jpn

Bimantika.net Sabtu 3 Januari 2026 Pemerintah daerah kabupaten Bima dibawah kendali Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati Bima dr. Irfan (Ady-Irfan) lewat BPBD ( Badan Penanggulangan Bencana Daerah ) kabupaten Bima melakukan Pengecekan Fisik Huntara (Hunian sementara ) serta penyerahan kepada warga terdampak bencana di kecamatan Wera .

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik ‘ Muhammad Nurul Huda ST.MT mengatakan badan Penanggulangan Bencana kabupaten Bima hari ini 3 Januari 2026 bersama team melakukan penyerahan Rumah hunian

Menurutnya hunian itu untuk warga yang terkena dampak bencana Banjir yaitu
Bencana Hidrometeorologi (Banjir Bandang, Angin Kencang dan Tanah Longsor) yang terjadi di Kecamatan Wera dan Ambalawi pada Tanggal 2 dan 3 Feb 2025..

“Bencana satu tahun lalu itu menghanyutkan rumah sebanyak 15 unit” ungkapnya.

Masih di katakannya
Huntara ini dengan Type 36 m² dgn total nilai Rp. 532.800.000( Lima ratus Tiga puluh dua juta delapan ratus ribu)

Di tambahkan nya
Lokasi tersebar di Kecamatan Wera dan Kecamatan Ambalawi diantaranya :

Desa Nangawera Kecamatan Wera 9 unit, Desa Mandala Kecamatan Wera 2 unit, Desa Mawu Kecamatan Ambalawi 1 unit, Desa Talapiti Kecamatan Ambalawi 2 unit, Desa Kole Kecamatan Ambalawi 1 unit.

Di tempat yang sama warga penerima bantuan atau Korban Bencana atas nama Nuriah, Suparti dan Imawan Sari mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bupati Bima Ady Mahyudi sudah dengan serius menangani permasalahan yang kami hadapi yaitu Bencana Banjir

“Sekali lagi dengan memberikan Rumah Hunian ini dan kami doakan semoga Bapak Bupati dan wakil Bupati Bima selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan Roda Pemerintah kabupaten Bima” ujarnya . (RRS//Ruma Rengge Sape//007)

Keutamaan Sholawat di Hari Jumat Penuh Keberkahan

jpn

BIMAntika.net Keutamaan shalawat di hari Jumat sangat besar, di antaranya shalawat akan disampaikan langsung kepada Nabi Muhammad SAW, mendapat pahala berlipat ganda, kedudukan lebih dekat dengan Nabi, dihapus dosanya, diangkat derajatnya, dikabulkan hajatnya (70 akhirat, 30 dunia jika 100x), hingga meraih syafaat Nabi di hari kiamat.

Hari Jumat adalah waktu istimewa untuk memperbanyak shalawat karena shalawat umat diperlihatkan kepada beliau setiap Jumat.

Keutamaan Utama Shalawat di Hari Jumat:
Disampaikan kepada Nabi: Shalawat Anda diperlihatkan dan disampaikan langsung kepada Nabi Muhammad SAW oleh malaikat.

Pahala Berlipat Ganda: Setiap shalawat akan dibalas sepuluh kebaikan, dihapus sepuluh keburukan, dan derajat diangkat.

Kedudukan Terdekat: Siapa yang paling banyak bershalawat, dialah yang paling dekat dengan Nabi di hari kiamat.

Mendapatkan Syafaat: Memperbanyak shalawat di hari Jumat membuka jalan untuk mendapatkan syafaat Nabi di hari kiamat.

Dikabulkan Hajat: Membaca 100x shalawat di hari Jumat dapat mengabulkan 100 hajat (70 akhirat, 30 dunia), dan nama Anda dicatat di sisi Nabi.

Ketenangan dan Keberkahan: Memberikan ketenangan jiwa dan keberkahan hidup.

Ada banyak amalan yang dapat dilakukan pada hari Jumat, sebagai hari yang istimewa bagi umat Islam.

Di antaranya adalah memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad saw.

Dalam risalah yang berjudul Al-Lum’ah fi Khasha’ishil Jumuah, Imam Jalaludin As-Suyuthi menyatakan amalan memperbanyak baca shalawat nabi sebagai salah satu keutamaan pada hari Jumat.

Karena sangat penting, ketika menjelaskan topik ini Imam As-Suyuthi memaparkannya agak lebih panjang dengan menyajikan banyak hadits-hadits ketimbang saat menjelaskan amalan lainnya yang hanya dalam satu atau dua hadits saja. Hadits itu di antaranya :

Rasulullah saw bersabda:

ان من افضل ايامكم يوم الجمعة فيه خلق ادم و فيه قبض وفيه النفخة وفيه الصعقة فاكثروا من الصلاة علي فيه فان صلاتكم معروضة علي

Artinya: Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling utama adalah Hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga ditiup sangkakala dan akan terjadi kematian seluruh makhluk. Oleh karena itu perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat, karena shalawat kalian akan dipersembahkan kepadaku.

Bacaan shalawat pada hari atau malam Jumat tersebut langsung dihadapkan kepada Nabi Muhammad saw.
Orang yang banyak membaca shalawat, khususnya pada hari Jumat derajat kedudukannya lebih dekat kepada Nabi Muhammad saw.
Bagi yang mengamalkan membaca shalawat hari Jumat akan ditulis dalam kelompok para syahid dan mendapatkan syafaat pada hari kiamat.
Dikabulkan hajat-hajatnya, baik kebutuhannya di akhirat maupun di dunia.
Pada hari kiamat akan datang bersama Nabi Muhammad seraya mukanya bercahaya.

Dengan bershalawat di hari Jumat, kita akan memperoleh:

  1. Syafaat dari Rasulullah SAW

Orang yang banyak membaca shalawat bakal memperoleh syafaat. Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan Imam Baihaqi. Melalui hadits tersebut, Rasulullah saw menegaskan dirinya akan menjadi saksi dan mensyafaati orang yang banyak membaca shalawat di hari Jumat dan malam Jumat. “Rasulullah bersabda: Perbanyaklah kalian untuk bershalawat kepadaku di hari Jumat dan malam Jumat. Barang siapa yang melakukan hal itu, aku akan menjadi saksi baginya dan memberikan syafaat padanya di hari kiamat,” (HR Imam Baihaqi).

  1. Dekat dengan Rasulullah SAW

Banyak menyebut nama Rasulullah saw dengan bershalawat untuknya memberikan kedekatan tersendiri. Hal ini telah disampaikan sendiri oleh Rasulullah SAW melalui riwayat Imam Baihaqi, bahwa orang yang banyak bershalawat akan mendapatkan kedudukan yang dekat dengan Rasulullah.

وقال صلى الله عليه وسلم : أكثروا عليَّ من الصَّلاةِ يومَ الجمعةِ ؛ فإنَّ صلاةَ أمّتي تُعرضُ عليّ في كلّ يومِ جمعةٍ ، فمن كان أكثرهم عليّ صلاةً كان أقربهم منّي منزلةً. (رواه البيهقي)

Artinya: “Rasulullah bersabda: Perbanyaklah kalian untuk bershalawat kepadaku di hari Jumat. Karena sesungguhnya shalawatnya umatku itu disetorkan kepadaku setiap hari Jumat. Barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, maka dia akan mendapatkan kedudukan yang paling dekat denganku,” (HR Imam Baihaqi).

  1. Dibalas 10 kali lipat Balasan 10 kali lipat

Imam Baihaqi meriwayatkan sebuah hadits yang menegaskan bahwa Rasulullah memerintahkan umat Islam agar memperbanyak bacaan shalawat di hari Jumat dan malam Jumat dan akan dibalas 10 kali lipatnya.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : أكثروا عليَّ من الصَّلاةِ في يومِ الجمعةِ وليلةِ الجمعةِ ، فمَن صلّى عليّ صلاةً صلّى الله عليه عشرًا. (رواه البيهقي)

Artinya: “Rasulullah bersabda: Perbanyaklah kalian untuk bershalawat kepadaku di hari Jumat dan Malam Jumat. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku (Nabi Muhammad) sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sebanyak sepuluh kali,” (HR Imam Baihaqi).(****//Berbagai sumber)

Sambut Pergantian Tahun, Pemkab Bima Gelar Dzikir dan Do’a Bersama

jpn

Bimantika.net Menjelang pergantian dari Tahun 2025 – 2026
Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para alim ulama, para tokoh dan masyarakat Kecamatan Woha menggelar Dzikir dan Doa Bersama, refleksi spiritual dalam menutup tahun 2025 dan menyongsong tahun 2026 Rabu (31/12/2025) di Masjid Al-Hidayah Talabiu Kecamatan Woha.

Bupati Bima didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburahman, S.Ag, Camat Woha Irfan, H. Nur. S.Sos, para Pejabat Eselon II dan eselon III OPD, Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah mengawali kegiatan dengan Sholat Isya berjamaah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan doa dan dzikir dan tausyiah oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima, H. Mujiburrahman, S.Ag.

Dalam tausyiahnya, H. Mujiburahman mengajak para jamaah untuk menjadikan pergantian tahun sebagai momentum muhasabah diri, meningkatkan kualitas iman dan takwa, memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama yang dipandu oleh H. Sudirman Hasan, S.Pd.I., M.Si, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima. Dzikir dan doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan negara, kemajuan Kabupaten Bima, serta kesejahteraan seluruh masyarakat.

Bupati Bima dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan doa dan dzikir akhir tahun ini. Menurutnya, kegiatan keagamaan merupakan ikhtiar batin yang penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, sekaligus menjadi pondasi moral dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah.

“Menutup tahun dengan sholat berjamaah, doa, dan dzikir merupakan ikhtiar lahir dan batin agar setiap langkah ke depan senantiasa berada dalam lindungan dan ridha Allah SWT,” ujar Bupati Bima.

Pemerintah Kabupaten Bima berharap kegiatan Doa dan Dzikir Akhir Tahun ini dapat menjadi tradisi positif yang terus dilaksanakan, sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah, Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang religius, aman, dan sejahtera. (RRS//RumaRenggeSape//007)

Ada Beberapa Kunci Utama Menuju Surga Allah SWT

jpn

BIMAntika net Surga merupakan tempat impian yang dirindukan oleh orang-orang yang beriman.

Di sanalah tempat kebahagiaan sejati, yang tiada lagi kesedihan, kekecewaan, dan penderitaan, seperti yang dialami tatkala hidup di dunia.

Bahkan, orang terakhir yang masuk ke dalam surga dan mendapatkan derajat terendah di sana memiliki kenikmatan yang jauh lebih besar dan tiada bandingannya dengan kenikmatan yang ada di dunia yang belum pernah mata melihatnya, belum pernah telinga mendengarnya, dan belum pernah pula terbetik dalam hati manusia.

Orang-orang beragama tentu menginginkan Masuk Surga karena mendapatkan surga berarti mendapat tempat terbaik nan abadi di alam keabadian.

Ada beberapa hadits dan ayat suci Al-Qur’an mengemukakan terdapat tiga kunci utama untuk membuka pintu-pintu surga sebagai barikut:

Pertama, bersaksi tiada Tuhan selain Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مِفْتَاحُ اْلجَنَّةِ شَهَادَةٌ أَنْ لَا إِلهَ إلَّا الله

Artinya, “Kunci surga adalah bersaksi Tiada Tuhan Selain Allah” (HR. Ahmad).

Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah menjadi dasar pertama apakah seseorang akan dapat masuk surga atau tidak.

Tanpa amal batiniah yang disebut tauhid ini semua amal kebaikan manusia tidak ada artinya dalam kaitannya dengan keselamatan di akhirat.

Ia tidak akan masuk surga karena surga hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang bersaksi dengan sepenuh keyakinan bahwa Allah adalah Tuhan satu-satunya.

Jadi iman tauhid merupakan fondasi dari semua amal manusia.

Sedemikian penting syahadat atau kesaksian seperti itu hingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ مَاتَ وَهُوَ يَعْلَمُ أَنْ لَا إِلهَ إلَّا الله دَخَلَ اْلجَنَّةَ

Artinya, “ Barang siapa mati sedang ia percaya Tiada Tuhan selain Allah, maka masuklah ia ke dalam surga.” (HR. Muslim)

Memang sedemikian penting syadat tauhid tersebut dalam kaitannya dengan surga.

Kita dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dengan mengucapkan kalimat tersebut agar kita memiliki fondasi kunci utama surga.

Kedua, menegakkan shalat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مِفْتَاحُ اْلجَنَّةِ اَلصّلَاةُ

Artinya: “Kunci surga adalah menegakkan shalat” (Dari Jabir bin Abdillah RA).

Shalat adalah kunci utama kedua setelah syahadat.

Sholat merupakan amal lahiriah sekaligus merupakan perwujudan iman kepada Allah subahanu wa ta’ala.

Rasulullah shallahu alaihi wa sallam juga menjelaskan dalam sebuah haditsnya tentang pentingnya shalat dalam hubungannya dengan keselamatan seseorang di hari Kiamat karena shalat adalah amal jasmaniah pertama yang akan dihisab sebagai berikut:

أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ عَلَيْهِ اْلعَبْدُ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ اَلصَّلَاةُ، فَإِنْ صَلَحَتْ صَلَحَ سَائِرُ عَمَلِهِ وَإنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ

Artinya: “Amal pertama kali seorang hamba akan dihisab di hari Kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya. Dan jika shalatnya buruk, rusaklah semua amalnya.” (HR. at-Thabrani).

Shalat memiliki pengaruh kuat terhadap amal-amal seseorang di luar shalat.

Jika shalatnya baik, maka baiklah seluruh amal lainnya. Artinya jika shalat dikerjakan dengan baik sesuai dengan ketentuan-ketentuan hukum dan adab yang berlaku, tentulah shalatnya akan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Hal ini berpengaruh positif terhadap amal-amal seseorang di luar shalat.

Jika shalatya buruk, maka seluruh amal lainnya juga buruk. Artinya jika seseorang selalu berperilaku buruk dalam kehidupan sehari-harinya bisa jadi karena shalatnya memang buruk. Atau ia sudah menjalankan shalat tapi cara melaksanakannya tidak sesuai dengan syarat dan rukunnya serta adab shalat yang berlaku sehingga shalatnya tidak berpengaruh positif terhadap perilakunya. Adab-adab shalat antara lain adalah: tidak menunda-nunda, ikhlas, selalu ingat Allah dan penuh penghayatan atau khusyu’.

Selain itu, shalat yang dilakukan dengan menjalankan rukun-rukun dan sunnahnya akan menjadi kunci sukses dalam menjawab enam pertayanyaan di alam kubur, yakni: Siapa tuhanmu, apa agamamu, siapa nabimu, apa kitab sucimu, di mana kiblatmu, dan siapa saudara-saudaramu. Mengapa demikian? Sebab keenam pertanyaan itu jawabannya terdapat dalam pelaksanaan shalat.

Jawaban terhadap pertanyaan pertama terdapat dalam bacaan takbir (الله اكبر), jawaban kedua ada dalam perintah shalat bahwa shalat merupakan kewajiban dalam agama yang diridhai Allah (الاسلام), jawaban ketiga ada dalam bacaan shalawat ketika duduk (اللهم صل على محمد), jawaban keempat terkait dengan nama kitab yang memuat bacaan-bacaan surat dalam shalat (القران), jawaban kelima terkait dengan arah shalat (الكعبة), jawaban keenam terkait dengan para jamaah shalat terutama di masjid (المسلمون والمسلمات).

Ketiga, mencintai fakir miskin. Rasulullah shallallahu ‘alaih wa sallam bersabda:

وَمِفْتَاحُ اْلجَنَّةِ حُبُّ اْلمَسَاكِيْنِ وَاْلفُقَرَاءِ

Artinya, “Dan kunci surga adalah mencinta fakir-miskin.” (Dari Ibnu Umar R.A)

Mencintai fakir miskin merupakan kunci surga yang mewakili ibadah sosial dalam ranah akhlak. Al-Qur’an menyebut orang-orang yang tidak peduli terhadaap anak yatim dan fakir- miskin sebagai para pendusta agama. Ayat-ayat itu berbunyi:

رَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ (١) فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ (٢) وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ

Artinya: “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.” (QS. Al-Ma’un: 1-3)

Dalam surat lain, Allah melarang berbuat aniaya terhadap anak-anak yatim dan fakir miskin sebagai berikut:

فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ (٩) وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ (١٠)

Artinya: “Adapun terhadap anak yatim, maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang minta-minta, maka janganlah kamu menghardiknya.” (QS. Ad-Duha: 9-10)

Mencintai fakir-miskin (termasuk anak-anak yatim) merupakan akhlak terpuji.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan hal ini secara nyata. Disebutkan dalam kitab Maulid Al-Barzanji, karya Syaikh Ja’far bin Husin bin Abdul Karim bin Muhammad Al-Barzanji, halaman 123, sebagai berikut:

وَيُحِبُّ الفُقَرَاءَ وَالمَسَاكِيْنَ وَيَجْلِسُ مَعَهُمْ وَيَعُوْدُ مَرْضَاهُمْ وَيُشَيِّعُ جَنَائِزَهُمْ وَلَا يَحْقِرُ فَقِيْرًا

Artinya: “Rasulullah mencintai fakir miskin, duduk bersama mereka, membesuk mereka yang sedang sakit, mengiring jenazah mereka, dan tidak pernah menghina orang fakir (miskin).”

Jadi memang untuk dapat masuk surga seseorang tidak cukup hanya memiliki kesalihan personal dengan melaksanakan ibadah-ibadah personal seperti shalat, puasa dan haji, tetapi ia juga harus memiliki kesalihan sosial seperti mengeluarkan zakat dan sedekah kepada fakir-miskin. Ia juga harus memilik akhlak yang baik terhadap mereka sebagaimana dicontohkan Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam sebagaimana disebutkan di atas.

Dari seluruh uraian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga kunci utama untuk dapat membuka pintu surga dan masuk ke dalamnya.

Pertama adalah dalam ranah aqidah yakni bertauhid dengan bersaksi Tiada Tuhan selain Allah.

Kedua adalah dalam ranah syariat yakni menegakkan shalat.

Ketiga adalah dalam ranah akhlak yakni kesalehan sosial dengan mencintai fakir-miskin. (***//Berbagai sumber)

Kapolres Bima Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Puncak Perayaan Malam Pergantian Tahun Baru

jpn

BIMAntika.net Kepolisian Resor Bima jajaran Polda NTB menggelar Apel persiapan Pengamanan malam pergantian tahun 2026 di lapangan Mapolres Bima Rabu (31/12/25) pukul 14.00. Wita.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., dan dihadiri oleh PJU, Perwira Polres Bima dan unsur Forkopimda Kabupaten Bima.

Peserta upacara terdiri dari 1 Peleton Perwira Polres Bima,1 Peleton Sat Brimob Batalyon C Bima,1 Peleton TNI,
1 Peleton Gabungan Staf Polres Bima,
1 Peleton Sat Samapta Polres Bima.
1 Peleton Sat Lantas Polres Bima.
2 Peleton gabungan Sat Reskrim / Intelkam / Satresnarkoba
1 Peleton Satpol PP Kabupaten Bima.
dan 1 Peleton Dinas Perhubungan Kabupaten Bima.

Dalam amanatnya Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., menyampaikan apel tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh personel dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan merayakan pergantian Tahun Baru 2026.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis. Jadikan pengamanan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat”. Ujarnya.

Lanjutnya, seluruh personel yang terlibat dalam menjalankan tugas agar mengedepankan upaya preventif dan preemtif, melakukan patroli secara intensif guna mencegah terjadinya ancaman atau gangguan kamtibmas.

Pria bermelati 2 itu juga menekankan agar mewaspadai potensi gangguan, seperti balap liar, konsumsi minuman keras, penggunaan petasan, kemacetan lalu lintas, serta potensi tindak Kriminalitas

Di akhir penyampaiannya Kapolres kembali menegaskan seluruh personel melaksanakan pengamanan sesuai SOP, jaga keselamatan diri dan rekan kerja, serta hindari tindakan yang dapat merugikan institusi.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman” Pungkas Kasi Humas AKP Adib Widayaka. (*)

Personel OPS Lilin Rinjani 2025 Polres Bima, Intensifikan Patroli dan Pengecekan di Gereja Santo Yohanes Maria Vianei

jpn

BIMAntika.net Memastikan keamanan di area gereja
Gereja Santo Yohanes Maria Vianei personel personel operasi lilin Rinjani 2025 Polres Bima Polda NTB Pertebal Patroli dan Sterilisasi.

Seperti pada Senin malam (29/12/25) personel pos PAM yang berlokasi di dusun Tolonggeru melakukan patroli dan pengecekan seluruh area Gereja Santo Yohanes Maria Vianei.

Kegiatan itu diawali dengan apel persiapan personel dan APP yang dipimpin oleh Bripka Mardana.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kegiatan tersebut merupakan ketegasan Polres Bima menjamin kenyamanan umat Kristiani menjalankan ibadah.

Adib meneruskan, kegiatan yang berakhir hingga dini hari itu tidak adanya kejadian menonjol baik di dalam gereja maupun di sekitar area gereja.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman” Pungkasnya.(****)

Pemkot Bima Serahkan SK P3K Paruh Waktu

jpn

BIMAntika.net Pemerintah Kota Bima menggelar apel pagi sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun Anggaran 2026 di Halaman Kantor Wali Kota Bima, Senin (29/12/2025).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE.

Meskipun sejak pagi diguyur hujan gerimis yang tak kunjung reda, apel tetap berlangsung khidmat dan tertib.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., Penjabat Sekretaris Daerah beserta Staf Ahli dan Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, para Kepala Bagian, Camat, Lurah, serta seluruh PPPK Paruh Waktu penerima SK.

Dalam amanatnya, Wali Kota Bima menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya penyerahan SK PPPK Paruh Waktu Tahun Anggaran 2026.

Ia menegaskan bahwa penyerahan SK ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Hari ini bukan hanya menerima selembar SK, tetapi menerima kepercayaan, amanah, dan harapan dari daerah serta dari masyarakat Kota Bima,” ujar Wali Kota Bima.

Wali Kota menekankan bahwa PPPK Paruh Waktu memiliki peran penting dalam mendukung roda pelayanan publik. Menurutnya, meskipun berstatus paruh waktu, semangat pengabdian dan profesionalisme kerja harus tetap utuh.

Secara tidak langsung, Wali Kota Bima juga mengakui adanya kegelisahan yang dirasakan para PPPK Paruh Waktu di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang berdampak pada pola pembiayaan, termasuk penghasilan pegawai.

Ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran bukanlah bentuk pengabaian terhadap pengabdian aparatur, melainkan langkah strategis untuk menjaga kesehatan keuangan daerah agar pelayanan publik tetap berjalan secara berkelanjutan.

“Efisiensi ini bukan karena pemerintah tidak menghargai pengabdian Bapak dan Ibu, tetapi agar keuangan daerah tetap sehat dan pelayanan publik terus berjalan,” tegasnya.

H. A Rahman menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bima tidak lepas tangan. Pemerintah terus melakukan penataan, penghitungan, serta komunikasi intensif dengan pemerintah pusat agar hak-hak PPPK Paruh Waktu tetap diperjuangkan melalui skema yang adil dan manusiawi sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

Ia juga mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu untuk tetap bekerja secara profesional, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

Selain itu, H. A Rahman menginstruksikan seluruh PPPK Paruh Waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong bersih-bersih lingkungan yang akan dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di tiga lokasi, yakni kawasan Ama Hami, sepanjang Jalan Gatot Subroto, serta Kelurahan Dara di sekitar kawasan terminal.

Menurut Nya, kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari gerakan kebersamaan untuk mewujudkan Kota Bima yang bersih, indah, sehat, dan asri.

Mengakhiri amanatnya, Aji Man sapaan akrabnya kembali mengucapkan selamat kepada seluruh PPPK Paruh Waktu penerima SK Tahun Anggaran 2026.

Ia berpesan agar seluruh aparatur menjaga integritas, kekompakan, dan terus mengabdi dengan penuh keikhlasan demi kemajuan Kota Bima. (****)

Minimalisir Gangguan Kamtibmas Jelang Pergantian Tahun Baru 2026, Sat Samapta Polres Bima Pertebal Patroli KRYD Malam Hari

jpn

BIMAntika.net Anggota Ton 1 Dalmas Satuan Samapta Polres Bima Polres Bima Polda NTB, kembali menggelar patroli KRYD malam hingga dini hari di wilayah hukumnya.

Patroli yang berlangsung pada Minggu malam (28/12/25) sekira pukul 23.00.Wita itu di pimpin oleh Perwira Pengawas Ipda Alfian Hidayat Santoso S.Tr.K.

Patroli tersebut merupakan langkah preventif Polres Bima dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selam perayaan Natal dan jelang pergantian tahun baru 2026.

Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., dalam keterangan tertulisnya melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Adib melanjutkan, kegiatan tersebut diawali dengan apel persiapan personel dan pengecekan tahanan di Rutan Mapolres dan di lanjutkan dengan patroli mobile.

Rute Patroli yakni Perempatan cabang talabiu Kecamatan Woha Cabang patung kuda Kecamatan Palibelo dan beberapa tempat yang dianggap rawan.

Sasaran Patroli seperti balapan liar, Kasus 3C, peredaran gelap narkoba, miras dan lainnya tidak ditemukan.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman” Pungkas Adib. (****)

Beri Rasa Aman Pada Pengunjung, Polsek Madapangga Hadir Dengan Metode PAM Wisata Madapangga

jpn

BIMAntika.net Minggu (28/12/25) personel Polsek Madapangga Polres Bima Polda NTB menggelar Patroli pengamanan wisata di wilayah hukumnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 13.30. Wita itu dikendalikan oleh Kapolseknya Ipda Ahmad Zulfikar SH dilakukan secara mobile.

Patroli yang diawaki oleh 3 personel itu mendatangi dua tempat wisata yakni,Pemandian kolam renang Madapangga di Desa Ndano dan Kolam Renang Farzadit yang berlokasi di Desa Dena.

Kegiatan tersebut juga di fokuskan pada pencegahan kasus 3C, peredaran gelap narkoba,miras dan lainnya yang meresahkan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya tim patroli memberikan himbauan kepada para pengunjung agar berhati-hati dan tetap menjangkau anak anak.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Bima dan Polsek jajaran dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan tahun baru 2026.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan aman serta tidak ditemukan adanya sasaran yang dimaksud.(****)

Pastikan Malam Pergantian Tahun Baru Bebas dari Petasan, Polsek Woha Sita Puluhan Jenis Petasan di Pasar Tente

jpn

BIMAntika.net Menjelang malam pergantian tahun Baru 2026, Polsek Woha Polres Bima Polda NTB meningkatkan upaya preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukumnya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengecekan dan pemberian himbauan kepada para pedagang di pasar tradisional Tente agar tidak menjual petasan dan kembang api.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (27/12/25) pagi itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Woha AKP Muhtar dan sejumlah personel.

Selain memberikan himbauan petugas juga menyita puluhan petasan berbagai jenis dari 3 orang Pedagang.

“Ini menunjukkan ketegasan dan komitmen Polres Bima dan Polsek jajaran dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban menjelang malam pergantian tahun 2026”. Kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., sebagaimana diulas Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Pengecekan ini sekaligus memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para pedagang agar tidak menjual petasan atau kembang api yang dilarang.

Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami, terutama menjelang malam pergantian Tahun Baru,”Tutupnya.(****)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom