Dosen UNBIM Lolos Program Talent Scouting Kemendikti Saintek 2026, Sejalan Dengan Semangat “Unggul dan Adaptif” UNBIM

jpn

Bimantika.net -Universitas Bima Internasional (UNBIM) kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan salah satu dosennya, Khairunisyah, S.H., M.H.Li, Dosen Program Studi Hukum, yang dinyatakan lolos dalam Program Talent Scouting Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Tahun 2026.

Program Talent Scouting merupakan inisiatif strategis Kemendikti Saintek untuk menjaring dan mengembangkan talenta unggul di perguruan tinggi.

Program ini bertujuan memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan hilirisasi, sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

Terdapat beberapa jenis program talent scouting yang populer di Indonesia, antara lain:

Pertama, Talent Scouting Pendidikan Tinggi (Mahasiswa & Akademisi)

Banyak perguruan tinggi top di Indonesia menggunakan program ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru.

Di Universitas Indonesia (UI), jalur ini diperuntukkan bagi Kelas Khusus Internasional (KKI) tanpa tes tulis, melainkan berdasarkan nilai rapor dan skor TOEFL/IELTS. Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi menyelenggarakan program ini untuk melatih dosen dan tenaga kependidikan agar siap melanjutkan studi S2/S3 di Luar Negeri.

Kedua, Talent Scouting Ketenagakerjaan

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memiliki program ini untuk menjembatani pencari kerja dengan perusahaan (link and match).

Program ini biasanya berbentuk lokakarya, bimbingan pembuatan CV, persiapan wawancara kerja, dan pameran bursa kerja agar anak muda lebih siap memasuki industri masa kini.

Ketiga, Talent Scouting ASN & Sekolah Kedinasan

Pemerintah pusat maupun daerah (seperti Pemprov) secara rutin melakukan pemetaan potensi dan uji kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi posisi strategis.

Bagi Anda yang ingin mengetahui alasan mengapa jalur Talent Scouting untuk masuk universitas sering disebut jalur alternatif yang sangat menguntungkan:

Keberhasilan yang diraih oleh salah seorang Dosen UNBIM ini menjadi bukti komitmen UNBIM dalam mendorong budaya akademik yang berorientasi pada inovasi, pengembangan kompetensi dosen, serta peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Partisipasi dosen dalam program nasional diharapkan mampu memperluas jejaring kolaborasi, meningkatkan produktivitas riset, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Khairunisyah menyampaikan harapannya agar kesempatan ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang hukum, serta bagi kemajuan pendidikan tinggi Indonesia.

Rektor beserta seluruh sivitas akademika Universitas Bima Internasional menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, aktif mengikuti program pengembangan talenta, serta berkontribusi dalam menghasilkan riset dan inovasi yang berdampak bagi bangsa.

Sejalan dengan semangat “Unggul dan Adaptif” UNBIM terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, inovatif, dan kompetitif guna mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju melalui pendidikan, riset, dan inovasi. (*)

Meriahkan HUT Kabupaten Bima Ke-386, Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K.M.H Ikuti Fun Bike

jpn

BIMAntika.net -Kepala Kepolisian Resor Bima Kabupaten Polda NTB AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., mengikuti kegiatan sepeda santai (Fun Bike) yang di gelar oleh pemerintah daerah Kabupaten Bima.

Kegiatan yang dipusatkan di taman panda hingga Kantor Bupati Bima itu diikuti oleh PJU, personel Polres Bima, unsur Forkompinda dan ratusan masyarakat dari berbagai kalangan pada Jum’at 3 Juli 2026 Pagi tadi.dalam rangkaian memeriahkan HUT Kabupaten Bima -386 tahun 2026.

Sepeda Santai tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga menjadi media untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun semangat kolektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., dalam keterangan tertulisnya melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Ratusan pesepeda dari berbagai komunitas bersama masyarakat mengikuti rute Fun Bike dengan penuh semangat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan pengamanan kegiatan tersebut dilakukan oleh personel Polres Bima. (****)

Hasyim : Soal Mutasi dan Rotasi Jabatan, Semua ASN Punya Hak Yang Sama, Sepanjang Memenuhi Syarat Yang Ditetapkan

jpn

BIMAntika.net -Pemerintah Kota Bima memberikan klarifikasi atas berbagai tanggapan yang berkembang di masyarakat terkait pelantikan sejumlah pejabat administrator, pengawas, dan fungsional yang berlangsung pada Selasa (01/7) di Aula Maja Labo Dahu, Kantor Pemerintah Kota Bima.

Kepala Dinas Kominfo Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, mengatakan pelantikan tersebut dilakukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut dia, seluruh proses pengisian jabatan telah mengikuti mekanisme kepegawaian yang berlaku.

Menurutnya Setiap pengangkatan pejabat dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Penilaiannya didasarkan pada kompetensi, kualifikasi, pengalaman, rekam jejak, integritas, serta kebutuhan organisasi, bukan atas dasar pertimbangan lain di luar ketentuan,” ujar Hasyim dalam keterangannya pada Kamis siang (02/7).

Ia menegaskan, hubungan kekeluargaan seseorang tidak dapat dijadikan alasan untuk memberikan keistimewaan maupun menghilangkan hak seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti proses promosi jabatan.

Selama memenuhi persyaratan administratif, memiliki kompetensi, loyalitas, integritas, dan dinilai mampu mengemban tugas, setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk dipertimbangkan menduduki jabatan.

Pemerintah Kota Bima tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, objektivitas, transparansi, dan sistem merit dalam pengelolaan ASN.

“Semua ASN memiliki hak yang sama sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan,” katanya.

Hasyim juga menekankan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses penilaian terhadap seorang pejabat.

Sebaliknya, para pejabat yang baru dilantik akan diukur berdasarkan capaian kinerja, kualitas pelayanan, dan tanggung jawab yang dijalankan setelah menduduki jabatan.

“Silakan masyarakat bersama pemerintah mengawasi kinerja para ASN yang baru dilantik. Mereka harus membuktikan kemampuan melalui kerja nyata. Apabila dalam perjalanannya tidak mampu memenuhi target kinerja yang telah diamanatkan, tentu akan dilakukan evaluasi, dan apabila diperlukan dapat dicopot dari jabatannya sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Hasyim.

Menurut dia, Pemerintah Kota Bima memandang pengawasan publik sebagai bagian penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Karena itu, pemerintah membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik maupun masukan secara objektif dan konstruktif.

“Kami mengajak seluruh masyarakat memberikan kesempatan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dan menunjukkan hasil nyata. Pemerintah juga terbuka terhadap kritik, saran, dan pengawasan publik demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” kata Hasyim.

Pemerintah Kota Bima berharap penataan birokrasi melalui pelantikan pejabat ini dapat memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus mempercepat pencapaian program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.(****)

Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih Apresiasi Penyampaian Aspirasi Terbuka dari Aliansi BEM Nusantara

jpn

BIMAntika.net -Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, S.H., didampingi Wakil Ketua II DPRD Kota Bima M. Ryan Kusuma Permadi, S.H., Ketua Komisi II Gina Andriani, serta Anggota DPRD Kota Bima Amir Syarifuddin, S.H.I., menerima audiensi dan penyampaian aspirasi dari Aliansi BEM Nusantara di Kantor DPRD Kota Bima.

Dalam aksi tersebut, Aliansi BEM Nusantara menyampaikan delapan tuntutan yang menjadi perhatian mereka.

Diantaranya evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), evaluasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pengawasan terhadap alat tera dan timbangan di gudang serta pelabuhan, penanganan kelangkaan dan kenaikan harga LPG 3 kilogram, pemerataan pembangunan jalan dan penerangan jalan, pengaktifan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), penertiban aktivitas galian C yang tidak memiliki izin, serta penertiban parkir liar di RSUD Kabupaten Bima.

Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, S.H., menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara terbuka sebagai bagian dari pelaksanaan demokrasi.

Menurutnya, DPRD memiliki fungsi untuk menyerap, menampung, dan menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

“DPRD Kota Bima menerima seluruh aspirasi yang disampaikan. Setiap poin tuntutan akan menjadi bahan pembahasan dan akan kami tindak lanjuti melalui mekanisme yang berlaku, baik melalui rapat kerja, rapat dengar pendapat maupun koordinasi dengan instansi terkait,” tegas Syamsurih (1/7).

Ia juga menegaskan bahwa beberapa persoalan yang menjadi tuntutan mahasiswa, seperti kelangkaan LPG 3 kilogram, pengawasan terhadap aktivitas galian C, hingga pengaktifan kembali BUMD, memang telah menjadi perhatian DPRD dan terus dikawal melalui fungsi pengawasan.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Bima, M. Ryan Kusuma Permadi, S.H., menyampaikan bahwa DPRD berkomitmen mengawal setiap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD sangat diperlukan agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara objektif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Audiensi berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Di akhir pertemuan, DPRD Kota Bima menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi yang disampaikan Aliansi BEM Nusantara melalui langkah-langkah konkret sesuai fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dimiliki DPRD demi kepentingan masyarakat Kota Bima. (***)

Momentum Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Bima Salurkan Beras Gratis Bagi Warga Kurang Mampu; Kapolres AKBP Muhammad.Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K.,M.H Sebut Wujud Rasa Syukur dan Kepedulian Polri Pada Masyarakat

jpn

Bimantika.net -Sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama di puncak hari Bhayangkara ke-80 Satbinmas Polres Bima Kabupaten Polda NTB menggelar bansos bagi warga kurang mampu.

‎Kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan bentuk Pembagian atau Pendistribusian Beras secara gratis ini berlangsung pada Rabu 1 Juli 2026 di Desa Panda, Desa Belo dan Desa Roi Kecamatan Palibelo, dan ‎Desa Rabakodo serta Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Kegiatan pembagian beras sebanyak 500 Kg gratis ini di pimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Muh.Anton Bhayangkara Gaisar,S.I.K.,M.H.

“Ini merupakan wujud rasa syukur dan kepedulian Polri di hari Bhayangkara ke-80 untuk membantu meringankan beban sesama”. Kata Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH.melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Lanjutnya semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi nilai ibadah dihadapan Allah SWT.

“Aksi sosial ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dan mempererat kedekatan antara Polri dan Masyarakat”. Ujarnya.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial agar kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Kejadian anggota Polri ini mendapatkan apresiasi positif dan ucapan terimakasih dari masyarakat yang menerima bantuan.(****)

Walikota Aji Man : Rotasi, Mutasi, dan Promosi Jabatan Hal Lumrah Dalam Tata Kelola Pemerintahan dan Sesuai Konstitusi

jpn

BIMAntika.net -Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan puluhan pejabat pengawas dan administrator lingkup Pemerintah Kota Bima, Rabu 1 Juli 2026.

Pelantikan ini menjadi langkah awal Wali Kota merapikan struktur pemerintahan agar lebih gesit, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pelantikan berlangsung di Ruang Maja Labo Dahu Pemkot Bima dengan dihadiri jajaran pimpinan daerah. Turut hadir Wakil Wali Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, Ketua TP-PKK Kota Bima, pejabat eselon II, III, dan IV lingkup Pemkot Bima.

Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bima, sedikitnya 89 pejabat baru dilantik dan diambil sumpahnya.

Adapun Rinciannya mencakup pejabat administrator eselon III dan pejabat pengawas eselon IV yang menempati posisi strategis di berbagai OPD. 

Diantaranya, Sri Rahayu yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Setda kini dipercaya sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). M. Auwaliyah dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Bagian Umum Setda,

Sementara Ainun Mardiyah dilantik sebagai Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Selanjutnya, Fatimah menjabat Kepala Sub Bagian Umum DP3A, Khairurijal dipercaya sebagai Kepala Seksi Pembangunan Kelurahan Sarae, Andi Farhan Akbar mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda,

Serta Linda Liana menjadi Kepala Sub Bagian Umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Rotasi juga menyentuh sejumlah jabatan strategis lainnya. Ilham dilantik sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda, Jainul Arifin menjadi Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perhubungan, Syarifuddin dipercaya sebagai Kepala Bidang pada Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), sedangkan Hj. Badrah Ekawati resmi menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Selanjutnya, Fatimah menjabat Kepala Sub Bagian Umum DP3A, Khairurijal dipercaya sebagai Kepala Seksi Pembangunan Kelurahan Sarae, Andi Farhan Akbar mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda, serta Linda Liana menjadi Kepala Sub Bagian Umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Rotasi juga menyentuh sejumlah jabatan strategis lainnya. Ilham dilantik sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda, Jainul Arifin menjadi Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perhubungan, Syarifuddin dipercaya sebagai Kepala Bidang pada Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), sedangkan Hj Badrah Ekawati resmi menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan.

“Pelantikan ini adalah amanah. Dengan sumpah jabatan yang diucapkan, maka melekat pula tanggung jawab moral dan hukum untuk mengabdi dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat Kota Bima,” ujar Aji Man sapaan Wali Kota Bima.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan hal lumrah dalam tata kelola pemerintahan, dan tentunya sesuai konstitusi.

“Rotasi dan mutasi serta promosi jabatan adalah dinamika biasa dalam struktur pemerintahan. Tujuannya satu, menyegarkan organisasi dan menempatkan orang yang tepat sesuai kompetensi dan kebutuhan,” tegasnya.

Wali Kota Bima meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera tancap gas. Tidak ada masa transisi yang panjang.

Program prioritas Pemkot Bima seperti peningkatan infrastruktur, pelayanan dasar, hingga penguatan ekonomi kerakyatan harus segera dijalankan.

Wali Kota juga berpesan agar para pejabat menjaga integritas, menghindari praktik KKN, dan bekerja dengan semangat tim.

“Sinergitas antara eselon III, dan IV dinilai kunci agar roda pemerintahan berjalan efektif” ujar Aji Man.

Dengan perombakan ini, publik menaruh harapan besar. Struktur baru diharapkan membawa energi baru, kinerja yang lebih terukur, dan dampak langsung yang bisa dirasakan masyarakat.

Pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara dan sesi foto bersama seluruh pejabat yang dilantik. (****//Kmifs)

Momentum Hari Bhayangkara Ke-80.Kapolres Bima Beberkan Sejumlah Progres Pencapaian dan Kinerja Jajarannya

jpn

BIMAntika.net -Kepolisian resor Bima Kabupaten Polda NTB menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Markas Komando Polres Bima Kabupaten pada Rabu (1/7/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K. MH bertindak selaku Komandan Upacara Ipda M.Akbar Habibi SH.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bima Ady Mahyudi S.E, Dandim 1608 Bima Letkol Arh Samuel Asdiyanto Limbongan ., S.Kom., M.Sc, Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, Kepala kejaksaan Bima Farhan Zam Zam S.H., Kepala Pengadilan Bima Alfian S.H, Danyon Brimob diwakili Danki. Iptu M. Jasuli Ramadhan S.H,

Hadir juga Forum FKPD Kabupaten Bima, Purnawan Polri
Kepala Bandar Udara Sultan M.salahuddin Bima,Kepala BANK BNI Cab. Bima,Kepala BANK BRI Cabang Bima
Tokoh Agama, tokoh adat dan tokoh pemuda dan para Undangan Lainnya.

Rangkaian upacara diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh inspektur upacara mengheningkan Cipta yang dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Bhayangkara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH, membacakan amanat Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga kepada seluruh keluarga besar Polri di mana pun bertugas.

“Saya menyampaikan apresiasi tertinggi dari negara serta ucapan terima kasih atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan yang telah saudara-saudara tunjukkan dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri secara profesional dan tanpa lelah,” ujar Kapolres.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Tema tersebut menegaskan bahwa seluruh perjalanan pengabdian Polri bermuara pada satu tujuan luhur, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui prinsip melindungi, mengayomi, dan melayani.

Di katakanya, perwujudan pengabdian tersebut hanya dapat tercapai jika Polri mampu mencerminkan kesigapan, ketegasan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pokoknya. Fokus utama Polri saat ini adalah memberikan pelayanan yang responsif dan berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat.

Suksesnya beberapa program pemerintah tentunya tidak terpisahkan dari peran penting kepolisian dalam mengawal agenda strategis nasional.

Diantaranya, dukungan terhadap program makan bergizi gratis yang diwujudkan melalui pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sebanyak 1.179 unit dari target 61.500 unit,

Dukungan terhadap program swasembada pangan melalui optimalisasi lahan jagung dengan total lahan seluas 651.196 hektare, yang
Berhasil mendongkrak produksi jagung nasional sebesar 9% atau setara 1,36 juta ton, penegakan hukum terhadap kejahatan yang merusak moral bangsa dan memicu kebocoran keuangan negara,

Pengungkapan kejahatan seperti kejahatan narkoba, penyelundupan dan judi online, program penyediaan rumah bagi masyarakat dimana polri telah berhasil meresmikan 10.905 unit hunian dari rencana pembangunan 15.923 unit

Serta menjaga stabilitas keamanan untuk investasi dan hilirisasi melalui pengamanan pada proyek strategis nasional, kawasan industri hilirisasi serta ladang-ladang energi.

Dalam amanatnya Kapolres Juga mengajak seluruh personel untuk mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh dengan mempedomani lima hal.

Pertama, perkuat reformasi kelembagaan polri. Polri harus memastikan proses reformasi birokrasi polri mampu mewujudkan institusi polri yang profesional, transparan, akuntabel, berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Tunjukkan bahwa polri adalah institusi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman melalui Transformasi organisasi yang lebih responsif dan terbuka terhadap pengawasan publik.

Kedua, tingkatkan Profesionalitas dalam pelaksanaan tugas. Polri harus mampu memastikan profesionalitas setiap anggota dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan penegakan hukum.

Manfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta tingkatkan transparansi proses kerja dan perkuat akuntabilitas organisasi. Hal ini sangat penting untuk meraih kepercayaan publik terhadap polri.

Ketiga, perkuat kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi kompleksitas ancaman. Ini adalah tantangan utama polri di era digital. Kemajuan teknologi informasi senantiasa dibarengi dengan perkembangan karakteristik ancaman keamanan.

Polri harus mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusianya untuk mampu menghadapi ancaman keamanan yang bersifat multidimensional.

Sehingga dengan kapasitas sumber daya manusia yang profesional, adaptif, berintegritas, dan menguasai teknologi serta berorientasi pelayanan, polri tidak hanya mampu menjadi penjaga keamanan, namun juga menjadi pelindung bagi masyarakat dari ancaman dan kejahatan.

Keempat, tingkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi lingkungan strategis yang dinamis.

Kapolres tegaskan, di tengah situasi geopolitik global yang sangat dinamis, polri harus memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Polri harus mampu mendeteksi setiap perubahan yang terjadi, merespons peluang dan ancaman dengan cepat serta beradaptasi dengan lingkungan.

Polri harus mampu menjadi institusi kepolisian modern yang berbasis data, Prediktif, kolaboratif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kelima, dan ini yang terpenting, penguatan legitimasi institusi polri. Dalam negara demokrasi, legitimasi polri tidak hanya dilihat dari keberhasilan polri dalam pelaksanaan tugas,

Namun juga pengakuan dan kepercayaan publik terhadap polri. Untuk itu, harus mampu menunjukkan jati diri sebagai abdi masyarakat. Bangun budaya integritas organisasi.

Perkuat komunikasi publik, respon cepat keluhan dan kritik publik serta manfaatkan media sebagai sarana untuk memperkuat reputasi polri.

Kapolres juga menekankan bahwa tugas pokok polri bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum semata, namun juga menjaga kepercayaan publik.

“Untuk itu, polri harus bertransformasi menuju institusi yang semakin profesional, humanis, responsif dan prediktif serta menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai jati diri polri”. Jelasnya.

Sebelum mengakhiri amanatnya Kapolres mengucapkan selamat hari bhayangkara ke- 80. Jadilah insan bhayangkara sebagai panggilan tugas yang mulia, panggilan untuk menjadi anggota polri yang lebih baik, lebih profesional dan lebih bermanfaat.

“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah indonesia yang aman, indonesia yang aman adalah indonesia yang maju”. Tutupnya.

“Seluruh rangkaian berjalan dengan penuh semangat, khidmat dan aman” Pungkas Adib. (****)

Bupati Ady Mahyudi : Festival Pesona Dana Mbojo Jadi Penguat Identitas Budaya dan Penggerak Ekonomi Rakyat

jpn

Bimantika.net Pemerintah Kabupaten Bima terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Hal itu terlihat pada pembukaan Festival Pesona Dana Mbojo yang menjadi rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Bima (HJB) ke-386 di Halaman Kantor Bupati Bima, Senin (29/6/2026) malam.

Festival dibuka secara resmi melalui pemukulan gong oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, didampingi unsur Forkopimda. Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah Kabupaten Bima memadati lokasi acara sebagai bentuk antusiasme terhadap perhelatan budaya terbesar yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Bima Bermartabat dalam Harmoni Budaya”,

Festival menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional dan kontemporer, kolaborasi musik khas Mbojo, lomba busana tenun Bima, hingga lomba LASQI.

Seluruh rangkaian kegiatan menjadi ruang ekspresi bagi para seniman sekaligus memperkuat rasa bangga masyarakat terhadap jati diri daerahnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ady Mahyudi menegaskan bahwa Festival Pesona Dana Mbojo bukan sekadar hiburan, melainkan momentum strategis untuk merawat sejarah, memperkuat identitas budaya.

Serta membangun optimisme masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang semakin maju dan bermartabat,
“Budaya adalah jati diri bangsa.

“Festival ini menjadi ruang bertemunya tradisi dan kreativitas, Warisan budaya yang kita miliki harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi penerus agar tetap menjadi identitas Kabupaten Bima,” tegas Bupati.

Tidak hanya menjadi panggung pelestarian budaya, festival juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan. Puluhan pelaku UMKM diberi ruang untuk mempromosikan dan memasarkan berbagai produk unggulan lokal kepada ribuan pengunjung.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Kehadiran unsur Forkopimda, pimpinan OPD, instansi vertikal, BUMN, tokoh masyarakat, serta antusiasme ribuan warga mencerminkan kuatnya dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Bima dalam membangun daerah melalui pendekatan budaya yang inklusif.

Melalui Festival Pesona Dana Mbojo, Bupati Ady Mahyudi berharap kecintaan masyarakat terhadap budaya dan produk lokal terus tumbuh.

Menurutnya, budaya bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga modal besar untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membawa Kabupaten Bima menjadi daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan bermartabat.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Hadiri Pawai Rimpu HUT Kabupaten Bima Ke-386, Kapolres Bima : Wujud Nyata Dukungan Polri Ikut Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal

jpn

BIMAntika.net -Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH.,bersama jajarannya turun langsung menghadiri dan mengikuti kegiatan Pawai Rimpu dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Bima tahun 2026 Ke-386.

Pawai rimpu yang diikuti oleh Unsur TNI-POLRI serta masyarakat tersebut mengambil garis Start di Desa Talabibu dan Finish di Halaman Kantor Bupati Bima pada Senin 29 Juni 2026 sekira pukul 09.00. Wita.

Di momen hari jadi kabupaten Bima ke 386 ini terlihat antusiasme dan kebersamaan Kapolres dan jajarannya bersama masyarakat dalam balutan busana khas Rimpu.

Dalam keterangan tertulisnya melalui Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kehadiran pihak kepolisian tidak hanya untuk pengamanan,

Akan tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal masyarakat Kabupaten Bima.

“Ini sebagai bentuk dukungan nyata Polri dalam melestarikan adat dan budaya masyarakat khususnya di Kabupaten Bima”. Ujarnya.

Selain itu kata Kasi Humas AKP Adib Widayaka meneruskan, untuk kelancaran kegiatan tersebut pihaknya menempatkan sejumlah personel di sepanjang rute yang dilewati oleh para peserta.

Tujuan adalah untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan dan kegiatan tersebut tidak menggangu aktivitas masyarakat lainnya.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman” pungkas Adib. (****)

Terobosan Global Universitas Bima Internasional Gelar Kuliah Pakar Prodi PGSD

jpn

BIMAntika net -Membangun Wawasan Global melalui Kurikulum Internasional: Bekal Mahasiswa Menghadapi Dunia Kerja Masa Depan di masa-masa yang akan datang adalah sebuah terobosan yang patut di apresiasi.

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Bima Internasional (UNBIM) MFH menyelenggarakan Kuliah Pakar sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, inovatif dan berorientasi internasional.

Kegiatan diawali dengan sambutan Rektor UNBIM MFH, yang menegaskan pentingnya penguatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan global, sehingga lulusan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selanjutnya, Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, MM, M.Kes dalam arahannya menyampaikan bahwa perguruan tinggi harus menjadi pusat lahirnya calon pendidik yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan.

Akan tetapi juga memiliki karakter, kemampuan berpikir kritis, kreativitas serta wawasan global untuk menjawab tantangan dunia kerja masa depan.

Kuliah pakar menghadirkan narasumber Herman Habibi, S.Pd., M.Pd., yang membawakan materi “Membangun Wawasan Global melalui Kurikulum Internasional: Bekal Mahasiswa Menghadapi Dunia Kerja Masa Depan.”

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif baru mengenai implementasi kurikulum internasional, memperkuat kompetensi profesional, serta mempersiapkan diri menjadi pendidik yang adaptif, inovatif dan berdaya saing global.

UNBIM MFH terus berkomitmen mewujudkan kampus yang unggul, berdampak dan berstandar internasional. (****)