Coblos Jilbab Putih Nomor 2 Menuju KOTA BIMA BARU

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor urut 2 Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) yang disingkat AMANAH memiliki Tagline menuju KOTA BARU (Bersih, Aman, Religius dan Unggul).

Tagline ini tentu lahir dari Calon Walikota Bima Aji Rum Sang Engineering sejati sesuai dengan latar pendidikan yang di tempuhnya yakni Sarjana S1 Teknik Sipil dan S2 Magister Teknik Sipil.

Tingkat Pendidikan berlatar belakang D3 di ITS Surabaya dan dilanjutkan S1 Teknik Sipil Muhammadiyah Mataram serta Magister (S2) Teknik Sipil Unissula Semarang menjadikan Aji Rum Sapaan Akrabnya memiliki planning jadikan Kota Bima “Kota Baru”.

Media Online Bimantika pernah wawancara khusus Aji Rum (18/6) yang di muat kembali hari ini Jum’at 4 Oktober 2024 berbincang Khusus dengan Aji Rum soal landasan dan tatanan Kota Baru.

Menurutnya Sifat dan ciri dasar sebuah kota dikatakan maju apabila Bersih lingkungannya.

“Agama pun mengajari untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan” ungkap Aji Rum

Dalam bincang santai itu, Aji Rum menjelaskan bahwa Dalam ajaran sunnah dan hadis, Nabi Muhammad SAW sering menekankan pentingnya kebersihan.

“Rasulullah menyatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, dan bahwa Allah SWT mencintai orang-orang yang bersih dan rapi” bebernya.

Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan dalam setiap aspek kehidupan kita.

Menjaga kebersihan juga merupakan bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain.

Dalam Islam, setiap individu memiliki martabat yang tinggi, dan menjaga kebersihan adalah salah satu cara untuk memelihara martabat tersebut.

Dengan menjaga kebersihan, kita menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menghargai diri kita sendiri dan lingkungan sekitar.

Sebagai khalifah di bumi, umat Islam memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam semesta yang diciptakan oleh Allah SWT.

Salah satu cara untuk melaksanakan tanggung jawab ini adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan alam sekitar kita.

Dengan tidak membuang sampah sembarangan dan merawat lingkungan, kita dapat menjaga keindahan dan kelestarian bumi yang menjadi amanah dari Allah SWT.

Ciri kedua sebuah kota itu maju adalah Aman. Aman untuk ditempati oleh warga masyarakat dan siapapun yang datang berkunjung ke Kota Bima.

“Investor tidak akan pernah ragu berinvestasi pada daerah yang Aman dalam pengertian yang lebih luas” ujar Aji Rum.

Lanjutnya bahwa sebuah daerah maju di tandai dengan Religiusitas ditengah pluralitas berbangsa dan bernegara.

“Religius secara luas adalah saling hormat satu sama lainnya dalam berkeyakinan serta toleransi antar satu sama lainnya baik yang berkeyakinan sama maupun beda keyakinan” ujar Aji Rum.

Yang terakhir adalah ikhtiar dalam menciptakan generasi Unggul di segala dimensi hidup dan kehidupan.

HM menyebutkan bahwa dalam membangun generasi unggul merupakan tugas semua pihak secara utuh dan menyeluruh.

“Membangun generasi unggul ini harus terlibat semua pihak untuk berkolaborasi dan tentunya disesuaikan dengan kondisi zaman sesuai dengan pesan Rasulallah dalam petunjuknya” ujar Aji Rum.

Aji Rum membeberkan menyebut setidaknya ada tiga cara dalam membangun generasi unggul.

Pertama sejak dini menciptakan generasi unggul itu harus unggul dalam moral dan spiritualnya.

“Moralitas dan akhlak menjadi suatu hal yang harus diperlukan dalam membangun generasi unggul” ujarnya.

Kedua, menurut Aji Rum bahwa generasi unggul harus menguasai ilmu pengetahuan.

“Sangat jelas dala Al-Quran, bahwa yang akan diangkat derajatnya yakni orang yang beriman dan memiliki ilmu pengetahuan” ungkap Aji Rum.

Lanjutnya bahwa Orang Islam harus menguasai ilmu yang dibutuhkan untuk kehidupan baik di dunia lebih-lebih di akhirat kelak.

“Kalau kita tertarik di bidang IT, kuasai dan buat ilmu itu bermanfaat untuk orang banyak dalam persoalan IT, itu salah satu contoh kongkritnya,” beber Aji Rum.

Terkahir menurut Aji Rum bahwa generasi unggul harus memiliki peran sosial kemasyarakatan yang signifikan di lingkungannya.

“Dengan peran aktif yang signifikan itulah makna terdalam dari manusia yang bermanfaat bagi masyarakat luas di sekitarnya” kata Aji Rum.

Aji Rum berkesimpulan bahwa generasi unggul adalah generasi solutif.

“Solutif itu adalah Kita bagian dari solusi kehidupan, bukan bagian dari problematika hidup dan kehidupan,” Demikian ujar Aji Rum menjelaskan.

Untuk diketahui publik bahwa KPU Menetapkan 3 Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bima yang berkontestasi di Pilkada Kota Bima.

Nomor Urut 2 adalah Aji Rum dan Umi Innah satu-satunya perempuan berjilbab Putih di dalam surat suara.

“Hanya Paslon Nomor 2 yang berjilbab Putih Coblos nomor 2 Jilbab Putih” ajak Umi Innah Calon Wakil Walikota Bima Nomor urut 2. (***//)

Bappeda NTB Gelar Penguatan Kapasitas Perencanaan Dinas Kesehatan untuk Program ATM

jpn

Bimantika.net -Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas perencanaan bagi Dinas Kesehatan dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) untuk program AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM).

Acara yang berlangsung di Hotel Puri Indah Mataram ini merupakan hasil kolaborasi antara Bappeda Provinsi NTB dengan Asosiasi Dinas Kesehatan, serta didukung penuh oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Resilient and Sustainable System for Health (RSSH) yang bertujuan untuk memperkuat sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan.

Program ATM dipilih sebagai fokus utama mengingat pentingnya penanganan ketiga penyakit tersebut dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Provinsi NTB.

“Penguatan kapasitas perencanaan ini sangat penting untuk memastikan program ATM dapat diimplementasikan secara efektif dan efisien,” ujar perwakilan Bappeda Provinsi NTB dalam sambutannya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk:

Bappeda Provinsi NTB, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota se NTB, Asosiasi Dinas Kesehatan se Indonesia, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Perwakilan Kementerian Kesehatan.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai:

Teknik penyusunan Renja yang efektif,Strategi penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria Integrasi program ATM dalam sistem kesehatan daerah, Monitoring dan evaluasi program kesehatan

Diharapkan melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan di seluruh Provinsi NTB dapat meningkatkan kualitas perencanaan program ATM, sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat. (***//Adv)

Miskal : Warga Kota Bima Ingin Walikota Baru, Paslon Nomor 2 Idola Rakyat Arus Bawah dan Para Tokoh

jpn

Bimantika.net -Fenomena menarik warga masyarakat Kota Bima di Pilkada Kota Bima ingin Walikota dan Wakil Walikota yang “Baru”.

Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH menjadi idola bagi warga masyarakat Kota Bima dari berbagai cluster serta kencangnya dukungan para tokoh Agama, Mantan-mantan Sekda, mantan birokrasi, elite-elite politik dan lainnya.

Miskal, SH Ketua Tim Hukum Paslon AMANAH Nomor 2 pada media online Bimantika Kamis 3 Oktober 2024 menyampaikan bahwa Paslon Nomor 2 dengan Visi dan Misi nya yang jadikan Kora Bima Baru menjadikan rakyat Kota Bima sangat antusias memenagkan Aji Rum-Umi Innah.

Kota Bima BARU (Bersih, Aman, Religius, Unggul) menurut Miskal menjadi magnet tersendiri di masyarakat arus bawah lebih lebih lagi para elite tokoh Agama, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kaum perempuan dan para elite eks birokrasi.

“Bukti dan fakta rill lapangan setiap blusukan Paslon Nomor 2 terlihat dengan jelas antusiasme dan dukungan dari masyarakat arus bawah dan para tokoh dan elite parpol dan eks birokrasi serta mantan-mantan Sekda” ujar Miskal.

Ia menyampaikan bahwa Aji Rum dan Umi Innah Paslon yang bisa diterima baik oleh warga karena perpaduan Birokrat dan Politisi, Laki dan Perempuan.

“Jangan lupa bahwa kecendrungan para ibu-ibu juga pada paslon nomor 2 karena Umi Innah satu-satunya perwakilan perempuan di Pilkada Kota Bima” ujar Miskal.

Lebih Lanjut Miskal Mengemukakan bahwa Paslon Nomor Urut 2 Rum-Innah yang didukung oleh Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, Hanura, PDIP dan Perindo akan terus mendapat dukungan sebagian besar masyarakat kota bima karena pasangan ini sangat ideal untuk menata dan membangun Kota Bima Baru.

Menurutnya bakal calon Wakil Walikota Bima, Hj. Mutmainnah adalah politisi perempuan yang menjadi aset Kota Bima ke depannya.

“jangan salah bro, Umi Mutmainnah Politisi perempuan muda anak seorang Kiyai di Bima adalah sosok perempuan sukses menjadi Anggota DPRD Kota Bima Dua Periode sekaligus sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bima” ujarnya.

Kesuksesan Mutmainnah dalam memanajemen partai, di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 Nasdem mengalami peningkatan dalam meraih kursi parlemen di Kota Bima.

“Ini adalah catatan sejarah bahwa politisi perempuan muda sanggup mengantarkan partainya menjadi partai papan menengah di kota Bima” urainya.

Miskal sebut bahwa Pileg 2019 Nasdem Kota Bima meraih 2 kursi DPRD sedangkan Pileg 2024 meraih 3 kursi DPRD Kota Bima.

“Ini tentu menjadikan alat ukur dari sekian banyak parameter kesuksesan dalam memanajemen organisasi partai politik” demikian tegasnya.

Dengan antusias warga masyarakat Kota Bima yang inginkan Kota Bima Baru yang lebih maju, Miskal pun menyebut pasangan Rum-Innah berpeluang menangkan Pilkada Kota Bima dengan gaya komunikasi yang disenangi oleh warga masyarakat Kota Bima. (***)

Paslon Nomor 2 Ibarat Perang Siap Tempur, Punya Tim Medis Gratis

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) yang disingkat AMANAH ibarat perang sudah siapkan segala bentuk yang dibutuhkan.

Paslon AMANAH dalam kontestasi Pilkada Kota Bima sudah siap dengan segala kebutuhan mendasar untuk membantu warga masyarakat Kota Bima.

Tim medis AMANAH dari pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bima, Aji Rum – Innah saat ini melakukan riil action lapangan.

Beberapa tempat Tim Medis AMANAH melakukan kegiatan sosial dengan memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga.

Setidaknya sudah dua tempat Tim Medis Amanah lakukan kegiatan sosial pemeriksaan kesehatan secara gratis yakni di Kelurahan Rabangodu Selatan Kecamatan Raba dan Lingkungan Ni’u Kelurahan Dara Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.

Tim Medis AMANAH menyediakan layanan konsultasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, serta terapi dan obat-obatan gratis kepada pasien yang telah terdeteksi menderita stroke.

Aji Rum, calon Walikota Bima, pada media Online Bimantika Rabu 3 Oktober 2024 mengungkapkan bahwa kegiatan Tim Medis merupakan wujud kepedulian dan komitmen mereka dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Kedepan Aji Rum memiliki impian memberikan layanan kesehatan gratis keliling seluruh Kelurahan.

“Kami ingin memastikan warga yang membutuhkan perawatan medis, khususnya pasien stroke, mendapatkan perhatian yang layak. Kesehatan adalah hak setiap warga, dan kami berupaya untuk mencapainya,” kata Aji Rum.

Sementara Umi Innah, calon Wakil Walikota, menambahkan bahwa program serupa akan terus dilakukan di berbagai kelurahan lainnya.

“Kesadaran akan kesehatan harus ditanamkan dalam masyarakat. Kami akan terus berupaya untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik dan terjangkau, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” ungkap Innah.

Warga setempat mengapresiasi kegiatan di dua tempat tersebut sebagai bukti bentuk perhatian Aji Rum dan Umi Innah dalam hal layanan kesehatan.

“kami merasa sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan dan pengobatan gratis. Semoga ini bisa terus berlanjut, sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya.” ujarnya.

Tim medis AMANAH berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi solusi sementara bagi warga yang sakit, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan rutin.

Dengan dukungan masyarakat, mereka yakin dapat mewujudkan visi dan misi untuk kesehatan yang lebih baik di Kota Bima. (***)

Dikes Kabupaten Bima Gelar Pelatihan Ketrampilan Dasar Posyandu

jpn

Bimantika.net -Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Dasar Posyandu bagi Tenaga Kesehatan (Petugas Promkes) Puskesmas se-Kabupaten Bima.

Kabid Kesmas melalu Ketua tim kerja Promosi Kesehatan Agus Herijaya, SKM menyampaikan bahwa Kegiatan akan berlangsung selama lima hari, dari Selasa hingga Sabtu tanggal 1-5 Oktober 2024, bertempat di Hotel Puri Indah Mataram.

Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Supratman, S.Sos., yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Fahrurahman, SE, M.Si.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya petugas promosi kesehatan (Promkes) dalam mengelola dan mengembangkan Posyandu di wilayah kerja masing-masing.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan Posyandu, termasuk:
Manajemen Posyandu, teknik komunikasi efektif dengan masyarakat, Pencatatan dan pelaporan kegiatan Posyandu, Pemantauan tumbuh kembang balita
Penyuluhan kesehatan dan gizi.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas Promkes dari Puskesmas se-Kabupaten Bima, yang diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mengoptimalkan pelayanan Posyandu di wilayahnya masing-masing.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui Posyandu. Kami berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk kemajuan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bima,” ujar Supratman dalam sambutannya. (***)

Wakil Ketua PAN Dukung Paslon Nomor 2 Rum-Innah, Fenomena Keretakan Internal PAN

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Rum-Innah) atau disingkat AMANAH mendapatkan dukungan dari Partai Diluar Partai Pengusung dan Pendukung.

Paslon AMANAH diusung oleh Koalisi Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, Hanura, PDIP dan Perindo. Namun ada fenomena menarik yakni kader PAN yang mengusung Man-Feri justru sebagian nya mendukung dan menenangkan AMANAH.

Ketua BKSD Dan Wakil Ketua II PAN Kota Bima menyatakan mendukung Paslon Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima H. Mohammad Rum dan Hj. Mutmainnah Nomor Urut 2.

Pernyataan dan dukungan kader sekaligus pengurus teras PAN itu, disampaikan secara langsung oleh Tamrin pada Calon Walikota Bima, H. Mohammad Rum, di kediamannya Rabu, 2 Oktober 2024.

Tamrin menyampaikan, sikap politik yang ia ambil saat ini karna melihat pasangan Amanah terbaik dari pasangan yang lain.

Selain itu, kata dia, Aji Rum figur terbaik yang dimiliki Kota Bima, yang mampu komunikasi dengan pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk membangun Kota Bima ke depannya.

“Calon Walikota itu semua baik. Tapi saya ingin cari yang lebih baik, Saya tidak mau cari yang lokal sebab mereka tidak mampu melobi dan menata kota ini dengan baik,” ujarnya

Menurutnya Tamrin, pasangan Amanah adalah tokoh yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kota Bima dan mudah diajak bicara untuk membahas kebutuhan masyarakat Kota Bima.

“Kenapa saya memilih Aji Rum dan Umi Innah sekarang ini? Karena imamnya kuat dan Aji Rum nyaman di ajak bicara. Dibawah kepimpinan Aji Rum dan Umi Innah 5 tahun kedepan, Kota Bima menjadi Kota yang sangat Kompetitif, berdaya saing dengan Kota-kota besar lainnya secara Regional hingga Nasional,” Ungkap Tamrin.

Sementara itu, Calon Walikota Bima H. Mohammad Rum, menyampaikan ucapan terimakasih sudah bergabung nya Ketua BKSD dan wakil Ketua II PAN Kota Bima itu mendukung pasangan amanah di Pilkada Kota Bima Tahun 2024.

“Saya sampaikan terimakasih atas partisipasi dari Abang Tamrin, semoga dengan adanya dukungan ini bisa menambah kekuatan kita dalam rangka bersama membangun Kota Bima yang lebih baik lagi kedepannya. Dengan catatan apabila Pasangan Amanah, diberikan mandat oleh Masyarakat, insya allah kita bangun sama-sama Kota Bima menuju “Kota Bima Baru” untuk kesetaraan masyarakat,” terangnya. (***)

Warga Dodu Pilih Nomor 2 Amanah, Abaikan Paslon Lain Yang Beri Janji

jpn

Bimantika.net -Ribuan Warga Kelurahan Dodu Kecamatan Raba Kota Bima menyambut kedatangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H.Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH di acara silaturahmi dan pengukuhan tim pemenangan Amanah tingkat Kelurahan Dodu Selasa malam, 1 Oktober 2024.

Warga masyarakat Dodu menyambut penuh semangat kekeluargaan atas kehadiran Aji Rum dan Umi Innah.

Menuju lokasi pengukuhan tim di Dodu 1, Pasangan Amanah diiringi dengan obor dan ribuan warga, sebagai bukti semangat warga Dodu mendukung Paslon Nomor 2.

Tim pemenangan Amanah keluhan Dodu menyampaikan bahwa warga kelurahan dodu sudah paham dan tau rekam jejak paslon lain,

pada pilkada kali ini, warga Dodu tidak mendukung Paslon yang banyak janji.

“Aji Rum dan Umi Innah sudah menjadi pilihan dan dukungan kami kelurahan Dodu, keduanya kami percaya bisa membangun dan menata Kota Bima ini menuju Kota Bima Baru” ujarnya.

Ia menambahkan bayangkan saja 10 bulan beliau menjabat sebagai Pj Walikota Bima, H. Rum mampu memberikan pengabdian terbaiknya.

Ia menjelaskan, dimata tokoh – tokoh masyarakat, keduanya sangat paham apa yang diinginkan masyarkat saat ini. Karna kata dia, pasangan Amanah, tidak banyak janji – janji.

“Pasangan Amanah kami pastikan menang di kelurahan Dodu, pasangan Aji Rum dan Umi Innah terbaik dimata warga Dodu dan tidak banyak janji-janji seperti paslon lain,” terangnya. (***//)

Tiswan : “PKH Daerah Tidak Ada Dalam Aturan, Berikan Pencerahan Pada Rakyat”

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau biasa disingkat AMANAH secara tegas Tidak akan membodohi masyarakat Kota Bima dengan Program PKH dari Pemerintah Pusat.

Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor 2, Tiswan Suryaningrat, SH menyampaikan Program Keluarga Harapan (PKH), sebuah program bantuan tunai bersyarat dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi warga keluarga miskin dan sangat miskin.

PKH kembali menjadi sorotan, Program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin dan sangat miskin ini kerap disalahgunakan dalam konteks politik oleh oknum-oknum tertentu, terutama menjelang pemilu.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan Calon Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT, dalam orasi politiknya dan sambutan di acara pelantikan tim pemenangan di Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda Kota Bima Senin malam (30/9/2024)

Tiswan bicara tegas soal PKH yang dalam beberapa waktu ini menjadi perbincangan warga masyarakat Kota Bima.

Menurutnya bahwa Undang-undang yang menjadi dasar hukum Program Keluarga Harapan (PKH) adalah Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Selain itu menurut Tiswan bahwa ada beberapa peraturan lain yang mengatur PKH, yaitu:

Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tentang Program Keluarga Harapan (PKH)

Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 38/HUK/2011 Tentang Tim Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH adalah program bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga miskin dan sangat miskin.

Keluarga penerima PKH dipilih berdasarkan data dari Basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial.

Lanjut Tiswan PKH harus berdasarkan data DTKS tidak asal ambil krn data dtks sudah diverval oleh muskel ( musyawarah antara RT RW dan tokoh masyarakat.

“Pada prinsipnya PKH daerah tidak diperbolehkan karena tidak ada payung hukumnya” ujarnya.

Lagi-lagi Tiswan menerangkan dalam PKH yang menerima ada katagori masuk dalam desil 1 ,2,3,4.

Indonesia hanya mengunakan 1 dan 2 sangat miskin dan miskin untuk desi 3 dan 4 jika terjadi krisis dan epidemi seperti covid 19 hampir miskin dan sangat miskin.

Jadi wewenang pemerintah daerah hanya sebatas mengusulkan lingkup terkecil desa atau lurah.

“Berikan masyarakat edukasi yang benar tentang PKH” ujar Tiswan. (***)

Dae Pawan Maju Ketua Umum Koni Kota Bima, Komitmen Majukan Dunia Olahraga

jpn

Bimantika.net -Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Muskorlub) digelar dalam waktu dekat.

Salah satu Calon Ketua Umum Koni Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S. Adm pagi ini Selasa 1 Oktober 2024 menyerahkan berkas kelengkapan sarat calon.

Dae Pawan sapaan akrab Alfian Indra Wirawan, S. Adm Serahkan Berkas Kelengkapan Calon Ketua Umum Koni Kota Bima Periode 2024-2028 di Sekretariat Koni Kota Bima.

Berkas kelengkapan sarat diantar langsung oleh Dae Pawan dan diterima oleh TPP yang berjumlah 9 orang.

Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) yang terbentuk kemarin 29 September 2024 langsung bekerja cepat dan profesional.

30 September 2024 TPP menggelar konfrensi pers di Sekretariat KONI Kota Bima terkait dengan pembukaan pendaftaran calon Ketua Umum KONI Kota Bima periode 2024-2028.

Tim TPP ini dibentuk oleh pengurus KONI melalui Rapat Koordinasi dan Konsultasi (RKK) dan menyepakati 9 orang anggota Tim.

9 orang TPP itu antara lain ; Tiswan Suryaningrat, Sofyan, Addin Fikry Imansyah, Rafiudin, Edi Ikhwansyah, Ilyas, H. Gunawan, Siswadi dan H. Syahrul Ahmad.

Dae Pawan yang dikonfirmasi Media Online Bimantika Selasa 1 Oktober 2024 menyatakan kesiapannya maju menjadi Ketua Umum Koni Kota Bima.

“Saya bertekad dan komitmen memajukan dunia olahraga Kota Bima” ujar Dae Pawan. (***)

AMANAH Tidak Akan Bodohi Rakyat dengan PKH Program Pusat

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau biasa disingkat AMANAH secara tegas Tidak akan membodohi masyarakat Kota Bima dengan Program PKH dari Pemerintah Pusat.

Program Keluarga Harapan (PKH), sebuah program bantuan tunai bersyarat dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi warga keluarga miskin.

PKH kembali menjadi sorotan, Program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin ini, kerap disalahgunakan dalam konteks politik oleh oknum-oknum tertentu, terutama menjelang pemilu.

Hal ini disampaikan oleh Calon Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT, dalam orasi politiknya dan sambutan di acara pelantikan tim pemenangan di Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda Kota Bima Senin malam (30/9/2024).

Dihadapan warga Panggi, HM Rum mengingatkan bahwa PKH adalah program nasional yang dibiayai oleh APBN, dengan tujuan meningkatkan kesehatan keluarga, pendidikan anak, serta kesejahteraan ekonomi masyarakat miskin.

Namun, ia mengkritik keras praktik-praktik yang menjadikan PKH sebagai alat politik praktis menjelang Pilkada Kota Bima 27 November 2024.

“PKH jangan dijadikan alat intimidasi dan pembodohan masyarakat, dan kami tidak ingin membodohi masyarakat” tegasnya.

Ia juga menyoroti laporan dari pendamping PKH yang terlibat dalam politik praktis, di mana modusnya adalah meminta KTP warga untuk dibuatkan kartu PKH, tanpa prosedur yang jelas.

HM Rum menekankan pentingnya pendataan yang transparan dan sesuai prosedur, mulai dari tingkat RT/RW hingga Kelurahan.

HM Rum berharap agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) turun tangan untuk menindak tegas jika ada indikasi penyalahgunaan PKH dalam kampanye politik.

Ia mengingatkan agar pemilu di Kota Bima berjalan damai dan bebas dari praktik-praktik provokatif yang merugikan masyarakat.

“Kasihan masyarakat jika terus dibodohi. Kota Bima harus menjadi contoh pemilu yang damai dan bermartabat,” tutupnya. (***)