Narkoba Merusak Moral dan Mental, Gerakan Badai NTB Bongkar Bandar Narkoba Harus Didukung

jpn

Bimantika.net -Uswatun Hasanah atau yang viral dengan sebutan Badai NTB adalah Salah seorang aktivis mahasiswa perempuan yang gencar melawan peredaran Narkoba di Bima-Dompu.

Ia merupakan sosok aktivis perempuan yang dengan beraninya memosting sejumlah oknum polisi dan oknum Anggota DPRD Kabupaten Bima sebagai badar Narkoba dalam unggahan Akun Facebook pribadinya bernama Badai NTB.

Atas postingan itu sejumlah pihak yang merasa risih dan dirugikan oleh postingannya melaporkannya di Polres Bima dan Polres Bima Kota.

Atas laporan sejumlah orang yang merasa dirugikan itu Badai NTB dengan sikap Gentlemen nya menghadap Polres Bima dan Polres Bima Kota yang didampingi oleh Orang tuanya dan Kuasa hukumnya.

Saat ia memenuhi panggilan kepolisian, ribuan pendukungnya memberikan support dengan ikut hadir di Mapolres Bima.

“Gerakan bongkar bandar Narkoba oleh Badai NTB wajib kita dukung bersama untuk menyelamatkan generasi anak bangsa” ujar salah satu pendukung Badai NTB.

Remaja dan anak muda yang menggunakan narkoba berisiko lebih besar mengalami masalah perilaku, perilaku kekerasan, pikiran untuk bunuh diri, percobaan bunuh diri, dan perilaku menyakiti diri sendiri atau orang lain.

Ada banyak dampak buruk penggunaan narkoba bagi kesehatan fisik generasi muda. Banyak jenis obat terlarang tersebut yang memiliki efek merusak pada organ tubuh, seperti hati, paru-paru, dan otak.

Karena obat-obatan terlarang bisa mengganggu perkembangan otak orang-orang berusia muda, risiko mereka mengalami gangguan kesehatan mental pun meningkat.

Studi menunjukkan bahwa penggunaan narkoba bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan kecemasan, depresi, dan gangguan bipolar. Obat-obatan tersebut juga bisa memicu psikosis, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami gangguan persepsi, pemikiran yang tidak rasional, dan hilangnya kontak dengan realitas.

Penggunaan narkoba bisa berdampak buruk pada pendidikan generasi muda. Hal itu karena mengonsumsi obat-obatan terlarang secara berlebihan bisa mengganggu konsentrasi, memengaruhi kemampuan belajar, dan menyebabkan absensi yang tinggi di sekolah.

Hal ini dapat menyebabkan penurunan prestasi akademik, kesulitan dalam menyelesaikan tugas, dan bahkan putus sekolah.

Bahaya penyalahgunaan narkoba juga bisa memengaruhi hubungan sosial generasi muda. Obat-obatan tersebut menyebabkan perubahan perilaku, ketidakstabilan emosional, dan ketidakmampuan untuk menjaga hubungan yang sehat dengan keluarga, teman, dan masyarakat sekitar.

Akibatnya, orang muda yang menggunakan narkoba bisa mendapatkan isolasi dari masyarakat sekitar, sering terlibat konflik dengan orang lain, dan kehilangan dukungan sosial.

Bahaya penyalahgunaan obat terlarang juga bisa membuat orang-orang muda tidak bisa memiliki penilaian atau pemikiran yang baik dalam interaksi sosial dan pribadi.

Itulah mengapa orang muda yang menggunakan narkoba sering terlibat dalam perilaku berisiko, seperti aktivitas seksual berisiko tinggi, seks tidak aman dan kehamilan yang tidak direncanakan.

Berada dalam pengaruh obat-obatan terlarang juga bisa meningkatkan risiko orang-orang muda terlibat dalam kegiatan kriminal. Hal itu karena ketergantungan narkoba membutuhkan sumber daya finansial.

Beberapa orang yang terjerumus dalam penggunaan narkoba bisa terlibat dalam kegiatan ilegal, seperti pencurian, perdagangan narkoba, dan kekerasan. Dampak negatif ini tidak hanya berlaku bagi pengguna saja, tetapi juga bisa merusak keamanan dan ketertiban masyarakat.

Namun, kecanduan narkoba bisa diatasi dengan menjalani terapi.

Sembuh dari kecanduan narkoba memang tidaklah mudah. Faktanya, tidak sedikit pecandu yang kembali menggunakan obat terlarang ini, bahkan setelah menjalani beberapa pengobatan. Mungkin karena cara mengatasi narkoba yang mereka pilih belum efektif.

Akan tetapi, dengan tekad yang kuat dan dukungan dari orang-orang terdekat, kondisi tersebut bisa teratasi. Nah, salah satu cara pengobatan untuk mengatasi kecanduan narkoba adalah terapi.

Langkah pertama untuk mengatasi narkoba dan bisa lepas dari ketergantungan obat, yaitu menemui ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Pengidap bisa berdiskusi dengan dokter untuk menentukan perawatan yang paling sesuai.

Terapi Perilaku Kognitif (CBT) adalah perawatan untuk mengatasi narkoba.

Terapi ini bertujuan untuk mengatasi berbagai jenis kecanduan, seperti kecanduan makanan, kecanduan alkohol, dan kecanduan narkoba.

CBT tidak hanya dapat membantu mengenali pola perilaku tidak sehat, tetapi juga membantu pecandu belajar mengidentifikasi pemicu. Dengan menerapkan terapi ini, mereka bisa mengembangkan solusi untuk mengatasinya.

Rational emotive behavior therapy (REBT)
Jenis terapi ini bisa membantu pecandu mengenali pikiran negatif dan memberi cara untuk memerangi perasaan negatif tersebut.

Tujuan REBT adalah membantu pecandu menyadari bahwa kekuatan berpikir rasional terletak dalam diri sendiri dan tidak dipengaruhi oleh situasi eksternal atau stressor.

Terapi dengan obat-obatan tertentu
Obat memainkan peran penting dalam pemulihan bila mengombinasikannya dengan terapi lainnya.

Obat-obatan tertentu dapat kamu gunakan sebagai cara mengatasi narkoba dengan mengurangi keinginan kecanduan, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi perilaku adiktif.

Terapi individu, kelompok & keluarga
Pengidap dapat mengambil bagian dalam terapi yang dipandu oleh penyedia layanan dalam format 1 lawan 1, dengan kelompok (support group), teman sebaya, atau dengan partisipasi dari keluarga. Terapi ini juga bisa melibatkan siapa saja yang signifikan dalam kehidupan pecandu. (*#)

Kapolres Bima Beri Reward Bagi Personel Yang Berprestasi

jpn

Bimantika.net -Kapolres Bima Polda NTB AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K., kembali memberikan penghargaan kepada anggota Polres Bima yang dinilai berprestasi.

Penghargaan tersebut diberikan saat melaksanakan upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan apel Polres Bima pada Jum,at (17/01/25) Pagi tadi.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan bahwa ada anggota Polres Bima yang dinilai dan diapresiasi menerima penghargaan dari Kapolres Bima.

“Upacara hari Kesadaran nasional bertujuan untuk menghormati dan Menghargai pengabdian dan juga jasa para pahlawan nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Ujarnya

Lebih lanjut, Kasi Humas Polres Bima juga menjelaskan bahwa anggota Polres dan Polsek jajaran yang menerima penghargaan, adalah yang aktif dan rajin dalam berdinas serta menyelesaikan perkara.

“Alhamdulillah, Bapak Kapolres selalu mengapresiasi anggotanya yang berprestasi,” lanjutnya.

Kapolres juga berharap hal itu menjadi pemicu, penyemangat anggota yang lain, untuk berbuat lebih baik lagi.

Memberikan reward bagi Personel Polres Bima yang melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab, sebagai bentuk penghargaan dan penambah semangat bagi para Personel Polres Bima

Dia berharap, semoga hal ini menjadi pemicu dan penyemangat bagi anggota lainnya,” Tutupnya. (***)

Propam Polres Bima Salurkan Bantuan Semen, Alquran dan Iqro di Rumah Qur’an Alfirah Desa Tolouwi

jpn

Bimantika.net -Sie Propam Polres Bima Polda NTB ini patut di acungi jempol bagaimana tidak ditengah kesibukannya menangani berbagai persoalan terkait dalam pembinaan anggota masih menyempatkan diri melaksanakan bantuan Sosial.( Bansos )

Bantuan sosial berupa 20 Sak semen, Iqro dan Al-Qur’an ini di salurkan di Rumah Qur’an Alfiraah yang berlokasi di Desa Tolouwi Kecamatan Monta Kabupaten Bima pada Jum,at (17/01/25) sekira pukul 10.00. WITA

Penyerahan bantuan ini sudah empat kali dilakukan oleh Polres Bima, Pertama dilaksanakan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K.,, disusul Oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bima Ny. Dian Eko Sutomo dengan menyalurkan seragam yang kini di gunakan oleh para santri, setelah itu bantuan berupa semen datang dari anggota Bag Logistik Polres dan yang ke empat Si Propam Polres Bima.

Bantuan semen yang disalurkan oleh Si Propam Polres Bima ini melanjutkan pembangunan musholla di Rumah Qur’an Alfiraah.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Propam AKP Takim menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri guna membimbing para generasi muda untuk belajar agama sehingga kelak mereka menjadi generasi yang berakhlak dan pribadi yang religius.

Mewakili Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., Dalam sambutannya Kasi Propam Polres Bima AKP Takim menuturkan, meski mungkin tidak seberapa, pihaknya berharap bantuan ini setidaknya dapat membantu mempercepat proses pembangunan sehingga bisa dimanfaatkan untuk membantu kelancaran proses belajar mengajar di Rumah Qur’an tersebut.

Sementara itu, pimpinan Rumah Qur’an Alfiraah Ustadz Didi Supriyadi S.pdi., mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada jajaran Polres Bima yang telah banyak membantu dalam proses pembangunan di Rumah Qur’an Alfiraah yang di asuhnya.

“Kami tidak bisa membalas apa-apa selain ucapan banyak terima kasih. Semoga bantuan ini bisa menjadi amal ibadah dan membawa berkah untuk semua anggota Polres Bima Sekali”. Ucapnya.

Terkhusus untuk Bapak Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., Ustadz Didi Supriyadi menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya karena dengan kehadiran beliau Rumah Qur’an Alfiraah saat ini maju dengan pesat dengan bertambahnya fasilitas sehingga banyak masyarakat yang mendaftarkan anaknya untuk belajar di Rumah Qur’an Alfiraah.

“Tiada kata yang bisa kami ucapkan Kecuali ucapan terimakasih dan semoga kebaikan Bapak Kapolres dibalas oleh Allah SWT serta senantiasa di berikan kemudahan dalam menjalankan tugas Mulya sebagai Pelayan, Pelindung dan Pengayom masyarakat”. Ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut Kasi Propam AKP Takim ikut didampingi oleh Kapolsek Monta Iptu Sudarto SH dan personel Polsek Monta serta personel Si Propam Polres Bima.

Kehadiran rombongan Si Propam disambut antusias oleh seluruh pengurus Rumah Qur’an Alfiraah, pemerintah Desa setempat dam masyarakat.

Diakhir kegiatan tersebut dilakukan penyerahan Iqro, Alquran dan Semen oleh kasi Propam AKP Takim dan di terima langsung oleh pimpinan Rumah Qur’an Alfiraah.(***)

Mencegah Pelajar Dari Bahaya Laten Narkoba, Bhabinkamtibmas Polsek Soromandi Sosialisasi di SMPN 1 Soromandi

jpn

Bimantika.net -Mencegah Narkoba dikalangan pelajar Polsek Soromandi Polres Bima Polda NTB melalui Bhabinkamtibmas rutin menggelar Sosialisasi.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kananta Kecamatan Soromandi Kabupaten Aipda Suherjan pada Kamis (16/01/25) pagi menjadi pemateri dalam sosialisasi pencegahan narkoba dan kenakalan remaja di SMPN I Soromandi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi peredaran Narkoba sehingga para pelajar sebagai generasi penerus bangsa tidak terpapar bahaya laten narkoba.

Bhabinkamtibmas sebagai pengemban fungsi kepolisian di bidang pencegahan salah satunya adalah bahaya narkoba dengan memberikan pemahaman serta jenis dari Narkoba dan dampak yang di akibatkan dari penyalahgunaan Narkoba yang dapat merusak diri.

Aipda Suherjan juga menghimbau orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anaknya

Peran serta warga bisa menjadi pelopor Kamtibmas di bidang pencegahan dampak penyalahgunaan narkoba maupun Miras. Ujarnya.

Terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K. melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas Haris aktif hadir ditengah masyarakat untuk melaksanakan sosialisasi bahaya merokok dan Narkoba di lingkungan sekolah.

Para pelajar diingatkan agar tidak merokok, minum minuman keras apalagi mengkonsumsi Narkoba karena sangat berbahaya bagi kesehatan selain itu juga merusak masa depan.

Titip pesan Kepada bapak dan ibu guru untuk melakukan pengawasan kepada siswa-siswi nya agar tetap giat belajar dan orang tua melakukan pengawasan kepada anak-anak nya setelah pulang sekolah, Tutupnya.(***)

Pelaku Asusila di Tente Ditangkap Polisi, Hendak Kabur Lewat Jalur Laut di Pelabuhan Sape

jpn

Bimantika.net +Kepolisian Sektor Woha Polres Bima Polda NTB akhirnya berhasil menangkap terduga pelaku pelecehan seksual yang terjadi di Pasar Tente Kecamatan Woha Kabupaten yang terjadi pada Rabu (15/01/25) Pukul 08.00 Wita kemarin.

Terduga asal Desa Onggol Kecamatan Bondo Kodi Sumba Barat, NTT berinisial NA (L/27) ini diamankan bersama rekan seasalnya SN (L/30).

Meski sempat kucing-kucingan dengan polisi yang intens memburunya, namun kalah cekatan dengan Tim yang dipimpin langsung oleh Kanit Intelkam Polsek Woha Aipda Andi Maulana dan Aipda Safrudin Kanit Samapta Polsek Woha di kendalikan langsung oleh Kapolsek AKP Sudirman SH

Alhasil, terduga terdesak dan terpaksa menyerahkan diri bersama rekannya kepada petugas pada Kamis (16/02/25) Pukul 12.30 saat bersembunyi di salah satu rumah kontrakan warga Sumba di Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Setelah petugas menyisir tiap rumah kontrakan di kompleks pemukiman warga asal Sumba, niatnya untuk melarikan diri lewat jalur lautpun akhirnya digagalkan.

“Alhamdulillah, setelah melakukan penyelidikan dan pencarian yang intensif terduga akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan di Kecamatan Sape Kabupaten Bima,” ungkap Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K dalam keterangan tertulis resminya.

Kapolres AKBP Eko Sutomo menyatakan, bahwa penangkapan terduga asusila ini telah dijadikan atensi oleh pihaknya sejak awal perkara.

Syukurnya, selang sehari pasca buron terduga akhirnya berhasil diamankan untuk diproses secara hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, kasus asusila ini sempat memicu reaksi spontan dari keluarga korban yang mengakibatkan timbulnya insiden.

Untungnya pihak Kepolisian Resor Bima cepat tanggap dalam mengantisipasi timbulnya kerusuhan ataupun kecenderungan terjadinya konflik bernuansa SARA.

Pihak Kepolisian bersama pemerintah setempat dengan segera mengevakuasi warga pendatang asal Pulau Sumba NTT di lingkungan kejadian perkara.

“Jadinya, tidak sempat ada kerusuhan. Hanya aksi spontan keluarga korban,” tegasnya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tetap bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, khususnya kepada keluarga korban agar mempercayakan sepenuhnya penyelesaian kasus terkait kepada pihak kepolisian.

Selain itu Kapolres AKBP Eko Sutomo juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh adanya hoaks yang beredar baik di masyarakat maupun lewat Media Sosial.

AKBP Eko Sutomo juga menjelaskan pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait peran masing-masing terduga yang diamankan.

“Terkait keterlibatan Kedua terduga masih dilakukan penyelidikan oleh penyidik”. Tegas Kapolres

“Gunakan kaidah cek, ricek, crosscek dan Final ricek jika mendapati informasi yang sensitif,” terangnya.

serta mengajak untuk bijaksana menggunakan media sosial.

“Kita juga harus bijak menggunakan media sosial. Jangan yang penting posting, tapi postinglah yang penting. Posting untuk mengedukasi,” pungkasnya. (****)

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo Pantau Langsung Pasca Insiden Spontanitas di Tente

jpn

Bimantika.net -Tidak ada kerusuhan yang ada hanya insiden spontanitas yang dilakukan oleh sekelompok Warga yang dipicu dengan adanya dugaan Asusila yang di duga kuat dilakukan oleh salah Warga Sumba.

Hal itu ditegaskan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas AKP adib Widayaka saat meninjau langsung tempat kejadian perkara (TKP) insiden.

Peninjauan Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., di TKP tersebut berlangsung pada Kamis (16/01/25) sekira pukul 10.00. WITA di Dusun Sukamaju Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten.

Dalam Kunjungannya itu AKB Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K, ikut didampingi oleh Kapolsek Woha AKP Sudirman SH, Kepala Kesbangpol Bima dan personel Polsek Woha.

Tidak saja melakukan peninjauan namun orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resor Bima itu juga berbincang dengan warga dan Kadus sekaligus pemilik kos mereka pun mengatakan tidak ada kerusuhan hanya insiden secara spontanitas dan sampai saat ini situasi khususnya di dusun Suka maju aman dan aktivitas masyarakat/ pedagang berjalan seperti biasa.

Kapolres AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah percaya informasi Hoax yang belum tentu kebenarannya sehingga dapat menggangu situasi Kamtibmas khususnya di wilayah Kecamatan Woha.

Tidak hanya itu AKBP Eko Sutomo Juga memeriksa aliran listrik di area TKP serta rumah kontrakan warga Sumba dan memadamkan listrik guna mencegah terjadinya kebakaran yang diakibatkan oleh arus pendek atau konsleting.

Diakhir penyampaian nya Kapolres kembali mengingatkan warga agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berseliweran di medsos yang dapat menimbulkan Guankamtibmas.

“Setiap ada persoalan yang terjadi di masyarakat agar segera melaporkan ke pihak kepolisian dan tidak dibenarkan untuk main hakim sendiri “. Tegasnya.(****)

Kapolres Bima Tekankan Pada Personilnya Bangun Kedisiplinan dan Karakter Moralitas

jpn

Bimantika.net -Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., PJU Polres Bima serta seluruh personel Polres Bima melaksanakan kegiatan Binrohtal (Bimbingan Rohani dan Mental).

Kegiatan tersebut bertempat di Masjid AT Taubah, Polres Bima. Kamis16 Januari 2025, dan dihadiri oleh seluruh anggota Polres Bima sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan moral dan spiritualitas aparat kepolisian.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K.,melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengingatkan kembali kepada seluruh anggota Polres Bima tentang pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika dalam melaksanakan tugas sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi maupun kedinasan.

Kapolres meneruskan bahwa kegiatan Binrohtal ini bertujuan untuk membangun kedisiplinan dan karakter moral para personel sehingga mereka dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengedepankan nilai-nilai kebaikan dalam setiap tindakan.

“Sebagai aparat penegak hukum, kita harus senantiasa menjaga nilai moral dan integritas, baik di dalam maupun di luar tugas,” Ungkap Kapolres.

Kegiatan Binrohtal ini mendapatkan respon positif dari seluruh personel Polres Bima yang merasa terbantu dalam meningkatkan kualitas moral dan spiritual mereka.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Bima dalam membangun karakter dan mental yang lebih baik bagi anggotanya, demi terciptanya pelayanan yang profesional dan bermartabat kepada masyarakat Tutupnya. (***)

Quick Response Polsek Belo, Satu dari Tiga Komplotan Begal Sadis Ditangkap

jpn

Bimantika.net -Gerak personel Polsek Belo Polres Bima Polda NTB berhasil meringkus salah satu Kompolotan begal sadis yang meresahkan masyarakat di wilayah kecamatan Belo Kabupaten Bima.

Dalam melancarkan aksinya jahatnya Kompolotan ini tidak segan segan melukai para Korbannya

Terkini Kompolotan yang berjumlah tiga orang ini melakukan perampasan dan Penganiayaan terhadap warga Desa Rupe Kecamatan Langgudu berinisial JH L/ di areal bendungan Ncera Rabu (15/01/25) sekira pukul 16.00. Wita.

Modus operandi Kompolotan ini menghadang warga pengguna jalan di area pegunungan tepatnya di dam Desa Ncera dengan menggunakan senjata tajam.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K., melalui Kapolsek Belo Iptu Zulkifli SH.

Lanjutnya, salah satu dari tiga Komplotan begal sadis yang berinisial AW warga desa Ncera ini berhasil diringkus beberapa saat setelah kejadian.

“Kami berhasil mengamankan terduga AW Sedangkan dua rekannya yang sudah kami kantongi indentitas nya Masi terus kami buru”. Tegasnya.

Polisi sampaikan kronologi
Berawal korban dan rekannya menggunakan sepeda sepeda motor hendak mau kembali ke Desa Rupe di TKP ke tiga terduga pelaku mengejar menggunakan SPM dan menghadang korban salah satu terduga mengancam korban dengan senjata tajam dan merampas Handphone namun korban berusaha melawan.

Karena kesal terduga pelaku ini membacok korban mengunakan sebilah parang dan merampas uang milik Rp 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah). Setelah ketiga Komplotan ini melarikan diri.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., kembali Menegaskan pihaknya akan terus memburu dua anggota Komplotan tersebut. (***)

Polisi Intens Buru Terduga Pelaku Asusila di Tente Woha

jpn

Bimantika.net -Polsek Woha Polres Bima Polda NTB memburu terduga pelaku Pelecehan Seksual di Tente Desa Tente Kecamatan Woha Kab.Bima.

Kasus tersebut terjadi pada Rabu (15/01/25) sekitar pukul 08.00. Wita di dusun suka maju pasar tente Desa Tente.Kasus asusila itu menimpa Bunga nama samaran yang diduga dilakukan oleh Oknum Warga Sumba NTT.

Polisi sampaikan Kronologi,
Awalnya korban pada saat itu sedang di pasar Tente ditemani sang ibu.

Ttiba-tiba terduga pelaku dari arah belakang langsung melakukan Pelecehan korban sempat melakukan perlawanan serta berteriak meminta tolong kepada orang-orang yang ada di sekitar tempat tersebut.

Terduga pelaku yang panik langsung melarikan diri melalui persawahan yang ada di belakang pasar Tente.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., dalam keterangan tertulis resminya melalui Kapolsek Woha AKP Sudirman SH.

“Sampai saat ini kami sudah menyebar anggota dilapangan untuk memburu terduga pelaku warga Sumba tersebut”.Tegas Kapolres.

Beberapa saat kemudian keluarga korban berdatangan ke pasar Tente untuk mencari pelaku dan melakukan sweeping terhadap warga Sumba yang tinggal di sekitar pasar Tente.

Tidak hanya itu pihak keluarga korban dan masyarakat yang geram dengan perbuatan terduga pelaku melakukan pembakaran serta melakukan pengrusakan gubuk warga sumba serta sebanyak 6 unit sepeda motor di bakar.

Kapolsek Woha AKP Sudirman SH yang mendapatkan Informasi tersebut bersama anggotanya ,mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Tiba di TKP Personel Polsek Woha memberikan himbauan dan pemahaman terhadap keluarga korban serta mengarahkan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bima dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan kasus tersebut ke Pihak Kepolisian.

Lanjutnya Untuk sementara warga simba yang berdomisili di area pasar Tente mengungsi atau mengamankan diri di Polsek Woha dan Mapolres Bima.

Walaupun Situasi Kamtibmas terbilang cukup kondusif hingga saat ini Anggota gabungan Polres Bima dan Polsek Tente masih ditempatkan dilokasi pemukiman warga sumba – kompleks Pasar Tente. (***)

Pj Walikota Bima Lantik 57 Pejabat Fungsional, Berharap Tingkatkan Kinerja

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Drs. H. Mukhtar Landa, MH mengambil Sumpah dan melantik sebanyak 57 orang pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bima, Rabu, 15 Januari 2025.

Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat fungsional ini berlangsung di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima berdasarkan Keputusan Wali Kota Bima Nomor : 800.1.3.3/64/BKPSDM/I/2025 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Pj. Wali Kota Bima, H Mukhtar menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Ia berharap jabatan baru tersebut dapat diemban dengan penuh tanggung jawab untuk meningkatkan kinerja.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya ucapkan selamat. Semoga pelantikan ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, tingkatkan kinerja penuh tanggung jawab dan berdedikasi tinggi,” ujar Mukhtar.

H Mukhtar menegaskan bahwa jabatan yang di pikul pada hari ini merupakan tanggung jawab kita. Bukan saja kepada pimpinan didunia, namun yang paling utama kepada Allah SWT.

“Karena semua pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya oleh Allah SWT”, pungkasnya. (****)