Bimantika.net Tragedi kemanusiaan terjadi di Kabupaten Bima yang tidak semestinya dilakukan oleh anak kandung.
KM (24) seorang pemuda tempramental asal Dusun Ndora Desa Samili Kec. Woha Kab. Bima. Kedua orangtua kandungnya menjadi korban akibat ulahnya yang terkenal tempramental tersebut.
Beberapa tahun sebelumnya secara tidak sengaja membunuh ayah kandungnya menggunakan pisau, kini pada Selasa (28/12) melalui tangannya yang sama, tanpa disengaja KM menusuk perut ibu kandungnya sendiri menggunakan jenis senjata tajam yang sama.
Bermula pada saat pelaku KM sedang cekcok dengan adik kandungnya yang berinisial FR. Karena tak mampu membendung emosinya pelaku KM pergi mengambil pisau ke dapur untuk menusuk adiknya.
Melihat KM sedang melayangkan pisau kearah FR, ibu Nurmi (50) spontan mendekat untuk melerai. Namun nasib naas yang dialami oleh sang ibu, pisau yang sudah melayang tersebut justru bersarang diperutnya dan membuatnya jatuh tersungkur.
Menyadari hal itu, pelaku KM panik dan segera melarikan diri meninggalkan adiknya FR dan ibunya yang sudah terkapar setelah tertikam pisau yang digenggamnya. Sementara itu, pelaku KM diduga melarikan diri ke kampung sebelah yaitu di Desa Naru Tente.
Hasan (46), warga Desa Kalampa yang merupakan paman pelaku langsung mengejar KM dengan sebilah parang usai mengetahui kejadian tersebut. Sesampainya di tempat persembunyian KM, Hasan langsung beradu bacok dengan pelaku KM. Warga setempat yang menyaksikan duel maut tersebut langsung datang melerai.
Saat ini pelaku KM telah diamankan oleh anggota Polsek Woha. Kapolsek Woha IPTU Saiful membenarkan kejadian tersebut dan telah mengevakuasi merawat korban dan pelaku yang selanjutnya akan dilakukan proses pemeriksaan. (***)

