Command Centre Siap Diluncurkan, PPKM Menjadikan Kendala

Rapat Khusus Kepala Dinas dan seluruh jajaran Dinas Kominfostik Kota Bima dengan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Rabu (7/7/2021). Doc. Bimantika

Bimantika.net Adanya pernyataan berbagai kalangan warga Kota Bima terkait dengan tertundanya peluncuran Command Centre Kota Bima membuat Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Bima, Drs. H. Sukri, M. Si angkat Bicara.

Menurut Kadis Sukri bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), adalah alasan Pemkot Bima untuk menunda launching Command Centre yang sedianya di luncurkan Bulan Juni 2021 lalu.

“Yang Pasti Command Centre kami tunda lounching Peluncurannya, karena memang harus Kegiatan ini butuh banyak orang, sementara perintah PPKM tidak baik juga kami labrak” ujar Kadis Sukri.

Kadis Sukri yang dikenal taat akan regulasi ini menjelaskan pula bahwa, mengenai perangkat lunak dan perangkat keras Command Centre sudah siap dan tak ada kendala.

“Hanya saja problemnya diakuinya bahwa untuk operasionalisasinya, harus dilakukan launching secara resmi dulu dan kendala utamanya adalah adanya pembatasan kegiatan masyarakat oleh pemerintah” ujarnya.

Kadis Sukri juga menjelaskan bahwa hari ini Rabu 7 Juli 2021 pihak Kominfo melakukan rapat dengan Walikota Bima terkait dengan peluncuran Command Centre.

“Hasil rapat dengan Pak Walikota bahwa karena kondisi Covid-19 memuncak di Kota Bima, Pak Wali juga sarankan kepada kami untuk tidak luncurkan dulu Command Center mengingat kondisi Covid-19” ujar Kadis.

Sebelumnya, Pihak Kominfo Sudah melakukan Bimtek, dan akan ada Bimtek lanjutan sehingga perlu kesinambungan agar Command Centre tersebut dapat efektif pengoperasionalannya.

Kadis Sukri memberikan jaminan kepastian kesiapan Command Center, bahwa sesungguhnya kesiapannya sudah sangat mantap, tinggal menunggu momentum selesai Pembatasan ini saja.

“Intinya urusan Command Center sudah siap di luncurkan, anya saja harus dilaunching secara resmi dulu, dan launchingnya ini membutuhkan para pihak yang banyak sementara kita dalam posisi pembatasan oleh pemerintah” ujarnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *