Terpapar Covid-19, DPKP Kota Bima Istrahatkan Aktivitas

Sekretaris Dinas DPKP Kota Bima, A. Faruk, SST. Par, M.Si

Bimantika.net Hasil Swabb yang dilakukan oleh timm Covid-19 Kota Bima memberikan data autentik bahwa sejumlah Aparat yang ada di Dinas tersebut Positif Covid-19.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Bima A. Faruk, SST. Par, M.Si mengakui akan adanya sejumlah rekannya yang positif Covid-19 setelah dilakukan Test Swabb.

“Atas Nama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Bima, kami Menyampaikan Informasi, Untuk Sementara Aktivitas Kantor DPKP Kota Bima Kami Istrahatkan” ujar Faruk.

Lanjutnya bahwa diistrahatkannya aktivitas DPKP tersebut Mengingat Hasil SWAB Test terdapat 8 orang Staf DPKP Kota Bima di Vonis Terpapar Covid 19.

“Maka Untuk memutus Mata Rantai Penyebaran Virus ini, Kami Pandang Perlu Mengambil Kebijakan ini” demikian ungkap Faruk.

Langkah antisipasi yang dilakukan oleh DPKP Kota Bima sungguh sesuai dengan penjelasan Tim Pakar Covid-19 di Pusat.

Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19, Dewi Nur Aisyah, SKM, MSc, DIC, PhD, menjelaskan sederet langkah yang harus dilakukan jika ada karyawan yang terpapar virus Corona di kantor.

Pertama, Pemeriksaan kepada karyawan dalam satu ruangan
Dewi menjelaskan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan tes Corona secara massal pada semua orang yang berada dalam satu ruangan dan satu lantai dengan karyawan tersebut

Kedua, Pemeriksaan pada keluarga karyawan dan kontak erat pasien
Dewi mengatakan, untuk mencegah penyebaran COVID-19 meluas, orang yang pernah melakukan kontak erat meski tidak satu lantai dan pihak keluarga karyawan tersebut juga perlu dilakukan tes Corona.

“Ini terutama pada teman-teman yang karyawannya yang memang kontak erat, bisa jadi nggak satu lantai, bisa jadi nggak satu ruangan, tapi teman main. Bisa jadi makan siangnya bareng, pulangnya bareng,” jelasnya.

Ketiga, Disinfeksi seluruh kantor
Langkah selanjutnya, disinfeksi seluruh kantor untuk mencegah adanya jejak virus Corona yang mungkin saja masih menempel di berbagai permukaan benda di kantor.

“Disinfeksi wajib ke semua wilayah yang ada di kantor, ke semua ruangan-ruangan,” ujar Dewi.

Keempat, Isolasi mandiri sampai hasil tes negatif COVID-19
Dewi menegaskan, bagi karyawan yang sudah melakukan tes Corona dan sedang menjalani karantina mandiri di rumah, sebaiknya tidak pergi ke mana pun termasuk ke kantor hingga hasil tesnya dikatakan negatif COVID-19.

“Wajib ketika sedang menunggu hasil sama seperti yang tadi, isolasi mandiri, jangan masuk kantor dulu sampai hasilnya keluar,” tegasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *