HKG PKK ke-54, Murni Suciyanti Teguhkan Komitmen Pemberdayaan Keluarga Bima

jpn

Bimantika.net -Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tidak boleh berhenti sebagai rutinitas organisasi. Di balik gerakan tersebut, terdapat kerja nyata yang menyentuh langsung kehidupan keluarga, kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Semangat itu tercermin dalam kehadiran jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi, pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (5/9), di Ballroom Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Kota Mataram.

Momentum tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat kembali peran perempuan dalam pembangunan. Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, didampingi Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP, menegaskan bahwa kader perempuan memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat, bahkan hingga tingkat desa dan kelurahan melalui Posyandu dan Dasa Wisma.

“Kepemimpinan perempuan mendapatkan porsi yang sangat tepat di era sekarang. Saya ingin melihat perempuan memainkan peran yang lebih banyak,” ujar Gubernur Iqbal.
Pesan tersebut semakin menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap dalam pembangunan, melainkan bagian penting dari kekuatan sosial daerah. Gubernur juga menitipkan pesan agar kader PKK terus hadir mengawal berbagai persoalan sosial dengan pendekatan yang menyejukkan dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Sinta M. Iqbal, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa HKG PKK ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa PKK harus bergerak dari sekadar aktivitas administratif menuju gerakan nyata yang memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Sinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), menurutnya, juga perlu diperkuat sejak tahap perencanaan agar program PKK benar-benar terintegrasi dengan pembangunan dan penganggaran daerah.
Bagi Kabupaten Bima, pesan tersebut mendapat perhatian serius.

Ny. Murni Suciyanti menegaskan bahwa arahan Gubernur NTB dan Ketua TP PKK Provinsi NTB akan menjadi salah satu pijakan dalam mengembangkan program TP PKK Kabupaten Bima.
“Program tersebut mencakup peningkatan kesehatan keluarga, penanganan stunting, pencegahan perkawinan usia dini, penguatan ketahanan pangan keluarga serta pemberdayaan ekonomi melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penguatan pendidikan dan keterampilan kader serta optimalisasi peran Dasa Wisma juga menjadi bagian penting yang harus terus didorong. Dengan keterlibatan aktif seluruh kelompok kerja (Pokja), program PKK diharapkan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Perempuan Bima Harus Hadir dengan Kerja Nyata
Di tengah berbagai tantangan pembangunan, peran perempuan Bima memiliki arti yang semakin penting. Dari rumah tangga hingga lingkungan masyarakat, perempuan menjadi salah satu kekuatan yang mampu menjaga ketahanan keluarga sekaligus mendorong perubahan sosial.
Karena itu, kepemimpinan Ny. Murni Suciyanti di TP PKK Kabupaten Bima diharapkan tidak hanya terlihat dalam agenda seremonial, tetapi semakin terasa melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kader PKK harus hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan bantuan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan pendampingan, pemberdayaan dan jalan keluar.
PKK Bima, Bergerak dari Keluarga untuk Daerah
Komitmen tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa membangun Kabupaten Bima tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur.

Pembangunan manusia, keluarga yang sehat, anak-anak yang terlindungi, perempuan yang berdaya dan ekonomi keluarga yang kuat merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah.
Dari gerakan keluarga itulah perubahan besar dapat dimulai.

Jika PKK bergerak dengan hati, bekerja dengan data dan hadir bersama masyarakat, maka manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh satu keluarga, tetapi dapat menjadi kekuatan besar bagi masa depan Kabupaten Bima.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link