Esensi Tauhid Bagi Umat Muslim, Mengakui Ke-Esa-an Allah

jpn

Bimantika.net -Allah SWT mengutus para rasul untuk mengajarkan tauhid kepada umat manusia.

Tauhid ini tertuang dalam sejumlah ayat Al-Qur’an.
Menurut Teungku Muhammad Ali Muda dalam buku Pengantar Tauhid, ilmu tauhid adalah ilmu yang membahas tentang ketuhanan (keesaan) Allah SWT, baik yang berhubungan dengan zat-Nya, dengan perbuatan-Nya, maupun yang berhubungan antara seorang hamba terhadap-Nya.

Tauhid yang berhubungan dengan zat-Nya disebut tauhid uluhiyah, sedangkan yang berhubungan dengan perbuatan-Nya disebut tauhid rububiyah dan yang berhubungan antara seorang hamba terhadap-Nya disebut tauhid ‘ubudiyah.

Ketiga jenis tauhid tersebut tercakup dalam kalimat ‘La Ilaha Illallah” yang maknanya Lâ ma’bûda bihaqqin illallâh atau jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya “Tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah”.

Allah SWT telah berfirman melalui sejumlah ayat dalam Al-Qur’an bahwa Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa. Beberapa ayat yang mengajarkan tentang tauhid.

  1. Surah Al Baqarah Ayat 163
    وَاِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌۚ لَآاِلٰهَ اِلَّا هُوَ الرَّحْمٰنُ الرَّحِيْمُ ࣖ ١٦٣

Artinya: “Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

  1. Surah Al Insyirah Ayat 8
    وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ ࣖ ٨

Artinya: “dan hanya kepada Tuhanmu berharaplah!”

  1. Surah Al Qasas Ayat 88
    وَلَا تَدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَۘ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۗ كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ اِلَّا وَجْهَهٗ ۗ لَهُ الْحُكْمُ وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ ࣖ ٨٨

Artinya: “Jangan (pula) engkau sembah Tuhan yang lain (selain Allah). Tidak ada tuhan selain Dia. Segala sesuatu pasti binasa, kecuali zat-Nya. Segala putusan menjadi wewenang-Nya dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan.”

  1. Surah Al Ikhlas Ayat 1
    قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ١

Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa.”

  1. Surah At Taubah Ayat 129
    فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ ١٢٩

Artinya: “Jika mereka berpaling (dari keimanan), katakanlah (Nabi Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan pemilik ‘Arasy (singgasana) yang agung.”

Arti tauhid mengandung makna tentang Keesaan Allah. Selain itu makna dan arti tauhid sebenarnya berkaitan dengan salah satu konsep dalam aqidah. Aqidah berarti keyakinan, kepercayaan dan keimanan seorang muslim terhadap ajaran agama Islam.

Salah satu aspek penting dalam agama Islam adalah tentang keimanan. Iman berarti mengucapkan dengan lisan, membenarkan dalam hati, mengamalkan dalam perbuatan terhadap setiap syariat dan ajaran agama Islam.

Sedangkan ajaran tauhid menjadi salah satu bentuk aqidah. Memahami makna dan arti tauhid sangatlah penting umat muslim ketahui. Sebab salah satu manfaat dan tujuan mengetahui arti tauhid adalah meyakini, percaya tentang keesaan Allah agar kita terhindar dari kesyirikan. Sebab Allah tidak dapat disandingkan, diserupakan dengan apapun di alam semesta.

Arti tauhid berkaitan dengan keyakinan dan kepercayaan bahwa Allah itu Esa. Esa dalam bahasa Arab bermakna satu atau tunggal. Arti tauhid mengandung makna bahwa meyakini dan mempercayai Allah itu satu atau tunggal sebagai Tuhan yang berhak disembah dengan kekuasaan dan segala sifat sempurna-Nya.

Betapa pentingnya ajaran tauhid umat muslim terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena ajaran tauhid menjadi pedoman dan penuntun umat muslim dalam menjalankan setiap kewajiban beragama. Selain itu, sebagai umat muslim tentu tahu betul bahwa rukun Islam pertama adalah syahadat.

Bacaan syahadat memiliki arti “Saya bersaksi tiada tuhan selain Allah.” dan “Saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.” bacaan syahadat menjadi salah satu ajaran tauhid yang mengakui tentang keesaan Allah SWT. (***//Berbagai Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *