Bimantika.net salah seorang warga lingkungan Dara Kelurahan Dara Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima berinisial MTN alias IN yang videonya viral saat menyebutkan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dengan kalimat tidak senonoh saat terjadinya banjir pada senin 13 Desember 2021, dimaafkan oleh Walikota Bima.
“Iya saya Maafkan Ibu itu semoga Ibu itu selalu mendapat rahmat dan Hidayah Pada Allah SWT” ungkap Walikota HML saat dihubungi Media Online Bimantika Selasa sore 14 Desember 2021 via saluran WhatsAppnya.
Walikota HML menyebutkan juga bahwa Kita harus memaafkan masyarakat kita yang memang saat ini sedang dalam kondisi terdampak banjir bandang dan luapan air sungai.
“Masyarakat kita tidak bersalah mereka hanya kesal banjir yang menimpa tempat tinggal mereka dan mereka kurang paham bahwa banjir ini merupakan peristiwa tahunan yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia” ujar Walikota HML.
Masih Menurut Walikota HML bahwa sesungguhnya keadaan daerah kita bisa banjir yang besar karna hutan dan gunung kita banyak yang gundul ditebang oleh masyarakat yang bertani jagung dan ditunjang oleh kebijakan pemerintah yang tidak melihat sisi dampak lingkungan dimasa lalu.
“Pemerintah masa lalu tidak melihat dampak lingkungan dengan pembuatan jalan tani yang menuju akses hutan dan gunung sehingga mereka semakin mudah untuk membuka lahan pertanian jagung ini membawa bencana yang besar” ungkap Walikota HML
Atas regulasi dan peluang-peluang itulah banjir menerjang karena tidak ada resapan air oleh pohon-pohon yang besar dan air langsung membawa tanah-tanah menuju perumahan dan persawahan.
IN menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Walikota Bima Muhammad Lutfi, SE (HML) dihadapan pihak Kepolisian.
Umpatan IN yang terkesan menyerang dan menghina pribadi Walikota Bima tersebut viral setelah sebuah postingan video yang memperlihatkan pelaku sedang mengungkapkan kalimat tak pantas kepada orang nomor satu di Kota Bima tersebut tersebar luas di jejaring facebook.
Mengetahui kejadian tersebut, selasa 14 Desember 2021 Lurah Paruga, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Paruga serta Babinkamtibmas Kelurahan Dara melakukan pemanggilan dan pembinaan terhadap pelaku yang dilakukan di kantor Polsek RasanaE Barat.
Setelah melewati tahapan dan proses interogasi dan pembinaan secara langsung didampingi oleh Lurah Paruga, Babinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan Paruga serta Babinkamtibmas Kelurahan Dara, pelaku menandatangani surat pernyataan sikap serta menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Walikota Bima Muhammad Lutfi, SE.
“Dari lubuk hati saya yang paling dalam, dengan tulus dan ikhlas saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan serta kekeliruan saya yang menyinggung perasaan Bapak Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE yang sudah tersebar di media sosial”. Ucapkan pelaku IN dalam video permintaan maafnya.
Video permintaan maaf IN tersebut kini lebih viral lagi beredar luas di media sosial baik Facebook maupun Grup WhatsApp. (***)

