Bimantika.net
Salah seorang pendukung bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bima dari Kubu Syafru_Ady Mahyudi, Syaifullah AR menyebutkan bahwa bakal pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima H. Syafru_Ady Mahyudin Maju dengan seabrek Konsep Pemberdayaan. Salah satunya Pemberdayaan Petani Bawang Merah.
Menurut Ipul Sapaan akrabnya bahwa ada banyak
Permasalahan, Tantangan
di samping pupuk, obat-obatan dan biaya budidaya yg sangat mahal, adalah persoalan penting lainya yang dihadapi petani bawang merah adalah penangan pasca panen, harga anjok dan permainan para tengkulak
Ipoel menjelaskan,
secara umum ada 3 persoalan akut pasca panen yg di hadapi petani bawang dari tahun ketahun yakni Pertama, Bawang merah susutnya besar kalo di simpan terlalu lama – apalagi sampai berbulan bulan, Kedua, Panen melimpah harga anjlok langka pembeli. Ketiga, Tidak ada gudang penampungan pendingin (colt storage).
Kalau H. Syafru_Ady diberi Kepercayaan untuk Merubah Keadaan maka konsep pemberdayaan ini dipastikan menjadi prioritas dan menjadi
Pemda beri dukungan
Penanganan Pasca Panen menjadi pilar utama yg di harapkan dari pemda, terutama dukungan kebijakan pergudangan pendingin untuk menampung bawang warga.
Kenapa harus Gudang Pendingin
(cold storage) ?
Ipoel memberi gambaran keunggulan cold storage sangt baik untuk menampung bawang warga pada saat panen melimpah dan harga anjlok, Membantu petani agar bawangnya tidak terlalu besar penyusutanya ketika di simpan dalam gudang.
“Selain dapat di gunakan untuk menampung bawang konsumsi sebelum dijual, colt storage juga dapat digunakan untuk menampung bibit bawang agar terjaga kualitasnya selama 2 sd 4 bulan, cold storage juga dapat di gunakan oleh petani lain seperti petani holti cabe, tomat, timun, sayur sayuran” urainya.
Ipul bandingkan bahwa kapan kita seperti Brebes Jawa Tengah yang sudah lama memiliki gudang Pendingin kapasitas 16.000 ton untuk menampung bawang merah ?
Sekelumit pertanyaan yg tidak rumit itu selalu mengganggu pikiran para petani bawang.
Sebagai petani Bawang merah yang tersebar di wilayah utama dan penyanggah seperti Kecamtan Belo, Sape, Lambu dan Wera, Woha, Monta dan Soromandi, tentu harapan untuk dapat memiliki gudang pendingin (cold storage) pada setiap wilayah kecamatanya menjadi mimpi utama, kapan itu akan terwujud, entahalh ?
“Ada Keyakinan saya Syafaad akan Wujudkan hal tersebut demi kemakmuran para petani bawang merah” ujar Ipoel.
Lanjut Ipul bahwa catatan inspirasinya
Kabupaten Dompu memberi contoh nyata bagaimana pemda harus hadir di tengah warga dalam mendukung dan memaksimalkan komoditi utama daerahnya seperti jagung. Itu tukuannya untuk memastikan kualitas jagung dengan harga yang stabil.
“Pemda Dompu menghadirkan gudang penampungan jagung di berbagai wilayah Kecamatan”ujarnya. (BNN_01)

