Bimantika.net Pemimpin yang adil adalah pemimpin mampu mengambil keputusan dan kebijakan berdasarkan porsi yang tepat.
Mampu menerapkan kesetaraan dan kesempatan yang sama bagi semua kepentingan masyarakat yang dipimpinnya.
Pemimpin yang adil berfungsi menegakkan, meluruskan, dan memperbaiki segala kerusakan yang terjadi di wilayah yang dipimpinnya.
Balasan Allah kepada pemimpin yang adil sangatlah mulia, meliputi tempat yang tinggi di sisi Allah, mendapatkan naungan pada hari kiamat, dijamin masuk surga, serta dicintai dan didoakan kebaikan oleh umat.
Pemimpin yang adil juga akan hidup dalam kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang dipimpinnya.
Sementara pemimpin yang zalim akan dimurkai Allah dan menerima siksa pedih.
Balasan Langsung di Akhirat.
Pemimpin yang adil akan memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan dekat dengan Allah SWT pada hari kiamat.
Mereka termasuk dalam tujuh golongan yang mendapatkan naungan Allah pada hari kiamat, saat tidak ada naungan selain dari-Nya.
Pemimpin yang adil dijamin akan menjadi penghuni surga.
Mereka akan berada di atas mimbar cahaya di sisi Allah sebagai balasan atas keadilan mereka.
Keadilan yang ditegakkan pemimpin akan mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat, demikian pula sebaliknya.
Berlaku adil akan mendatangkan rida dan pahala yang tak terhingga dari Allah SWT.
Pemimpin yang adil akan berfungsi sebagai penegak keadilan, tempat perlindungan bagi yang lemah, dan pelindung hak-hak rakyat.
Perbedaan dengan Pemimpin Zalim mendapatkan
Kemurkaan Allah:
Pemimpin yang zalim akan dijauhkan dari rahmat Allah dan dimurkai-Nya.
Siksa Pedih: Mereka akan mendapatkan siksa yang pedih di akhirat.
Selama hidup di dunia, mereka akan menerima caci maki dan didoakan celaka oleh orang-orang yang mereka pimpin.
Menjadi pemimpin adalah sebuah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
Keadilan adalah cahaya di dunia, sehingga Allah akan memberikan balasan berupa cahaya dan pahala yang besar bagi pelakunya di hari kiamat. (****)

