Bimantika.net Eksistensi Pasar Malam yang diadakan oleh Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Kota Bima ditengah pandemi Covid-19 mampu meningkatkan geliat ekonomi secara perlahan dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.
Ketua Panitia Pasar Malam pun menyanggupi segala ketentuan pemerintah Kota Bima dalam hal taat pada aturan kesehatan dalam hal ini Protokol Kesehatan ditengah wabah Covid-19.
Para pelaku pasar dalam hal ini pedagang merasa bersyukur dengan diadakan pasar malam. Bersyukurnya para pedagang terkait dengan omzet penjualan mereka semakin meningkat ditengah Pandemi Covid-19.
Ketua Panitia Pasar Ramadhan dalam implementasinya menandatangani 9 point penting untuk menjaga kesehatan di era Pandemi Covid-19.
Diantara 9 point yang ditandatangani oleh Herman, M. Pd selaku Ketua Panitia Pasar Ramadhan antara lain : bersedia untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan Thermo gun bagi setiap pengunjung yang datang.
Bersedia untuk melakukan penyemprotan tempat kegiatan dengan cairan disinvectan sebelum melakukan kegiatan.
Bersedia menerapkan phisycal distancing, bersedia untuk menerapkan pemakaian Masker, bersedia untuk menyiapkan tempat cuci tangan pake sabun, bersedia menyiapkan Hand Sanitizer bersedia membatasi pelaku pasar, bersedia menjaga kerumunan yang berlebihan dan bersedia untuk sosialisasikan untuk tidak saling berjabat tangan. (DAE)


