Pembuatan Produk Hukum Harus Sistematis

Bimantika.net

Pentingnya keberadaan Peraturan Daerah sebagai payung penyelenggaraan kegiatan perangkat daerah mendorong Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Bima untuk menginisiasi Asistensi Penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Kabupaten Bima tahun 2020.
Namun demikian Bupati Bima yang diwakili Asisten III Setda Bidang Administrasi Umum Drs. H. Arifudin HMY mengatakan bahwa tahapan pembuatan rancangan peraturan daerah maupun peraturan bupati harus dilaksanakan secara komprehensif dan terstruktur. “Artinya jangan membuat kegiatan tiba masa tiba akal”. Ungkapnya Rabu (28/8) saat memberikan sambutan pada asistensi tersebut di aula SMKN 3 Kota Bima.
Dijelaskan Arifudin perangkat daerah merupakan pihak yang paling memahami roh dari sebuah Rancangan peraturan daerah maupun produk hukum lainnya yang diajukan. Dengan demikian, perangkat daerah harus memperhatikan secara cermat tata urutan perundang-undangan yang menjadi rujukan sebelum memasuki pembahasan peraturan daerah.
“Oleh karena itu, asistensi ini harus benar-benar dipahami dan dilaksanakan dengan baik mengingat produk hukum yang dihasilkan akan berimplikasi pada aspek hukum dan sanksi”. Tandasnya.
Salah seorang narasumber, Kepala Bagian Hukum Setda Amar Ma’ruf SH mengatakan rancangan Perda yang diajukan oleh perangkat daerah kepada Bagian Hukum akan diwacanakan untuk dibahas di tingkat dewan pada tahun 2020 mendatang.


Di hadapan peserta asistensi yang juga dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bima AKBP Hurri Nugroho, SH, MH dan pejabat terkait perangkat daerah, Makruf mengubgkaplan bahwa dalam merencanakan pembuatan produk hukum memerlukan sumberdaya dan kebijakan penganggaran.
Mengacu pada hasil asistensi, perangkat daerah menyampaikan usulan rancangan Perda kepada Bagian Hukum Setda paling lambat tanggal 10 September 2019.
“Penyampaian usulan draft Ranperda tersebut minimal disertai dengan naskah akademik atau penjelasan singkat berkaitan dengan substansi regulasi dimaksud. Disamping itu, perangkat daerah pengusul akan mempresentasikan dalam pertemuan lanjutan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah”. Jelas Makruf.
Pada kesempatan asistensi, selain penyampaian draft ranperda dari perangkat daerah, Bagian Hukum juga menerima usulan ranperda Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari Kepala BNN Kabupaten Bima AKBP Nurri Nugroho untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
Asistensi yang menghadirkan dua orang narasumber yaitu Kepala Bagian Hukum Setda Amar Ma’ruf SH dan Kepala Bidang Anggaran BPPKAD kabupaten Bima Wahyudin, SE, M.Si.(//tkpd)

Kadis Dukcapil: Capaian Akte Kelahiran Diatas 93 Persen

Bimantika.net

Lokakarya Finalisasi Peraturan Bupati Bima tentang Kepemilikan Administrasi Kependudukan dan UPT Dukcapil Kabupaten Bima, Selasa (27/8) yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati secara khusus mengundang 15 perangkat daerah dan instansi terkait.
Pada lokakarya yang dipandu Koordinator Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan ( KOMPAK) Bima Asrullah tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima Salahudin SH, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa capaian pelayanan administrasi kependudukan sesuai laporan terakhir sudah mencapai lebih dari 93% untuk dokumen akta kelahiran.
Begitu juga berkaitan dengan dokumen kependudukan lainnya seperti KTP elektronik, surat keterangan dan kartu keluarga rata-rata sudah mencapai di atas 90%”. Tambah Salahudin.
“Saat ini Dinas Sosial tengah mengejar target capaian kartu identitas anak dan akte kematian. Untuk mencapai target tersebut, sudah diberikan target kepada para kepala desa dengan memberikan insentif bagi desa dengan capaian tertinggi laporan kartu identitas anak dan akte kematian”. Jelas mantan Kadis Sosial ini.
Front Line Service Coordinator program KOMPAK Nusa Tenggara Barat Susan Dewi R mengatakan bahwa lokakarya sudah melewati beberapa tahapan pembahasan draft sehingga menuju kepada monitoring dan evaluasi Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2017 tentang Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran “Kabua Ncore” Jalur Pendidikan, Kesehatan dan Masyarakat yang sudah berjalan 1,5 tahun.
Sejalan dengan upaya diatas, lanjut Susan, KOMPAK ingin memastikan bahwa setiap regulasi yang dihasilkan mampu menjawab persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Regulasi tersebut juga tetap melewati tahapan evaluasi secara berkelanjutan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam penerapannya untuk perbaikan pelayanan. Sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat jelas”. Susan.
Susan juga menekankan pentingnya sosialisasi regulasi yang sudah dibentuk. “Aspek lain yang perlu menjadi perhatian adalah pentingnya sosialisasi secara massif tiap regulasi agar masyarakat mengetahui substansinya. Terang Susan.
Lokakarya tersebut selain mendengarkan pemaparan Kepala Dinas Sosial, juga menghadirkan dua narasumber lain yaitu Kepala Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Setda Syamsul Bahrain, S.Ip, M.Si dan Kepala Bagian Hukum Setda Amar Maruf SH.
(//tkpd)

UMI Makasar Lakukan Pengabdian Pada Masyarakat

Bimantika.net
Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar perhelatan yang sungguh sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya di Wilayah Kecamatan Parado Kabupaten Bima. Hasil liputan Langsung Wartawan Bimantika.net Wilayah Woha, Monta Parado, Sri Rahmawati menyebutkan bahwa kegiatan Ikatam Mahasiswa Umi makassar dalam perhelatan
Pengobatan Dan Pelayanan kesehatan Gratis dan Sunatan Massal Masyarakat tidak Mampu tersebut dikhususkan untuk Desa Parado Rato kec amatan Parado  Kab Bima.
Dalam kegitan sosial kemasyarakatan yang digelar tersebut adalah
Kerjasama Mahasiswa UMI Makasar dan Puskesma Parado,
Dengan Tema
“Demi Bima ku Pada mu Bakti ku” sangat dirasakan manfaat dan dampak positifnya buat masyarakat setempat. Dilokasi kegiatan, salah seorang  warga menyebutkan bahwa aksi kemanussiaan para mahasiswa tersebut sangat membantu. Kegiatan Berlangsung selama Dua hari 27 dan 28 besok.
Antusias masyarakat luar biasa menyambut Hajatan ini. (/sr)

Universitas Sawerigading Makassar Gelar Wisuda Ke-21

Bimantika.net
Universitas Sawerigading Makassar menyelenggarakan acara Widusa ke – 21 pada hari selasa 27/8/2019 bertempat di Hotel Claro Makassar.
Sejumlah 216 Wisudawan dan Wisudawati nampak Bahagia dikala acara tersebut. Para orang tua dan keluarga para wisudawan nampak meriuh rensakan Hotel Claro Makassar. Ada rasa bangga yang menyelimuti ruang batin seisi ruangan tempat Wisuda, salah seorang Wisudawan dari Daerah Tanah Toraja Menyebutkan bahwa hari ini adalah hari yang begitu menyenangkan bagi dirinya dan seluruh keluarganya terutama yang hadir saat acara yang menjadi kebanggaan para alumni tersebut. “Kami merasa bahagia hari ini kami bisa di wisuda dan kami bisa memberikan senyuman bahagia pada kedua orang tua kami” ujarnya saat diwawancarai Bikantika.net yang meliput langsung kegiatan tersebut.


Dalam sambutannya, Rektor Universitas Sawerigading Prof. DR. Andi Melani, SH, MH menyampaikan bahwa Universitas Sawerigading Makassar adalah salah saru Perguruan Tinggi tertua si Kawasan Indonesia Timur. Dirinyapum menyampaikan bahwa Universitas Sawerigading memiliki Dosen tetap116 orang dari berbagai disiplin Ilmu Pengetahuan.
Pada Kesempatan itu Rektor pun menyampaikan bahwa di acara Wisuda yang ke – 21 pada tanggal 27/8/2019 (hari ini,red) sebanyak 206 wisudawan sarjana dari berbagai jurusan dan Fakultas anatara lain Teknik Elektro, Hukum, Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra, Sospol. dalam eksistensinya sebagai Perguruqn Tinggi, Universitas Sawerigading melakukan berbagai bentuk Penelitian dan pengabdian masyarakat utk laksanakan kegiatan tridarma Perguruan tinggi, bahkan Rektor yang sangat dikenal dengan sikap transparansinya menyebitkan sejumlah dana hibah yang luar biasa didapati oleh Pihak kampus untuk melakukan sebuah Penelitian dan pengembangan iptek. “Universitas Sawerigading pun melakukan berbagai bentuk pemberdayaan internal seperti pemberdayaan Pers dan beberapa lembaga termasuk pers. “Petani kakao di Bone nelayan di daerah pesisir, menjadi sasaran litbang dan Bantuan dari Universitas Kqmi, dan tentu materil di lakukan juga untuk pemberdayaan rakyat” ujar Rektor saat berikan kata sambutannya.


Selain itu UNSA singkatan dari Universitas Sawerigading lakukan kerja sama dengan beberapa instansi seperti Pemerintah Propimsi NTB, Badan Narkotika Nasional (BNN), lembaga perpustakaan, Mahkamah Konstitusi, Lembaga saksi dan korban di Surabaya, PLN, Univesitas Brawijaya Malang, Gunadarma Jakarta, STIH Jayapura dan termasuk Univwrsitas universitas Luar Negeri sepwrti Asia University Taiwan, USA University Malaysia.
“Dan alhamdulilah setiap tahun diundang untuk kegiatan akademika oleh berbagai lembaga tersebut” Demikian Ujar rektor.
Dalam Eksistensinya, UNSA Makassar selalu peka terhadap kondisi materi para mahasiswa yang todak mampu lalu berprestasi. “Bentuk perhatian Unsa pada mahasiswa adalah pemberian Beasiswa PPA sebanyak 25 orang, Beasiswa Bidik Misi 7 orang dan beasiswa yayasan 50orang. tujuannya menurut Rektoe adlah semata-mata Agar beban biaya pendidikan teratasi.
Lanjutnya, Universitas Sawerigading dalam status Legalitas Formalnya terakredelitasi pada tahun 2105 dengan semua program study sudah terakreditasi dan ditambah dua progam study baru teknik sipil dan informatika. Rektor yang juga seorang Perempuan Cerdas itupun menghimbau pada seluruh Alumni UNSA bahwa agar alumni tidak berkecil hati dalam hal persaingan global saat ini karena Persamaan derajat izasah sudah diterapkan.
“Para alumni tidakperlu ragu mempertahankan dirinya Sebagai seorang sarjana lebih lebih lagi sebagai Sarjana Unsa.” Ujarnya diakhir Kata Sambutan yang di beri aplous oleh seluruh peserta wisuda dan seisi ruangan Hotel Claro, sembari Rektor berpesan Setiap sarjana agar mampu bersaing. “Kemampuan saudara siap untuk berkompetensi di tengah masyakarat akan berimplikasi pada nama besar unsa makassar” ujar Rektor. (//arif)

Bermitra Dengan Puskab, Bappeda Gelar Seminar Pembangunan Daerah

Bimantika.net

Pemerintah Kabupaten Bima melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang bekerjasama dengan Pusat Studi Konflik Agama dan Budaya (Puskab) NTB menggelar Seminar dengan tema pokok Prospek Pembangunan Ekonomi Daerah Berbasis Komoditi Unggulan dan Dukungan Sosial Politik Kamis (29/8) di aula Kampus Vokasi Unram Sondosia Bolo.
Kepala Bappeda Kabupaten Bima Drs. H. Muzakkir M.Sc Senin (26/8) mengatakan, seminar ini diharapkan bermanfaat sebagai rekomendasi kepada pemerintah daerah bagi pembangunan berkelanjutan dalam hal pengembangan ekonomi daerah.
“Forum ini juga merupakan wahana merumuskan peta konsep untuk memajukan komoditi unggulan daerah dan terbangunnya komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan kondisi sosial dan politik demi keterlibatan semua pihak dalam pembangunan”. Terangnya.
Dengan demikian jelas Muzakkir, dari pandangan dan kacamata analisa para ahli dari luar Pemerintah Daerah, yg diharapkan ada nilai obyektivitas, fair, proporsional dan terbuka.
Dari sisi pandangan orang luar ini semoga akan kita serap aspirasi murni dinamika yg berkembangan di tengah masyarakat sebagai bahan masukan perbaikan perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan daerah yang kita cintai.
Seminar sehari tersebut menghadirkan tiga orang akademisi yang yang menjadi narasumber yaitu Dr. Irwan Husain MP (akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Mataram) yang akan memaparkan materi Anatomi Potensi Wilayah Dalam Pembangunan Ekonomi Daerah yang Berbasis Unggulan.
Narasumber lainnya yaitu Dr. H. Darwis M.Si (akademisi Bima) yang akan mengulas Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam dalam Mengoptimalkan Pembangunan Ekonomi Kabupaten Bima dan Dr. Syarif Ahmad, SE, M.Si juga akademisi dari Bima yang memaparkan materi Sinergitas Peran Pemerintah, Masyarakat dan Dunia Usaha dalam Pembangunan Daerah Kabupaten Bima. Terang Muzakkir.
Para anggota DPRD, Kepala Perangkat daerah, Camat dan Kepala Desa diundang pada seminar ini, demikian halnya pengurus OKP dan PTS.
(//b//tkpd)

Tidak Mengenal Libur, Babinsa Woro Bersama Anggota KPH Sigap Bantu Atasi Karhutla

Kabupaten Bima. BimaNtika.Net –

Pada Hari Minggu 25 Agustus 2019 Babinsa Desa Woro Jajaran Anggota TNI Koramil 1608/02 Bolo Koptu Heriyanto bersama anggota KPH setempat menuju lokasi kebakaran hutan di pegunungan Desa Woro Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima tepatnya disebelah timur perkampungan Desa setempat dengan sigap menuju lokasi kebakaran sekitar pukul 18.00 Wita setelah mendapat informasi untuk memastikan titik hotspot disekitar lokasi kebakaran.

Sekretaris Desa Woro Zubair H.M. Said mengatakan kebakaran tersebut kemungkinan disebabkan karena adanya sisa api dari masyarakat yang mencari madu lebah dan untuk saat ini, api sudah bisa dipadamkan.

Sekretaris Desa Woro Zubair H.M. Said dalam hal tersebut juga memberikan bentuk rasa apresiasi terhadap langkah aparat TNI, Polri dan KPH maupun Pemerintah Daerah yang sigap dalam rangka penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan, dengan Hal tersebut dapat kita lihat bersama setelah terjadi kebakaran, Babinsa Pak Heriyanto bersama anggota KPH bersinergi tanpa mengenal waktu siang atau malam mereka menuju pada lokasi kebakaran untuk memadamkan api.

Sementara itu Dandim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra disela-sela kesibukannya memberikan sebuah bentuk apresiasi atas sinergitas dan kerjasama anggota satuan jajarannya dengan Polri bersama instansi terkait dan masyarakat desa setempat dalam upaya memadamkan titik api dilokasi kebakaran.

Lanjutnya, “Alhamdulillah, begitu adanya informasi terkait kebakaran tersebut, anggota Koramil bersama KPH langsung merespon dengan cepat untuk meminimalisir terhadap areal kebakaran sehingga tidak meluas ke posisi pada tempat yang lain,” ungkap Dandim.

Menurutnya, kondisi kemarau seperti ini harus disikapi secara bijak dengan bentuk harapan para pemilik lahan maupun pihak terkait memperhatikan kondisi terkini lahan maupun hutan dengan harapan tidak terulang kembali kebakaran yang sama seperti ini.

Selain itu, Dandim alumni Akmil 1999 tersebut juga mengajak instansi terkait untuk siaga terhadap Karhutla dan menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat dalam rangka untuk berhati-hati membakar sampah maupun membuang puntung rokok yang masih keadaan menyala yang dapat menimbulkan kebakaran yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Apabila ada bentuk tanda-tanda yang mencurigakan terkait dengan Karhutla, segera laporkan kepada aparat terdekat dan mengkoordinasikan dengan instansi terkait sehingga bisa meminimalisir areal kebakaran,” pungkasnya. (TIM)

Dukung Swasembada Garam, Pengurus Koperasi Diberi Pembinaan

Bimantika.net

  Untuk mengoptimalkan ikhtiar pemerintah daerah dalam mewujudkan swasembada garam, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri menginstruksikan  Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima beserta jajaran melakukan pembinaan kepada sejumlah kelompok petani dan koperasi garam.       
           Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir. Hj. Nurma M.Si memaparkan, sesuai arahan Bupati, salah satu prasyarat penting  terciptanya  swasembada garam rakyat yang berkualitas, bukan hanya ditunjukkan melalui peningkatan kualitas garam yang dihasilkan para petani di sentral produksi  yang yang tersebar pada beberapa kecamatan, tetapi juga diselaraskan dengan pembenahan kelembagaan koperasi petani garam.
       Untuk tujuan tersebut, dirinya dan beberapa pejabat terkait Minggu (25/8) memberikan pembinaan secara langsung para pengurus "Koperasi Lariti Jaya" Desa Soro Kecamatan Lambu yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus baru periode 2019 - 2020 di UPT Perikanan kecamatan Lambu.
       "Pembinaan para pengurus ditujukan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi petani garam. Sehingga ke depan koperasi ini diharapkan bisa berkiprah lebih maju dan mampu menjadi penopang ekonomi para anggota.  Pada saat yang sama juga mampu mengurai persoalan yang muncul di tingkat petani tambak. Misalnya,  dalam hal pemasaràn dan harga garam, pengelola koperasi mampu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjamin  perbaikan ekonomi, khususnya pendapatan petani garam".Terang Hj.Nurma.
        Terkait kemitraan antara petani dengan perusahaan pembeli garam, Nurma menjamin bahwa produk garam Bima mampu bersaing. "Kemitraan antara pihak perusahaan dengan para petani garam tidak usah diragukan karena yang jelas, dengam kualitas produksi garam kita  yang sesuai permintaan perusahaan akan mampu menembus pasar nasional. 
   Dirinya berharap koperasi Lariti Jaya akan mampu menjadi  penampung garam dalam rangka tunda jual. "Mari kita bangkit dengan semangat baru dalam rangka swasembada garam berkualitas". Tutup Hj. Nurma.

(TKPD)

Pemkab Bima Siapkan Asuransi Untuk Nelayan

Bimantika.net

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan & Perikanan dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima terus berupaya memberikan perlindungan kepada nelayan, baik yang tengah mencari nafkah di laut maupun yang berada di darat.

"Bupati Bima telah menginstruksikan kepada Kadis Kelautan dan Perikanan untuk memberikan perlindungan terhadap keselamatan nelayan pada saat mencari nafkah dilaut yang penuh resiko. Salah satunya melalui upaya mitigasi resiko dengan memberikan / menyiapkan anggaran asuransi bagi nelayan yang telah mempunyai kartu nelayan setiap tahunnya". Terang Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir.Hj. Nurma, M.Si Sabtu (24/8).

"Selama tiga tahun kepemimpinan Dinda-Dahlan, telah diakomodir premi asuransi bagi 3.000 nelayan yang bersumber dan dana APBN dan 2.500 orang nelayan yang bersumber dari dana APBD". Memasuki tahun anggaran 2019, telah diberikan asuransi kepada masing-masing 300 orang nelayan dengan besaran premi Rp.175 ribu per tahun". Terang Hj. Nurma.Dijelaskan Hj. Nurma, klaim santunan bagi nelayan yang mendapatkan musibah dibagi dalam tiga kategori dan hanya diberikan sekali.

"Bagi nelayan yang meninggal di laut saat melaut mencari ikan, akan mendapatkan santunan asuransi sebesar Rp. 200 juta Selanjutnya bagi nelayan meninggal karena sakit atau kecelakaan di darat akan mendapat santunan asuransi sebesar Rp.170 juta. Sementara bagi nelayan yang mengalami kecelakaan atau sakit, tapi tidak meninggal, maka akan mendapatkan biaya pengobatan sebesar Rp. 20 juta. Asuransi nelayan ini telah dirasakan manfaatnya oleh nelayan yang telah menjadi peserta, terbukti dengan banyaknya klaim pembayaran premi asuransi dan sudah 50 orang nelayan yang mengalami musibah menerima santunan setiap tahunnya. Mengingat besarnya manfaat asuransi ini, para nelayan diharapkan dapat meneruskan kepesertaan asuransi ini secara mandiri. Artinya, nelayan dapat memperpanjang keanggotaan dengan membayar sendiri premi di tahun-tahun berikutnya". Harap Nurma. Dijelaskan Nurma, hari ini Sabtu (24/8) Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengistruksikan Kadis Kelautan dan Perikanan untuk melakukan evaluasi bersama Asuransi Jasindo selaku mitra di Taman Kalaki Bima terkait seberapa besar nelayan telah mampu membayar secara mandiri kelanjutan premi tahun berikutnya. Dengan demikian akan dapat dipastikan besaran penganggaran bantuan asuransi nelayan tahun 2020 mendatang". Jelasnya.

(//tkpd)

Lokakarya Replikasi SID Hasilkan Sejumlah Rekomendasi

Bimantika.net

Hari Kedua Lokakarya Replikasi Sistem Informasi Desa (SID) Kabupaten Bima Jumat (23/8) di Gedung PKK Kabupaten Bima yang didukung oleh Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan ( KOMPAK) Bima menghasilkan beberapa Rencana Kegiatan Tindak Lanjut untuk menjamin keberlanjutan sejumlah rencana yang telah disusun para pegiat SID
Koordinator KOMPAK Bima Asrullah mengatakan para pegiat SID yang mengikuti lokakarya telah membahas kepastian operator SID pada 94 desa yang terlibat, mengalokasikan anggaran Bimtek Operator SID Tahun 2019.
Para pegiat SID juga menyepakati pelaksanaan Bimbingan Teknis SID yang bersumber dari dana APBDes. Para peserta juga sepakat untuk bersama-sama mendorong Pemerintah desa untuk menganggarkan kegiatan SID bagi seluruh Desa se-Kabupaten Bima pada tahun anggaran 2020 dan pengoperasian secara online aplikasi SID pada 191 desa yang ada.
Menurut Asrullah, diperlukan perjanjian kerjasama (PKS) pemanfaatan data kependudukan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan peningkatan koordinasi SID untuk menunjang tahapan verifikasi dan validasi Basis Data Terpadu (BDT).
Disamping pembentukan Forum Sistem Informasi Desa (FORSID), para peserta lokakarya menginisiasi peluncuran (launching) SID dan website (dashboard) kecamatan serta pelaksanaan lokakarya replikasi SID pada 94 desa yang belum mengikuti kegiatan.
Selain membahas rencana tindak lanjut kegiatan, para peserta juga menelaah rancangan Peraturan Bupati Bima tentang Sistem Informasi Desa (SID) yang ditujukan sebagai acuan dalam tata kelola informasi di tingkat desa yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk intervensi program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan, pengangguran, pendidikan, kesehatan dan sejumlah masalah sosial lainnya mulai dari tingkat desa Kecamatan maupun perangkat daerah.
(//tkpd)

Dinas Perindag Bekali IKM Pangan Dengan Teknis Manajemen

Bimantika.net

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bima melalui bidang perindustrian menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Usaha bagi 30 Industri Kecil Mikro (IKM) pangan yang tersebar pada beberapa kecamatan di Kabupaten Bima.
Kepala Bidang perindustrian Disperindag Kabupaten Bima Juraidin ST,. MT Jumat (23/8) menjelaskan bahwa Bimtek tersebut berlangsung selama 3 hari dari tanggal 22 sampai 24 Agustus 2019 di Hotel La Ila Kota Bima
Dijelaskan Juraidin, Bimtek ditujukan untuk mendukung perkembangan dan kemajuan IKM Pangan agar mampu bersaing dengan IKM daerah lainnya. “Disamping itu, Bimtek IKM ini diharapkan dapat memperkaya wawasan, pengetahuan dan ketrampilan pengelola IKM pangan khususnya aspek manajemen usaha yang baik”. Ungkap alumni S2 Teknologi Industri Unhas Makassar ini.
Dirinya berharap, pendampingan selama tiga hari tersebut dapat memberikan motivasi kepada para pelaku IKM pangan untuk terus meningkatkan produk dan menumbuhkan kembangkan jiwa kewirausahaan.
Untuk membekali para peserta, Dinas Perindag menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten yaitu Agus Salim,M.Si (Bappeda) tentang Kebijakan Perencanaan Industri Dalam Meningkatkan Perekonomian Daerah, Nur Hidayati, S.Si (Badan Standarisasi Nasional Indonesia Jakarta) mengulas Penerapan Standar Manajemen Keamanan Pangan Good Manufacturing Product (GMP), Yogi A. Baso,S.Si Apt (Loka POM Bima) tentang Keamanan Pangan , Prosedur Registrasi dan CEK KLIK BPOM.
Materi lainnya disajikan oleh Armiani, SE.M.Ak, akademisi STIE AMM Mataram / Mahasiswa Program Doktor UNAIR Surabaya dengan topik Menjadi Pebisnis Handal Bersama IKM Kreatif dan Sukses Lebih Cepat Bersama Produk Bersertifikat dan Berlabel Halal, Sri Muliati (Dinas Kesehatan), Cara Produksi Pangan yang Baik bagi Industri Rumah Tangga, Drs.Dahlan (Dinas Perindag Kab.Bima) tentang Kebijakan Program dan Kegiatan dan Erni Rahmawati, SE terkait Promosi dan Pemasaran.
(//tkpd)