Di Sambut Meriah, IDP di Sambut Kalungan Bunga Kuning Oleh Warga Kecamatan Woha

Bimantika.net
Kehadiran Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) disambut meriah oleh Warga Kecamatan Woha Kabupaten Bima pada hari ini Selasa (11/2/2020).
Hadirnya IDP ditengah tengah masyarakat Woha disambut juga dengan yel yel Lanjutkan Dua Periode dengan rata rata menggunakan kostum warna Kuning sebagai Simbol Warna Partai Golkar yang di ketuai oleh IDP sebagai Ketua DPD ll Partai Golkar.
Pada Kunjungan kerja yang dilakukan oleh IDP semata mata memberi solusi pembangunan sekaligus menyampaikan beberapa capaian capaian selama periode 2015_2020.
Ditengah kerumunan warga, Yel Yel Lanjutkan Dua Periode pun menggelora di lokasi kunjungan kerja. “Lanjutkan Dua Periode kami masih sangat mencintai Umi Dinda, dan kami siap menangkan Umi Dinda untuk Periode selanjutnya” ujar Warga.
Saat IDP menuju Lapangan Sepak bola Desa Kalampa Kecamatan Woha Kabupaten Bima, IDP di kalungi oleh Warga Sebuah Kalung Bunga yang berwarna Kuning.
Di lapangan tersebut IDP lakukan penutupan pertandingan sepakbola.
Usai lakukan penutupan sepakbola, IDP pada Bimantika.net menyebutkan bahwa dirinya turun kunjungan kerja semata mata melihat langsung dan menyerap secara langsung apa yang menjadi kehendak seluruh lapisan masyarakat. Saat di wawancara, IDP menyebutkan bahwa Insya Allah dengan turun kunjungan kerja tentu untuk memaksimalkan kinerja pemerintahan Kabupaten Bima kedepan sehingga dengan mudah menetapkan program program kerja yang berkelanjutan.
“Insya Allah dalam rangka akselarasi pembangunan itulah yang kita ikhtiarkan saat ini” demikian ujar IDP. (BNN_01)

Ketua BMD Sebut DPC Demokrat Tak Berhak buat Rekomendasi, Tunggu Keputusan DPP Baru Kampanye !!

Bimantika.net_Ketua BMD (Barisan Massa Demokrat, red) Kabupaten Bima Amirullah menyampaikan kondisi politik saat ini dengan beragam nya manuver manuver yang saling mengklaim bahwa Partai Demokrat yang mendapatkan empat kursi di parlemen telah di duduki oleh salah satu bakal calon Bupati. ‘saya tegaskan bahwa semua para bakal calon Bupati Bima utk periode 2020- 2025 yang mendaftarkan diri di partai yang berlambang MERCY lewat kantor DPC yang ada di kabupaten bima satupun belum ada yang di rekomendasikan oleh Partai, baik IDP_Dahlan maupun Safru -Ady karena rekomendasi tersebut bukan di keluarkan oleh DPC yang ada di kabupaten tapi itu tergantung sungguh dari DPD dan DPP yang ada di propinsi dan pusat” demikian tegas Ruma Rengge sapaan akrab Amirullah. Lanjutnya, Untuk saat sekarang Partai Besutan Jendral SBY tersebut secara partai atau pengurus partai belum bisa menentukan sikap secara partai untuk mendukung salah satu bakal calon Bupati, dan dirinya hanya bisa mengamati secara politik pergerakan pergerakan dari para bakal calon Bupati seperti IDP_Dahlan dan Safru – Ady.
“Saya melihat di IDP sendiri yang nota bene sudah merangkul banyak partai masih terlihat panik dengan melakukan manuver kunjungan kerja ke desa desa di delapan belas kecamatan yang ada, dan pada ujung nya saya sering melihat dan mendengarkan IDP meminta diri utk di pilih kembali menjadi Bupati utk periode selanjut nya dengan menyebutkan yel yel lanjutkan” Ujar Ruma Rengge.
Diakhir Kalimatnya Ruma Rengge nyatakan Silap Tegas, Siapapun yang di Rekomendasi oleh DPP Demokrat Itulah Pilihan Politiknya di Pilkada akhir tahun 2020 ini. (BNN_03)

Warga Bolo & Rade Madapangga Antusias Sambut IDP_Dahlan, Rakyat Ingin Dua Periode

Bimantika.net
Hari ini senin (10/2/2020) Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) lakukan kunjungan kerja di Beberapa Desa Kecamatan Madapangga, diantaranya Desa Bolo dan Desa Rade Kecamatan Madapangga.
Kehadiran IDP semata_mata kunjungan kerja sembari menyerap aspirasi arus bawah secara langsung. Namun rakyat arus bawah mengaitkannya dengan urusan Calon Bupati Bima, sehingga kedatangan IDP selalu di sambut yel yel Lanjutkan Dua Periode.
“Kedua Desa ini ribuan warga antusias sambut IDP sekaligus mengharapkan IDP Lanjutkan Dua Periode” Demikian Ujar Ketua Prodi Madapangga, Sudirman H. M. Amin.
Mando Sapaan akrabnya menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam pada seluruh masyarakat Desa Bolo dan Desa Rade yang sudah meluangkan waktunya untuk menjemput Kedatangan Umi Dinda. Karena itu adalah rasa cinta yang mendalam terhadap sosok IDP yang santun dan ramah.
“Saya sengaja Dukung IDP Dua Periode dengan alasan bahwa IDP Politisi yang santun dan bergaya familiar” ujarnya.
Senada dengan Mando, Salah Satu Relawan lainnya Mustakim, S. Hut pada Bimantika.net menyebutkan bahwa Dirinya di Pilkada Kabupaten Bima 2020 akan mendukung IDP secara totalitas.
“Kami siap menangkan Umi Dinda untuk dua periode di Kecamatan Madapangga” ungkap Mustakim.
Lanjutnya bahwa Umi Dinda masih dicintai oleh rakyat kalangan arus bawah sehingga tidak heran kalau antusias rakyat itu sendiri sangat besar.
Kelembutan dan kesantunan IDP adalah daya tarik tersendiri buat rakyat arus bawah sehingga sebagimanapun beredar issu issu negatif yang terkait dengn IDP, rakyat arus bawah tidak akan mudah mempercayainya.
“Rakyat Sudah Cerdas, rakyat tau mana figur yang benar benar mencintai rakyat, dan IDP adalah sosok yang di dambakan oleh Warga Arus bawah” Demikian ujar Mustakim. (BNN_01)

Dae Pasi Siap Menangkan IDP di Desa Rade Madapangga

Bimantika.net
Ketua Tim Gender IDP Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Ibu Pasi Hamzah saat di wawancara Bimantika.net pada Hari Sabtu (9/2/2020) menyatakan bahwa dirinya dan Seluruh tim Gender Siap memenangkan Umi Dinda untuk dua Periode.
Pemimpin seperti Umi Dinda adalah pemimpin yang selalu dirindukan oleh oleh arus bawah. “Kebaikan dan tutur katanya yang santun membuat kami tidak akan melupakan Umi Dinda” ujar Dae Pasi.
Dirinyapun mengungkapkan bahwa di Desa Rade Banyak karya nyata Umi Dinda yang dikenang oleh masyarakat sehingga masyarakat secara luas sulit untuk melupakannya.
Ditanya soal pembangunan apa saja yang sudah di laksanakan oleh Umi Dinda, dengan tegas menyatakan bahwa pembangunan jaringan air bersih, drainase dan irigasi serta rehabilitasi DAM untuk keperluan masyarakat banyak sudah dilakukan oleh Umi Dinda.
“Tinggal sekarang bagaimana untuk melanjutkan saja apabila belum tuntas sebelum sebelumnya” tegas Dae Pasi.
Dirinya tidak memiliki kepentingan apapun mendukung Umi Dinda, hanya saja karena melihat karya nyata yang sudah ditorehkan oleh Umi Dinda sehingga dirinya mengajak seluruh masyarakat Desa Rade Kecamatan Madapangga untuk memenangkan Umi Dinda dua Periode.
“Atas karya nyata Umi Dinda saya pribadi mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima agar memilih kembali Umi Dinda menjadi Bupati dua periode untuk melanjutkan segala bentuk pembangunan yang sebelumnya belum dituntaskan” demikian Ajak Dae Pasi. (BNN_01)

Sumarni Ajak Ibu Ibu Menangkan IDP di Dena Madapangga

Bimantika.net_Jelang kontestasi Pilkada Kabupaten Bima yang akan diselenggarakan pada September 2020 ini. Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE, (IDP) terus mendapat dukungan dari barbagai pihak, diantaranya dari Ketua Tim Gender Warga Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Sumarni, S. Pd bersama keluarga besarnya serta perwakilan Ibu Ibu di setiap RT warga Desa Dena siap mendukung Calon Bupati Petahana Hj. Indah Dhamayanti Puteri.SE untuk melanjutkan memimpin Kabupaten Bima Dua periode,

Menurut Sumarni, bahwa H.Indah Dhamayanti Puteri SE, adalah sosok perempuan yang Santun, Ramah dan tangguh, serta sebagai contoh bagi kaum perempuan akan kefigurannya.
“Kami sebagai perempuan yang berasal dari warga Desa Dena merasa bangga ada seorang perempuan yang pertama menjadi Bupati Bima di Indonesia Timur, Jadi sudah sepantasnya kami sesama jender atau perempuan siap memberikan dukungan dan suport terhadap IDP untuk melanjutkan Dua Periode,” demikian ujar Sumarni di kediamannya Sabtu malam, 8 Februari 2020.
Suma sapaanya menjelaskan, bahwa selama kepemimpinan Umi Dinda, banyak torehan program yang dicetuskannya yang menyentuh langsung masyarakat pada umumnya, salah satu pembuktiannya sekitar wilayah Kecamatan Madapangga terkait bentuk bantuan secara pribadinya maupun melalui program-program perkelompok oleh Umi Dinda, sangat membantu perekonomian masyarakat.

“Kami selaku kaum perempuan berasal dari warga Desa Dena siap memenangkan dan melanjutkan IDP Dua Periode, Karena pada dasarnya program-program IDP terbukti secara nyata dan tinggal dilanjutkan apa yang menjadi program kedepan,” tegasnya.

Ia pun berjanji akan mengajak Ibu Ibu Lainnya di Kabupaten Bima, ikut serta dalam rangka mendukung dan melanjutkan IDP Dua Periode.

“Sebagai kaum perempuan mari kita dukung IDP Dua Periode,” ajaknya. (BNN_01)

Di Bolo, Calon Bupati Nimran Komitmen Maksimalkan Potensi Unggulan Daerah

Bimantika.net_
Bakal Calon Bupati Kabupaten Bima, Nimran Abdurahman, SH, MH mengatakan pemimpin harus bisa memaksimalkan potensi unggulan daerah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Kabupaten Bima adalah salah satu daerah terkaya yang ada di Indonesia, sumber alamnya melimpah dan SDM, sarjana-sarjana kita juga banyak namun secara bersamaan pula daerah kita ini cukup jauh tertinggal dari daerah lainnya,” kata Nimran Abdurahman saat temu dan serap aspirasi masyarakat di Desa Timu, Kecematan Bolo, Kab. Bima, Jum’at, 7/2/2020.

Menurut mantan Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini, masalah utama kita di Kabupaten Bima lima tahun terakhir ini adalah pemanfaatan potensi alam itu tidak maksimal. Baik itu dibidang pertanian, peternakan, kelautan, dan pariwisata.

“Fakta hari ini Bima kita betul-betul amburadul, Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) nya tidak terurus, petani kita menjerit dan sarjana-sarjana kita pengangguran. Asli daerah kita tidak terurus,” tegas mantan Sekjen Badan Musyawarah Masyarakat Bima ini.

Oleh sebab itu, lanjut Nimran, Daerah kaya ini butuh pemimpin yang punya gagasan, punya inovasi jitu dalam memaksimalkan SDA dan SDM.

“Kita butuh sosok cerdas, #doundai yang mau bekerja dan berada ditengah masyarakat, melahirkan inovasi dalam rangka meningkatkan PAD. Dengan begitu, Bima maju, sejahtera, dan bermartabat dapat terwujud,” tutup Nimran Abdurahman. (BNN_01)

Warga Mbawa Donggo Sambut Meriah IDP, Harapkan Dua Periode

Bimantika.net_
Warga Donggo Merasa Memilki kedekatan spesial dengan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP). Terbukti rasa memiliki itu melalui apresiasi warga setempat saat IDP melakukan kunjungan kerja (Kunker) pada hari Jum’at (7/2/2020) ribuan warga setempat sambut penuh keakraban dan familar atas hadirnya IDP.
Warga pun menyambut yel yel Umi Dinda Dua Periode. Salah seorang warga setempat saat Bimantika.net melakukan liputan langsung menyatakan bahwa IDP adalah sosok yang mereka nilai dekat dengan mereka dan mereka dekat dengan IDP. “Kami akan tetap lanjutkan dua periode dengan Umi Dinda, karena Umi Dinda kami masih membutuhkannya” ujarnya.
Pada kesempatan Kunjungan Kerja itu, Bupati IDP memberikan pesan penting pada warga khususnya Desa Mbawa Kecamatan Donggo agar senantiasa menciptakan kondisi harmonis dan tetap terjaga tali silaturrahim antara yang satu dengan yang lainnya. “Mari kita ciptakan kondisi yang aman dan nyaman serta tetap satukan tekad dalam bingkai silaturrahim yang tak pernah terputus” ungkap IDP. (BNN_01)

Kunjungan IDP di Mbawa Donggo Di Sambut Meriah Warga Harapkan Dua Periode

Bimantika.net_
Warga Donggo Merasa Memilki kedekatan spesial dengan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP). Terbukti rasa memiliki itu melalui apresiasi warga setempat saat IDP melakukan kunjungan kerja (Kunker) pada hari Jum’at (7/2/2020) ribuan warga setempat sambut penuh keakraban dan familar atas hadirnya IDP.
Warga pun menyambut yel yel Umi Dinda Dua Periode. Salah seorang warga setempat saat Bimantika.net melakukan liputan langsung menyatakan bahwa IDP adalah sosok yang mereka nilai dekat dengan mereka dan mereka dekat dengan IDP. “Kami akan tetap lanjutkan dua periode dengan Umi Dinda, karena Umi Dinda kami masih membutuhkannya” ujarnya.
Pada kesempatan Kunjungan Kerja itu, Bupati IDP memberikan pesan penting pada warga khususnya Desa Mbawa Kecamatan Donggo agar senantiasa menciptakan kondisi harmonis dan tetap terjaga tali silaturrahim antara yang satu dengan yang lainnya. “Mari kita ciptakan kondisi yang aman dan nyaman serta tetap satukan tekad dalam bingkai silaturrahim yang tak pernah terputus” ungkap IDP. (BNN_01)

Komunitas Pengusung “Perubahan” Sape – Lambu menuju “Poros Baru”

Bimantika.net_ menyambut poros baru yang diprakarsai oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan mengusung putta terbaik Bima Timur yang juga kader terbaik PKS Firdaus, SH, MH dipadukan dengan Putra Terbaik Bima Barat Asli Kecamatan Donggo, H. Herman Alfa Edison (HAE) merubah konstalasi politik dan arah dukungan warga Bima timur, Demikian Ungkap MS pada Bimantika.net Jum’at (7/2/2020) menurutnya lahirnya Putra Sape sebagai salah satu kompotitor Bakal Calon Wakil Bupati dalam kancah Pilkada 2020 akhir-akhir telah merubah peta dan konstalasi politik di Wilayah Bima Timur Kabupaten Bima,, Hal ini terlihat dari sikap dan prilaku para komunitas Pengusung Gagasan Perubahan sudah mulai menurunkan ritme dalam melakukan sosialisasi dan konsolidasi. Pada prinsipnya mereka tetap konsisten dengan kata Perubahan, namun Perubahan itu bukan teruntuk kandidat wilayah lain, Namun Perubahan itu harus lahir dari Produk lokal yang merupakan representasi dari keterwakilan Wilayah Timur. Sampai keluar pernyataan dari para Komunitas pengusung Perubhan, “Buat apa menggaungkan Perubahan untuk orang lain, kalau memang Perubahan itu hadir dari Daerah kita sendiri, apalagi selama ini kita selalu dianggap sepele oleh wilayah-wilayah lain, masih lanjut pernyataan salah satu pemuda Bima Timur, Selama ini kita selalu mengekor dan diketerbelakangkan, padalah pemilih Bima Timur jauh lebih besar dibanding wilayah lain di Kabupaten Bima ini, berbicara potensi Sumber Daya Manusia jg tidak diragukan lagi, Lantas apa yg membuat kita harus mendukung yg lain Kalo perubahan itu bisa hadir dari Produk Wilayah Timur. Menutup komentarnya dengan slogan “Perubahan harus di mulai dari Ufuk Timur sebagai Pintu masuk Islam, Salam Perubahan untuk Poros Baru” tegasnya (BNN_01)

Pro Kontra Wanita Sebagai Pemimpin, Hanya Kepentingan Pilkada

Oleh : Fen Ncera
Aktifis Angkatan Muda Muhammadiyah “AMM”

Bimantika.net_Dalam pandangan saya bahwa kiprah politik perempuan di ranah publik agaknya masih belum dapat dilepaskan dari pro dan kontra. Kepemimpinan perempuan, khususnya jabatan politik, masih menjadi sesuatu yang “debatable”.

Dalam negara demokrasi seperti Indonesia sudah seyogyanya perempuan mempunyai kedudukan dan hak yang sama dalam membangun bangsa sebagaimana yang tercantum dalam UUD 1945.

Pemberdayaan dan pendidikan dalam dimensi apa pun bagi perempuan adalah suatu keharusan. Dalam partisipasi di ruang publik segala macam hambatan yang dikhawatirkan dapat meminimalisir peran dan kiprah perempuan untuk mengaktualisasikan diri seharusnya direformasi total.

Dalam realitanya ideologi, psikologi, dan minimnya sumber daya manusia perempuan kerap dijadikan senjata ampuh untuk menyerang eksistensi perempuan di ranah publik. Padahal, dari sisi ideologis, misalnya, tidak ada satu pun dalil yang bisa menjadi landasan kuat melarang kiprah politik perempuan.

Bahkan, dalam pandangan Islam, hal-hal yang berkaitan dengan hak-hak politik perempuan tertera dalam Al Quran, di antaranya pada surat At-Taubah: 71, yaitu: “Orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh untuk mengerjakan yang maruf, mencegah yang munkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah.”

Secara aktualisasi saya bahwa ayat di atas mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk bekerja sama dalam berbagai bidang kehidupan. Serta melakukan kegiatan-kegiatan konstruktif. Di samping itu, sejarah Islam pun menunjukkan betapa urgennya peran perempuan di ruang publik.

Oleh karena itu, tidak heran saat itu banyak didapati kaum perempuan yang berani menyatakan sikap dalam sistem pemerintahan. Tidak berbeda dalam konteks kewarganegaraan perempuan memiliki hak dan kewajiban yang dapat ditinjau dari tiga aspek.

Pertama, dalam tataran individu semua kaum perempuan berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, pendidikan berkualitas, perekonomian yang memadai, dan jaminan pendidikan keagamaan.

Kedua, sebagai warga masyarakat, perempuan dan laki-laki berhak mendapatkan akses, manfaat, kontrol, dan partisipasi tehadap sumber daya dan informasi, dan mempunyai hak dan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam proses manajemen pembangunan.

Ketiga, dalam konteks hak dan kewajiban sebagai warga negara, perempuan berhak untuk memilih dan dipilih, berbicara, berserikat, berusaha, dan memperoleh perlindungan hukum.

Tak kalah menarik adalah banyaknya artis-artis cantik terjun sebagai politisi dadakan untuk duduk menjadi anggota legislatif (caleg). Wajahnya yang ayu, bisa saja memukau para pemilih pemula dan manula. Sah-sah saja artis menjadi caleg. Bupati wakil bupati wali kota wakil wali kota gubernur wakil gubernur dan setingkat pusatpun boleh .

Saya mengatakan yang akan memilih adalah rakyat. Kalau politisi tulen berkualitas tentu sang artis akan kalah perolehan suaranya. Namun, kalau mereka tak bisa memperjuangkan aspirasi rakyat, jangan salahkan kalau pilihan berpaling.

Rakyat selalu butuh alternatif baru. Kalau penggantinya tak lebih baik cari pilihan lainnya. Begitu terus-menerus. Kita memang tak selalu puas dengan apa yang sudah dimiliki. Jadi para perempuan tetaplah berjuang dalam berpolitik untuk memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Sayangnya, sampai saat ini jumlah perempuan yang menjadi wakil rakyat belum begitu banyak.

Perempuan hebat di Indonesia beragama islam yaitu :

1.Wali kota Surabaya
2..Bupati Bima
3.Bupati Bekasi Jawa Barat
4.Wakil Gunernur NTB
5.18 Wanita menjadi Kepala Daerah Di Indonesia pada pilkada 2018 .

Dalam hal ini menjadi bukti bahawasaNya perempuan nemiliki hak menjadi kepala daerah sesaui UU 1945 ini tidak bisa kita klaim .yang penting di dukung oleh mayorotas Islam dan Non Islam karna hiduo ini saling TOLERANSI antara sesama agama .

Dalam pandangan saya itu bahwa politisi perempuan diharapkan bisa memberi sentuhan kelembutan dalam politik agar kehidupan politik jadi damai dan santun. Tak perlu anarkisme. Kehadiran perempuan tentu akan membuat kehidupan politik semakin bergairah dan penuh dinamika dalam kehidupan demokrasi.

Banyak oknum oknum elite Politik menggunakan ayat ayat Allah dan hadis Rasulullah Saw untuk menjadi sebagai kepentingan Politik atau haus kekuasaan dan menajdi legalitas dalam pertarungan Politik di negeri ini.banya oknum yang tidak paham terkait sejarah islam yang sebenarNya maupun masih ngawur untuk menggunakan ayat tersebut padahal itu belum ada dalil yang kuat.