Pemkab Bima Gelar Rakor Antisipasi Merebaknya Covid 19

Bimantika.net – Persoalan virus Covid 19 atau Corona Masih menjadi perhatian dunia juga Indonesia, Demikian pula di NTB. Masing-masing Kabupaten dan Kota mengambil langkah aman, menindak lanjuti instruksi Presiden dan Gubernur , Kabupaten Bima pun tidak tinggal diam.

Mengantisipasi merebaknya Virus memantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Camat, UPTD Dikbudpora, UPT Puskesmas se-Kabupaten Bima, Selasa, 17 Maret 2020, di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Ikut hadir pada Rakor tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Bima Drs. HM Taufik HAK, Kalak BPBD Kabupaten Bima, Dirut RSUD Bima, Kadikes dan Kadis Dikbudpora Kabupaten Bima.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE menyatakan, Rakor tersebut sebagai tindaklanjut hasil Rakor dengan Gubernur NTB, beberapa waktu lalu, di Mataram.

Menyikapi perkembangan penanganan wabah virus Covid 19 atau Corona. Tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi sudah merebak pada tingkat dunia.

‘’Hasil Rakor dengan Gubernur, telah disepakati akan membatasi penyebaran virus ini. Keputusan untuk meliburkan siswa. Tentunya seluruh Kabupaten dan Kota se NTB akan melaksanakan instruksi ini,’’ujar Bupati melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma AP, Selasa. 

Kabupaten Bima, kata dia, sebagai pintu Gerbang   NTB dari Wilayah Timur, tentunya akan sangat serius memantau dan melakukan sosialisasi hingga ke desa  dan kecamatan. Semua perangkat Kesehatan, pendidikan dibantu Muspika diharapkan dapat membantu.

Menurut Bupati, kata Chandra,  kita tidak bisa menganggap sepele dengan belum ditemukannya pasien yang terindikasi mengindap virus tersebut. Kejadian yang sudah mendunia ini wajib kita mewaspadai, batasi diri dan memastikan aman disetiap pintu masuk ke daerah.

Bupati berharap hasil rapat dapat disosialisasikan para Camat, UPT Kesehatan, UPT Dikbudpora dan Muspika, kepada masyarakat di masing-masing kecamatan.

Karena kata beliau menurut Bupati, Kabupaten Bima termasuk tiga besar di NTB yang mengirimkan Tenaga Kerja ke luar Negeri, laki-laki maupun wanita.

 ‘’Kita tetap memberikan rasa aman di tengah-tengah masyarakat. Berdayakan tenaga-tenaga kesehatan di masing-masing kecamatan dan desa untuk mengkampanyekan pola hidup sehat. Upaya pencegahan yang perlu kita kedepankan,’’lanjutnya.

Terhadap Dinas Kesehatan, agar segera melaksanakan Foging, sesuai kondisi dan keadaan yang terjadi. Selain wabah Corona yang perlu diantisipasi adalah  Deman berdarah.

Bagaimana dengan Pendidikan?, dikatakan Chandra, pemerintah meliburkan siswa dan siswi selama 14 hari kedepan. Guru dan wali kelas dapat memberikan tugas yang akan mereka kerjakan di rumah. 

“Kepala sekolah dan KUPT diharapkan dapat berkomunikasi dengan baik kepada para Komite. Sehingga dapat diketahui sistem pembelajaran pada kondisi yang sedang dihadapi,” ucapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah menghimbau agar tetap berdoa dan berdzikir pada masjid-masjid dan musholla. Agar kita semua segera keluar dari permasalahan ini.

“Apa yang dilakukan di daerah merupakan bagian dari upaya kita, bahwa indonesia mampu melewati keadaan  dengan baik,” pungkasnya. (Yadin/BNN_03)

Hasil Survey Indo Data, IDP Tertinggi, Nimran Abdurrahman Masuk Tiga Besar

Bimantika.net
Hasil survey yang dilakukan oleh lembaga Survey Indo Data Jakarta terhadap pilkada Kabupaten Bima, memberikan gambaran awal bahwa dalam survey tersebut mereka lakukan bukan karena dibayar oleh salah satu kandidat melainkan secara independent yang tingkat akurasinya bisa dipertanggung jawabkan secar ilmiah.
“Insya Allah kami lakukan dengan metodelogi ilmiah dan tentunya bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah pula atas hasil yang kami publikasihkan” demikian ungkap Direktur Eksekutif Indodata Jakarta, Danis TS Wahidin, S. Ip, M. Ip melaii saluran WhatsApp nya pada redaksi Bimantika.net (16/3/2020).

Lanjut Danis, Pada tahun 2020, 270 daerah akan melaksanakan pilkada untuk melanjutkan sirkulasi demokratisasi lokal di Indonesia. Kabupaten Bima merupakan salah satu wilayah sentral di wilayah Indonesia Timur yang menariik untuk dicermati.

Indodata telah melakukan survei pada tanggal 1 Maret – 14 Maret 2020 dengan metode multy stage random sampling pada 400 responden yang tersebar pada 18 Kecamatan dengan mengambil 10 responden pada setiap desa, responden terdiri dari 50% perempuan dan 50% laki-laki, dengan margin error sebesar 4,9%.

Masih Menurut Danis, Hasil survei pada pilkada Kabupaten Bima ini memperlihatan hasil temuan-temuan sebagai berikut :
Tingkat kepuasan publik terhadap incumbent masih rendah
Namun incumbet masih memiliki potensi yang kuat dengan tingkat popularitas, akseptabilitas, elektabilitas yang tinggi
Tokoh-tokoh Kabupaten Bima yang berpotensi menjadi kepala daerah adalah Indah Damayanti Putri 24,5%, Adi Mahyudi 11.50%, Nimran Abdurahman 5,75%, Dahlan M. Nur 5,25%, M. Aminurlah 4,25%, Syafrudin 1,25%, Herman 1,00%, dr. Irfan 1,00% dan kandidat lainnya memiliki elektabilitas dibawah 1,00%
Pemilih mengambang masih sangat tinggi, sehingga tinggkat perubahannya bisa mencapai lebih dari 90%

“Demikian hasil survei ini kami sampaikan semoga dapat dipahami sebagaimana adanya” ungkap Danis. (BNN_01)

Emak_Emak Desa Mpuri Madapangga Siap Menangkan IDP

Bimantika.net
Salah satu organ relawan Calon Bupati Petahana, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) yakni Gender IDP, terus lakukan konsolidasi secara massif di arus bawah.

Gender IDP Kecamatan Madapangga, di bawah Komando Sumarni, S. Pd melakukan konsolidasi di Desa Mpuri Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Pada Kesempatan itu, Sumarni menyebutkan bahwa dirinya selaku ketua Gender Kecamatan Madapangga akan selalu koordinasi dengan seluruh Gender IDP yang ada di wilayah Madapangga hingga berjuang bersama memenangkan IDP dua Periode.

“Insya Allah dengan kebersamaan kami Kaum Perempuan di Madapangga, maka IDP akan memenangkan pertarungan di Madapangga” ungkap Sumarni.

Masih menurut Sumarni, bahwa dirinya kemarin melakukan rapat koordinasi dengan ibu ibu yang ada di Desa Mpuri dengan agenda pembentukan struktur Gender IDP desa setempat. “Dan alhamdulillah Ibu Ibu di Desa Mpuri katanya siap memenangkan Umi Dinda yang mereka nilai adalah Wanita hebat dan tangguh dalam berpolitik” ujarnya.

Sumarni melanjutkan bahwa Kaum Perempuan di Madapangga memiliki pandangan tersendiri pada kepribadian Umi Dinda. Dan mereka yakin bahwa Umi Dinda adalah contoh politisi perempuan yang sangat santun dalam bertutur kata serta menjadikan mereka sebagai contoh betapa kaum Ibu itu penting dalam urusan politik.

“Kharismatik nya Umi Dinda menjadikan kaum ibu ibu di Madapangga menjadikan Umi Dinda sang idola bagi kaum ibu ibu itu sendiri” ujar Sumarni. (/YadinBNN_03)

Emak_Emak Desa Mpuri Madapangga Siap Menangkan IDP 2 Periode

Bimantika.net
Salah satu organ relawan Calon Bupati Petahana, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) yakni Gender IDP, terus lakukan konsolidasi secara massif di arus bawah.

Gender IDP Kecamatan Madapangga, di bawah Komando Sumarni, S. Pd melakukan konsolidasi di Desa Mpuri Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Pada Kesempatan itu, Sumarni menyebutkan bahwa dirinya selaku ketua Gender Kecamatan Madapangga akan selalu koordinasi dengan seluruh Gender IDP yang ada di wilayah Madapangga hingga berjuang bersama memenangkan IDP dua Periode.

“Insya Allah dengan kebersamaan kami Kaum Perempuan di Madapangga, maka IDP akan memenangkan pertarungan di Madapangga” ungkap Sumarni.

Masih menurut Sumarni, bahwa dirinya kemarin melakukan rapat koordinasi dengan ibu ibu yang ada di Desa Mpuri dengan agenda pembentukan struktur Gender IDP desa setempat. “Dan alhamdulillah Ibu Ibu di Desa Mpuri katanya siap memenangkan Umi Dinda yang mereka nilai adalah Wanita hebat dan tangguh dalam berpolitik” ujarnya.

Sumarni melanjutkan bahwa Kaum Perempuan di Madapangga memiliki pandangan tersendiri pada kepribadian Umi Dinda. Dan mereka yakin bahwa Umi Dinda adalah contoh politisi perempuan yang sangat santun dalam bertutur kata serta menjadikan mereka sebagai contoh betapa kaum Ibu itu penting dalam urusan politik.

“Kharismatik nya Umi Dinda menjadikan kaum ibu ibu di Madapangga menjadikan Umi Dinda sang idola bagi kaum ibu ibu itu sendiri” ujar Sumarni. (/YadinBNN_03)

Brigade Muda IDP Desa Jia Sape, Siap Berjuang dan Menangkan IDP

Bimantika.net
Brigade Muda IDP dibawah Komando Muhsin, SH terus melangkah maju lakukan koordinasi dan konsolidasi hingga arus bawah. Brigade Muda IDP adalah relawan khusus yang mendukung Calon Bupati Petahana di Pilkada Kabupaten Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.

Rigen sapaan akrab Muhsin, SH pada Bimantika.net menyebutkan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk memenangkan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang dinilainya telah mampu memberikan pelayanan terbaik selama dilantik menjadi Bupati Bima awal tahun 2016 lalu.

“Saya secara pribadi tentu akan berjuang keras memenangkan Umi Dinda di pilkada Kabupaten Bima akhir tahun 2020 ini karna Umi Dinda adalah figur terbaik saat ini yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Bima” ungkap Rigen.

Kali ini Rigen melakukan pembentukan tim Brigade Muda IDP Desa Jia Kecamatan Sape Kabupaten Bima yang di bawah komando saudara SUDIRMAN selaku Ketua Brigade Muda IDP Desa Jia.

Menurut Rigen, Brigade Muda IDP yang dikendalikannya akan melakukan konsolidasi di seluruh desa se Kabupaten Bima karena itulah dirinya setiap saat lakukan kunjungan ke desa desa dalam rangka koordinasi sekaligus pembentukan Tim Desa.

Pada Bimantika.net, Sudirman menjelaskan bahwa dirinya akan bersama sama elemen muda lainnya di desa ia tempat tinggal untuk memenangkan Umi Dinda melanjutkan Kepemimpinannya Dua Periode.

“Kami dan elemen pemuda yang tergabung dalam Brigade Muda IDP khusus desa Jia Siap Berjuang untuk memenangkan Umi Dinda dua Periode” demikian Tegasnya. (BNN_01)

Bhakti Riil IDP_Dahlan, Pembangunan Perpustakaan Rp. 8,6 M di Luncurkan

Bimantika.net
Pemerintah Kabupaten Bima, melaunching Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah, Kamis, 12 Maret 2020, di aula Rapat Utama, Kantor Bupati Bima.

Launching Perpustakaan senilai Rp 8,6 Miliar itu ditandai dengan pemukulan Gong oleh Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM Noer, didampingi Kepala Perpustakaan Nasional RI, Drs. Muhammad Syarif Bando MM, Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Kepala Perpustakaan Wilayah NTB.

Usai Launcing, kegiatan yang dihadiri Camat, Kades dan pegiat Lirerasi itu, langsung dilanjutkan dengan Sosialisasi Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial lingkup Kabupaten Bima.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma, AP, mengatakan, dalam sambutanya Bupati Umi Dinda, menyampaikan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI. 
Telah mempercayai Pemkab Bima, untuk membangun Perpustakaan dengan dana yang cukup besar.

‘’Saya yakin, kenapa di pilih Bima, karena melihat giat Literasi di Kabupaten Bima. Munculnya komunitas  penggiat literasi  menciptakan ruang baca publik di mulai dari tingkat bawah,’’ucap Bupati, ditirukan Kabag Chandra.

Sementara itu Kepala Perpustakaan Nasional RI, Drs. Muhhamad Syarif Bando MM, mengatakan, keberadaan Perpustakaan di tingkat desa dan kelurahan sangat penting. Karena dapat mengakses informasi yang bersifat ilmu pengetahuan, hiburan, rekreasi dan ibadah yang merupakan kebutuhan hakiki manusia.

Dijelaskan Syarif, Undang-undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Sebagai tindak lanjut Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Perpustakaan ditetapkan sebagai urusan wajib non pelayanan dasar.
Wajib menyediakan layanan Perpustakaan sesuai kemajuan teknologi informasi dan komunikasi juga kebutuhan masyarakat.

“Atas dasar itu Perpusnas didukung Bappenas memprogramkan transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial,”ujarnya.

Selain dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, H. Manggaukang Raba, dihadiri pula oleh Kepala Perpustakaan Kota Bima, H. Mahfud, MPd, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bima, H. Asrarudin SH, MPd, dan Kepala Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Dompu, Rohyani SH. (Yadin/03)

Emak_Emak Desa Woro Madapangga Siap Menangkan IDP

Bimantika.net
Ketua Gender IDP Kecamatan Madapangga, Sumarni. S,Pd gencar lakukan silaturrahim dari desa ke desa se Kecamatan Madapangga.
Dirinya bersama tim Gender IDP Kecamatan Madapangga (11/3/ 2020) kembali menggelar kegiatan dalam rangka melakukan silaturrahmi dengan warga desa woro sekaligus pembentukan tim gender IDP desa woro.

Sumarni saat dikonfirmasi media ini menjelaskan kegiatan silaturrahim dan pembentukan tim gender atau koordinator di desa woro berdasarkan jadwal dari hasil rapat bersama dengan anggota tim gender IDP kecamatan madapangga pada pekan lalu yang mengamantkan dirinya membentuk tim gender Desa dan pemantapan tim guna menyatukan kesepahaman antara Tim Kecamatan dengan Tim Gender Desa Se Kecamatan Madapangga bagaimana meraih suara IDP sebanyak-banyaknya.

Di Desa Woro Kecamatan Madapangga, Sumarni merasa sangat bangga dan terharu bersama tim gender kecamatan madapangga lainnya dengan bentuk sambutan hangat penuh kekeluargaan dari ibu ibu warga desa woro tersebut.

Pada kesempatan itu, Ketua Tim Gender Desa Woro, Fatmah diangkat jadi Ketua Tim sip memenangkan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) karena menurut Gender Desa Woro Madapangga ini, IDP memiliki Kharismatik dihadapan rakyak khususnya Kaum Emak enak yang bergabung dalam Gender IDP Desa Woro..

“Kami mengajak Relawan dan Simpatisan serta tim yang telah terbentuk agar sama sama berjuang dengan niat tulus dan ikhlas untuk mengantarkan IDP menjadi Bupati Bima Dua Periode” Demikian Ungkap Sumarni. (Yadin/03)

IDP_Dahlan Menyapa Langgudu, Warga Teriak Lanjutkan Dua Periode

Bimantika.net
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM. Noer, M. Pd, adalah pemimpin yang dekat dan dicintai masyarakat, khususnya Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, hal itu dibuktikan antusias masyarakat menyambut kunjungan kerja Pemda Bima pada 6 desa Rabu, (11/3).

Kehadiran Bupati, Wakil Bupati Bima serta beberapa kepala OPD lingkup Pemkab Bima, disamput antusias Pemerintah Desa dan masyarakat, masyarakat berjejeran demi berjabat salam dengan pemimpin yang dipilih oleh rakyat Kabupaten Bima tahun 2015 silam sembari meneriakkan yel_yel Lanjutkan Umi Dinda_Baba Leo Dua Periode.

“Penyambutan seperti ini adalah bentuk ekspresi kami di desa Laju, kedekatan kami dengan Bupati dan Wakil Bupati Bima terbangun sejak dulu, makanya kami cinta terhadap pemimpin,” jelas Ramlah salah satu warga desa Laju.

Hal yang sama disampaikan Bahtiar, warga desa Waworada, Kecamatan Langgudu, menurut dia, dalam hadis nabi, saat perang sekalipun, kalau musuh datang ke rumah lawan, harus disambut dan diberlakukan dengan baik, apalagi kepala daerah yang datang. 

“Kehadiran pemimpin adalah harapan bagi semua masyarakat, sebagai masyarakat, kita harus menunjukan sikap dan perilaku baik dalam menyambut, bukan sebaliknya,” katanya.

Bahtiar mengajak seluruh masyarakat, untuk menunjukan sikap ramah dalam menyambut pemimpin, dia mengakui, Wakil Bupati asal Langgudu, baik buruknya wajib dicintai masyarakat. 

“Tidak ada manusia sempurna, keberhasilan membangun daerah tidak bisa diwujudkan dalam waktu sekejap oleh Pemimpin, ada proses dan kerja sama yang kuat, kami mendukung program pembangunan berbagai bidang kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Seperti biasa, Bupati dan wakil Bupati Bima bertatap muka dengan perwakilan masyarakat untuk menyerap aspirasi, dan menyerahkan bantuan mendasar ke masyarakat. 

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, mengapresiasi kepada masyaralat Langgudu, atas penyambutan kehadiran Pemda Bima melakukan kunjungan kerja, hal seperti ini mungisyaratkan kedekatan masyarakat dengan pemimpin. 

“penyambutan yang antusias seperti ini menandakan eratnya hubungan silaturahim dengan masyarakat yang diayominya pemimpin,” imbuhnya.

Bupati berharap agar selalu menunjukan loyalitas terhadap pemimpin dengan mendukung setiap program pembangunan yang ada di desa, jelas Bupati Bima saat di desa Karumbu. (BNN_03)

IDP_Dahlan Segera Bangun Masjid Agung Kebanggaan Ummat Islam

Bimantika.net
Masyarakt Kabupaten Bima, bisa berbangga hati. Pasalnya, dalam waktu dekat akan segera memiliki Masjid Agung, yang akan dibangun di Desa Godo, Kecamatan Woha, Kompleks Kantor Bupati Bima.

Komitmen Pemerintahan IDP_Dahlan menghadirkan sarana dan prasarana juga tempat ibadah itu, tak pernah berhenti.

Rabu (11/3/2020) dilakukan penandatanganan kontrak tahun jamak, pembangunan Masjid Agung Bima (MAB), di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bima. Yang melakukan tanda tangan kontrak tersebut adalah Kabid Cipta Karya selaku PPK dan Direktur Cabang PT Brahmakerta Adiwira KSO dengan PT Budi Mas. Dengan mengetahui Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bima.  

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, menyatakan, Sekda Bima Drs. H M Taufik HAK M.Si, dalam arahan meminta agar Direktur PT Pelaksana dapat bekerja dengan serius dan benar, sesuai RAB dan Gambar Desain.

Kemudian pada PPK, kata dia, tim Pengawas dan Konsultan Pengawas dapat mengawasi pekerjaan dengan serius. Karena, katanya Sekda, pekerjaan yang berat itu, membutuhkan kekuatan bersama.

Membangun masjid, adalah kesempatan untuk beramal, walaupun tantangan selalu ada.

‘’Apalagi sekarang tahun politik. Tahun transisi, dari anggaran pun masih harus diperjuangkan lagi ke Pusat atau ke Provinsi. Untuk memyempurkan pekerjaan yang belum tersedia di anggaran 2020 dan 2021,’’ujar Sekda.

Dijelaskan Kabag Chandra, Sekda meminta, tim penyedia, konsultan, pengawas PPK dan tim teknis, bisa menjawab tuntutan masyarakat Bima yang menghendaki bahwa pekerjaan itu diselesaikan dengan baik.
Kabid Cipa Karya, Syarifudin J.Ndae, ST.MT, mengaku, proses penandatanganan Kontrak itu sendiri, dilakukan setelah diaudit oleh Tim Audit Inspektorat bekerjasama dengan BPKP Provinsi NTB.

Namun sebelumnya, telah dilalui pula tahapan audit, dari audit proses persiapan, audit proses perencanaan, audit proses pemilihan, proses penunjuk penyedia dan audit dokumen kontrak.

‘’Proses audit ini, akan diteruskan sampai penyerahan hasil pekerjaan (PHO),’’ungkap Syarifudin.

Adapun total anggaran Rp. 78 Miliar. Untuk tahun 2020 anggarannya mencapai Rp. 35 Miliar dan tahun 2021 Rp. 43, 02 Miliar.

Pembangunan akan dilaksanakan oleh PT. Brahmakerta Adiwira KSO dengan PT. BUDI MAS selama 547 hari. Mereka akan mulai bekerja sejak dilakukan penandatanganan kontrak hingga 11 September 2021.

Menurut Kabid Syarifudin, sosialisasi akan di laksanakan Kamis, 12 Maret 2020 di Kantor Dinas Perkim. Akan diundang sedikitnya 120 orang, meliputi semua Camat, Kepala Desa se Kecamatan Woha, BPD penyedia peneliti kontrak dan tim audit Inspektorat. (BNN_01) 

Soal Patung, Bupati IDP Sudah Keluarkan Surat Edaran Penting

Bimantika.net
Adanya urusan Patung Budha di Wane yang membuat reaksi warga, hingga puluhan warga melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Buapti Bima, mendapat perhatian dari Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP)

Sebelunya, polemik patung di Dusun Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima menyikapi dan telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Forkopimda, Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Bima, Kemenag Kabupaten Bima, Forum Kemunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bima serta dengan melibatkan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.

Pemerintah Kabupaten Bima dengan mengacu pada ketentuan regulasi dan peraturan perundangundangan yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia serta dengan memperhatikan rekomendasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima dengan Nomor 450/88/DPRD/2020, Tanggal 2 Maret 2020 lalu.

Perihal dalam surat itu yakni Permasalahan Patung di Dusun Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta dan Pokok-pokok Pikiran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bima serta dalam rangka memelihara kerukunan kehidupan umat beragama dan meningkatkan toleransi sosial agar dapat bersinergi dengan visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Bima, Maka Pemerintah Kabupaten Bima telah mengeluarkan instruksi Bupati Bima Nomor 1 tahun 2020 tentang Pengawasan Pembangunan Bidang Pariwisata.
Instruksi Bupati Bima itu ditujukan kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bima, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Bima, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Camat Monta dengan tiga hal.

“Pada surat itu ada tiga poin, yang pertama isinya itu adalah Memberitahukan kepada pemilik lahan (Lokasi Patung red) yang berada di Dusan Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta untuk melakukan Pemagaran, terus yang kedua untuk Melakukan pengawasan dan melaporkan perkembangan pelaksanaan pemagaran lahan (Lokasi Patung) dan yang ketiga setiap pembangunan dan pengembangan untuk Kepariwisataan khususnya pembangunan Hotel dan Vila, agar selaraskan dengan budaya lokal dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan Instruksi ini ditetapkan pada tanggal 6 Maret 2020 lalu.” Ujar Bupati Bima melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap pada hari selasa (10/03/20).

Lanjut Chandra, Bupati Bima menghimbau, kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga keharmonisan dan kerukunan diantara ummat beragama.’’Mari kita jaga kondusifitas keamanan dan ketertiban yang telah kita bangun selama ini dan mari kita menjadi corong yang selalu menyampaikan kebaikan serta menciptakan kesejukan ditengah masyarakat dan menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan bagi sebagian masyarakat lainya,’’ ungkap Chandra. (BNN_01)