Antisipasi Covid 19, KPU Tunda Pelantikan PPS dan Tiga Tahapan Lainnya

Bimantika.net_ Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima memutuskan menunda agenda tahapan pelantikan 573 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) sekaligus masa kerjanya di 191 desa dan 18 Kecamatan yang dijadwalkan serentak hari ini, Minggu (22/3).

Ketua KPU Kabupaten Bima Imran menjelaskan, penundaan agenda pelantikan Anggota PPS dilakukan terpaksa dilakukan kendati semua persiapan sudah rampung. Hal ini sebagai upaya pencegahan penyebaran serta mengurangi resiko penularan virus corona (Covid 19) yang semakin menguatirkan dan telah ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO.

Penundaan ini terangnya, mengacu pada Keputusan KPU RI Nomor 179 Tahun 2020 dan SE KPU RI Nomor 8 Tahun 2020 tertanggal 22 Maret 2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.
Selain agenda pelantikan PPS lanjutnya, tahapan lain yang juga ditunda berdasarkan Keputusan dan SE KPU RI tersebut yakni tahapan Verifikasi Syarat Dukungan Calon Perseorangan, Pembentukan PPDP dan Pelaksanakan Coklit serta Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih.

“Terkait dengan keputusan penundaan ini, kami sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Bima dan pihak-pihak terkait. Perlu diketahui bahwa penundaan ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Bima melainkan semua daerah yang melaksanakan pemilihan,” jelas Imran.

Jika mencermati tahapan yang ditunda sambungnya, diperkirakan penundaan akan berlangsung hingga Mei 2020 mendatang. Untuk memastikan hal ini, KPU Kabupaten Bima tentu akan menunggu aturan dan instruksi lebih lanjut dari KPU Provinsi dan KPU RI.

“Pada prinsipnya, kami di daerah hanya melaksanakan apa yang sudah diputuskan KPU RI. Apabila ada perubahan atau informasi lebih lanjut tentu akan kami sampaikan kembali kepada semua pihak di Kabupaten Bima,” tegasnya.

Imran mengingatkan kepada seluruh jajaran KPU Kabupaten Bima, di lingkup sekretariat, PPK dan Sekretariat dan PPS di 191 desa untuk tetap mengindahkan protokoler pencegahan penularan covid 19 yang disampaikan pemerintah.

“Untuk sementara hindari berkumpul ramai-ramai (social distancing), bepergian ke luar daerah atau luar negeri, kontak dan bersentuhan langsung, jaga jarak aman sekitar 1 meter, gunakan masker serta cuci tangan sebelum dan sesudah aktivitas menggunakan sabun, cairan pembersih atau hand sanitizer,” ingatnya. (Bnn_01)

“Pastikan Penanganan Corona Secara Tepat, Pemkot Bima Bentuk Gugus Tugas”

Bimantika.net_,Kabag Humaspro Setda Kota Bima H.Abdul Malik mengatakan, dalam rangka percepatan penanganan corona virus Disease 2019 (Covid 19), pemerintah Kota Bima membentuk gugus tugas pencegahan dan percepatan penanganan corona virus disease 2019 di Kota Bima. 

Kata dia, Gugus tugas ini nantinya bertugas untuk menyiapkan berbagai upaya pencegahan dan percepatan penanganan Covid 19. “Selain itu pula gugus tugas ini nantinya akan melaksanakan rencana operasional pencegahan dan percepatan penanganan covid 19, serta mengerahkan sumber daya untuk melaksanakan kegiatan pencegahan dan percepatan penanganan covid 19,” terang H. Malik

Ia menjelaskan, Gugus tugas ini melibatkan seluruh kepala perangkat daerah beserta Camat dan Lurah lingkup pemerintah Kota Bima.

Pada rapat koordinasi yang dilaksanakan pada hari Jumat 20 Maret 2019, di Aula Kantor Walikota Bima yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, meminta kepada seluruh anggota gugus tugas agar segera melakukan langkah konkrit sesuai tugas dan fungsi yang diemban. 

“Sebagai langkah pencegahan, pada pekan depan akan dilakukan penyemprotan disinfektan di beberapa titik terutama di area publik, masjid dan kantor. Selain itu, untuk penanganan DBD juga akan dilakukan fogging di kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Bima,” bebernya.

Kata dia, berbagai peralatan pendukung juga akan disiapkan untuk pencegahan penyebaran covid 19, seperti termograf (pengukur suhu tubuh), masker dan handsanitizer terutama di area publik. imbuhnya. (Yadin/bnn_03)

IDP dan Dahlan Hadir Berikan Bantuan Kepada Muhlis Warga yang Sakit Jatuh Diatas Pohon

Bimantika.net_Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE didampingi Wabup Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, melihat langsung kondisi Muhlis  warga Dusun Muku Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, yang sudah 7 bulan sakit akibat terjatuh dari pohon, Jumat (21/3).

Hadir juga Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putra Feryandi, S.Ip, selain memberikan bantuan secara pribadi kepada korban, Bupati Bima juga menyerahkan bantuan kursi plastik sebanyak 100 buat untuk warga dusun Muku desa Sanolo. 

Kepala desa Sanolo Usman Ahmad, menjelaskan Muhlis mengalami kesakitan sejak tanggal 6 September 2019, saat itu korban terjatuh dari pohon dan diduga patah tulang belakang. 

“Sudah 7 bulan sakit, keluarga sudah membawa operasi ke Mataram tapi tidak sembuh juga, karena kondisi ekonomi akhirnya dirawat di rumah saja,” terang Kades. 

Sementara Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang didampingi Wabup Dahlan langsung menyerahkan bantuan secara pribadi untuk warganya yang sakit, Umi Dinda juga meminta untuk dirawat, supaya Pemerintah menangani untuk kesembuhan korban. 

“Saya berharap supaya bersabar atas musibah yang terjadi, berobat secara medis jauh lebih menjanjikan untuk kesembuhan, bupati mengaku, Pemerintah tetap akan berupaya membantu untuk menggobati,” harapnya. (Yadin/bnn_03)

Wali Kota Bima Keluarkan Surat Edaran Antisipasi Virus Corona

Bimantika.net_ Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE (HML) menghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah Kota Bima untuk melaksanakan pembersihan pada lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Hal ini dituangkan dalam surat edaran nomor 121 Tahun 2020 tentang Pembersihan lingkungan tenpat tinggal bagi pegawai lingkup pemerintah Kota Bima.ungkap Kabag Humaspro Setda Kota Bima H.Abdul Malik 

Terkait edaran ini, kata dia, merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Boma Nomor 120 Tahun 2020 tentang pencegahan penyebaran virus Corona (Covid 19) point 7 yang menganjurkan bagi masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Selain itu, hal ini dimaksudkan untuk menghindari meningkatnya penyebaran wabah Demam Berdarah (DBD),” terang H.Malik

Ia menambahkan, adapun beberapa hal yang tertuang dalam edaran tersebut yakni, diharapkan kepada PNS, tenaga kontrak dan tenaga honorer untuk melakukan pembersihan di sekitar tempat tinggal masing-masing terutama sampah dan drainase/gorong-gorong, sehingga dapat memberi contoh bagi masyarakat

Selanjutnya, untuk para Camat dan Lurah agar menggalang kegiatan bersih-bersih di wilayah masing-masing pada setiah hari Sabtu dan Minggu.pungkasnya. (yadin/bnn_03)

Bupati IDP Ajak Warga Madapangga Terapkan Pola Hidup Sehat Hindari Corona

Bimantika.net_ Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP)  membuka Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Kecamatan Madapangga Tahun 2020 pada hari Jumat 20 Maret 2020 Bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Ndano yang di tandai dengan penekanan tombol Sirine.

Dalam sambutannya Bupati Bima menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kerja keras dan penuh kreativitas oleh segenap komponen di Kecamatan Madapangga terutama segenap panitia dan masyarakat Desa Ndano yang telah berhasil membangun Kemegahan di arena STQ Madapangga tahun ini begitu luar biasa.

Bupati juga menyampaikan sosialisasi perlunya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, hal ini untuk menyikapi fenomena Virus Corona menjadi trending topic dunia.

Selanjutnya Bupati mengingatkan bahwa STQ adalah salah satu upaya kita untuk membangun ahlak umat ditengah globalisasi yang begitu pesat.

“Saya berharap moment STQ Kecamatan Madapangga dapat dimaknai sebagai sebagai upaya membumikan Al-Qur’an dan mencetak generasi muda yang Qur’ani,”ungkap Umi Dinda.

Beliau juga berharap STQ ini dapat menghasilkan Qori dan Qoriah yang berkualitas dan dapat mencapai prestasi tinggi sebagaimana yang telah dicapai oleh salah satu Qori terbaik asal kabupaten bima yaitu Qori Internasional Syamsuri Firdaus.

“Dengan penilaian yang obyektif , kita harapkan semoga melalui STQ ini muncul Samsuri – Samsuri yang lain,” Kata Umi Dinda sapaanya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada panitia STQ Kecamatan Madapangga, Bupati memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp. 5 juta Rupiah yang diserahkan kepada Ketua Panitia M.Said Ahmad, S.Pd, M.Pd disaksikan oleh Camat Madapangga Mohamad Saleh, S.Sos, M.AP.

Pantauan media ini, dalam acara pembukaan STQ, Umi Dinda dapat “kejutan” dari dua orang anak muda yaitu, mansyur dan abdul kadir yang menghadiahkan sebuah lukisan potret wajah bupati bima yang disambut gembira oleh Umi Dinda.

“Terima kasih ya adik adik, saya terlihat lebih INDAH dilukisan ini,” ucap Umi Dinda mengapresiasi kedua orang pemuda atas kreativitas mereka.

Turut hadir dalam kegiatan pembukaan STQ madapangga ini  yaitu, Anggota DPRD Kabupaten Bima dari dapil 2 termasuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD Muhammad Putra feryandi , S.Ip dan Hj. Nurhayati, Ketua PKK Kabupaten Bima, Pimpinan OPD, Muspika Madapangga dan seluruh Kepala Desa se – kecamatan madapangga. (Yadin/bnn_03)

Bakal Calon Bupati Bima, Nimran Abd Perkuat Edaran MUI Soal Virus Corona

Bimantika.net
Bakal Calon Bupati Bima, Nimran Abdurrahman, SH, MH memiliki kepedulian tinggi terhadap urusan Masyarakat Kabupaten Bima, lebih lebih lagi urusan serangan Virus Corana yang menjadikan masyarakat resah dan gelisah.
Nimran menyebutkan bahwa Kiranya menjadi kesadaran kita bersama dlm perang melawan virus Corona dengan meningkatkan perlindungan diri masing_masing serta menjauhkan diri pusat_pusat keramaian yg memungkinkan berbaur dengan orang lain yang sudah terinfeksi.

Lanjut Nimran, Mengenai larangan shalat jumat dan berjamaah di masjid oleh Pemprov DKI Jkt sesuai edaran MUI dikhususkan untuk orang dengan status terinfeksi wabah Corona untuk pencegahan meluasnya penyebaran virus.
“Jadi bagi orang_orang yang sehat dan menjaga pola hidup sehat kewajiban shalat jumat dan berjamaah di masjid tetaplah berlaku sedangkan bagi yang sudah terinfeksi atau dalm pemantauan maka diperintahkan untuk mengisolasi diri atau menjalankan ibadah dirumah masing_masing” Demikian ujar Mantan Pengurus Besar HMI ini.

Lebih jauh Nimran menyatakan Untuk langkah penyelamatan dan perlindungan diri dari bahaya terpapar virus Corona disarankan pertama menjaga pola hidup sehat dengan memperhatikan aspek halalan thoyiban dari pola makan, kedua menyiapkan antibiotik dan mengonsumsi vitamin C maupun vitamin E guna meningkatkan daya tahan tubuh (sistem imun) dan yang ketiga mawas diri dan selalu memohon perlindungan dan pertolongan Allah agar dijauhkan dari bala dan bencana yang mewabah diberbagai dunia sekarang ini.

“Demikian nasihat diri khususnya dan umumnya utk kita bersama, lebih khusus lagi masyarakat Kabupaten Bima, Kiranya bermanfaat” ungkapnya. (BNN_01)

Tim Keluarga Donggobolo Terbentuk, Siap Menangkan IDP_Dahlan

Bimantika.net – Beberapa tokoh masyarakat Desa Donggobolo Kecamatan Woha Kabupaten Bima membentuk tim keluarga Hj. Indah Dhamayanti Putri SE – Drs. H Dahlan H. Noer, M. Pd, komitmen tersebut, untuk mendukung mengantarkan kembali menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bima periode 2020-2025.

Dukungan demi dukungan terus mengalir bagi pasangan bupati incumbent IDP – Dahlan, yang akan kembali maju bersama pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima pada 23 September 2020.

kali ini, dukungan datang dari beberapa tokoh masyarakat Donggobolo yang berada di Kecamatan Woha, mereka sepenuhnya mendukung pencalonan IDP – Dahlan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bima untuk 5 tahun mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh mantan Kepala Desa Donggobolo Tolhab, S. Sos, saat menggelar rapat keluarga, hasil rapat, disepakati bersama, membentuk tim keluarga bagi pasangan incambent IDP – Dahlan.

“Ini hanya rapat keluarga, kami meminta kesepakatan dukungan dan doa untuk IDP – Dahlan dua periode, alhamdulillah disepakati dan didukung bersama dan menamakan Tim ini adalah tim keluarga,” tegasnya pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2020.

Tolhab mengaku, tim keluarga IDP – Dahlan ini memiliki tujuan yang sama dengan kordes, menurut dia, semakin banyak tim di desa maka akan semakin baik menggalang kekuatan. 

“Kita akan sama-sama jalan mengajak masyarakat terutama tim yang mendukung saat mencalonkan diri sebagai kepala desa kedua kali tahun lalu, kedepan kita akan membentuk tim gender,” ujarnya.

Tolhab mengaku, selama menjabat sebagai kepala desa lima tahun lalu, banyak merasakan kemajuan dari pembangunan yang dilaksanakan pasangan IDP – Dahlan. Dia berharap, pasangan incumbent ini bisa kembali memimpin untuk melanjutkan pembangunan ke arah yang lebih baik.

“Kita beberapa tokoh masyarakat desa Donggobolo sudah bertekat untuk memenangkan pasangan incambent untuk melanjutkan kepemimpinan yang kedua kalinya,” imbuhnya.

Dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat, terutama masyarakat desa Donggobolo tentunya akan peluang pasangan IDP – Dahlan untuk memimpin Kabupaten Bima lima tahun ke depan akan semakin terbuka lebar. 

“Saya optimis dukungan masyarakat Kabupaten Bima kian bertambah untuk pasangan incumbent, dan mengiginkan terpilih kembali memimpin daerah lima tahun ke depan,” tandasnya. (Yadin/bnn_03)

Buka STQ Ke 14 Soromandi, Bupati IDP Ajak Warga Waspada Pada Wabah Corona

Bimantika.net_ Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE (IDP) Saat Membuka STQ Ke 14 Kecamatan Soromandi Foto Humaspro

Kabupaten Bima,- Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, membuka STQ ke 14 tingkat Kecamatan Soromandi, pada hari Rabu malam tanggal 18 Maret 2020.

Acara tersebut dipusatkan di Lapangan olah raga Desa Bajo dan akan berlangsung hingga 22 Maret 2020, mendatang. Usai membuka acara, Bupati Umi Dinda menyerahkan bantuan uang sebesar Lima juta untuk membantu panitia penyelenggara.

Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM Noer, para Asisten, Pimpinan OPD dan Kabag Lingkup Setda Bima.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, mengatakan, dalam sambutanya, Umi Dinda berharap semoga STQ yang diselenggarakan dapat membentengi diri dari pengaruh luar. Apalagi saat-saat ini, kita dihebohkan dengan virus Corona alias Covid 19.

“Olehnya itu, Pemerintah mengajak masyarakat tetap waspada dari wabah Corona. Dan tetap menjaga kebersihan dan pola hidup sehat,’’ujar M Chandra Kusuma Ap, menirukan Bupati.

Bupati mengakui, bahwa pembangunan di Kecamatan Soromandi sudah banyak mengalami kemajuan. “Semoga hal itu bukan saja yang menjadi Camat adalah putra Soromandi, melainkan bahwa Masyarakatnya yang sudah sadar menjaga dan sama-sama memelihara adanya pembangunan yang masuk,” terangnya.

Dijelaskan Chandra, momen STQ ini, kata Bupati, mudah-mudah akan menghasilkan qori dan qoriah terbaik Soromandi yang akan mewakili Soromandi di tingkat Kabupaten Bima.

“Kabupaten Bima patut berbangga, karena selalu behasil menghasil qori dan Qoriah yang akan mengharumkan nama Dana Mbojo,” ujarnya.

Selain itu, menghadapi tahun politik, Bupati mengajak untuk selalu menjadi corong yang baik. Selalu menyampaikan informasi yang tidak profokatif. 

“Berpolitik tidak harus saling melukai. Mari kita membangun dengan penuh keikhlasan,’’ujarnya.

Camat Soromandi, Zulkifli SH, MH, berterima kasih pada Bupati dan Wakil Bupati, telah hadir membuka STQ yang dilaksanakan di wilayahnya.Hadirnya dua Pimpinan itu merupakan komitmen Pemerintah untuk mewujudkan Bima Ramah. 

“Maka tidak ada kata lain, Bima Ramah harus dilanjutkan di Bima,’’ungkap Camat penuh semangat.

Zul sapaanya, juga menyampaikan terima kasih, atas nama Masyarakat Soromandi, Pemerintah dengan segera merespon korban musibah banjir beberapa waktu lalu. Saat itu, Pemerintah langsung mengirim alat berat ke TKP.

Kemudian Koordinasi para Kades tetap berjalan dengan baik. Sehingga tidak ada istilah untuk berpisah dari Camat.

“Itu terbukti, kebersamaan pawai ta’ruf sukses dilaksanakan dan itu bentuk komitmen mendukung program Pemerintah,’’lanjut Camat, sembari menambahkan bahwa telah banyak pembangunan yang masuk dan dinikmati oleh warga Soromandi yang ada hingga di desa-desa.

Sementara itu, Ketua Panitia H Sutarman, menyampaikan terima kasih pada Bupati dan Wakil Bima telah hadir dan membuka secara resmi pelaksanaan STQ.

Dasar Hukum Pelaksanan STQ yakni surat LPTQ Kabupaten Bima dan Surat Kepùtusan Camat Soromandi. 

“Sedangkan Peserta yang ikut adalah utusan dari seluruh Desa. Mereka ada yang masuk di Golongan Tartil dan Tilawah, kategori anak-anak, dewasa dan remaja,” bebernya.

Ia menjelaskan, sumber dana penyelenggaraan STQ yang akan berakhir pada 22 Maret itu adalah dari pribadi ASN di Kecamatan Soromandi, seluruh Kades di Soromandi dan Dana APBDes Desa Bajo. “Sehingga, total yang baru terkumpul Rp 22 Juta, dari estimasi anggaran sekitar Rp 88 juta,” imbuhnya. (Yadin/bnn_03)

Berharap Selamat Dari Corona, IDP Doa Bersama Warga di Wawo

Bimantika.net – Untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid 19 alias Corona, Pemerintah Kabupaten Bima, gencar lakukan sosialisasi ke masyarakat.

Kampanye hidup  sehat terhadap masyarakat ini, juga menjadi salah satu point dalam Surat Edaran Bupati Bima, kemarin.

Hari ini, Rabu, 18 Maret 2020, bertempat di Masjid Besar Nurul Hidayah, Wawo, usai melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE beserta para jamaah Masjid Raya Wawo, Desa Maria, langsung melaksanakan Zikir dan Doa Bersama, agar cobaan virus tersebut tidak dialami oleh masyarakat Dana Mbojo.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, menyatakan,  dalam sambutannya Bupati menyampaikan pentingnya hidup sehat menghindari virus Covid 19.

Demikian juga mengapa siswa diliburkan walau pun diminta belajar di rumah? Hal itu mencegah penyebaran virus Corona. Mengurangi aktivitas berkumpul dalam jumlah banyak.

“Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Gerakan Pesantren Sehari (GPS). Walau pun ada pembatasan berkumpul, namun tidak mengurangi ibadah kita,’’lanjut Chandra.

Bupati, kata Chandra, berharap Wawo menjadi contoh dalam kewaspadaan Covid 19. Mengedepankan kebersihan diri, lingkungan juga yang penting kebersihan hati dan pikiran.

Jika ada keluarga yang menjadi BMI kemudian pulang kampung, diminta untuk melapor agar dapat dipantau perkembangannya kesehatannya.

“Dan ini bukan saja tentang Covid19, termasuk Demam Berdarah Degue (DBD),’’ungkap mantan Camat Woha ini.

Terkait dengan Masjid, dijelaskan Kabag agar tetap dijaga kebersihannya secara bergotong royong, karena masjid itu juga sebagai tempat singgah bagi pendatang dan tamu Allah.

Untuk KUPT Dikbudpora, sambungnya, dapat mengarahkan Kasek dan Guru, mengantur jadwal pembelajaran bagi siswa mereka selama 14 hari kedepan.

‘Kita harus menjadi corong yang selalu menyebarkan informasi yang baik bagi masyarakat, tidak membagikan informasi yang menyesatkan,” terangnya.

Ia menjelaskan, sedikitnya ada empat RS di NTB yang menjadi RS Rujukan. “Oleh karena itu kita wujudkan kesehatan bersama dengan tetap mengdepankan PHBS. Tidak panik, namun tetap waspada, siaga secara bersama-sama terkait Covid 19 ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kadikes Kabupaten Bima, H Ganis,  menyampaikan bahwa penyebaran Corona dapat dicegah dan dikurangi dengan menjaga pola hidip sehat, mengintensifkan gerakan cuci tangan, kurangi dan hentikan rokok, tidur yang cukup dan konsumsi asupan Gizi yang baik.
Pada kesempatan itu, juga disampaikan Kultum oleh Ustad Haryanto.

Ia mengajak selalu beriman kepada Takdir dan Bertawakal kepada Allah. Dan tetap berikhtiar mengikuti arahan Pemerintah sebagi ulil amri.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga meresmikan penggunaan lantai dua, Masjid Nurul Hidayah tersebut, ditandai dengan pengguntingan fita. Bupati mengapresiasi pada Panitia telah selesai membangun sehingga dapat digunakan oleh para jamaah. 

MAGNET IDP DALAM EKSPEKTASI MASYARAKAT KULTURAL

Oleh: Dino Marahu *)

Bimantika.net_Masyarakat budaya sebagai entitas politik dalam kajian firtualitas itu sudah biasa sebagai daerah yang pernah hidup di jaman Kerajaan maupun kesultanan, apalagi daerah Bima yang di anggap sebagai bagian dari masyarakat sejarah masa lampau.

Memang kita harus akui, dalam proses awal menemu kenali ruang privat masyarakat dalam kajian nalar atau alam bawah sadar publik telah memberikan jawaban singkat dari sebuah sudut pandang mereka tentang sebuah simbol-simbol kerajaan misalnya, sekalipun ide awal tersebut bersifat politis dan sangat situasional, namun demikian adanya, sebuah entitas politik yang sangat memukau, yang bagian itu dianggap sebagai spirit dan modal awal bagi keberlanjutan kekuasaan istana, ibarat mereka telah menemukan jalan kembali sekalipun dalam era dan situasi politik ala Demokrasi modern.

Saya kira politik pilkada Bima itu selalu berhubungan dengan dialektika sejarah sebagai bagian dari sebuah entitas politik yang begitu nampak.

IDP adalah bagian dari entitas Istana Bima, yang telah terseleksi secara sempurna dalam domain politik era demokrasi saat ini, IDP adalah DNA politik Istana yang sudah menjalar sekian puluh tahun bahkan telah beranak pina.

Baginya (IDP) telah berevolusi dengan sempurna, sejak berada dalam pagar istana, buah dari kecerdasan dan pengalaman politik ketika IDP mendampingi suaminya almarhum Ferry Zulkarnai saat menjabat sebagai bupati Bimapada periode lalu. IDP telah menjadikan ruang tersebut sebagai arena pembelajaran politik yang sangat aktif bagi pembentukan kepribadian politik IDP ketimbang para penantang! (Mohon maaf) oleh karena itu, sudah barang tentu, IDP telah menjadi simbol kekuatan baru bagi keberlanjutan kekuasaan istana donk!. Sadar atau tidak, tetapi itulah realitas politik sekaligus fakta politik. IPD telah berhasil memenangkan Pemilu dengan mencetak rekor 9 kursi di DPRD, padahal sebelumnya belum pernah terjadi prestasi politik seperti itu.

Saya Tidak bermaksud mengkultuskannya, tetapi inilah Politik yang tengah terjadi.

*) Penulis adalah Mantan Sekertaris Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Bima, pernah menjadi staf pengajar di STKIP Bima.