Bupati Bima : Selasa Menyapa, Wujud Nyata Penjabaran Visi Bima Bermartabat

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kabupaten Bima terus menghadirkan inovasi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui program unggulan “Selasa Menyapa”.

Sebuah gerakan nyata yang tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi jembatan komunikasi langsung antara pemimpin daerah dan rakyatnya.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Sangga, Kecamatan Lambu, Kamis (23/4), berlangsung semarak dengan nuansa budaya lokal, mulai dari penyambutan pengalungan sarung tenun khas Bima, tarian Hadrah, hingga penampilan Wura Bongi Monca oleh pelajar SMA Negeri 2 Lambu.

Pada malam harinya, suasana semakin hangat melalui agenda “Ngopi Bareng” yang menjadi ruang dialog terbuka, penuh keakraban, dan sarat makna kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy menegaskan bahwa kepemimpinan saat ini berkomitmen penuh untuk menjabarkan visi “Bima Bermartabat” secara nyata, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Melalui “Selasa Menyapa” pemerintah daerah menghadirkan pola kepemimpinan yang responsif, mendengar tanpa sekat, serta bergerak cepat dalam menindaklanjuti aspirasi warga.

Bupati Ady Mahyudi menekankan bahwa program ini adalah bentuk kesungguhan pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga sebagai mitra yang memahami denyut kehidupan rakyatnya.

Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada masyarakat Kecamatan Lambu, khususnya Desa Sangga dan Simpasai, atas sambutan hangat dan partisipasi aktif yang mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Senada dengan itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa meskipun terdapat berbagai keterbatasan, komitmen untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan tidak akan surut. Dengan pendekatan humanis dan dialogis yang terus diperkuat, “Selasa Menyapa”

Diharapkan menjadi simbol kedekatan emosional antara pemimpin dan masyarakat, sekaligus penggerak semangat kolektif menuju Bima yang lebih maju, bermartabat, dan penuh harapan di masa depan. (RRS//RumaRenggeSape//007)

Selingkuhi Istri Orang Yang Juga Sebagai Teman Isterinya, Seorang Pria Diamankan Polisi dari Amukan Massa

jpn

BIMAntika.net -Gerak cepat Personel Polsek Bolo Polres Bima Kabupaten Polda NTB mengevakuasi dua pasang yang menjalin hubungan terlarang dari amukan di Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Kasus dugaan perzinahan atau perselingkuhan itu terjadi di Rt 13 Desa Tambe Kecamatan Bolo pada Kamis 23 April 2026 pukul 02 dini hari.

Sebagai informasi kedua sejoli ini masing-masing sudah berkeluarga dan masih bertetangga.

Mirisnya ID Ini berteman baik dengan isteri SH yang menjadi selingkuhan nya

Adapun indentitas keduanya SH (L/42) dan ID (P/36) dan menjalin hubungan terlarang itu sudah satu bulan.

Puncaknya aksi bejat Keduanya diketahui oleh warga sekitar dan langsung hendak melakukan main hakim sendiri namun aksi sekelompok warga tersebut berhasil di halau oleh petugas dari Polsek Bolo yang langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan Informasi.

Dihadapan Petugas kedua nya mengakui menjalani hubungan terlarang itu sudah satu bulan terakhir dan pada Saat di grebek warga Kedu sejoli ini berada di satu kamar rumah ID. dan sempat melakukan hubungan intim.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH., melalui Kapolsek Bolo AKP Nurdin.

Lanjutnya, untuk menghindari aksi masa saat keduanya diamkan di Mapolres Bima Kabupaten.

Pasca kejadian tersebut situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bolo dilaporkan dalam keadaan Kondusif. (****)

IAIN Bima Penuhi Seluruh Persyaratan, Masuki Tahap Lanjutan Perizinan

jpn

Bimantika.net 23 April 2026 – Komite Pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bima resmi mengumumkan bahwa seluruh persyaratan administratif dan ketentuan sesuai peraturan perundang-undangan telah terpenuhi.

Dengan capaian tersebut, proses pengajuan izin pendirian IAIN Bima kini memasuki tahapan lanjutan.

Ketua Komite Pendirian IAIN Bima, Prof. DR. H. Muhammad, M. Pd menyampaikan rasa syukur atas progres signifikan ini.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan konsistensi berbagai pihak sejak awal proses pengajuan.

“Alhamdulillah, seluruh persyaratan telah terpenuhi. Ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan IAIN Bima sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan negeri yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Profesor Muhammad menyampaikan apresiasi kepada para tokoh dan tim yang terlibat, di antaranya Ahmad Thib Raya, almarhum Muhammad Nur, Bahtiar Simimbora, Ismail Thoib, Syarif Syarifudin, Gazali, Yudin Dae, dan Imran, serta sponsor utama Hj. Misfalah, S. Pd yang juga sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin, serta Direktur Jenderal Pendidikan Islam Ahmad Suyitno atas dukungan dan pengawalan sejak tahun 2020.

Selain itu, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bima juga dinilai sangat strategis, khususnya peran Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Irfan Zubaidin dalam mendorong percepatan proses pendirian institusi tersebut.

Tak kalah penting, kontribusi operator lapangan seperti Ndai Ruma Rengge Sape dan Sujirman Soejir turut diapresiasi karena memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.

Menutup pernyataannya, Profesor Muhammad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar proses ini segera memperoleh izin resmi dari Presiden Republik Indonesia.

“Semoga seluruh tahapan berjalan lancar dan IAIN Bima segera terwujud sebagai pusat pendidikan, pengembangan keilmuan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Bima,” tutupnya.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

PKH Daerah Wujud Nyata Program Walikota Bima Aji Man Berikan Perlindungan Pada Warga Tidak Mampu dan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

jpn

BIMAntika.net -Pemerintah Kota Bima terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi Program PKH Daerah Kota Bima Tahun 2026 yang dihadiri Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima, Kamis, 23 April 2026.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa program PKH tidak sekadar dimaknai sebagai bantuan sosial, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat rentan, khususnya warga kurang mampu.

“PKH bukan sekadar bantuan sosial. PKH adalah bentuk kepedulian pemerintah, sekaligus jembatan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan perhatian lebih,” ujarnya.

Ia menekankan tiga prinsip utama dalam pelaksanaan PKH, yakni tepat sasaran, tepat pemanfaatan, dan tepat penyaluran. Menurutnya, ketepatan sasaran harus didukung oleh data terpadu yang akurat dan selalu diperbarui, sementara pemanfaatan bantuan perlu diperkuat melalui sinergi lintas sektor antara Dinas Sosial, pemerintah kelurahan, dan masyarakat.

Wali Kota juga mengajak seluruh camat dan lurah untuk terus melakukan pembaruan data, memperkuat pengawasan, serta memberikan pelayanan dengan penuh kepedulian.

“Kita tidak boleh membiarkan bantuan salah sasaran, karena setiap rupiah yang kita kelola adalah amanah rakyat, apalagi di tengah kondisi keterbatasan fiskal,” tegasnya.

Ia menambahkan, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kepedulian sosial di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diyakini menjadi kunci dalam menekan angka kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan yang merata.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bima, H. Lalu Sukarsana, S.I.P., menyampaikan bahwa program PKH daerah merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan jaminan sosial bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, Dinas Sosial sebagai pelaksana teknis menjalankan program ini dengan mengacu pada Peraturan Wali Kota Bima Nomor 23 Tahun 2025 tentang Program Keluarga Harapan.

“Melalui program ini, kita berharap dapat menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Ini adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi dari seluruh pihak,” jelasnya. (****//Kominfo)

Wapres Gibran Apresiasi Pemkot Bima Gelar Festival Rimpu Mantika 2026 Era Kepemimpinan Aji Man

jpn

BIMAntika.net -Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., memimpin langsung rapat persiapan Festival Rimpu Mantika 2026 di Aula Maja Labo Dahu.

Rapat ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama sekaligus memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan optimal.

Sebagai agenda budaya unggulan, Festival Rimpu Mantika bukan sekadar perayaan, tetapi juga upaya melestarikan kearifan lokal dan memperkenalkan identitas khas Kota Bima ke panggung yang lebih luas.

Dengan sinergi yang solid, Festival Rimpu Mantika 2026 diharapkan tampil lebih meriah, berkualitas, dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

Disisi lain, Pemerintah Kota Bima di era kepemimpinan Aji Man Sapaan akrab Walikota Bima menyampaikan ucapan Terima kasih atas apresiasi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka atas penyelenggaraan Festival Rimpu Mantika “Preserving Culture and History”

Wapres Gibran dalam Vidionya yang didokumentasikan oleh Dinas Kominfostik Kota Bima menyampaikan Semoga dengan kegiatan Rimpu Mantika semakin memperkuat pelestarian budaya dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan identitas lokal, yang tidak hanya merepresentasikan budaya lokal secara kreatif namun juga menonjolkan peran perempuan sebagai penjaga nilai-nilai adat.

Dukungan ini menjadi suntikan semangat dan kebanggan sebagai bagian dari pelestari budaya untuk bersama-sama memeriahkan dan mensukseskan event ini. (“***//Kominfo)

Sasar Sejumlah Titik Rawan Satlantas Polres Bima Gelar Patroli Malam Hari

jpn

BIMAntika.net -Untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di malam hingga dini hari Satlantas Polres Bima Kabupaten Polda NTB melaksanakan patroli di sejumlah titik rawan.

Patroli yang berlangsung pada Senin 20 April 2026 sekira pukul 23.00. Wita itu bertujuan untuk mencegah aksi balap liar, menindak knalpot brong, dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas

Rute patroli meliputi pertigaan Bandara SMS Bima, pantai Kalaki hingga pertigaan patung kuda Desa Panda Kecamatan Palibelo.

Selain berpatroli, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas dan memberikan teguran pengendara yang melanggar aturan.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K,MH, melalui Kasatlantas Iptu Putu Agus Mas Purnomo SH menjelaskan Patroli ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memastikan situasi kondusif.

Kegiatan yang berakhir hingga dini hari itu berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan adanya sasaran yang dimaksud.

Situasi Kamtibmas secara keseluruhan dilaporkan dalam keadaan Kondusif. (****)

Safari Tokoh BMMB: Kokohkan Spirit “Kasama Weki” Warga Bima di Jabodetabek

jpn

Bimantika.net -Era Firdaus Djuwaid, S.H., M.H. sebagai Ketua Umum DPP BMMB periode 2026–2030 pada Munas IX, langkah silaturahmi terus digiatkan sebagai ikhtiar merajut kembali spirit “Kasama Weki” di tengah masyarakat Bima, khususnya di perantauan.

16 April 2026 jajaran pengurus DPP BMMB bersilaturahmi dengan Ibu Mirah Midadan Fahmi, Anggota DPD RI asal NTB, dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Silaturrahmi yang familiar ini terlaksana atas prakarsa Dr. Kaharuddin, M.Hum., selaku Ketua Penyelenggara Pelantikan Pengurus Baru BMMB dan Halal Bihalal Masyarakat Bima se-Jabodetabek.

Firdaus Djuwaid selaku Ketua Umum BMMB menegaskan pentingnya menguatkan kebersamaan, saling mendukung, serta meneguhkan BMMB sebagai rumah bersama bagi seluruh dou mbojo.

Sebuah organisasi yang telah bertransformasi dan dituntut untuk terus bertumbuh, sejajar dengan ormas kedaerahan lainnya.

Mirah Midadan Fahmi menyambut hangat silaturahmi ini dan menyampaikan kesiapan untuk bersinergi dalam membangun masa depan daerah yang lebih baik.

Bahkan ia berkomitmen untuk turut berkontribusi lebih jauh dalam mempererat persaudaraan serta mendukung program-program BMMB ke depan.

Safari tokoh ini menjadi langkah nyata dalam mengokohkan nilai persaudaraan, memperluas jejaring, serta memperkuat kolaborasi demi kemajuan masyarakat Bima.(****)

Nurul Wahyuti Nakhodai Dinas Kesehatan, Alumni Terbaik Universitas Indonesia

jpn

Bimantika.net -Pada Tanggal 18 April 2026 Bupati Bima Ady Mahyudi secara resmi melantik 10 pejabat Eselon II hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) lingkup Pemerintah Kabupaten Bima Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Menurut Bupati proses pelantikan tersebut merupakan hasil proses seleksi yang objektif, profesional, dan berbasis pada kapasitas.

Ia menekankan bahwa tidak ada ruang bagi praktik kedekatan dalam penentuan jabatan.

“Pejabat yang dilantik hari ini dipilih melalui proses yang terukur. Maka, kinerja yang ditunjukkan harus sebanding dengan kepercayaan yang diberikan,” tegasnya.

Bupati secara khusus mengingatkan pentingnya pemahaman dan implementasi visi pembangunan daerah “Bima Bermartabat” ke dalam program strategis masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi program yang bersifat seremonial atau sekadar menghabiskan anggaran tanpa dampak nyata.

“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi penegasan arah pembangunan daerah. Kita membutuhkan figur yang mampu bekerja nyata, bukan hanya menyusun laporan,” ujarnya.

Sebagai bentuk penguatan akuntabilitas kinerja, Bupati menetapkan target konkret bagi setiap OPD untuk merumuskan minimal dua hingga tiga program unggulan dalam waktu 30 hari ke depan.

Program tersebut harus relevan, terukur, serta memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Lebih lanjut, dalam kurun waktu 90 hari, setiap OPD diwajibkan menunjukkan progres nyata berupa output awal yang dapat dirasakan publik.

Bupati bahkan menegaskan bahwa pejabat yang tidak mampu memenuhi target tersebut diminta untuk secara terbuka melakukan evaluasi diri.

“Yang saya nilai bukan panjangnya laporan, tetapi hasil nyata di lapangan,” tegasnya kembali.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bima Nomor 821.2/285/07.2 Tahun 2026, sebanyak 10 pejabat yang dilantik, salah satunya Nurul Wahyuti, SE, ME menjadi Kepala Dinas Kesehatan

Salah satu sumber media bimantika menyebut Dalam dinamika birokrasi modern, kepemimpinan tidak lagi semata diukur dari latar belakang keilmuan.

Akan tetapi dari kemampuan mengelola sistem, membangun tim, dan menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat.

Menurutnya Pelantikan Ibu Nurul sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima harus dilihat dalam kerangka sistem merit sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN,

Di mana setiap pejabat dipilih berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan kapasitas manajerial.

“Bukan sekadar label disiplin ilmu” tegasnya.

Ia menyadari Memang benar, sektor kesehatan adalah bidang teknis yang kompleks.

Namun, perlu dipahami bahwa kepala dinas bukan bekerja sendiri. Ia memimpin organisasi yang diisi oleh tenaga profesional seperti dokter, tenaga medis, dan pejabat teknis lainnya yang menjadi kekuatan utama dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan.

“Di titik inilah kepemimpinan strategis menjadi kunci. Ibu Nurul hadir bukan untuk menggantikan peran tenaga medis, melainkan untuk memastikan seluruh potensi itu bekerja efektif, terarah, dan berdampak langsung bagi masyarakat” urainya.

Lebih jauh ia menyebut publik perlu melihat bahwa proses yang dilalui bukan penunjukan sepihak.

Melainkan melalui tahapan seleksi terbuka yang transparan dan kompetitif. Dalam konteks ini,

“Kepercayaan yang diberikan kepada Ibu Nurul merupakan hasil dari proses yang sah dan terukur”tegasnya.

Maka, alih-alih memperdebatkan latar belakang semata, akan lebih konstruktif jika semua pihak memberikan ruang bagi beliau untuk bekerja, membuktikan kapasitasnya.

Dan menjawab tantangan sektor kesehatan dengan kinerja nyata.

Pada akhirnya, keberhasilan seorang Kepala Dinas Kesehatan tidak ditentukan dari dari mana ia berasal, tetapi dari apa yang mampu ia hasilkan.

Jika di bawah kepemimpinan Ibu Nurul pelayanan kesehatan semakin baik, program berjalan efektif, dan masyarakat merasakan manfaatnya, maka semua perdebatan akan terjawab dengan sendirinya oleh kinerja, bukan asumsi.

Masih menurutnya bahwa Ibu Nurul itu memang berlatar belakang pendidikan ekonomi, alumni Magister Ekonomi UI.

“Beliau Alumni Kampus Terbaik Universitas Indonesia dengan disiplin Ilmu Magister Ekonomi, Akan tetapi beliau sudah karatan di Dinas Kesehatan, sebelum dilantik jadi Kadis pun jabatannya adalah Sekretaris pada Dinas Kesehatan” demikian ujarnya.

Menurutnya seorang kepala dinas yang paling utama dibutuhkan adalah kemampuan manajerial nya,

Kemampuan manajerial sangat krusial bagi pemimpin instansi untuk mencapai tujuan organisasi, memotivasi pegawai, dan mengelola operasional secara efisien.

“Kemampuan ini mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan pengambilan keputusan yang tepat” tutupnya. (***//Ruma Rengge Sape//007)

Teken MoU dengan UNBIM, Walikota Bima Ikut Bangun Peradaban intelektual

jpn

BIMAntika.net -Hari Ini Senin 20 April 2026 Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM).

Penandatanganan MoU ini sebagai langkah awal membangun sinergi dan kerja sama strategis dimasa yang akan datang.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima, Kepala BKPSDM, Kabag Pemerintahan, serta Plt. Kabag Prokopim.

Penandatanganan MoU ini menjadi sejarah tinta Emas yang merupakan action Riil Walikota Bima Aji Man dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dalam membangun peradaban intelektual di Kota Bima.

Rektor Unbim Internasional MFH Mataram, Apt. Ajeng Dian Partiwi, M. Farm., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota Bima atas sambutan hangat dan penerimaan yang baik terhadap kunjungan tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya siap membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan Pemerintah Kota Bima, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Bima serta menghadirkan program-program pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Pembina Yayasan Unbim Internasional MFH, Assoc. Prof. Dr. Syamsyuriansyah, M.Kes., menambahkan bahwa kehadiran rombongan Unbim Internasional MFH merupakan bagian dari upaya membangun relasi yang kuat dalam aspek pendidikan, sekaligus mempererat hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kota Bima.

Ia juga berharap kerja sama yang terjalin nantinya dapat berjalan secara berkesinambungan dan mampu melahirkan berbagai program inovatif yang mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Bima untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan.

“Pemerintah Kota Bima sangat mendukung kerja sama dengan perguruan tinggi. Sinergi ini penting dalam mendorong peningkatan kualitas SDM, pengembangan inovasi daerah, serta memperkuat daya saing Kota Bima ke depan,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Bima berharap agar silaturahmi yang terjalin ini dapat menjadi awal dari kerja sama yang konkret dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan MoU sebagai tanda resmi dimulainya kerja sama antara Pemerintah Kota Bima dan Universitas Bima Internasional MFH. (****)

Bupati Bima Ady Mahyudi Lantik 10 Pejabat Eselon II, Tekankan Kinerja Nyata dan Terukur Dalam Melayani Kepentingan Rakyat

jpn

Bimantika.net -Bupati Bima Ady Mahyudi secara resmi melantik 10 pejabat Eselon II hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) lingkup Pemerintah Kabupaten Bima Tahun 2026, Sabtu (18/4), di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik merupakan hasil proses seleksi yang objektif, profesional, dan berbasis pada kapasitas.

Ia menekankan bahwa tidak ada ruang bagi praktik kedekatan dalam penentuan jabatan.

“Pejabat yang dilantik hari ini dipilih melalui proses yang terukur. Maka, kinerja yang ditunjukkan harus sebanding dengan kepercayaan yang diberikan,” tegasnya.

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bima Irfan Zubaidy, unsur Forkopimda, pimpinan lembaga peradilan, serta jajaran pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.

Bupati secara khusus mengingatkan pentingnya pemahaman dan implementasi visi pembangunan daerah “Bima Bermartabat” ke dalam program strategis masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi program yang bersifat seremonial atau sekadar menghabiskan anggaran tanpa dampak nyata.

“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi penegasan arah pembangunan daerah. Kita membutuhkan figur yang mampu bekerja nyata, bukan hanya menyusun laporan,” ujarnya.

Sebagai bentuk penguatan akuntabilitas kinerja, Bupati menetapkan target konkret bagi setiap OPD untuk merumuskan minimal dua hingga tiga program unggulan dalam waktu 30 hari ke depan.

Program tersebut harus relevan, terukur, serta memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Lebih lanjut, dalam kurun waktu 90 hari, setiap OPD diwajibkan menunjukkan progres nyata berupa output awal yang dapat dirasakan publik.

Bupati bahkan menegaskan bahwa pejabat yang tidak mampu memenuhi target tersebut diminta untuk secara terbuka melakukan evaluasi diri.

“Yang saya nilai bukan panjangnya laporan, tetapi hasil nyata di lapangan,” tegasnya kembali.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bima Nomor 821.2/285/07.2 Tahun 2026, sebanyak 10 pejabat yang dilantik yakni :

Zainal Arifin, ST., MT Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

Darmin, SE., MM Kepala DPMPTSP.

Muhammad Akbar, SP., M.Si Kepala Dinas Pariwisata

Irfan, SH Kepala Satuan Polisi Pamong Praja

Muh. Syaeful Bahri, ST., M.Si Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Sarifudin, ST., MT Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Nurul Wahyuti, SE., ME Kepala Dinas Kesehatan.

Hariman, SE., M.Si Kepala Bappeda
M. Budi Harta, SE Kepala Bappenda.

Abdul Muis, S.Sos Kepala BPBD Kabupaten Bima.

Pelantikan ini menjadi momentum penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dalam mendorong reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil.

Serta memastikan setiap kebijakan dan program berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
(RRS//RumaRenggeSape//007)