Pasar Ramadhan Kota Bima Taati Protokol Kesehatan, Pelaku Pasar Bahagia

Bimantika.net Eksistensi Pasar Malam yang diadakan oleh Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Kota Bima ditengah pandemi Covid-19 mampu meningkatkan geliat ekonomi secara perlahan dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

Ketua Panitia Pasar Malam pun menyanggupi segala ketentuan pemerintah Kota Bima dalam hal taat pada aturan kesehatan dalam hal ini Protokol Kesehatan ditengah wabah Covid-19.

Para pelaku pasar dalam hal ini pedagang merasa bersyukur dengan diadakan pasar malam. Bersyukurnya para pedagang terkait dengan omzet penjualan mereka semakin meningkat ditengah Pandemi Covid-19.

Ketua Panitia Pasar Ramadhan dalam implementasinya menandatangani 9 point penting untuk menjaga kesehatan di era Pandemi Covid-19.

Diantara 9 point yang ditandatangani oleh Herman, M. Pd selaku Ketua Panitia Pasar Ramadhan antara lain : bersedia untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan Thermo gun bagi setiap pengunjung yang datang.

Bersedia untuk melakukan penyemprotan tempat kegiatan dengan cairan disinvectan sebelum melakukan kegiatan.

Bersedia menerapkan phisycal distancing, bersedia untuk menerapkan pemakaian Masker, bersedia untuk menyiapkan tempat cuci tangan pake sabun, bersedia menyiapkan Hand Sanitizer bersedia membatasi pelaku pasar, bersedia menjaga kerumunan yang berlebihan dan bersedia untuk sosialisasikan untuk tidak saling berjabat tangan. (DAE)

Besok THR di Pemkab Bima Cair

Bimantika.net Kabar gembira bagi ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. Kenapa gerangan? Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, akan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2021 bagi mereka pada Rabu, 5 Mei 2021.  

Selain bagi 7.526 PNS dan Calon PNS, pembayaran THR juga untuk tenaga PPPK sebanyak 481 orang.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, mengatakan dasar hukum pembayaran THR adalah Peraturan Pemerintah (Permen) Nomor 63 tahun 2021 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 21 tahun 2021.

Tunjangan yang akan dibayarkan pada PNS, Calon PNS dan PPPK adalah Gaji Pokok, Tunjangan Keluarga, Tunjangan Beras dan Tunjangan Jabatan atau Tunjangan Umum.

‘’PNS dan Calon PNS sebanyak 7.526 pegawai, sebesar Rp. 34, 5 M. Meliputi Golongan IV 2.284 orang. Golongan III 4.157 orang, Golongan II 1.068 orang dan Golongan I 17 orang,’’ujar Chandra Kusuma AP, Selasa 4 Mei 2021.
 
Selain itu, lanjut Kabag Chandra, THR juga akan diberikan pada 481 tenaga PPPK dengan total anggaran Rp. 1,7 M.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, lanjut Chandra berharap, pemberian Tunjangan Hari Raya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dan membantu kebutuhan selama hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. (***)

GOW Kabupaten Bima Helat Bimbingan Imtaq

Bimantika.net Setelah sebelumnya mengadakan kegiatan Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan pembinaan Iman dan Taqwa di desa Ragi Kecamatan Palibelo, Senin (3/5/2021) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima yang dipimpin Hj. Rostiati Dahlan S. Pd bersama para pengurus kembali mengadakan kegiatan yang sama di Masjid Desa Keli Kecamatan Woha.

Ketua GOW yang didampingi para pengurus teras dalam sambutannya dihadapan Ketua TP. PKK Kecamatan dan Ketua TP.PKK pengurus Majelis Taklim se kecamatan Woha mengatakan Jajaran pengurus telah melakukan intervensi ibu hamil, ibu menyusui dan bayi balita di desa Keli – Woha bersama POKJA I TP. PKK Kabupaten Bima dan seksi gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Bima.

“Upaya ini ditujukan untuk menurunkan angka stunting di desa yang juga menjadi salah satu lokus stunting tersebut”.

Pada kesempatan tersebut Hj. Rostiati juga menyampaikan pentingnya peran seorang ibu dalam mendidik dan membentuk pola hidup serta perilaku anak.

Anak sebagai titipan Allah merupakan amanah amanah yang harus dijaga dan cara menjaganya adalah harus benar-benar memperhatikan dari segala aspek, baik aspek pendidikan, tumbuh kembang, makanan maupun pola asuh”. Jelasnya.

Selain pelaksanaan pembinaan Imtaq, Ketua Tim Penggerak PKK juga membagikan paket sembako kepada para jamaah.

Pada bagian akhir sambutannya, Hj. Rostiati menyinggung peran pemerintah dalam memberikan makanan tambahan untuk balita melalui PMTAS. (***)

Walikota HML Bukber Terbatas Dengan Tokoh Agama, Terapkan Prokes

Bimantika.net Di Kediaman Pribadi Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) selasa (4/5/2021) menyelenggarakan Buka Bersama ( Bukber) Terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ( Prokes ) dengan ketat menggunakan masker dan menyiapkan Hand Sanitizer.

Nampak duduk sama rata sama rasa dalam balutan silaturrahim dan buka puasa bersama Walikota HML dengan para tokoh dan simpul masyarakat yang jumlahnya dibatasi sore hari ini penuh dengan khidmat.

Hadir juga lebih awal Mantan Ketua DPRD Kota Bima yang juga pernah berkontestasi sebagai Calon walikota Bima 2018 Silam, Subhan H.M. Nur, SH

Kehadiran Rival Politik Saat Pilkada memberikan gambaran bahwa Walikota HML adalah memiliki kebesaran jiwa dalam perbedaan. Sehingga dirinya mengajari pada tim tim suksesnya bahwa sesungguhnya berpolitik itu tidak boleh melupakan jalin ukhuwah atau Silaturrahim.

“Jangan putus tali silaturrahim pada sesama manusia termasuk sama rival politik sekalipun, itulah sejatinya ajaran Islam yang Damai yang di bawa oleh Nabi Besar Muhammad SAW” ungkap Walikota HML saat di wawancarai Media Cetak dan Online Bimantika.

Walikota HML berpesan pada seluruh yang hadir agar senantiasa tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas keseharian karena mentaati protokol kesehatan juga ikut andil menjaga kesehatan orang lain.

“Semoga kita selalu diberi kesehatan dan kekuatan oleh Allah SWT. Dan diberikan kesempatan untuk berjumpa kembali dengan Bulan Suci Ramadhan berikutnya” ujar Walikota HML (Dae)

Gus Miftah Ulama Muda NU Ceramah di Gereja, Banyak Yang Apresiasi

Bimantika.net Banyak Yang memberikan Apresiasi pada Kiyai Nahdatul Ulama (NU) yang baru-baru ini melakukan ceramah diatas Podium Gereja, Namun Tak sedikit yang mengecam Gus Miftah karena menganggap tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) itu sudah melakukan toleransi kebablasan.

Pemilik nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman lahir di Lampung, 5 Agustus 1981 adalah seorang ulama, da’i, dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta.

Ia merupakan keturunan ke-9 Kiai Ageng Hasan Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo. Gus Miftah merupakan da’i jebolan dari Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta oleh karena itu Gus Miftah juga dikenal sebagai ulama muda Nahdlatul ‘Ulama yang fokus berdakwah bagi kaum marjinal, baik melalui dakwah di dalam maupun di luar pesantren

Namanya mulai diperbincangkan publik ketika video dirinya viral saat memberikan pengajian di salah satu kelab malam di Bali.

Gus Miftah diserang oleh warganet yang berbeda pandangan dengan dituduh kafir dan sesat karena telah berani masuk ke rumah ibadah agama lain.

Untuk itu, Gus Miftah memberikan penjelasan dasar hukum terkait masuk Gereja, yang disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, Senin 3 Mei 2021.

Dalam keterangannya, Gus Miftah berterima kasih kepada warganet yang telah menghujat dirinya dengan sebutan kafir, sesat dan lain-lain.

Ia merendah dengan mengatakan bahwa yang menghujat dirinya merupakan orang-orang yang luar biasa, dan menurut Gus Miftah bisa saja warganet yang benar atau sebaliknya.

“Tentang hukum masuk gereja. Terima kasih yang menghujat saya, yang mengatakan saya kafir, sesat, bangsat, dan lain lain, kalian luar biasa. Bisa jadi anda benar saya salah, atau sebaliknya,” ujarnya, dikutip Galamedia, Senin 3 Mei 2021.

Lantas dari kecaman yang menuduh dirinya sebagai kafir dan sesat, Gus Miftah akhirnya buka suara dan memberikan penjelasannya soal dasar hukum memasuki Gereja.

Pendakwah yang kerap dijuluki presiden para pendosa itu, menyampaikan penjelasannya untuk dijadikan bahan diskusi. Tak hanya itu, Gus Miftah juga mengatakan bahwa dirinya siap dinasehati bahkan sampai dimaki-maki oleh siapapun.

“Berikut saya sampaikan dasar hukumnya, mohon disimak dan dijadikan bahan diskusi, saya siap di nasehati oleh siapapun dan belajar kepada siapapun, bahkan pisuhi atau dimaki oleh siapapun,” katanya.

Dasar hukum yang dipakai Gus Miftah, yaitu terkait orang kafir ketika 70 tahun membaca tahlil dan syahadat, sekali saja terbakar kekafirannya.

Kalimat tersebut menandakan bahwa Gus Miftah memberi penjelasan terkait dirinya masuk Gereja yang dituduh kafir dan sesat oleh warganet.

Bahkan Gus Miftah menegaskan usai dirinya menghadiri peresmian Gereja tersebut, masih tetap melakukan tahlilan setiap hari.

“Orang yang kafir 70 tahun membaca tahlil dan syahadat sekali saja terbakar kekafirannya, dan Alhamdulillah saya masih tahlilan kok setiap hari,” tuturnya.

Selain itu di balik dirinya diserang warganet atas tindakan nya yang menghadiri peresmian Gereja, Gus Miftah menekankan satu hal tentang pelajaran.

Gus Miftah menekankan bahwa orang yang niat belajar, dimanapun bisa dapat pelajaran.

Akan tetapi menurutnya orang yang tidak niat belajar maka tidak akan mendapatkan pelajaran.

“Orang yang niat belajar dimanapun bisa dapat pelajaran, tapi orang yang tidak niat belajar sedang belajar pun tidak akan mendapatkan pelajaran,” pungkasnya.(berbagai sumber***)

Walikota HML Sebut Sinergitas Adalah Kekuatan Daerah

Bimantika.net Dalam Apel Kebangsaan di Halaman Kantor Pokres Bima Kota (3/5) Walikota Bima, H Muhammad Lutfi SE (HML) menyebutkan arti penting sebuah sinergitas lembaga penyelenggara pemerintah di Daerah..

Sinergitas menumbuh kembangkan kebersamaan semua pihak, sehingga dalam melakukan aktifitas pemerintah tercipta kondisi yang kondusif

Itulah beberapa pointer penting Pidato Walikota HML saat menjadi Inspektue inspektur upacara apel kebangsaan integritas TNI-Polri dan Pemkot Bima di podium kehormatan di Mako Polres Bima Kota,

“Sinegritas harus dikuatkan dan dipertahankan dalam menjaga kekuatan daerah,” demikian ungkap Walikota HML.

Pada kesempatan itu, Walikota HML mengajar seluruh lapisan masyarakat Kota Bima untuk saling bahu membahu dan saling mentaati protokol pandemi Covid-19.

“TNI-Polri akan menjadi kunci terlaksananya meminimalisei pandemi Covid-19 ini,” ungkap Walikota HML.

Jelang Idul Fitri 1442 Hijriah. Penjagaan mudik akan diperketat oleh pihak keamanan..

Apel Kebangsaan adalah Ikhtiar menjaga dan keamanan, ketertiban serta stabilitas daerah Kota Bima.

Apel digelar tiga komponen besar daerah, TNI-Polri dan pemerintah daerah. Saat itu HM Lutfi didampingi Kapolres Bima Kota dan Dandim 1608 Bima.

Sejumlah pajabat penting Kota Bima hadir dalam apel kebangsaan antara lain, Ketua Pengadilan Negeri Bima berikut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Bima, sejumlah Kepala OPD terkait serta Camat se-Kota Bima, PJU Polres Bima Kota.

Upacara Kebangsaan diawali pemeriksaan pasukan oleh Wali Kota Bima didampingi Ketua Pengadilan, Kapolres Bima Kota dan Dandim 1608 Bima. (***)

Polres Bima Bagi Ratusan Masker Cegah Penyebaran Covid-19

Bimantika.net Dalam mensukseskan Program Kampung Sehat II NTB, Kepolisian Resor Bima Polda NTB menggelar kegiatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Kegiatan yang dilakukan yaitu patroli sekaligus membagikan ratusan masker gratis untuk warga, Selasa (4/5/2021)

Dalam patroli, Polres Bima melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19. Saat dijumpai warga yang tidak menggunakan masker kemudian dibagikan masker gratis kepada mereka. Puluhan masker dibagikan untuk warga dalam patrolinya.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K melalui Paur Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan dalam rangka mensukseskan program kampung sehat II NTB dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 kita melaksanakan patroli. Patroli dilakukan dengan pembagian masker gratis untuk warga.

“Dalam patroli warga yang dijumpai tidak memakai masker kita berikan masker gratis untuk dipakai. Tujuannya masyarakat bisa turut serta dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Paur Humas Iptu Adib Widayaka menambahkan, tidak hanya pembagian masker, dalam patroli terus disampaikan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19. Apabila ditemukan warga berkerumun kita berikan imbauan untuk membubarkan diri,” ucapnya.

Iptu Adib Widayaka berharap dengan sejumlah upaya yang sudah dilaksanakan mampu mendukung pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19. Semoga seluruh masyarakat bisa berperan dalam pencegahan sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tutur Iptu Adib Widayaka (**)

Wakil Bupati Babe
Terima Bantuan Dari IKBDM Papua

Bimantika.net Ikatan Keluarga Bima Dompu Mimika (IKBDM) Papua, menyerahkan bantuan bagi korban banjir bandang Bima. Diterima Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer, M. Pd (Babe) di ruang kerja Wakil Bupati (3/5)

Bantuan hasil donasi warga Bima Dompu perantau tersebut diserahkan Sekretaris IKBDM Papua, Muhammad Fauzi, S.Pd mewakili Ketua IKBDM Aipda Muhammad Yani. Jenis bantuan yang diserahkan adalah uang Rp. 35 juta dan pakaian layak pakai satu (1) mobil pick up atau 15 karton besar.

Wabup Dahlan menyampaikan terima kasih atas rasa simpati dan kepedulian warga Bima Dompu di tanah rantauan. Semoga apa yang dilakukan akan tercatat sebagai amal ibadah kita dikemudian hari.

Kepada keluarga besar Bima Dompu Papua, Wakil Bupati berharap agar semakin solid dan membawa nama baik daerah di Papua.

‘’Terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk Kabupaten Bima tercinta. Semoga kedepan semakin solid dan berdedikasi menjaga nama baik Bima ditanah Papua,’’ujar Wakil Bupati.

Sementara itu Ketua IKBDM, melalui Sekretaris Muhammad Fauzi, S.Pd mengatakan, atas nama masyarakat Bima dan Dompu di Mimika Papua, berharap bantuan yang sedikit tersebut dapat meringankan beban keluarga korban banjir di Bima.

Dihadapan Wakil Bupati, Ia menyampaikan permohonan maaf karena bantuan yang akan diserahkan itu terlambat tiba di Bima. Karena harus menempuh perjalanan jauh dan dikirim via Kapal Pelni.

‘’Kami mohon maaf sedikit terlambat, karena butuh waktu untuk menghimpun dan mengirimnya via Kapal Pelni,’’ujar Muhammad Fauzi. (***)

Bupati IDP Sebut Pendidikan Islam Penting Bagi Generasi Anak Bangsa

Bimantika.net Kegiatan safari ramadhan oleh Pemerintah Kabupaten Bima akan berakhir beberapa hari lagi. Tidak ada Kecamatan yang tidak didatangi.

Memasuki hari ke dua puluh satu Puasa Ramadhan, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) dan Wakil Bupati Drs H Dahlan HM Noer, melaksanakan agenda tetap Pemerintahan Bima Ramah tersebut di Masjid Sabilul Muhtadin, Desa Palama, Kecamatana Donggo, Senin, 03 Mei 2021.

Selain dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bima, Hj Rostiati Dahlan, S.Pd, juga hadir Asisten III Setda Bima Drs Arifudin HMY, Asisten I Setda Bima Drs H. Putarman. Serta sejumlah Pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. Dan Penceramah Ustad Haryanto S.Pdi

Dihadapan para jama’ah Bupati Umi Dinda mengajak para orang tua dapat mendidik dan memberikan pendidikan Islam terhadap anak-anak. Tidak hanya berharap pada TPQ. Karena peran orang tua sangat penting untuk mendidik anak.

Bantuan al-quran yang diberikan Pemerintah pada setiap masjid, untuk membantu kita mengajarkan al-quran pada anak-anak. Dipelajari kandungan dan isinya.

Dijelaskan Umi Dinda, mengajari anak-anak mengaji dan mendidik mereka dengan pendidikan Islam, merupakan modal menghadapi kehidupan di masa datang.

‘’Sehingga anak-anak kita, menjadi generasi rabbany. Sepulang mereka sekolah, kita biasakan untuk mengajari agama. Agar lahir generasi yang berakhlakul qarimah,’’ujar Bupati.

Kenapa Desa Palama dipilih untuk safari Ramadhan? Orang nomor satu di Kabupaten Bima ini mengaku, karena Palama memiliki istimewaan tersendiri.

Bupati Umi Dinda menyampaikan terima kasih karena keluarga di Palama, selalu mengingatkan Pemerintah terhadap apa pun yang dibutuhkan keluarga di Donggo. Terutama yang berkaitan dengan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

‘’Isnya Allah, tetap kami bantu dalam setiap pembangunan,’’tambah Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah menyerahkan bantuan al-Quran. Diserahkan Asisten I Setda Bima Drs. H Putarman kepada Camat Donggo.

Kemudian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima, juga memberikan bantuan pada ASNAF Kecamatan Donggo. Untuk Tiga Puluh Satu (31) orang Fakir/Miskin, beras masing-masing 5 kilo gram. 11 orang Mu’allaf uang masing-masing Rp 300.000. 12 orang Fi Sabilillah uang masing-masing Rp 250.000. 12 orang Ibnu Sabil uang masing-masing Rp 250.000. Bantuan tersebut diserahkan asisten III Setda Bima Drs. H Arifuddin HMY diterima Camat Donggo, A. Dafid, S.Ag. (***)

Kadis Perkim Hadir di Rade, Bahas Solusi Air Bersih

Bimantika.net Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima adalah salah Desa yang setiap tahunnya mengalami kendala urusan penyediaan air bersih.

Menurut salah seorang Warga Desa Rade bahwa puluhan tahun kondisi kekurangan air bersih ini mereka rasakan.

“Kami alami kekurangan air bersih puluhan tahun lamanya sehingga kami sebenarnya sangat harapkan pada pemerintahan IDP agar bisa diatasi” ungkap Warga.

Atas kekurangan air bersih itu, Kadis Perkim Kabupaten Bima, Taufik, ST, MT hadir ditengah warga yang sedang resah atas kekeringan air bersih.

Kepala Desa Rade Atfah H. M. Tahir Fattah, S. PdI saat bersama Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bima menyebutkan bahwa kehadiran Kadis Perkim atas panggilan nurani dan kepercayaan pimpinan daerah.

“Pak Kadis Hadir semata-mata, memastikan solusi jangka pendek, menengah, panjang penanganan air bersih untuk kepentingan warga desa rade beberapa solusi diantaranya sumur bor canada di bulan Mei ini segera dilakukanya” ungkap Atfah.

Menurut Kades Super Aktif mengurus kemaslahatan rakyat ini untuk mengatasi sementara menyiapkan mobil tangki 3 kali sehari untuk memenuhi kebutuhan saat ini sambil normalisasi teknik pompa sumur bor yang berlokasi di Alfalah rade yang sedang macet.

“Ini adalah bentuk loyalitas kadis Perkim Kabupaten bima kepada bupati bima sebagai pimpinannya membantu gejolak gejolak ditengah warga dapat meyakinkan warga desa Rade” Tegas Atfah.

Lanjut Atfah, menurutnya Kadis Perkim Kabupaten Bima mempunyai kemampuan yang humanis sehingga dapat berdiskusi dengan tenang dengan warga untuk berbagai macam solusi.

“Sangat beda dengan pejabat asal Kecamatan Madapangga yang tak memikirkan kondisi warga kecamatan madapangga dikala suka dan duka, pejabat asal madapangga hanya mikir, cari muka dan makan” ujarnya

Atfah mewakili Warga Warga Desa Rade Kecamatan Madapangga meminta Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) mengevaluasi kembali pejabat asal madapangga yang tidak mempunyai solidaritas dan yang mikirin cari muka. (Yadin)