Akademisi STKIP Tamsis Apresiasi Managemen Masjid Raya Kota Bima

Bimantika.net Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa (STKIP Tamsis) Kabupaten Kabupaten Bima, Damar Damhuji, S. Ag., M. Pd., M.A sangat apresiasi terhadap Managament yang dilakukan oleh pengurus Masjid Raya Al Muwahidin Kota Bima.

Dirinya menilai bahwa ada progres yang nyata peningkatan kualitas banguan Masjid secara Fisik yang bisa dilihat secara nyata.

Namun dirinya pun tidak serta merta melihat terkaIt kemegahan Masjidnya, tapi Manajemen Masjid Al Muwahidin Kota Bima yang kualitatif.

Perlahan tapi pasti telah menghadirkan para Penceramah yang handal. Khutbah Jum’at hari ini Jum’at 7 Mei 2021 diisi oleh Dr Abdul Munir, M.PdI, dengan tema “Memahami Keutamaan Zakat”.

Masih Menurut Damar Damhuji, bahwa sesungguhnya Kemegahan Masjid Al Muwahidin Kota Bika terasa sempurna dengan mendengar khutbah yang begitu luar biasa dari seorang Da’i yang bergelar Doktor pada bidang agama Islam.

Beliau menjelaskan, bahwa Zakat merupakan salah satu pilar agama Islam. Maju mundurnya agama Islam dapat dilihat dari sejauh mana ketaatan umat islam menjalankan rukun Islam sebagai pilar utama tegaknya agama Islam di muka Bumi.

Zakat dengan sholat tak boleh dipisahkan. Dirikan sholat dan tunaikan zakat. Dalam Al Quran, berulang kali Allah berfirman Akimushalah Waatuzzakah.

“Ini menunjukkan betapa sholat dan zakat merupakan satu kesatuan yang utuh untuk dijalankan oleh umat Islam” ungkap Damar Damhuji.

Sholat dan zakat adalah ibadah yang sama-sama wajib untuk membentuk keshalehan pribadi dan keshalehan sosial serta membentuk solidaritas sesama muslim dan manusia pada umumnya.

Mengingatkan sesama muslim untuk menunaikan zakat, berarti kita menyelamatkan saudara kita dari memakan harta yang haram, karena didalam harta kita ada hak orang lain yang wajib ditunaikan. Jika kita memakan harta yang bukan hak kita, sama halnya kita memakan sesuatu yang haram.

Barang siapa yang memakan sesuatu yang haram, maka darah, daging dan tulang yang tumbuh dari makanan yang haram tersebut akan dimasukkan dalam api neraka di akhirat kelak.

“Bersihkan diri dan keluarga dari memakan harta yang haram, harta yang tidak ditunaikan zakatnya akan menjadi haram” ungkap Damar Damhuji (DAE)

Atasi Krisis Air di Madapangga
Pemkab Bima Segera Lakukan Pengerukan 

Bimantika.net Untuk menyelesaikan krisis air bagi masyarakat di beberapa desa se Kecamatan Madapangga, Pemerintah Kabupaten Bima, melakukan survei lokasi dan mengidentifikasi penyebab adanya krisis air di wilayah tersebut, Jumat 7 Mei 2021.

Pelaksanaan survei berdasarkan hasil rapat bersama Dirut. PDAM, Pemdes Monggo, Pemdes Rade, OPD terkait, dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs. H Taufik HAK, M.Si, Kamis, 6 Mei 2021, di Kantor Bupati Bima. 

‘’Penyelesaiannya disepakati untuk melakanakan survey lokasi sebagai sumber air dan mengidentifikasi penyebab krisis di beberapa Desa se Kecamatan Madapangga,’’ujar Kabag Administrasi Pembangunan (AP) Setda Bima, A Rifai, Jum’at, 7 Mei 2021.

Dijelaskan A. Rifai, hasil survei lapangan bahwa sumber air di Kecamatan Madapangga harus dilakukan pengerukan di area genangan. Sehingga daya tampung area genangan menjadi lebih banyak. Dan memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di Madapangga. 

Menurut Kabag AP, Sekda meminta semua leading sektor terkait dapat berperan aktif Menjaga hutan dan melestarikan lingkungan. Agar sumber sumber mata air bisa terawat kembali . Jaga sumber mata air mengingat mata air menjadi sumber bagi kehidupan di bumi.

Dan rencana aksi yang segera dilakukan adalah melaksanakan pengerukan sedimen sepanjang lebih kurang 15 m2 X 15 m2 di Madapangga. (***)

Tim Puma Polres Panda Amankan Pelaku Perjudian

Bimantika.net Tim Puma Polres Bima Polda NTB berhasil mengungkap dan mengamankan 1(satu) orang pelaku judi Balap kuda bertempat di RT 05 RW 03 Dusun Sukamaju, Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima, (6/4) pukul 22.00 WITA.

Penangkapan tersebut berdasarkan : So. Gas/183/III/OPS.1.3/2021 TGl 17 April 2021 Tentang Rencana Garis besar OPS kepolisian Mandiri Kewilayahan Keselamatan Rinjani

Pelaku yang diamankan AM (21) warga dusun sukamaju desa Tente kecamatan woha kabupaten Bima

Kasat Reskrim Iptu Adhar mengatakan, kronologis penangkapan bermula tim mendapatkan laporan pengaduan dari masyarakat bahwa di RT 05 RW 03 Dusun Sukamaju Desa Tente kecamatan Woha Kabupaten Bima sering mengadakan Judi Balap Kuda

Menindak lanjuti laporan tersebut Tim puma yamg dipimpin oleh ka Tim puma langsung menuju TKP

Sesampainya di TKP , karena kedatangan tim puma terlebih dahulu di lihat oleh para pemain judi, sehingga para pelaku sebagian meloloskan diri

Kemudian Tim puma berhasil mengamankan 1 (satu) orang pemain beserta barang bukti

Barang bukti yang diamankan berupa 1(satu) buah TV, 1 (satu) buah PS 2 Warna Hitam dan Uang tunai Rp 70.000.00 (Tujuh Puluh Ribu Rupiah)

Untuk saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di ruang reskrim polres Bima” ucap kasat reskrim (***)

Polisi Lakukan Aksi Sosial Bantu Drop Air Bersih Untuk Warga Madapangga

Bimantika.net Polres Bima Kabupaten bersama Polsek madapangga melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa bantuan air bersih kepada warga Desa Rade kecamatan madapangga, Kabupaten Bima, Kamis 6/5/21 pukul 13.00 wita

“Pemberian bantuan air bersih ini disambut baik oleh warga Desa Rade yang saat ini kesulitan dalam mendapatkan Air Bersih untuk keperluan sehari – hari. Bantuan Air Bersih yang diberikan kepada warga ini sebanyak 1 profil dengan kapasitas 5.000 liter dengan sarana yang dipakai untuk angkutan adalah 1 unit truk,” ucap Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K

Kegiatan ini dilaksanakan oleh anggota Sabhara Polres Bima dan anggota Polsek Madapangga,Kegiatan bakti sosial ini mengusung tema “Polres Bima Peduli Air Bersih Untuk Masyarakat”. Terang Kapolres Bima.

“Kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan adalah sebagai bentuk kepedulian Polres Bima bersama Polsek Madapanga kepada masyarakat yang sangat membutuhkan air bersih, mengingat susahnya masyarakat dalam mendapatkan air bersih, pada saat memasuki musim kemarau sekarang ini,” tegasnya

“Kita juga sampaikan kepada masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan program kampung sehat II NTB yang di inisiasi oleh bapak Kapolda NTB ” ucap Bhabinkamtibmas

Dengan adanya kegiatan baksos ini masyarakat desa Rade yang diwakili bapak Burhanudin sangat berterimakasih kepada polres Bima Polda NTB yang telah ikhlas memberikan bantuan berupa air bersih guna meringankan beban kehidupan masyarakat. (***)

Bupati IDP dan Babe Akhiri Safari Ramadhan di Monta Baru

Bimantika.net Safari Ramadhan 1442 H, Pemerintah Kabupaten Bima di Masjid Baitul Makmur, Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kamis 6 Mei 2021, berlangsung meriah dan khidmat.

Pelaksanaan program rutin Pemerintahan Bima Ramah di Desa pemekaran baru tersebut, menandai berakhirnya seluruh rangkai Safari Ramadhan, di 18 Kecamatan se Kabupaten Bima.

Selain dihadiri Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, M. Pd (Babe) juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bima Hj Rostiati Dahlan, S.Pd. Asisten I Setda Bima H Putarman SE, Asisten III Setda Bima Drs H Arifudin HMY, Kepala OPD, Kabag dan Kasubag lingkup Pemkab Bima.

Sebagaimana biasanya, Pemerintah menyerahkan bantuan al-quran. Diserahkan Asisten I Setda Bima, diterima Plt Camat Lambu Sulfan Akbar S.Sos.

Kemudian, Baznas Kabupaten Bima menyerahkan bantuan bagi ASNAF. Untuk 31 fakir miskin beras masing-masing 5 Kg. Sepuluh orang Mualaf uang masing-masing Rp 300 ribu, 12 orang Fisabilil haq uang masing-masing Rp. 250 ribu dan 20 orang Ibnu Sabil uang masing-masing Rp. 250 ribu.

Bantuan dari Baznas diserahkan oleh asisten III Setda Bima diterima oleh pengurus masjid Baitul Makmur. Selain sejumlah bantuan tersebut, Bupati Umi Dinda, juga membantu secara pribadi ratusan lembar Sarung dan Mukenah bagi jamaah yang hadir.

Bupati, di hadapan para jama’ah, menyampaikan rasa syukurnya dapat mengakhiri Safari Ramadhan di Kecamatan Lambu.

Tentunya, Pemerintah hadir tidak hanya untuk melaksanakan shalat tarawih. Akan tetapi betul-betul ingin merasakan, mendengarkan isi hati dan keluh kesah masyarakat terkait apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah.

‘’Kami beserta Wakil Bupati tidak mungkin menyerah begitu saja, berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Isi hati dan penyampaian keluarga di Monta Baru akan kami selesaikan,’’ujar Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, saat menyampaikan sambutan Pemerintah, di hadapan ratusan jama’ah yang hadir.

Bupati yang juga Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, mengingatkan pentingnya membayar Zakat bagi umat muslim, dalam bulan suci Ramadhan.

Kita membersihkan harta dan diri kita dengan membayar zakat. Jangan pernah merasa, bahwa dengan mengeluarkan harta untuk membayar zakat, akan mengurangi harta yang kita miliki.

‘’Kalau tidak dengan uang, Allah SWT akan menggantinya dengan nikmat Kesehatan dan Keimanan yang baik. Yang jauh lebih berharga dari harta benda,’’tambah Bupati Umi Dinda.

Selanjutnya Bupati Bima dua periode ini, mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian hutan. Tidak menganggap remeh fungsi hutan sebagai penyangga air.

Dijelaskan Bupati, saatnya kita mulai menanam dan mengawalinya walaupun satu batang pohon. Tidak mesti menunggu perintah untuk memulainya. Karena demi anak cucu kita.

Bupati mengajak untuk belajar atas kejadian banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Dan memanfaatkan alam beserta istrinya dengan sebaik-baiknya bukan untuk dirusak. Pemerintah tidak mengizinkan menanam pada kemiringan yang telah dilarang, apalagi sampai menebang pohon.

Terakhir, kepada seluruh masyarakat Lambu, Bupati Umi Dinda menyampaikan terima kasih. Telah memberikan kepercayaan untuk melanjutkan Bima Ramah dua periode. Tanpa dukungan masyarakat tidak ada artinya.

Sementara itu, Ustadz Farhan Bil Islam, S.Pd.I. dalam ceramah Ramadhannya, menyampaikan, kita hidup agar tidak jauh dari Al-quran. Al-quran adalah obat segala macam penyakit dan kitab petunjuk bagi manusia, yang akan menuntun sampai akhirat.

‘’Kalau kita sering mentadaburi al-quran maka akan memberikan subsidi energi kita yang hilang,’’ujar Farhan.

Dijelaskan Ust Farhan, jika al-quran dibaca antara waktu magrib dan Isya, maka akan menambah pundi-pundi ruhiyah kita yang hilang.

Al-quran yang diberikan oleh Pemerintah bermakna agar kita tetap optimis menghidupkan kembali membaca al-quran. Semoga kemuliaan cahaya Ramadhan, akan menuntun kita dalam mengakhiri puasa Ramadhan ini. (***)

Gandeng Majelis Taklim An Nisa, GOW Berikan Pembinaan IMTAQ di Donggo

Bimantika.net Rangkaian Safari Ramadhan yang dirangkai dengan Pembinaan Iman dan Taqwa (IMTAQ) Jajaran Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima yang dipimpin Hj. Rostiati Dahlan S. Pd dan turut dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Bima Ny.Cut Feniyati, M.Pd dan beserta pengurus berlangsung Kamis (6/5) di dusun Nggeru Kopa-Palama Donggo.

Ketua GOW dalam arahannya kembali menegaskan pentingnya edukasi kesehatan kepada keluarga. Oleh karena itu dirinya mengharapkan peran Majelis Taklim dan Pengurus TP. PKK dan TP PKK Desa di kecamatan Donggo menyampaikan kepada masyarakat khususnya para ibu tentang pentingnya pembinaan akhlak.

Hj. Rostiati juga mengharapkan penanganan secara seksama masalah yang dihadapi dan penguatan sebagai sesama perempuan. Kegiatan majelis taklim merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada ibu-ibu”. Terangnya.

Safari GOW Kabupaten Bima di dusun Nggeru Kopa juga diisi dengan ceramah agama, penyerahan paket sembako, susu balita, makanan anak, kurma buku Yasinan, obat-obatab serta microfon kepada pengurus mushola.

Sehari sebelumnya Rabu (5/5) Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima menggelar kegiatan yang sama di Masjid Baburahman Desa Belo Kecamatan Palibelo yang juga dihadiri oleh ibu Ketua Persit Ny.Cut Feniyati, M.Pd dan Organisasi Isbanda. (***)

IDP Bakal Dipinang Jadi Wakil Gubernur NTB

Bimantika.net Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) adalah Sosok Politisi Santun yang tidak memiliki Dendam Politik pada Rivalitasnya.

Sosoknya yang Ramah penuh dengan kedermawanannya Hampir Seluruh Masjid di Kabupaten Bima selama Masa Kepemimpinannya di Kabupaten Bima Sejak 2016 Silam ssudah didatanginya untuk memberikan sumbangan baik dalam bentuk APBD maupun dalam Bentuk Pribadi.

IDP yang juga Alumni Sarjana Strata Satu (S1) Ilmu Ekonomi STIE Bima memiliki kepekaan sosial yang amat sangat tinggi.

Saat diwawancara Khusus Media Cetak dan Online Bimantika, IDP menyebutkan bahwa dirinya taat pada apapun perintah Partai tempat dirinya di besarkan yakni Partai Golkar.

Selaku Ketua DPD ll Partai Golkar Kabupaten Bima, IDP siap berkompetisi dalam Kancah Pilkada Gubernur NTB Apabila DPP Golkar memerintahkan dirinya untuk Bertarung di Pilkada Propinsi NTB.

“Sebagai Ketua DPD ll Golkar Kabupaten Bima tentu kami tetap kedepankan perintah DPP dan arahan DPD l Propinsi NTB” Ujar IDP.

IDP Selaku Sosok Politisi Perempuan dengan memiliki kecerdasan sosial tentu sudah mengakar hingga tingkat RT dan RW.

Dalam berbagai Survey, tingkat keterkenalan IDP di arus bawah masyarakat Kabupaten Bima sungguh sangat besar sehingga memiliki kans untuk memenangkan Pertarungan di Pilkada Nusa Tenggara Barat.

Modal dasar menjadi Bupati Bima Dua Periode menjadikan banyak Politisi Regional NTB melirik sosok IDP bahkan meminangnya untuk menjadi Pasangan Politiknya.

Komunikasi Politik yang IDP miliki memungkinkan untuk bertarung di Pilkada NTB karena tingkat Komunikasi politik yang komunikatif yang dimiliki oleh IDP jarang di miliki oleh para Politisi kebanyakan.

Akankah IDP Melaju di Kontestasi Pilkada NTB ? Tidak ada ketegasan dalam pribadi iDP untuk menyatakan Bertarung. Namun secara hirarki Partai Politik dirinya siap bertarung apabila di berikan tugas oleh DPP Partai Golkar.

“Sebagai Kader Partai Golkar tentu Siap Laksanakan perintah adalah tidak bisa di tawar” ungkap IDP.

Lantas Kalau DPP Golkar Menghendaki IDP Maju Pilkada Propinsi NTB berpasangan sama Siapa?

IDP dalam pandangan politiknya urusan pasangan politik adalah urusan jalinan dan bangunan komunikasi palitik karena dalam hal ini koalisi Partai Politik tidak akan bisa terhindarkan dalam menghadapi kontestasi Pilkada baik di tingkat Kabupsten/Kota, Propinsi hingga Presiden. (DAE)

Bupati IDP Ingatkan Warga Pentingnya Berzakat

Bimantika.net Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) ingatkan pada para jamaah masjid Babusshoalihin dan masyarakat di Desa Hidirasa, untuk mengeluarkan zakat dari hasil Pertanian mereka.

Membayar zakat merupakan kewajiban. Dan kita berbagi untuk keluarga yang belum mampu. Apalagi saat sekarang masih dalam bulan suci Ramadhan.

‘’Atas nama Pemerintah menyampaikan agar kita semua tidak lupa membayar zakat. Bisa dilakukan melalui Baznas atau perwakilan Baznas yang ada di masing-masing kecamatan. Petani kita yang sudah mendapatkan hasilnya, jangan lupa untuk mengeluarkan zakat dari hasil pertaniannya,’’ujar Bupati, saat melaksanakan safari Ramadhan, di Kecamatan Wera, Rabu 5 Mei 2021.

Pada hari ke 23 puasa Ramadhan 1442 Hijriah ini, Pemerintah Kabupaten Bima melaksanakan Safari di Kecamatan Wera. Dan menjadi kecamatan yang ke 17 telah dikunjungi Bupati dan Wakil Bupati untuk melaksanakan program rutin Pemkab Bima di setiap tahunnya.

Selain menyerahkan bantuan al-quran, Bupati yang hadir didampingi Wakil Bupati Drs H Dahlan HM Noer, sejumlah kepala OPD dan pejabat di lingkup Pemkab itu, juga membagi ratusan sarung pada jama’ah masjid. Dan menghadirkan penceramah Ustadz Farhan Bil Islam, S.Pd.I.

Kemudian dari Baznas Kabupaten Bima, menyerahkan bantuan untuk ASNAF yakni 31 orang Fakir miskin beras masing-masing Lima Kg. 11 (Sebelas) orang Mu’allaf uang masing-masing Rp 300 ribu, 12 orang Fi Sabilillah uang masing -masing Rp. 250 ribu dan 12 orang Ibnu Sabil uang masing-masing Rp 250 ribu.

Pentingnya mengeluarkan zakat bukan hanya bagi para jama’ah saja. Tetapi menurut Bupati Umi Dinda, kepada seluruh ASN juga penting. Karena Zakat dapat membersihkan diri dan harta yang dimiliki.

Bupati mengucapkan terima kasih, keluarga di Desa Hidi Rasa telah hadir pada kegiatan safari Ramadhan oleh Pemerintah Kabupaten Bima. Dan menyampaikan permohonan maaf sempat tertunda beberapa kali.

Dijelaskan Bupati Umi Dinda, Pemerintah hadir lewat program safari Ramadhan, kemudian memberikan bantuan al-qur’an, agar jangan sampai masih dijumpai di rumah-rumah tidak memiliki al-quran.

Al-Quran adalah obat segala macam penyakit dan kitab petunjuk bagi umat manusia. Oleh karena itu, tidak ada kata terlambat untuk diajarkan pada anak-anak.

‘’Kita ajarkan pada mereka. Membaca dan mempelajari kandungannya. Jangan hanya berharap dari sekolah saja,’’lanjut Bupati.

Bupati juga mengajak para jama’ah untuk memakmurkan Mushola dan Masjid yang menjadi kebanggaan keluarga di Kecamatan Wera. Dan berharap tetap menjaga kelestarian hutan agar tidak terulang peristiwa banjir seperti beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ustadz Farhan Bil Islam, dalam ceramah Ramadhannya, mengingatkan pentingnya menjaga hati.

Menurut Farhan, hati manusia ibarat kaca dan harus selalu dijaga kebersihannya agar tidak kabur. Kalau kaca tersebut sudah kabur maka kita tidak bisa melihat apa-apa.

‘’Oleh karena itu, kewajiban kita adalah selalu membersihkannya,’’ujar Farhan.

Dijelaskan ASN di Bagian Kesra Setda Bima ini, kebiasaan Rasulullah ketika menghadapi Ramadhan. Pertama bersedekah atau membayar zakat. Membayar zakat diutamakan untuk keluarga kita yang tidak mampu.

Kedua Rasulullah memintal pakaian baru. Ketiga selalu mengisi antara waktu sholat satu ke berikutnya dengan Berdoa kepada Allah SWT, Berdzikir atau mengingat kepada Allah dan tidak memutus hubungan dengan al-quran.

‘’Hidupkan untuk membaca al-quran. Karena ayat demi ayat yang kita baca akan mendatangi kita untuk memberikan syafaat,’’ungkap Farhan. (Effen)

Polres Bima Gelas Apel Gabungan Untuk Operasi Ketupat Rinjani 2021

Bimantika.net Polres Bima Polda NTB menggelar apel pergeseran pasukan operasi Ketupat Rinjani 2021. Apel itu dilaksanakan di lapangan Mapolres Bima, Kamis (6/5/21) pukul 08.30 wita

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K melalui Kabag OPS AKP Herman, SH., menyampaikan dalam sambutannya untuk menekankan pelaksanaan Operasi Ketupat harus bisa berjalan maksimal.

“Jangan sampai upaya – upaya penanganan Covid-19 yang sudah baik menjadi sia – sia. Oleh sebab itu perlu kerjasama yang baik oleh seluruh stakeholder tokoh agama untuk mengimbau agar masyarakat tak melakukan mudik,” ujarnya.

Sementara itu Kabag Ops menjelaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan kegiatan operasi ketupat dengan maksimal. Pihaknya akan berupaya memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

“Belajar pengalaman dari sebelumnya, ketika ada libur panjang selalu ada peningkatan angka Covid-19,” ucap AKP Herman, SH

Ia juga menyampaikan bahwa perlu ada keterlibatan banyak pihak untuk mensukseskan kegiatan Operasi Ketupat Rinjani 2021. Hal itu untuk mendukung mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Perlu adanya keterlibatan seluruh tokoh agama dan masyarakat untuk mengimbau agar tidak mudik, tidak berkerumun dan berwisata yang berpotensi menimbulkan kluster,” ungkapnya.

Lanjut diungkapkan AKP Herman, SH, pihaknya sudah mendirikan sebanyak 4 pos pengamanan mudik, pos pengamanan Pasar Tente, Pspam Bandara, Pospam Sila dan pospam Madapangga. (***)

Bupati IDP Sampaikan Penjelasan Atas Ranperda Pada Paripurna Dewan

Bimantika.net Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) menyampaikan penjelasan atas Pengajuan Rancangan Peraturan Daerah, Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2016, tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bima. Pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bima ke I, masa sidang II tahun sidang 2021 (4/5).

Paripurna Dewan dipimpin Wakil Ketua, M Aminurlah SE dan Hj Nurhayati Mahfud. Dimulai sekitar pukul 14:15 siang.

Asisten I Setda Bima Drs. H Putarman, mewakili Bupati Bima, menyampaikan penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2016, tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Bima, berdasarkan Peraturan Pemerintah (Permen) Nomor 18 tahun 2016, tentang perangkat daerah.

Memuat jenis, tipologi dan besarnya perangkat daerah yang ditetapkan sesuai dengan urusan pemerintahan. Urusan yang wajib maupun urusan pilihan. Sehingga dalam Perda Nomor 4 tahun 2016, mengatur tentang nomenklatur perangkat daerah. Dan yang menentukan besarnya organisasi perangkat daerah adalah tipenya.

Dijelaskan Asisten Putarman, ketentuan yang diajukan untuk perubahan Perda tersebut adalah Pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

‘’Didasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 tahun 2020, tentang Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi, Kabupaten/Kota, kata Asisten.

Urusan penanggulangan kebakaran wajib dalam layanan dasar. Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah.

Karena itu, menjadi wajib dan ditempatkan dalam skala prioritas penyelenggaraan dan pendanaan dalam APBD dengan tetap berpedoman kepada standar pelayanan minimal yang ditetapkan pemerintah.

Urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar dalam perspektif Permen Nomor 18 tahun 2016, harus dimaknai dalam momentum dinas, minimal tipe c.

Kemudian Kedudukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Dalam pasal 122 ayat (1) Permen Nomor 18 tahun 2016, tentang perangkat daerah.

Bahwa seluruh perangkat daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik, tetap melaksanakan tugas sampai Peraturan Perundang-undangan tentang pelaksanaan urusan pemerintahan umum diundangkan.

‘’Atas dasar tersebut, secara otomatis Perda Nomor 4 tahun 2016, tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Bima. Yang ditetapkan pada 2016, belum mengatur sepenuhnya kelembagaan Kesatuan Bangsa dan Politik. Hanya ditempatkan pada pasal peralihan, sebagaimana dalam Permen Nomor 18 tahun 2016,’’ujar H Putarman.

Menurut Asisten, dalam perkembangannya, kapasitas kelembagaan Kesbangpol menjadi komprehensif dengan lahirnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 tahun 2019. Tentang perangkat daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik.

Kemudian dengan keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100-441 tahun 2019, tentang nomenklatur perangkat daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik.

‘’Hal ini juga menjadi landasan, sehingga urusan Kesatuan Bangsa dan Politik disebutkan dalam salah satu point dalam Perubahan Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2016 ini,’’tambah Asisten.

Dalam bidang keuangan akan dipisah menjadi dua Badan yaitu Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Badan Pengelolaan Pendapatan dan Aset Daerah.

Untuk mengembangkan daerah, dibutuhkan pendayagunaan potensi daerah secara optimal. Salah satu aspek yang sangat berpengaruh dan menentukan adalah kemampuan daerah mengadakan atau memperoleh sumber dana atau pendapatan asli daerah.

Dengan Sub Urusan Pendapatan dipisah dari Sub Urusan Keuangan menjadi Wadah sendiri, diharapkan dapat mendorong peningkatan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah.

Sehingga berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah. Disamping itu dengan beban kerja yang kecil, pengelolaan akan lebih efektif dan memudahkan melakukan menajemen kontrol.

Terakhir, adalah pengaturan Rumah Sakit Daerah sebagai Unit Organisasi Khusus yang bersifat otonom dalam pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah serta Bidang Kepegawaian.
Sehingga dalam praktiknya, diharapkan memberi dampak pada peningkatan mutu layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. (***)