Ketua Komite Pendirian IAIN Bima Apresiasi Walikota Bima dan Bupati Bima

Bimantika.net Ketua Komite Pendirian IAIN Bima Prof. Dr. H. Muhammad, M. Pd., M.S. memberikan apresiasi yang sangat mendalam kepada walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dan Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri, SE atas dukungan dan bimbingannya dalam pendirian IAIN Bima.

“Kedua kepala daerah tersebut merupakan kader terbaik yang dimiliki oleh dou mbojo” ungkap mantan wakil rektor bidang kemahasiswaan dan mantan dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram tersebut.

Menurutnya Apa yang dilakukan dan dipersiapkan oleh komite belum tentu membuahkan hasil apabila tidak didukung oleh kedua kepala daerah tersebut, ungkapnya. Kami sudah bekerja mempersiapkan pendirian IAIN Bima ini hampir dua tahun yaitu mulai pembuatan borang untuk sembilan program studi dan borang untuk institusi,

di samping itu kami juga mempersiapkan persyaratan-persyaratan akademik lainnya untuk sebuah perguruan tinggi negeri. Hasil pekerjaan kami tersebut disambut dengan baik oleh walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE yang kemudian beliau komunikasikan langsung dengan bapak Menteri Agama RI.

“Alhamdulillah semua jerih payah tersebut segera akan membuahkan hasil” ungkap Prof Asal Langgudu Kabupaten Bima ini

Sejauh ini tahapan-tahapan pendirian IAIN Bima yang kami susun bersama Tim dari Kementerian Agama RI berjalan lancar dan sangat cepat. Di bawah bimbingan Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, MA selaku ketua dewan penyantun,

“kami terus mempersiapkan syarat-syarat yang diperlukan agar izin pendirian IAIN Bima segera diterbitkan oleh pemerintah, sambungnya pria kelahiran Desa Rupe Kabupaten Bima tersebut.

Untuk menunjukkan keseriusannya, bapak Menteri Agama RI mengutus tim lengkap dari kementerian Agama untuk melakukan verifikasi faktual terhadap beberapa persyaratan mutlak pendirian perguruan tinggi negeri pada tanggal 27-28 Mei 2021 yang lalu di kota Bima.

Tim tersebut juga bertemu langsung dengan bupati dan wakil bupati Bima. Hasilnya sangat menggembirakan, ungkapnya. Mari kita masyarakat Bima mendorong dan mendukung terus upaya pendirian IAIN Bima ini, katanya.

Pada kesempatan terpisah, walikota Bima dan bupati Bima juga mengharapkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat kota Bima dan Kabupaten Bima terhadap pendirian IAIN Bima, karena ini merupakan aset vital yang akan kita miliki dalam rangka untuk segera memajukan kualitas sumber daya manusia dan aspek-aspek pembangunan lainnya terutama untuk kedua daerah ini.(DAE)

Sebagai Ketua Kontingen PON NTB, Mori Hanafi Siap Ukir Prestasi Atlit di PON Papua

Bimantika.net Ketua Kontingen NTB PON XX yang diselenggarakan di Papua, Mori Hanafi SE, M.Comm melakukan pengecekan persiapan tempat untuk Pemusatan Latihan Daerah (PELATDA) PON XX Papua 2021.

Mori Hanafi yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Propinsi NTB sempatkan dirinya untuk mengecek segala persiapan itu pada hari Minggu, (30/5/2021).

pada kesempatan itu, Mori Hanafi menyampaikan beberapa pesan moral yang membangkitkan semangat para atlit-atlit NTB.

Menurutnya selama ini para atlit NTB sudaj mampu berkontribusi positif harumkan daerah di NTB
Dan banyak prestasi yang ditorehkan oleh atlit atlit di daerah kita.

“Hampir semua Cabang olahraga sangat berkembang dan maju di daerah kita NTB ini,” ungkapnya.

Anggota DPRD Provinsi NTB Duta Partai Gerindra ini menyebutkan pula bahwa kepercayaan masyarakat NTB atas dirinya ditunjuk menjadi ketua adalah sebuah kehormatan baginya untuk dijalankan se amanah mungkin.

“Saya merasa ini kehormatan yang tentunya saya berkomitmen bertindak dan berbuat secara maksimal untuk memajukan para atlit kita,” ungkapnya.

Diakhir wawancara ekslusive nya dengan media Cetak dan Online Bimantika melalui saluran WhatsApp nya, Mori Hanafi sangat mengharapkan doa dan dukungan masyarakat NTB bagi Atlit atlit PON Papua saat berlaga di arena pertandingan.(Dae)

Ketua Pemuda Tanjung Desak Kapolres Tangkap dan Adili Oknum Dewan Penimbun Laut

Mulyadin (Tobing) Ketua Pemuda Tanjung

Bimantika.net Ketua Pemuda Tanjung Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, Mulyadin mendesak pihak Polres Bima Kota untuk segera tangkap dan adili pelaku penimbunan hutan Mangrove yang ada di pinggir laut Kota Bima.

Tobing Sapaan akrab Ketua Pemuda Tanjung ini menyebutkan pula bahwa dirinya selaku warga sudah melakukan upaya maksimal menahan gerakan penimbunan hutan mangrove tersebut namun pemilik sertifikat Laut itupun bersikeras untuk tetap lakukan tindakan melawan hukum.

Saat di wawancara langsung media Cetak dan Online Bimantika pada hari Minggu (30/5/2021) malam senin, Tobing menjelaskan bahwa pelaku penimbunan hutan mangrove itu adalah Oknum DPRD Kota Bima ERW Dari Partai Nasdem.

“Mungkin karena dia sebagai Dewan sehingga dirinya merasa kebal hukum padahal kami sudah tanyakan tentang izin penimbunan dan izin reklamasinya” ungkap Tobing Warga RT. 11 RW 04 Kelurahan Tanjung Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.

Tobing pun menjelaskan bahwa di TKP dalam hal ini tempat Penimbunan Hutan Mangrove sempat adu mulut dengan oknum Dewan yang tidak mampu memperlihatkan izin penimbunan dan reklamasi laut.

“Oknum Dewan berdalil bahwa mereka punya sertifikat namun tidak menunjukkan izin reklamasi dan penimbunan” ungkapnya.

Atas urusan ini, Tobing Meminta pada Kapolres Bima Kota agar segera tangkap dan proses secara hukum oknum Dewan yang tidak taat akan Hukum.

“Negara ini berdasarkan Hukum Bukan berdasarkan Kekuasaan, oleh karena itu Kami Pemuda Tanjung mendesak Kapolres Tangkap dan Adili Oknum Dewan yang kami anggap melakukan aktivitas melanggar hukum” desaknya.

Atas berita ini, ERW selaku Anggota DPRD Kota Bima melalui saluran WhatssApp nya pada Minggu Malam (30/5/2021) membantah keras tudingan ketua Pemuda Tanjung karna dirinya merasa tidak melakukan penimbunan hutan mangrove sebagimana yang diberitakan.

“cek dulu apakah ada sertifikat atas nama saya di wilayah itu, apakah ada aktivitas penimbunan yang saya lakukan di situ” ujarnya dengan kesal.

Bahkan dirinya akan menuntut Ketua Pemuda itu secara hukum karena mencemarkan nama baiknya. “Saya akan tuntut balik saudara tobing karena saya tidak pernah lakukan semua yang dituduhkan, dan saya tidak pernah kenal saudara tobing” ungkapnya (Dae)

Umi Elly Dikenal Sosok Santun Dan Berjiwa Sosial

Bimantika.net Sosok Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima Hj. Ellya Alwaini Sebelum menjadi Ketua PKK Kota Bima adalah pengusaha sukses di kota Bima.

Sebagai Direktris di beberapa Perusahaan, Umi Elly Lebih dikenal sebagai Wanita Kota Bima yang sagat supel dan sangat gampang bergaul dengan masyarakat, nilai sosial kemasyarakatan Umi Elly boleh dibilang Sangat tinggi.

“Umi Elly adalah istri walikota Bima yang tidak membeda-bedakan teman dan para sahabat walau beliau sebagai istri seorang pejabat nomor saru di Kota Bima” ungkap Ibu Aisyah salah seorang Srikandi Kota Bima.

Masih menurut Ibu Aisyah bahwa Selama bergaul dengan Umi Elly banyak hal yang dirinya kagumi pada sosok Umi Elly terutama sifat dan sikap Kesantunan dan Kesalehan Sosialnya yang sangat tinggi.

“Selama saya bergaul sama beliau menurut pribadi saya umi Ely orang sopan dan bisa merakyat, kalau dengan Srikandi beliau selalu merangkul Srikandi” ungkapnya.

walau demikian Ibu Aisyah berharap kedepannya agar orang-orang dekatnya Umi Elly lebih familiar lagi seperti sosok Umi Elly.

Diakhir komentarnya Ibu Aisyah menyebutkan sangat apresisi pada kepribadian Umi Elly yang juga menjadi sosok inspiratifnya.

“Saya menjunjung tinggi beliau itu Karna beliau orang bisa bersama siapa pun dan apabila ada kegiatan apapun kami selalu di ikut sertakan seluruh organisasi termasuk kami pengurus Lasqi” ungkap Ibu Aisyah warga Asli Kelurahan SambinaE ini. (D@3)

Walikota HML dan Bupati IDP Satu Visi Urusan Pembangunan IAIN Bima

Bimantika.net saat menerima kunjungan Tim Pembangunan Kampus IAIN Bima, dari Kementerian Agama RI, di Ruang Rapat Utama, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) nampak jelas rasa bangganya atas hadirnya Kampus IAIN Bima yang di prakarsai oleh rekan sesama Kepala Daerahnya Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML)

Bupati IDP menerima tim yang Tim dipimpin Prof Ahmad Thib Raya, dan Ketua Komite Pembangunan IAIN Bima Prof. Dr. H. Muhammad, Mpd yang juga Rektor lll universitas Islam Negeri (UIN) Mataram beserra seluruh tim lainnya.

Pemerintah Kota Bima di wakili langsung oleh Sekda Kota Bima Drs. H Muhtar Landa, MH serta ada pula Direktur Prof. Doktor Suyitno, dan staf khusus Kementerian Agama Hasan Basri Sagala.

“IAIN Bima akan menjadi salah satu alternatif dan kebanggaan masyarakat Provinsi NTB untuk bisa melaksanakan studi.Kami sangat mensupport pendirian IAIN Bima ini,” ujar Bupati IDP

Bupati IDP sangat mengakui semangat orang tua Bima untuk menyekolahkan anak mereka sangat luar biasa.

“Mereka boleh buta huruf, tetapi anak-anaknya harus bersekolah tinggi, itulah prinsip orang tua di Bima” ungkap Bupati Bima Dua Periode ini.

Sementara itu, staf khusus Kementerian Agama RI, Hasan Basri Sagala mengapresiasi semangat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.

Itulah salah satu alasannya Kementerian Agama memberikan perhatian khusus untuk Bima.

“Ini alasan Kemenag merapat dan mendirikan Kampus IAIN Bima,”kata Hasan Basri.

Dijelaskan staf khusus ini, generasi muda Bima harus bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

Dan membantu Kementerian Agama melakukan deradikalisasi di Indonesia. Karena Bima, masuk dalam salah satu zona penting.

Semangat deradikalisasi tidak semata-mata diselesaikan dengan pendekatan keamanan.
Tetapi melalui pendekatan pendidikan juga.

“Kami tidak meragukan komitmen Bupati dan Walikota dalam membangun Kampus ini,”lanjutnya.

Atas nama Kementerian Agama RI, Hasan Basri, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab dan Pemkot Bima, telah menghibahkan tanah.

Sementara itu Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyebutkan bahwa dirinya Berikhtiar dalam kepemimpinannya bahwa Kampus IAIN adalah cikal bakal perjuangkan nilai nilai Peradaban Keilmuan untuk Masyarkat Kota Bima yang dipimpinnya hingga puluhan tahun kedepan masyarakat bisa merasakan kemajuan peradaban dalam keilmuan

Menurut Walikota HML bahwa sesungguhnya Bicara soal kampus, tentu pasti berurusan dengan dunia perkuliahan dan semua aktivitas Civitas Akademika dengan segala bentuk dinamikanya.

Tidak hannya sampai disitu, Kampus tidak hanya sekedar wadah untuk menempa keilmuan secar ilmiah namum juga membentuk karakter kepribadian generasi anak bangsa, kemandirian berpikir dan bersikap, keterampilan sosial.

Kampus sebagai institusi pendidikan tinggi tentu memiliki komitmen moral (mora Force) untuk melaksanakan dan mengawal pembentukan karakter bangsa.

Pengembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Cultur akademik menjadi titik temu antara upaya pembinaan karakter dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai hasil dari proses pendidikan tinggi. (dae)

Nyaris Dibakar Massa, Pelaku Jambret Diamankan Polisi

Bimantika.net Anggota polsek Woha Poles Bima Kabupaten amankan,
Pelaku penjambretan.

Pelaku jambret kembali beraksi kali ini terjadi Di Jalan Lintas Samili- Tente Tepatnya Didepan Masjid Al-Hidayah Kecamatan Woha Kabupaten Bima (29/5) Sekira Pukul 15:00 wita.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Try Hatmoyo S.I.K Melalui Paur Humas Polres Bima, Polda NTB. IPTU Adib Widayaka Membenarkan Bahwa Telah Terjadi Aksi Penjamberatan Yang diduga dilakukan oleh (F) 32, Warga Dusun Beringin Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Dua Korban Penjamberatan Yang Masih Bersatus Pelajar ini, Merry Melani Pelajar SMAN 1 Bolo Warga Dusun Matahari RT 05 RW 02 Desa Bolo Kecamatan Madapangga Dan Melinda Hayu, 14 tahun, Pelajar SMPN 4 Bolo, yang beralamat sama Ujar Adib dalam laporan Tertulis Resminya Yang Diterima Awak Media ini.

Lanjut Adib, kejadian itu Berawal korban dengan menggunakan sepeda motor yang berboncengan dengan temannya dari arah Kecamatan Madapangga menuju ke rumah neneknya di Desa Runggu Kecamatan Belo sesampainya di Desa Samili saat melintas di jalan raya lintas Samili-Tente tepatnya didepan Masjid Al-Hidayah Desa Samili.

Kronologis kejadiannya Tiba-tiba datang Terduga pelaku dari arah belakang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio tanpa plat nomor Dan langsung mengambil 2 (dua) unit Handphone yang disimpan oleh korban di laci sebelah kiri sepeda motor merk Honda Vario Yang dikendarai korban papar Adib.

Setelah terduga pelaku berhasil mengambil Handphone, kemudian korban langsung berteriak dengan mengeluarkan kata-kata Maling dengan berulang ulang kali, Teriakan itu Membuat Terduga pelaku Panik tidak lama kemudian terduga pelaku menabrak mobil BOX warna putih yang datang dari arah Tente dan belok kanan masuk gang sebelum kantor Desa Samili, sehinggga terduga pelaku terjatuh dan masyarakat sekitar Yang melihat dan mengatahui kalau penabrak adalah pelaku Penjambertan langsung Menghakimi Pelaku.

Masyarakat yang mendapat Informasi bahwa ada pelaku Jambret yang menabrak mobil BOX, sehingga masyarakat ramai-ramai mendatangi TKP dan sebagian masyarakat memukul dan sebagian bawa bensin mau membakar terduga pelaku Jambret.

Melihat banyak orang yang berdatangan selanjutnya anggota personil Polres Dompu Bripka SUKARMAN yang Kebetulan Berada Disekitar Kejadian langsung mengamankan terduga pelaku dari amukan massa,

Bripka SUKARMAN Melihat Massa Yang semakin Banyak Dan Geram Langsung menghubungi Kapolsek Woha Iptu Edy Prayitno via Handphone dan meminta bantuan personil Polsek Woha untuk datang mengevakuasi terduga pelaku menuju ke Polsek Woha, setelah itu Kapolsek Woha menurunkan personil untuk segera menuju TKP Adib Menjelaskan.

Selanjutnya Personil Polsek Woha yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Woha Aipda NANANG QOSIM SH berhasil mengevakuasi dan mengamankan terduga pelaku dari amukan massa,

dan di bawa menuju ke Puskesmas Woha guna mendapatkan perawatan Medis atas luka-luka yang dialami oleh terduga pelaku, karena Luka yang dialami terduga Cukup serius Akhirnya Dirujuk Ke RSUD Bima, tutup Adib.(**)

Bupati IDP Support Pembangunan IAIN Bima

Bupati Bima menerima kunjungan Tim Pembangunan Kampus IAIN Bima, dari Kementerian Agama RI, di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati, (28/5) pagi.

Tim dipimpin Prof Ahmad Thib Raya, selain diterima Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri SE, juga diterima Wakil Bupati Bima Drs.H Dahlan HM Noer, Asisten I Setda Bima Drs. H Putarman dan Asisten III Setda Drs. H Arifudin HMY.

Ikut bersama rombongan, selain Sekda Kota Bima Drs. H Muhtar Landa, ada pula Direktur Prof. Doktor Suyitno, dan staf khusus Kementerian Agama Hasan Basri Sagala.

Bupati Umi Dinda menyampaikan terimakasih pada tim. Tentunya, pertemuan tersebut semuanya atas niat yang sama. Yakni segera mendirikan kampus IAIN Bima yang bisa menampung mahasiswa bukan saja dari Kabupaten, Kota Bima dan pulau Sumbawa.

Tetapi menjadi salah satu alternatif dan kebanggaan masyarakat Provinsi NTB untuk bisa melaksanakan studi.

“Kami sangat mensupport pendirian IAIN Bima ini,”ujar Bupati.

Kedepannya, selain sebagai alternatif. IAIN Bima, akan mampu menciptakan SDM agar bisa sejajar dengan SDM di luar daerah.

Bupati mengakui, semangat orang tua Bima untuk menyekolahkan anak mereka sangat luar biasa.

Dijelaskan Bupati Bima dua periode ini, orang tua boleh miskin, tetapi kehidupan anak-anak harus lebih baik.

“Mereka boleh buta huruf, tetapi anak-anaknya harus bersekolah tinggi,”ungkap Bupati.

Hadirnya Kampus IAIN Bima merupakan peluang bagi para Profesor dan Doktor asal Bima. Untuk pulang mengabdikan diri, mendarmakan ilmu mereka bagi generasi di daerah ini.

Pemerintah Kabupaten Bima, siap mendukung langkah yang diinisiasi oleh putra Bima. Selain sebagai akademisi, mereka juga ahli di bidang masing-masing.

Sementara itu, staf khusus Kementerian Agama RI, Hasan Basri Sagala mengapresiasi semangat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.

Itulah salah satu alasannya Kementerian Agama memberikan perhatian khusus untuk Bima.

“Ini alasan Kemenag merapat dan mendirikan Kampus IAIN Bima,”kata Hasan Basri.

Dijelaskan staf khusus ini, generasi muda Bima harus bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

Dan membantu Kementerian Agama melakukan deradikalisasi di Indonesia. Karena Bima, masuk dalam salah satu zona penting.

Semangat deradikalisasi tidak semata-mata diselesaikan dengan pendekatan keamanan.
Tetapi melalui pendekatan pendidikan juga.

“Kami tidak meragukan komitmen Bupati dan Walikota dalam membangun Kampus ini,”lanjutnya.

Atas nama Kementerian Agama RI, Hasan Basri, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab dan Pemkot Bima, telah menghibahkan tanah. (“””)

TIM Puma Polres Bima Kota Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Sadis

Bimantika.net Kinerja Polres Bima Kota patut diapresiasi oleh semua pihak. Terduga Pelaku pembunuhan sadis di Wilayah hukum Polres Bima Kota beberapa bulan lalu yang
Buron dua bulan lebih ditangkap oleh Tim Puma Polres Bima Kota.

Polisi menangkap Yakub dan Boy alias Keu atas Kasus pembunuhan warga Rontu Kecamatan RasanaE Timur tanpa adanya perlawanan dari para pelaku pembunuhan.

Kedua pelaku sempat Buronan Polisi selama dua bulan lebih. Ditangkapnya kedua pelaku atas kejadian pembunuhan sadis Pada hari Minggu tanggal 04 April 2021 lalu, sekitar pukul 16:00 Wita. Di Kelurahan Dara Kecamatan Paruga Na’e kota Bima, Tepatnya dibelakang pertokoan Sultan Square Ditemukan mayat Hasanuddin (52) dengan kondisi luka di bagian kepala dan leher.

Korban merupakan Pegawai Negri Sipil (PNS) asal Kelurahan Rontu, Kecamatan Munda Kota Bima.

“Kedua pelaku bernama Yakub alias Boy alias Keu. Pria 37 tahun ini merupakan Pedagang asal Rabadompu, Kecamatan Raba Kota Bima. Sementara Adi Harianto (21) asal Dusun Karara Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima,” jelas Aipda Abdul Hafid.

Lanjut Hafid, bahwa dari hasil Kronologis penangkapan kedua pelaku ini, berdasarkan hasil penyelidikan Tim Puma serta keterangan saksi-saksi dan rekaman CCTV yang ada di TKP.

“Tim berhasil mengidentifikasi satu pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Hasanuddin. Yakni Yakub alias Boy alias Keu (37), asal Rabadompu, Kecamatan Raba Kota Bima,” tuturnya.

Pada Sabtu 29 Mei 2021 Sekitar pukul 00:30 Wita, Tim melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku Yakub. Tak lama kemudian Tim Puma berhasil mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang sedang berada di rumah Istrinya di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Bima.

“Kami berhasil mengamankan pelaku dirumah istrinya, walaupun awalnya pelaku sempat mengelak. Namun setelah di interogasi, pelaku Yakub mengakui perbuatannya,” tuturnya.

Pada polisi pelaku Yakub mengatakan, dalam aksi kejahatannya itu dia melakukan dengan rekannya bernama Adi Harianto alias Dandi. Mengetahui hal tersebut Tim melakukan pengembangan terhadap Pelaku kedua ini. Setelah perjalanan kurang lebih 3 Jam, Tim tiba di rumah pelaku dan melakukan penggerebekan.

“Pelaku Dandi kami tangkap dirumah temannya. Keduanya saat ini sudah kami amankan ke Mako Sat Reskrim Res Bima Kota. Sementara situasi aman terkendali,” tutupnya. (Effen)

FKGM-NU : Hadirnya Kampus IAIN Bima, Wujud Nyata Walikota HML Bangun Peradaban Keilmuan

Bimantika.net Ikhtiar Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) hadirkan Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bima adalah cita-cita Besarnya dalam membangun Peradaban Keilmuan.

HML yang juga Mantan Aktivis Mahasiswa Di Era 98 sadar betul bahwa kehadiran Kampus di tanah kelahirannya akan bermakna adanya perubahan signifikan dalan kehidupan sosial kemasyarakatan warga Kota Bika yang di pimpinnya hingga tahun 2023.

Saat diwawancara Ekslusive oleh Media Cetak dan Online Bimantika, Walikota HML menyebutkan bahwa kata kampus menunjukan daerah lingkungan bangunan utama perguruan tinggi (universitas, akademi, sekolah tinggi, institut dllnya) wadah dimana semua kegiatan belajar-mengajar dan administrasi berlangsung secara akademis.

Menurut Walikota HML bahwa sesungguhnya Bicara soal kampus, tentu pasti berurusan dengan dunia perkuliahan dan semua aktivitas Civitas Akademika dengan segala bentuk dinamikanya.

Tidak hannya sampai disitu, Kampus tidak hanya sekedar wadah untuk menempa keilmuan secar ilmiah namum juga membentuk karakter kepribadian generasi anak bangsa, kemandirian berpikir dan bersikap, keterampilan sosial.

Kampus sebagai institusi pendidikan tinggi tentu memiliki komitmen moral (mora Force) untuk melaksanakan dan mengawal pembentukan karakter bangsa.

Pengembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Cultur akademik menjadi titik temu antara upaya pembinaan karakter dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai hasil dari proses pendidikan tinggi.

Atas Visi Besar Walikota HML membangun peradaban keilmuan tersebut, Ketua GP Ansor Kota Bima, M. Rafiin, SE menyebutkan bahwa sesungguhnya Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam kepemimpinannya sebagai Walikota Bima yang baru berjalan dua tahun lebih ini sudah menunjukkan bahwa HML Dalam Visinya Membangun IAIN Bima adalah telah membagun Sebuah Peradaban Keilmuan.

Lanjut Rafiin bahwa IAIN BIMA hadir untuk mencerdaskan anak bangsa, HM Lutfi hadir untuk mencerahkan demokrasi dan mensejahterakan rakyatnya.

“Bagi kalian yang merasa terusik dan pembenci, hak para segelintir jangan dipaksa menjalar ke semua orang, berdamailah dengan diri dan sekitar, Kritik sewajarnya dan berbuatlah yang terbaik sesuai kemampuan untuk daerah” ungkap Rafiin.

Dirinyapun menjelaskan bahwa Forum Komunikasi Generasi Muda Nahdlatul Ulama (FKGM-NU) Bima Raya mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Bima dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat. (Dae)

Keberadaan Pospamdu TNI-Polri Beri Rasa Aman Pada Warga

Bimantika.net Keberadaan Pos Pengamanan Terpadu (Pospamdu) Koramil 1608-07 Bima di perbatasan Desa Sondo dan Desa Nonto Tera Kecamatan Monta Kabupaten Bima yang dibangun lewat program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Beberapa bulan lalu kini semakin “hidup”.

Keberadan Pospamdu itu sendiri diharapkan mampu meminimalisir peluang adanya tindak kriminal di wilayah Monta bagian selatan yang masuk dalam Wilkum Subsektor Wilamaci tersebut, sehingga tercipta Kamtibmas yang kondusif sebagaimana tuntutan mayoritas masyarakat setempat.

Untuk mewujudkan hal itu, personil TNI dan Polri selalu siaga berjaga di Pospamdu yang diresmikan langsung oleh Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, MH, M.Han, Tanggal 31 Maret lalu itu.

Siaga jaga atau piket tersebut, seperti disampaikan Kapolres Bima, AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K lewat Paur Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, dilakukan setiap hari selama 24 jam penuh, yang diisi masing-masing 3 anggota TNI dan 3 anggota Polri yang dipersenjatai.

“Dari Polri sendiri anggota jaga sebanyak tiga personil yang melaksanakan tugas jaga satu kali 24 jam yang terdiri dari tiga regu piket.” Papar Adib.

Lanjutnya, sebagaimana dikatakan Danrem saat peresmian, meski Pospamdu tersebut dibangun lewat program TNI namun dalam penggunaannya, TNI bersama Polri akan saling membahu menggunakannya sebagai upaya untuk menciptakan Kamtibmas yang kondusif bagi masyarakat setempat. (***)