Walikota HML Tinjau Lokasi Lapangan Volley dan Jalan Baru di Mande

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (SE) melakukan sholat Jum’at di Masjid Nurul Ula Kelurahan Mande.

Walikota HML dalam melaksanakan Sholat Jum’at didampingi Ketua Baznas Kota Bima H. Nurdin Mansyur, MM, Lurah Mande, RT dan RW se Kelurahan Mande serta sejumlah tokoh Lingkungan Mande 3.

Usai melakukan Sholat Jum’at, Walikota HML bersama masyarakat meninjau lokasi Lahan lebih kurang 10 Are untuk Lapangan Volley Ball Kelurahan Mande. Lahan ini adalah Janji Politik HM Lutfi, SE pada saat Pilkada 2018 lalu, dan kini sedang diurus dan di proses Administrasi oleh Dinas Perkim Kota Bima.

Midun, S. Sos salah seorang tokoh muda di Kelurahan Mande menyebutkan bahwa usai Walikota HML meninjau lokasi pembuatan lapangan Volley Ball, Walikota HML sempatkan dirinya meninjau lahan yang diwakafkan oleh warga sebagai TPU masyarakat Lingkungan Mande 2 dan Lingkungan Mande 3 untuk dibuatkan akses jalan.

Warga Mande pada umumnya Menurut Midun berterimakasih pada Walikota HML yang telah sempatkan dirinya untuk turun langsung ke Mande dalam kaitan dengan urusan Lahan 10 are untuk Lapangan Volley Ball Kelurahan Mande tengah diurus administrasinya oleh Perkim untuk dibayarkan.

“Akses Jalan menuju Lahan Hibah warga untuk TPU di ACC dan bantuan masjid Nurul Ula Tahun 2022 sebesar 150 Juta di Acc” ungkap Midun melalui Saluran Telepon selulernya pada hari Jum’at (11/6/2021).

Midun Menjelaskan bahwa Yang perjuangkannya bersama warga Mande selama ini mulai dari Pilkada 2018 bukan untuk kepentingan kelompok, namun untuk menjawab kebutuhan warga yang inginkan Mande harus memiliki sarana Lapangan Volley Ball sendiri

“Lapangan Volley Ball sangat kami perlukan mengingat Mande telah banyak cetak generasi pemain handal dan telah banyak memberikan kontribusi untuk KOTA BIMA pada berbagai turnamen, bahkan sampai tingkat Nasional” ujar Midun. (Dae)

Tim Puma Polres Bima Amankan 4 Unit Motor Balapan Liar

Bimantika.net Tim Puma Polres Bima berhasil mengamankan 4 unit kendaraan bermotor roda dua yang terlibat aksi balapan liar di jalan baru desa panda kecamatan Palibelo, (10/6) sekira pukul 21.30 WITA

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S I.K melalui Kasat Reskrim Iptu Adhar mengatakan, empat unit motor yang diamankan adalah motor yang digunakan para remaja untuk melakukan aksi balap liar dan kebut-kebutan di jalan.

“Aksi balap liar itu sudah sangat meresahkan masyarakat dan membahayakan para pengguna jalan lain,” ucap kasat Reskrim

Iptu Adhar menjelaskan, aksi balap liar diketahui saat tim puma melakukan patroli dan menerima laporan dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut sering dijadikan ajang balap liar dan sangat mengganggu pengguna jalan.

“Karena meresahkan personel kami yang mendapat informasi itu langsung melakukan penertiban dan mengamankan sedikitnya 4 unit sepeda motor yang terlibat dalam aksi balap liar tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, disamping membahayakan keselamatan diri dan orang lain, aksi kebut-kebutan dijalan raya sudah melanggar aturan lalu lintas. Apalagi kebanyakan yang tertangkap balapan, masih banyak yang belum memiliki SIM.

Oleh karena itu, pihaknya dengan tegas mengamankan motor mereka agar ada efek jera.

“Kita ambil tindakan tegas dengan mengamankan motor mereka di kantor polisi dengan harapan aksi balapan liar bisa menurun,” kata dia.

“Harapan kami agar orang tua tetap mengawasi anak-anak. Apalagi yang terlibat aksi balap liar ini adalah kebanyakan remaja yang masih di bawah umur,” pungkasnya.(*)

Polairud Polres Bima Sosialisasi Call Centre 110 Polri

Bimantika.net Sat Polairud Polres Bima Melaksanakan Sosialisasi Call Center 110 Polri., Call Center 110 Polri adalah layanan informasi, layanan pengaduan, kecelakaan lalu lintas dan kejadian bahkan pengawalan cukup tekan 110. (10/6)

Layanan 110 tersebut juga sebagai bentuk wujud percepatan pelayanan kepada masyarakat, maka para personel Polairud Polres Bima gencar mensosialisasikan tentang keberadaan Call Center yang telah disediakan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat pada saat membutuhkan kehadiran Polisi tanpa harus datang ke kantor.

Salah satunya dilakukan imbauan maupun sosialisasi dengan meme di media sosial Polres Bima dan Polsek Jajaran tentang Layanan Call Centre 110 di pasang ditempat-tempat keramaian guna memudahkan masyarakat untuk mengetahui Layanan Polisi Call Center 110 ini.

“Kepada masyarakat kami imbau bilamana ada masyarakat membutuhkan layanan informasi, layanan pengaduan, kecelakaan lalu lintas dan kemacetan bahkan pengawalan cukup tekan 110 dan Personil Polres Bima siap menindaklanjuti laporan saudara,” tutur Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K

Dengan keberadaan call center ini diharapkan kepada masyarakat agar penggunaannya nanti benar-benar dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhannya, bukan untuk memberikan informasi-informasi yang tidak jelas atau kesannya mempermainkan petugas, sehingga apa yang kita harapkan dapat berjalan dengan baik.

“Memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya, karena Polri selalu berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat dalam pelaksanaan pelayanan prima, dan respon yang cepat guna menindak lanjuti laporan yang disampaikan masyarakat,” ucap kasat Polairud Iptu Ahmad. (***)

Antisipasi Dampak Bencana, ADRA-BPBD Adakan Workshop Rumah Tahan Bencana

Bimantika.net Adventist Development and Relief Agency (ADRA) Indonesia dengn didukung penuh European Commission Humanitarian Aid (ECHO) bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima (10/6) mengadakan Workshop Build Back Better Membangun Rumah Tahan Bencana (Gempa dan Siklon) yang diikuti secara tatap muka oleh 39 peserta dan 20 peserta tatap maya (virtual). Baik dari ADRA Indonesia maupun lembaga internasional di Aula Utama Kantor Bupati Bima.

Program Director ADRA Indonesia, Karlo Purba yang secara daring membuka Workshop tersebut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bima dan berbagai elemen yang hadir untuk bersama-sama membahas konsep hunian yang aman terhadap bencana di Kabupaten Bima.

Senada dengan Karlo, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Aries Munandar, ST.MT pada kesempatan tersebut memaparkan, Workshop ini merupakan langkah BPBD bersama dengan ADRA dan ECHO dalam aspek mitigasi non struktural. “Forum ini untuk merespon apa musibah yang terjadi di Kabupaten Bima dan pendekatan kita mencoba mengupas terkait dengan teknologi bangunan dengan pendekatan mitigasi kebencanaan dan menghadirkan narasumber nasional.

Pada saat yang sama juga mencoba menjajaki kemungkinan penggunaan teknologi barang yang sederhana seperti kawat yang diaplikasikan di bangunan-bangunan yang ada di Kabupaten Bima”. Imbuh Aries.

Regency Coordinator ADRA Robert D.Saunoah mengatakan, ADRA didukung oleh ECHO berpikir bahwa bencana yang terjadi beberapa waktu lalu membuat rumah banyak mengalami kerusakan.

“Sebagai respon dan kepedulian ADRA maka dilakukan beberapa kegiatan antara lain pendataan dampak bencana, melakukan promosi kesehatan di desa Sanolo kecamatan Bolo dan yang terakhir Workshop khusus untuk membangun hunian yang aman terhadap bencana”.

“Kita ingin workshop ini mendapatkan masukan-masukan yang terkait dengan bagaimana membangun rumah yang tahan terhadap gempa dan siklon, juga dengan hadirnya kalangan pemerintah, unsur TNI/Polri dan organisasi masyarakat akan bersama-sama berpartisipasi memberikan masukan bentuk rumah yang cocok untuk Kabupaten Bima”. Ungkapnya.

Untuk tujuan tersebut, workshop menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kepakaran di bidang nya yaitu Teddy Boen (Pakar Bangunan Rumah Tahan Gempa) yang memaparkan “Konsep dan Desain Bangunan Tahan Gempa”, J. Juliasman (Homes and Communities Sr. PO – CRS) mengulas “Konsep dan Desain Bangunan Tahan Bencana Siklon” dan Dedy Mawardi ( SOLUD NTB) yang menguraikan “Konsep dan Desain Bangunan Sesuai Konteks Lokal”.

Workhop juga menampilkan tiga orang penanggap yaitu Taufik, ST.MT, (Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bima), Aries Munandar, ST.MT (Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima) dan Ir. H. Nggempo, MMT, (Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bima)
Ke depan diharapkan ada kebijakan-kebijakan dalam program pembangunan yang memperhatikan berbagai sisi bagaimana membuat bangunan yang tahan gempa dan siklon”. Tutup Robert.(***)

Bhabinkamtibmas Donggobolo Terus Lakukan Pantau Wilayah

Bimantika.net Untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas di wilayah desa binaannya, Bhabinkamtibmas Desa Donggobolo Polsek Woha melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif salah satunya dengan kegiatan sambang dan cek pos kamling.

Seperti yang dilakukannya Dini hari ini dengan melaksanakan patroli sambang poskamling di wilayah desa Donggobolo, (9/6/21) jam 23.45 wita. Dalam sambangnya,

Bhabinkamtibmas Bripka M. Saleh melaksanakan Dialog dengan petugas ronda sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas agar Meningkatkan kewaspadaan terhadap para pelaku kejahatan ” tidak lupa juga bhabinkamtibmas menyampaikan antisipasi penyebaran Covid-19 dengan selalu menerapkan 5 M dimana dan kapanpun” pungkasnya

Bripka M Saleh mengatakan Poskamling masih sangat efektif dalam menjaga kamtibmas di wilayah. Jika mengetahui sesuatu hal yang mencurigakan atau kejadian menonjol, petugas ronda agar segera melaporkan kepada Polsek maupun polres

Kegiatan patroli sambang ini merupakan salah satu kegiatan rutin Bhabinkamtibmas dalam upaya menghidupkan kembali kegiatan siskamling dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19.(***)

Kemen Kominfo Adakan Sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital

Bimantika.net Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika mengadakan Sosialisasi Gerakan Literasi Digital Nasional selama Bulan Juni secara daring pada 10 kabupaten/kota Se-NTB dalam 44 kali virtual mulai Senin (7/6) sampai dengan Rabu (30/6).

Pada sesi pembukaan, Kamis (10/6) Presiden RI H. Joko Widodo juga turut memberikan sambutan secara daring dalam kegiatan gerakan literasi digital nasional ini.

Bupati Bima yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bima Fahrurahman SE, M.Si mengatakan, “penggunaan internet dan ruang digital yang kian massif dan menjangkau hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat memiliki sisi positif dan sisi negatif tidak hanya memberikan manfaat bagi penggunanya, namun juga membuka peluang terhadap beragam persoalan.

“Kurangnya kecakapan digital dalam menggunakan perangkat teknologi informatika dan lemahnya pemahaman akan pentingnya budaya digital berpotensi menciptakan ruang digital yang tidak memberikan kenyamanan karena terdapat banyak konten negatif”.

Oleh karena itu lanjutnya, “sosialisasi Gerakan Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi wahana yang amat penting. Sebab, melalui literasi digital ini seluruh elemen masyarakat akan memiliki kemampuan yang luar biasa untuk berpikir, belajar, berkomunikasi, bekerja sama, serta berkarya”. Urainya.

Webinar Gerakan Literasi Digital Nasional 2021 mengangkat tema Indonesia Makin Cakap Digital yang dipandu Jhoni Chandra ini menghadirkan beberapa Key Opinion Leader Aflya Fisca Alycia dan empat narasumber yaitu Josephine Brightnessa (Marketing Manager Digital Apps Transportation), Richy Hendra (Senior Security Consultant PT. Maxplus).

Narasumber lainnya, Hj Rostiati Dahlan S.Pd (Ketua TP. PKK Kabupaten Bima/ Ketua Dekranasda) yang memaparkan Tantangan & Solusi Lokal Brand untuk Bersaing Di Pasar Digital dan Suryadin SS. M.Si (Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Diseminasi Informasi Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Bima) yang menyajikan topik “Bijak Sebelum Mengunggah di Media sosial)

Sebanyak 4 pilar mencakup keterampilan digital, etika digital, budaya digital dan keamanan digital dengan total 27 topik pembahasan dalam sosialisasi ini.(**)

Duta Genre Kota Bima dibentuk, FKDM Nilai Solusi Maraknya Permasalahan Remaja Kota Bima

Oleh : Gufran Muhidin, SH,. CIL *)

Bimantika.net Kehadiran Duta Generasi Berencana (GenRe) di Kota Bima memegang peran penting untuk menyosialisasikan bahwa keluarga adalah segala-galanya. Genre adalah suatu program dari singkatan “Generasi Yang Punya Rencana” yang diluncurkan oleh pemerintah lewat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Program GenRe adalah program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa dikalangan generasi muda. Program GenRe merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa karena mengajarkan remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa.

Saya selaku Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bima Gufran Muhidin, SH. CIL mengapresiasi dan mendukung penuh atas kehadiran Duta Genre dan dinobatkannya Hj. Ellya H.M. Lutfi sebagai Bunda Genre Kota Bima. Ini merupakan langkah solutif dan tepat sebagai kewaspadaan dini terkait maraknya permasalahan remaja di kota bima saat ini.

Keberadaan duta Genre sekaligus menekan maraknya permasalahan remaja, dan yang yang paling menonjol adalah permasalahan seputar seksualitas. Persoalan HIV/AIDS di Kota Bima. Penyalahgunaan narkoba dan rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan usia kawin pertama yang relatif masih rendah, masih menimpa remaja, sehingga peran duta Genre perlu didukung penuh dan terus digiatkan.

Kami Apresiasi instansi DPPKB Kota Bima yang telah membentuk dan menghadirkan Duta Genre di Kota Bima. Harapan kami keberadaan Duta Genre ini bukan sekedar seremonial kegiatan saat ini saja, ditunggu aksi nyatanya di lapangan. Menuju Remaja Kota Bima yang berkarakter dan berbudaya.

Gufran Muhidin, SH. CIL
Ketua FKDM Kota Bima

Usai Penobatan Bunda Genre, DPPKB Langsung Gelar Audisi Duta Genre Kota Bima

Bimantika.net Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) hari ini Kamis (10/6/2021) menyelenggarakan kegiatan Penobatan Bunda Genre (Generasi Berencana,red). Sesaat kemudian dilanjutkan dengan Kegiatan Seleksi Duta Genre Kota Bima.

Kepala Dinas DPPKB Kota Bima, Hj. Nurjannah, S. Sos menyebutkan usai Prosesi penobatan Bunda Genre oleh Pak Walikota Bima kepada Hj. Ellya Alwaini HML, SE selaku ketua Tim PKK Kota Bima berjalan lancar langsung digelar seleksi Duta Genre Kota Bima.

“Sesaat selesai kegiatan penobatan Bunda Genre langsung ditindaklanjuti dengan kegiatan Audisi atau seleksi Duta Genre Kota Bima” ungkap Dae Jana Sapaan akrab Kepala Dinas DPPKB Kota Bima.

Kegiatan seleksi dan audisi Duta Genre Menurut Dae Jana adalah semoga dalam kegiatan Audisi Duda GenRe dan Penobatan Bunda Genre ini agar Generasi Remaja menjauhi Seks bebas, Pernikahan Usia Dini dan penyalahgunaan zat aditif dan Narkoba.

“Hal ini bukan hanya program pemerintah saja yang melarang, tapi agama pun melarang hal tersebut” ungkap Kadis DPPKB.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyampaikan pesan moral pada seluruh warga masyarakat Kota Bima utamanya Kaum Muda Millenial yang mengikuti audisi Duta Genre agar menjadikan kegiatan positif ini lebih bermanfaat untuk menata masa yang akan datang.

Menurut Walikota HML bahwa Kegiatan Audisi Duta Genre Kota Bima sangat bermanfaat untuk kaum Muda Millenial dalam menata dirinya dalam bingkai meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dengan kegiatan ini tentu generasi muda memetik manfaatnya dan adanya kegiatan ini diharapkan pemuda menjadi pelopor dalam segala hal dan bisa terhindar dari pengaruh buruk seks bebas dan narkoba” demikian Ungkap Walikota HML. (Dae)

Umi Elly Dinobatkan Bunda Genre Kota Bima, GP Ansor Apresiasi

Kepala Dinas DPPKB Kota Bima Hj. Nurjannah, S. Sos saat Menyerahkan Buket pada Bunda Genre Kota Bima Hj. Ellya Alwaini HML, SE

Bimantika.net Pada momen dinobatkannya Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya H.M. Lutfi sebagai Bunda Generasi Berencana (Genre) Kota Bima yang dilaksanakan pada Kamis 10 Juni 2021 bertepatan dengan Peringatan Hari Kontrasepsi sedunia dan Lomba Duta Genre se- Kota Bima di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima, Khairunnas Wakil Ketua PC GP Ansor Kota Bima sebagai salah satu peserta mengapresiasi sekaligus merasa bangga dan mendukung penuh dengan program Generesi Berencana Nasional ini.

“Sosok Hj. Ellya H.M. Lutfi yang juga Ketua TPP PKK Kota Bima yang telah dinobatkan sebagai Bunda Genre Kota Bima adalah figur yang tepat dan bersahaja. Selain kepribadian beliau yang keibuan dan ramah senyum”, ujar Khairunnas.

Diharapkan dengan dinobatkannya Hj. Ellya HM Lutfi sebagai Bunda GenRe dapat menjadi motivator generasi Kota Bima dalam berperilaku positif dan terhindar dari bahaya narkoba dan pergaulan bebas.

Program Generasi Berencana (GenRe) seperti inilah yang dibutuhkan untuk membina dan mengarahkan para remaja muda-mudi Kota Bima ke depan.

“Kami GP Ansor sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan pemuda di Kota Bima juga menitikberatkan fokus utama kami adalah pembinaan dan mendidik generasi muda yang memiliki ahlakul karimah, terhindar dari bahaya narkoba dan zat adiktif lainnya”, ungkap Khairunnas.

Kepada Duta Genre terpilih, Hj. Ellya berharap bisa mewakili Kota Bima untuk melaksanakan tugas-tugasnya terutama dalam menyosialisasikan program-program keluarga berencana ditambah mempromosikan budaya dan wisata Kota Bima di tingkat nasional.

Dalam kegiatan Penobatan Bunda GenRe Hj Ellya HM Lutfi didampingi Kepala DPPKB Kota Bima Ibu Nurjanah, S.Sos. Hadir pula Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE yang juga secara langsung menyematkan selendang Bunda Genre Kota Bima kepada Hj. Ellya HM. Lutfi disaksikan peserta lomba duta Genre se- Kota Bima.

Walikota Kota Bima dalam sambutannya menyampaikan, Hj. Ellya dianggap sebagai sosok ibu, sosok bunda yang selalu siap mendengarkan dan memperhatikan remaja generasi berencana di Kota Bima dan menjadi motivator bagi para remaja agar berperilaku positif dan terhindar dari perilaku menyimpang.

“Semoga Bunda GenRe Kota Bima dapat menjadi sosok Kartini masa kini yang dapat menjadi tumpuan harapan mereka para remaja, tempat curhat, tempat mengadu, serta bisa memberikan nasehat kepada remaja Kota Bima”, harap Wali Kota.

Hj. Ellya HM Lutfi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada DPPKB Kota Bima dan Generasi Berencana Kota Bima yang telah mempercayakan dan menobatkan dirinya sebagai Bunda Genre Kota Bima.

“Terima kasih, ini menjadi tanggung jawab cukup besar bagi saya, karena pertanggungjawabannya tidak hanya di dunia tetapi di akhirat. Doakan semoga saya sehat dan kuat menjalankan tugas ini semuanya bertujuan bagaimana masyarakat kita di Kota Bima terkhusus generasi muda menjadi generasi yang sehat, kuat dan mandiri,” ucapnya.

Kepala Dinas DPPKB Kota Bima, Hj. Nurjannah, S. Sos menyebutkan bahwa kegiatan Penobatan Bunda Genre Oleh Walikota Bima berjalan lancar dan khidmat.

“Prosesi penobatan Bunda Genre oleh Pak Walikota Bima kepada Hj. Ellya Alwaini HML, SE selaku ketua Tim PKK Kota Bima berjalan lancar penuh khidmat.

DPPKB pun menyelenggarakan kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan buket oleh Kepala Dinas ĎPPKB Kepada ketua tim penggerak PKK kota Bima yang sudah di nobatkan sebagai Bunda Genre Kota Bima.

“Penyerahan Buket dari Dinas DPPKB sebagai tanda ucapan selamat menjadi Bunda Genre Kota Bima kepada Umi Elly” demikian Ungkap Hj. Nurjannah, S. Sos. (***)

Umi Elly Di Nobatkan Jadi Bunda Genre Kota Bima

Bimantika.net Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) hari ini Kamis (10/6/2021) menyelenggarakan kegiatan Penobatan Bunda Genre.

Kepala Dinas DPPKB Kota Bima, Hj. Nurjannah, S. Sos menyebutkan bahwa kegiatan Penobatan Bunda Genre Oleh Walikota Bima berjalan lancar dan khidmat.

“Prosesi penobatan Bunda Genre oleh Pak Walikota Bima kepada Hj. Ellya Alwaini HML, SE selaku ketua Tim PKK Kota Bima berjalan lancar penuh khidmat.

DPPKB pun menyelenggarakan kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan buket oleh Kepala Dinas ĎPPKB Kepada ketua tim penggerak PKK kota Bima yang sudah di nobatkan sebagai Bunda Genre Kota Bima.

“Penyerahan Buket dari Dinas DPPKB sebagai tanda ucapan selamat menjadi Bunda Genre Kota Bima kepada Umi Elly” demikian Ungkap Hj. Nurjannah, S. Sos.

Nurjannah, S. Sos mantan Camat RasanaE Barat ini menjelaskan juga bahwa kegiatan penobatan Bunda Genre langsung ditindaklanjuti dengan kegiatan Audisi Duta Genre Kota Bima.

“DPPKB langsung menyelenggarakan Audisi Duta Genre Kota Bima” demikian Ungkap Dae Jana Sapaan akrabnya.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyampaikan pesan moral pada seluruh warga masyarakat Kota Bima utamanya Kaum Muda Millenial yang mengikuti audisi Duta Genre agar menjadikan kegiatan positif ini lebih bermanfaat untuk menata masa yang akan datang.

Menurut Walikota HML bahwa Kegiatan Audisi Duta Genre Kota Bima sangat bermanfaat untuk kaum Muda Millenial dalam menata dirinya dalam bingkai meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dengan kegiatan ini tentu generasi muda memetik manfaatnya dan adanya kegiatan ini diharapkan pemuda menjadi pelopor dalam segala hal dan bisa terhindar dari pengaruh buruk seks bebas dan narkoba” demikian Ungkap Walikota HML. (Dae)