DPC PBB Kota Bima Gelar Aksi Sosial, Bagi Sembako Untuk Lansia

Bimantika.net Ditengah Pandemi Covid-19, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bima menggelar kegiatan sosial yakni Berbagi untuk sesama. Ini adalah bentuk kepedulian Partai Bulan Bintang Kota Bima.

Ketua DPC PBB Kota Bima, Syamsuddin, S. Sos saat di wawancarai oleh Media Online Bimantika Hari Minggu 19 September 2021 menyebutkan bahwa kemarin hari Sabtu 18 September 2021 DPC PBB Kota Bima membagi sembako kepada warga Lanjut Usia (lansia) di kecamatan Mpunda Kota Bima.

“Ditengah Pandemi Covid-19 kami tetap melakukan aksi sosial peduli Covid-19 untuk warga masyarakat yang perlu mendapatkan bantuan khususnya Lansia” demikian Ujarnya.

Syam sapaan akrab Ketua DPC PBB ini menjelaskan juga bahwa aksi sosial dan peduli ini terus digalakkannya ditengah pandemi Covid-19 dengan rencana menyebar ke seluruh Kecamatan Se Kota Bima.

“insya kami DPC PBB Kota Bima akan terus lakukan aksi berbagi untuk warga Lansia dan akan dilaksanakan kegiatan lanjutannya di lima Kecamatan se Kota Bima” Demikian ungkapnya. (***)

Ketua Panitia Muscab Tuding Sekretaris DPW PKB NTB Asal Bicara

Ir. Irwan Ketua Panitia Muscab sekaligus mantan Wakil sekretaris DPC PKB Kota Bima demisioner

Bimantika.net Pasca diberitakan oleh Media Bimantika bahwa Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kota Bima, pihak DPW PKB NTB pun membantah nya lewat media online lainnya.

Dalam bantahannya disalah satu media online itu bahwa Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Nusa Tenggara Barat (DPW PKB NTB) membantah jika di Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Bima kisruh

Sekretaris Wilayah (Sekwil) PKB NTB H Makmun mengatakan Kota Bima sebagaimana DPC PKB lainnya, hari ini sedang melaksanakan secara serentak se-NTB. Ada salah satu media online memberitakan ada kisruh dalam pelaksanaan Muscab PKB Kota Bima.

“Ingin saya luruskan, kekisruhan yang disebutkan atau yang diberitakan oleh media massa tersebut tidak tidak benar adanya ya, karena kami selaku kami selaku penanggung jawab setiap PKB ini selalu melakukan monitoring, pemantauan terhadap proses yang terjadi di forum Muscab yang ada di 10 kabupaten/kota se-NTB,” tegasnya saat dikonfirmasi, Sabtu 18 September 2021. Demikian kutipan Bantahan Sekretaris DPW PKB NTB.

Atas bantahan Sekretaris DPW PKB NTB tersebut, Kini dibantah lagi oleh Ketua Panitia Muscab sekaligus Wakil sekretaris DPC PKB Kota Bima, Ir. Irwan.

Kisruh Muscab DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bima di Hotel Mutmainnah Kota Bima Sabtu 18 September 2021, bukan saja berakhir kisruh namun dinilai berujung pada Asal bicaranya Sekretaris DPW PKB Propinsi NTB yang sama sekali tidak pernah lakukan koordinasi pra Muscab.

“Ini akan menjadi blunder terus karena Sekretaris DPW PKB Propinsi NTB asal Bicara dan tidak mendasar serta tidak melakukan koordinasi apapun dengan penyelenggara Muscab yang dimandatkan oleh pihak DPP PKB” ujar Ir. Irwan Ketua Panitia Muscab sekaligus mantan Wakil sekretaris DPC PKB Kota Bima demisioner.

Irwan membantah bahwa yang diungkapkan oleh sekretaris DPW PKB NTB bahwa adanya salah satu nama yang tidak diakomodir justru membalikkan fakta-fakta pasca Muscab yang kisruh itu.

“Yang benar kami yang mengundurkan diri karena menolak salah satu nama hasil keputusan DPP PKB bukan karena Tidak terakomodirnya salah seorang yang diinginkan oleh kami, ini jelas membolak-balik keadaan” ujar Irwan.

Atas asal bicaranya Sekretaris DPW PKB NTB itu, Irwan mengaku sebenarnya sudah lakukan tabayyun kepada saudara Hotib selaku Tim yang dimandatkan untuk melaksanakan Muscab PKB Kota Bima tentang Siapa dan dari partai mana dugaan oknum yang terlibat yang ingin melihat jalannya muscab kayak gitu yang dimaksud oleh Sekwil PKB NTB.

“Namun saudara Hotib yang dimandatkan oleh DPP untuk melaksankan Muscab PKB Kota Bima berdasarkan pengakuannya tidak pernah melakukan komunikasi dalam bentuk apapun dengan Sekretaris Wilayah PKB NTB malah hpnya offline” tegas Iwan.

Diakhir Wawancaranya Irwan menuding bahwa Sekretaris DPW PKB NTB asal bunyi terkait dengan adanya pihak partai lain yang utak atik dan berkepentingan di partai PKB.

“Harusnya sekretaris DPW PKB NTB tidak asal tuding dan tidak asal bunyi” demikian tegas Irwan. (***)

Extra Ordinary, Polisi Siapkan Jemputan Bagi Warga Yang Divaksin

Bimantika.net Mataram – Kegiatan percepatan vaksinasi serentak di propinsi nusa tenggara barat (NTB) semakin intesif, meskipun di akhir pekan. Hal serupa disampaikan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Kabid Humas, Kombes Pol. Artanto, S.I.K,. M.Si kepada media di mataram (18/09/2021).

“Hari ini, meskipun akhir pekan, kegiatan vaksinasi serentak tetap berjalan. Bahkan semakin massif di semua polres dan polsek di wilayah hukum masing-masing”.

Guna memantau penyelenggaraan percepatan vaksinasi, Polda NTB bersama tim gabungan dari TNI dan Pemprov menurunkan personil ke titik-titik pelaksanaan vaksinasi.

“Kapolda telah memerintahkan para pejabat utama (PJU) untuk mengawasi dan mengasistensi serta melaporkan pelaksanaan vaksinasi di tempat-tempat yang telah ditentukan. Tim Polda yang turun ke lapangan di bantu juga tim dari Perwira Korem 162 Wira Bhakti, Personil dinas kesehatan Provinsi NTB dan Kabupaten”, sambung pria berkumis tipis itu.

Artanto menambahkan, berbagai macam cara strategis dan taktis dilakukan oleh personil di bawah seperti dengan menyediakan kendaraan antar jemput warga yang divaksin.

“Selain kerjasama dengan aparat desa, sekolah, madrasah, tim di lapangan juga ada yang menjemput bola. Menyiapkan kendaraan angkutan bagi warga yang divaksin. Seperti kegiatan Kompi 3 Batalyon Pelopor pagi ini, menjemput puluhan warga Labuhan haji yang akan divaksin di Cahaya Mandiri Selong Lombok Timur”.

“Perintah Pimpinan jelas, realisasi vaksinasi hari ini harus maksimal dan meningkat. Ini extra ordinary”. Tutup pria berpangkat melati tiga itu.

Sebagaimana diketahui target 70 persen populasi NTB harus telah divaksin untuk terwujudnya Herd Immunity. Mengingat Propinsi NTB akan jadi tuan rumah World Super Bike (WSBK) nopember 2021 mendatang dan Moto GP pada tahun 2022.(***)

Polres Bima Kota Tinjau 190 Siswa MTs 1 Kota Bima yang Vaksin

Bimantika.net Polres Bima Kota dibawah kendali Kapolres AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH gencar melakukan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui kegiatan Vaksinasi Merdeka Go To School.

Atas Perintah Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos hari ini Sabtu 18 September 2021 melakukan pengecekan Vaksinsi go to school.

Pelaksanaan Vaksinasi di MTS NEGERI 1 Kota Bima berjalan lancar dan sukses.Vaksinasi berjalan sekitar
Pkl. 11.30 Wita sampai dengan Selesai. Vaksinsi Go To School ini bertempat di MTs Negeri 1 Kota Bima

Wakapolres Bima Kota, Kompol Mujahiddin, S. Sos, Memonitoring Kegiatan Pelaksanaan Vaksinasi Terhadap Siswa-Siswi MTS Negeri 1 Kota di Kelurahan dara Kec. Rasanae Barat Kota Bima.

Dari Seribu lebih Siswa-Siswi MTSN 1 Kota Bima, Target yang Akan divaksinasi Hari ini Sebanyak 400 Siswa yang sudah Mendapatkan Ijin dari Orang Tua Siswa, Sampai dengan Pukul 11.30 Wita Siswa-Siswi MTSN 1 Kota Bima yang Sudah Melaksanakan Vaksinasi Sebanyak 190 Siswa.

Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan Vaksinsi ini adalah Kapolsek Rasanae Barat, AKP Suhatta, Kepala MTsN 1 Kota Bima, Drs. M. ADNAN Kepala kantor Kementrian Agama Kota Bima, H. AHMAD TAUFIK,S.Ag, Kepala Tata Usaha MTSN 1 Kota Bima, M. FADIL, SE, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Bima, Drs. H. FURKAN. (***)

Muscab PKB Kota Bima Hasilkan Kisruh Internal, Warga Makin Tidak Simpatik

Bimantika.net Kota Bima_ Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bima di Hotel Mutmainnah Kota Bima Sabtu 18 September 2021 berhasil dengan memproduksi kisruh internal yang berujung pada semakin tidak simpatiknya rakyat pada Partai Bersimbol Kan 9 Bintang ini.

Wakil Sekretaris DPC PKB Kota Bima Demisioner, Muhamad Ardiansyah, ST bahwa kisruh internal tersebut berawal dari tidak adanya Konsistensi internal sehingga menolak hasil Muscab secara keseluruhan.

Menurut Ardiasyah bahwa Ketidakterimaan ini terjadi karena nama sekretaris yg dikeluarkan oleh DPP tidak sesuai dengan komitmen awal.

“arogansi ini tidak bisa diterima, masa suara arus bawah dipecundangi hanya karena kepentingan salah satu pihak.. jangan karena DPP memiliki kekuasaan berlaku sewenang-wenang dan menafikan keinginan pengurus di arus bawah” ungkapnya.

Masih menurut Ardiansyah yang juga sebagai Ketua Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Kota Bima ini bahwa Pengurus DPC Demisioner dan semua DPAC telah berproses bersama dari awal terkait muscab ini.

“Tapidipecundangi diujung perjalanan oleh sikap tidak beradab dan keluar dari etika aswaja yang selalu didengungkan dan diperjuangkan sebagai nilai perjuangan PKB” tandas Ardiansyah.

Lalu apa pandangan Rakyat Arus bawah ? Salah seorang Pengurus RT di Kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, Makruf Muhammad menyebutkan bahwa kisruh dan kepentingan elit PKB membuat warga yakin bahwa sesungguhnya PKB sedang pertontonkan ketidakbecusan dalam menjalankan nilai-nilai Demokratisasi.

“Ini menunjukkan bahwa PKB sebenarnya sedang tidak mampu mengartikulasikan makna demokratisasi bangsa secara sehat” ungkapnya.

Ardiansyah memberikan warning Jangan pernah mengkhianati, perjuangan keringat dan air mata orang-orang yang sudah membesarkan PKB dari awal, karena dlm tradisi Nahdlyin kualat itu nyata.

“PKB kota bima ini punya cerita dan mitos tersendiri, yang kadang sulit dijelaskan secara nalar” ungkap Ardyan.(***)

Muscab PKB Kota Bima Kisruh, Para Senior Undurkan Diri

Bimantika.net Musyawarah Cabang DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bima yang diselenggarakan di Hotel Mutmainnah Kota Bima Sabtu 18 September 2021 berakhir kisruh.

Kekisruhan itu berawal dari diumumkannya nama Sekretaris DPC PKB Kota Bima Ismet Jayadi yang tidak di senangi oleh seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) se Kota Bima oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Propinsi NTB.

Ketua PAC PKB Kecamatan RasanaE Timur yang undurkan diri dari PKB Kota Bima

“Kami berharap adanya musyawarah Cabang ulang karena seluruh proses proses muscab kami anggap cacat” ungkap Muhdar Ketua PAC PKB RasanaE Timur.

Hal senada di sampaikan Ketua PAC PKB Mpunda, Usman selaku senior di PKB Kota Bima merasa menyesal atas keputusan yang dibacakan oleh DPW PKB Propinsi NTB nama Ismet Jayadi sebagai Sekretaris DPC PKB Kota Bima.

Ketua PAC PKB Kecamatan Mpunda Yang Undurkan diri dari PKB sembari meminta Muscab Ulang

“Atas semua kekisruhan itu kami selaku ketua PAC se Kota Bima menolak keras Muscab PKB Kota Bima” demikian Ungkap Usman.

Sementara Wakil sekretaris PKB Demisioner, Muhamad Ardiansyah, ST mengaku lebih baik mengundurkan diri dari PKB Kota Bima atas kekisruhan Muscab Kota Bima.

“Atas kekisruhan ini saya selaku wakil sekretaris PKB Kota Bima mengundurkan diri dari kepengurusan” demikian ujar Ardian yang juga sebagai Ketua Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Kota Bima.

Wkl Sekretaris DPC PKB Demisioner yang Undurkan diri

Wakil Ketua DPW PKB Propinsi NTB, Ir. Irwan yang ketua salah satu Badan Otonom PKB Gerbang Tani Kota Bima merasa menyesal atas hasil muscab yang berakhir kisruh.

“Saya mengundurkan diri dari Wakil Ketua DPW PKB NTB dan Ketua Banom PKB Gerbang Tani Kota Bima atas kekisruhan Muscab DPC PKB Kota Bima” demikian ujar Irwan.

Ir. Irwan Wakil Ketua DPW PKB NTB sekaligus Ketua Banom PKB Gerbong Tani Kota Bima yang undurkan diri atas kekisruhan Muscab DPC PKB Kota Bima

Yang menarik lagi adalah mundurnya Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro PKB Kota Bima yang baru saja dibacakan namanya oleh DPW PKB Propinsi NTB.

Ketua Dewan Syuro Terpilih, Anshar M. Saleh, SE dan Sekretaris Dewan Syuro Terpilih Bambang, S. PdI lebih memilih mengundurkan diri dari urusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bima.

Surat Pengunduran diri para Senior PKB Kota Bima

Para senior senior PKB kota bima rupanya mengambil jalan untuk undurkan diri akibat adanya kekisruhan yang terjadi di tubuh internal DPC PKB Kota Bima. (***)

Polres Bima Kota Tangkap Bandar Besar Narkoba

Bimantika.net Polres Bima kota di bawah Kendali Kapolres AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH terbilang sukses dalam meringkus dan menangkap bandar besar Narkoba yang selalu meresahkan warga masyarakat secara luas di wilayah Hukum Polres Bima Kota.

Jum’at (17/9) Tim Opsnal Narkoba Polres Bima Kota tanpa kendala yang berarti sukses lakukan operasi penangkapan gembong narkoba kelas kakap yang selama ini menjadi Target Operasi (TO) aparat Kepolisian.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH melalui Kasat Narkoba Iptu Thamrin yang dikonfirmasi disela-sela Tim Opsnal menggiring para sindikat menuju Mako Polres menyatakan bahwa sedikitnya ada 7 kawanan gembong pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan ganja kering yang diringkus yang beroperasi di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota menjelaskan juga bahwa hasil operasi itu diperoleh dan disita sabu-sabu kurang lebih setengah ons atau dengan berat bersih 41,34 gram dan ganja kering seberat 3,15 gram.

Operasi penangkapan para sindikat ini berlokasi di beberapa desa di wilayah Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima namun walau di Kabupaten Bima akan tetapi masuk dalam wilayah hukum Polres Bima Kota.

Iptu Tamrin Menjelaskan bahwa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama, Tim Opsnal mengamankan dua pelaku yakni, RS (26), AS (18) dan DD (30) ketiganya warga Desa Karumbu Langgudu Kabupaten Bima.

Ditangan ketiganya diperoleh barang bukti 2 plastik ganja, 3 handphone, 10 poket sabu paket hemat, korek gas, dompet, Rp 620 ribu,

Tim Opsnal Resnarkoba Polres Bima kota akhirnya lakukan pengembangan interogasi ditempat.

Atas pengembangan itu, Tim Opsnal juga menciduk Boy dan Jojo dengan sejumlah barang bukti sabu-sabu yang cukup banyak.

“TKP kedua ini disita barang bukti (BB) 47 klip sabu, 2 timbangan, korek gas, 3 potongan pipet, 3 bungkus plastik klip, bong, 2 dompet, 3 handphone, termasuk satu pucuk air soft gun, 6 butir peluru, isolasi dan uang Rp 1.2 juta” ungkanya.

Atas interogasi ditempat itu, Masih Tim menuju TKP ketiga yakni di kampung Bugis Pelabuhan Desa Karumbu. Dua sindikat lainnya yakni MU dan MJ juga ditangkap.

“Nah, BB yang disita pada keduanya, 1 poket sabu, 2 plastik ganja, bong, korek gas, sumbu dan uang Rp 1,075 juta” demikian Ujarnya

Sementara dalam rangka pertanggung jawabkan perbuatannya para gembong Narkoba dan barang bukti diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku. (***)

Komitmen Walikota HML Bantu Masjid Al Abraar Oi Fo’o

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) adalah sosok pemimpin yang sangat luar biasa memperhatikan sarana dan prasarana peribadatan warga masyarakatnya.

Nampak dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Bima selama ia memimpin dari tahun ke tahun mengalami peningkatan signifikan urusan bantuan Masjid dan Musholla di Kota Bima.

Ini tentu menjadikan Walikota HML menjadi figur sentral yang dicintai oleh rakyatnya, rakyat mencintai dengan sejumlah program pro rakyat sehingga kecintaan rakyat pada pemimpinnya makin bertambah dari hari ke hari.

Hari ini, 17 September 2021 Walikota HML
Gelar Shalat Jum’at di Masjid Al-Abraar Kelurahan Oi Fo’o Kecamtan RasanaE Timur Kota Bima.

Dalam kegiatan Jum’at bersama warga masyarakatnya tersebut Walikota H. Muhammad Lutfi berkomitmen memberikan bantuan Seratus Juta untuk Masjid Al Abraar tersebut.

“Insya Allah, di tahun 2022 saya selaku Walikota Bima akan kucurkan anggaran seratus juta untuk Bantu pembangunan Masjid ini” ungkap Walikota HML.

Walikota Bima usai melaksanakan sholat Jum’at bersama di masjid setempat melakukan dialog dua arah dengan sejumlah tokoh dan masyarakat, pada kesempatan ini itu Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat mengapresisinya karena telah berkomitmen membantu masjid setempat. (***)

Walikota HML Serahkan Bantuan Untuk Kaum Disabilitas

Bimantika.net Penyandang disabilitas adalah orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sikap masyarakatnya dapat menemui hambatan yang menyulitkan untuk berpartisipasi penuh dan efektif berdasarkan kesamaan hak (Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 Tentang Pengesahan Hak-Hak Penyandang Disabilitas).

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyadari betul akan hak-hak saudara kita yang masuk kategori disabilitas tersebut sehingga dirinya menyempatkan dirinya untuk memberi bantuan langsung pada mereka.

Hari ini, Jum’at 17 September 2021 Walikota HML didampingi oleh Asisten 1 dan Kepala Dinas Sosial Kota Bima sore hari ini memberikan Bantuan kepada PENYANDANG DISABILITAS Kota Bima.

Jenis bantuan untuk mereka adalah

  1. Usaha Ekonomi Produktif
  2. Mesin Cuci
  3. Mesin Jahit/Obras
  4. Kompresor dan satu Set Kunci Mekanik
  5. Kompor Gas dan Tabung Gas
  6. Kebutuhan Dasar, Beras, Telur, Rinso, Susu dan lain-lain

Walikota HML berharap dengan bantuan itu tentu memberikan sebuah harapan hidup layak untuk kaum disabilitas yang serba kekurangan dari segi fisik.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas ditengah sulitnya ekonomi akibat pandemi Covid-19” demikian ungkap Walikota HML. (***)

Polisi Amankan Senjata Api Rakitan dan Pemiliknya

Bimantika.net Himbauan Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K, lewat Polsek jajarannya kepada masyarakat yang masih memiliki dan menyimpan senjata api (Senpi) ilegal agar dapat segera menyerahkannya kepada pihak berwajib mulai membuahkan hasil.

Himbauan yang tersebut dilakukan untuk mengingatkan masyarakat akan konsekuensi hukum dan pidana yang akan dikenakan kepada siapapun yang terbukti menyimpan Senpi Ilegal. Yakni Pasal (1) ayat (1) UU Darurat Nomor 12/1951 tentang membuat, memiliki, menyimpan, dan membawa senjata api tanpa memiliki ijin pihak berwenang.

Terlebih lagi, lanjut Kapolres Bima, adanya kepemilikan Senpi Ilegal sangat rentan untuk disalahgunakan dalam kondisi tertentu.

Untuk itu, kata Kapolres yang baru menjabat sejak Juli lalu ini, untuk kebaikan masyarakat sendiri, sebaiknya dapat segera menyerahkan Senpi ilegal yang masih disimpan.

Nantinya, lanjut Kapolres, bagi masyarakat yang menyerahkan senjata api secara sukarela, baik kepada pihak pemerintah desa setempat atau lewat kepolisian tidak dikenakan proses pidana atau hukuman.

Hasilnya, beberapa waktu lalu, seorang warga di Kecamatan Parado menyerahkan Senpi rakitan secara sukarela kepada pihak berwajib

Himbauan yang sama kini terus digencarkan melalui anggota Bhabinkamtibmas di desa binaannya masing-masing, usai Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional I Kore, Muhammad Saad menyerahkan 2 pucuk Senpi rakitan kepada Kapolsek Sanggar, IPTU Muhtar (15/9/21) kemarin sekitar Pukul 14.30 Wita, bertempat di Polsek Sanggar.

Menurut Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, 2 pucuk senpi yang diserahkan Saad adalah hasil penemuan pada saat melakukan Patroli Gabungan antara Taman Nasional, TNI dan POLRI.

“Pada hari Minggu tanggal 12 September 2021, sekitar pukul 07.00 wita, telah diterima Surat Permohonan Bantuan Personil Pengamanan Kawasan Hutan Bersama Mitra dari Balai Taman Nasional SPTN I Kore dengan Nomor : S.10/ T.41/ SPTN-I/GKM/9/2021, tgl 12 September 2021, mulai kegiatan dari tanggal 13 s/d 17 September 2021.

sehingga Kapolsek Sanggar langsung memerintahkan Kasium untuk membuat Surat perintah Tugas dengan Nomor : Sprin/07/IX/2021/Polsek Sanggar, Tanggal 12 September 2021 dengan anggota yang ditunjuk/diperintahkan yaitu BRIPKA ASWAD, S.IP.” Tulis Adib dalam rilis resminya yang diterima media ini (16/9/21) kemarin.

Dua pucuk Senpi rakitan itu sendiri ditemukan saat Patroli Kawasan Hutan yang digelar Rabu Tanggal 14 September 2021 Pukul 09.00 Wita.

“Sekitar pukul 11.20 Wita, pada saat melaksanakan patroli, salah satu anggota patroli mencium bau daging menjangan pada saat melintas di Depan Pondok milik Saleh Saka di So Tantolo Desa Piong Kecamatan Sanggar. Sehingga anggota patroli menggeledah pondok tersebut,” terang Adib masih dalam rilisnya.

Pada saat penggeledahan pondok yang tidak ada pemiliknya itu berhasil ditemukan 2 pucuk senpi rakitan laras Roger Mini, 8 butir peluru tajam SS1, 3 bilah senjata tajam berbagai jenis, sejumlah perangkat untuk keperluan memburu hewan, dan sisa hasil perburuan berupa kaki 2 kaki menjangan dan 10 lembar kulit menjangan kering.

Menindaklanjuti penemuan tersebut, Kapolsek Sanggar bersama Anggota dan KSPTN I Kore, Muhammad Saad langsung menuju Desa Piong untuk mencari terduga pemilik senpi rakitan yang diketahui berinisial AH.

Pukul 16.25 Wita, hari yang sama, Kapolsek Sanggar akhirnya berhasil mengamankan AH (41) seorang petani yang diduga pemilik senpi rakitan.

“Untuk sementara terkait masalah ini masih dikordinasikan oleh pihak Taman Nasional Tambora dan Kepala Balai TN Tambora. Apakah masalah ini akan diserahkan ke pihak kepolisian atau adanya upaya kekeluargaan oleh Balai Taman Nasional Tambora.” Tutup Adib.(***)