Walau Hari Libur, Sat Samapta Polres Dompu Patroli Amankan Tempat Wisata

Bimantika.net Dompu NTB– Personil Sat Samapta Polres Dompu Polda NTB melaksanakan patroli tempat Wisata, untuk antisipasi libur awal tahun baru 2022 di lokasi wisata di daerah hukumnya bertempat di Kolam Renang Desa Madaprama. Minggu 2 Januari 2022.

Polri senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasat Samapta Polres Dompu Iptu Balok Suswantor, mengatakan patroli di lokasi wisata merupakan upaya terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

“lokasi yang berpotensi tempat berkerumunnya masayarakat pada libur tahun baru adalah lokasi wisata, oleh karena dilakukanlah patroli”, terang Balok.

Untuk sasaran patroli yang dilaksanakan personil Satsamapta Polres Dompu yakni kolam renang Di Desa Madaprama.

“Kami tak henti hentinya memberikan himbauan protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat, untuk memutus penyebaran Covid-19 di daerah hukum Polres Dompu,” tutup Iptu Balok. (***)

Artis Cantik Terlibat Prostitusi Tarif 30 Juta

Bimantika.net Sub Direktorat Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap artis inisial CA yang diduga terlibat dalam prostitusi.

Artis CA ditangkap di sebuah hotel mewah di Jakarta Pusat pada Jumat (31/12/2021) dini hari.

Teka teki tentang siapa Artis CA itu ternyata adalah Cassandra Angelie.

Ia pernah main di sinetron Ikatan Cinta yang juga dibintangi oleh Amanda Manopo dan Arya Saloka.

Polisi menyebut Cassandra Angelie ditangkap dalam sebuah kamar hotel, kawasan Jakarta Pusat, dengan kondisi tanpa busana

Sebagaimana diberitakan media online serambi news
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E. Zulpan menyebutkan Cassandra Angelie sudah lima kali menerima orderan dari pelanggan yang ditawarkan oleh muncikari.

Dari orderan tersebut, tarif artis CA ini senilai Rp 30 juta.

“Tersangka CA dalam kegiatan prostitusi online ini baru melakukan sebanyak lima kali kemudian tarif Rp30 juta,” kata Zulpan.

Motif Cassandra Angelie terjerat prostitusi disebutkan polisi adalah karena ekonomi.

“Karena kebutuhan ekonomi,” kata Zulpan.

Perihal bagaimana artis terlibat prostitusi, polisi menyebut Cassandra Angelie berteman dengan muncikari

“Itu melalui proses panjang pertemanan dia dengan muncikari, ada yang bawa dia ke grup ini ya. Ya makanya,” kata Zulpan.(***)

Tikam Seorang Pelajar, Tiga Pemuda Sondo Monta Diciduk Polisi

Bimantika.net Seorang remaja SMA, Salim (L/17) ditusuk dengan anak panah hingga menancap di punggungnya pada Jum’at (31/12/21) malam sekitar Pukul 21.00 wita di Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Korban yang merupakan warga Desa Tolotangga Kecamatan Monta ini ditusuk pelaku berinisial UD (L/18), warga Desa Sondo.

Menurut Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K, yang dirilis Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka, awalnya korban bersama dua teman satu sekolahnya tengah nongkrong di pinggir Lapangan Desa Sondo. Lalu pelaku bersama teman-temannya datang hendak menganiaya korban.

“Korban langsung lari,” kata Adib.

Kejar-kejaran antara korban dengan ketiga pelakupun terjadi di seputaran Lapangan Desa Sondo.

Nahasnya, korban berhasil ditusuk pelaku dari belakang, pada saat ingin melarikan diri dengan sepeda motor.

“Korban tiba-tiba ditusuk oleh pelaku dari arah belakang dengan menggunakan anak panah yang mengakibatkan korban tertusuk anak panah dan menancap pada bagian punggung sebelah kiri.” Tutur Adib.

Untungnya, aksi para pelaku berhasil dihalau oleh warga sekitar sehingga pelaku dan teman-temannya tidak lebih jauh mengejar dan menganiaya korban bersama kedua temannya.

Korban dan kedua temannya yang lolos langsung meninggalkan TKP menuju Puskesmas Monta untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, pihak keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung menuju Desa Sondo untuk mencari pelaku.

Namun berhasil dihalau oleh anggota piket Subsektor Wilamaci dan anggota piket Posramil Monta Selatan di Desa Sondo.

Kemudian pihak keluarga korban langsung kembali ke Desa Tolotangga dengan syarat pelaku harus segera ditangkap.

Pelakupun berhasil diringkus Pukul 21.45 Wita, dan dibawa untuk diamankan ke Mapolsek Monta.

Sedangkan korban bersama pihak keluarganya kembali ke Desa Tolotangga setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Monta, Pukul 22.30 Wita,

Kapolres bima, sebagaimana dikutip Adib, menghimbau pihak korban dan keluarga agar melaporkan kejadian tersebut secara resmi di Polsek Monta, dan mempercayakan penyelesaian kasus tersebut sepenuhnya kepada kepolisian.

Dihadapan Petugas UD Mengakui dirinya Melakukan penganiyaan terhadap Korban dilakukan Bersama FT dan DM yang pada saat itu sempat melarikan diri.

Tidak butuh waktu lama Kedua pelaku FR dan DM berhasil ditangkap oleh Bhabinkamtimas Desa Tolotangga Aipda Suherman Didua tempat yang Berbeda.

Pelaku FT yang merupakan warga desa Sondo ini ditangkap Dikediaman di desa Sondo Sekira Pukul 12.30.Wita. pada saat ditangkap FT sedang asyik Duduk didepan rumah nya sehingga Suherman Langsung Meringkus nya, sementara MD ditangkap di persembunyian dipasir Putih Desa laju Pukul 14.30 Wita Siang ini.

“Motif para pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban yaitu balas dendam karena adiknya pelaku dipukul oleh korban di Desa Tolotangga kemarin [Kamis] malam,” jelas Adib dalam rilisnya.

Kedua pelaku langsung digelandang Menuju Mapolsek Monta untuk diproses hukum lebih Lanjut Pungkas Adib. (***)

Artis Cantik CA Terlibat Prostitusi Online, Polisi Tangkap Tanpa Busana

Gambar ilustrasi

Bimantika.net Sub Direktorat Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap artis inisial CA yang diduga terlibat dalam prostitusi.

Artis CA ditangkap di sebuah hotel mewah di Jakarta Pusat pada Jumat (31/12/2021) dini hari.

Kabar tersebut disampaikan oleh Kanit 1 Subdit Siber Kompol I Made Redi dalam akun instagram @siberpoldametrojaya.

Kompol Redi mengatakan, artis CA yang ditangkap merupakan seorang pemain sinetron.

“Di penghujung tahun ini, berdasarkan laporan dari masyarakat, Subdit Siber Polda Metro Jaya telah berhasil mengamankan artis sinetron CA terkait kasus prostitusi,” ujar Redi.

Artis CA ditangkap di salah satu hotel mewah di Jakarta Pusat.

Redi menuturkan, proses penangkapan sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Prosedur pengamanan sesuai SOP yang berlaku dan melibatkan polwan,” ungkapnya.

Artis CA itu ternyata adalah Cassandra Angelie.

Ia pernah main di sinetron Ikatan Cinta yang juga dibintangi oleh Amanda Manopo dan Arya Saloka.

Polisi menyebut Cassandra Angelie ditangkap dalam sebuah kamar hotel, kawasan Jakarta Pusat, dengan kondisi tanpa busana

Sebagaimana diberitakan media online serambi news
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E. Zulpan menyebutkan Cassandra Angelie sudah lima kali menerima orderan dari pelanggan yang ditawarkan oleh muncikari.

Dari orderan tersebut, tarif artis CA ini senilai Rp 30 juta.

“Tersangka CA dalam kegiatan prostitusi online ini baru melakukan sebanyak lima kali kemudian tarif Rp30 juta,” kata Zulpan.

Motif Cassandra Angelie terjerat prostitusi disebutkan polisi adalah karena ekonomi.

“Karena kebutuhan ekonomi,” kata Zulpan.

Perihal bagaimana snag artis terlibat prostitusi, polisi menyebut Cassandra Angelie berteman dengan muncikari

“Itu melalui proses panjang pertemanan dia dengan muncikari, ada yang bawa dia ke grup ini ya. Ya makanya,” kata Zulpan.

Dalam kasus ini, Polisi menetapkan 4 orang sebagai Tersangka.

Mereka adalah Cassandra Angelie dan 3 muncikari.

“Penyidik telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka satu adalah wanita yang merupakan publik figur inisial CA, umur 23 tahun peran yang bersangkutan adalah sang model dan aktris yang dapat melakukan hubungan layaknya suami istri,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E. Zulpan saat menggelar konferensi pers di Polda Metro Jaya Jakarta Selatan.(***//BBS)

Hari Ini, 75 Personil Polres Bima Kota Bima naik Pangkat

Bimantika.net Rasa bahagia dialami oleh 77 personil Polres Bima Kota yang pada hari ini Sabtu 1 Januari 2022 mengalami Kenaikan Pangkat.

Prosesi Upacara Kepolisian dalam kenaikan pangkat sejumlahpersonil Polres Bima Kota tersebut berlangsung khidmat di halaman upacara Mako Polres Bima Kota.

Kenaikan pangkat itu sebagaimana Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor : kep/1931/xii/kep/2021 tanggal 21 desember 2021 TMT 1 januari 2022 telah dinaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Sesuai SK diatas, personel yang naik pangkat dari Iptu menjadi AKP. Diantaranya AKP Tamrin (Kasat Narkoba,red), AKP Ananda (Kasat Intelkam,red), AKP Sulaiman (Kasat Binmas,red), AKP Sirajuddin (Kasat Samapta,red) dan Lalu Iptu Hery sutanto menjadi AKP Hery Sutanto dan AKP Ma’ruf

Kemudian Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor : kep/1932/xii/kep/2021 tanggal 21 desember 2021 tmt 1 januari 2022 telah dinaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Ipda menjadi Iptu, yakni

Ipda Budi Rohadi menjadi Iptu Budi Rohadi, Ipda Dediansyah menjadi Iptu Dediansyah dan Ipda Hairul Nurrahman, menjadi Iptu Hairul Nurrahman.

Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat nomor : kep/741/xii/kep/2021 tanggal 20 desember 2021 tmt 1 januari 2022 telah dinaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Aipda menjadi Aiptu. Mulai dari Aipda Nahwan, Aipda Sukrin dan sejumlah personel lainnya.

Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat nomor: kep/742/xii/kep/2021 tanggal 20 desember 2021 tmt 1 januari 2022 telah dinaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Bripka menjadi Aipda yakni, Fahriamnin, Muhamad Faesal dan sejumlah lainya.

Keputusan Kepala Kepolisian dDaerah Nusa Tenggara Barat nomor : kep/743/xii/kep/2021 tanggal 20 desember 2021 tmt 1 januari 2022 telah dinaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Brigpol menjadi Bripka yakni, Brigpol Suhardin dan Brigpol Juraidin dan sejumlah lainnya.

Kemudian Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat nomor : kep/744/xii/kep/2021 tanggal 20 desember 2021 tmt 1 januari 2022 telah dinaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Briptu menjadi Brigpol yakni Briptu Lalu Saufi Khalid dan sejumlah personel lainnya.

Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat nomor : kep/745/xii/kep/2021 tanggal 20 desember 2021 tmt 1 januari 2021 telah dinaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Bripda menjadi Briptu yakni Polwan Cysara, bripda dan Nurhidayatullah serta sejumlah personil lainnya.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH saat pidato dalam acara kenaikan pangkat personil Polres Bima Kota menyebutkan bahwa kenaikan pangkat adalah hal istimewa bagi setiap personil Polisi.

Kapolres Berharap agar seiring dengan kenaikan pangkat, maka semakin tinggi tanggung jawab dalam mengemban tugas negara sebagai Pengayom Rakyat.

“Kenaikan pangkat tepat pada pergantian tahun baru 2022, menjadi momentum bagi setiap personil dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan utamanya dalam melayani masyarakat secara utuh dan menyeluruh” ujar Kapolres.

Kapolres menekankan bahwa arti penting sebuah loyalitas, disipilin dan etos kerja yang paripurna.

Di akhir sambutannya, Kapolres menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Personil Polres Bima yang naik pangkat.

Hasil penelurusan Media Online Bimantika bahwa 75 Personil Personil Polres Bima Kota yang naik pangkat pada hari ini Sabtu 1 Januari 2022

Awalnya 78 Personil, namun 3 orang personil Pindah Tugas Ke Tempat lain yang masih dalam lingkup Polda NTB. (***)

Akhiri Tahun 2021, DP Geopark Tambora Teken MoU dengan Lembaga Turki

Bimantika.net Tepat di penghujung tahun 2021, Dewan Pelaksana Geopark Tambora-SAMOTA Biosphere Reserve Pulau Sumbawa, NTB, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan dua lembaga sekaligus di Turki. Yakni lembaga Entur Egitim Turizm ve Dis Ticaret Limited Sirketi (Entur Global) dan Al-Fatih International Student Center (ISC). Mengambil tempat di Aksemsettin Mah. Kocasinan Cad. No. 41 D.5 Fatih Istanbul, Turki. Kamis (30/12/2021).

“Alhamdulillah. Hari ini, telah kami tanda tangani MoU dengan dua lembaga resmi yang ada di Turki. Tepat Pukul 20.00 waktu Istanbul, Turki atau pukul 01.00 Wita hari Jum’at, 31 Desember 2021. Semoga menjadi berkah dan energi baik untuk kemajuan Geopark Tambora, masyarakat Pulau Sumbawa dan NTB kedepannya,” ujar General Manager DP Geopark Tambora-SAMOTA Biosphere Reserve, Ir. Hadi Santoso, ST, MM, IPM melalui press release.

Menurut Hadi, dua lembaga tersebut sengaja di pilih setelah mempertimbangkan berbagai aspek. Baik dari posisi strategis Negara Turki yang ada di dua benua sekaligus (Asia & Eropa), komposisi tim di lembaga tersebut yang mengintegrasikan orang Turki dan Indonesia secara proporsional, Networking yang dimiliki, legalitas, serta compony profile dari lembaga Entur Global dan ISC.

“Pengelolaan Geopark Tambora sesuai regulasi terdiri dari tiga pilar. Yakni konservasi, edukasi dan pembangunan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. MoU dengan Endur Global yang fokus tour-travel dan ekspor-Impor antar Negara, merupakan iktiar untuk membuka pangsa wisatawan Turki dan negara Arab/Eropa lainnya ke wilayah Tambora/SAMOTA. Termasuk, membuka pasar ekspor untuk geoproduk(produk berbasis alam) ke luar negeri. Sedangkan, MoU dengan ISC dilakukan untuk pengembangan pendidikan,” terang Hadi.

Sementara itu, chairman Entur Global, Ali Cetin, menjelaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya telah memiliki seluruh legalitas operasional yang disyaratkan oleh Negara Turki. Termasuk telah menjadi anggota resmi MUSIAD yang merupakan lembaga resmi persatuan pedagang di Turki.

Direktur ISC, Heri Kurniawan, yang didampingi Sekretarisnya, Gilang Ramdani. Mengungkapkan optimisme pihaknya dalam berkolaborasi dan bersinergi dengan Dewan Pelaksana Geopark Tambora-SAMOTA Biosphere Reserve Pulau Sumbawa, NTB dalam memajukan dunia pendidikan Turki dan NTB.

“ISC insya Allah siap memjadi mitra yang saling memberikan kebaikan untuk kedua lembaga dalam pengembangan bidang pendidikan di dua wilayah. Seusai dengan konsen kami. Semoga Allah memudahkan segala ikhtiar kita demi kebaikan generasi,” tandas Heri. (***)

Polres Bima Kota Gagalkan Penyelundupan Miras Merk Luar Negeri, Kapolres Tanpa Henti Minimalisir Segala Bentuk Kejatahan

Bimantika.net Polres Bima Kota Patut diberi Apresisi yang amat sangat dalam terkait dengan digagalkannya penyelundupan beberapa jenis minuman keras (miras) merk Luar negeri.

Seizin Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S.Sos yang dikonfirmasi media online Bimantika Sabtu 1 Januari 2022 menyebutkan bahwa dirinya meminimalisir segala bentuk tindak kejahatan bukan disaat pergantian Tahun Baru Saja.

“kita akan selalu mendeteksi setiap bentuk kejahatan bukan hanya saat pergantian tahun saja” jawab Wakapolres Bima Kota.

Polres Bima Kota dengan komitmennya itu tentu secara terus menerus memberi rasa aman dan nyaman pada warga Kota Bima dan meminimalisir segala bentuk tindakan kejahatan dan kriminalitas secara kontinyu.

Akhir Tahun 2021 pada hari Kamis, 30 Desember 2021, Polres Bima Kota yang dipimpin oleh Katim Cobra Alpha Resnarkoba Polres Bima Kota Aipda TAUFARRAHMAAN S.H melakukan penangkapan sejumlah minuman keras Dengan Alkohol kadar tinggi merk luar negeri.

Kronologis kejadian tersebut terjadi Pada Hari Kamis tanggal 30 Desember 2021 Pukul 17.00 wita Anggota Team Cobra Alpha Sat Narkoba Polres Bima Kota mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada satu Unit mobil truck warna biru dengan Nopol DK 8854 PU yang berangkat dari Kabupaten Klungkung Propinsi Bali dengan tujuan Labuan Bajo Kabypaten Manggarai Barat NTT yang dicurigai membawa kendaraan bermotor dan Miras.

Selanjutnya anggota Team menindaklanjuti informasi tersebut dengan Cara melakukan pengintaian disekitar Batas Kota Bima dan setelah beberapa saat anggota melihat ciri-ciri mobil yang dimaksud, anggota pun langsung memberhentikan mobil truk tersebut.

Tim menunjukan surat perintah Tugas dan Supir secara koperatif mengakui sedang mengangkut Miras berbagai Berbagai merk serta 12 Unit sepeda motor dengan berbagai merk yang diangkutnya Dari Propinsi Bali Dengan tujuan Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat NTT.

Berikut beberapa jenis barang bukti yang diamankan.

71 Botol Miras Jenis MC Williams

4 BOTOL MIRAS JENIS JAMESON

2 BOTOL MIRAS JENIS CIVAS REGAL

24 BOTOL MIRAS JENIS NORTON

24 BOTOL MIRAS JENIS JAGER MEIRTER

35 BOTOL MIRAS JENIS RED LEBEL

24 BOTOL MIRAS JENIS JOSE COERVO

12 BOTOL MIRAS JENIS BAILEYS

12 BOTOL MIRAS JENIS QUERCIOLI

12 MIRAS JENIS M.DOWELL’S

12 BOTOL MIRAS JENIS ISOLA.

Untuk Barang Bukti miras beserta satu Unit Mobil truk langsung Dibawa ke Kantor Sat Narkoba Polres Bima Kota dan untuk Barang bukti Sepeda motor diserahkan ke Sat Reskrim Polres Bima Kota untuk diproses lebih lanjut. (***)

Remaja Masjid Nurul Haq Risa Gelar Dzikir Bersama

Bimantika.net Pada Jum’at (31/12/ 2021) Remaja Masjid Nurul Haq Desa Risa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima menggelar kegiatan Ceramah, Dzikir dan Doa Bersama.

Ustadz Abdul Rafik S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertemakan “Tantangan dan Solusi Umat di Era Milenial”.

Dia mengatakan, tema ini diangkat selaras dengan kondisi sekarang. Dimana masih banyak generasi Islam yang tidak peduli Agama ini.

“Padahal agama ini, telah mengajarkan kepada kita bahwa barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya.” beber dia

Sementara itu, Pembina Remaja Masjid Nurul Haq, sekaligus Penyuluh Agama, Ustadz Mukhrim S.Pdi menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan malam akhir tahun seperti ini harus terus diadakan sebab banyak hikmah dan keberkahan yang akan didapatkan.

“Tidak boleh diam, kita harus mengambil bagian dalam mencerdaskan dan mewujudkan generasi Islam yang lebih baik.” ungkapnya.

Ustadz Muhrim, S.Pdi menyebutkan kekhawatiran tentang perkembangan generasi ini, menjadi tanggung jawab kita semua karena kita semua akan meninggalkan dunia ini.

“Dan yang melanjutkannya adalah generasi hari ini. Semoga generasi Islam kedepannya semakin baik.” tutur dia.

Semetara itu, Penceramah, Ustadz Arif Sofyandi, S. Kep., MKM menyebutkan bahwa tantangan bagi generasi islam hari ini sangat banyak. Datang silih berganti. Dari depan, belakang, kiri, kanan. Semuanya menyerbu.

Tetapi kita tidak boleh kalah dengan berbagai tantangan ini. Kita harus jadi pemenang dan mewariskan peradaban terbaik bagi generasi islam dimasa sekarang dan masa yang akan datang dengan cara mendekatkan generasi islam kepada Al-quran dan hadist Nabi Muhammad SAW. Ia mengutip Al-Baqorah 185.

Kata dia, pada momentum akhir tahun ini, harusnya kita semua melakukan muhasabah atau evaluasi diri agar hidup jelas dan terarah.

Dia menyebukan bahwa tugas manusia dimuka bumi ini ada dua. Yakni sebagai khalifah (pemimpin) dan sebagai hamba yang mengabdi kepada Tuhannya (Allah SWT). Ia mengutip Al-Quran surah Al-Baqorah : 30 dan Az-Zariyat 51.

“Kalau manusia sudah mengerti tujuan hidupnya. Maka kita pasti akan dapat dengan mudah merumuskan kurikulumnya.” bebernya.

Kata dia, tantangan bagi generasi di era milenial sekarang ini sangat mudah untuk diurai. Bergantung sungguh komitmen bersama antara pemerintah, tokoh agama, pemuda dan masyarakat. Semua bergandengan tangan saling tolong menolong untuk kemuliaan agama Allah.

“Para orang tua juga harus mampu menjadi pendidik terbaik bagi anak-anaknya. Agar mereka merasakan ada Cinta di rumahnya. Kalau anak sudah menemukan cinta di rumah, pasti ia akan menemukan kasih dan sayangnya.” terangnya.

Selain itu, ia menegaskan, didik mereka dengan cinta dan kasih sayang. Jangan jauhkan dari Al-Quran. Carikan guru yang terbaik bagi mereka. Karena disitu ada cinta yang tidak bisa dijelaskan.

Penulis buku Sabda Rindu dan Malaikat Tak Bersayap ini juga menyebutkan, diakhir tahun seperti ini, harusnya setiap manusia semakin mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. Melakukan perenungan terhadap dirinya sendiri dan apa yang telah dilakukan sebelumnya. Sehingga dapat dilakukan perbaikan-perbaikan di Tahun yang akan datang (Ibadah lebih dimaksimalkan).

“Periksa hubungan dengan Allah, Rasulullah, dan sesama manusia dikehidupan sosial. Lebih hati-hati dan teliti lagi. Sehingga kita semua mendapatkan rahmat Allah SWT dari langit dan dari bumi.” Ia mengutip Al-Quran Surah Al-Araf 96.

Ia menjelaskan, setiap generasi yang unggul, memiliki kemampuan lebih harus didorong, disupport dan diberikan ruang agar mereka dapat belajar dengan baik dan menjadi generasi islam yang menjadi role model bagi daerah lainnya.

“Ia berharap, generasi-generasi emas islam terus terlahir khususnya di Desa Risa dan Desa-desa lainnya di Kabupaten Bima, sehingga Bima menjadi kampung madani. Kampung Surga yang dirindukan oleh semua.” bebernya. (***)

Kapolres Tidak Tolerir Kasus Narkoba, Informasi Dilepasnya Tersangka Itu Hoax

Bimantika.net Sat Resnarkoba yang dimiliki Kepolisian Resor Bima, polda NTB,Dibawah pimpinan Kasat Resnarkoba AKP Wahyudin tidak akan Mentolerir bagi para Bandar maupun pengedar barang haram itu Di wilayah Hukum Polres Bima.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K., melalui kasat Resnarkoba yang dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka Menjelaskan, Narkoba adalah musuh kita bersama yang harus diperangi dan diberantas Bersama karena barang haram itu bisa merusak generasi penerus Bangsa dan merugikan para generasi itu Sendiri.

Adib menuturkan,terkait dua orang kurir barang haram AF dan BM dengan Barang bukti Seberat 30 Gram Warga Desa Cenggu yang tangkap beberapa waktu lalu Sampai Sekarang Keduanya masih mendekam Sel tahanan Mapolres Bima.

Satreskoba terus melakukan pengembangan terhadap kedua kurir tersebut dihadapan petugas keduanya mengakui Narkoba jenis Shabu seberat 30 Gram Tersebut didapat nya dari HR Alias Bang Jago.

Petugas pun melakukan perburuan Keberadaan pemilik Narkoba seberat 30 Gram Tersebut, tidak butuh Waktu lama petugas berhasil mengendus keberadaan HR Alias Bang Jago yang melarikan diri di pulau Dewata Bali.

Tim yang dipimpin kasat Reserse Narkoba AKP Wahyudin Beranjak menuju Bali Dan meringkus HR Alias Bang Jago yang sekarang mendekam dibalik jeruji Tahanan Mapolres Bima Bersama Kedua Kurirnya.papar Adib. Mengutip pernyataan Kapolres.

Kapolres Menegaskan Kedua kurir Dan pemilik Barang Haram itu Sampai Saat ini masih Mendekam Disel tahanan Polres Bima tidak ada yang kami lepas satupun Seperti yang beredar Di Medsos itu sama sekali Tidak benar Tegas pria Bermelati Dua itu di kutip Adib. (31/12/21.)

Untuk itu Kapolres menghimbau Kepada Masyarakat agar supaya Lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial dan tidak mudah percaya kepada para Oknum atau Sekelompok Orang yang sengaja menyebarkan Isu isu hoax yang menimbulkan Keresahan Ditengah- Tengah Masyarakat.

” Tidak Benar kalau pihaknya Melepaskan kedua kurir Narkoba bahkan pemilik barang Haram Seberat 30 Gram sudah kami amankan dan akan diproses hukum pungkasnya. (***)

Jelang Tahun Baru, Tim Gabungan Fungsi Polres Bima Sita 15 Dus Miras Jenis Bir di Talabiu.

Bimantika.net Tim gabungan fungsi kepolisian Resor Bima dipimpin KBO Sat intel polres Bima Ipda Sukardin SH, berhasil menyita minuman keras dalam operasi pemberantasan miras menjelang malam pergantian tahun diDesa Talabiu kecamatan WOha Kabupaten Bima kamis, (30/12/21).

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K., lewat kasi humas Iptu Adib Widayaka membenarkan adanya penyitaan minuman keras jenis Bir 15 dus (150 botol) oleh tim gabungan fungsi kepolisian Resor Bima di Rumah MT warga Desa talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Tujuannya, urai adib opersi pemberantasan minuman keras ini adalah untuk menekan tindakan kejahatan menjelang malam pergantian tahun dan pasca Natal. guna terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif diwilayah Hukum Bima.

Usai melakukan penyitaan Tim gabunga ini membawa barang bukti tersebut ke mako Mapolres Bima tim juga memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan mendukung program pemerintah untuk mensukseskan program pemerintah dalam percepatan vaksin untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid 19.

Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat diwilayah hukum polres Bima agar supaya bahu membahu dengan pihak kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas.

Dan juga tidak merayakan malam pergantian tahun karena kita semua masih dihadapkan pandemic Covid-19″ungkap kapolres.

Ops pemberantasan Minuman keras (Miras) tersebut sesuai dengan Lampiran surat perintah Kapolres Bima Nomor : Sprin/642/XII/6.3.3/2022/ tanggal 22 Desember 2021 yang melibatkan personil gabungan dari fungsi Narkoba, Intelkam, Reskrim dan Sabhara jelas Adib.(***)