Warga Rato Bolo Positif Covid-19, Gugus Tugas Kabupaten Bima Ambil Langkah Cepat

Bimantika.net Menyusul munculnya hasil Rapid Test (RDT) 2 orang warga Rato Kecamatan Bolo dan 1 orang dinyatakan Positif Covid- 19, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bima langsung bertindak cepat.

Tindakan cepat itu berupa tracking kepada 20 kontak erat warga tersebut. Hal yang sama dilakukan Rapid Test (RDT) pada 4 orang warga desa Timu-Bolo dan 1 warga berinisial N dinyatakan positif sehingga Tim melakukan tracking pada 30 orang kontak erat warga tersebut Jumat (4/2).

Berdasarkan hasil tracing Tim survenlans Puskesmas Bolo dan Tim Gugus Tugas Covid Kecamatan Bolo, jumlah kasus konfirmasi Covid- 19 di kecamatan tersebut periode 1 Januari sampai dengan 4 Februari 2022.

Total kasus COvid-19 di Kecamatan Bolo sebanyak 4 orang dan dilakukan isolasi mandiri . Dari 14 desa, 2 kasus di Desa Rato dan 2 kasus di Desa Timu. Jelas Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Bima M. Chandra Kusuma AP yang juga Kalak BPBD Kabupaten Bima.

Selain di Kecamatan Bolo, terdapat empat kecamatan lain yang positif COVID-19 dan sudah ditangani yaitu 3 kasus di kecamatan Madapangga dan menjalani Isolasi Mandiri, Kecamatan Sanggar 3 kasus dan dilakukan Isolasi Mandiri.

Kasus positif Covid-19 lainnya terjadi pada warga kecamatan Woha dengan 1 kasus dan dilakukan Isolasi di RSUP NTB serta 1 orang warga kecamatan Soromandi yang menjalani Isolasi di RSUD Kota Mataram.

Dengan demikian, total kasus Positif Covid yang dialami warga kabupaten Bima sebanyak 12 orang”. Terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Fahrurahman, SE, M.Si yang menjabat Wakil Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bima.

Untuk memastikan tidak adanya penyebaran Covid-19 pada fasilitas kesehatan dan tidak terpapar pada para petugas di rumah sakit, Bupati Bima Sabtu (5/02) menginstruksikan agar para tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani korban dilakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi dan diagnosis keberadaan penyakit COVID-19.

Menindak lanjuti instruksi tersebut, Direktur RSUD kabupaten Bima drg. H. Ihsan, MPH mengatakan, semua tenaga kesehatan yang bertugas baik pada ruang IBS ( Instalasi Bedah Sentral) maupun ruang perawatan seperti ICU dan staf pendukung akan dilakukan tracking untuk memastikan tidak adanya penyebaran virus tersebut di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.

Instruksi Bupati Bima selaras dengan arahan Kementerian Kesehatan RI yang mengungkapkan, “terkait peningkatan dan lonjakan kasus Covid-19 secara eksponensial di luar Jawa-Bali sejak 24 Januari 2022, seluruh jajaran pimpinan di daerah perlu mengambil langkah untuk merespon kenaikan kasus ini dengan memperkuat kembali koordinasi, monitoring dan pengendalian COVID-19 serta berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid 19 Pusat.

Pemerintah daerah juga dihimbau meningkatkan testing dan tracking varian baru omicron, Meningkatkan vaksinasi primer, vaksinasi lansia, vaksinasi anak dan mendorong percepatan vaksinasi lanjutan/booster.

Pemerintah daerah juga perlu memastikan kesiapan rumah sakit rujukan dan fasilitas kesehatan di daerah, ketersediaan tenaga kesehatan serta persediaan obat-obatan dan alat kesehatan yang dibutuhkan. Hal lainnya adalah mendorong kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan serta melakukan penegakan sanksi atas pelanggaran protokol kesehatan.(***)

Polsek Sape Gagalkan Penyelundupan Ribuan Liter Miras Oplosan

Bimantika.net Jajaran Kapolsek Sape dan Kapolsek Kawasan KP3 Laut Bima Sape beserta Anggotanya hari ini Minggu 6 Pebruari 2022 sekira pukul 17 : 00 Wita menggagalkan penyelundupan ribuan liter Minuman Keras (Miras) Oplosan yang berasal dari Labuan Bajo.

Kapolsek Sape Kompol Muslih saat dikonfirmasi langsung media online Bimantika Minggu Sore 6 Pebruari 2022 menyebutkan adanya upaya keras jajarannya dalam menggagalkan sejumlah miras di wilayah hukum Polsek Sape.

Kompol Muslih menjelaskan bahwa pihaknya menggagalkan penyelundupan miras itu berkat adanya informasi akurat dari masyarakat.

Miras Oplosan yang berhasil di gagalkan penyelundupannya adlah jenis Sofi sebanyak 40 jerigen masing -.masing 35 liter, 12 jerigen masing – masing berisi 20 liter dan 5 jirigen yg berisi 5 liter dengan jumlah keseluruhan 1.665 liter ( seribu enam ratus enam puluh lima liter).

Kompol Muslih yang dikonfirmasi Media Bimantika menambahkan bahwa pihaknya sukses menggagalkan penyelundupan ribuan liter Miras Oplosan berkat adanya informasi warga saat bongkar muat Kapal Verry.

“Dan berkat kerjasama juga dengan pihak Polsek Kawasan KP3 Laut serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas” ujar Kompol Muslih.

Kapolsek juga menjelaskan bahwa pemilik sudah dimintai keterangannya serta Barang Bukti (BB) sudah diamankan dan dilaporkan langsung ke Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH.

“Kita sudah koordinasi langsung dengan Kasat Narkoba dan Langsung dengan pak Kapolres juga” ujar Kapolsek. (***)

75 Tahun HMI : Tantangan Menjawab Bonus Demografi

Bimantika.net TIDAK terasa, 75 tahun usia Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Organisasi Mahasiswa tertua ini terus menggelinding dalam berbagai dinamika perjuangannya sesuai era generasinya.

HMI yang lahir pada 5 Februari 1947 awalnya berkomitmen mempertahankan NKRI. The founding fathers berjuang melahirkan perhimpunan ini demi umat dan bangsa.

Ayahanda Lafran Pane dengan jiwa revolusionernya mengumpulkan para anak muda-mudi Islam masa itu untuk ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Sejarah mencatat kuatnya idealisme dan tradisi pemikiran menjadikan HMI kerap berperan penting dalam panggung keumatan dan kebangsaan.

Tahun 1950-an, misalnya, saat terjadi kebuntuan antara kelompok yang mendukung sekaligus menolak gagasan “negara Islam”, HMI komit dengan negara nasional, bukan negara Islam.

Tahun 1970-an, di kala terjadi kejumudan dalam tradisi pemikiran keislaman, HMI tampil melalui gagasan “pembaruan Islam” yang dicetuskan Nurcholish Madjid.

Masih banyak lagi jejak sejarahnya. Namun, tampaknya idealisme kepeloporan dan pamor HMI lalu telah menjadi semacam romantisme sejarah.

Setelah 75 tahun, HMI terus menggelinding dari generasi ke generasi, kepeloporan keumatan dan kebangsaannya semakin redup.

Kuatnya idealisme dan tradisi intelektual yang melekat dalam kultur organisasi semakin luntur. Ada demoralisasi justru saat usianya semakin matang.

Di tengah silang sengkarut persoalan umat dan bangsa, isu keagamaan, sosial, politik, hukum, dan isu lainya, HMI tak terdengar memiliki gagasan yang bisa menjadi sumber rujukan.

HMI terkesan tak mampu lagi menjaga independensinya sebagai marwah organisasi di tengah kuatnya tarik-menarik kekuatan partai politik.

Barangkali, akibat mentalitas pragmatisme inilah yang menjadikan HMI tak lagi memiliki pamor di tengah mahasiswa dan masyarakat.

Belakangan ini, ada fenomena menarik, banyak kader HMI memilih jalur politik praktis karena adanya kedekatan emosional atau kepentingan senior terhadap juniornya.

Orientasi kader kadang tidak lagi bersinergis dengan tujuan himpunan yang sesungguhnya, ruang aktualisasi menjadi lebih sempit, titik fokus kader hanya politik praktis.

Hal ini menjadi tantangan perjuangan HMI saat ini. Bagaimana tetap merawat khitah organisasi sebagai media perjuangan umat dan bangsa dalam amarmakrufnahimunkar.

Kedepan, agaknya, tantangan HMI semakin berat, tak hanya bagaimana tetap merawat khitah organisasi, tapi juga perubahan karakter generasi.

Bonus Generasi Milenial

Bonus demografi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi eksistensi HMI. Indonesia akan mengalami periode bonus demografi yaitu pada tahun 2030-2040.

Apabila bonus demografi ini bisa dikelola dengan baik dan profesional oleh pemerintah, maka Indonesia bisa mendapatkan besar.

Misalnya, potensi rasio beban ketergantungan adalah perbandingan antara jumlahpenduduk usia nonproduktif dengan jumlah penduduk usia produktif.

Dalam menjemput bonus demografi, tidak terlepas hadirnya generasi milenial yang akrab dengan smartphone dan akrab dengan teknologi.

Namun, sejatinya generasi yang sering disebut Generasi Y ini, menurut para peneliti sosial sering kali dikelompokkan pada generasi yang lahir antara 1980-2000.

Jadi bisa dikatakan, orang-orang yang masuk ke dalam kategori ini ialah generasi muda yang saat ini berusia 15-34 tahun.

Tantangan kader HMI, bagaimana berada di tengah generasi milenial. Roh organisasi tentunya ada pada proses regenerasi kader.

Tantangan HMI jadi lebih besar baik secara Intenal maupun Eksternal, melihat karakteristik generasi Milenial yang begitu apatis hingga individual.

Wajah Himpunan seharusnya lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi yang telah menyatu dengan generasi milenial, tapi tidak meninggalkan substansi ADART organisasi.

HMI harus bertransformasi seiring perkembangan teknologi yang memiliki akselerasi cukup tinggi, diantaranya peluang dan ancaman artificial intelligence (AI), BIG Data, perkembangan Internet Of Things (IOT), dan potensi Cloud System.

Semua itu bisa menjadi ruang baru untuk kemandirian organisasi agar nantinya bisa berdaulat secara ekonomi, sosial dan politik.

Sehingga diharapkan hadirnya budaya baru yakni transparansi dan akuntabilitas kinerja di organisasi.

Mau tak mau, jika tidak mengikuti arus besar tersebut, himpunan tidak mampu menjadi jawaban terhadap generasi milenial.

Organisasi harus memiliki roadmap yang jelas, transformasi Himpunan menuju ekosistem digital merupakan syarat mutlak untuk menjelma menjadi organisasi modern, memanfatkan seluruh kecanggihan teknologi dalam mengelola organisasi yang tak bisa dihindari termasuk kelengkapan infrastruktur organisasi dalam meningkatkan kinerja tata kelola administrasi dan fungsi rutin operasional internal.

Hadirnya teknologi informasi, mamberikan terobosan himpunan dalam mengambil keputusan-keputusan srategis yang harus berbasis pada DATA Decisision Support System (DSS), dan juga rencana rencana strategis organisasi dapat disinergiskan dengan seluruh entitas organisasi disetiap tingkatan.

Seluruh keputusan organisasi semuanya dapat terukur dan terevaluasi dengan jelas, sehingga monitoring dan evaluasi gerak roda organisasipun terkendali.

Yaumil milad Himpuananku yang ke- 75 Tahun , dengan mengharap Ridho Allah SWT Yakin Usaha Sampai.

Penulis : Wildan Hanafi, kader HMI Komisariat Pertanian Universitas Lampung

Kisah Napi Pelarian Rutan Bima Berakhir di Tangan Tim Opsnal Brimob NTB

Bimantika.net Telah di lakukannya koordinasi dan penggalangan oleh Tim Opsnal Satbrimobda NTB terhadap pihak keluarga Napi tersangka Kasus Narkoba atas nam Yoga yang merupakan napi kasus Narkotika yang kabur saat insiden Rutan Raba Bima.

Kamis 3 Februari 2022 sekitar pukul 22.00 WITA bertempat di rumah anggota Opsnal Satbrimobda NTB Briptu Yudiansyah yang di serap informasi oleh Briptu bahwa Tahanan kasus tindak pidana Narotika an.Yoga warga Desa Rada Kecamatan Bolo Kabupaten Bima NTB,telah di dapati informasi dari pihak keluarga bahwa yang bersangkutan berada di wilayah hukum Polda Bali, tepatnya di daerah Klan jalan Taman sari gang lotus no.7 Tuban Kuta kabupaten Badung Bali.

Pukul 23.00 WITA setelah Briptu Yudiansyah anggota Opsnal Satbrimobda NTB melakukan koordinasi dengan pihak keluarga,Briptu kemudian mendapati nomor kontak Yoga dan menghubungi kontak tersebut.

Percakapan Briptu dengan Yoga di antaranya Yoga menyatakan berada di klan Jalan Taman Sari gang lotus.7 Tuban Kuta kabupaten Badung Bali dan siap tidak akan melarikan diri dan siap di jemput oleh Tim Opsnal Satbrimobda NTB.

Pukul 23.15 WITA Briptu melaporkan informasi tersebut pada Katim Opsnal Satbrimobda NTB Aipda Ardi Baron Bayuseno.

Pukul 23.20WITA Ka Tim Opsnal melaporkan ke Danyon batalyon X pelopor AKBP Zulkarnain SIK.

Pukul 23.25 WITA Hasil koordinasi Danyon C pelopor dengan Bapak Kapolres Bima kota AKBP Hendry novika Chandra, S.I.K., MH memerintahkan untuk menjemput Napi tsb.

Pukul 23.35 WITA Tim Opsnal Satbrimobda NTB di bawah pimpinan Katim Aipda Ardi Baron Bayuseno melakukan koordinasi dengan anggota intelmob Satbrimobda Bali Aipda Fahrudin untuk membantu mengamankan napi tersebut.

Sekitar pukul 01.00 Wita 5 Februari 2022 telah di dapati informasi bahwa Anggota intelmob Satbrimobda Bali telah mengamankan ybs di Mako Satbrimobda Bali dan rencana akan di serahkan kepada Opsnal Satbrimobda NTB.

Pukul 14.30 WITA di dapati informasi dari Aipda Fahrudin Anggota intelmob Satbrimobda Bali bahwa Napi atas nama Yoga telah di jemput oleh pihak kemenkumham dan rencana sementara akan di amankan di lapas Kerobokan Bali.

Sabtu 5 Februari 2022 pukul 08.15 Wita Briptu Anggi Putra dan Briptu Budiansyah Putra tiba d bandara nungah Rai Bali dan d jemput oleh Aipda Fahrudin anggota intelmob satbrimob Polda bali langsung menuju LP Rutan Gianyar jalan Ngurah Rai untuk menjemput narapidana Yoga kasus narkotika pelarian LP kelas IIB Raba Bima

Pada pukul.10.00 Wita 2 anggota Intelmob Satbrimob NTB di dampingi 1 anggota intelmbol satbrimob Polda Bali Aipda Fahrudin tiba d LP Rutan Gianyar jalan Ngurah Rai Bali

Pada pukul 12.00 Wita anggota intelmob satbrimob Polda ntb d dampingi 1 anggota intelmob satbrimob Polda Aipda Fahrudin serta kepala rutan kepala IIB Gianyar Muhammad Bahrun membawa tersangka Yoga kasus narkotika menuju kantor Kanwil kemenkumham provinsi Bali

Pukul 13.00 Wita kepala Divisi pemasyarakatan Kanwil provinsi Bali Dr.Suprapto, SH.MH tiba d kantor serta memberikan arahan kepada team intelmob satbrimob Polda NTB agar tetap semangat dan hati-hati d jalan serta terima kasih banyak sudah membantu melacak keberadaan Yoga kasus narkotika pelarian LP kelas IIB Raba Bima

Pukul. 13.30 Wita 2 Anggota intelmob satbrimob Polda NTB di dampingi satu anggota intelmob satbrimob Polda Bali meninggalkan kantor Kanwil kemenkumham provinsi Bali menuju bandara Ngurah Rai Bali serta membawa Yoga kasus napi narkotika pelarian LP kelas IIB Raba Bima

Pada pukul. 14.00 Wita 2 anggota intelmob satbrimob Polda NTB d dampingi satu anggota intelmob satbrimob Polda Bali Aipda Fahrudin serta kepala Divisi pemasyarakatan Kanwil provinsi Bali Dr. Suprapto, SH.MH dan membawa Yoga kasus narkotika pelarian LP kelas IIB raba Bima tiba di bandara Ngurah Rai Bali

Pada pukul 14.50. Wita kepala divisi pemasyarakatan Kanwil provinsi Bali Dr.Suprapto, SH.MH dan 1 anggota intelmob satbrimob Polda Bali an. Aipda Fahrudin meninggalkan bandara Ngurah Rai Bali

Pada pukul. 15.30 Wita 2 anggota intelmob satbrimob Polda NTB meninggalkan bandara Ngurah Rai Bali dengan menggunakan pesawat Wings Air menuju ke bandara Salahudin Bima serta membawa 1 tsk an.yoga kasus narkotika pelarian LP kelas IIB raba bima.

Pukul 17.47 wita, pesawat penumpang wing Air jurusan Denpasar-Bima rencananya tiba di Bandara Sultan Salahuddin Bima Batal di sebabkan cuaca buruk ( pesawat kembali ke denpasar-Bali )
Rencananya pesawat wing air akan tiba besok pada hari Minggu pukul 7.30 Wita.

Pukul. 19.00 Wita pesawat Wings Tiba d bandara Ngurah Rai Denpasar Bali karna gagal mendarat d bandara sultan Salahuddin Bima

Pukul. 21.00 Wita anggota 1 intelmob satbrimob Polda Bali an. Aipda Fahrudin menjemput 2 anggota intelmob satbrimob ntb serta 1 tersangka an. Yoga kasus narkotika pelarian LP Kelas IIB raba Bima dan langsung menuju lapas kelas IIA kerobokan untuk menitip sementara an.yoga kasus narkotika pelarian LP kelas IIB raba Bima.

Minggu 6 Februari 2022 pukul 04.20 Wita anggota intelmbob satbrimob Polda ntb d dampingi 1 anggota intelmob satbrimob Polda Bali an. Aipda Fahrudin mejemput 1 tersangka narapidana kasus narkotika pelarian LP kelas IIB raba Bima an.yoga yang d titipkan d LP kelas IIA pada hari Sabtu tanggal 05 Februari 2022 pada pukul 22.30 Wita kerobokan bali dan langsung menuju bandara Ngurah Bali.

Pada pukul. 06.00 Wita 2 anggota intelmob satbrimob Polda NTB serta 1 tersangka kasus narkotika/pelarian LP kelas IIB raba Bima an.Yoga dari bandara Ngurah Rai Bali menuju bandara Sultan Hasanudin Bima dengan menggunakan pesawat Wings air

Minggu (6/2) sekir. pukul 7.30 wita rombongan tiba di bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima dan di jemput olh Danyon C pelopor AKBP ZULKARNAIN SIK serta di kawal olh 5 personil dr bataliyon C Bima.

Pada pukul 7.35 Wita ,rombongan meninggalkan bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima menuju Lapas kelas II B raba-Bima.

Pada pukul 7.45 wita,rombongan tiba di lapas kelas IIB Raba-Bima .
Situasi aman terkendali.(***)

Walikota HML Sumbang Pribadi Turnamen Sepak Bola Mini “Penaraga Cup”

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menutup secara resmi Turnamen Sepak Bola Mini “Penaraga Cup” 2021/2022 yang dilaksanakan oleh Kepanitian tergabung dari berbagai elemen kepemudaan Kelurahan Penaraga.

Penutupan tersebut berlangsung di Lapangan Bola Penaraga Jalan Gajah Mada Kelurahan Penaraga Kota Bima, Sabtu 5 Februari 2022.

Hadir pula dalam acara penutupan tersebut Anggota DPRD Kota Bima Asnah Madilau, SH beserta H. Muhammad Erwin, Kapolsek Rasanae Timur, Camat Raba, Lurah Penaraga, Anggota Babinsa/Bhabinkamtibmas Kelurahan Penaraga, seluruh Ketua RW/ Ketua RT Kelurahan Penaraga, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda beserta ribuan masyarakat yang memadati jalannya final dan penutupan .

Dalam laporannya Ketua Panitia Andang Ardiansyah, S. Hut mengungkapkan bahwa pelaksanaan turnamen tersebut dalam rangka untuk mengapreseasi minat generasi muda Kota Bima terhadap dunia olahraga, terkhusus Sepak Bola Mini sekaligus sebagai ajang silaturahmi bagi semua.

“Terimakasih kepada seluruh masyarakat Kelurahan Penaraga, Ketua RT/RW, Pihak Polsek Rasanae Timur, Babinkab/Bhabinkamtibmas, terkhusus segenap Tim dan Panitia yang telah bekerja keras atas suksesnya acara ini, lebih- lebih kepada fihak Donatur yang telah sangat membantu”, ungkap Ketua Panitia.

Dijelaskan bahwa turnamen yang dilaksanakan sejak tanggal 17 November 2021 tersebut, diikuti oleh sebanyak 128 Klub Se- Kota Bima dengan format pertandingan menggunakan sistem gugur. Dengan total pertandingan yang dimainkan selama Babak Penyisihan sampai dengan Babak Final sebanyak 126 pertandingan.

Untuk total hadiah, panitia menyediakan uang pembinaan sebesar 40 juta rupiah, untuk Juara I Klub Radom Junior dengan nilai Uang Pembinaan sebesar Rp. 12 Juta, ditambah Tropy dan Piagam Penghargaan. Untuk Juara II AGM Penaraga dan Juara III Bersama (Matador FC Kolo dan Bima FC Oimbo) masing-masing mendapat Rp. 9 Juta dan Rp. 6,5 Juta juga ditambah Tropy dan Piagam Penghargaan. Penghargaan dan uang pembinaan juga diberikan untuk kategori lainnya.

Sumbangan secara pribadi diberikan oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE atas turnamen ini, berupa sejumlah uang tunai sebesar Rp. 7,5 Juta. Sumbangan tunai pula diberikan oleh Ketua STIE Bima Firdaus, ST, MM sebesar Rp. 10 Juta. Atas sumbangan dan suport yang luar biasa tersebut Panitia menyampaikan terima kasih sebesarnya, pun kepada seluruh Donatur yang telah sangat membantu.

Wali Kota Bima dalam sambutan sekaligus menutup acara secara resmi meyampaikan ucapan selamat kepada seluruh fihak.

“Kepada Panitia, pemenang dan seluruh pemain, segenap fihak yang membantu serta kepada masyarakat Penaraga dan seluruh masyarakat Kota Bima umumnya, untuk semua pencapaian ini disampaikan terima kasih. Dimana sekali lagi masyarakat Kota Bima mampu menunjukan kebersamaan, sportifitas dan ketertiban yang tinggi.”, ungkap Wali Kota memberi apreseasi.

“Kemenangan tidak diukur dari menang dan kalah disini saja, namun kemenangan sejati adalah kesuksesan kita semua,” tambah Wali Kota.

Diingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Bima untuk mensukseskan tahapan vaksinasi yang kedua, dimana vaksinasi pertama berjalan dengan sangat sukses, mencapai keberhasilan diatas 70 %.

“Jangan lupa untuk laksanakan vaksinasi kedua, sebagaimana telah suksesnya vaksinasi pertama. Hal itu penting serta merta membuat seluruh kegiatan kita normal kembali, sehingga event seperti ini dapat terlaksana. Oleh karenanya mari kita dukung bersama semua itu untuk kemajuan Kota Bima dan dapat dilaksanakannya kembali event-event lainnya”, tutup Walikota Bima. (***)

Babinsa Penanae : “Jangan Hilangkan Budaya Leluhur”

Bimantika.net Kota Bima-, Budaya leluhur bangsa Indonesia yang harus terus dipupuk dan dilestarikan adalah “Gotong Royong” karena Gotong Royong merupakan alat pemersatu Bangsa Indonesia.

Dengan bergotong royong pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan, oleh karena itu Babinsa Kelurahan Penanae Serka Ibrahim Koramil 1608 – 01/ Rasanae yang dipimpin langsung Danposramil Rasanae Timur Pelda Ramli serta anggota Koramil 1608 – 01/ Rasanae Kodim 1608/Bima (05/02/22) menggelar kegiatan gotong royong bersama warga.

Babinsa Penanae bersama Stakeholder Kelurahan serta Masyarakat Penanae melaksanakan kegiatan gotong royong bersama membersihkan material batu dan pasir yang menutupi badan drainase di lingkungan Nggarolo dan Penanae tepatnya di wilayah RT01 dan RT 10.

“Sebagai langkah untuk mengurangi luapan air ke pemukiman warga dan di badan jalan raya ketika hujan datang dengan sasaran sepanjang jalan pembangunan untuk kedalaman drainase 70 x 50 Cm.” Sigap Kapten Seninot Selaku Danramil 1608-01/Rasanae (Via Phone)

Tambah Danramil Rasanae bahwasanya Gotong Royong atau kegiatan Karya Bakti ini harus terus dilestarikan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, indah, sehat serta kita jadikan Momen Kelurahan Tangguh Bencana.

Di Sela sela kegiatan pembersihan, sebagai Babinsa menyampaikan kepada Masyarakat perintah dari Komandan Kodim Letkol Inf M.Zia Ulhaq, S.Sos saat tatap muka pertama di Makodim beliau mengatakan ” Peduli Lingkungan di sekitar ” agar kita semua tidak membuang sampah sembarangan selalu jaga kebersihan sekitar rumah maupun lingkungan sekitar mengingat sudah memasuki penghujan rawan akan bencana alam,

Babinsa juga menerangkan tentang tujuan kerja bakti ini yang paling utama adalah bisa mengembalikan kembali citra budaya gotong royong masyarakat yang saat ini sedikit demi sedikit mulai pudar khususnya daerah perkotaan,

“Dari dulu masyarakat bangsa Indonesia terkenal dengan budaya gotong royong oleh karena itu mari kita pupuk semangat gotong royong dengan melaksanakan kerja bakti dengan ikhlas untuk menciptakan lingkungan yang bersih indah dan sehat” ungkap Babinsa. (***)

Bentuk Kecintaan Warga Penatoi Silaturahim di Kediaman Walikota HML

Bimantika.net Sejumlah warga Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpunda Kota Bima bersama Lurah setempat melakukan kunjungan dan silaturahmi di kediaman Walikota Bima.

Kunjungan tersebut di terima langsung oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) 4/2 penuh dengan kekeluargaan.

Agenda kunjungan dan silaturahmi tersebut sekaligus penyampaian permohonan agar dapat dilaksanakannya pengaspalan ruas jalan lingkungan Penato’i tepatnya jalan Oi Lanco 1 dan Oi Lanco 2.

Mewakili warga setempat Lurah Penatoi Kaimuddin, S.Pd menyampaikan ikhwal permohonan serupa atas nama warga Kelurahan Penatoi.

“Memperhatikan permintaan dari warga sekiranya 2 jalan tersebut dapat diaspal, oleh karenanya kami menyampaikan ikhwal dimaksud”, tuturnya meminta ijin kepada Wali Kota Bima, menyampaikan permohonan warga.

Atas permohonan tersebut Walikota HML menyampaikan informasi bahwa Insya Allah di tahun 2022 ini pengaspalan jalan tersebut akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Insyallah kita akan melaksanakannya di tahun ini “, jelas Wali Kota.

Untuk informasi lebih lanjut di diamanatkan untuk dapat berkoordinasi dengan Dinas PUPR melalui Kepala Dinas maupun Bidang yang membidangi hal tersebut.

Atas arahan, informasi dan amanat tersebut sejumlah warga kelurahan Penato’i dan Lurah setempat menyampaikan terima kasih. Pihaknya akan segera melakukan koordinasi kepada Dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPR Kota Bima. (***)

Walikota HML Terima Kunjungan IMKOBI Bahas Soal Pagelaran Seni

Bimantika.net Ikatan Mahasiswa Kota Bima (IMKOBI) Mataram dengan sejumlah 23 anggota perwakilan berturut Pembina, laksanakan pertemuan dan silaturahmi bersama Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) 4/2. Pertemuan tersebut berlangsung di Kediaman dan diterima langsung oleh Wali Kota Bima.

Ketua IMKOBI Mataram Amrul Tamam menjelaskan agenda kedatangan organisasi tersebut terkait adanya rencana pelaksanan kegiatan yang akan dihelat oleh Imkobi di bulan ini, yakni Pagelaran Seni Budaya Mbojo. Menjelaskan terkait kesiapan panitia dan partisipasi dukungan Pemerintah Kota Bima yang dapat dibangun.

Wali Kota Bima meyambut baik atas adanya rencana pekaksanaan kegiatan tersebut dan secara garis besar Pemerintah Kota Bima mendukung segala giat positif dan membangun seperti yang demikian, mengarahkan untuk dapat berkoordinasi langsung dengan Dinas Pariwisata Kota Bima, sehingga lewat Dinas Pariwisata dapat melaksanakan koordinasi lanjutan.

“Nanti rekan-rekan dapat berkoordinasi langsung dengan Dinas Pariwisata, dapat menyesuaikan dengan agenda yang tersedia dalam program Dinas”, terang Wali Kota.

Terkait adanya usulan permintaan penyedian sekretariat, Wali Kota Bima mengarahkan untuk menyurati dalam bentuk permohonan agar dapat ditindak lanjuti. Sekretariat dapat di adakan lewat penyewaan maupun penggunaan lokasi sementara yang telah tersedia di Kota Mataram seperti pemanfaatan Rumah Singgah yang telah ada, sembari sedikit demi sedikit melakukan capaian-capaian berikutnya oleh Pemerintah Kota Bima, termasuk kesekretariatan dan bangunan baru milik Pemerintah Kota Bima lainnya. Banyak pilihan yang dapat dilakukan bersama ungkap Wali Kota.

Amrul Tamam mengungkap bahwa kegiatan yang organisasi lakukan selama ini selalu intensif, termasuk program dan kegiatan sosial. Atas segala kinerja baik Imkobi tersebut Wali Kota Bima sampaikan apreseasi yang tinggi, pun tak terkecuali kepemudaan khususnya kemahasiwaan yang berasal dari Kota Bima di luar kota, disampaikan apreseasi dan selalu dengan tangan terbuka.

Ditambahkan H. M. Lutfi bahwa adik dan rekan-rekan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di luar kota yang berasal dari Kota Bima telah benar-benar memberi kontribusi terhadap daerah, menyambung silaturahmi dan menguatkan persaudaraan di tanah rantau, diminta untuk tetap selalu menjaga hal tersebut. Lebih khususnya kepada Imkobi yang telah melakukan kunjungan dan silaturahmi pada kesempatan tersebut.

“Atas segala dedikasi tersebut mewakili Pemerintah Kota Bima disampaikan terima kasih dan tetap selalu semangat. Pemerintah Kota Bima senantiasa selalu bersama pemuda pemudi, generasi progresif. Tetap selalu inovatif-kreatif dalam era dan tantangan zaman”‘, tutup Wali Kota Bima. (***)

Polisi Bima Ditangkap Kasus Narkoba, Kombes Pol Helmi Kwarta: Itu Hoaks

Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Helmi Kwarta Kusuma PR., S.I.K., M.H.,

Bimantika.net Mataram – Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Helmi Kwarta Kusuma PR., S.I.K., M.H., Sabtu (5/2/2022), melalui press releasenya dengan tegas menyangkal pemberitaan dugaan penangkapan anggota Polres Bima, dalam kasus pengungkapan peredaran narkoba di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“HOAX itu berita,” ucapnya.

Perwira Menengah (Pamen) Polri yang membawa Ditresnarkoba Polda NTB, meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) itu mengatakan, pihaknya tidak ada melakukan penangkapan terhadap anggota Polres Bima, seperti yang tertulis pada pemberitaan media tersebut.

“Tidak ada penangkapan sesuai isi berita itu, ngarang-ngarang yang ditulis media itu,” tandasnya.

Pamen Polri Melati Tiga musuh bebuyutan bandar narkoba itu mengajak media pemberitaan, untuk bijak dalam memberikan informasi publik terlebih melalui portal pemberitaan online, karena dapat terkena Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Karena ini menyangkut nama baik institusi Polri, sudah saya suruh Polres Bima cari yang tulis berita itu dan proses sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kobes Pol. Helmi.

“Kirim berita kok yang bohong,” imbuhnya.

Direktur Resnarkoba Polda NTB yang meraih penghargaan Presiden Joko Widodo dan Kapolri, atas keberhasilannya melaksanakan tugas dalam menggulung kelompok separatis Santoso itu, menyatakan bahwa dalam setiap pengungkapan kasus narkoba pihaknya tidak pernah ada yang ditutup-tutupi.

“Kalau memang ada pengungkapan, penangkapan, pastinya teman-teman yang saya kasih tahu duluan dan itu sudah menjadi komitmen kami, untuk memberantas peredaran narkoba di NTB,” ungkapnya.

“Jadi, tidak ada yang ditutup-tutupi seperti yang dikatakan media itu,” tandasnya.

Untuk diketahui, dugaan penangkapan anggota Polres Bima telah diberitakan oleh beberapa media, dimana salah satu media yang pemberitaanya dilansir (dikutip) media lainnya, tanpa mencantumkan dan atau tidak menyebutkan narasumber yang jelas.

Pemberitaan tersebut kemudian ditanggapi oleh banyak wartawan/jurnalis/pewarta hukrim NTB, yang selanjutnya setelah dikonfirmasi ke Ditresnarkoba Polda NTB, ditanggapi langsung Dirresnarkoba Kombes Pol. Helmi Kwarta Kusuma Purta Rauf, S.I.K., M.H. (***)

Kodim Bima dan Polres Bima Kota Kawal Vaksinasi Usia 6-11

Bimantika.net Kegiatan Serbuan Vaksinasi Dosis 2 Anak Usia 6 – 11 Tahun dan Lansia di wilayah NTB dan Dimonitor Langsung Oleh Dandrem Melalui Vikon.

Kegiatan itu Berlangsung
Hari Jum’at 4 Februari 2022 sekira Pukul 08:00 Wita di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Bima (Min Tolobali) Jln. Monginsidi Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.

Kegiatan Serbuan Vaksinasi Dosis 2 Anak Usia 6 – 11 Tahun dan Lansia di wilayah NTB, yang di gelar oleh Kodim 1608 / Bima, Selaku Vaksinator dari Tim Medis Klinik Kodim 1608 / Bima dan Tim Puskesman Paruga.

Berdasarkan Surat Telegram Danrem 162/Wira Bhakti Nomor ST/29/2022 Tanggal 25 Januari 2022, Agar Melaksanakan Serbuan Vaksinasi dengan mengundang Forkopimda Melalui Vicon di Lokasi Vaksinasi Wilayah Masing-masing.

Hadir Dalam Kegiatan Tersebut Dandim 1608 / Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S.Sos, Waka Polres Bima Kota Kompol Mujahidin S.Sos, Kabag Ops Polres Bima KOMPOL Herman SH, Kapolsek Rasanae Barat AKP Suhatta, Danramil Rasanae Barat Kapten Inf Seninot Sribakti, PJU Kodim 1608 / Bima, Camat Rasanae Barat Hj. Suharni SE. Lurah Sarae Oka Budiman, S.Pd, Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Kelurahan Sarae, Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Bima (Min Tolobali), Kepala Puskesmas Paruga Rita Astuti S.Kep Ners, Personil Polsek Rasanae Barat.

Liputan langsung media online Bimantika dalam Hasil Kegiatan Serbuan Vaksinasi Anak Usia 6 – 11 Tahun Selaku Vaksinator dari Tim Medis Klinik Kodim 1608 / Bima dan Tim PKM Paruga

Puskesmas Paruga Yang Screening : 22 orang.
Total Yang Divaksin : 15 orang Divaksin Dosis I = 15 orang. Divaksin Dosis II = 0 orang. Di Tunda : 7 orang.

Sedangkan Tim Medis Klinik Kodim 1608/Bima ;

Pelajar

  • Disecrenng : 27 orang
  • Divaksin : 21 orang
    Tunda : 6 orang (tensi tinggi)
  • V1 : 21 orang

KODIM

  • Disecrenng : 69 orang
  • Divaksin : 69 orang
  • Tunda : –
  • V3 = 69

KOMPI A

  • Disecrenng : 12 orang
  • Divaksin : 9 orang
  • Tunda : 3 orang (tensi tinggi)
  • V3 = 9 orang.

Dengan Total Pelajar yang di Vaksin Sejumlah 36 orang.

Sekira Pukul 11:08 Wita, Serangkaian Kegiatan Serbuan Vaksinasi Anak Usia 6 – 11 Tahun, yang di gelar oleh Kodim 1608 / Bima, Selaku Vaksinator dari Tim Medis Klinik Kodim 1608 / Bima dan Tim Puskesman Paruga berakhir, dan Termonitor berlangsung dengan aman dan kondusif. (***)