KPK Nilai Pemkot Bima Terbaik Dua se NTB Dalam Skor MCP

Bimantika.net _Pemerinrah Kota Bima di bawah kepemimpinan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) disamping berprestasi luar biasa dalam urusan pembangunan sarana dan prasarana publik juga dalam hal administrasi soal kerjasama dengan lembaga KPK Republik Indonesia dalam hal Pemberantasan Korupsi.

Tingkat capaian penilaian indikator Reformasi Birokrasi dalam skema Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK RI melalui Monitoring Centre for Prevention (MCP) khusus Propinsi Nusa Tenggara Barat, Pemerintah Kota Bima sebagai Skor Terbaik ke dua setelah Kota Mataram dalam Capaian skor.

Sebagaimana yang di release oleh pihak KPK melalui Surat resminya bahwa inilah capaian dalam bentuk Porsentase seluruh Pemkab dan Pemkot se Nusa Tenggara Barat (NTB)

  1. Pemkot Mataram 91,68
  2. Pemkot Bima 88,25
  3. Pemprof NTB 84,19
  4. Pemda Lombok Barat 82,06
  5. Pemkab Bima 80,79
  6. Pemkab Lombok Tengah 80,21
  7. Pemkab Kabupaten Sumbawa Barat 79,06
  8. Pemkab Sumbawa 75,34
  9. Pemkab Dompu 72,55
  10. Pemkab Lombok Timur 69,32
  11. Pemkab Lombok Utara 58,29.

KPK Menilai Bahwa dari Sejumlah tabel pencapaian tersebut, Pemerintah Kota Bima adalah Terbaik ke dua setelah Pemerintah Kota Bima melalui MCP.

Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Nomor B/686 /KSP.00/70-76/02/2022 14 Februari 2022 menyampaikan Atensi Capaian MCP Tahun 2021 dan Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi.

Berdasarkan ketentuan pasal 6 huruf b dan d Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertugas melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi dan instansi yang bertugas melaksanakan pelayanan publik, serta supervisi terhadap instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sehubungan dengan telah berakhirnya pengelolaan Monitoring Center For Prevention (MCP) untuk periode tahun 2021 maka kami menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang telah diberikan dalam program tersebut serta apresiasi atas capaian skor MCP tahun 2021 dengan rata-rata sebesar 78,07%.

KPK juga mendorong Pemerintah Daerah agar dapat bersungguh-sungguh mengimplementasikan Tata Kelola dan Pelayanan Publik yang Bersih, bebas dari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga upaya pemberantasan korupsi di daerah dapat semakin terwujud.

Selanjutnya untuk program pemberantasan korupsi terintegrasi tahun 2022 akan dilaksanakan bersama antara KPK, Kemendagri dan BPK

KPK berharap Pemda dapat meningkatkan capaian skor baik MCP maupun SPI sekaligus memberikan dukungan terhadap program antikorupsi yang telah dikoordinasikan dengan Kedeputian Pencegahan dan Monitoring serta Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat. (***)

5 Terduga Pelaku Penghadangan Dilepas ? Kasat Reskrim Polres Bima : Itu Salah Paham !

Bimantika.net _Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Masdidin, SH, menyatakan, bahwa tidak tepat jika ada yang mengatakan bahwa pihaknya telah melepas kembali 5 terduga pelaku penghadangan mobil pick up di Desa Sie Kecamatan Monta beberapa waktu lalu.

Karena kata dia, pihaknya baru melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi guna mendapatkan identitas dari para terduga pelaku yang melakukan aksi penghadangan, dan belum sampai ke tahap mengamankan terduga pelaku.

Jadi bagaimana ceritanya, lanjut Masdidin, jika dikatakan Aparat Penegak Hukum melepaskan kembali para terduga pelaku yang sementara ini masih dalam upaya identifikasi.

“Iya bahwa terhadap kejadian tersebut belum diketahui pelakunya dan masih dilakukan pendalaman terhadap saksi-saksi. Lalu bagaimana bisa lepas pelaku sementara belum diketahui identitas pelakunya,” herannya.

Diketahui, akibat adanya salah kaprah dilepaskannya kembali para terduga pelaku ini, keluarga korban dari aksi penghadangan bersama warga lainnya asal Desa Nisa tersebut kembali melakukan aksi blokir jalan di Jembatan Tente Kecamatan Woha.

Mereka menuntut pihak Polres Bima agar kembali menangkap dan memproses para terduga yang menurutnya telah dilepas.

Sementara, kembali mengutip Masdidin, untuk sementara ini identitas dari para terduga pelaku sendiri masih dalam pendalaman.

“Jadi sekali lagi ini hanyalah kesalahpahaman saja,” ucapnya.

Pihak Sat Reskrim Polres Bima sendiri, lanjut Masdidin, saat ini tengah serius melakukan upaya untuk menuntaskan kasus penghadangan mobil pickup di Desa Sie yang menyebabkan jatuhnya korban luka-luka asal Desa Nisa dan laporan hilangnya sejumlah barang berharga milik mereka.

“Jika memang para terduga pelakunya sudah kita identifikasi berdasarkan hasil pendalaman saksi-saksi, maka akan kita maka kita akan melakukan proses hukum sesuai aturan hukum yang berlaku. untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” Tegas Pria kelahiran Kecamatan Sape ini.(***)

KPK Kembali Pelajari Kasus Korupsi Kardus Durian, Cak Imin di Duga Terlibat

Bimantika.net _Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan kembali mempelajari fakta-fakta hukum terkait kasus kardus durian.

Dimana Kasus tersebut dipublik selalu dikaitkan adanya dugaan keterlibatan Ketua Umum (Ketum) PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Hal ini diungkapkan Ali Fikri Plt Juru Bicara KPK mengatakan “pihaknya mengaku mengikuti apa yang disuarakan oleh masyarakat untuk mengusut tuntas kasus kardus duren yang diduga menjerat Cak Imin.

Hal ini terkait adanya unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK yang mempertanyakan kelanjutan perkara korupsi lama yang pernah ditangani oleh KPK.

“Saya kira ini kan perkara yang sudah cukup lama memang ya di KPK, kalau memang ada bukti-bukti saat itu sudah pasti dikembangkan pada saat itu,” ujar Ali kepada wartawan, Rabu pagi (16/3).

Lebih lanjut Ali Fikri mengatakan “KPK memahami peran serta dan aspirasi dari masyarakat terkait segala penanganan perkara yang di tangani KPK termasuk kasus korupsi durian tersebut.

“Tentu kami akan pelajari lebih lanjut nanti ya bagaimana fakta-fakta hukum penanganan perkara ini dan fakta persidangan terdahulu yang sudah ada mengenai dari apa yang menjadi disuarakan masyarakat tersebut,” imbuh Ali.

“Jika fakta hukum jelas siapa saja yang terlibat, seharusnya sudah dikembangkan tak lama dari perkara tahun 2012 lalu”

“Tapi sekali lagi kami akan pelajari, kami analisa lebih lanjut kembali perkara-perkara yang dulu pernah ditangani di KPK yang dimaksud,” pungkas Ali.

Dimana Kasus kardus durian merupakan kasus korupsi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigrasi (PPIDT) di Papua pada 2011. Kasus tersebut melibatkan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) yang saat itu dipimpin oleh Cak Imin sebagai menterinya dan PT Alam Jaya Papua sebagai pihak swasta.

Untuk diketahui KPK saat itu melakukan tangkap tangan pada 25 Agustus 2011 dan meringkus dua anak buah Cak Imin. Yaitu, I Nyoman Suisnaya selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Kawasan Transmigrasi; dan Dadong Irbarelawan selaku mantan Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi Program Kemenakertrans. Selain itu, KPK juga menangkap Kuasa Direksi PT Alam Jaya Papua, Dharnawati yang baru saja mengantarkan uang Rp 1,5 miliar ke kantor Kemenakertrans yang dibungkus dan dimasukkan ke dalam kardus durian.

Uang tersebut merupakan tanda terima kasih karena PT Alam Jaya Papua telah diloloskan sebagai kontraktor DPPID di Kabupaten Keerom, Teluk Wondama, Manokwari, dan Mimika, dengan nilai proyek Rp 73 miliar. (//SMN***)

Bupati IDP: “Pilkades Ajang Adu Visi, Bukan Adu Fisik”

Bimantika.net _”Berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) itu bukan tempat mengadu kekuatan fisik tetapi mengadu visi dan misi agar mudah dipahami oleh masyarakat”. Kata Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) saat memberikan arahan pada Pembinaan Bakal Calon Kades, Panitia Pilkades Serentak dan Muspika Kecamatan Palibelo Rabu (16/3) di Aula Kantor Camat Palibelo.

Bupati yang didampingi para Staf Ahli Bupati, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tajudin SH, M.Si, Kepala Bakesbangpol, Camat Palibelo Drs. Darwis beserta Muspika mengungkapkan, pentingnya menghadirkan pihak terkait dalam pertemuan ini agar semua pihak berkomitmen untuk siap menang dan siap kalah dalam pesta demokrasi Pilkades Serentak tersebut”. Kata Bupati IDP

Kita semua harus berkomitmen untuk menyukseskan Pilkades ini, semua panitia benar-benar siap mengamankan dan indikator keberhasilan itu jika partisipasi pemilih lebih dari 70 persen. Untuk ini, saya mengharapkan kepada pihak terkait untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati Pilkades ini dan tidak boleh ada intimidasi saat pemilih memberikan hak suaranya”. tegas Bupati.

Kepada para Bakal Calon Kades yang akan mengikuti Pilkades, jangan saling menjatuhkan tetapi silakan menggali visi dan misi masing-masing. Silakan berkompetisi dengan tetap menjaga stabilitas, keberhasilan Pilkades akan banyak bergantung kepada seluruh elemen yang ada di desa.

Demikian halnya kepada panitia agar jika ada perbedaan pemahaman dan pandangan yang terkait regulasi Pilkades agar segera berkoordinasi dengan Camat dan Panitia tingkat kabupaten Bima. Kepada Tim pemenangan masing-masing bakal calon agar terus menerus memberikan pencerahan kepada seluruh pemilih”. Imbuh Bupati.

Setelah memberikan arahan di Kantor Camat Palibelo, Bupati dan rombongan kemudian bertolak ke Aula Kantor Camat Woha untuk kembali memberikan pembinaan.(***)

Kordinator BEM PTM Tangerang Desak Jokowi Pertimbangkan Ulang IKN

Bimantika.net Tangerang Megaproyek Ibu kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam
Paser Utara Kalimantan Timur, akan dimulai sebentar lagi.Presiden Joko Widodo yang telah menandatangani Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (UU IKN) pada 15 Februari 2022.

UU itu diberi nomor 3 tahun 2022 dan Kini, pemerintah terus melanjutkan penyusunan berbagai aturan turunan dari UU tersebut.Rencana pemindahan ibu kota negara yang mengusung konsep smart city itu pun dipastikan berlanjut meski banyak terjadi penolakan.

Kordinator BEM PTM Kabupaten Tangerang Gilang purnama mempertanyakan titik urgensi Presiden Joko Widodo terhadap pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

Gilang mengatakan dimana titik urgensi perpindahan ibu kota negara baru ini,bahkan kondisi bangsa saat ini yang belum stabil secara ekonomi harus menjadi pertimbangan karena harus melihat kondisi negara saat ini sedang dilanda krisis ekonomi seperti kelangkaan minyak goreng dan hutang negara yg semakin menumpuk. sehingga pemindahan ibukota negara perlu dipertimbangkan ulang Rabu(16/3/2022).

Selain itu, menurut Gilang masih banyak hal lain yang lebih mendesak selain pemindahan IKN, seperti persoalan kesehatan, ekonomi, hingga pendidikan yang pada dasarnya lebih urgen untuk direspon cepat oleh pemerintah.

Gilang mengatakan, dirinya mendesak Presiden Republik Indonesia bersama dengan Bappenas untuk pertimbangkan pelaksanaan pembangunan IKN.

Ia meminta untuk melakukan kajian secara menyeluruh terkait dengan dampak dari pemindahan IKN.

“Serta memperhatikan dampak dan potensi pelanggaran HAM dan kerusakan ekologis dalam proses pembangunan IKN”ujar gilang

Di sisi lain pembiayaan IKN yang lebih banyak menggunakan APBN ini tentu tak sejalan dengan janji yang pernah disampaikan oleh Presiden Jokowi pada Mei 2019.

Saat awal mengumumkan proyek pemindahan ibu kota, yang menyebut bahwa pembangunan ibu kota negara tidak akan membebani APBN.

Ia membayangkan apabila anggaran sebesar 501 triliun yang digunakan untuk pemindahan ibu kota negara digunakan untuk melakukan pemerataan pembangunan di beberapa wilayah di luar Jawa.

“Maka hasilnya tentu akan banyak mengubah atau mengakhiri status banyak wilayah di luar Jawa yang masuk kategori terpencil dan tertinggal”.
Tutup Gilang. (****)

Walikota HML : “Sambut Peradaban Teknologi, Perkuat Penguasaan Digitalisasi Menuju Smart City”

Bimantika.net Program Terbaik Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) adalah terbangunnya Command Center Kota Bima sebagai Pusat Data Kota Bima secara tersentralisasi.

Walikota HML yang di konfirmasi Media Online Bimantika Rabu 16 Maret 2022 menyebutkan bahwa Eksistensi Command Center adalah bentuk peradaban dunia Teknologi canggih di era Millenial yang tentunya mengharuskan semua elemen untuk menguasainya.

“Perkembangan peradaban teknologi mau tidak mau suka tidak suka harus kita mampu mengimbanginya dengan penguasaan Teknologi Informatika” ungkap Walikota HML.

Lanjut Walikota HML bahwa Penguasaan Teknologi Informatika (TI) di era Millenial menjadi sebuah keharusan juga dalam sistim Pemerintahan yang modern saat ini.

“Perkembangan dan peradaban Teknologi Informatika juga harus menjadi sebuah perioritas sehingga tidak terlindas oleh sebuah Peradaban Modern” ujarnya.

Adanya inovasi yang tercipta dari Kepala SDN 40 Kota Bima, Gufran, S. PdI yang bercita-cita besar cetuskan Aplikasi E-Learning yang terkoneksi langsung dengan Command Center Kota Bima, sangat di respon dengan baik oleh Walikota HML.

“Aplikasi ini sangat efektif dalam memajukan dunia pendidikan karena dalam aplikasi ini ada grafik ketuntasan belajar para siswa yang bisa terpantau langsung melalui Command center oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Pak Walikota BIma HML dan harga aplikasi itu tidak mahal-mahal amat hanya sekitar 40 an Juta saja namun memajukan Dunia Pendidikan Kota Bima” ujar Gufran, S. PdI saat di konfirmasi Media Online Bimantika.

Walikota HML pun yang dikonfirmasi media online Bimantika Rabu 15 Maret 2022 sangat mengapresiasi sebuah inovasi yang ingin di bangun oleh Kepala SDN 40 Kota Bima tersebut.

“Saya sangat apresiasi ide dan gagasan Kepala SDN 40 Kota Bima selaras dengan pikiran saya dalam memajukan Dunia Pendidikan dan nanti kita akan tindaklanjuti secara serius” ungkap Walikota HML.

Diakhir Wawancaranya, Walikota HML menyebutkan Bahwa ASN yang memiliki Inovasi-inovasi untuk sebuah Kemajuan Kota Bima sangat di butuhkan oleh dirinya yang memilki sejuta Ide dan gagasan brilian membangun Sebuah Peradaban Millenial Kota Bima. (***)

Launching Program SI PERKASA Plus, Bupati IDP Berikan Motivasi

Bimantika.net _”Menjadi sukses tidak harus menunggu tua, tetapi mengawali karir dengan penuh perjuangan, kerja keras dan cerdas.

“Yakinlah sukses itu bukan hanya pada orang-orang yang memiliki kemampuan lebih ataupun pendidikan yang lebih, tetapi sukses itu bisa diraih dari setiap insan yang mau bekerja keras dan memiliki niat yang tulus”.

Demikian ungkapan Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) pada Launching Program Sistem Pelatihan Berbasis Kompetensi, Pendampingan dan Pemberian Sarana dan Prasarana (Si PERKASA Plus).

Gerakan Menciptakan Seribu Wirausaha Baru Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima yang diikuti 128 peserta Rabu (16/3) di Loka Latihan Kerja (LLK) Kabupaten Bima – Jatiwangi.

“Si Perkasa Plus merupakan salah satu mimpi dalam visi Bima RAMAH yang Alhamdulilah pada hari ini dapat terwujud atas dukungan seluruh Perangkat Daerah khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Tentunya untuk mewujudkan 1.000 wirausaha ini tidak hanya oleh Disnakertrans tetapi juga oleh beberapa OPD antara lain Dinas Perindag, Dinas Koperasi UMKM dan OPD terkait yang memang memberikan dukungan pelatihan bagi peningkatan kemampuan dan keterampilan peserta”. Jelas Bupati IDP.

Sebelumnya, Kadis Nakertrans Kabupaten Bima Fatahullah S.Pd dalam laporannya memaparkan, Si PERKASA Plus mengadopsi kurikulum Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan untuk mencapai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Si Perkasa ditujukan untuk merealisasikan Visi dan Misi Bupati Bima dalam upaya menciptakan 1.000 wirausaha baru, juga upaya mengurangi angka pengangguran yang dengan sendirinya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Pola lainnya adalah kegiatan inkubasi bisnis untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja yang sudah mempunya bidang usaha”.

“Setelah mendapatkan kompetensi, para peserta pelatihan akan mendapatkan sarana usaha atau tolkit dan untuk memastikan keberhasilan menjadi wirausaha baru akan didampingi oleh Disnakertrans “. Tuturnya.

Untuk memastikan keahlian, peserta akan diberikan kurikulum dengan 70 % porsi praktek dan 30% teori selama 240 sampai 360 jam atau 43 hari pelatihan. Untuk mengoptimalkan keahlian peserta dibatasi maksimal 16 peserta per kelas. Jelas Fatahullah.

Pada kesempatan tersebut hadir Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Bima Ilham Yusuf SH, Staf Ahli Bupati Bima, Kadis Nakertrans Fatahullah S.Pd dan para kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Bima.

Peluncuran Si PERKASA Plus ditandai dengan pemukulan gong dan pemasangan atribut secara simbolis kepada para peserta. (***)

Kenal di FB Lalu JJ, Siswi Asal Tambora Nyaris di Perkosa, Pelaku di Tangkap

Bimantika.net Tim Puma ll Bentukan Polres Bima Kota yang dipimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH telah melakukan penangkapan pelaku Percobaan pemerkosaan dan perampasan terhadap anak di bawah umur

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH melalui Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU M Rayendra RAP, S.T.K, S.I.K membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Menurut Kasat Reskrim Waktu dan Tempat Penangkapan dilakukan Pada Hari Selasa Malam 15 Maret 2022 sekitar pukul 21:00 Wita di Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima. (Kediaman Pelaku)

Kasat Reskrim menjelaskan Dasar penangkapannya Laporan Pengaduan Nomor : ADUAN/K/171/III/2022/NTB/Res. Bima Kota tanggal 01 Maret 2022.

Adapun Korban atau Pelapor adalah I A 17 tahun, Pelajar, Alamat : Desa Kawinda To’i Kecamatan Tambora Kabupaten Bima.

Sedangkan Pelaku adalah M J 22 tahun Swasta, Alamat Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Kasat Reskrim juga menjelaskan bahwa Barang Bukti yang di sita Polisi saat penangkapan adalah :

Satu unit sepeda motor Merk Vario150 warna Putih biru dengan identitas sbb :
Noka : MH1KF1125HK039061
Nosin : KF-11E2035489
Nopol :EA 2770 SN

Satu unit HP Merk VIVO Y55S Warna Putih
IMEI 1 : 863915034396957
IMEI 2 : 863915034496940

Satu unit HP Merk OPPO Warna Hitam
IMEI 1 : 865116057019893
IMEI 2 : 865116057019885

Jaket Warna Hijau Lumut dan Helm warna abu-abu

Kronologis Kejadian Pada hari Selasa 1 Maret 2022 sekitar pukul 19:30 Wita bertempat di jalan lingkar luar Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

Awalnya korban berkenalan dengan pelaku melalui Facebook Selama 3 (tiga) hari kemudian korban bertemu secara langsung dengan pelaku dan dilanjutkan dengan jalan-jalan dengan menggunakan sepeda motor milik korban.

Dan sesampainya di jalan lingkar luar kel.Kumbe pelaku menghentikan laju spm di pinggir jalan yang sepi,pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan badan namun ditolak oleh korban.

“Selanjutnya pelaku mengancam korban akan dibunuh jika berteriak” ungkap Kasat Reskrim.

Lamjutnya, kemudian pelaku menurunkan secara paksa celana dan celana dalam milik korban hingga korban dalam keadaan setengah telanjang,korban terus berontak.

Tiba-tiba saja datang motor yang melintas sehingga korban langsung berteriak dan didengar pengendara motor tersebut kemudian pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda motor dan HP milik korban.

Kasat Reskrim menjelaskan juga bahwa Modus Operandi pelaku menggunakan Facebook dengan nama dan foto orang lain dalam melancarkan aksinya.

Adapun Kronologis Penangkapan menurut Kasat Reskrin Berdasarkan Laporan korban, Tim Puma ll Polres Bima Kota melakukan serangkaian penyelidikan hingga mendapatkan informasi A1 terkait siapa dan keberadaan pelaku.

Dengan adanya informasi tersebut tim Puma ll Langsung Menuju Lokasi keberadaan pelaku tersebut dan langsung melakukan penangkapan dan mengamankan Pelaku yaitu atas mana M J.

Tim Puma ll melakukan interogasi terhadap pelaku dan dari hasil interogasi pelaku mengakui semua perbuatannya yang telah melakukan Percobaan pemerkosaan dan Perampasan terhadap anak di bawah umur di jalan lingkar luar kelurahan Kumbe.

Kemudian Tim Pum ll kembali mengumpulkan barang bukti berupa motor Honda vario 150, jaket, helm dan Handphone yang digunakan oleh pelaku saat melancarkan aksinya.

selanjutnya Tim Puma ll membawa dan mengamankan pelaku beserta Barang Bukti ke Mako Polres Bima Kota dan menyerahkan kepada Piket Sat Reskrim Polres Bima Kota. (***)

Walikota HML Puji Inovasi Aplikasi E-Learning Kepsek SDN 40 Kota Bima

Kepala Sekolah SDN 40 Kota Bima, Gufran, S. PdI.

Bimantika.net _Era Digitalisasi menjadikan semua pihak mau tidak mau suka tidak suka harus mengikutinya.

Digitalisasi adalah sebuah peradaban Era di Era Millenial ini yang menghendaki semua pihak wajib semua pihak untuk menguasai seluruh komponen Digitalisasi dalam Bentuk IT.

Begitu juga yang dialami oleh Siswa SDN 40 Kota Bima yang berlokasi di Kelurahan Lewirato dalam melakukan ujian tengah semester atau biasa disebut Mid Smester dengan menggunakan sistim digitalisasi.

Ujian Mide Semester itu akan dilakukan dalam pekan ini dimulai senin 14/3/2022 hingga Sabtu 19/3/2022).

Kepala SDN 40 Kota Bima, Gufran, S. PdI menyebutkan bahwa dirinya selaku Kepala Sekolah menggelar ujian tengah semester (Mid) Tahun Ajaran 2021/2022 tersebut dengan menggunakan geogle classroom (IT) dengan dukungan fasilitas WiFi sekolah yang sudah memadai dan dengan kekuatan WiFi 50 Mbps dengan 5 penguat (perangkat) sinyal dan daya listrik 5.200 what.

“SDN 40 Lewirato dapat menjadi sekolah yang berafiliasi digital baik dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) maupun dalam penataan administrasi sekolah” ungkap Gufran.

Ia menjelaskan bahwa Ujian tengah semester berbasis online ini, diikuti oleh seluruh siswa dari Kelas I hingga Kelas VI. Sedangkan khusus Kelas IV (45 orang), Kelas V (47 orang) dan Kelas VII (44 orang) menggunakan geogle classroom.

“Sedangkan bagi kelas bawah (Kelas 1, 2 dan 3) masih menggunakan ujian manual,” demikian ujar Gufran.

Masih menurut Gufran, bahwa sesungguhnya pelaksanaan ujian berbasis IT merupakan sinkronisasi dari tujuan besar Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang sangat menginginkan dunia pendidikan di Kota Bima bisa Berinovasi.

“Program fundamental Pak Walikota HML jadikan Kota Bima Sebagai Smart City kita terjemahkan dalam penguasaan IT” ujar Gufran.

Gufran menyebutkan bahwa seluruh guru dan siswa di SDN 40 Kota Bima terutama siswa kelas atas sudah sangat mahir betul dalam menggunakan media online dan IT.

“Siswa diharapkan menguasai IT karena disekolah ini sudah mewajibkan pelaksanaan ujiannya menggunakan media online dan IT” demikian ungkap Gufran.

Gufran pun membeberkan bahwa dirinya bercita-cita besar cetuskan Aplikasi E-Learning yang terkoneksi langsung dengan Command Center Kota Bima.

“Aplikasi ini sangat efektif dalam memajukan dunia pendidikan karena dalam aplikasi ini ada grafik ketuntasan belajar para siswa yang bisa terpantau langsung melalui Command center oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Pak Walikota BIma HML dan harga aplikasi itu tidak mahal-mahal amat hanya sekitar 40 an Juta saja namun memajukan Dunia Pendidikan Kota Bima” ujarnya.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang dikonfirmasi media online Bimantika Selasa malam 15 Maret 2022 sangat mengapresisi inovasi yang ingin di bangun oleh Kepala SDN 40 Kota Bima.

“Saya sangat apresiasi ide dan gagasan Kepala SDN 40 Kota Bima selaras dengan pikiran saya dalam memajukan Dunia Pendidikan dan nanti kita akan tindaklanjuti secara serius” ungkap Walikota HML. (***)

Bupati IDP Beri Arahan Kepada Para Kontestan Pilkades Kecamatan Bolo

Bimantika.net _Tahun ini terdapat tiga desa di kecamatan Bolo yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yaitu Desa Rato, Desa Rada dan Desa Sondosia. Berkaitan dengan pesta demokrasi Desa tersebut.

Sebanyak 13 orang bakal calon, 21 orang Panitia Pilkades, para Kades, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang berasal desa Rato, Desa Rada dan Desa Sondosia Kecamatan Bolo Selasa (15/3) menyimak arahan dan pembinaan pelaksanaan Pilkades tingkat Kecamatan Bolo oleh Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) di Aula Kantor Camat setempat.

“Pilkades adalah cakupan kecil pelaksanaan Pilkada karena memiliki muatan yang sama yaitu dilaksanakan secara langsung dan ada tahapan-tahapan, baik pendaftaran calon, masa kampanye, minggu tenang dan sejumlah tahapan lain yang dilewati hingga hari pencoblosan”. Ungkap Bupati IDP.

Sebagaimana diketahui, terdapat 2 orang bakal calon kepala desa yang mendaftar di Desa Rato, 6 orang di Desa Rada dan 5 orang di desa Sondosia. Bagi desa yang memiliki calon dari 5 orang maka panitia akan melaksanakan ujian untuk menentukan nilai akan lolos 5 besar. Untuk ini, kehadiran kehadiran Bupati dan panitia kabupaten Bima untuk memberikan semangat kepada para panitia yang bertugas juga para bakal calon Pilkades serta memastikan semua tahapan Pilkades berjalan sesuai aturan, selamat dan sukses”. Ungkap Bupati IDP.

Kepada para panitia yang telah ditunjuk Bupati mengharapkan agar bekerja secara profesional dan sistematis. Pastikan semua tahapan dicatat dan didokumentasikan dengan baik sebagai bukti untuk mengantisipasi jika ada tuntutan dari para kontestan.

“Di samping itu untuk menghindari silang pendapat koordinasi intensif menjadi kuncinya. “Jika masih ada perbedaan pandangan, panitia dan para bakal calon bisa berkonsultasi dengan Dinas PMD”. Imbuhnya.

Bupati yang didampingi Kepala Dinas PMD Tajudin SH,M.Si, Kepala Bakesbangpol Drs.H. Arifudin, Kadis Dukcapil Salahudin SH, M.Si, Camat Bolo Dra.Hj Arabiah, Kabag Hukum Amar Maruf SH dan Kabid Pemdes Safriatna Ach kembali menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat.

“Partisipasi masyarakat dalam Pilkades serentak tahun ini harus tinggi dan mencapai di atas 70% dan untuk mencapai target, panitia harus bekerja keras melakukan sosialisasi dan memastikan tidak boleh ada ruang bagi pihak manapun untuk mengintimidasi dan menghalangi masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkades”. Tegas Bupati.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima Tajudin SH, M.Si dalam penjelasan teknisnya menekankan agar semua pihak yang terlibat dalam tahapan Pilkades serentak menjunjung tinggi sikap netralitas dan mengenyampingkan kepentingan pribadi agar Pilkades berjalan dengan lancar dan sesuai regulasi yang ada. (***)