Bimantika.net _Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima, Humaidin, S. Pd., M. Pd selama lebih kurang empat (4) hari mengikuti kegiatan urgen dalam menata Dunia Pendidikan di The Sunan Hotel Solo.
“Alhamdulillah Kegiatan itu berakhir hari ini Jum’at 8 April 2022 dan besok kembali ke Kota Bima” ungkap Humaidin saat di konfirmasi media online Bimantika Jum’at malam (8/4/2022).
Menurut Humaidin bahwa kegiatan yang diikutinya adalah Koordinasi teknis dengan direktorat sekolah Dasar tentang Implementasi paradigma baru tata kelola sekolah Dasar.
“Kita ikuti Koordinasi teknis dengan direktorat sekolah Dasar tentang Implementasi paradigma baru tata kelola sekolah Dasar” jelasnya.
Masih menurut Humaidin bahwa beberapa pointer penting dalam kegiatan yang di diikutinya tersebut.
Adapun kegiatan nya adalah Optimalisasi dana bos dalam peningkatan mutu pendidikan dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran dana bos.
Selain itu menurut Humaidin adalah Evaluasi dak 2021, pelaksanaan dak 2022 dan perencanaan dak 2023
Serta Pelaksanaan DAK fisik 2022 melalui mekanisme swakelola
Masih menurut Humaidin urgensi kegiatan itu juga adalah Digitalisasi pendidikan terkait literasi digital dan pemanfaatan akun belajar.
Dan yang tidak kalah pentingnya adalah Perencanaan berbasiskan data, Program kemitraan dan praktik baik kemitraan Serta Kurikulum merdeka belajar.
Ini tentu satu Visi dengan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam memajukan dunia Pendidikan di Kota Bima.
“Kegiatan yang saya ikuti selama empat hari di Solo, satu Visi dengan Pak Walikota Bima HM. Lutfi yang betul-betul memberikan warning kepada kami untuk memajukan dunia Pendidikan Kota Bima” demikian ungkap Humaidin. (***)
Bimantika.net _Hati-hatilah menyebar berita bohong atau Hoax di berbagi media sosial seperti Facebook dal lainnya.
Atas apa yang kita unggah di akun Facebook kita, kalau iti tidak benar mak akan berurusan dengn Hukum dan UU iTE.
Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Rinjani Sri Sudarjo resmi ditahan Polda NTB dalam kasus dugaan penyebaran informasi hoaks yang menimbulkan keresahan masyarakat, Jumat, 8 April 2022.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, mengatakan pelaku telah ditahan. Dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Kejaksaan.
“Betul hari ini yang bersangkutan ditahan oleh Polda NTB. Rencana dalam waktu dekat segera dilaksanakan tahap II oleh penyidik ke Kejaksaan,” ujarnya.
Sebelumnya, pada 14 Februari 2022, Sri Sudarjo ditetapkan tersangka oleh Penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda NTB. Dia ditetapkan tersangka karena menyebarkan video melalui kanal YouTube berisi hoaks pemerintah menyembunyikan dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dan menggagalkan program pemerintah tentang bantuan 3 ekor sapi untuk satu anggota KSU Rinjani dengan anggaran Rp 100.000.0000.
Padahal justru kenyataannya program pemerintah tentang bantuan 3 ekor sapi untuk satu anggota KSU Rinjani dengan anggaran Rp 100.000.0000 memang tidak ada dalam anggaran pemerintahn daerah atau pemerintah pusat.
“Dia terkait dengan hoax dana PEN,” tandas Artanto.
“Dalam waktu dekat akan diserahkan ke kejaksaan (tahap 2). Pelaksanaannya dikoordinasikan dengan JPU,” ujarnya.
Tersangka dijerat pasal 28 ayat 2 dan pasal 27 ayat 3 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Tuntutan Lain
Selain kasus hoaks dana PEN, Sri Sudarjo juga berpotensi terjerat kasus lainnya seperti penipuan terhadap nasabah koperasi dengan menarik iuran untuk program tersebut.
Namun Polda NTB masih fokus pada kasus hoaks tersebut untuk dilimpahkan ke Kejaksaan.
“Kita fokus melaksanakan tahap II dalam waktu dekat. Itu (kasus berbeda) lain lagi, step by step,” ujar Artanto. (***)
Bimantika.net _Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol Djoko Poerwanto menegaskan, pelaku industri harus menggunakan BBM non Subsidi, mengingat trend meningkatnya penggunaan BBM saat bulan Ramadhan dan jelang lebaran.
“Polda NTB akan menindak tegas pelaku Industri yang menggunakan BBM bersubsidi,” kata Irjen Pol Djoko, usai mengikuti vicon dengan Kapolri serta Menteri BUMN RI Bersama Dirut Pertamina, di Ruang Vicon Presisi Polda NTB, Jumat (8/4/2022).
Untuk memastikan BBM di NTB tepat sasaran, Kapolda NTB telah memerintahkan Satgas Migas untuk membangun komunikasi yang intens dengan Pertamina Ampenan guna mengawal dan memonitoring BBM di NTB.
“Satgas Migas kami, akan selalu berkoordinasi dengan Pertamina Ampenan guna memonitor pendistribusian dan kawal BBM di NTB,” jelasnya.
Sementara ini, stok BBM pada Bulan Ramadhan hingga Idul Fitri relatif aman, Kendati demikian, Polda NTB akan melakukan tindakan tegas bagi pelaku industri atau oknum yang menyelewengkan BBM bersubsidi.
“tadi kita sudah melakukan vicon dengan Kapolri bersama Menteri BUMN RI dan Dirut Pertamina dengan agenda Antisipasi Ketersediaan stok BBM,” ungkapnya.
Lebih jauh Sales Branch Manager Pertamina Ampenan Adamilyara Aqil memastikan stok BBM di NTB sampai Lebaran relatif aman.
Namun Aqil panggilan akrabnya, berharap semua pihak turut mengawal penggunaan BBM di Nusa Tenggara Barat, agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Selain itu, pihaknya juga telah membentuk satgas Migas untuk memantau pemenuhan kebutuhan BBM di Nusa Tenggara Barat.
“Insya Allah pasokan BBM di Nusa Tenggara Barat akan aman hingga lebaran nanti,” jelasnya.
Dijelaskan, semua jenis BBM di Nusa Tenggara Barat masih aman, tinggal bagaimana pengawalannya saja.
“kami berharap semua Stakeholder baik Pemerintah maupun TNI Polri untuk ikut serta mengawal dan mengawasi BBM di Nusa Tenggara Barat agar penggunaanya lebih tepat sasaran,” terang Aqil.
Dia juga menghimbau agar masyarakat dapat menggunakan BBM Berkualitas tinggi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex agar kondisi mesin tetap terjaga dan pembakaran lebih efisien. (***)
Bimantika.net Salat Tarawih bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bima yang berlangsung Kamis 7 April 2022 bertepatan dengan 5 Ramadhan 1443 Hijriyah berlangsung di Masjid Agung Kabupaten Bima kecamatan Woha.
Shalat Tawareh tersebut dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, Wakil Bupati Drs H Dahlan M Noer, Staf Ahli, para Asiaten, Kepala Perangkat Daerah, Kabag Lingkup Setda dan jajaran Kecamatan Woha.
Bupati Bima usai shalat tarawih berjamaah tersebut mengungkapkan, Pemerintah daerah akan terus berupaya melengkapi fasilitas pendukung seperti lampu taman, pemagaran dan fasilitas lainnya agar dapat digunakan secara optimal oleh para jamaah.
Sebelumnya, penceramah Ustadz Khairudin S.Pdi dalam tausiahnya menekankan pentingnya bersyukur. “Dunia begitu luas, tapi Allah SWT mentakdirkan alam ini dibawah telapak manusia untuk melakukan ikhtiar agar manusia mendapatkan rejeki”.
Ustadz selanjutnya mengungkapkan pentingnya umat muslim memakmurkan masjid karena kehadiran kita merupakan bagian dari ikhtiar untuk mendapatkan Syafaat.
Selain mengulas soal memakmurkan masjid, penceramah juga menghimbau umat Islam agar meningkatkan sifat kedermawanan. Ustadz Khairudin kemudian menukilkan cerita tentang seorang Sahabat Nabi bernama Sya’ban yang setiap hari memberikan sedekah. Sikap dermawan menjadikannya mulia dimata Rasulullah dan umat Islam. (***)
Bimantika.net _Salah seorang HS melakukan konferensi Pers pada Jum’at 8 April 2022 atas tuduhan seorang Oknum Polisi Bripka HRM yang bertugas di Bagian Pidum Satuan Reskrim Polres Bima.
HR menuding balik HRM telah mencemari nama baiknya dengan tuduhan keji nya telah berselingkuh dengan istrinya yang bernama Ratu.
HR menjelaskan kronologis kejadiannya bahwa sekitar tanggal 24 Maret 2022 sekitar pukul 21:30 wita tiba-tiba datang mobil Pajero Sport yang dikendarai oleh Ratu dan pada saat itulah HR telpon Ratu.
“Saya tanya ratu mau kemana, dia jawab lagi mau cari makanan kebetulan saya dengan teman saya HB juga sedang mencari makanan dan sepakat lah kita numpang mobil Ratu untuk sama-sama menuju tempat orang jual lalapan” ujar HR.
Bahkan menurut HR di dalam mobil itu ada teman Ratu namanya Sakinah saya dan HB.
“Karena tidak ada makanan di Tente kita sepakat menuju ke Kota Bima, setelah selesai bungkus makanan saya kembali ke tempat yakni depan Gudang Obat miliknya Rasdan Ngali di Talabiu” ungkap HR.
Ia mengisahkan saat dirinya pulang dari beli makanan dan turun depan Gudang abat tiba-tiba datang suami Ratu.
“Saya langsung tanyakan suaminya Ratu ada apa dengan saya, diapun langsung hadang mobil Ratu dan balik ke Polres Bima sekaligus memberikan laporan pada malam itu juga” ujar HR.
HR ingatkan kepala oknum Polisi HRM agar tidak melibatkan dirinya dalam urusan rumah tangganya karena dirinya tidak punya hubungan apapun dengan Ratu terkait asmara, hanya sekedar Pertemanan baik saja.
“Saya berharap HRM jangan sampai mencemarkan nama baik saya dan saya akan lapor balik HRM atas berita yang menuding saya selingkuh sama istrinya, saya ingatkan Kepada HRM agar jangan libatkan nama baik saya” ujar HR
Masih menurut HR bahwa oknum Polisi HRM memiliki rekam jejak yang sangat buruk sebagai seorang pengayom rakyat.
“Saya ada bukti kuat bahwa HRM punya istri siri bernama ID, bukti-bukti itu ada saya, makanya HRM jangan main api kalau tidak ingin terbakar” ujar HR.
HR meminta Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K., segera telusuri jejak kelam oknum anak buahnya yang dianggap melanggar etika Kepolisian.
“Saya harap Kapolres melalui Propam Polres Bima agar segera periksa secara mendalam tindakan kurang etis nya seorang oknum polisi HRM” harap HR.
HR mengakui sudah memberikan kesaksian di Polres Bima soal itu, Namun kasusnya dinyatakan tidak memenuhi unsur Pidana.
“Nah ini kan sudah klear, jangan cari-cari masalah, saya ingatkan HRM kalau mau pisah sama istrinya silakan pisah secara baik-baik, jangan bawa nama baik saya, karna saya baru kenal Ratu kurang lebih dua Bulan” Tegas HR.
Sementara, Ratu yang juga melakukan konferensi Pers di hari yang sama Jum’at 8 April 2022 dihadapan puluhan media menyebutkan bahwa dirinya melaporkan suaminya HRM di Propam Polres Bima Kota atas tidak adanya tanggung jawab suaminya terhadap dirinya dan anaknya atau ditelantarkan oleh suaminya.
“Hampir setahun saya ditelantarkan oleh Suami saya, tidak pernah diberikan nafkah lahir batin, makanya saya laporkan suami saya di Propam Polres Bima” ujar Ratu.
Ratu membantah juga tuduhan suaminya bahwa dirinya di gerebek di depan gudang obat Woha.
“Gimana ceritanya saya bawa mobil saya dengan parner kerja saya sesama perempuan Sakinah duduk disamping saya dan om Heris dan Om HB duduk di jok mobil saya dibelakang, ini kan mengada-ngada saja sementara saya ditelantarkan selama setahun saya sabar saja selama ini” ungkap Ratu dengan nada sedih.
Ratu pun mengambil sikap bahwa pada senin beberapa hari lalu melaporkan secara resmi prilaku suaminya yang telantarkan dirinya.
“Saya sudah laporkan prilaku buruk suami saya selama ini tidak pernah berikan saya gaji nya untuk diri saya dan anak saya pada hari senin kemarin 4 April 2022” beber Ratu.
Kuasa hukum Ratu, Taufiqurrahman, SH atau biasa disapa Opik dalam konferensi Pers menyebutkan bahwa kliennya mengadukan suaminya oknum Polisi Bripka HRM dengan UU 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga khusus penelantaran istri dan anak.
“Beliau tinggalkan rumah istrinya sejak setahun yang lalu ini sehingga istrinya melaporkan atas penelantaran sejak setahun lalu tanpa memberikan nafkah lahir batin” ujar Opik.
Opik menjelaskan bahwa kliennya Ratu memiliki kecurigaan bahwa suaminya memiliki Wanita Idaman Lain (WIL)..
Opik menegaskan Bahkan kliennya menanggung utang suami selama ini padahal suaminya memiliki gaji dan penghasilan tetap.
“Utangnya ditanggung sama istrinya 2.2 juta perbulan selama 24 kali dan sekarang masih sisa 3 kali” ujar Opik.
Opik percaya bahwa Kapolres Bima akan menyelesaikan kasus ini secara adil dan pihaknya Percayakan Polres Bima melalui PPA untuk menuntaskan kasus ini.
Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K yang dikonfirmasi sejumlah Media Jum’at 8 April 2022 menyebutkan akan mendalami kasus yang menimpa anak buahnya.
“Kami akan proses dengan tata aturan yang berlaku dalam Kepolisian” ujar Kapolres yang dikenal akrab dengan kalangan media dan tokoh Agama ini. (***)
Bimantika.net Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Bima Habib Hasan menyayangkan tata kelola perparkiran yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bima.
Pada Media online Bimantika Kamis 7 April 2022, Habib Hasan menyebutkan bahwa managemen yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan saat ini adalah managemen “tukang sate”.
“Hanya tukang sate yang bakar sendiri satenya, sama dengan Dishub Kota Bima pengelolaan Parkir nya dilakukan oleh Oknum Kabid dan Kepala Dinas” tukas Habib Hasan.
Ia menyayangkan Kepala Dinas Perhubungan yang tidak mampu menjalankan visi dan misi Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE yang begitu visioner dalam membangun Kota Bima.
“Sepertinya OPD seperti Dinas Perhubungan tidak mampu menterjemahkan visi dan misi visionernya Pak Walikota dalam geliat membangun Kota Bima” ungkap Habib Hasan.
Ia meminta pada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE segera mencopot Kepala Dinas dan salah satu Kepala Bidang yang kelola sendiri perparkiran di Kota Bima.
“Mohon pak Wali, segera copot Kadis dan oknum Kabid yang tidak memahami Visi dan Misi Pak Wali dalam membangun Kota Bima” demikian usul Habib Hasan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima Drs. HM. Farid, M. Si membantah keras kalau Parkir di Kelola sendiri oleh Dinas Perhubungan Kota Bima.
“Dishub tidak kelola sendiri parkir, Dishub melakukan kontrak atau penunjukan langsung dengan para juru parkir yang ada di kota Bima” ujar Farid.
Farid menegaskan bahwa kontrak dan penunjukan langsung pada juru parkir dirinya lakukan, Hal ini di lakukan karna target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bima melalui parkir 650 juta / tahun bisa terwujud.
“Mereka sudah di tentukan masing-masing titik parkir nya dalam kontrak penunjukan tersebut” demikian ujar Farid.
Pola penunjukan langsung ini menurut Farid dilakukannya pada Tahun Anggaran 2022 ini.
“Karna tahun 2021 jauh dari pencapain target hal ini kami sekaligus mengiventarisir titik parkir yang ada sesuai perwali tentang parkir” demikian ujar Farid memberikan klarifikasi. (***)
Bimantika.net Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Bima Habib Hasan menyayangkan tata kelola perparkiran yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bima.
Pada Media online Bimantika Kamis 7 April 2022, Habib Hasan menyebutkan bahwa managemen yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan saat ini adalah managemen “tukang sate”.
“Hanya tukang sate yang bakar sendiri satenya, sama dengan Dishub Kota Bima pengelolaan Parkir nya dilakukan oleh Oknum Kabid dan Kepala Dinas” tukas Habib Hasan.
Ia menyayangkan Kepala Dinas Perhubungan yang tidak mampu menjalankan visi dan misi Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE yang begitu visioner dalam membangun Kota Bima.
“Sepertinya OPD seperti Dinas Perhubungan tidak mampu menterjemahkan visi dan misi visionernya Pak Walikota dalam geliat membangun Kota Bima” ungkap Habib Hasan.
Habib Hasan merincikan beberapa tempat yang dikuasai oleh Oknum Kabid dan Kadis Perhubungan Kota Bima dan tempat itu sudah di kapling oleh Dinas setempat.
“Saya akan bongkar semua tempat yang dikuasai sendiri oleh Dinas Perhubungan Kota Bima seperti di Lapangan Sera Suba, Bolly dan lainnya itu semua sudah di kapling oleh Dinas Perhubungan” demikian ujar Habib Hasan
Ia meminta pada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE segera mencopot Kepala Dinas dan salah satu Kepala Bidang yang kelola sendiri perparkiran di Kota Bima.
“Mohon pak Wali, segera copot Kadis dan oknum Kabid yang tidak memahami Visi dan Misi Pak Wali dalam membangun Kota Bima” demikian usul Habib Hasan. (***)
Bimantika.net _Sudah Berjalan 2 Hari Tim vaksinasi mobile Komando Distrik Militer (Kodim) 1608/Bima, terus bergerak menggencarkan vaksin booster selama Ramadhan. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam percepatan cakupan vaksinasi guna menjaga dan meningkatkan herd immunity masyarakat agar terhindar dari penularan covid-19, Kamis (7/4/2022).
Seperti halnya yang dilakukan tim vaksinasi mobile yang terdiri Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Poliklinik Kesehatan (Polkes) Kodim Bima bersinergi dengan relawan kesehatan Pemkot/Pemkab.Bima bersama Babinsa Jajaran Koramil Kodim Bima menggelar Serbuan Vaksinasi di Gerai Sesuai Titik Vaksinasi di Tiap Koramil, Babinsa Jajaran Rasanae bersama Tim Medis PPK Bima Jajaran Korem menggelar percepatan Vaksinasi secara Statis juga Vaksinasi Mobile dilaksanakan di depan koramil 01/Rasanae ,Rabu Malam(05/4/22) .
Sore Tadi Dandim Bima menyampaikan ke Para Danramil , Staf Kodim Jajaran bahwa seluruh jajaran untuk melaksanakan percepatan Vaksinasi di Bulan Suci Ramadhan ini sesuai perintah langsung dari Bapak Panglima TNI dan harus kita laksanakan. Malam Ini Jajaran Koramil Juga melaksanakan Vaksinasi bersama Tim Klinik Kodim Bima serta Nakes baik Pemerintah Kota / Kab.Bima.
Tambah Dandim Bima , Apabila masyarakat mungkin banyak yang beranggapan jika Vaksinasi di bulan Suci Ramadhan akan membatalkan puasa. “Maka dari itu masyarakat yang berminat untuk Vaksin di Bulan Suci ini, kita Akomodir Vaksinnya kita laksanakan malam hari setelah berbuka puasa dan tempat Vaksinasi bisa dilaksanakan dimana saja, misalnya di Tempat Ibadah/Masjid, Mall, Terminal Pelabuhan, Bandara, Pelabuhan dan tempat tempat yang sekiranya banyak dikunjungi masyarakat,” Papar Letkol Inf M.Zia Ulhaq,S.Sos.
Perlu diketahui untuk Jajaran Vaksinasi Secara Mobile digelar di semua Koramil Jajaran Kodim 1608/Bima dengan berpindah pindah di tempat berkumpul Masyarakat sesuai Jadwal setiap harinya selama Bulan Suci Ramadhan atau dari tanggal 5 sampai 30 April 2022″Ungkapnya
Letkol Inf M.Zia Ulhaq,S.Sos juga menyampaikan Dalam Bulan Ramadhan Ini juga menegaskan bahwa Satgas Covid-19 Pusat pada tahun 2021 melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan fatwa terkait vaksinasi Covid-19 dan tes swab selama menjalankan ibadah puasa. “Yakni bahwa keduanya tidak membatalkan puasa,” jelas Tim Satgas dalam rilis pers Jumat 01/04/22
Dalam Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 itu menyebutkan bahwa vaksinasi Covid-19 dengan injeksi intramuskular (suntikan pada otot) tidak membatalkan puasa, begitu juga dengan test swab sebagaimana disebutkan di dalam Fatwa Nomor 23 Tahun 2021. Jadi “MUI menghimbau umat Islam agar menjalankan puasa Ramadhan dengan memenuhi kaidah keagamaan, juga mendukung dan berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19,” Tegas Dandim Bima
Selain itu, Petunjuk dari Komando Atas Sebagai Dandim Bima meminta kepada jajarannya untuk membuat spanduk atau Banner, agar masyarakat mengetahui bahwa di bulan Suci Ramadhan masih diadakan Vaksinasi secara gratis tidak dipungut biaya apapun. Ditambahkan mengharapkan selama bulan Ramadhan ini agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada.
Dandim Bima menguraikan hasil vaksinasi di Jajarannya saat ini Vaksinasi Mobile di Puskesmas PKM Lambu untuk Masyarakat Umum di Registrasi 136 orang, Teri Vaksin 136 Orang dengan Dosis-1 sebanyak 13 orang, Dosis-2 sebanyak 20 orang serta Dosis-3 sebanyak 103 orang. Vaksinasi sampai dengan sore menggunakan vaksin moderna sebanyak 14 vial.
Tambahnya pada Pukul 18.50 Wita Untuk di wilayah Kota. Bima Babinsa Rasanae mendampingi Tim Vaksin PKM paruga dalam rangka percepatan Vaksinasi bertempat di Aula PKM Paruga dengan pencapaian Vaksinasi sbb : V1. : 4, V2 : 6, V3 : 51, total Jumlah : 61 Orang untuk Vaksin yg dipakai Vaksin Pfizer, untuk keseluruhan malam ini juga Vaksin mobile dilaksanakan di depan Koramil Rasanae sehabis Sholat Tarawih.
“Selaku Dandim Bima Mada Doho ( Read ; Saya Pribadi ) untuk Masyarakat tetap menjaga kondisi kesehatan saat berpuasa. Juga disiplin prokes, sehingga aman dari sebaran covid-19,” Tutupnya. (***)
Bimantika.net Tim Puma bentukan Polres Bima Kota baik Puma 1 maupun Puma 2 sangat teruji lakukan eksekusi lapangan.
Tim Puma 1 dibawah kendali Katim Aipda Abdul Hafid menangkap SL (44) seorang yang berprofesi sebagai Pengawai Negeri Sipil (PNS) disalah satu instansi di Bima.
Tim Puma 1 dibawah pimpinan Katim Aipda Abdul Hafid, menangkap SL, Rabu (6/4) siang, di Desa Naru Kecamatan Woha Kabupaten Bima atau setidaknya disekitar rumah yang terduga.
Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K. MH melalui Kasat Reskrim Iptu M Rayendra RAP membenarkan adanya penangkapan tersebut sebagimana dalam release pers resminya.
Penangkapan berdasarkan laporan Pengaduan Nomor : ADUAN/K/77/I/2022/NTB/Res Bima Kota, atas nama korban Rasul (47) warga Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.
Kasat Reskrim menyampaikan kronologi laporan korban, awalnya SL hendak menggadaikan sepeda motornya pada korban.
Aksi nekad SL, tiba-tiba muncul ketika melihat handphone milik korban yang tersimpan di meja rumah korban. Bukannya menggadaikan sepeda motornya, malah mencuri handphone korban.
“SL mengambil handphone korban yang ada di meja rumah korban, lalu memasukan dikantong celananya” kata Rayendra.
Kini SL berikut handphone milik korban, telah diamankan Tim Puma 1 di Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku. (***)
Bimantika.net Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima Zainuddin, S. Pd baru dilantik beberapa hari langsung action.
Rabu 6 April 2022 langsung menggelar Kegiatan finalisasi penyusunan rencana kerja anggaran sekolah (RAKS) dan penyusunan program PAUD tahun 2022
Penyusunan itu didampingi oleh Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Zulkarnain, S.Pd, Kasi Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Saprijal, SE dan pejabat fungsional pengembang kurikulum Nurhaidah, SE.
Dalam momentum itu, Zainuddin menyampaikan kepala seluruh kepala-kepala TK perkenalkan diri.
“Dan say menyampaikan kita akan turun di tiap-tiap sekolah untuk melakukan monitoring” ungkap Zainuddin.
Ia berkomitmen bahwa kalau ada pegawai yang tanpa pengetahuan tidak masuk kerja segera semua komponen melaporkan agar diambil tindakan.
“Demi memperbaiki jajaran dunia pendidikan saya akan turun langsung dan apabila ada guru dan Kepala Sekolah tidak masuk tanpa keterangan segera laporkan agar kebiasaan buruk yang lalu tidak terulang lagi.dan jangan sampai ada pemberian sesuatu apapun setiap turun monitoring” demikian ujarnya. (***)