Kapolres Sumbawa : Tumpas Narkoba Hingga ke Akarnya

Bimantika.net _Kapolres Sumbawa AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H, memiliki gaya kepemimpinan yang sangat dekat dengan personil dimana melakukan Tugasnya.

Mantan Kapolres Bima Kota ini pun dalam pola kepemimpinannya selalu mengedepankan nilai-nilai religiusitasnya dalam mengaplikasikan dirinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Kesepakatannya dengan personil secara internal pun menjadikan Kapolres yang dikenal kualitas Intelektualitasnya ini dicintai oleh jajarannya.

Rabu (3/8) pagi, di Polsek Alas, Kapolres mendatangi Mapolsek untuk menyapa personel di polsek, para tokoh dan masyarakat di Zona Barat Kabupaten Sumbawa.

Kapolres Sumbawa AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H, memperkenalkan dirinya, agar dapat lebih mengenal dan bisa menjalin silaturahim dengan baik, kapolres juga membagikan nomor telpon pribadi kepada seluruh tokoh yang hadir.

“Saya kasih nomor HP Agar dapat terjalin komunikasi langsung antara kapolres dengan para tokoh di Zona Barat tentu tujuannya adalah sinergitas” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan pihaknya siap untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, untuk terciptanya kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Sumbawa.

Polres Sumbawa sendiri, memiliki Motto TANGGUH. Yaitu Tanggungjawab, Unggul dan Harmonis. Motto ini merupakan penjabaran dari program Kapolri, yaitu Polri yang PRESISI.

“Saya berharap, agar kedepannya para tokoh dan masyarakat Sumbawa dapat menjalin sinergitas yang solid di tengah masyarakat. Agar terciptanya kondusifitas di wilayah hukum Polres Sumbawa”, ujar Kapolres.

Kegiatan dilanjutkan sesi tanya jawab bersama tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu, tokoh masyarakat Alas, yang juga mantan Wagub NTB, H. Bonyo Thamrin Rayes menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada Kapolres Sumbawa. H. Bonyo meminta agar kapolres berkoordinasi dengan Forkopimda Sumbawa untuk mengadakan Rumah Rehabilitasi pengguna Narkoba di Kabupaten Sumbawa. Agar para pemuda yang menjadi pemakai narkoba bisa direhabilitasi di Rumah Rehabilitasi tersebut.

“Kami minta kepada kapolres untuk memberantas peredaran Narkoba di Kabupaten Sumbawa. Dikarenakan dampak buruk yang ditimbulkan kepada generasi penerus bangsa yang ada di Kabupaten Sumbawa”, ujar Kapolres.

Terkait hal itu, kapolres mengatakan bertepatan dengan kegiatan tersebut, dilakukan peresmian Rumah Rehabilitasi program dari Kajari Sumbawa, Kapolres juga menyampaikan pihaknya akan memberantas peredaran Narkoba di Kabupaten Sumbawa. Kapolres menegaskan kepada seluruh anggotanya, agar serius dalam menangani tindak pidana narkoba ini.

Kegiatan diakhiri pemberian bantuan kepada korban kebakaran di Desa Juran Alas, Kecamatan Alas, oleh Kapolres Sumbawa.

Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Kapolsek Alas, AKP. Djoko R.S Gatot, Kapolsek Alas Barat, Iptu. Lalu Sukardi, Kapolsek Buer, Ipda. Maruful Amaly, Camat Alas, Hizbullah, S. Sos, Camat Alas Barat, Ardiansyah, S. Ap, Camat Buer, Lukmanuddin, S. Sos, para tokoh agama, masyarakat dan pemuda di masing-masing kecamatan.(***)

Bupati IDP : “Kades Yang di Lantik Agar Bersikap Sederhana”

Bimantika.net _Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya menandai dimulainya prosesi pelantikan 57 orang kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang berlangsung Rabu (3/8) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima.

Kesempatan pelantikan tersebut dimanfaatkan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) untuk menyampaikan sejumlah arahan. Dihadapan Para Kepala Desa Terpilih, Ketua BPD dan Panitia Pilkades desa tersebut, Bupati menjelaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut ditujukan bagi 57 desa yang telah melaksanakan Pilkades pada tanggal 6 Juli 2022 lalu.

Di hadapan para Kades Bupati mengharapkan agar dalam mengemban amanah dapat selalu mawas diri. Prosesi pelantikan yang dilaksanakan pada hari ini adalah sebaik-baiknya ketentuan Allah kepada para kepala desa. Menjadi pemimpin itu perlu menebarkan kebaikan dan menunjukkan keteladanan serta dapat tampil sederhana. Jangan dengan menjabat kepala desa, justru penampilan melebihi sebelum menjadi kepala desa”. Ungkap Bupati mengingatkan para Kades.

Kepada para Kades, dalam dalam sambutannya usai penyematan tanda jabatan dan penandatanganan berita acara pelantikan, Bupati menghimbau Kades yang telah dilantik untuk segera bekerja membangun desa dan kembali melakukan silaturahmi dengan para kandidat lain yang belum terpilih dalam Pilkades beberapa waktu lalu. Hal ini penting dilakukan agar Pak Kades mendapatkan dalam membangun desa selama masa jabatan.

Menutup arahannya, Bupati secara khusus mengingatkan agar dalam mengungkapkan rasa syukur tidak dilakukan secara berlebihan, cukup dilakukan dengan doa secara sederhana. Imbuhnya.

Prosesi pelantikan juga turut dihadiri Wakil Bupati Bima Drs.H.Dahlan M.Noer, Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi S.IP, para Wakil ketua dan Anggota, Pimpinan dan segenap anggota DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Drs.H.M.Taufik HAK M.Si, para kepala perangkat daerah, Camat dan Kepala Bagian Setda.(***)

“Anggaran KONI Kota Bima 1 Milyar Itu Besar, Pengelolaan Yang Salah”

Bimantika.net _”Anggaran KONI Kota Bima 1 Milyar Tahun 2022 itu adalah Anggaran Yang Sangat Besar sekali, Cuman Pengelolaannya yang Salah” ujar Salah Seorang Ketua Cabor Muathay Ardiyansyah saat di hubungi Wartawan Bimantika Rabu 3 Agustus 2022.

Kesalahan pengelolaan Uang KONI pun disesalkan oleh Pengurus Panjat Tebing yang selama ini telah banyak memberikan kontribusi medali Emas setiap event Porprov maupun PON.

“Anggaran 1 Milyar itu sangat besar mas, cuman Cabang Olahraga di Abaikan, uang tetek bengek kantor KONI 300 san Juta lantas bagaimana dengan soal kembangkan potensi olah raga” ujarnya.

Salahuddin Yang Juga Ketua Cabor Catur sangat menyayangkan adanya pengelolaan anggaran 1 Milyar oleh KONI tersebut yang dianggapnya tidak adil bahkan tidak pro pada Cabang Olahraga.

“Cabor Catur sampai saat ini sama sekali belum menerima dana pembinaan” ujarnya.

Hal Yang sama disampikan ketua IMI Kota Bima yang sama sekali tidak pernah diperhatikan oleh KONI Kota Bima.

Ketua Cabor Renang Kota Bima H. Gunawan, S. Pd pada Media Online Bimantika Selasa malam 2 Agustus 2022 menyesalkan penggunaan Dana KONI Kota Bima yang lebih besar operasional Kantor dan Kesekretariatan ketimbang Dana Untuk Cabang Olah Raga.

Ia mengaku sama sekali tidak pernah menerima dana bantuan untuk Cabor Renang sehingga dirinya pun kesulitan untuk melatih para atlitnya.

“Sampai saat ini Cabor Renang Nol Rupiah” ujar Aji Gun yang juga sebagai tokoh Masyarakat Kelurahan Tanjung ini.

Menurut Aji Gun bahwa KONI diatur oleh beberapa gelintir orang saja sehingga KONI Kota Bima tidak mengalami kemajuan.

“Ini Kan lebih banyak kepentingan administrasi KONI, padahal uang KONI itu adalah uang Cabor, liat saja di RKA nya terlalu banyak uang kesekretariatan, hingga perjalanan Dinas Pengurus KONI hingga tembus 25 Juta, dan Anggaran Kantor hingga tembus angka 300san Juta” ujar Aji Gun.

Lanjut Aji Gun bahwa KONI Kota Bima sejak tiga kali Porprov mengalami kemunduran karena pengurus KONI nya tidak paham soal Olah Raga.

“Yang kendalikan KONI itu H. Alwi dan kawan-kawan yang tidak paham soal olahraga, bagaimana mau maju olahraga Kota Bima” ungkap Aji Gun.

Lanjutnya KONI itu membawahi seluruh Cabang Olahraga yang tentunya Cabang Olahraga (Cabor) memiliki tujuan dan cita-cita sesuai Cabor Masing-masing.

Oleh karena itu Aji Gun berharap kedepannya KONI Kota Bima benar-benar ditangani oleh ahli olah raga sehingga Olahraga Kota Bima mengalami Kemajuan diberbagai cabang olahraga.

“Saya selaku Ketua Cabor Renang sangat berharap kedepan KONI Kota Bima dipegang oleh para ahli olahraga sehingga ada kemajuan signifikan Kota Bima dalam urusan olahraga” demikian Harap Aji Gun.

Sekretaris KONI Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M. Ap yang di wawancara media Online Bimantika Rabu Siang 3 Agustus 2022 membantah akan adanya rencana penggunaan anggaran seperti yang di tuduhkan oleh Cabor Renang tersebut.

“Rencana Penggunaan Anggaran sudah kita Addendum Mas, bisa juga nanti untuk dimanfaatkan oleh Cabor hingga desember 2022” ujar Alwi Yasin. (***)

“Soal Kadole, Pelapor di KPK Lampirkan Foto Sedang Kerja, Bukan Mangkrak”

Bimantika.net _Ada-ada saja cara para pelapor dalam membuat laporan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia terkait pekerjaan Hunian Tetap (Huntap) Kadole.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPBD Kota Bima Ismundandar saat di konfirmasi media Online Bimantika Rabu 3 Agustus 2022 mengakui bahwa foto-foto yang dilampirkan oleh Pelapor atas nama Al Imran, SH Cs di KPK adalah foto-foto lama saat itu sedang melakukan proses pekerjaan.

“Itu foto-foto yang dilampirkan oleh pelapor adalah foto-foto orang sedang bekerja pada waktu itu, sekali lagi saya tegaskan bukan foto Mangkraknya pekerjaan” ujarnya.

Ismunandar pun berkomentar bahwa dalam foto-foto yang dilampirkan oleh para pelapor itu nampak alat berat sehingga secara akal sehat itu adalah sedang dalam proses pekerjaan.

Inilah Foto Hasil Investigasi Media Online Bimantika yang dilampirkan oleh Al Imran Cs dalam Laporannya di KPK

“Lihat saja itu alat berat sedang di operasikan untuk menggali badan jalan” ungkap Nandar Sapaan akrabnya.

Salah seorang pelapor, Al Imran, SH yang dikonfirmasi Media Online Bimantika Rabu 3 Agustus 2022 enggan berkomentar banyak.

Hasil investigasi Media Online Bimantika bahwa inilah Foto-foto yang dilampirkan oleh Al Imran Cs di KPK ? apakah ini benar foto yang ente lampirkan Kawanku Pengacara Handal ? Tanya Media Online Bimantika melalui Saluran WhatsApp nya.

“Tanyakan saja pada pihak KPK., terkait dokumen yang kami lampirkan itu rahasia pelapor” demikian ujar Al Imran menjawab pertanyaan Media Online Bimantika. (***)

Cabor Protes ! Uang Operasional KONI Kota Bima Lebih Besar, Cabor di Abaikan

Bimantika.net _Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bima kini keberadaannya menjadi sorotan oleh banyak pihak Cabang Olahraga (Cabor).

Ketua Cabor Renang Kota Bima H. Gunawan, S. Pd pada Media Online Bimantika Selasa malam 2 Agustus 2022 menyesalkan penggunaan Dana KONI Kota Bima yang lebih besar operasional Kantor dan Kesekretariatan ketimbang Dana Untuk Cabang Olah Raga.

Ia mengaku sama sekali tidak pernah menerima dana bantuan untuk Cabor Renang sehingga dirinya pun kesulitan untuk melatih para atlitnya.

“Sampai saat ini Cabor Renang Nol Rupiah” ujar Aji Gun yang juga sebagai tokoh Masyarakat Kelurahan Tanjung ini.

Menurut Aji Gun bahwa KONI diatur oleh beberapa gelintir orang saja sehingga KONI Kota Bima tidak mengalami kemajuan.

“Ini Kan lebih banyak kepentingan administrasi KONI, padahal uang KONI itu adalah uang Cabor, liat saja di RKA nya terlalu banyak uang kesekretariatan, hingga perjalanan Dinas Pengurus KONI hingga tembus 25 Juta, dan Anggaran Kantor hingga tembus angka 300san Juta” ujar Aji Gun.

Lanjut Aji Gun bahwa KONI Kota Bima sejak tiga kali Porprov mengalami kemunduran karena pengurus KONI nya tidak paham soal Olah Raga.

“Yang kendalikan KONI itu H. Alwi dan kawan-kawan yang tidak paham soal olahraga, bagaimana mau maju olahraga Kota Bima” ungkap Aji Gun.

Lanjutnya KONI itu membawahi seluruh Cabang Olahraga yang tentunya Cabang Olahraga (Cabor) memiliki tujuan dan cita-cita sesuai Cabor Masing-masing.

Oleh karena itu Aji Gun berharap kedepannya KONI Kota Bima benar-benar ditangani oleh ahli olah raga sehingga Olahraga Kota Bima mengalami Kemajuan diberbagai cabang olahraga.

“Saya selaku Ketua Cabor Renang sangat berharap kedepan KONI Kota Bima dipegang oleh para ahli olahraga sehingga ada kemajuan signifikan Kota Bima dalam urusan olahraga” demikian Harap Aji Gun.

Sekretaris KONI Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M. Ap yang di wawancara media Online Bimantika Rabu Siang 3 Agustus 2022 membantah akan adanya rencana penggunaan anggaran seperti yang di tuduhkan oleh Cabor Renang tersebut.

“Rencana Penggunaan Anggaran sudah kita Addendum Mas, bisa juga nanti untuk dimanfaatkan oleh Cabor hingga desember 2022” ujar Alwi Yasin. (***)

HUT RI Ke 77, Kodim Bima Adakan Turnamen Berbagai Cabor

Bimantika.net _Kodim 1608/Bima menggelar aneka kegiatan lomba berbagai Cabang Olahraga (Cabor) dalam rangka Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 77.

Salah satunya adalah turnamen bola voli.
Turnamen dibuka Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq,S.Sos, yang di wakili Kepala Staf Kodim Mayor Czi Edi Gustaman di lapangan Asrama Kodim yang berada di kelurahan Rabangodu Selatan Kecamatan Raba Kota Bima Diikuti tim perwakilan dari Makodim dan Koramil jajaran Kodim 1608/Bima

Turnamen Volley Ball yang digelar Kodim 1608/Bima ,betujuan untuk memupuk rasa persatuan serta kekeluargaan antar personel Kodim 1608/Bima ,Kepala Staf Kodim 1608/Bima mengawali pertandingan dengan melakukan pemukulan bola voli pertama.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77, selain itu juga bertujuan untuk menjaga silaturahmi dan kekompakan anggota,” ucap Kasdim.

Pada acara pembukaan, Kasdim menyampaikan beberapa hal yang intinya
“Olahraga adalah suatu kebutuhan utama manusia dan melalui olahraga volley Ball ini, selain melepaskan penat dari tugas sehari-hari juga sebagai ajang silaturahmi untuk menjaga soliditas antar sesama Anggota dan Pimpinan

“Bermainlah secara sportif, karena ini bukan soal menang atau kalahnya, namun untuk menjaga kebersamaan sesama kita,” pesan Kasdim dengan mulai membuka Acara pembukaan Pertandingan.

Dalam Turnamen perdana , Yang turun bertanding pada pembukaan kali adalah Tim Voly Ball Koramil 1608-03 / Sape VS Tim Voly Ball Koramil 1608-06/Wawo.
Hasil akhir Dalam pertandingan kali ini di menangkan oleh Tim Voly Ball Koramil 1608-06/Wawo dengan Skor telak 2-0 baik tim Putra maupun Tim Putri. (***)

Kemana Uang Pembinaan Cabor Ratusan Juta ? Ini Kata KONI Kota Bima

Bimantika.net _Sebagian Besar Cabang Olah Raga (Cabor) di bawah Naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bima meradang.

Pasalnya Anggaran Pembinaan Cabor sampai dengan Bulan Agustus 2022 ini sama sekali belum cair.

Sampai hari ini banyak cabor yang belum menerima dana pembinaan Sebut saja cabor muathay ketuanya ardiansyah

“Sampai hari ini kami belum menerima uang pembinaan Cabor” ungkap Ardiansyah.

Cabor lainnya Rata-rata cabor sudah memasukkan proposal dan terendap di KONI.

“Berbicara tidak ada anggaran itu tdk mungkin” ujar Salah seorang Pengurus Cabor Panjat Tebing.

Masih menurutnya Bahwa Panjat tebing terima transfer 1.5 juta Bulan Juli kmrin. Itu biaya mengikuti seleksi PPLP di Mataran.

“Hampir saya kembalikan uang itu mas. Karena sangat tidak layak memajukan olahraga” ucapnya.

Iapun mengakui bahwa Cabor yang terima bantuan tidak lebih dari 10 cabor Sampai saat ini dan berfariasi rata-rata 2 5 Jt. “Saya tau semua A sampai Z” katanya.

Ia merincikan bahwa Dana Koni 1 Milyar Tahap 1 500 juta, Untuk bola.250 juta, 170 jt utk operasional Koni dan 80 juta untuj cabor.

“Cair sebelum puasa kemarin Tahao 2 500 juta lagi Utk operasional koni 160 juta, cabor 90 juta, Bonus PON 250 juta Cair 3 minggu yg lalu” ungkapnya.

Ketua Cabang Olah Raga Renang, H. Gunawan, S. Pd yang dikonfirmasi Media Online Bimantika Selasa Malam 2 Agustus 2022 mengaku sama sekali tidak pernah menerima dana bantuan untuk Cabor Renang.

“Sampai saat ini Cabor Renang Nol Ruoiah” ujar Aji Gun yang juga sebagai tokoh Masyarakat Kelurahan Tanjung ini.

Manurut Aji Gun bahwa KONI diatur oleh beberapa gelintir orang saja sehingga KONI Kota Bima tidak mengalami kemajuan.

“Ini Kan lebih banyak kepentingan administrasi KONI, padahal uang KONI itu adalah uang Cabor, liat saja di RKA nya terlalu banyak uang kesekrrtariatannya, hingga perjalanan Dinas Pengurus KONI hingga tembus 25 Juta” ujar Aji Gun.

Lanjut Aji Gun bahwa KONI Kota Bima sejak tiga kali Porprof mengalami kemunduran karena pengurus KONI nya tidak paham soal Olah Raga.

“Yang kendalikan KONI itu H. Alwi dan kawan-kawan yang tidak paham soal olahraga, bagaimana mau maju olahraga Kota Bima” ungkap Aji Gun.

Lanjutnya KONI itu membawahi seluruh Cabang Olahraga yang tentunya Cabang Olahraga (Cabor) memiliki tujuan dan cita-cita sesuai Cabor Masing-masing.

Hasil investigasi Media online Bimantika bahwa sejumlah Cabor yang sama sekali tidak menerima bantuan antara lain : IMI, Takraw, Catur, Silat, Muathay, Renang, Menembak, Tennis Meja, Panjat Tebing, Tinju, Billyar, Tarung Drajat. Bulutangkis.

Sekretaris KONI Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M. Ap yang diwawancara media online Bimantika menyebutkan bahwa soal Keuangan KONI selalu transaran.

“Semua Cabor kita bantu tentu bantuannya Fariatif tidak serta merta sama besar anggarannya” ujar nya.

Lanjutnya dalam membantu Cabor dirinya sangat transparan dan terbuka sehingga bisa dipertanggung jawabkan.

“Bahkan kita by transfer ke Cabor yang kita bantu dan bisa kita pertanggung jawabkan karena melalui transfer” ujarnya.

Khusus Olahraga Panjat Tebing Kata Alwi Yasin justru Panjat Tebing itu Prioritas kita selama ini.

“Tulis besar-besar bahwa Panjat Tebing kita prioritaskan bahkan saat PON Papua sangking kita priotitaskan kita utus salah satu Pengurusnya, bahkan Ketua KONI dan Saya sendiri tidak berangkat” ujarnya. (***)

Perkosa Ibu Mertua Sendiri, BA Warga Kodo di Tangkap

Bimantika.net _Tim Puma ll Polres Bima Kota yang dipimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH telah berhasil melakukan Pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku Pemerkosaan.

Dasar penangkaoan Laporan LP/B/644/VIII/2022/ NTB/Res.Bima kota Tanggal 02 Agustus 2022.

Penangkapan dilakukan Pada Hari Selasa 2 Agustus 2022 pukul 17:30 Wita di Kelurahan Kodo Kecamatan Rastim Kota Bima.

Pelapor/Korban HA 65 tahun IRT tinggal di Kelurahan Kodo Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima yang juga sebagai Mertua dari Pelaku Pemerkosaan.

Tersangka BA 47 Tahun juga tinggal di Kelurahan Kodo Kecamatan Rasanae timur Kota Bima adalah menantu dari Korban Pemerkosaan.

Kronologis Kejadian Pada hari Sabtu tanggal 30 Juli 2022 sekitar pukul 09.00WITA bertempat di Kelurahan Kodo Kecamatan Rastim Kota Bima.

awalnya Korban sedang membersihkan Kulkas di dalam rumah,kemudian tiba-tiba datang pelaku dari belakang korban dan langsung memeluk korban dan langsung menurunkan celana korban secara paksa sampai dilutut.

Mendapat perlakuan tersebut korban berontak sambil mengatakan jangan main-main.

Namun pelaku tidak menghiraukanya dan langsung menurunkan celananya sampai lutur serta memaksa memasukan kemaluanya ke kemaluan korban.

pada saat pelaku melakukan perbuatannya tiba-tiba datang cucu korban atas nama R P (anak kandung pelaku).

Sehingga pelaku terburu-buru menaikan celananya dan kemudian korban lari keluar.

Sementara pelaku menghadang saksi R P dan memberikan uang Rp.100.000,- supaya tidak menceritakan perbuatannya kepada orang lain.

Kronologis penangkapan Berdasarkan Laporan, Tim kemudian melakukan penyelidikan guna mengungkap dan menangkap pelaku Pemerkosaan tersebut.

Dari hasil penyelidikan Tim Puma ll mendapatkan titik terang tentang identitas dan keberadaan pelaku yaitu di Kelurahan Kodo Kecamatan Rastim Kota Bima.

Dengan adanya informasi tersebut Tim Puma ll melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kodo Kecamatan Rasane Timur Kota Bima.

Kemudian pelaku dapat dihadirkan oleh BHABINKAMTIBMAS,kemudian Tum mengamankan pelaku B A

Selanjutnya Tim Puma ll membawa pelaku Ke Mako Sat Reskrim Polres Bima Kota dan menyerahkan kepada piket Sat Reskrim pelaksanaan berjalan baik dan lancar. (***)

Atlit Kota Bima Kembalikan Bonus Yang Hilang Separuh, Ini Kata Sekretaris KONI

Bimantika.net _Efek negatif dari “hilangnya separuh” Bonus para Atlit Kota Bima peraih Medali PON Papua setahun lalu menyisahkan banyak dampak yang tidak baik.

Disatu sisi para atlit ingin memboikot Pekan Olahraga Propinsi NTB tidak akan mewakili Kota Bima, juga mereka berencana mengembalikan Bonus yang menurut mereka tidak manusiawi.

“Kami yang mengharumkan nama Kota Bima sama sekali tidak diperhatikan bahkan kami mendapat perlakuan tidak manusiawi atas hilangnya separuh bonus kami sebagai hak kami selaku atlit petaih medali di PON Papua” ujar beberapa atlit yang merasa sangat kecewa.

Para atlit meminta Ketua KONI Kota Bima Ferry Sofian, SH dan Sekretaris KONi Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M. Ap satu kata dan perbuatan sesuai dengan apa yang mereka janjinkan dan ungkapkan.

“Kami sangat berharao konsistensi pak Ketua KONI dan Seketaris KONI Kota Bima atas kehilangan Bonus kami, dan dalam waktu dekat kami berencana kembalikan Bonus ke KONI yang sudah memotong separuh dari Bonus sebagai hak kami” ujarnya.

Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papu setahun lalu tepatnya bulan September 2021 masih menyisakan kisah manis dan duka.

Manisnya pelaksanaan PON Papua telah berahir dengan indah. Dimana para duta Kota Bima membawa pulang 3 Medali emas 1 perak dan 2 perunggu.

Tiga medali emas diraih dri cabang olahraga panjat tebing dan bola voly pasir. Cabor panjat tebing dipunggawakan oleh Nurul Iqamah yang.memegang predikat atlit elit international menyunci 1 medali emas dinomor perorangan yaitu nomor combinet.

Dan 1 medali emas didapat dari nomor tim putri. Diperkuat oleh atlit Kota Bima lainnya Ayu Fatullah yang pada akhirnya medali emas nomor boulder tim putri dapat dipesembahkan utk NTB lebih-lebih Kota Bima.

Sementara Nurul Sendiri menyumbang medali perak pada nomor speed recor tim putri untuk NTB.

Dibagian Allyssah Mutaharra dari Kota Bima memperkuat NTB pada cabang olahraga Volly Pasir.

Hasil memukau NTB menyabet medali emas. Lagi.

Tak ketinggalan Wahyu Hidayat Kota Bima. Memperkuat Futsal NTB dan berhasil merebut medali perunggu..
Cabang olahraga Atletik atlit kota bima atas nama mempersembahkann medali perunggu utk NTB.

Pasca pelaksanaan PON 21 Papua para atlit diterima resmi oleh KONI Kota Bima. Melalui Sekretaris Umum KONI Kota Bima H Alwi Yasin saat itu. Dan diterima resmi oleh Ketua Umum Koni Kota Bima bapak Ferry Sofyan dikediaman beliau.

Perhelatan itu semua telah selesai. Ada hal yang tdk elegan sebenarnya dimana pada saat penerimaan para jawara olahraga itu baik ketua Koni maupun sekretaris Koni Kota Bimw berjanji akan menghargai jerih payah para pejuang olahraga dengan memberikan bonus melebihi Kab. Bima dan Kabupaten Dompu yang nominalnya 50 jt untuk medali emas.

Ungkapan kekecewaan itu datang dari para pejuang olahraga Allysah Mutaharra peraih medali emas cabang olahraga Volly Pasir.

Senada dengan Lissa atlit peraih dua medali emas Pon Papua Nurul Iqamah dari cabang olahraga panjat tebing menyesalkan apa yang telah diberikan oleh Koni Kota Bima.

“Diluar dugaan kami, Karena terus terang kami msih ingat apa yang disampaikan pada kami disaat menerima kami setelah kembali ke daerah” ujar Nurul.

Sementara itu. M. Fadlyn peraih medali Perunggu Merupakan atlit senior dari Kota Bima yang juga turun berlaga di Pon Papua menyampaikan isi hatinya kecewa berat.

“Bagaimana kami bisa membawa nama Kota Bima kalau begini kami dihargai. Kami bisa saja tidak mau turun di Porprov NTB membawa Kota Bima kalo diperlakukan seperti ini” Ungkapnya.

Para atlit peraih medali yang diwawancara media online Bimantika Selasa 2 Agustus 2022 merasa kecewa berat atas perlakuan KONI Kota Bima.

“Intinya kami minta apa yang telah dijanjikan bahwa dana sebesar 250 juta yang disampaikan oleh Ketua Koni Kota Bima di media beberapa bulan yang lalu tolong direalisasikan, karena itu adalah hak kami” ungkap Fadlyn.

Sekretaris KONI Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M. Ap yang dikonfirmasi media online Bimantika Selasa 2 Agustus 2022 melalui Saluran WhatsApp nya memberikan klarifiksi singkat.

Dampak Dari Hilangnya Separuh Bonus Atlit PON Papua Kota Bima kini mereka ingin Mengembalikan Bonus Tersebut karna Atlit Meras Kecewa, Gimana Tanggapan Kakanda Selaku Sekretaris KONI Kota Bima ?

Atas Pertanyaan itu, Alwi Yasin selaku Sekretaris KONI Kota bima yang nota bene sudah 14 Tahun jadi Sekretaris KONI Kota Bima memberikan penjelasan atas perintah Ketua KONI Kota Bima Ferri Sofiyan, SH.

“Saya diperintahkan untuk klarifikasi berita Bimantika” ujar Alwi Yasin mengawali pembicaraaan dengan Media Online Bimantika.

Menurutnya bahwa untuk Bonus di Alokasi di APBD Kota Bima yang teralokasi untuk Sepak Bola 250 Juta dari Anggaran 1 Milyar.

“Sisa anggaran itu untuk Seluruh Cabang Olah Raga yang kisarannya masing-masing lebih kurang 20 an Juta dari 36 Cabang Olah Raga, dan itupun melalui Transfer mas” Tegas Alwi Yasin.

Lalu ditanya soal atlit ingin kembalikan Bonus, Alwi pun menjawab santai bahwa itu adalah kemampuan dari KONI Kota Bima melalui APBD Kota Bima. (***)

Doktor Zul Puji Walikota HML dan Generasi Muda Handal Ketua RT Kota Bima Oggie dan Darus

Bimantika.net _Kehadiran Gubernur NTB DR. H. Zulkieflimansyah beberapa hari lalu di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu membawa berkah.

Keberkahan itu nampak dengan riang gembiranya warga masyarakat di tiga Kabupaten dan Kota mendapat kunjungan langsung dari pemimpinnya.

Kunjungan Gubernur Zul sepertinya bukan kunjungan biasa tapi juga membawa sejumlah bantuan yang tentunya sangat bermanfaat untuk warga masyarakat.

Khusus di Kota Bima Doktor Zul Senin Pagi 1 Agustus 2022 melepas bibit ikan air tawar di selokan-selokan indah Kelurahan Penatoi Kota Bima.

Saat penyerahan ribuan bibit ikan itu, Gubernur Zul menyampaikan rasa bangga nya pada Ketua RT Penatoi Darussalam dan Ketua RT Kelurahan Panggi Abdussyahir, SH atau yang dikenal dengan nama Oggie di Akun Facebook Pribadinya.

“Terima Kasih Bang Darussalam dan Mas Oggie tokoh muda yang hebat, juga Bang Amir anggota Dewan Kota Bima dari PKS atas inisiatifnya yang luar biasa” ungkap Gubernur Zul

Gubernur Zul menyampaikan juga rasa Terima Kasihnya pada Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Wakil Walikota Bima Ferri Sofiyan, SH dan juga Kadis Kelautan kota dan Provinsi yang bersinergi luar biasa. (***)