Curi Mesin Pompa Air, 3 Pria Asal Desa Punti di Tangkap

Bimantika.net _Kapolsek Soromandi Polres Bima Polda NTB Ipda Ferdy SH, bersama personil nya berhasil mengamankan 3 terduga pelaku pencurian di Desa Punti Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima kamis (4/8/22) Kemarin.

Kapolsek Soromandi Ipda Ferdy SH, melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka menuturkan, ketiga terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial RY (L/22),AM (L/18) dan ML (L/15) karena diduga mencuri mesin Pompa Air, ketiganya merupakan warga Desa Punti Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima.

Kejadian yang menimpa FR (L/340) warga Desa Ngali itu terjadi Kamis 04/08/22 sekira Pukul 21.50 Wita ia pergi ke sawah untuk melihat mesin Pompa Air yang disimpan di pematang sawah usai mengairi sawah miliknya.

Sesampainya di sawah korban tidak melihat mesin pompa air, Namun korban melihat bekas tapak kaki yang nempel di tanah.

Setelah mengecek bekas telapak kaki yang dibantu oleh salah satu kerabat nya dan mencurigai 2 orang yang diduga pelaku serta melaporkan kepada Ketua RT Setempat Jelas Adib.

Anhar ketua RT setempat memanggil kedua orang yang di curigai untuk interogasi dan kedua orang terduga pelaku mengakui telah mencuri mesin tersebut karena di suruh RY dan posisi mesin di simpan di pinggir gunung Desa Punti.

“Untuk menghindari amukan massa Anhar menghubungi Kapolsek Soromandi”Ucap Adib.

Kapolsek Soromandi yang mendapat informasi tersebut bersama personil nya langsung menuju TKP dan mengamankan para terduga pelaku dan digiring menuju Mapolsek Soromandi untuk diproses hukum lebih lanjut.

Ferdy sapaan akrab Kapolsek dihadapan mengatakan agar menyerahkan kasus ini pada pihak kepolisian dan tidak main hakim sendiri, Pungkas Adib menutup rilisnya. (***)

Personil Polsek Belo Evakuasi Mayat dan Seekor Kambing di Desa Roka

Bimantika.net _Personil Kepolisian Sektor Belo Polres Bima Polda NTB mengevakuasi Mayat seorang Pria di pinggir jalan tepatnya Depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Roka Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima Jum,at 5/8/22 Sekira Pukul 01.30.Wita

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, melalui, Kasi humas Iptu Adib Widayaka membenarkan bahwa telah dievakuasi mayat seorang pria yang berinisial AF (L/25) warga Desa Nata di Depan TPU Desa Roka Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima Dini hari tadi.

Dievakuasi nya Mayat tersebut berawal informasi dari Sekdes Desa Roka Supriadin SH,.

Anggota piket Polsek Belo yang mendapat informasi tersebut langsung bergerak menuju TKP.Tutur Adib.

Sesampainya di TKP tepatnya di Depan tempat pemakaman umum Desa Roka polisi menemukan Sosok mayat yang di ketahui berinisial AF (L/25) warga Desa Nata yang tergeletak di pinggir jalan beserta seekor kambing dan Satu unit Sepeda Motor Terangnya.

Setelah itu, anggota piket polsek Belo dipimpin langsung oleh Kapolsek Belo Iptu Ilham melakukan evakuasi Mayat tersebut ke Puskesmas Belo untuk dilakukan tindakan medis, kemudian pukul 02.00 wita dirujuk ke RSUD Bima untuk dilakukan tindakan medis lanjutan, dan pada pukul 03.15 wita. Pihak RSUD Bima menyatakan bahwa korban Telah meninggal Dunia.

Sementara itu Kasat reskrim Polres Bima AKP Masdidin SH, mengatakan pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengetahui penyebab Almarhum meninggal Dunia.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sebab-musabab Almarhum meninggal Dunia.”ujar Masdidin mengutip Adib. (***)

Walikota HML Letakkan Batu Pertama Ponpes Tahfiz Putri Baitul Ilmi

Bimantika.net _Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menghadiri Do’a Bersama dan Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Tahfiz Putri Baitul Ilmi Kota Bima.

Walikota HML didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Setda Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm, Ketua Lasqi Kota Bima Hj. Ellya H. M. Lutfi, Kepala Kesbangpol Kota Bima Muh. Hasyim, S.Sos, Camat Mpunda, dan Lurah Santi bertempat di Ponpes Tahfiz Putri Baitul Ilmi Kelurahan Santi pada Jum’at, 5 Agustus 2022.

Acara Peletakkan Batu Pertama pembangunan gedung ruang kelas santri Pondok Pesantren Tahfiz Baitul Ilmi, diawali dengan Tausyiah Keagamaan oleh Ustadz KH. Muhammad Idrus Ramli pakar Aswaja dari Jember Surabaya yang dikuti oleh orang tua santri putri dan tokoh masyarakat setempat.

Walikota Bima H. Muhanmad Lutfi, SE (HML) dalam sambutannya menyampaikan, dengan banyaknya pondok pesantren tumbuh di Kota Bima semoga melahirkan generasi qur’ani dan tumbuh generasi yang mencintai Al-Qur’an.

“Sudah barang tentu pondok pesantren saat ini sangat dibutuhkan. Banyak orang bilang anak kita tertinggal jauh mengecap dunia pendidikan di pesantren, tetapi justru realitas terbalik, karena banyak masyarakat kita percaya anaknya di pesantren”, ujar Walikota.

Disampaikannya pula, banyak dari lembaga Kepolisian dan TNI yang menyampaikan ke dirinya bahwa ada yang mendaftar masuk menjadi Anggota Polri/TNI karena bisa menghafal minimal 3 juz.

“Saya berharap pada pimpinan-pimpinan pondok pesantren yang ada di Kota Bima agar jangan pernah berkecil hati, dan kepada orang tua juga harus mendukung keberadaan anaknya guna menempa ilmu akhlak selama berada di pondok pesantren”, harapnya.

Walikota Bima meyakini dampak lain dari perkembangan teknologi di era saat ini tidak bisa dihindari, oleh karenanya agar tidak terkontaminasi hal-hal tersebut.

Menurutnya perang melawan hal tersebut melalui kesadaran yang dapat memberikan siraman rohani. Disamping itu juga, dibutuhkan peran orang tua dalam membina dan mendidik anaknya.

“Selamat datang KH. Muhammad Idrus Ramli, beliau adalah ahli Ahlog Ahwajah. Semoga tausyiah yang disampaikan siang ini dapat menambah dan memperkuat suatu benteng keimanan kita untuk mengikuti perintah dan larangan dari Allah SWT. Terima kasih sudah hadir di Kota Bima”, tutup Walikota.

Ketua Yayasan Ponpes Baitul Ilmi Kota Bima Akbar Maulana, ST dalam sambutannya menuturkan di bulan yang Muharram ini sebuah rahmat dari Allah SWT, sehingga pengecoran tiang pancang pondok sebagai tempat aktivitas anak mengaji terlaksana, dengan jumlah santri saat ini sebanyak 350 orang.

“Selaku Ketua Yayasan Ponpes saya berharap semoga dengan kehadiran KH. Muhammad Idrus Ramli dapat memberi semangat dan motivasi kepada pihak kami yang baru merintis pondok, juga kepada masyarakat dapat memberi dukungan serta dorongan. Semoga kedepannya Ponpes ini lebih luas dan bisa memenuhi kuota yang lebih besar lagi”, harapnya. (***)

Dua Pria Nangatumpu Saling Bacok, Dilarikan Ke Puskesmas

Bimantika.net _Perkelahian berdarah antara RH melawan SR warga sesama Dusun Nanga tumpu Desa Nanga tumpu dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan kedua korban di larikan ke rumah sakit terdekat.

Pada hari Rabu sore (3/8/2022 ) sekitar pukul 18:30 Wita bertempat di Dusun Nanga Tumpu Desa Nanga Tumpu telah terjadi perkelahian berdarah dengan menggunakan senjata tajam (parang) dan batu antara RH alias Sombu dengan SR warga sesama Dusun Nanga Tumpu, Desa Nanga Tumpu Kecamatan Mangge Lewa Kabupaten Dompu.

Kejadian tersebut berawal saat Saudara berinisial SR datang untuk menanyakan kepada Saudara RH alias Sombu.

Dalam percakapan itu saling bertanya kenapa kamu mencegat Saudara AM alias Hime. yang mana peristiwa awalnya karena di cegatnya saudara AM alias Hime pada hari Selasa ( 2 /08/2022 ).

Atas pertanyaan saudara SR tersebut kemudian RH alias sombu merasa keberatan dan tersinggung) sehingga dia ( RH ) mengancam saudara SR,

Dengan mendengar ancaman dari RH lalu saudara SR menantang duel saudara RH alias Sombu.

Atas ajakan duel tersebut saudara RH alias sombu tak lama – lama mengeluarkan sebilah parang dan langsung melakukan pembacokan terhadap saudara SR sehingga mengenai punggung sebelah kiri Saudara SR dan menyebabkan luka sobek.

Saat kejadian itu banyak warga yang melihat yang berada di TKP kemudian warga tersebut berusaha melerai dan merebut parang saudara RH alias sombu dan melakukan pemukulan dengan menggunakan batu dan mengenai bagian kepala RH alias sombu.

“Sehingga mengalami luka robek pada bagian kepala dan pada pinggang sebelah kiri akibat di bacok” beber Kapolsek Mangge Lewa Iptu Ramli SH di pelataran Kantor Polsek Mangge Lewa usai kejadian.

Dengan mendapat informasi dari masyarakat atas peristiwa perkelahian tersebut, Kanit Intelkam Polsek Manggelewa bersama Piket SPKT langsung terjun ke TKP untuk mengamankan ke dua orang yang bertikai tersebut serta membawa ke dua orang tersebut ke Puskesmas Manggelewa guna mendapatkan perawatan.

Kapolsek tegaskan bahwa Motif atau penyebab terjadinya duel berdarah dengan menggunakan Senjata tajam dan batu tersebut sedang dalam penyelidikan kami.

Menurut Kapolsek Insyaallah setelah di lakukan penyelidikan dan pemanggilan terhadap para saksi yang melihat kejadian itu baru saya uraikan sebab musabab kejadian ini, karena saya tidak mau berspekulasi dan berandai andai dengan kejadian perkelahian antara RH dengan SR.

“Sabar tunggu waktu yang tepat akan saya ungkapkan semuanya, tegas Kapolsek Mangge lewa

“Saat ini kedua orang korban tersebut sedang sama – sama dalam perawatan medis di Puskesmas Mangge Lewa” Tandas Om Leo panggilan akrab Kapolsek Mangge Lewa.

Situasi yang kami pantau di sekitar TKP masih dalam keadaan aman terkendali di bawah pengamanan Anggota Polsek Mangge Lewa, pungkasnya. (***)

Arif Fadilah, Putra Sulung Abuya Siap Bertarung di DPRD NTB 2024

Bimantika.net _Drs. H. Zainul Arifin, M. Si adalah Mantan Bupati Bima Periode 2000-2005 yang kini sedang menjadi Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra.

Abuya Sapaan akrab Drs. H. Zainul Arifin adalah tokoh terkemuka di Bima Raya (Kota dan Kabupaten Bima) yang memiliki militansi dan para loyalitas sejati.

Ditahun 2024, Abuya “Pensiun” dari Soal Politik, dan kini Jiwa anak kandungnya Arif Fadillah terpatri sebagai sosok anak muda yang tidak jauh dari karakter Abuya.

Arif Fadillah kini sedang menyusun strategi mengikuti jejak ayahnya terjun di dunia politik yakni di Partai Gerindra.

I”nsha Allah M.Arif Fadillah (Mas Arif) Putra Sulung H.Zainul Arifin (Abuya)
2024 Bertarung untuk DPRD Propinsi NTB Dapil VI (Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu) melalui Partai GERINDRA” ujar Isnawir Salah satu Staf Khusus Abuya di DPR RI Fraksi Partai Gerindra. (***///)

Timsus Polsek Dompu Tangkap MMB Spesialis Curi Motor

Bimantika.net _Polda Nusa Tenggara Barat Resor Dompu dalam hal ini Timsus Polsek Dompu mengungkap Tindak Pidana Pencurian (Curanmor) yang berada di tangan pelaku berinisial MMB (22 Tahun) yang beralamat Dangga Manggu, Kecamatan Wamena timur Kabupaten Sumba Barat Daya.

Pada hari Rabu 3 Agustus 2022, sekitar Pukul. 13.00 Wita, bergerak cepat Timsus Polsek Dompu bekerjasama dengan Polsek KP3 Bima Kota , melakukan Pengungkapan Kasus tindak pidana Pencurian Sepeda Motor ( Curanmor ).

Motor Dinas BKKBN dengan No Pol EA 3531 L yang terjadi di Kantor BKKBN Kabupaten Dompu, Milik Maemunah Dusun Ranggo Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu.

Kapolsek Dompu Ipda Arif Syarifuddin, SH mengatakan Kronologis Kejadian Pada hari Rabu Timsus Polsek Dompu melakukan Pengejaran dan Pengungkapan Kasus Pencurian Sepeda Motor ( Curanmor ) yang terjadi di Kantor BKKBN Kabupaten Dompu.

Yang mana kejadian tersebut Berawal korban yg kehilangan sepeda motor jenis Supra X 125, yg di parkir di kantor BKKBN Dompu.

Dan motor tersebut hilang pada tahun 2021 dan korban melaporkan kejadian tersebut di Polsek Dompu.

Atas kejadian tersebut Korban mengalami kerugian sekitar Rp. 12. 000.000 ( Dua Belas Juta Rupiah).

“Atas dasar laporan tersebut Tim Sus Polsek Dompu dan Polsek KP3 Kota Bima berhasil melakukan menangkap dan mengamankan diduga Pelaku dan barang Bukti langsung di bawa ke Polsek Dompu untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut”

Kapolsek menambahkan Bahwa Sebelumnya Motor tersebut dikuasai oleh diduga pelaku, karna sebelum nya di duga pelaku membeli motor tersebut disalah satu warga di Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, dengan harga 5.400.000 ( Lima Juta Empat Ratus Ribu Rupiah ), dengan identitas AH 60 tahun wiraswasta alamat. Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat kota Bima. (***)

Seorang Siswi di Perkosa Ramai-ramai, Warga Protes Blokir Jalan ! Polres Bima Berhasil Buka Blokir

Bimantika.net Sejumlah warga Desa sie kecamatan Monta Kabupaten Bima melakukan Aksi blokir jalan, tepatnya sebelah Utara TPU Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima Rabu (03/08/22). Sekira pukul 12.30 Wita.

“Blokir jalan yang dilakukan oleh sejumlah warga Desa Sie itu yang merupakan pihak keluarga JL (P/15) Yang diduga menjadi korban pemerkosaan yang terjadi Sabtu 30/7/22, sekira pukul 22.00.Wita dan dilaporkan ke polisi empat hari pasca kejadian Rabu 03/08/22. Sekitar Pukul 01.30 Wita, Dini hari” Ungkap Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K.

Personil Polsek Monta Polres Bima Polda NTB, yang mendapat informasi tersebut langsung bergerak menuju TKP dan melakukan penyelidikan dan memburu Para terduga pelaku serta membawa Korban ke RS Sondosia untuk dilakukan Visum hingga pagi hari.

Dikatakannya, Hingga saat ini Tim Gabungan Unit Reskrim Polsek Monta dan Tim Puma Polres Bima masih terus memburu para terduga pelaku.

“Kami sudah menyebar anggota di beberapa Desa di wilayah kecamatan Monta untuk mempersempit ruang gerak beberapa orang terduga pelaku tersebut.” Tegasnya.

Kejadian yang menimpa JL itu diduga dilakukan oleh beberapa Orang, serta pihak keluarga Korban meminta polisi untuk menangkap oknum yang menyebarkan Vidio aksi pemerkosaan tersebut.

Masih Kapolres, Saat ini pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di Unit Perlindungan anak dan perempuan (PPA) polres Bima.

Untuk itu Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, menghimbau kepada seluruh masyarakat yang mengetahui keberadaan para Terduga pelaku agar Segera melaporkan pada pihak kepolisian.

Sambung nya, Rabu Siang Sekira Pukul 12.30.wita 03/08/22 Ayah korban bersama keluarganya dan masyarakat setempat yang perduli dengan kasus yang menimpa JL melakukan blokir jalan lintas Monta – Parado dengan menggunakan kayu, batu dan batang pohon yang ada di sekitar TKP dan meminta Aparat Kepolisian untuk segera menangkap para terduga pelaku.

Sepuluh menit kemudian Pukul 12.40 wita Kapolsek Monta AKP Takim bersama anggota langsung turun ke lokasi pemblokiran, dan memberikan himbauan kepada keluarga korban, untuk tidak melakukan Aksi blokir jalan karena dapat mengganggu para pengguna jalan lainya.

Kapolsek juga mengatakan,kasus dugaan pemerkosaan tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian,dan berikan waktu kepada kami untuk menangkap Terduga pelaku, namun Kapolsek tidak diindahkan oleh pihak keluarga dan masyarakat yang melakukan blokir jalan tersebut.ujarnya.

Akibat dari aksi tersebut hingga menimbulkan kemacetan panjang dan arus lalulintas terganggu.

Pukul 16.00 wita, Kasat Sabhara didampingi Kasat Intelkam dan Kasi Propam Polres Bima bersama anggota Dalmas tiba di lokasi blokir jalan, dan menyampaikan kepada keluarga korban untuk memberikan kesempatan kepada APH untuk mencari dan menangkap pelaku dan tidak melakukan aksi blokir jalan.

Tiga puluh menit kemudian Pukul 16.30 wita, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, memimpin apel terhadap personil Polres Bima dan Anggota Brimob memberikan APP untuk langkah langkah di lapangan dalam rangka pembubaran blokir jalan.

Setelah itu personil polres Bima dan Sat Brimob Kompi C pelopor Bima dipimpin oleh Kabag OPS Kompol Herman SH, bergerak menuju Desa Sie.

Sesampainya di TKP Kabag OPS Kompol Herman menghimbau kepada pihak keluarga korban agar membubarkan diri dan tidak melakukan aksi blokir jalan.

Setelah itu tepatnya Pukul 17.00 wita aksi blokir jalan dibuka dan selanjutnya anggota melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan akibat blokir jalan tersebut.

“Kabag Ops Polres Bima Kompol Herman SH, membacakan Maklumat Kapolda NTB tentang penyampaian pendapat di muka umum serta larangan maupun sanksi hukum terhadap aksi blokir jalan dengan tujuan agar masyarakat memahami bahwa blokir jalan merupakan perbuatan yang melawan hukum.” Ucapnya.

Pukul 18.00 wita situasi Desa Sie Kecamatan Monta dalam keadaan aman dan arus lalulintas kembali lancar Pungkasnya.(***)

Dihadapan Bupati IDP, Kades Tanda Tangani Pakta Integritas

Bimantika.net _Ada hal berbeda yang dilaksanakan pada pelantikan kepala desa secara serentak lingkup Pemerintah Kabupaten Bima Rabu (3/8) di Lapangan upacara Kantor Bupati Bima yaitu Penandatangan Pakta Integritas oleh Para Kades Terpilih.

Setelah melalui prosesi pelantikan dan penyematan tanda jabatan oleh Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE, 57 kepala desa melakukan penandatanganan pakta Integritas secara simbolis oleh lima orang perwakilan.

Kelima Kades tersebut yaitu Kepala desa Sondosia Kecamtan Bolo, Kepala Desa Karumbu Kecamatan Langgudu, Kepala desa Pesa Kecamatan Wawo, Kepala desa Naru Barat Kecamatan Sape dan Kepala Desa Oi Panihi Kecamatan Tambora.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah desa mengelola APBDes yang cukup besar dan ada beberapa pejabat kades yang sebelumnya tersangkut masalah hukum karena ketidak hati-hatian dalam mengelola dana desa.

“Karena itu penandatanganan Pakta integritas ini penting agar para Kades memiliki komitmen dalam menjalankan tugas, mengetahui aturan yang harus ditaati agar aman dan selamat menjalankan tugas tanpa tercela hingga akhir masa jabatan”. Jelas Bupati Dalam sambutannya.

Naskah Pakta integritas tersebut menegaskan komitmen kepala desa untuk bersikap dan bertindak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Aturan Kode Etik Organisasi dan Tata Perilaku Kepala Desa di Kabupaten Bima

Pakta integritas tersebut juga menegaskan kepada kepala desa agar memberi contoh kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan tugas kepada sesama pegawai di lingkungan kerja secara konsisten, juga bersikap transparan, jujur, objektif dan akuntabel dalam melaksanakan tugas.

Hal lain yang diatur dalam dokumen tersebut antara lain komitmen untuk memenuhi standar kerja dan kompetensi berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta tidak meminta atau menerima imbalan terkait jabatan, menghindarkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dalam pelaksanaan tugas. Serta menyampaikan informasi penyimpangan integritas yang terjadi pada Kepala Daerah. (***)

Sekda Kota Bima : “Gotong Royong Budaya Leluhur Bangsa”

Bimantika.net Adanya Himbauan dari Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa, MH adalah bentuk dari melestarikan budaya bangsa.

Surat Resmi Sekda Kota Bima bernomor 660/378/Vlll/2022 Perihal Undangan Gotong Royong tersebut ditujukan untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah Se Kota Bima.

Surat resmi Sekda Kota Bima yang dikeluarkan tanggal 3 Agustus 2022 itu di tandatangani oleh Sekda dengan tujuan Kegiatan Jum’at Bersih Lingkup Pemerintah Kota Bima di Perumahan Kadole dan Oi Fo’o Kecamatan RasanaE Timut Kota Bima.

“Nyaris budaya gotong royong hilang di kehidupan kita khususnya di Kota Bima ini, makanya ada himbauan saya untuk ASN bergotong royong di Kadole” ujar Sekda.

Oleh karena itu Kata Sekda dengan adanya gotong royong kita bekerja sama dengan orang-orang di sekitar kita terutama di lingkungan masyarakat.

Menurutnya Gotong Royong di era millenial ini akan terus dilakukannya contohnya membersihkan lingkungan masyarakat, membersihkan selokan, membuat pos ronda dan lainnya.

Sehingga, dengan bergotong royong kita membantu meringankan beban orang di sekitar kita yang tentu mendapat pahala disisi Allah SWT.

“Gotong Royong Budaya Leluhur Bangsa, maka dari itu perlu kita lestarikan di era penuh kemajuan ini” ujar Sekda Kota Bima. (***)

Sekda Kota Bima : “Gotong Royong Budaya Leluhur Bangsa”

Bimantika.net Adanya Himbauan dari Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa, MH adalah bentuk dari melestarikan budaya bangsa.

Surat Resmi Sekda Kota Bima bernomor 660/378/Vlll/2022 Perihal Undangan Gotong Royong tersebut ditujukan untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah Se Kota Bima.

Surat resmi Sekda Kota Bima yang dikeluarkan tanggal 3 Agustus 2022 itu di tandatangani oleh Sekda dengan tujuan Kegiatan Jum’at Bersih Lingkup Pemerintah Kota Bima di Perumahan Kadole dan Oi Fo’o Kecamatan RasanaE Timut Kota Bima.

“Nyaris budaya gotong royong hilang di kehidupan kita khususnya di Kota Bima ini, makanya ada himbauan saya untuk ASN bergotong royong di Kadole” ujar Sekda.

Oleh karena itu Kata Sekda dengan adanya gotong royong kita bekerja sama dengan orang-orang di sekitar kita terutama di lingkungan masyarakat.

Menurutnya Gotong Royong di era millenial ini akan terus dilakukannya contohnya membersihkan lingkungan masyarakat, membersihkan selokan, membuat pos ronda dan lainnya.

Sehingga, dengan bergotong royong kita membantu meringankan beban orang di sekitar kita yang tentu mendapat pahala disisi Allah SWT.

“Gotong Royong Budaya Leluhur Bangsa, maka dari itu perlu kita lestarikan di era penuh kemajuan ini” ujar Sekda Kota Bima. (***)