Kuasai Sabu, Pria Asal Baka Jaya Diringkus Tim Bravo Tambora

Bimantika.net _Seorang warga Dusun Amamaka, Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, Dompu inisial SU (28) diringkus oleh Tim Bravo Tambora diduga mengusai Narkotika Golongan I jenis Sabu siap edar, Senin (3/10/2022) sekira pukul 00.30 Wita.

Terduga diringkus bersama barang bukti 6 (enam) gulung plastik klip transparan yang di dalamnya terdapat kristal bening yang di duga narkotika jenis sabu, 1 (satu) unit HP android merk Xiaomi, Redmi warna putih.

Kasat narkoba polres Dompu Iptu Abdul Malik, S.H , saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa disamping Barang Bukti Sabu dan HP Xiaomi, Tim juga menyita barang bukti lain yakni, 1( satu) unit HP Nokia warna biru tua, serta tunai sebesar Rp. 1.000.000 (Satu juta rupiah).

“Awalnya, tim menerima laporan informasi dari masyarakat akan adanya transaksi barang haram tersebut,” kata Kasat.

Mendapat informasi tersebut, Kasat Abdul Malik langsung memerintahkan anggota Opsnal untuk melakukan penyelidikan terhadap seorang yang telah dikantongi ciri-cirinya.

“Setelah mendapatkan informasi A1 kemudian kasat Narkoba kita kumpulkan anggota dan bergegas menuju ke salah satu rumah yang menjadi tempat transaksi jual narkotika jenis sabu tersebut yang telah dilakukan pemantauan untuk dilakukan penggerebekan,” ungkap Kasat.

Kemudian, kata Kasat lagi, team memanggil saksi umum untuk menyaksikan jalannya penggeledahan terhadap terduga SU, tapi sebelum itu anggota Bravo Tambora terlebih dahulu menunjukan surat perintah tugas.

“setelah di lakukan penggeledahan team berhasil menemukan barang bukti yang selanjutnya anggota tim Bravo Tambora membawa Terduga dan barang bukti di Mako Polres Dompu untuk penyidikan Lebih lanjut,” pungkasnya.(***)

Totalitas Kapolres Dompu atasi konflik Hu’u & Daha Tuai Pujian, Pemangku Adat Hu’u “Angkat Topi”

Bimantika.net _Dedikasi dan loyalitas Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat SIK dalam mengemban tugas dan tanggung jawab di wilayah hukum yang ia pimpin tak disangsikan lagi. Salah satu indikator jelasnya bisa dilihat dari etos kerjanya dalam menangani konflik Desa Hu’u dan Daha Kecamatan Hu’u, hingga sampai pada titik kedua desa yang bertikai sepakat menyudahi dan berdamai.

Tak ayal, kinerja maksimal dari perwira polisi bermelati dua ini dalam memimpin anggotanya kaitan dengan penanganan konflik tersebut mendapat apresiasi dari warga Kecamatan Hu’u, bahkan dua tokoh Kecamatan Hu’u tak ketinggalan memberikan tanggapan yaitu pembina adat Nusantara Provinsi Nusa Tenggara Barat Abdul Maret H. Yusuf dan Pemangku adat Hu’u Abdul Malik H.Yusuf Malik angkat topi atas etos kerja Kapolres Dompu.

Dikatakan Abdul Maret, Sejak terjadi selisih faham antara dua desa tersebut Aparat Polres Dompu tak henti-hentinya berupaya untuk mencari jalan keluar yang terbaik guna merajut kembali hubungan silaturhami warga dua desa yang berasal dari satu rumpun yang sama itu.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Kapolres Dompu, karena sejak awal perselisihan kedua desa beliau tak pernah berhenti melakukan segala upaya agar kedua kubu yang bertikai bisa berdamai”

“Alhasil langkah serta upaya pendekatan kepada dua pihak yang berselisih dilakukan pihak aparat Polres Dompu dibawah kendali Iwan Hidayat selaku Kapolres Dompu dan aparat TNI membuahkan hasil.” Ujar Abdul Maret sekaligus mewakili Ketua Pemangku Adat Hu`u.

Abdul Maret maupun Ketua Pemangku Adat Hu`u Abdul malik H.Yusuf, menilai upaya Kapolres Dompu beserta jajarannya meredam suasana yang sempat menyita tenaga dan pikiran itu dilakukan dengan pendekatan nurani sehingga warga masyarakat dua desa yang bersaudara itu pun sadar bahwa apa yang telah terjadi dijadikan hikmah untuk lebih saling memahami satu sama lain.

“Damai itu indah, mari kita jaga silaturrahmi karena kita satu rumpun bersaudara, seiman, sebangsa dan setanah air, sebuah ungkapan tulus Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.IK ketika berada ditengah masyarajat desa hu`u dan daha yang berselisih” ungkap Abdul Maret seraya menirukan kalimat yang sering didengungkan Kapolres kala berada di tengah warga.

Abdul Maret maupun Abdul Malik mengharapkan agar, selisih faham ini jangan sampai terulang kembali sehingga memudahkan pihak ketiga untuk memprovokasi yang pada gilirannya dapat merusak tatanan kedamaian yang terjadi selama ini.

Selaku tokoh masyarakat adat Abdul Maret dan Abdul Malik menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Aparat Keplisian dan TNI Dompu beserta seluruh jajarannya atas upaya yang dilakukan serta bersusah payah menyelesaikan perselisihan yang terjadi.

Abdul Maret dan Abdul Malik mengajak seluruh warga kecamatn Hu`u agar tetap menjalin silaturrahmi dan jaga keharmonisan serta senantiasa berada dalam bingkai kebersamaan. Karena kita berasal dari rumpun yang satu maka harus terus bersatu dan jaga silaturrahmi sebagaimana ajakan Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.IK. (***)

Pacuan Kuda Walikota Bima Cup, Dibuka Ketua Mahkamah Konstitusi RI

Bimantika.net _Warga Kota Bima yang menonton Pacuan Kuda Merasa bangga hadirnya Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia yang mulia Prof. DR. H. Anwar Usman, SH, MH yang membuka secara langsung Pacuan Kuda perebutan Piala Walikota Bima Cup 2022.

“Kami warga Bima bangga pada yang Mulia membuka pacuan kuda tradisional Kota Bima, sungguh itu membuat kami bangga pada yang mulia Ketua MK Republik Indonesia” ujar Aba Jeff pencinta Kuda Bima.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menghadiri Pembukaan Pacuan Kuda Tradisional Piala Walikota Bima Cup Tahun 2022 bertempat di Arena Pacuan Kuda Desa Panda Minggu, 2 Oktober 2022.

Dalam Kesempatan itu, Walikota HML didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima, para Staf Ahli, para Asisten, Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kota Bima, para Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Kapolres dan Wakapolres Bima Kota, Kapolres Kabupaten Bima, Dandim 1608 Bima, Ketua Pordasi Kota dan Kabupaten Bima.

Turut pula hadir sekaligus membuka secara resmi Turnament Pacuan Kuda Perebutan Piala Wali Kota Bima Cup Tahun 2022 Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Prof. DR. H. Anwar Usman, SH, MH didampingi oleh Istrinya Hj. Idayati H. Anwar Usman.

Prof. DR. H. Anwar Usman, SH, MH dalam arahannya menyatakan sedianya pagi tadi dirinya beserta rombongan akan meninggalkan Bima pada pesawat pagi, namun pada kesempatan baik ini alhamdulillah rombongan dari jakarta menyempatkan menyaksikan Pacuan Kuda yang sejak ia kecil hingga saat ini masih dilakukan oleh para tokoh Bima saat ini, lebih khusus oleh Wali Kota Bima H. M. Lutfi, SE. Ujar Yang Mulia.

“Pacuan kuda tradisional sangat terkenal di Bima, bahkan di Jakarta orang disana mengenal Bima dari Kuda dan Susu Kudanya,” ungkapnya.

Yang Mulia melanjutkan, Kota Solo di lapangan Manahan dulu dijadikan arena pacuan kuda dan panahan, salah satu kegemaran olah raga yang dicintai seluruh masyarakat yaitu pacuan kuda dan panahan kala itu.

Selalu ada cara yang berbeda, sejak dulu sejak dirinya kecil sering menyaksikan pacuan kuda yang di laksanakan di lapangan manggemaci, turun temurun olah raga pacuan kuda ini digemari semua kalangan. Katanya.

“Saya sebagai Putra Bima merasa bangga, tradisi pacuan kuda masih tetap dilestarikan hingga saat ini, mudah-mudahan bisa bertahan dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” ucapnya Bangga.

Pada kesempatan itu juga, beliau berharap bagi kuda yang beruntung dan belum beruntung meraih juara itulah yang terbaik, pada prinsip dan hakikatnya kita semua adalah pelaku penerus tradisi sejarah nenek moyang Bima pada jaman itu, teruskan dan tingkatkan. Tutupnya mengakhiri arahannya.”Kami warga Bima bangga pada yang Mulia membuka pacuan kuda tradisional Kota Bima, sungguh itu membuat kami bangga pada yang mulia Ketua MK Republik Indonesia” ujar Rafik pencinta Kuda Bima.

Wakil Ketua Pordasi Kota Bima yang juga Ketua Panitia Pacuan Kuda Kota Bima, Sudirman DJ, SH dalam laporan singkatnya menyampaikan, hari ini pacuan kuda pertama sejak pandemi covid 19 yang dilaksanakan oleh Kota Bima.

Nantinya akan berlanjut pada event selanjutnya sesuai kalender pordasi NTB bahwa Kota Bima mendapat jadwal bulan September, kemudian disusul Kabupaten Dompu bulan Oktober, selanjutnya pada Bulan November di Kabupaten Bima, dan selanjutnya bulan Desember akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa. Katanya.

Pihaknya sengaja menyelenggarakan event pacuan kuda piala Walikota Bima Cup Tahun 2022 dilaksanakan di Arena Pacuan Panda, karena dirinya menilai arena ini lebih representatif dan dijamin keamanannya.

Sudirman DJ, SH menyampaikan jumlah Kuda Pacuan yang mendaftar diluar estimasi pihaknya selaku panitia penyelenggara, biasanya pada tahun sebelumnya diikuti oleh 600 ekor kuda, pada tahun ini terjadi peningkatan dan membludaknya antusias pecinta kuda, sehingga terdaftar sebanyak 887 ekor kuda pacuan, mudah-mudahan antusias seperti ini berlaku juga di semua daerah di NTB. Tutupnya. (***//Midun//Kominfo)

Launching Car Free Day, Cita-cita Luhur Walikota HML Tumbuhkan UMKM

Bimantika.net _Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Launching Kawasan Tertib Lalu Lintas dan Car Free Day Tingkat Kota Bima bertempat di Halaman Kantor Wali Kota Bima 2 Oktober 2022.

Walikota HML didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa, SH, MH seluruh Staf Ahli Walikota Bima, seluruh Asisten, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH, Dandim 1608 Bima Letkol Inf. M. Zia Ulhaq, S. Sos, Kepala BPJS Cabang Bima, BUMN dan BUMD, Camat, dan Lurah se Kota Bima.

Dalam arahannya, Walikota HML menyampaikan bahwa dalam berlalu lintas, masih banyak sekali masyarakat yang melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan masih minimnya nilai kesadaran masyarakat yang tidak memakai helm saat berkendara.

Atas dasar itulah Walikota HML menginginkan daerah ini menjadi daerah tertib berlalu lintas, sehingga tidak ada lagi kendaraan berlalu lalang tanpa memiliki ijin mengemudi, maupun ijin kepemilikan kendaraan.

Disamping itu juga menurutnya, pihaknya sudah membuatkan rambu-rambu kawasan tertib lalu lintas, begitu juga hari ini beliau melaunching hari bebas kendaraan bermotor atau “Car Free Day” setiap akhir pekan yang akan dimulai pada hari ini dan seterusnya.

Dengan harapan, disamping masyarakat dapat berolah raga berjalan kaki dipagi hari tanpa adanya kendaraan berlalu lalang tanpa hambatan, juga bisa dinikmati oleh masyarakat yang bisa melakukan aktivitas berjualan sepanjang jalan, baik UMKM dan lainnya yang akan menggerakkan sektor perekonomian masyarakat. Ungkapnya.

“Mudah-mudahan dengan dicanangkannya Car Free Day setiap hari minggu menjadi satu event setiap akhir pekan bagi masyarakat yang berolah raga dan bersepeda, juga bagi masyarakat pelaku UMKM,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima Drs. M. Farid, M. Si dalam laporannya menyatakan dasar hukum pelaksanaan Tertib Lalu Lintas berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kemudian Peraturan Walikota Bima Nomor 42 Tahun 2021 tentang Rekayasa Lalu Lintas Sistem Satu Arah pada Jalan Soekarno Hatta, Jalan Sultan Kaharuddin, Jalan Sultan Hasanuddin, serta Jalan Gajah Mada. Ungkapnya.

Kemudian lanjut Drs. M. Farid, dasar hukum selanjutnya melalui Peraturan Walikota Bima Nomor 34 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day.

“Maksud dilakukannya kawasan tertib lalu lintas ini katanya, untuk meningkatkan kesadaran hukum dan disiplin berlalu lintas bagi pengguna jalan pada Kawasan Tertib Lalu Lintas diwilayah Kota Bima dengan tujuan mewujudkan keamanan, ketertiban, kelancaran dan keselamatan berlalu lintas,” imbuhnya.

Kemudian tambah Kepala Dishub Kota Bima, tujuan dilaksanakannya “Car Free Day” yang dimulai hari ini demi memulihkan kualitas udara dan penurunan beban pencemaran udara yang dihasilkan dari emisi gas buang kendaraan bermotor, ditambahkannya pula sesuai keinginan dan harapan Wali Kota Bima demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi terutama bagi pelaku UMKM di Kota Bima. Ungkap Kadis Perhubungan.

Kadis Perhubungan menambahkan, kawasan Tertib Lalu Lintas dimulai dari Jalan Soekarno Hatta mulai simpang 4 Traffic Light Kantor Walikota Bima sampai pertigaan cabang Malake mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 20.00 WITA dengan panjang jalan 2.200 M.

Sesuai Perwali Nomor 31 Tahun 2022 tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas dan Perwali Nomor 34 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau “Car Free Day” bahwa pelaksanaannya dilakukan evaluasi oleh Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Bima Kota, sedangkan Car Free Day pelaksanaannya dilakukan oleh Tim Kerja yang terdiri dari unsur Kepolisian, dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima. Tutupnya.

Walikota Bima bersama Sekda Kota Bima, seluruh FKPD Pemerintah Kota Bima, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Dandim 1608 Bima, BUMN, BUMD, dan masyarakat menuju Paruga Na’e yang dimulai pada pukul 7.00 memulai Car Free Day dengan menggunakan sepeda dan berjalan kaki. (***)

Ketua MK RI Disambut Prosesi Adat Klasik Donggo Saat Berkunjungj

Bimantika.net _Kunjungan dan kegiatan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI), Prof. DR. H. Anwar Usman, SH, MH di SMKN1 Rora Donggo Kecamtan Donggo Kabupaten Bima 1 Oktober 2022 berjalan lancar, tertib dan teratur.

Ketua MK tiba d Kecamatan Donggo sekitar pukul 10 : 15 Wita di sambut dengan sangat meriah dengan penampilan prosesi adat klasik tradisional Donggo.

Prosesi adat tradisional Donggo itu seperti di antaranya, pembacaan petuah dari kepala suku Donggo, Compo sarung tenun asli Donggo, Tarian mpisi, Kalero Donggo yang mengisahkan rintihan seorang ibu akan hilang nya anak nya la gaja.

Kegiatan Ketua MK di Kecamatan Donggo Kabupaten Bima di lanjutkan dengan kuliah umum di aula SMKN 1 Donggo.(***)

Kapolres Bima Ikut Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Secara Virtual

Bimantika.net _Kepala Kepolisian Resor Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K. mengikuti Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2022 yang dilaksanakan di Monumen Pancasila Sakti Secara Virtual bertempat di Aula Tambora Mapolres Bima.

Dalam peringatan Kesaktian Pancasila Secara Virtual itu, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, didampingi oleh Waka Polres Bima AKBP Yusuf. Sabtu,01/10/22. Sekira Pukul 09.00. Wita

Selain Kapolres dan Waka Polres kegiatan tersebut juga di ikuti oleh, Pejabat utama lingkup Polres Bima yakni,Kabag SDM Polres Bima AKP Arief Hamid,Kabag Log Polres Bima AKP A. Wahid Abas,Kasi Humas Polres Bima IPTU Adib Widayaka,dan Kapolsek jajaran,Kapolsek Bolo Polres Bima AKP Hanafi,Kapolsek Monta Polres Bima AKP Takim,Kapolsek Woha Polres Bima AKP Saiful Anhar, S.Sos.,Kapolsek Belo Polres Bima IPTU Ilham,Kapolsek Parado Polres Bima IPTU Ilham Suwito, S.H.,Kapolsek Madapangga Polres Bima IPDA Kader.

Dalam keterangan tertulis nya Kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilakukan secara Virtual berjalan penuh Khidmat”

Menutup rilisnya Adib juga mengatakan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila berjalan Sesuai dengan jadwal yang ditentukan.(***)

Pastikan Islah atas Konflik di Hu’u Tuntas, Kapolres Dompu Gelar Rapat Terbatas

Bimantika.net _Guna memastikan proses perdamaian (islah) pasca konflik sosial di wilayah Kecamatan Hu’u beberapa hari lalu benar-benar tuntas, Polres Dompu mengadakan rapat terbatas (ratas) yang berlangsung di Gedung Serba Guna, Desa Marada, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Sabtu (1/10/2022) sekira pukul 16.30 Wita.

Hadir saat rapat tersebut antara lain Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., Kabag OPS Polres Dompu. AKP Syamsul Rizal, S.Sos., Danki Yon C Bpk. Yuswanto, SH, Camat Hu’u, Muhtar S.Sos., Kades Daha, Fadli dan Kades Hu’u, Mujahidin S.Sos, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa di kedua desa.

Saat rapat berlangsung Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K, menyampaikan sekaligus menyepakati beberapa hal antara lain, mengagendakan penandatanganan kesepakatan (MoU) perdamaian antar kedua belah pihak yang bertikai yakni warga Desa Daha dan Desa Hu’u, yang rencananya akan dilaksanakan pada Senin, (3/10/2022) sekira pukul 15.30 Wita.

Pada kesempatan yang baik itu pula, Kapolres mengingatkan bahwa warga kedua desa merupakan satu rumpun keluarga, yang semestinya harus saling membantu dan menjaga silaturahim satu sama lain.

“Saya ini terlepas dari tugas dan tanggung jawab saya sebagai seorang Kapolres, saya merasa terpanggil, karena kita semua adalah saudara, baik saudara seiman, seagama, sebangsa dan setanah air,” ujar Kapolres.

Mengingat, lanjut Kapolres, warga di Kecamatan Hu’u 100% muslim, maka perlu ditegaskan bahwa keadilan tertinggi dalam Islam itu adalah ketika bisa sama-sama kita islah.

“Damai itu indah,” tegas Kapolres sembari melempar senyuman di hadapan warga yang ikutan hadir saat rapat.

Untuk itu, Kapolres kembali mengingat kan, agar kiranya, di saat Pelaksanaan Islah nanti, yang bakal hadir antara lain, Bupati Dompu, H. Kader Jaelani yang akan menyampaikan kata sambutan sekaligus menyaksikan proses tersebut, kemudian disusul arahan dan pembinaan dari Kapolres Dompu sendiri.

Bahkan, untuk membangkitkan kembali nilai-nilai rohani dan spritualitas dengan harapan dapat memupuk kesejukan serta hikmah bagi warga yang sempat adu tegang itu, turut dihadirkannya Da’i Kondang, Al Ustadz Sya’ban serta dibacakannya Ayat Suci Al Qur’an oleh Qari’ah dari Anggota Polwan kebanggaan Polres Dompu, Briptu Rohani.

Di samping itu, demi suksesnya pelaksanaan hajatan sakral itu, tak tanggung-tanggung, Polres Dompu bakal menyiapkan 5 Truk Dinas untuk mobilitas dengan melibatkan Kodim dan Batalion Pelopor Bima.

Tak lupa juga, Kapolres juga menghimbau sekaligus menekankan perlunya koordinasi serta penggalangan pada pihak-pihak terkait terutama Toga, Toma, Toda, hingga FKPD tentunya untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. (***)

Ketua MK Lakukan Prosesi “Compo Sampari” Untuk Pangeran Muhammad Putera Pratama

Bimantika.net _
Puncak acara khitanan ( Suna ro ndoso ) Keluarga Sultan Bima berjalan penuh khidmat dihadiri oleh ribuan pasang mata mulai pejabat tinggi Negara hingga rakyat biasa.

Keluarga Istana yang dikhitan itu diantaranya Pangeran Muhammad Putra Pratama, Muhammad Athala dan Muhammad Naufal Haydar hari ini berlangsung di depan Pelataran Museum ASI Mbojo, Sabtu (1/10/22).

Kegiatan diwarnai dengan pelestarian Budaya Leluhur Bima Dari rangkaian awal acara mulai lomba gantao, upacara kapanca, eksebisi marawis, compo sampari, dan gambus.

Liputan langsung Media online Bimantika di tempat kegiatan berlangsung bahwa Seluruh rangkaian tersusun dengan rapi dihandle Majelis Adat Syara’ Dana Mbojo serta Keluarga Besar Kesultanan Bima.

Sebelum dilakukan acara Compo sampari dan didudukkan di singgasana suna ra ndoso ketiga putera dan cicit Sultan Bima tersebut di tuntun dengan tandu kehormatan memasuki Istana Bima, dan diiringi pasukan bersenjatakan tombak sebuah senjata warisan leluhur Bima dari era ke era Kesultanan.

Hadir dalam acara yang bersejarah tersebut Ketua MK RI Prof. Dr.H. Anwar Usman SH, MH, Bupati Dompu Abdul Kader Jaelani, Ketua DPRD Kabupaten Bima dan jajaran, Walikota Bima HM Lutfi, beserta Wakil Bupati Bima maupun Forkompimda setempat termasuk pejabat lainnya dan ASN, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko.

Ketua MK Republik Indonesia bukan sekedar datang sebagai tamu undangan dalam Acara Suna ro Ndoso Keluarga Istana Bima.

Kehadiran Ketua MK Republik Indonesia sekaligus melakukan prosesi Compo Sampari untuk Anak-anak Sultan Yang di Khitan.

Dalam prosesinya acara sangat khidmat diiringi oleh atraksi atraksi budaya maupun seni lainnya khas Bima Mbojo seperti Tarian Wura Bongi Monca maupun Tarian Buja Kadanda serta atraksi budaya menarik yang turut memikat hati para hadirin dan undangan yang ada.

Dalam acara khitan tersebut tampil sebagai pengantar doa Ustadz Kondang Agus Patria yang mengumandangkan doa doa khusu’ khidmat dan fokus syahdunya acara khitanan massal tersebut.

Majelis Adat Syara’ Dana Mbojo selaku pelaksana acara khitanan atau Suna Ro Ndoso sangat all out mempersembahkan khitanan ketiga cicit Sultan Bima tersebut.

Acara sangat meriah dan dipadati tamu baik dari luar Bima maupun fi dalam kabupaten dan Kota Bima sendiri tumpah ruah tak terelakkan adanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun untuk acara pamungkasnya malam ini yang diakhiri dengan gambus sebagai iringan terakhir dalam prosesi khitan pangeran dari Keluarga Kesultanan Bima. (***)

Kapolres Bima Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan pangkat Periode 1 Oktober 2022

Bimantika.net _Kepala Kepolisian Resor Bima Polda NTB AKBP Heru Sasongko SIK, memimpin upacara Korps Raport kenaikan pangkat periode 1 Oktober tahun 2022.

Upacara yang digelar di lapangan Mako polres Bima Sabtu 01/10/22 itu dalam rangka Kenaikan pangkat pengabdian Perwira menengah Polri atas Nama Yusuf Yang menjabat Waka polres dari komisaris Polisi (Kompol) naik satu tingkat Menjadi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka dalam amanatnya mengatakan.

Semoga dengan kenaikan pangkat ini bisa memacu dan lebih bersemangat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pelayanan dam pengayom masyarakat.

Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Pamen Polri Polres Bima Periode 1 Oktober 2022 tersebut dihadiri oleh Pejabat utama Lingkup Kepolisian Resor Bima Serta Kapolsek Jajaran.

Adapun peserta upacara,Perwira Polres Bima I (satu) Peleton,Sat Samapta Polres Bima I (satu) Peleton,Sat Lantas Polres Bima I (satu) Peleton,Gabungan Staf Polres Bima I (satu) Peleton,Gabungan Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Sat Resnarkoba I (satu) Peleton dan ASN Lingkup Polres Bima I (satu) Peleton.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, Aman Tutup Kasi humas Iptu Adib Widayaka.(***)

1 Oktober Hari Lahir Sultan Ferry Zulkarnain, Putranya di Khitan

Bimantika.net _1 Oktober 2022 hari puncak Prosesi Khitanan Putra Bungsu Almarhum Sultan Ferry Zulkarnain, ST yang bernama Muhammad Putera Pratama.

Dan ditanggal yang sama adalah hari lahirnya Almarhum Sultan Ferry Zulkarnain, ST Bupati Bima Dua Periode 2005-2015.

Majelis Adat Sara Dana Mbojo menggelar prosesi budaya Suna Ro Ndoso (khitanan) Muhammad Putera Pratama, Putra kedua Sultan H. Ferry Zulkarnain, ST (Alm) dan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (Bupati Bima).

Selain itu, kegiatan khitanan juga diikuti Muhammad Athala Zulkarnain, Putra Tajul Sirajuddin, SE, dan Muhammad Naufal Haydar, putra Ardhi Ekapaty, SE, MM.

Sebelum puncak acara hari ini 1 Oktober 2022, sebelumnya ada Prosesi budaya yang dilaksanakan sejak 28 September hingga 1 Oktober 2022 di Pendopo Bupati Bima dan Museum Asi Mbojo.

Prosesi suna ra ndoso (khitanan) Kebudayaan adalah cerminan jati diri, sehingga perlu secara terus menerus untuk tetap dilindungi, dikembangkan dan dilestarikan, hingga akhirnya memiliki nilai manfaat yang berkesinambungan
bagi seluruh masyarakat Bima.

Upacara daur hidup menjadi bagian dari kebudayaan yang mencerminkan tiga fase penting dalam kehidupan, yaitu kelahiran, perkawinan, dan kematian.

Hj. Ferra Amalia, SE, MM sebagai Ketua Majelis Adat Syara’ Dana Mbojo akan mengemas prosesi Suna Ra Ndoso sebagai ajang pelestarian budaya yang akan menampilkan berbagi atraksi budaya seperti lomba mpa’a gantao, upacara kapanca, atraksi gambusgambus, eksebisi marawis dan compo sampari.

Lomba mpa’a gantao adalah salah satu tarian rakyat yang telah tumbuh sejak zaman Kesultanan Bima.

Atraksi kesenian ini diperkirakan ada sejak massa pemerintahan Sultan Abdul Khair Sirajuddin (1648-1685).

Mpa’a Gantao dimainkan oleh dua orang penari, Alat musik pengiringnya adalah dau buah Gendang, Tawa-Tawa, Gong serta alunan Sarone. (***)