Cegah DBD, Polsek Bolo Gelar Penyuluhan Kebersihan di Desa Sondosia

jpn

Bimantika.net _Guna mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) Polsek Bolo Kepolisian Resor Bima Polda NTB melaksanakan penyuluhan kebersihan dan Penyemprotan di Desa Sondosia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama dengan Pihak pemerintah kecamatan Bolo Selasa 31/01/23 beberapa hari lalu.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.I.K, melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka menuturkan, Polri Khususnya Polres Bima akan terus melakukan upaya dalam memberantas DBD.

“Sosialisasi, Gotong-royong Bersama TNI-POLRI, Forkopincam dan masyarakat akan terus digalakan”Ungkap Kapolres sebagaimana diulas Adib.

Dalam kesempatan itu yang juga dihadiri oleh Camat Bolo Hj.Arabian dan jajarannya, petugas memberikan penyuluhan terkait Pemberantasan DBD.

Seperti menguras bak tempat penyimpanan Air, menutup, dan membersihkan saluran Air yang bisa dihinggapi dan menjadi tempat berkembang biak nya Nyamuk Aedes aegypti.

Petugas juga mengingatkan bahwa di Desa Sondosia akan ada Penyemprotan atau Foging guna mencegah berkembang biaknya Nyamuk Aedes aegypti atau yang disebut nyamuk Demam Berdarah.(***)

Porprov NTB Dinilai Sia-Sia, Ada “Impor Atlit” Daerah Lain ?

jpn

Bimantika.net _Terendus adanya beberapa Cabang Olahraga (Cabor) yang ikut di ajang Porseni Propinsi (Porprov) NTB yang diagendakan 18-26 Pebruari 2023 melakukan impor para atlit dari daerah lain.

Sumber Media Online Bimantika dari salah seorang Pengurus Koni Kota Bima membeberkan sejumlah dugaan adanya “impor” atlit di ajang Porprov NTB.

Ada beberapa data atlit yang terhimpun yang dinilai janggal untuk ikut Porprov NTB dalam hal ini adanya “Impor” Atlit.

Data yang di himpun Media Online Bimantika bahwa ada beberapa Cabor yang dianggap bermasalah soal atlit yang berlaga di arena Porprov NTB.

Cabor yang bermasalah diantaranya adalah Cabor panjat tebing, di Cabor ini Koni Mataram ambil atlit asal Bali.

Atlit Panahan Kota Bima di input juga oleh Kabupaten Dompu

Cabor Catur Kabupaten Bima mengambil atlit yang sudah pindah di Jawa tengah.

Cabor Motor, bahwa soal motor di PP ada batas usia maksimal 25 Tahun. Dan di Porprov NTB gunakan umur 30 tahun.

Cabor Menembak Mataram manipulasi nomor yang diturunkan pada atlit nya. Maksimal 3 nomor hasil rapat Koni NTB. Mereka lebih dari 6 bahkan 9 satu atlit ambil nomornya.

Sementara Koni Loteng mengambil atlit dari Jawa Tengah.

Cabor Petanque Mataram ambil atlit dari sumut dan Jatim.

“Nah itulah kejanggalan-kejanggalan yang terjadi menjelang Porprov NTB di Mataram nanti” demikian ujar Sumber Bimantika yang juga Pengurus KONI Kota Bima.

Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Kota Bima M. Ardiyansyah, ST sangat menyayangkan adanya impor atlit di ajang yang seharusnya sebagai ajang mencari bakat atlit asli NTB.

Menurutnya Kalau memang ada ketidak sportifitas seperti melakukan impor atlit dari daerah lain lantas kenapa harus digelar Porprov.

“Ngapain diadakan porprov yang hanya buang-buang anggaran.. itu sudah melenceng dari tujuan diadakannya porprov yg mana adalah ajang untuk mencari bibit-bibit dan potensi dari atlit masing-masing daerah” Ujarnya.

Menurut Ardian Porprov itu bukan hanya sekedar bertarung untuk mendapatkan juara akan tetapi termasuk didalam nya soal pemberdayaan atlit lokal.

“Kalau seperti itu sekalian aja masing-masing daerah bayar atlit profesional bukan ajang amatir lagi” ungkap Ardian dengan nada kesal.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Propinsi NTB, Mori Hanafi, SE, M. Comm yang dihubungi via WhatsApp nya Rabu malam 1 Pebruari 2023 memberikan jawaban singkat seadanya.

“Saya susah tanggapi karena yang protes cuma Fauzi (Salah satu Pengurus Koni Kota Bima, red) sementara daerah lain nggak ada” ungkap Mori Hanafi menjawab pertanyaan Media Bimantika. (***)

Warga Nanga Doro Blokir Jalan, Polsek Hu’u Bukannya Bubarkan, Malah ini yang Dilakukan

jpn

Bimantika.net _Buntut kelangkaan air yang melanda wilayah Dusun Nanga Doro, Desa Hu’u, sejumlah warga melakukan aksi pemblokiran jalan yang menuju PT. Macmahon, Rabu (1/2/2023) sekira pukul 07.30 Wita.

Namun, Personil Polsek Hu’u bukannya melakukan pengamanan apalagi pembubaran, malah meminta Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., untuk mengirimkan Mobil Tangki Air ke lokasi untuk didistribusikan kepada warga.

Kapolsek Hu’u, Ipda Sumaharto saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kondisi masyarakat Nanga Doro sebelumnya memang dilanda Kekeringan oleh karena hujan tak kunjung turun sehingga mengakibatkan kelangkaan air.

“Karena kelangkaan air, sejumlah warga sempat memblokir jalan dengan menempatkan beberapa unit mesin perontok jagung di tengah jalan menuju perusahan,” ungkap Kapolsek.

Pemblokiran itu, kata Kapolsek, dengan maksud meminta pihak perusahaan agar dapat membantu warga untuk keluar dari masalah kelangkaan air bersih.

Merespon insiden tersebut, oleh Kapolsek Hu’u, bukannya mengamankan atau membubarkan massa aksi, malah ia menghubungi Markas Komando (Mako) Polres Dompu, dalam hal ini Kapolres, untuk menurunkan 1 (satu) unit Mobil Tangki berisi Air Bersih.

“Sekira pukul 12.10 Wita mobil tangki berisi air, tiba di lokasi untuk selanjutnya didistribusikan ke seluruh warga yang sebelumnya dimobilisasi melalui pengumuman di masjid,” imbuh Kapolsek.

Atas respon itu, Kapolsek menggambarkan wajah bahagia warga saat mobil tangki tiba di lokasi, disambut dengan penuh antusias serta apresiasi yang mendalam terutama pada Kapolres yang merespon cepat permintaan warga Nanga Doro.

Pasalnya, sejak 2 (dua) tahun terakhir, wilayah ini mengalami kelangkaan air bersih sehingga dipandang perlu kiranya giat sosial kemanusiaan seperti ini dapat dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.

“Ini sebagai wujud kepedulian Polri terhadap persoalan sosial bahwa untuk menyelesaikan suatu persoalan, tentu harus dikedepankan sisi humanis,” pungkas Kapolsek.

Giat pendistribusian Air Bersih di Dusun Nanga Doro, Desa Hu’u, sebagai buntut aksi pemblokiran jalan berjalan aman dan kondusif, dan berakhir sekira pukul 10.30 Wita. (***)

Ada Potensi “Keributan” di Ajang Porprov NTB ?

jpn

Bimantika.net _Dalam hitungan hari kedepan Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) NTB akan di buka secara resmi di Mataram NTB.

Hasil investigasi Media Online Bimantika Rabu 1 Pebruari 2023 melalui penelusuran data-data bahwa ada potensi yang membuat ajang bergengsi tingkat regional bidang olah raga tersebut berpotensi keributan.

“Ada beberapa catatan penting yang menjadi atensi Koni Propinsi NTB yang sampai saat ini sama sekali belum di tindaklanjuti” ungkap salah satu pengurus Koni Kota Bima yang enggan di media kan identitasnya.

Menurutnya Ada perbedaan pendapat antara pengurus Cabang Olah Raga (cabor) Provinsi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONi) NTB.

“Maunya Pengprov cabor diundang untuk didiskusikan secara bersama-sama dengan Koni Kabupaten dan Kota.
Namun KONI NTB menganggap tidak perlu Karena ada bidang keabsahan data
Batasan tanggung jawab. Secara Tehnis, Cabor Pengprov bertanggungjawab tehnis pertandingan” ujarnya.

Lanjutnya, Artinya bahwa di Technical Meeting (TM) sebelum bertanding cabor hanya membahas tehnis pertandingan tidak meributkan Atlet.

“Maunya kita sebelum keabsahan ini tuntas. KONi NTB mengundang KONI Kabupaten dan Kota se NTB untuk membahas bersama-sama dan Difasilitasi oleh bidang keabsahan dan didampingi oleh Pengprov cabor” demikian ungkapnya.

Data yang di himpun Media Online Bimantika bahwa ada beberapa Cabor yang dianggap bermasalah soal atlit yang berlaga di arena Porprov NTB.

Cabor yang bermasalah diantaranya adalah Cabor panjat tebing, di Cabor ini Koni Mataram ambil atlit asal Bali.

Atlit Panahan Kota Bima di input juga oleh Kabupaten Dompu

Cabor Catur Kabupaten Bima mengambil atlit yang sudah pindah di Jawa tengah.

Cabor Motor, bahwa soal motor di PP ada batas usia maksimal 25 Tahun. Dan di Porprov NTB gunakan umur 30 tahun.

Cabor Menembak Mataram manipulasi nomor yang diturunkan pada atlit nya. Maksimal 3 nomor hasil rapat Koni NTB. Mereka lebih dari 6 bahkan 9 satu atlit ambil nomornya.

Sementara Koni Loteng mengambil atlit dari Jawa Tengah.

Cabor Petanque Mataram ambil atlit dari sumut dan Jatim.

“Nah itulah kejanggalan-kejanggalan yang terjadi menjelang Porprov NTB di Mataram nanti” demikian ujarnya.

Penanggungjawab pertandingan Porprov NTB Yakni Ketua Bidang Pertandingan Porprov NTB Agus Suharian yang dikonfirmasi media Online Bimantika Rabu malam 1 Pebruari 2023 membeberkan beberapa hal tekhnis.

Menurut Agus bahwa Koni NTB selalu koordinasi dengan sejumlah Koni Kota dan Kabupaten se NTB bahkan dengan Cabor.

“Kami tetap ketemu, tetap koordinasi beberapa kali selama ini” ujar Agus.

Lanjutnya bahwa even Porprov adalah pekerjaan KONI NTB, sementara Cabor-cabor adalah pelaksana dari even tersebut sehingga Koni NTB hanya menerima data atlit dari Koni Kota dan Kabupaten lalu diproses hingga penetapan.

“Yang mendaftar kan Atlit nya itu Koni Kabupaten dan Kota by Name By Adress, dan Koni NTB memprosesnya hingga sampai ditetapkannya atlit tersebut by name by adres oleh Koni NTB” demikian ujar Agus. (****)

Sertijab Kepala Bappeda, Bupati IDP Berikan Arahan

jpn

Bimantika.net _Acara Serah Terima Jabatan Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bima dari pejabat lama Suwandi, ST., MT kepada pejabat baru Taufik, ST., MT berlangsung Rabu (1/2) di kantor instansi setempat.

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE yang didampingi para Staf Ahli, Asisten Setda, Inspektur, para Kepala OPD dan Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah memberikan beberapa arahan berkaitan pelaksanaan tugas-tugas kedinasan OPD teknis perencanaan tersebut.

Dihadapan para pejabat Eselon III, Eselon IV, pejabat fungsional perencana dan staf Bappeda, Bupati mengungkapkan bahwa staf dan pejabat yang berkarir di Bappeda umumnya memiliki kemampuan dan kompetensi yang baik. Sehingga prospek dan jenjang kariernya juga bagus. Namun demikian hal ini tidak berarti ASN yang mengabdi pada instansi lainnya tidak memberikan memberikan warna yang berarti.

Kepada kedua pejabat yang melakukan serah terima jabatan, Bupati Bima memaparkan, selama 1,5 tahun Suwandi ST, MT bertugas di Bappeda dan selanjutnya bertugas di Dinas PUPR, tentu saja telah membawa sejumlah peningkatan kinerja Bappeda.

Oleh karena itu, Kepala pejabat Bappeda yang baru harus mampu membuat inovasi, menjiwai dan menjabarkan dengan baik dokumen RPJMD.

Pastikan suasana kerja yang nyaman bagi siapapun, sehingga akan mampu melahirkan ide-ide cemerlang, memberikan masukan yang positif bagi pimpinan sehingga bisa menciptakan prestasi”. Terangnya

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penanda tanganan dan serah terima memori jabatan dari Suwandi ST, MT kepada Taufik, ST, MT. (***)

Issue Penculikan Anak Hoax, Kapolres Dompu Angkat Bicara

jpn

Bimantika.net _Personil Polsek Dompu secara heroik berhasil mengamankan 2 (dua) orang perempuan berstatus Tuna Wicara (Bisu, red) yang nyaris dibully warga Dusun Potu Dua, Desa Dorobara, Kecamatan Dompu, Selasa (31/1/2023) sekira pukul 19.40 Wita.

Pasalnya, dua perempuan masing-masing bernama Risza (22), asal kelurahan Bali Satu, Dompu dan Nani (34) asal Dusun Pali, Desa Sarue, Kecamatan Sanggar, Bima ini dituduh sebagai pelaku penculikan anak.

“Warga spontan mengepung dua perempuan ini, lantaran diduga akan melakukan penculikan anak, ternyata HOAX,” ungkap Kapolsek Dompu, Ipda Arif Syarifuddin, SH., saat konferensi pers di hadapan awak media, Rabu (1/2/2023) pagi ini.

Terkait kronologis evakuasi, Kapolsek Arif menjelaskan, awalnya kedua Tuna Wicara ini keliling bahkan ‘door to door’ ke rumah-rumah warga untuk meminta sumbangan.

“Akan tetapi, warga sekitar mengamati gerak-gerik keduanya sehingga dicurigai sebagai pelaku penculikan anak, ditambah lagi warga kemakan issue terkait hal tersebut,” jelas Kapolsek.

Akibatnya, warga yang tidak tahan langsung bereaksi melakukan pengepungan bahkan nyaris menghakimi dua perempuan yang tak bisa bicara ini, sampai akhirnya berhasil diamankan Personil Polsek Dompu dibantu Bhabinkamtibmas, Babinsa serta pemerintah desa setempat.

“Untuk sementara, dua tuna wicara saat ini diamankan di Mako Polsek Dompu, sambil menunggu pihak keluarganya yang jemput,” pungkas Arif.

Terpisah, mendapat kabar terkait hal ini, Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., meminta pada warga, agar tidak mudah percaya pada berita-berita yang belum pasti kebenarannya.

“Harusnya warga Tabayyun dulu, agar tidak gampang kemakan issue Hoax, yang justru merugikan orang lain, lebih-lebih orang yang tidak tahu apa-apa,” tegas Kapolres.

Lanjutnya, issue-isu yang beredar di sosial media misalnya, hal itu perlu diverifikasi kebenarannya. Sebab, menurut Kapolres, semua issue di media online itu sesuai fakta.

“Kadang-kadang issue penculikan anak ini sengaja dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat,” tandas Kapolres.

Untuk itu, Kapolres mengajak pada seluruh lapisan masyarakat terutama sekali pada awak media, netizen pengguna media sosial, supaya bekerja sama dengan Aparat Kepolisian setempat guna men-counter isu-isu HOAX dan semisalnya.

“Mari kita jaga sitkamtibmas ini agar tetap aman dan kondusif, salah satunya dengan tidak main hakim sendiri, terhadap setiap persoalan,” harap Kapolres. (***)

3 Personil Polres Bima di Berhentikan Dengan Tidak Hormat, Kapolres Bima Pimpin Langsung Prosesi Upacaranya

jpn

Bimantika.net _Kepala Kepolisian Resor Bima Polda NTB AKBP Hariyanto SH, S.I.K,pimpin upacara pemberian penghargaan kepada 3 personil Polres Bima dan 3 orang personil mendapat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) di lapangan apel Polres Bima Rabu 1 Pebruari 2023 Pukul 08.00.Wita Pagi.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka, Dalam sambutannya mengatakan, ini adalah bentuk realisasi komitmen Polri dalam memberikan Reward atau penghargaan kepada personil yang berprestasi dan memberikan sanksi tegas berupa Punishment bagi anggota yang melakukan pelanggaran.

“Saya selaku Kapolres Bima berterima kasih kepada personil Polri yang berprestasi serta berdedikasi di bidang operasional dan pembinaan dalam melaksanakan tugas” Ungkap Kapolres

Pemberian penghargaan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa kebanggaan, ketauladanan dan motivasi kerja, sehingga saya berharap dapat menjadi contoh dan ketauladanan bagi anggota Polres Bima lainnya untuk selalu bekerja dengan baik guna mencapai hasil terbaik dalam pelaksanaan tugas Lanjutnya.

Lanjutnya,pada kesempatan ini juga, kita melaksanakan upacara PTDH dari dinas kepolisian Tiga personil Polres Bima Polres Bima secara in absensia.

Tiga personel yang di PTDH yakni, LLES, pangkat Bripka (Keputusan Kapolda NTB Nomor : Kep/851/XII/2022,tanggal 27 Desember 2022.

DAP pangkat BRIGADIR (Keputusan Kapolda NTB Nomor : Kep/853/XII/2022 ,tanggal 27 Desember 2022.

AS pangkat BRIGADIR (Keputusan Kapolda NTB Nomor : Kep/853/VI/2022 ,tanggal 27 Desember 2022.

“Sebagai manusia biasa, saya merasa berat untuk melaksanakan upacara PTDH ini dan tentunya putusan ini tidak diambil dalam waktu yang singkat, tetapi telah melalui proses yang sangat panjang, penuh pertimbangan dan dengan berpedoman kepada koridor hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Untuk itu AKBP Hariyanto SH, S.I.K berpesan kepada seluruh personil Polres Bima mari kita ambil hikmah serta pelajaran, jadikan sebagai instrospeksi diri dan cerminkan agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam menjalankan tugas secara profesional dan laksanakan tugas dengan baik, Ikhlas serta bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku,” tegas Mantan Danyon A Brimob Polda NTB itu.

“Sebelum saya mengakhiri amanat ini, sekali lagi saya berpesan dan meminta kepada seluruh personel polres bima untuk memetik pelajaran atas peristiwa ini agar tidak ada lagi melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik dan ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. tapi itu semua kembali kepada diri kita masing-masing bagaimana untuk kedepannya kita bisa lebih baik lagi dalam pelaksanaan tugas, juga tidak menodai institusi kepolisian yang kita cintai ini” Tegas Pria Bermelati Dua itu.

Sedangkan personel yang mendapatkan Penghargaan/Reward yakni,AIPTU GATOT WAHYUDDIN / Katim Puma Sat. Reskrim Polres Bima,AIPTU I KM SIKA S.H.,M.M / BKTM Desa. Belo Polsusektor Palibelo Polres Bima,dan BRIPKA ABDUL KARIM / BKTM Desa. Palama Polsek Donggo Polres Bima Polda NTB.

Adapun Peserta Upacara, Waka Polres Bima Kompol Abdurahman Spd,1 Peleton gabungan Perwira Polres Bima, 1 Peleton Gabungan Staf,2 Peleton Dalmas Sat Samapta,1 Peleton Sat Lantas,1 Peleton Patmor Sat Samapta,Satu regu Sat Polair,1 Peleton Gabungan Sat Intelkam,Sat. Res Narkoba dan Sat. Reskrim,Serta 1 peleton ASN Polri Lingkup Polres Bima. (***)

Kapolsek Manggelewa Pimpin Langsung Patroli Jam Rawan dari Tekasire Hingga Nanga Tumpu

jpn

Bimantika.net _Menyikapi berbagai ancaman dan gangguan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) termasuk praktek-praktek begal hingga pemalakan di Wilayah Manggelewa, Kapolsek IPTU Ramli, SH., memimpin langsung Patroli di titik-titik yang dianggap rawan, Selasa (31/1/2023) dimulai sekira pukul 17.30 Wita.

Patroli yang berlangsung secara ‘Rally” hingga pagi hari itu mengambil route sepanjang perlintasan Desa Tekasire – Desa Soriutu, perlintasan Sanggar-Kilo, Desa Doromelo hingga Desa Kampasi Meci.

Bahkan, focus paling rawan yakni di perlintasan di sekitar Tanjakan Nanga Tumpu yang akhir-akhir ini dihebohkan dengan adanya orang tak dikenal (OTK) yang diduga mencoba meneror (baca: begal) pengguna jalan.

Di perlintasan jalur Desa Tekasire misalnya, Kapolsek menuturkan bahwa giat dilakukan dalam bentuk Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) seperti penyisiran jalur, deteksi dini hingga deteksi aksi serta penindakan langsung apabila ditemukan pelanggaran.

Personil patroli di sepanjang jalur tersebut, kata Kapolsek, langsung dipimpin Piket Jaga Regu III yang di Pimpin Oleh Ka. Spk III Aiptu Kusmanto bersama Anggota gabungan Piket.

“Hasilnya, anggota mendapati sekelompok pemuda yang tengah nongkrong di areal trotoar Bundaran Cabang Banggo Manggelewa, dan langsung diberikan pembinaan di tempat, untuk tidak nongkrong di atas jam malam,” imbuh Kapolsek.

Sementara di titik paling rawan, yakni di Tanjakan Desa Nanga Tumpu, personil dipimpin Aipda Hafidz menyisir titik-titik yang sempat heboh dengan adanya dugaan Oknum Orang Tak Dikenal (OTK) yang dicurigai sebagai Begal.

“Saat ini personil kita, StandBy di sekitar lokasi Tanjakan Nanga Tumpu, guna memastikan adanya ancaman begal yang akhir-akhir ini meresahkan warga,” ujar Kapolsek.

Untuk hal ini, Kapolsek menghimbau baik pada anak-anak, pemuda, para pengguna jalan, hingga warga pada umumnya, untuk tetap waspada terhadap ancaman tindak pencurian, begal, minuman keras, peredaran narkoba dan lainnya.

Jika ada indikasi tindak kejahatan, tambah Kapolsek, pihaknya tidak segan-segan untuk mengambil sikap tegas sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, meski situasi dan kondisi secara umum di Wilayah Hukum Polsek Manggelewa masih dalam keadaan aman dan kondusif. Namun, pihaknya berharap kerja sama warga agar ikut partisipasi menjaga Sitkamtibmas.

“Kegiatan patroli Rutin yang Ditingkatkan berakhir pada Rabu, pagi dengan lancar,” pungkas Kapolsek. (****)

Polres Bima Gelar Sosialisasi E-LHKPN, Bagi Pejabat di Lingkungan Polri

jpn

Bimantika.net _Kepolisian Resor Bima Kabupaten Polda NTB melaksanakan Sosialisasi Asistensi Pendataan dan penghasilan E-LHKPN Tahun 2022 PN/WL Polres/ TA Jajaran Polda NTB.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Mapolres Bima Selasa 31/02/23 Sekira Pukul 14.30.Wita. Kemarin.

Sosialisasi Asistensi Pendataan dan penghasilan E-LHKPN itu dipimpin oleh Kombespol Djoko Hari Utomo, SIK., M.si, Didampingi Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, SIK dan dihadiri oleh, Wakapolres Bima Kompol Abdurahman Spd,PJU Lingkup Polres Bima,Perwira dan Kapolsek Jajajran Polres Bima.

Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda). Polda NTB Kombespol Djoko Hari Utomo S.I.K,M.si dalam arahannya menyampaikan, Sosialisasi e-LHKPN atau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara dengan sistem elektronik atau yang sering disebut (e-LHKPN) yang ditujukan bagi para pejabat di lingkungan Polri tersebut merupakan tindak lanjut dari program pencegahan korupsi melalui sistem Laporan Harta Kekayaan Penyelengara Negara yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.I.K,melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan bahwa, sosialisasi E-LHKPN di maksudkan untuk mensosialisasikan sistem terbaru pelaporan hasil kekayaan penyelenggara negara yang mewajibkan para penyelenggara negara khususnya pejabat Polri untuk melaporkan rincian tentang harta kekayaan dan data pribadi ke KPK secara online.

“Tidak hanya pejabat utama di Polres, ditingkat Polsek juga wajib mengisi, Oleh karena itu para peserta sosialisasi ini diharapkan bisa paham dengan format pelaporan yang baru,”Ucap Kapolres mengutip Adib.

Kapolres berharap, dengan di selenggarakannya kegiatan Sosialisasi E-LHKPN, Benturan Kepentingan dan Gratifikasi di Polres Bima T.A. 2022, diharapkan para penyelenggara negara khususnya pejabat pengguna anggaran di Polres Bima dapat melaporkan kekayaannya sebagai bentuk pertanggung jawaban dan mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dalam memperoleh harta kekayaan Tutupnya. (***)

Curi 3 Unit HP dan Miliki Satu Butir Peluru Tajam, Pria Asal Desa Sondo Ditangkap Polisi

jpn

Bimantika.net _Personel Polsek Monta Polres Bima Polda NTB dan Bhabinkamtibmas Desa Tolotangga Aipda Suherman berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian di Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima Senin,30/01/23 Sekira Pukul 20.30.Wita.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.I.K, melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka membenarkan, pihaknya telah mengamankan terduga pelaku pencurian 3 Handphone berinisial RI L/17 Warga Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

“Kasus tersebut terjadi Empat belas hari yang lalu tepatnya Senin 16/01/23 Sekira Pukul 07.00. Wita Pagi di Rumah Korban AH L/44 warga Desa Sondo”. Ujar Kapolres mengutip Adib.

Kejadian itu berawal korban korban sedang mengecas 3 Unit Handphone di ruang tamu di rumahnya dan korban langsung masuk ke dalam kamar untuk istirahat/tidur.

Sekira pukul 06.00 wita korban bangun dan melihat pintu rumah depan dan jendela sudah dalam keadaan terbuka dan setelah korban perhatikan ternyata Pelaku masuk dengan cara membuka pintu lewat fentilasi.

Menyadari kejadian yang menimpa dirinya korban AH melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Monta.

Senin 30/01/23 Sekira Pukul 20.30.Wita Bhabinkamtibmas Desa Tolotangga Aipda Suherman yang mendapatkan informasi terkait keberadaan RI yang sedang Nongkrong dilapangan Sepak Bola Desa Setempat yang tidak jauh dari TKP.

Suherman pun langsung bergegas menuju TKP dan benar saja melihat terduga pelaku sedang nongkrong bersama sejumlah temannya tanpa membuang waktu Aipda Suherman langsung mengamankan terduga pelaku Jelas Adib

Lanjutnya, setelah itu Aipda Suherman berkordinasi dengan personel piket Regu III Polsek Monta untuk menjemput terduga Pelaku.

Sesampainya di TKP Personel Polsek Monta melakukan upaya hukum dengan menggeledah badan terduga dan petugas menemukan kaca Bong yang diduga kuat sebagai alat hisap narkoba jenis Shabu, 2 memori eksternal Handphone, satu butir Peluru Tajam.

Sebagai informasi terduga pelaku diduga kuat sering melakukan pencurian dibagian wilayah Monta selatan yang meresahkan masyarakat sekitar Tukasnya.

Setelah itu terduga pelaku bersama sejumlah barang bukti digelandang menuju Mapolsek Monta untuk diproses hukum lebih lanjut. (***)